Untuk bisa lolos ujian universitas, seleksi pekerjaan CPNS/ BUMN/Swasta, serta beasiswa nasional/internasional, umumnya terdapat persyaratan memiliki skor TOEFL bahasa Inggris tertentu. Syarat ini untuk mengukur seberapa level kemampuan peserta seleksi dalam berkomunikasi bahasa Inggris.
Untuk lebih memahami jenis tes ini, berikut ini informasi jenis institusi TOEFL dan TOEFL Internasional.
Pengertian Institutional TOEFL dan International TOEFL
- TOEFL ITP (Test of English as a Foreign Language – Institutional Testing Program) adalah salah satu tes yang dikeluarkan ETS (Educational Testing Service) yakni lembaga yang resmi mengeluarkan tes TOEFL, berpusat di Princeton di Amerika Serikat.
- Toefl CBT adalah jenis TOEFL yang dikeluarkan setelah TOEFL PBT, menggantikan Toefl CBT. TOEFL ini pertama kali dikeluarkan di tahun 1998. Sistem TOEFL ini tidak menggunakan paper, melainkan langsung menggunakan komputer.
- TOEFL iBT adalah TOEFL Next Generation (NG) yang merupakan edisi terbaru yang dikeluarkan oleh ETS sejak tahun 2005.
Pembagian TOEFL juga menjadi beberapa macam seperti International TOEFL test, Institutional TOEFL test, serta TOEFL Like-Test. Tahukah kamu, perbedaan dari ketiga tes itu dapat dilihat dari soal ujiannya.
- Soal-soal pada International TOEFL biasanya yang terbaru dalam setiap pelaksanaan tes. Sementara itu untuk soal institutional test dan TOEFL-like-test biasanya bersumber pada soal-soal beberapa tahun sebelumnya dari International TOEFL Test.
- Jika di-review dari soal ujiannya, untuk International TOEFL Test masa berlakunya sekitar dua tahun dan bisa diterima di seluruh universitas dunia.
- Untuk Institutional TOEFL Test, masa berlakunya adalah enam bulan. Untuk jenis ini biayanya lebih rendah dan tidak selalu bisa dipakai untuk mendaftar ke universitas luar negeri.
- TOEFL-like-test tidak bisa digunakan untuk mendaftar ke universitas luar negeri, tetapi bisa digunakan ke beberapa universitas di Indonesia.