Proses pembuatan garam merupakan suatu cara mengolah garam dari air laut menjadi butiran garam.
Air garam tersebut kemudian diproses melalui beberapa tahap, seperti penguapan, pemisahan, dan pengeringan, untuk menghasilkan kristal garam yang murni.
Mengetahui lebih banyak seputar cara membuat garam dari air laut, simak caranya berikut ini.
Proses Pembuatan Garam
Praktek proses pembuatan garam biasa ada dalam salah satu materi sains di pelajaran siswa sekolah dasar. Prosesnya bisa dilakukan secara tradisional.
Paling mudah, kamu perlu mengikuti tiga langkah membuat sebagai berikut,
1. Menyiapkan lahan yang luas
Kamu bisa menyiapkan lahan luas untuk mengalirkan air laut. Lahan tersebut berguna untuk menampung air laut yang nantinya akan dijemur.
Petani garam biasanya akan memilih lahan untuk menjemur garam yang posisinya tidak terlalu tinggi dengan air laut.
Selain itu, air laut yang dimasukkan ke dalam tempat penampungan diangkat dengan cara ditimba sambil petani berjalan mengelilingi lahan.
2. Jemur air laut
Setelah air sudah dituang di atas lahan, saatnya menjemur air laut. Jemur di bawah sinar matahari yang terik.
Air laut tersebut akan menguap dan menyisakan butiran kristal yang nantinya akan menjadi garam.
3. Masa panen
Butuh waktu sekitar 30 hari atau 1 bulan untuk memanen garam. Garam yang akan dipanen akan memiliki warna putih dengan bentuk seperti kristal kecil.
Jelas membutuhkan cuaca panas terik untuk bisa membuat garam dari air laut. Pasalnya, jika cuaca dalam kondisi tidak bagus atau sering hujan, maka proses jemur air laut akan memakan waktu lebih lama.