Apa Sih Pentingnya Self-Reward?

Di era yang serba cepat dan penuh tekanan ini, penting bagi kita untuk memahami dan menerapkan konsep self-reward dalam kehidupan sehari-hari. Konsep self-reward atau penghargaan diri merupakan cara efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan kita. Apa itu self reward, dan apa pentingnya bagi kesehatan mental? Simak penjelasannya berikut in!

Apa itu self-reward?

Self-reward adalah tindakan memberikan penghargaan kepada diri sendiri atas pencapaian atau kemajuan yang telah dibuat. Ini bisa berupa perbuatan, waktu istirahat, atau hadiah fisik yang diberikan kepada diri sendiri sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras dan upaya yang telah dilakukan. Tujuannya adalah untuk memotivasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendukung kesehatan mental yang positif.

Pentingnya self-reward

Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa melakukan self-reward itu penting.

Meningkatkan motivasi

Dengan memberikan reward kepada diri sendiri, reward itu bisa menjadi motivasi yang kuat untuk terus berusaha dan berhasil mencapai tujuan. Pasalnya, saat kita tahu ada sesuatu hal yang menyenangkan di akhir usaha dan pencapaian kita, kita lebih termotivasi untuk menyelesaikan tugas atau mencapai target yang sudah kita susun.

Pengakuan atas usaha sendiri

Dalam dunia yang sering tidak mengakui usaha kamu saat menjadi seorang individu, memberi penghargaan kepada diri sendiri membantu mengakui usaha dan pencapaian pribadi. Artinya, saat kamu memberikan self-reward, kamu sebenarnya sedang mengakui usaha yang telah kamu lakukan hingga berhak mendapatkan penghargaan tersebut. Hal Ini meningkatkan rasa harga diri dan kepuasan diri.

Mencegah burnout

Dengan rutin memberikan reward kepada diri sendiri, kita mengizinkan diri untuk beristirahat sejenak dan merayakan keberhasilan. Berusaha keras memang penting, tetapi kamu perlu juga menyisipkan sedikit waktu untuk mengapresiasi atas usaha dan jerih payah serta kerja kerasmu selama ini. Hal ini membantu mencegah kelelahan atau burnout.

Meningkatkan kesehatan mental

Self-reward berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik. Hal ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan perasaan bahagian dan puas. Nah, kedua hal tersebut penting untuk keseimbangan emosional seseorang.

Membangun kebiasaan positif

Self-reward memang berkaitan erat dengan pencapaian atau kebiasaan positif. Pasalnya, self-reward biasanya baru akan dilakukan jika kamu baru saja berhasil mencapai sesuatu secara positif. Nah, oleh sebab itu, kebiasaan self-reward itu akan memperkuat kebiasaan kamu melakukan atau mengusahakan untuk melakukan hal positif. Ini juga bisa menjadi alat yang ampuh dalam membangun rutinitas sehat dan produktif.

Contoh self-reward

Pada prinsipnya, self-reward bisa berupa apa saja yang dapat menyenangkan hatimu. Justru, kamu yang paling tahu apa yang kamu inginkan, bukan? Nah, berikut ini adalah beberapa contoh self-reward yang paling umum dilakukan oleh banyak orang:

●      Mendedikasikan waktu untuk bersantai

Biasanya, saat berkegiatan, kamu sama sekali tidak memiliki waktu untuk bersantai. Oleh sebab itu, saat berhasil melakukan atau mencapai suatu hal, kamu mendedikasikan waktu yang kamu miliki untuk bersantai. Waktu santai itu bisa kamu isi dengan hal yang kamu sukai. Contohnya, mendengarkan musik, bermain game, membaca buku, atau sekadar mandi dengan air hangat.

●      Melakukan perjalanan

Hal berikutnya yang bisa kamu lakukan sebagai self-reward adalah berlibur dan melakukan perjalanan singkat ke tempat yang ingin kamu kunjungi. Perjalanan ini tidak harus selalu ke lokasi wisata tertentu, tetapi cenderung mengarah pada kegiatan perjalanan yang kamu lakukan untuk bersenang-senang.

●      Melakukan hobi dan kegiatan favorit

Sebagian besar tentu memiliki hobi. Oleh sebab itu, salah satu self-reward yang bisa kamu lakukan adalah meluangkan waktu untuk melakukan hobi yang kamu sukai atau kegiatan favoritmu.

●      Mengonsumsi makanan favorit

Contoh berikutnya adalah mengonsumsi makanan favorit. Hal ini akan sangat cocok jika pencapaian yang kamu berhasil lakukan adalah berkaitan dengan berat badan atau kebiasaan baru dalam mengatur pola makan. Dengan mengonsumsi makanan favorit sebagai self-reward, kamu bisa jadi lebih menghargai makanan yang kamu makan.

●      Membeli barang yang sudah diincar sejak lama

Ini adalah salah satu self-reward yang paling sering dilakukan oleh khalayak ramai, yaitu membeli barang yang kamu inginkan. Kamu bisa membeli benda apa saja yang kamu ingin beli sejak lama sebagai bentuk menghargai diri sendiri. Dengan begitu, kamu bisa lebih semangat lagi mencapai sesuatu agar merasa berhak membeli barang-barang tertentu.

Nah, menarik bukan melakukan self-reward?

Perbedaan Self Worth, Self Esteem, dan Self Confidence yang Harus Kamu Ketahui

Perkembangan zaman yang semakin cepat membuat kita harus selalu up to date dengan trend kata-kata baru yang sebenarnya sudah ada tetapi baru kita dengar akhir-akhir ini. Contohnya seperti kata-kata self worth, self esteem, dan self confidence. Ketiganya terkait dengan konsep diri, namun masing-masing memiliki makna dan peran yang berbeda. Berikut penjelasan lengkap tentang self worth, self esteem, dan self confidence yang harus kamu ketahui agar selalu up to date.

Apa itu Self Worth, Self Esteem, dan Self Confidence?

  • Self Worth

Self-worth merujuk pada keyakinan dalam nilai diri seseorang tanpa melibatkan perbandingan dengan orang lain. Ini mencakup pemahaman bahwa setiap individu memiliki hak untuk dihargai dan diakui tanpa memandang prestasi atau kegagalan.

  • Self Esteem

Self-esteem adalah penilaian atau evaluasi terhadap diri sendiri. Ini melibatkan perasaan positif atau negatif terhadap kemampuan, karakter, dan penampilan diri. Self-esteem sering kali terkait dengan kepercayaan diri dan rasa bangga terhadap diri sendiri.

  • Self Confidence

Self-confidence adalah keyakinan dalam kemampuan untuk melakukan tugas atau mencapai tujuan. Ini berkaitan dengan kepercayaan pada diri sendiri dalam menghadapi tantangan dan mengatasi hambatan. Self-confidence mendorong seseorang untuk mengambil risiko dan tumbuh secara pribadi.

Lalu Apa Perbedaan Dari Ketiganya?

  • Fokus

Self Worth: Berkaitan dengan nilai intrinsik setiap individu, terlepas dari pencapaian atau penilaian eksternal.

Self Esteem: Melibatkan penilaian terhadap diri sendiri berdasarkan kualitas, keberhasilan, atau aspek tertentu dalam kehidupan.

Self Confidence: Menekankan pada keyakinan dalam kemampuan untuk melakukan tugas atau mencapai tujuan.

  • Sumber

Self Worth: Berasal dari pengakuan dan penerimaan diri sendiri tanpa bergantung pada faktor eksternal.

Self Esteem: Dapat dipengaruhi oleh pengakuan dari orang lain, prestasi, dan penilaian eksternal.

Self Confidence: Bisa berfluktuasi tetapi dapat ditingkatkan melalui pengalaman positif.

  • Stabilitas

Self Worth: Lebih stabil karena tidak tergantung pada faktor luar.

Self Esteem: Cenderung lebih fluktuatif karena terkait dengan penilaian dan pengakuan eksternal.

Self Confidence: Bisa berfluktuasi tetapi dapat ditingkatkan melalui pengalaman positif.

Mengapa Semua Hal Itu Penting?

Kesejahteraan Emosional

●      Self Worth: Membantu dalam membentuk fondasi kesejahteraan emosional, karena individu merasa bernilai tanpa melibatkan perbandingan dengan orang lain.

●      Self Esteem: Memberikan kepuasan pribadi dan dukungan emosional, membentuk dasar untuk mengatasi tantangan.

Hubungan Interpersonal

●      Self Worth: Membentuk dasar untuk hubungan yang sehat dan saling menghargai dengan orang lain.

●      Self Esteem: Penghargaan terhadap diri sendiri dapat mempengaruhi cara individu berinteraksi dengan orang lain.

Keberhasilan Pribadi dan Profesional

●      Self Confidence: Memberikan keberanian untuk mengambil risiko dan mencapai tujuan, baik dalam kehidupan pribadi maupun karir.

Ketiga konsep ini juga relevan dalam konteksbiaya kursus bahasa Inggris karyawan dan kelas percakapan bahasa Inggris tatap muka. Sebagai contoh, memiliki self-confidence dapat meningkatkan partisipasi karyawan dalam kelas percakapan, sementara pemahaman self-worth dapat menginspirasi mereka untuk berinvestasi dalam pengembangan diri seperti kursus bahasa Inggris

Dengan memahami perbedaan antara self-worth, self-esteem, dan self-confidence, individu dapat lebih terarah dalam membangun dan memperkuat fondasi positif untuk pertumbuhan pribadi dan profesional. Ini dapat membawa dampak positif dalam lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari, menciptakan individu yang lebih percaya diri dan berdaya. Tetaplah mengembangkan ketiganya secara seimbang untuk mencapai keseimbangan optimal dalam pengembangan diri yang lebih baik.

Apa Sih Arti Mutualan Yang Sering Ditemui Di Twitter?

Dalam jagat media sosial, terutama di Twitter, kita sering menemui berbagai istilah atau kata-kata baru yang menjadi tren dan viral. Salah satu kata yang sedang populer adalah “mutualan.” Apa arti bahasa gaul “mutualan,” asal-usul istilah ini, dan tips gimana kita bisa mendapatkan mutual di Twitter. 

Arti Kata Mutualan

Mutualan berasal dari kata “mutual,” yang dalam bahasa Inggris berarti saling. Dalam konteks media sosial, terutama Twitter, mutualan merujuk pada hubungan saling mengikuti antara dua akun pengguna. Jadi, ketika seseorang meminta “mutualan” atau mengatakan bahwa mereka “mutual,” itu berarti mereka ingin saling mengikuti dengan akun pengguna lain. 

Dalam dunia media sosial, khususnya Twitter, jumlah pengikut (followers) dan diikuti (following) seringkali dianggap sebagai tolok ukur popularitas dan interaksi. Mutualan menjadi istilah yang umum atau bisa juga menjadi bahasa slang yang paling sering digunakan untuk menyatakan kesediaan untuk menjalin hubungan saling mengikuti di platform tersebut. 

Asal-Usul Istilah Mutualan

Asal-usul istilah “mutualan” tidak memiliki latar belakang sejarah khusus. Istilah ini muncul secara organik di dunia media sosial, terutama di kalangan pengguna Twitter. Dalam lingkungan yang cepat berubah dan kreatif seperti internet, kata-kata baru dapat muncul dengan cepat melalui interaksi pengguna dan mendapatkan popularitas dengan cara yang seringkali sulit dilacak. 

Kemungkinan besar, “mutualan” muncul sebagai singkatan atau perubahan kata dari “mutual following,” yang mencerminkan konsep saling mengikuti di platform media sosial. Seiring dengan perubahan dan evolusi bahasa gaul di dunia maya, istilah ini menjadi semakin dikenal dan digunakan. 

Tips Mencari Mutual di Media Sosial

Jika Anda ingin mencari lebih banyak “mutualan” di media sosial, khususnya di Twitter, berikut beberapa tips yang dapat membantu: 

a. Ikuti Akun dengan Minat yang Sama 

Pilih akun-akun yang memiliki minat atau topik yang sama dengan Anda. Ini akan meningkatkan kemungkinan mereka bersedia menjadi mutualan karena adanya kesamaan minat. 

b. Terlibat dalam Percakapan 

Seringkali, orang lebih cenderung menjadi mutualan jika Anda terlibat dalam percakapan atau berpartisipasi dalam trending topic di platform tersebut. Aktivitas yang aktif dan berinteraksi dapat membuat akun Anda lebih menarik untuk diikuti. 

c. Gunakan Hashtag Relevan 

Menggunakan hashtag yang relevan dengan minat atau topik tertentu dapat membantu orang menemukan akun Anda. Sebagai contoh, jika Anda tertarik dengan bahasa anak Jaksel, gunakan hashtag seperti #BahasaJaksel atau #Jaksel. 

d. Jaga Profil Menarik 

Pastikan profil Anda informatif dan menarik. Foto profil yang jelas, bio yang singkat namun informatif, dan keterlibatan dalam berbagai topik dapat membuat orang lebih tertarik untuk menjadi mutualan. 

“Mutualan” adalah salah satu contoh bahasa slang yang sering digunakan di media sosial, khususnya di Twitter. Bahasa slang sendiri menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia maya, dan setiap platform memiliki istilah-istilah uniknya. Bahasa slang ini mencerminkan kekreatifan dan dinamika komunikasi di antara pengguna media sosial. 

Terkait dengan “Bahasa Anak Jaksel,” hal ini merujuk pada dialek atau gaya bahasa khas anak-anak Jakarta Selatan. Dengan menggunakan kata-kata atau frasa yang umum digunakan dalam komunitas tertentu, mereka menciptakan identitas linguistik yang unik dan seringkali menjadi ciri khas atau identifikasi kelompok. 

Dalam keseluruhan, bahasa gaul seperti “mutualan” mencerminkan bagaimana bahasa dan komunikasi terus berkembang di era digital. Sementara beberapa istilah mungkin bersifat sementara, mereka menjadi bagian dari kosakata internet dan menciptakan budaya berkomunikasi yang unik di kalangan pengguna media sosial. Selamat mencari lebih banyak “mutualan” dan mengeksplorasi bahasa gaul di dunia maya! 

6 Series Netflix Untuk Membantu Kamu Belajar Bahasa Inggris

Kamu mungkin salah satu pengguna setia Netflix yang menghabiskan waktunya untuk menonton di layanan streaming tersebut. Nah, supaya kamu bisa mendapatkan manfaat lebih daripada sekedar menonton, gunakan Netflix juga untuk belajar bahasa Inggris. Ada banyak pilihan serial televisi yang bisa kamu tonton untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris di Netflix. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

The Crown

Bagi kamu yang penasaran dengan sejarah Kerajaan Inggris, khususnya mengenai Queen Elizabeth sejak dirinya dinobatkan sebagai ratu di usianya yang masih belia hingga saat ini, The Crown adalah serial televisi yang tepat untukmu.  Dari serial Netflix yang satu ini, kamu bisa belajar bahasa Inggris dengan dialek British yang sangat kental. Tidak hanya dialeknya, kamu juga bisa mempelajari beberapa kosa kata Bahasa Inggris British yang memiliki cukup banyak perbedaan dengan Bahasa Inggris Amerika.

Friends

Cara nonton serial televisi Netflix sambil belajar bahasa Inggris agar tidak mudah bosan adalah memilih serial yang tepat, misalnya Friends. Serial komedi situasi yang satu ini sangat jenaka dengan berbagai joke yang akan membuat kamu betah untuk menonton. Selain itu, dari serial ini kamu akan mempelajari banyak bahasa slang atau bahasa gaul Amerika yang bisa kamu gunakan jika hendak melakukan percakapan sehari-hari dalam bahasa Inggris.

Belum lagi, bahasanya yang ringan membuat kamu lebih mudah memahami jalan cerita, bahkan bagi kamu yang kemampuan bahasa Inggrisnya masih terhitung pemula. Justru, dengan menonton serial televisi ini, kosa kata kamu akan semakin bertambah.

Explained

Sedikit berbeda dengan serial televisi yang lain, Explained adalah serial informasi yang mengangkat berbagai isu atau topik yang berbeda-beda tiap episode-nya. Jadi, saat menonton serial Netflix untuk belajar bahasa Inggris ini, kamu seolah sedang menonton kumpulan film pendek dengan tema yang beragam. Jika kamu ingin mempelajari berbagai kosa kata dari topik berbeda-beda, Explained bisa menjadi pilihan yang menarik sekaligus menantang untukmu. Namun, jangan khawatir, karena tiap episode memberikan penjelasan yang cukup sederhana sehingga bisa dimengerti oleh kamu yang masih dalam tahap awal belajar.

Stranger Things

Serial televisi berikutnya yang juga tak kalah menarik untuk dijadikan medium belajar adalah Stranger Things. Meski memiliki genre science-fiction, bukan berarti bahasa Inggris yang digunakan dalam serial ini akan sulit dimengerti. Justru, dengan topik untuk anak-anak remaja ini, Stranger Things banyak menggunakan bahasa Inggris versi Amerika yang informal dan kasual. Sama halnya dengan menonton Friends, kamu akan mendapatkan banyak kosa kata slang atau bahasa gaul dari serial yang satu ini.

Criminal Minds

Jika kamu penggemar serial crime, Criminal Minds bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu belajar bahasa Inggris. Dari serial ini, kamu akan memperkaya kosa kata yang berkaitan dengan kriminalitas, detektif, hingga kepolisian. Tak hanya itu, serial ini juga membahas tentang kehidupan, hubungan dengan rekan kerja, hubungan dengan pasangan, dan masih banyak lagi. Jadi, kamu tidak perlu takut merasa bosan dengan serial yang memiliki belasan season ini.

Peaky Blinders

Nah, serial Netflix yang satu ini lebih cocok untuk kamu yang sudah tergolong mahir dan fasih berbahasa Inggris, tapi ingin terus mengasah kemampuan dan memperkaya kosa kata.

Selain itu, drama ini menggunakan bahasa Inggris British sehingga akan jauh lebih menantang saat ditonton sambil belajar bahasa Inggris.

Sekarang, sudah tahu kan, mau nonton apa di Netflix?

Rekomendasi Film Untuk Belajar Aksen British

Aksen British adalah salah satu akses bahasa Inggris yang banyak digunakan dan populer, selain akses Amerika. 

Di ujian IELTS juga British accent yang digunakan. Kamu bisa lho belajar aksen British mulai dari sekarang. Ada banyak film yang menggunakan aksen ini untuk membantu kamu belajar dengan lebih mudah. 

Aksen British adalah…

British accent atau aksen British adalah dialek/aksen bahasa Inggris yang digunakan di daerah Britania Raya atau United Kingdom (UK) seperti Skotlandia, Irlandia utara dan wales. 

Di Indonesia sendiri, banyak orang yang lebih familiar dengan bahasa Inggris Amerika (American English) daripada British English

Banyak orang yang menganggap bahwa aksen British lebih sulit diucapkan daripada aksen Amerika. 

Padahal jika kita sudah terbiasa mendengar percakapan British, setiap kata yang diucapkan terdengar lebih jelas daripada aksen Amerika. 

Ciri dari British accent adalah dialeknya yang kental dan jelas. 

Aksen British ini masih dibagi lagi berdasarkan daerahnya, misalnya Scottish, Geordie, Scouse, Yorkshire, Welsh, Brummie dan lainnya. 

Rekomendasi 5 film untuk belajar aksen British 

Ada banyak film berbahasa Inggris yang menggunakan British accent secara kental. 

Kabar baiknya, film-film ini cukup populer dan juga memiliki cerita yang menarik. Belajar bahasa Inggris British jadi lebih mudah dan menyenangkan! 

1. Harry Potter

Siapa yang tidak tahu film fantasi Harry Potter? Film yang diangkat dari 7 novel best seller JK Rowling ini menceritakan tentang petualang Harry Potter dan teman-temannya di sekolah sihir. 

Jika kamu mendengarkan dengan saksama, aksen yang digunakan dalam bahasa Inggris aktris dan aktor di film ini adalah British accent

Namun masing-masing aktor menggunakan dialek British yang berbeda. Misalnya Emma Watson yang memerankan Hermione menggunakan aksen RP. 

Sedangkan Rupert Grint sebagai Ron Weasley menggunakan British accent Estuary. 

Diketahui bahwa aksen RP adalah aksen standar yang banyak digunakan dan dikenali. Sedangkan aksen Estuary adalah aksen bagian tenggara Inggris. 

Kepopuleran film Harry Potter membuat British accent banyak dikenali dan juga menjadi pusat pembelajaran english British. 

Contoh penggunaan British accent  di film ini misalnya pengucapan kata Harry Potter menjadi Ha’i Potah

Sesuai dengan pengucapan khas aksen British dimana huruf di akhir kata tidak dibaca dengan jelas melainkan diucapkan dengan akhiran  ah. 

2. The Crown 

Jika kamu ingin belajar British accent dan juga lebih mengenal tentang sejarah Inggris terutama tentang pemerintahan Inggris maka film The Crown cocok untuk kamu. 

Film ini menceritakan tentang Ratu Elizabeth II secara pribadi dan perjalanan politiknya dalam pemerintahan Inggris. 

Film ini menggunakan aksen RP yang sangat kental. Tentunya selain belajar aksen dan pemerintahan Inggris, kamu juga dapat belajar penggunaan aksen RP di kalangan bangsawan. 

Tentu saja akan banyak membantu untuk memperluas kosakata British English kamu. 

3. Peaky Blinder Series

Salah satu series yang cukup populer yang menceritakan tentang kriminal berlatar di Inggris adalah Peaky Blinder. 

Film yang menceritakan tentang kehidupan kehidupan di Inggris ini tentunya banyak menggunakan British English yang kental. 

Drama ini mengisahkan tentang organisasi kriminal keluarga Shelby dengan tokoh utama Thomas Shelby yang diperankan dari Cillian Murphy. 

British accent  yang digunakan dalam series ini adalah aksen Brummie menyesuaikan dari tempat tempat yang digunakan yaitu Birmingham. 

Selain itu aksen yang digunakan juga aksen Cockney oleh tokoh Alfie Solomons. 

Aksen Brummie ini terkenal sebagai aksen yang sulit untuk ditiru. Namun dari film ini banyak pemeran yang bukan dari Birmingham namun sangat berhasil untuk menggunakan aksen ini dengan baik. 

4. Game Of Throne 

Film populer selanjutnya yang digunakan untuk belajar British accent adalah Game of Throne. British accent yang digunakan di film ini cukup beragam. Mulai dari aksen Yorkshire, RP dan Cockney. 

Di serial ini memang ada beberapa episode yang menggunakan aksen British yang sulit untuk diikuti. 

Namun ada juga beberapa episode yang menggunakan bahasa Inggris sederhana sehingga cocok sebagai bahan belajar. 

Seperti halnya film Harry Potter, film Game of Throne ini menjadi rekomendasi film untuk belajar aksen British. 

5. Fantastic Beast 

Fantastic Beast adalah film yang masih ada hubungannya dengan film Harry Potter. Dimana film ini menceritakan tentang masa remaja Dumbledore. 

Dan tentu saja masih berhubungan dengan dunia sihir dan juga Hogwart School. 

Bahasa Inggris yang digunakan di film Fantastic Beast ini adalah bahasa Inggris British yang kental. 

Jadi itu beberapa film populer yang banyak digunakan sebagai belajar bahasa Inggris aksen British. 

Kamu bisa mempelajari British accent lewat film-film di atas ya! 

Mempelajari aksen British secara sederhana

Ada hal-hal yang membedakan British dengan aksen bahasa Inggris lainya. Kamu dapat mempelajari ke khas an aksen ini dengan cara berikut ini 

1. Pengucapan huruf r  yang samar 

Jika kamu sudah mendengarkan bagaimana pemeran di film Harry Potter mengucapkan huruf maka terlihat bagaimana huruf cukup disamarkan. 

Contoh aksen British yang menggunakan huruf sebagai berikut : 

Bahasa Inggris Aksen Inggris 
Here Heuh 
More Moeuh 
Water Wateuh 

Belajar aksen British | Contoh aksen British

2. Huruf t yang samar 

Nah selain huruf r, dalam aksen British ada huruf lain yang pengucapannya perlu disamarkan, yaitu huruf T. 

Hal ini cukup menjadi ciri khas British accent , beberapa contoh aksen British untuk huruf yang disamarkan ini contohnya : 

Bahasa Inggris Aksen Inggris 
Bottle Bo’el 
Potter Po’euh 
Better Be’euh 

Belajar aksen British | Contoh aksen British

3. Huruf dibaca jelas 

Selanjutnya adalah penggunaan huruf yang harus dibaca dengan jelas. Berbeda dengan aksen Amerika dimana huruf biasa diucapkan ai. 

Maka English British ini huruf tetap dibaca a. Contohnya penggunaan huruf a di aksen British ini sebagai berikut 

Bahasa Inggris British English American English 
Way Way Wey 
Than Than Then 
Fast Fast Fast 
Fashion Fashion Feishon 

Belajar aksen British | Contoh aksen British

Itulah beberapa contoh pengucapan British accent yang unik dan menjadi ciri khas. Cukup berbeda dengan American English, bukan? 

Kenapa Mahasiswa Wajib Ikut Magang?

Magang menjadi sebuah wadah bagi mahasiswa untuk merasakan langsung seperti apa dunia kerja. Berbagai pengalaman bisa didapatkan melalui magang, kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum berkecimpung dalam dunia karier profesional.
Program magang diatur dalam Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, khususnya pasal 21-30. Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengatur kegiatan magang melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Pada Permendikbud tersebut dijelaskan bahwa magang dapat diklaim menjadi angka kredit dalam sistem perkuliahan. Umumnya, magang menjadi syarat kelulusan dalam beberapa perguruan tinggi.

Dengan mengikuti magang, mahasiswa dapat memahami sistem kerja di perusahaan. Oleh sebab itu, magang dinilai penting bagi mahasiswa karena terdapat deretan manfaat yang akan diperoleh ketika mengikuti kegiatan tersebut.

Melansir dari laman Kemendikbudristek pada Selasa (15/11/2022), berikut alasan pentingnya kegiatan magang bagi mahasiswa.

8 Alasan Pentingnya Magang bagi Mahasiswa

1. Menambah Relasi

Ketika magang, mahasiswa akan menambah dan memperluas relasi di lingkungan profesional. Dengan begitu, mereka berpeluang untuk belajar keahlian dalam suatu bidang, mendapat mentor yang berpengalaman, mendapat rekan bisnis, hingga dipilih sebagai karyawan tetap.

2. Mengembangkan Keterampilan

Biasanya mahasiswa akan diberikan tugas-tugas semasa magang. Nah, tugas tersebut membutuhkan keterampilan praktis. Dengan begitu, mahasiswa akan mempelajari hal-hal baru dari tugas tersebut.

3. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Meningkatkan kepercayaan diri menjadi manfaat lainnya dalam melakukan kegiatan magang. Sebab, ketika mahasiswa mendapat berbagai macam ilmu dari magang, tentunya mereka telah siap menempuh jenjang karier selanjutnya. Di dunia kerja, mereka bisa menerapkan apa saja yang telah dipelajari semasa magang.

4. Pengalaman Pekerjaan

Pengalaman magang menjadi salah satu persiapan dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Walau perusahaan mencari pelamar fresh graduate, ada kalanya mereka mendahulukan yang berpengalaman di dunia pekerjaan.

Oleh sebab itu, kegiatan magang akan bermanfaat bagi mahasiswa untuk memperkaya pengalaman di dunia kerja dan menambah kualitas diri.

5. Meningkatkan Kualitas Diri

Saat mahasiswa melaksanakan magang, maka kemampuan berkomunikasi dan lainnya akan meningkat. Sebab, mahasiswa diwajibkan berkoordinasi dengan kolega lainnya.

6. Menambah Pengalaman Kerja pada CV

Curriculum Vitae (CV) atau resume jadi salah satu hal penting dalam dunia kerja. Pasalnya, sebelum melamar pekerjaan, perusahaan akan meminta CV.

Dengan menambahkan pengalaman magang dalam CV bisa menjadi nilai tambah. Apalagi jika mahasiswa memperoleh nilai yang memuaskan dalam kegiatan magang, hal ini tentu jadi peluang besar untuk diterima di perusahaan.

Apa Itu Lost In Translation?

Setiap orang pasti pernah mengalami momen lost in translation. Jangankan ketika berada di negara asing dan dalam bahasa asing, di dalam negeri dengan bahasa yang sama pun terkadang kita masih saling mempertukarkan makna yang berbeda-beda. Secara tata bahasa, lost in translation diartikan sebagai proses hilangnya sebagian dan/atau keseluruhan makna akibat proses translasi. Kalimat yang bisa dicontohkan misal kalimat dalam bahasa Jawa ‘Alon-alon waton kelakon’ yang kerap diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “Slowly but Sure.” Terjemahan ini memang  dirasa benar, tapi tetap tidak bisa mewakili keseluruhan makna yang ada dalam kalimat sebelumnya. Ada makna yang kemudian hilang karena kata-kata seringkali merupakan representasi budaya, sehingga unik dan tidak bisa diterjemahkan mentah-mentah.

Contoh yang lain adalah kata dalam bahasa Swedia ‘Lagom’, yang sering diterjemahkan sebagai moderate atau cukup. Beberapa yang lain menerjemahkannya menjadi “not too much, not too little” (saya bayangkan kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia akan jadi “yang sedang-sedang saja”). Namun, menurut pengakuan penutur lokal, tidak ada satupun dari terjemahan tersebut yang benar-benar bisa menggambarkan makna asli dari lagom karena dia terikat dengan budaya dan makna yang dibagikan secara kolektif di Swedia. Beberapa kata barangkali memang diciptakan untuk tidak bisa diterjemahkan, dan kalau dipaksa justru akan membuat maknanya melenceng kemana-mana. Begitulah yang disebut dengan lost in translation menurut para ahli. 

Namun, bukan lost translation dalam artian yang sebenarnya yang ingin saya bahas dalam tulisan kali ini. Yang saya maksud dengan lost in translation di sini adalah momen ketika saya bersinggungan dengan bahasa-bahasa baru yang tidak saya pahami, yang kerap membuat saya tersesat, sekaligus menemukan pengalaman dan pengetahuan baru.

Momen lost in translation pertama saya terjadi ketika saya tinggal di Australia. Saya, yang baru belajar bahasa Inggris di sekolah menengah pertama dan terbiasa dengan aksen Amerika di film dan lagu, dihadapkan dengan aksen Australia yang cepat, diseret, dan cenderung disingkat-singkat. University of Western Australia disebut “Yudab” (merujuk ke huruf U dan W). Afternoon jadi Arvo. Fremantle disebut Freo. Dan seterusnya. Terang saja saya bingung. Di minggu-minggu pertama, entah berapa kali saya bilang “I beg your pardon” atau “I’m sorry” ke lawan bicara saya karena saya tak paham apa yang mereka bilang. Belakangan saya menyadari, momen ini justru membuat saya mengembangkan apa yang disebut dengan a will to listen. Untuk menangkap aksen Australia, saya harus benar-benar memperhatikan apa yang disampaikan lawan bicara saya. Saya tidak bisa berkomunikasi dengan sambil lalu. Saya harus benar-benar mendengarkan. Satu hal yang menurut saya adalah kebiasaan baik. Karena seringnya, kita hanya mau mendengar apa yang ingin kita dengar. Maka setelah beberapa waktu, telinga saya mulai terbiasa dan satu fase lost in translation pun terlalui.

Kemudian ketika saya mengunjungi Jepang di akhir 2015, saya mengalami momen lost in translation yang kedua. Pengetahuan bahasa Jepang saya sangatlah minim, untuk tidak menyebutnya parah. Yang saya tahu hanya sebatas arigato dan sayonara (plus beberapa nama makanan enak seperti sushi, takoyaki, dorayaki dan lain-lain  ). Padahal, hampir semua hal di Jepang menggunakan bahasa Jepang (ya iyalah!). Sangat sedikit yang disampaikan dalam dwi bahasa, Inggris-Jepang misalnya. Masyarakatnya pun, setidaknya yang saya temui, tidak terlalu lancar berbahasa Inggris, tidak petugas jaga di loket tiket kereta, tidak juga mas-mas yang saya temui di stasiun. Maka saya pun menghabiskan waktu setengah jam untuk mencari hotel tempat saya menginap karena papan nama hotelnya dalam Bahasa Jepang. Beruntung ada seorang ibu-ibu yang sepertinya heran melihat saya mondar-mandir melewati tokonya berkali-kali. Dia menanyakan sesuatu ke saya dalam bahasa Jepang yang saya asumsikan sebagai “Kamu lagi nyari apa?. Lalu saya pun menjawab dalam bahasa Inggris nama hotel yang saya cari. Dia jawab “Ohhh” lalu dia pun menerangkan, tetap dalam bahasa Jepang, ditambah dengan gerakan tangan, lokasi hotel yang saya cari. Anehnya, saya paham apa yang disampaikan si Ibu tersebut, bahwa hotel tersebut terletak sebelum jembatan penyeberangan. Dan benar, tak lama setelah diterangkan si Ibu, saya berhasil menemukan hotel yang saya cari. Dari situ saya kemudian menyimpulkan, bahasa itu semata-mata alat. Pemaknaan manusia jauh melampaui bahasa. Buktinya, saya dan Ibu tersebut bisa berbicara dengan bahasa masing-masing dan tetap paham (atau setidaknya merasa paham) apa yang saling dimaksud.

Kejadian dengan ibu tersebut mungkin akan saya anggap sekadar sebagai kebetulan kalau saja beberapa hari setelahnya saya tidak bertemu seorang bapak tua yang pernah bekerja di Indonesia semasa perang. Saya yang tersesat waktu itu, karena salah memilih pintu keluar stasiun bawah tanah di Osaka, tiba-tiba disapa oleh Bapak tua ini. “Indonesia? Malaysia?” tanyanya. Saya pun menjawab “Indonesia.” Lalu dia pun bertanya dengan bahasa campur-campur: Inggris, Jepang, Indonesia, dan lebih banyak bahasa isyarat, tentang apa yang saya lakukan di Jepang, apakah saya tersesat, di mana saya menginap dan akhirnya menunjukkan lokasi hotel saya. Dan sekali lagi, saya berhasil menemukan lokasi hotel saya. Saya pun semakin yakin, asal mau mendengarkan, kita bisa membangun makna yang sama meski dalam bahasa yang berbeda.

Momen lost in translation yang terbaru dan masih saya jalani hingga saat ini adalah ketika kami pindah ke Swedia. Awalnya saya mengira bahwa di sini, bahasanya akan lebih mudah daripada di Jepang. Minimal akan lebih banyak bahasa Inggris yang saya temui dan hurufnya tetap menggunakan huruf latin. Saya pun sudah mengunduh aplikasi belajar bahasa Swedia jauh-jauh hari sebelumnya. Sudah mengetahui beberapa kata meski belum bisa mengucapkannya secara benar.

Tapi tentu saja saya salah. Begitu menginjakkan kaki di Swedia, saya tarpapar oleh bahasa yang benar-benar asing di telinga saya. “Kemampuan” berbahasa Swedia saya yang katanya 10% itu (menurut aplikasi) menguap entah ke mana. Saya bahkan tak bisa melafalkan “Ursäkta” (permisi) dengan baik. Tidak hanya soal kata, aksen dan intonasinya pun lain. Sementara mayoritas informasi disampaikan dalam Bahasa Swedia. Papan penunjuk arah, label kemasan, pengumuman di bus, dan lain sebagainya.

Uniknya, ada beberapa kata dalam Bahasa Swedia yang sama tulisan dan artinya dengan Bahasa Indonesia. Misal “apotek” yang sama-sama berarti toko obat, lalu “Juni” yang sama-sama bulan keenam dalam kalender Gregorian, “rabat” yang berarti potongan harga dan kata favorit orang Indonesia “gratis” yang berarti bisa dimiliki secara cuma-cuma tanpa membayar. Maka saya memilih fokus pada persamaan yang ada. Saya tak ingin dihalangi oleh batasan bahasa yang seringkali mengaburkan kemampuan manusia dalam mencari makna. Bahasa tidak selamanya menjadi kendala. Terutama jika kita mau mendengarkan. Seperti siang lalu, saya berpapasan dengan salah satu tetangga saya yang bahasa Inggrisnya tidak terlalu lancar. Kami saling menyapa dan mengobrol dalam bahasa yang campur aduk. Tapi komunikasi tetap terjalin. Saya menyimak kata-katanya. Memastikan apa yang dia maksud. Begitu juga sebaliknya. Sehingga tercipta kesepahaman tanpa perlu dipaksakan.

Indonesia sebenarnya beruntung, karena menyerap berbagai bahasa sehingga kaya akan kosakata sekaligus memiliki kemiripan dengan bahasa lain. Kata “aroma” misalnya, bisa ditemukan juga di Italia dengan makna yang sama. Indonesia sepertinya memang sudah ditakdirkan untuk beragam. Termasuk beragam sumber bahasanya. Sayangnya, tak semua orang mau menerima dan merayakan keberagaman itu.

Jika saja dalam keseharian kita mau lebih banyak mendengarkan serta fokus pada persamaan, barangkali waktu kita tidak akan banyak dihabiskan untuk saling membenci. Perbedaan “bahasa” memang bisa menyesatkan, tapi tidak harus selalu menjadi penghalang, karena saya percaya, seperti jargon sebuah buku psikologi populer yang kemudian dipakai oleh radio di Yogyakarta bertahun-tahun lalu: “Orang Mars kalau ngomong ya pakai bahasa Mars. Orang Venus kalau ngomong ya pakai bahasa Venus. Tapi sebenarnya ada satu lagi bahasa di dunia ini. Namanya: understanding.”

Source: Hayu Hamemayu

Idiom dalam Bahasa Inggris Yang Wajib Kamu Tahu!

Idiom, peribahasa, dan ungkapan adalah bagian penting dari bahasa Inggris sehari-hari. Ketiganya muncul setiap saat dalam bahasa Inggris tertulis dan lisan. Karena idiom tidak selalu dapat diartikan secara harfiah, Anda harus mengetahui arti dan penggunaan dari masing-masing idiom. Sepertinya terlihat berat, tetapi belajar idiom itu menyenangkan, terutama saat Anda membandingkan idiom dalam bahasa Inggris dengan idiom dalam bahasa Anda sendiri.

Mempelajari cara menggunakan idiom dan ungkapan yang sering digunakan akan membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih natural. Jadi, menguasai beberapa ungkapan adalah ide yang bagus. Tabel-tabel di bawah ini disusun berdasarkan frekuensi penggunaan idiom dalam bahasa Inggris Amerika (American English). Anda dapat mulai mempelajari idiom yang sangat sering digunakan dalam bahasa Inggris karena idiom-idiom ini akan Anda temukan saat menonton film atau acara TV Amerika, atau mengunjungi Amerika Serikat. Saat Anda sudah menguasainya, lanjutkan ke idiom-idiom yang lain. Idiom-idiom di halaman ini sangat umum dan tidak kuno, sehingga Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat berbicara dengan penutur asli bahasa Inggris dari semua negara berbahasa Inggris.

Idiom yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Amerika Serikat. Anda akan mendengarnya dalam film dan acara TV, serta dapat menggunakannya untuk membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih mirip dengan penutur asli. 

IdiomArtiPenggunaan
A blessing in disguiseHal baik yang awalnya terlihat seperti hal buruksebagai bagian dari kalimat
A dime a dozenSesuatu yang biasasebagai bagian dari kalimat
Beat around the bushMenghindari apa yang sebenarnya Anda maksud (biasanya karena tidak nyaman untuk dikatakan)sebagai bagian dari kalimat
Better late than neverLebih baik terlambat daripada tidak sama sekalisebagai kalimat sendiri
Bite the bulletMelakukan sesuatu (biasanya yang tidak disukai) karena tidak dapat dihindarisebagai bagian dari kalimat
Break a legSemoga beruntungsebagai kalimat sendiri
Call it a dayBerhenti mengerjakan atau melakukan sesuatusebagai bagian dari kalimat
Cut somebody some slackJangan terlalu banyak mengkritiksebagai bagian dari kalimat
Cutting cornersMelakukan sesuatu yang buruk untuk menghemat waktu atau uangsebagai bagian dari kalimat
Easy does itPerlahan-lahan atau santaisebagai kalimat sendiri
Get out of handKehilangan kendalisebagai bagian dari kalimat
Get something out of your systemMelakukan sesuatu yang sudah lama Anda inginkan agar bisa melanjutkansebagai bagian dari kalimat
Get your act togetherBekerja dengan lebih baik atau keluarsebagai kalimat sendiri
Give someone the benefit of the doubtMemercayai apa yang dikatakan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go back to the drawing boardMulai lagi dari awalsebagai bagian dari kalimat
Hang in thereJangan menyerahsebagai kalimat sendiri
Hit the sackTidursebagai bagian dari kalimat
It’s not rocket scienceTidak rumitsebagai kalimat sendiri
Let someone off the hookTidak meminta seseorang bertanggung jawab atas sesuatusebagai bagian dari kalimat
Make a long story shortMenceritakan sesuatu dengan singkatsebagai bagian dari kalimat
Miss the boatSudah terlambatsebagai bagian dari kalimat
No pain, no gainAnda harus berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkansebagai kalimat sendiri
On the ballMelakukan kerja yang bagussebagai bagian dari kalimat
Pull someone’s legBercanda dengan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Pull yourself togetherMenenangkan dirisebagai kalimat sendiri
So far so goodSemuanya berjalan lancar sejauh inisebagai kalimat sendiri
Speak of the devilOrang yang sedang kita bicarakan muncul!sebagai kalimat sendiri
That’s the last strawKesabaran saya sudah habissebagai kalimat sendiri
The best of both worldsSituasi yang idealsebagai bagian dari kalimat
Time flies when you’re having funAnda tidak menyadari seberapa cepat sesuatu berakhir saat Anda menikmatinyasebagai kalimat sendiri
To get bent out of shapeMarah atau kesalsebagai bagian dari kalimat
To make matters worseMemperburuk masalahsebagai bagian dari kalimat
Under the weatherSakitsebagai bagian dari kalimat
We’ll cross that bridge when we come to itJangan bicarakan masalah itu sekarangsebagai kalimat sendiri
Wrap your head around somethingMemahami sesuatu yang rumitsebagai bagian dari kalimat
You can say that againItu benar, saya setujusebagai kalimat sendiri
Your guess is as good as mineSaya tidak tahusebagai kalimat sendiri

Idiom dan ungkapan yang sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris cukup sering digunakan di Amerika Serikat. Anda mungkin jarang mendengarnya dalam percakapan sehari-hari, tetapi penutur asli bahasa Inggris mana pun pasti akan mengetahuinya. Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat konteksnya sesuai.

IdiomArtiPenggunaan
A bird in the hand is worth two in the bushApa yang Anda miliki sekarang lebih berharga daripada apa yang mungkin Anda miliki nantisebagai kalimat sendiri
A penny for your thoughtsCeritakan pada saya apa yang Anda pikirkansebagai kalimat sendiri
A penny saved is a penny earnedUang yang Anda hemat hari ini dapat digunakan di lain waktusebagai kalimat sendiri
A perfect stormSituasi terburuk yang mungkin terjadisebagai bagian dari kalimat
A picture is worth 1000 wordsLebih baik menunjukkan atau membuktikan daripada mengatakannyasebagai kalimat sendiri
Actions speak louder than wordsMemercayai tindakan seseorang dan bukan kata-kata merekasebagai kalimat sendiri
Add insult to injuryMemperburuk situasisebagai bagian dari kalimat
Barking up the wrong treeMelakukan kesalahan, mencari solusi di tempat yang salahsebagai bagian dari kalimat
Birds of a feather flock togetherOrang-orang yang serupa atau mirip sering kali menjadi teman (biasanya digunakan untuk sesuatu yang negatif)sebagai kalimat sendiri
Bite off more than you can chewMelakukan sesuatu yang tidak bisa Anda selesaikansebagai bagian dari kalimat
Break the iceMembuat orang lain merasa lebih nyamansebagai bagian dari kalimat
By the skin of your teethHampir sajasebagai bagian dari kalimat
Comparing apples to orangesMembandingkan dua hal yang tidak bisa dibandingkansebagai bagian dari kalimat
Costs an arm and a legSangat mahalsebagai bagian dari kalimat
Do something at the drop of a hatMelakukan sesuatu tanpa direncanakan sebelumnyasebagai bagian dari kalimat
Do unto others as you would have them do unto youMemperlakukan orang lain dengan adil, juga dikenal sebagai “the Golden Rulesebagai kalimat sendiri
Don’t count your chickens before they hatchJangan mengandalkan sesuatu yang baik akan terjadi sebelum benar-benar terjadisebagai kalimat sendiri
Don’t cry over spilt milkTidak ada alasan untuk mengeluhkan sesuatu yang tidak bisa diperbaikisebagai kalimat sendiri
Don’t give up your day jobAnda tidak terlalu ahli melakukan inisebagai kalimat sendiri
Don’t put all your eggs in one basketYang Anda lakukan terlalu berisikosebagai kalimat sendiri
Every cloud has a silver liningHal-hal baik terjadi setelah hal-hal buruksebagai kalimat sendiri
Get a taste of your own medicineDiperlakukan dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan orang lain (bermakna negatif)sebagai bagian dari kalimat
Give someone the cold shoulderMengabaikan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go on a wild goose chaseMelakukan sesuatu yang tidak ada gunanyasebagai bagian dari kalimat
Good things come to those who waitBersabarsebagai kalimat sendiri
He has bigger fish to fryDia memiliki sesuatu yang lebih besar untuk diurus atau dipikirkan dibandingkan yang sedang kita bicarakansebagai kalimat sendiri
He’s a chip off the old blockSeorang anak mirip dengan ayahnyasebagai kalimat sendiri
Hit the nail on the headMenebak sesuatu yang tepat atau benarsebagai kalimat sendiri
Ignorance is blissAnda sebaiknya tidak tahusebagai kalimat sendiri
It ain’t over till the fat lady singsIni belum selesaisebagai kalimat sendiri
It takes one to know oneAnda sama buruknya seperti sayasebagai kalimat sendiri
It’s a piece of cakeMudahsebagai kalimat sendiri
It’s raining cats and dogsHujan derassebagai kalimat sendiri
Kill two birds with one stoneMelakukan dua hal dengan satu tindakansebagai kalimat sendiri
Let the cat out of the bagMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Live and learnSaya melakukan kesalahansebagai kalimat sendiri
Look before you leapHanya mengambil risiko yang sudah diperhitungkansebagai kalimat sendiri
On thin iceDalam masa percobaan. Jika Anda melakukan kesalahan lain, akan ada masalah.sebagai bagian dari kalimat
Once in a blue moonJarangsebagai bagian dari kalimat
Play devil’s advocateMenentang atau memperdebatkan sesuatu yang bertentangan demi perdebatan yang lebih baiksebagai bagian dari kalimat
Put something on iceMenangguhkan suatu proyeksebagai bagian dari kalimat
Rain on someone’s paradeMerusak atau mengganggu sesuatusebagai bagian dari kalimat
Saving for a rainy dayMenghemat uang untuk nantisebagai bagian dari kalimat
Slow and steady wins the raceKeandalan atau kepastian lebih penting daripada kecepatansebagai kalimat sendiri
Spill the beansMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Take a rain checkMenunda rencanasebagai bagian dari kalimat
Take it with a grain of saltJangan dianggap seriussebagai bagian dari kalimat
The ball is in your courtAndalah yang memutuskansebagai kalimat sendiri
The best thing since sliced breadPenemuan yang sangat bagussebagai bagian dari kalimat
The devil is in the detailsKelihatannya bagus dari kejauhan, tetapi ketika didekati, ada masalahsebagai kalimat sendiri
The early bird gets the wormOrang pertama yang datang akan mendapatkan yang terbaiksebagai kalimat sendiri
The elephant in the roomMasalah besar, masalah yang dihindari oleh banyak orangsebagai bagian dari kalimat
The whole nine yardsSemuanyasebagai bagian dari kalimat
There are other fish in the seaTidak apa-apa melewatkan kesempatan, akan ada kesempatan lainnyasebagai kalimat sendiri
There’s a method to his madnessDia terlihat gila, tetapi sebenarnya cerdassebagai kalimat sendiri
There’s no such thing as a free lunchTidak ada sesuatu yang sepenuhnya gratissebagai kalimat sendiri
Throw caution to the windMengambil risikosebagai bagian dari kalimat
You can’t have your cake and eat it tooAnda tidak dapat memiliki semuanyasebagai kalimat sendiri
You can’t judge a book by its coverOrang atau benda ini mungkin terlihat buruk, tetapi sebenarnya baiksebagai kalimat sendiri

Idiom dalam Bahasa Inggris

Idiom, peribahasa, dan ungkapan adalah bagian penting dari bahasa Inggris sehari-hari. Ketiganya muncul setiap saat dalam bahasa Inggris tertulis dan lisan. Karena idiom tidak selalu dapat diartikan secara harfiah, Anda harus mengetahui arti dan penggunaan dari masing-masing idiom. Sepertinya terlihat berat, tetapi belajar idiom itu menyenangkan, terutama saat Anda membandingkan idiom dalam bahasa Inggris dengan idiom dalam bahasa Anda sendiri.

Mempelajari cara menggunakan idiom dan ungkapan yang sering digunakan akan membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih natural. Jadi, menguasai beberapa ungkapan adalah ide yang bagus. Tabel-tabel di bawah ini disusun berdasarkan frekuensi penggunaan idiom dalam bahasa Inggris Amerika (American English). Anda dapat mulai mempelajari idiom yang sangat sering digunakan dalam bahasa Inggris karena idiom-idiom ini akan Anda temukan saat menonton film atau acara TV Amerika, atau mengunjungi Amerika Serikat. Saat Anda sudah menguasainya, lanjutkan ke idiom-idiom yang lain. Idiom-idiom di halaman ini sangat umum dan tidak kuno, sehingga Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat berbicara dengan penutur asli bahasa Inggris dari semua negara berbahasa Inggris.

Idiom yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Amerika Serikat. Anda akan mendengarnya dalam film dan acara TV, serta dapat menggunakannya untuk membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih mirip dengan penutur asli. 

IdiomArtiPenggunaan
A blessing in disguiseHal baik yang awalnya terlihat seperti hal buruksebagai bagian dari kalimat
A dime a dozenSesuatu yang biasasebagai bagian dari kalimat
Beat around the bushMenghindari apa yang sebenarnya Anda maksud (biasanya karena tidak nyaman untuk dikatakan)sebagai bagian dari kalimat
Better late than neverLebih baik terlambat daripada tidak sama sekalisebagai kalimat sendiri
Bite the bulletMelakukan sesuatu (biasanya yang tidak disukai) karena tidak dapat dihindarisebagai bagian dari kalimat
Break a legSemoga beruntungsebagai kalimat sendiri
Call it a dayBerhenti mengerjakan atau melakukan sesuatusebagai bagian dari kalimat
Cut somebody some slackJangan terlalu banyak mengkritiksebagai bagian dari kalimat
Cutting cornersMelakukan sesuatu yang buruk untuk menghemat waktu atau uangsebagai bagian dari kalimat
Easy does itPerlahan-lahan atau santaisebagai kalimat sendiri
Get out of handKehilangan kendalisebagai bagian dari kalimat
Get something out of your systemMelakukan sesuatu yang sudah lama Anda inginkan agar bisa melanjutkansebagai bagian dari kalimat
Get your act togetherBekerja dengan lebih baik atau keluarsebagai kalimat sendiri
Give someone the benefit of the doubtMemercayai apa yang dikatakan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go back to the drawing boardMulai lagi dari awalsebagai bagian dari kalimat
Hang in thereJangan menyerahsebagai kalimat sendiri
Hit the sackTidursebagai bagian dari kalimat
It’s not rocket scienceTidak rumitsebagai kalimat sendiri
Let someone off the hookTidak meminta seseorang bertanggung jawab atas sesuatusebagai bagian dari kalimat
Make a long story shortMenceritakan sesuatu dengan singkatsebagai bagian dari kalimat
Miss the boatSudah terlambatsebagai bagian dari kalimat
No pain, no gainAnda harus berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkansebagai kalimat sendiri
On the ballMelakukan kerja yang bagussebagai bagian dari kalimat
Pull someone’s legBercanda dengan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Pull yourself togetherMenenangkan dirisebagai kalimat sendiri
So far so goodSemuanya berjalan lancar sejauh inisebagai kalimat sendiri
Speak of the devilOrang yang sedang kita bicarakan muncul!sebagai kalimat sendiri
That’s the last strawKesabaran saya sudah habissebagai kalimat sendiri
The best of both worldsSituasi yang idealsebagai bagian dari kalimat
Time flies when you’re having funAnda tidak menyadari seberapa cepat sesuatu berakhir saat Anda menikmatinyasebagai kalimat sendiri
To get bent out of shapeMarah atau kesalsebagai bagian dari kalimat
To make matters worseMemperburuk masalahsebagai bagian dari kalimat
Under the weatherSakitsebagai bagian dari kalimat
We’ll cross that bridge when we come to itJangan bicarakan masalah itu sekarangsebagai kalimat sendiri
Wrap your head around somethingMemahami sesuatu yang rumitsebagai bagian dari kalimat
You can say that againItu benar, saya setujusebagai kalimat sendiri
Your guess is as good as mineSaya tidak tahusebagai kalimat sendiri

Idiom dan ungkapan yang sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris cukup sering digunakan di Amerika Serikat. Anda mungkin jarang mendengarnya dalam percakapan sehari-hari, tetapi penutur asli bahasa Inggris mana pun pasti akan mengetahuinya. Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat konteksnya sesuai.

IdiomArtiPenggunaan
A bird in the hand is worth two in the bushApa yang Anda miliki sekarang lebih berharga daripada apa yang mungkin Anda miliki nantisebagai kalimat sendiri
A penny for your thoughtsCeritakan pada saya apa yang Anda pikirkansebagai kalimat sendiri
A penny saved is a penny earnedUang yang Anda hemat hari ini dapat digunakan di lain waktusebagai kalimat sendiri
A perfect stormSituasi terburuk yang mungkin terjadisebagai bagian dari kalimat
A picture is worth 1000 wordsLebih baik menunjukkan atau membuktikan daripada mengatakannyasebagai kalimat sendiri
Actions speak louder than wordsMemercayai tindakan seseorang dan bukan kata-kata merekasebagai kalimat sendiri
Add insult to injuryMemperburuk situasisebagai bagian dari kalimat
Barking up the wrong treeMelakukan kesalahan, mencari solusi di tempat yang salahsebagai bagian dari kalimat
Birds of a feather flock togetherOrang-orang yang serupa atau mirip sering kali menjadi teman (biasanya digunakan untuk sesuatu yang negatif)sebagai kalimat sendiri
Bite off more than you can chewMelakukan sesuatu yang tidak bisa Anda selesaikansebagai bagian dari kalimat
Break the iceMembuat orang lain merasa lebih nyamansebagai bagian dari kalimat
By the skin of your teethHampir sajasebagai bagian dari kalimat
Comparing apples to orangesMembandingkan dua hal yang tidak bisa dibandingkansebagai bagian dari kalimat
Costs an arm and a legSangat mahalsebagai bagian dari kalimat
Do something at the drop of a hatMelakukan sesuatu tanpa direncanakan sebelumnyasebagai bagian dari kalimat
Do unto others as you would have them do unto youMemperlakukan orang lain dengan adil, juga dikenal sebagai “the Golden Rulesebagai kalimat sendiri
Don’t count your chickens before they hatchJangan mengandalkan sesuatu yang baik akan terjadi sebelum benar-benar terjadisebagai kalimat sendiri
Don’t cry over spilt milkTidak ada alasan untuk mengeluhkan sesuatu yang tidak bisa diperbaikisebagai kalimat sendiri
Don’t give up your day jobAnda tidak terlalu ahli melakukan inisebagai kalimat sendiri
Don’t put all your eggs in one basketYang Anda lakukan terlalu berisikosebagai kalimat sendiri
Every cloud has a silver liningHal-hal baik terjadi setelah hal-hal buruksebagai kalimat sendiri
Get a taste of your own medicineDiperlakukan dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan orang lain (bermakna negatif)sebagai bagian dari kalimat
Give someone the cold shoulderMengabaikan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go on a wild goose chaseMelakukan sesuatu yang tidak ada gunanyasebagai bagian dari kalimat
Good things come to those who waitBersabarsebagai kalimat sendiri
He has bigger fish to fryDia memiliki sesuatu yang lebih besar untuk diurus atau dipikirkan dibandingkan yang sedang kita bicarakansebagai kalimat sendiri
He’s a chip off the old blockSeorang anak mirip dengan ayahnyasebagai kalimat sendiri
Hit the nail on the headMenebak sesuatu yang tepat atau benarsebagai kalimat sendiri
Ignorance is blissAnda sebaiknya tidak tahusebagai kalimat sendiri
It ain’t over till the fat lady singsIni belum selesaisebagai kalimat sendiri
It takes one to know oneAnda sama buruknya seperti sayasebagai kalimat sendiri
It’s a piece of cakeMudahsebagai kalimat sendiri
It’s raining cats and dogsHujan derassebagai kalimat sendiri
Kill two birds with one stoneMelakukan dua hal dengan satu tindakansebagai kalimat sendiri
Let the cat out of the bagMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Live and learnSaya melakukan kesalahansebagai kalimat sendiri
Look before you leapHanya mengambil risiko yang sudah diperhitungkansebagai kalimat sendiri
On thin iceDalam masa percobaan. Jika Anda melakukan kesalahan lain, akan ada masalah.sebagai bagian dari kalimat
Once in a blue moonJarangsebagai bagian dari kalimat
Play devil’s advocateMenentang atau memperdebatkan sesuatu yang bertentangan demi perdebatan yang lebih baiksebagai bagian dari kalimat
Put something on iceMenangguhkan suatu proyeksebagai bagian dari kalimat
Rain on someone’s paradeMerusak atau mengganggu sesuatusebagai bagian dari kalimat
Saving for a rainy dayMenghemat uang untuk nantisebagai bagian dari kalimat
Slow and steady wins the raceKeandalan atau kepastian lebih penting daripada kecepatansebagai kalimat sendiri
Spill the beansMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Take a rain checkMenunda rencanasebagai bagian dari kalimat
Take it with a grain of saltJangan dianggap seriussebagai bagian dari kalimat
The ball is in your courtAndalah yang memutuskansebagai kalimat sendiri
The best thing since sliced breadPenemuan yang sangat bagussebagai bagian dari kalimat
The devil is in the detailsKelihatannya bagus dari kejauhan, tetapi ketika didekati, ada masalahsebagai kalimat sendiri
The early bird gets the wormOrang pertama yang datang akan mendapatkan yang terbaiksebagai kalimat sendiri
The elephant in the roomMasalah besar, masalah yang dihindari oleh banyak orangsebagai bagian dari kalimat
The whole nine yardsSemuanyasebagai bagian dari kalimat
There are other fish in the seaTidak apa-apa melewatkan kesempatan, akan ada kesempatan lainnyasebagai kalimat sendiri
There’s a method to his madnessDia terlihat gila, tetapi sebenarnya cerdassebagai kalimat sendiri
There’s no such thing as a free lunchTidak ada sesuatu yang sepenuhnya gratissebagai kalimat sendiri
Throw caution to the windMengambil risikosebagai bagian dari kalimat
You can’t have your cake and eat it tooAnda tidak dapat memiliki semuanyasebagai kalimat sendiri
You can’t judge a book by its coverOrang atau benda ini mungkin terlihat buruk, tetapi sebenarnya baiksebagai kalimat sendiri

Idiom dan peribahasa yang umum

Idiom dan peribahasa dalam bahasa Inggris ini sangat umum digunakan dan dapat dikenali dengan mudah oleh para penutur asli bahasa Inggris, tetapi jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. JIka Anda belum menguasai idiom-idiom yang sering digunakan, lebih baik Anda memulainya dari idiom-idiom itu. Namun, jika Anda sudah mengenal ekspresi-ekspresi itu, idiom-idiom berikut akan memperkaya bahasa Inggris Anda.

IdiomArtiPenggunaan
A little learning is a dangerous thingSeseorang yang tidak memahami sesuatu sepenuhnya sangat berbahayasebagai kalimat sendiri
A snowball effectKejadian memiliki momentum dan berkaitan satu sama lainsebagai bagian dari kalimat
A snowball’s chance in hellTidak mungkin sama sekalisebagai bagian dari kalimat
A stitch in time saves ninePerbaiki atau selesaikan masalah sekarang karena masalah akan menjadi lebih buruk nantinyasebagai kalimat sendiri
A storm in a teacupKehebohan besar karena masalah kecilsebagai bagian dari kalimat
An apple a day keeps the doctor awayApel baik untuk kesehatan Andasebagai kalimat sendiri
An ounce of prevention is worth a pound of cureAnda dapat mencegah masalah dengan sedikit usaha; memperbaiki atau menyelesaikannya nanti lebih sulit dilakukansebagai kalimat sendiri
As right as rainSempurnasebagai bagian dari kalimat
Bolt from the blueSesuatu yang terjadi tanpa peringatansebagai bagian dari kalimat
Burn bridgesMenghancurkan hubungansebagai bagian dari kalimat
Calm before the stormSesuatu yang buruk akan terjadi, tetapi sekarang masih belum terjadi apa punsebagai bagian dari kalimat
Come rain or shineTidak peduli apa pun yang terjadisebagai bagian dari kalimat
Curiosity killed the catBerhenti bertanyasebagai kalimat sendiri
Cut the mustardMelakukan kerja yang bagussebagai bagian dari kalimat
Don’t beat a dead horseJangan melakukan sesuatu yang sudah berakhirsebagai kalimat sendiri
Every dog has his daySetiap orang memiliki kesempatan setidaknya sekalisebagai kalimat sendiri
Familiarity breeds contemptSemakin Anda mengenal seseorang, semakin Anda tidak menyukai diasebagai kalimat sendiri
Fit as a fiddleDalam kondisi yang sehatsebagai bagian dari kalimat
Fortune favours the boldMengambil risikosebagai kalimat sendiri
Get a second windMemiliki tenaga setelah kelelahansebagai bagian dari kalimat
Get wind of somethingMendengar suatu berita yang rahasiasebagai bagian dari kalimat
Go down in flamesGagal dengan sangat parahsebagai bagian dari kalimat
Haste makes wasteAnda akan melakukan kesalahan jika terburu-buru melakukan sesuatusebagai kalimat sendiri
Have your head in the cloudsTidak konsentrasisebagai bagian dari kalimat
He who laughs last laughs loudestSaya akan membalas apa yang sudah Anda lakukansebagai kalimat sendiri
Hear something straight from the horse’s mouthMendengar sesuatu langsung dari orang-orang yang terlibatsebagai bagian dari kalimat
He’s not playing with a full deckDia bodohsebagai kalimat sendiri
He’s off his rockerDia gilasebagai kalimat sendiri
He’s sitting on the fenceDia tidak bisa memutuskansebagai kalimat sendiri
It is a poor workman who blames his toolsJika Anda tidak bisa melakukan sesuatu, jangan menyalahkan orang lainsebagai kalimat sendiri
It is always darkest before the dawnSemuanya akan menjadi lebih baiksebagai kalimat sendiri
It takes two to tangoTidak hanya satu orang yang bertanggung jawab, keduanya terlibatsebagai kalimat sendiri
Jump on the bandwagonMengikuti tren, melakukan apa yang dilakukan oleh orang lainsebagai bagian dari kalimat
Know which way the wind is blowingMemahami situasinya (biasanya bermakna negatif)sebagai bagian dari kalimat
Leave no stone unturnedMemeriksa semua tempatsebagai bagian dari kalimat
Let sleeping dogs lieBerhenti membahas suatu isu atau masalahsebagai bagian dari kalimat
Like riding a bicycleSesuatu yang tidak pernah Anda lupakan cara melakukannyasebagai bagian dari kalimat
Like two peas in a podMereka selalu bersamasebagai bagian dari kalimat
Make hay while the sun shinesMemanfaatkan situasi yang baiksebagai bagian dari kalimat
On cloud nineSangat senangsebagai bagian dari kalimat
Once bitten, twice shyAnda lebih berhati-hati ketika sudah terluka sebelumnyasebagai kalimat sendiri
Out of the frying pan and into the fireSesuatu yang buruk menjadi lebih buruksebagai kalimat sendiri
Run like the windBerlari dengan cepatsebagai bagian dari kalimat
Shape up or ship outBekerja dengan lebih baik atau keluarsebagai kalimat sendiri
Snowed underSibuksebagai bagian dari kalimat
That ship has sailedSudah terlambatsebagai kalimat sendiri
The pot calling the kettle blackSeseorang yang mengkritik orang lain padahal dia juga sama buruknyasebagai bagian dari kalimat
There are clouds on the horizonAkan ada masalahsebagai kalimat sendiri
Those who live in glass houses shouldn’t throw stonesOrang-orang yang moralnya dipertanyakan sebaiknya tidak mengkritik orang lainsebagai kalimat sendiri
Through thick and thinDi masa-masa indah dan di masa-masa sulitsebagai bagian dari kalimat
Time is moneyBekerja dengan cepatsebagai kalimat sendiri
Waste not, want notJangan menyia-nyiakan sesuatu, maka Anda akan selalu berkecukupansebagai kalimat sendiri
We see eye to eyeKita setujusebagai kalimat sendiri
Weather the stormMelalui sesuatu yang sulitsebagai bagian dari kalimat
Well begun is half doneAwal yang baik sangatlah pentingsebagai kalimat sendiri
When it rains it poursKesialan biasanya datang bersamaan atau sekaligussebagai kalimat sendiri
You can catch more flies with honey than you can with vinegarAnda akan memperoleh apa yang diinginkan dengan bersikap baiksebagai kalimat sendiri
You can lead a horse to water, but you can’t make him drinkAnda tidak bisa memaksa seseorang untuk mengambil keputusan yang tepatsebagai kalimat sendiri
You can’t make an omelet without breaking some eggsSelalu ada biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan sesuatusebagai kalimat sendiri

Cara Menghafal Kosakata Bahasa Inggris Dengan Mudah

Salah satu tantangan terbesar dalam belajar bahasa Inggris adalah menghafal kosakata atau vocabulary. Bahkan, mungkin kamu termasuk salah satu yang merasa kesulitan jika harus menghafal begitu banyak kosakata. Tetapi, ada tips yang bisa kamu praktikkan agar lebih mudah menghafal kosakata dalam bahasa Inggris. Bagaimana ya, caranya? Yuk, simak tips-tips di bawah ini.

Segera gunakan kosakata yang baru kamu pelajari

Agar kamu selalu ingat, jangan ragu untuk langsung menggunakan kosakata yang baru kamu pelajari dalam menyusun kalimat. Gunakan saat kamu ingin menulis atau berbicara dalam bahasa Inggris. Susun beberapa kalimat dengan kosakata tersebut dan lalu masukkan ke dalam buku catatan kamu. Coba liat buku tersebut setelah satu hari, satu minggu, hingga satu bulan agar tidak lupa dengan kosakata tersebut dan maknanya.

Menghafal melalui permainan kosakata

Saat ini sudah banyak game atau permainan yang tersedia di internet untuk menunjang kamu belajar bahasa Inggris online. Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan game untuk menghafal kosakata baru dengan cara yang lebih menyenangkan.Permainan yang kamu pilih memang tidak selalu tentang menghafal. Kamu bisa bermain scrabble online atau permainan lain yang erat kaitannya dengan kosakata. Jika kamu sering melihat, mendengar, atau menulis kata-kata tersebut, kamu akan lebih familiar dengan kosakata itu dan lebih cepat menghafal makna dan penggunaannya

Buatlah suasana di mana kamu sering melihat kosakata baru tersebut

Tulislah setiap kosakata yang kamu hafalkan di sticky notes atau di kertas catatan sekreatif mungkin. Lalu, tempel catatan tersebut di seluruh penjuru kamar atau rumah. Tempel di tempat-tempat yang paling sering kamu lalui agar kamu juga sering melihatnya.Dengan catatan-catatan yang kreatif, kamu akan mudah mengingat tulisan yang kamu buat sendiri. Jika kamu menghafal kosakata mengenai benda-benda di dalam rumah, kamu bisa menempelkan bahasa Inggris dari setiap benda di rumah agar kamu terbiasa dan lebih cepat menghafalkannya.

Perbanyak membaca teks bahasa Inggris

Kamu mungkin merasa kesulitan untuk menghafal karena kamu tidak terbiasa menggunakan atau melihat kata tersebut. Oleh sebab itu, perbanyak membaca teks dalam bahasa Inggris. Semakin sering kamu melihat kata itu, semakin terbiasa pula kamu untuk menggunakannya. Untuk menghafal kosakata, cobalah untuk mengingat maksimal delapan kosakata dalam sehari. Jika kamu terlalu muluk muluk, justru kamu akan semakin susah menghafal karena terlalu banyak kata yang kamu pelajari dalam sehari.

Buat flash card

Bukan hanya untuk balita, flash card juga bisa digunakan orang dewasa untuk menghafal kosakata dalam bahasa Inggris. Di dalam flash card tersebut, kamu bisa menempelkan gambar serta kosakata bahasa Inggris dari gambar yang tertempel pada kartu.Bawalah kartu tersebut ke mana pun kamu pergi. Jadi, jika kamu memiliki waktu senggang, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menghafal kosakata menggunakan flash card tersebut.

Sebenarnya, mempelajari kosakata bukan hal yang sulit. Namun, memang dibutuhkan strategi dan tips yang sesuai agar lebih efektif melakukannya. Jadi, sudah siap mencoba?

Kalau kamu ingin belajar kosakata dengan metode yang jauh lebih efektif, kamu bisa mengunjungi Kampung Pare Lombok dan dapatkan promonya!

10 Contoh Pertanyaan Dalam Wawancara Bahasa Inggris

Hi, job seeker! Apakah kamu seorang fresh graduate? Atau.. Kamu merupakan seorang profesional berpengalaman yang sedang mencari peluang baru? Apapun itu, selamat karena  sudah sampai ke tahap job interview!

Pasalnya, di zaman serba digital ini,  melamar pekerjaan menjadi suatu aktivitas yang cukup menantang. Karena proses recruitment sudah semakin kompetitif, artinya kamu harus membekali diri dengan berbagai skill yang mumpuni, salah satunya fluent dalam berbahasa Inggris.

Umumnya, rekruter akan menilai skill ini melalui tahap interview. Tapi, sebelum jadwal wawancara bahasa Inggris tiba, wajib hukumnya untuk riset dan latihan terlebih dahulu ya!

Tenang, English Academy punya puluhan contoh interview bahasa Inggris yang biasa ditanyakan oleh HRD atau rekruter, lengkap dengan jawabannya! Get ready!

Wawancara Bahasa Inggris dengan Pertanyaan Umum

Contoh pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris paling general:

1. Can you tell me a little bit about yourself? (Memperkenalkan diri)

Biasanya, sesi wawancara dalam bahasa Inggris akan diawali dengan pertanyaan seperti:

  • Can you tell me about yourself? (Bisakah ceritakan tentang dirimu?)
  • Give me an information about yourself! (Beri saya informasi tentang diri kamu!)

Bagi kamu seorang jobseeker mungkin sedikit bosan mendengar pertanyaan ini dalam interview bahasa Inggris. Anyway, pertanyaan itu memang terdengar sederhana, tapi ternyata cara jawabnya nggak boleh sembarangan, loh.

Hindari menjawab dengan hal-hal seperti latar belakang keluarga, cukup dengan pengalaman dan hal yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kalau kamu fresh graduate, kamu juga bisa sampaikan education background atau asal universitas-mu.

Kamu bisa coba jawab pertanyaan dengan contoh perkenalan diri berikut ini:

“My name is Intan Aulia, and I am 25 years old. I graduated from the University of California and I am currently living in Jakarta.  I’ve been on an internship as a social media officer for 5 months. My duties included writing for instagram carousel posts, publishing digital content on social media, and ensuring the campaign goes well. I have always been interested in social media and new trends, so that’s why I chose to follow this career path.”

(Nama saya Intan Aulia, dan saya berumur 25 tahun. Saya lulus dari University of California dan saat ini tinggal di Jakarta. Saya pernah menjalani magang sebagai tim sosial media selama 5 bulan. Tugas saya seperti menulis carousell Instagram, mem-posting konten digital di sosial media, dan memastikan kampanye berjalan dengan baik. Saya sangat tertarik dengan sosial media dan tren-tren baru, itulah mengapa saya memilih jenjang karir ini).

2. How did you come across this job opportunity? (Sumber informasi lowongan kerja)

Meskipun mungkin sudah ditulis dalam surat lamaran kerja (cover letter), tetapi tidak menutup kemungkinan rekruter akan kembali bertanya seperti ini:

  • What is the source of information that led you to this job opening? (Apa sumber informasi yang membawamu mengetahui lowongan pekerjaan ini?)
  • How did you learn about this job vacancy? (Bagaimana kamu mengetahui tentang keberadaan lowongan pekerjaan ini?)

Contoh jawaban:

I learned about this job opening through the company’s career website. I often search for job vacancies on various websites and happened to come across this vacancy that matched my qualifications.”

(Saya mengetahui lowongan pekerjaan ini melalui situs karir di website perusahaan ini. Saya sering mencari lowongan pekerjaan di berbagai website dan kebetulan menemukan lowongan ini yang cocok dengan kualifikasi saya.)

Jawaban jika kamu mengetahui lowongan kerja dari rekanmu:

I received information about this job opening from a friend who works at this company. They informed me that there was an open position that matched my educational background and work experience. I am very grateful for the information provided by my friend.”

(Saya mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan ini dari seorang teman yang bekerja di perusahaan ini. Dia menginformasikan bahwa ada posisi kosong yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja saya. Saya sangat berterima kasih atas informasi yang diberikan oleh teman saya tersebut.

3. Can you share your understanding of the role you are applying for? (Pengetahuan terkait posisi yang dilamar)

Pertanyaan yang satu ini umumnya dilontarkan bagi para fresh graduate yang belum beperngalaman. Perhatikan contoh pertanyaan yang sering muncul:

  • What do you know about the position you are applying for? (Apa yang kamu ketahui tentang posisi yang kamu lamar?)
  • How familiar are you with the job position you have applied for? (Seberapa familier kamu dengan posisi pekerjaan yang telah kamu lamar?)

Contoh jawaban untuk posisi Social Media Specialist:

Based on my research, a social media specialist is responsible for creating and implementing social media strategies for a company’s brand or products. They manage the company’s social media presence across different platforms, engage with the audience, and create engaging content to increase the brand’s visibility and awareness. I have experience in creating and implementing social media campaigns for different companies, and I believe my skills would be a good fit for this role.

(Berdasarkan penelitian saya, seorang spesialis media sosial bertanggung jawab untuk membuat dan menerapkan strategi media sosial untuk merek atau produk perusahaan. Mereka mengelola kehadiran media sosial perusahaan di berbagai platform, berinteraksi dengan audiens, dan membuat konten menarik untuk meningkatkan visibilitas dan kesadaran merek. Saya memiliki pengalaman dalam membuat dan menerapkan kampanye media sosial untuk berbagai perusahaan, dan saya yakin keahlian saya akan cocok untuk peran ini.)

Contoh jawaban jika melamar sebagai SEO Specialist:

As an SEO specialist, I know that the job requires an in-depth understanding of how search engines work and the ability to optimize website content to increase its visibility and ranking on search engine results pages. I have experience in conducting keyword research, creating SEO-friendly content, and implementing on-page and off-page optimization strategies. I believe my skills would enable me to contribute to the company’s SEO efforts.”

(Sebagai seorang spesialis SEO, saya tahu bahwa pekerjaan tersebut memerlukan pemahaman mendalam tentang cara kerja mesin pencari dan kemampuan untuk mengoptimalkan konten situs web untuk meningkatkan visibilitas dan peringkatnya pada halaman hasil mesin pencari. Saya memiliki pengalaman dalam melakukan riset kata kunci, membuat konten ramah SEO, dan menerapkan strategi optimasi on-page dan off-page. Saya yakin keahlian saya akan memungkinkan saya berkontribusi pada upaya SEO perusahaan.)

4. What do you know about our company? (Pengetahuan tentang perusahaan tujuan)

Kamu melamar pekerjaan di startup? Atau di corporate? Apapun itu, sebelum wawancara, tentu kamu harus mengenal perusahaan tersebut terlebih dahulu.

Kalau kata peribahasa sih, tak kenal maka tak sayang. Buatlah pewawancara yakin kalau kamu nggak sekadar menjadikan perusahaan sebagai ‘batu loncatan’.

Yakinkan HRD bahwa kamu memang ingin berprogres dengan perusahaan atau pekerjaan yang dilamar. Berikut contoh pertanyaan yang sering muncul:

  • What do you know about this company? (Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?)
  • How familiar are you with our company’s products/services? (Seberapa akrab kamu dengan produk/layanan perusahaan kami?

Kamu bisa menjawab pertanyaan seperti contoh berikut:

I am quite familiar with this company’s product line and their position in the market. I know that the company has a strong commitment to environmental sustainability, which is a value that aligns with my own beliefs. From my research, I found that the company has been growing rapidly in recent years and has established a solid reputation for quality and innovation.”

(Saya cukup akrab dengan lini produk perusahaan ini dan posisinya di pasar. Saya tahu bahwa perusahaan ini memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan, yang merupakan nilai yang sejalan dengan keyakinan saya sendiri. Dari penelitian saya, saya menemukan bahwa perusahaan ini telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah membangun reputasi yang solid untuk kualitas dan inovasi.)

Salah satu tips untuk bisa menjawab pertanyaan ini adalah mengecek website perusahaan terkait. Lalu membaca mengenai artikel teks yang menjelaskan tentang perusahaan. Sejak kapan perusahaan dibangun, apa saja fitur dan fasilitas yang ada dalam perusahaan tersebut. Plus, sebutkan kelebihan perusahaan yang sejalan denganmu.

Buat kamu yang sedang berjuang untuk mendapat karier impian, jangan lupa banyak berlatih speaking dalam bahasa Inggris ya. Kalau butuh bantuan dari seorang tutor expert, kamu bisa belajar di kelas English Academy, lohYukkonsultasi gratis terlebih dahulu!

5. Why do you want to work for our company? (Alasan Melamar Pekerjaan)

Mengapa kamu tertarik melamar di perusahaan tersebut? Iseng? Karena gajinya besar? Eits, kamu nggak bisa loh asal jawab begitu, karena ini merupakan salah satu pertanyaan utama pada candidate.

Jadi, pastikan kamu sudah mempelajari terlebih dahulu, kenapa kamu melamar posisi di perusahaan tersebut. 

Contoh job interview bahasa Inggris yang sering muncul:

  • Why do you want to join this company? (Mengapa kamu melamar kerja di perusahaan ini?)
  • What motivated you to apply for this job? (Apa motivasi kamu melamar pekerjaan ini?)

Pikirkan kembali, apakah karena visi misi (vision & mission) perusahaan yang sesuai? Atau karena menganggap kualifikasi yang dibutuhkan cocok dengan skill yang kamu miliki?

Apapun itu, sampaikan dengan jelas! Jangan lupa ketahui deskripsi pekerjaan yang sedang kamu lamar, seperti tugas harian, cross division communication, dan kultur perusahaan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu bisa lihat contoh berikut:

“I feel my skills are particularly well-suited to this position because I’m detailed, personal and communicative. I like to write a to-do list every morning and like to communicate with new people.”

(Saya rasa kemampuan saya sangat cocok di posisi ini karena saya orang yang detail dan komunikatif. Saya suka menulis to-do list setiap pagi dan berkomunikasi dengan orang baru.)

“I see this opportunity as a way to contribute to a fast-moving company and I feel I can do it with my skill and knowledge.”

(Saya melihat kesempatan ini sebagai kontribusi untuk perusahaan yang dinamis. Dan saya yakin, saya bisa beradaptasi dengan kemampuan dan pengalaman saya.)

6. What are your greatest strengths? (Menyebutkan kualitas diri)

Setelah selesai memperkenalkan diri, interviewer pasti ingin mengetahui apa sih hal positif dari diri kamu yang nantinya bisa berguna untuk pekerjaan ini, entah itu soal keahlian maupun keunggulanmu.

Untuk pertanyaan ini, penting diingat bahwa kamu harus memberi jawaban yang didukung dengan alasan bagus.

Selain pertanyaan “What are your strengths?” (Apa kekuatan kamu?), beberapa pertanyaan lain juga sering dipakai seperti:

  • Why do you think we should hire you?
    (Apa alasan kami harus merekrutmu?)
  • Why should we hire you?
    (Kenapa kami harus merekrut kamu?)
  • Why do you think you’re the best person for this job?
    (Apa yang membuatmu berpikir jika kamu-lah orang yang paling tepat?)
  • What makes you a good fit for our company?
    (Mengapa kamu berpikir sangat cocok untuk pekerjaan ini)
  • What’s your experience and achievement  in this role?
    (Apa pengalaman dan pencapaian yang kamu miliki di posisi ini?)

Nah, untuk menjawabnya, kamu bisa banget pakai contoh di bawah ini:

“I’m trying to be a punctual person. I always arrive early and complete my work on time. My previous job had a lot of deadlines and I made sure that I organized all my jobs.”

(Saya ini orang yang tepat waktu. Saya selalu datang lebih awal dan menyelesaikan pekerjaan saya tepat waktu. Pekerjaan saya sebelumnya memiliki banyak deadline, jadi saya memastikan semua pekerjaan terorganisasi dengan baik.)

Atau, bisa juga menjawab seperti ini.

“When I wоrk, I always take initiative. If I see something that needs doing, I don’t wait for instruction. When I think about things, I do them. I believe that to be get anywhere in life, you need this quality both to work alone and in a team.”

(Ketika saya bekerja, saya selalu berinisiatif. Jika saya melihat sesuatu harus diambil tindakan segera, saya tidak menunggu instruksi, tapi langsung dilakukan. Saya yakin, kualitas ini dibutuhkan di manapun kamu berada, baik bekerja sendiri maupun dalam sebuah tim.)

7. Can you tell us about your hobbies or interests outside of work? (Aktivitas di luar pekerjaan)

Selain mengenal secara profesional, tak jarang rekruter juga ingin mengetahui sisi personal dari seorang kandidat yang nantinya bisa berpengaruh terhadap kinerja saat bergabung di perusahaan tujuan. Hal ini biasanya dicari tahu melalui pertanyaan tentang hobi atau aktivitas di luar pekerjaan. Contoh pertanyaannya:

  • Besides work, what other activities are you currently involved in? (Selain bekerja, apa aktivitas lain yang sedang kamu lakukan?)
  • What do you like to do in your free time outside of work? (Apa yang biasanya kamu lakukan di waktu luang di luar pekerjaan?)

Contoh jawaban buat yang hobi rebahan di waktu luang:

In my free time, I enjoy taking a break from the world by just lounging on my bed and watching Netflix. It’s a great way for me to unwind and recharge after a long day or week. I usually watch a mix of different genres, from comedy to drama to documentaries.

(Di waktu luang saya, saya menikmati waktu untuk beristirahat dari segala aktivitas dengan hanya bersantai di atas tempat tidur sambil menonton Netflix. Ini merupakan cara yang baik untuk saya untuk bersantai dan mengisi kembali energi setelah hari atau minggu yang melelahkan. Saya biasanya menonton berbagai macam genre, mulai dari komedi, drama, hingga dokumenter.)

Senang traveling, hiking, atau olahraga lainnya? Gunakan template berikut:

“Outside of work, I enjoy hiking and exploring new trails. It’s a great way to stay active and disconnect from technology for a bit. I also enjoy reading books and attending book clubs to discuss the themes and ideas in the books.”

(Di luar pekerjaan, saya menikmati hiking dan menjelajahi jalur-jalur baru. Ini merupakan cara yang baik untuk tetap aktif dan terputus dari teknologi untuk beberapa saat. Saya juga menikmati membaca buku dan menghadiri kelompok baca buku untuk membahas tema dan ide-ide dalam buku tersebut.)

8. What makes you feel satisfied at work? (Hal yang membuat puas saat bekerja)

Selain bisa mencapai target atau KPI, tentu banyak faktor lain yang dapat membuat seorang karyawan puas dan senang dengan kinerjanya. Melalui pertanyaan ini, rekruter akan melihat apakah perusahaannya bisa mendukungmu untuk mencapai kepuasan kerja tersebut.

Contoh pertanyaan:

  • Can you describe a time when you felt fulfilled at work? (Bisakah kamu menggambarkan sebuah momen ketika kamu merasa puas dalam bekerja?)
  • In your opinion, what contributes to job satisfaction? (Menurutmu, faktor apa yang menyebabkan seseorang merasa puas saat bekerja?)

Jawaban yang bisa diberikan:

I feel the most satisfied at work when I am able to complete a challenging task or project that I have been working on for a long time. It’s a great feeling of accomplishment to see my hard work come to fruition. Additionally, when my work contributes to the overall success of the company, I feel a sense of pride and satisfaction.”

(Saya merasa paling puas saat bekerja ketika saya dapat menyelesaikan tugas atau proyek yang menantang dan telah saya kerjakan untuk waktu yang lama. Ini merupakan rasa pencapaian yang luar biasa untuk melihat hasil kerja keras saya menjadi kenyataan. Selain itu, ketika pekerjaan saya berkontribusi pada kesuksesan keseluruhan perusahaan, saya merasa bangga dan puas.)

Kalau kamu merasa puas dengan sistem kerja yang balance, sampaikan jawaban ini:

I feel satisfied at work when I have a good work-life balance. Being able to maintain a healthy balance between my personal and professional life is important to me. When I can manage my workload effectively and still have time to pursue my interests outside of work, it makes me feel more fulfilled and motivated to do my job well.”

(Saya merasa puas saat bekerja ketika saya memiliki keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang baik. Menjaga keseimbangan yang sehat antara kehidupan pribadi dan profesional sangat penting bagi saya. Ketika saya dapat mengelola beban kerja dengan efektif dan masih memiliki waktu untuk mengejar minat saya di luar pekerjaan, saya merasa lebih puas dan termotivasi untuk melakukan pekerjaan saya dengan baik.)

9. What are some of your proudest accomplishments? (Pencapaian terbesar selama hidup)

Tak hanya di sesi interview kerja bahasa Inggris, pertanyaan mengenai achievement pun kerap muncul saat wawancara untuk beasiswa.

Ingat! Pencapaian di sini konteksnya tidak selalu prestasi. Ini bisa tentang bermanfaat untuk lingkungan sekitar, atau hal lain yang memang kamu banggakan. Pertanyaannya:

  • What is your greatest achievement in life? (Apa pencapaian terbesarmu dalam hidup?)
  • In your life so far, what are you most proud of achieving? (Dalam hidupmu sampai sekarang, apa yang membuatmu paling bangga dari pencapaianmu?)

Contoh jawaban:

My greatest achievement in life so far has been completing my master’s degree while working full-time. It was a challenging journey, but I was able to balance my work and studies and graduate with distinction. I am proud of my accomplishment and believe it has opened up new opportunities for me in my career.”

(Pencapaian terbesar saya dalam hidup sampai saat ini adalah menyelesaikan gelar master saya sambil bekerja penuh waktu. Itu merupakan perjalanan yang menantang, tetapi saya dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan studi serta lulus dengan predikat cum laude. Saya bangga dengan pencapaian saya dan percaya bahwa ini telah membuka peluang baru bagi saya dalam karier.)

Punya bisnis kecil-kecilan? Kamu bisa menjadikannya sebagai pencapaian terbaik juga, loh. Contohnya:

My biggest accomplishment in life has been starting my own business. It was a dream of mine for many years, and I finally took the leap and started my own company. It was a challenging process, but I am proud of what I have accomplished. My business has grown over the years, and it has been a rewarding experience to see it succeed and make a positive impact in the community.”

(Pencapaian terbesar saya dalam hidup adalah memulai bisnis saya sendiri. Itu adalah impian saya selama bertahun-tahun, dan akhirnya saya melangkah maju dan memulai perusahaan saya sendiri. Itu adalah proses yang menantang, tetapi saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Bisnis saya telah berkembang selama bertahun-tahun, dan menjadi pengalaman yang memuaskan untuk melihat keberhasilannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.)

10. What skills do you think are most important for success in this role? (Keahlian yang dimiliki sesuai posisi tujuan)

Soal skill memang sudah dicantumkan di CV atau resume. Namun, melalui interview, rekruter ingin tahu lebih lanjut seberapa dalam keahlian yang dimiliki oleh seorang kandidat. Kamu akan menemukan pertanyaan seperti ini:

  • What specific skills do you think are necessary to excel in this position? (Keahlian spesifik apa yang menurutmu diperlukan untuk unggul dalam posisi ini?)
  • From your experience, what skills do you believe are critical for success in this role? (Berdasarkan pengalamanmu, keahlian apa yang menurutmu kritis untuk sukses dalam posisi ini?)

Jika kamu belum punya pengalaman, kemungkinan akan mendapat pertanyaan berikut:

  • What skills do you possess that are relevant to this position? (Keahlian apa yang kamu miliki yang sesuai dengan posisi ini?)
  • Can you describe how your skills align with the requirements of this position? (Bisakah kamu menjelaskan bagaimana keahlianmu sejalan dengan persyaratan posisi ini?)

Contoh jawaban untuk experienced:

As an experienced social media specialist, I possess strong skills in content creation, community management, and analytics. I have developed and implemented successful social media campaigns across various platforms, utilizing engaging and creative content to build brand awareness and increase engagement with followers. I am skilled in managing and growing social media communities, responding to inquiries and feedback in a timely and professional manner. Additionally, I am experienced in analyzing social media data to measure the success of campaigns and adjust strategies accordingly.”

(Sebagai seorang spesialis media sosial berpengalaman, saya memiliki keahlian yang kuat dalam pembuatan konten, manajemen komunitas, dan analisis. Saya telah mengembangkan dan mengimplementasikan kampanye media sosial yang sukses di berbagai platform, menggunakan konten yang menarik dan kreatif untuk membangun kesadaran merek dan meningkatkan keterlibatan pengikut. Saya terampil dalam mengelola dan memperluas komunitas media sosial, merespons pertanyaan dan umpan balik dengan cara yang tepat waktu dan profesional. Selain itu, saya berpengalaman dalam menganalisis data media sosial untuk mengukur kesuksesan kampanye dan menyesuaikan strategi secara tepat.)

Jawaban yang cocok bagi lulusan baru:

“As a fresh graduate applying for the role of social media specialist, I may not have direct experience in the field, but I possess strong skills in content creation, social media management, and digital marketing. I have completed courses in social media marketing and have developed and implemented successful social media strategies for personal projects and internships. Additionally, I am proficient in various social media platforms and tools, and I am eager to learn and stay up-to-date with industry trends and best practices. I am confident that my skills and passion for social media will make me a valuable addition to the team.”

(Sebagai lulusan baru yang melamar untuk posisi spesialis media sosial, mungkin saya tidak memiliki pengalaman langsung dalam bidang ini, tetapi saya memiliki keahlian yang kuat dalam pembuatan konten, manajemen media sosial, dan pemasaran digital. Saya telah menyelesaikan kursus dalam pemasaran media sosial dan telah mengembangkan dan mengimplementasikan strategi media sosial yang sukses untuk proyek pribadi dan magang. Selain itu, saya mahir dalam berbagai platform dan alat media sosial, dan saya bersemangat untuk belajar dan tetap mengikuti tren dan praktik terbaik dalam industri. Saya yakin bahwa keahlian dan minat saya dalam media sosial akan membuat saya menjadi aset berharga bagi tim.)

Bagaimana? Terbantu untuk mengikuti intervie kerjamu?