Apakah kamu seorang mahasiswa yang dilema atas pentingnya mengasah hard skill dan soft skill? Tahukah kamu, hard skill adalah sama pentingnya dengan soft skill yang sering digaung-gaungkan dalam seminar inspirasi saat ini. Namun, apa perbedaan di antaranya keduanya?
Hard skill adalah
Hard skill adalah kemampuan khusus untuk membantu orang melakukan pekerjaan yang berbeda. Sementara itu soft skill adalah kemampuan seperti keterampilan sosial, komunikasi, kecerdasan sosial, emosi, dan lainnya.
Soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.
Hard skill itu dapat dipelajari, artinya kamu dapat mengembangkannya melalui pelatihan khusus. Sebab, untuk beberapa profesi/karier, hard skill tertentu akan dianggap sebagai prasyarat.
Selain itu, hard skill dalam banyak kasus, adalah sesuatu yang bernilai di CV kamu dan akan memengaruhi peran yang akan kamu lamar. Sehingga, untuk menarik perhatian seorang recruiter, kamu mesti menyampaikan hard skill yang dimiliki sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan. Lalu, susun CV atau resume dengan baik.
Contoh hard skill
Di bawah ini adalah contoh hard-skill yang bisa menjadi referensi untuk memahaminya.
- A degree (or other academic qualification)
- An industry specific certification
- Coding ability
- Foreign language skills
- Typing speed
- SEO marketing
- Bookkeeping
- Computer skills
- Proofreading
Manfaat memiliki hard skill
Dalam dunia kerja, hard skill sangat diperlukan untuk mempermudah kamu menyelesaikan pekerjaan atau aktivitas. Ada banyak keahlian yang dapat kamu pelajari.
Dengan memiliki beragam keahlian, kamu akan lebih mudah untuk mengerjakan suatu hal dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Nah, terbayang ya, pentingnya hard skill di era sekarang?
Cara meningkatkan hard skill
Hard skill dapat dipelajari melalui kursus, pelatihan kejuruan, dan di tempat kerja. Keterampilan ini biasanya difokuskan untuk tugas dan proses tertentu seperti penggunaan alat, peralatan, atau perangkat lunak.
Nah, pilihannya kamu bisa meningkatkan hard skill dengan beberapa cara di bawah ini.
- Sertifikasi
- Mengambil kursus online
- Memperbanyak praktik