Rumus barisan aritmatika sering kali dianggap sebagai salah satu konsep paling fundamental dalam matematika. Tapi apa sebenarnya itu? Bagaimana sejarahnya?
Pun bagaimana cara menggunakan rumus barisan aritmatika tersebut? Jangan khawatir, kamu akan menemukan semua jawabannya di sini.
Apa itu rumus barisan aritmatika?
Rumus barisan aritmatika adalah urutan angka di mana setiap angka setelah yang pertama adalah hasil penambahan selisih tetap dengan angka sebelumnya.
Menurut Modul Matematika Kelas XI karya Istiqomah (2020), pengertian rumus barisan aritmatika adalah jumlah dari keseluruhan suku-suku yang terdapat di barisan aritmatika. Jadi, jika barisan aritmatika terdiri dari U1, U2, …, Un, maka deret aritmatikanya U1 + U2 + … + Un.
Deret aritmatika juga bisa dimaknai sebagai barisan yang nilai total sukunya didapatkan dari penjumlahan maupun pengurangan suku sebelumnya terhadap suatu bilangan.
Menurut Febriliyani dan Ratu (2019) dalam Jurnal Pendidikan Matematika, deret aritmatika sering diujikan dalam tes masuk perguruan tinggi dan seleksi pekerjaan. Beberapa orang masih mengalami kesulitan untuk mengubah kalimat ke dalam model matematika (deret aritmatika).
= 5/2 (18)
= 45
b. U5 = S5 – S4
= (5/2 (3 + 15)) – (4/2 (3+ 12))
= 45 – 30
= 15
Contoh Soal 2
Hitung nilai U12, apabila S11 = 100 dan S12 = 150.
Jawaban:
U12 = S12 – S11
= 150 -100
= 50
Memahami rumus barisan aritmatika adalah kunci untuk memahami banyak konsep matematika lainnya. Melalui artikel ini, kamu telah memahami definisi, sejarah, rumus, dan contoh soal yang terkait dengan rumus barisan aritmatika.