Hard Skill adalah Senjata Utama di CV, Beda dengan Soft Skill Lho!

Apakah kamu seorang mahasiswa yang dilema atas pentingnya mengasah hard skill dan soft skill? Tahukah kamu, hard skill adalah sama pentingnya dengan soft skill yang sering digaung-gaungkan dalam seminar inspirasi saat ini. Namun, apa perbedaan di antaranya keduanya? 

Hard skill adalah

Hard skill adalah kemampuan khusus untuk membantu orang melakukan pekerjaan yang berbeda. Sementara itu soft skill adalah kemampuan seperti keterampilan sosial, komunikasi, kecerdasan sosial, emosi, dan lainnya.

Soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.

Hard skill itu dapat dipelajari, artinya kamu dapat mengembangkannya melalui pelatihan khusus. Sebab, untuk beberapa profesi/karier, hard skill tertentu akan dianggap sebagai prasyarat.

Selain itu, hard skill dalam banyak kasus, adalah sesuatu yang bernilai di CV kamu dan akan memengaruhi peran yang akan kamu lamar. Sehingga, untuk menarik perhatian seorang recruiter, kamu mesti menyampaikan hard skill yang dimiliki sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan. Lalu, susun CV atau resume dengan baik. 

Contoh hard skill

Di bawah ini adalah contoh hard-skill yang bisa menjadi referensi untuk memahaminya. 

  • A degree (or other academic qualification)
  • An industry specific certification
  • Coding ability
  • Foreign language skills
  • Typing speed
  • SEO marketing
  • Bookkeeping
  • Computer skills
  • Proofreading

Manfaat memiliki hard skill

Dalam dunia kerja, hard skill sangat diperlukan untuk mempermudah kamu menyelesaikan pekerjaan atau aktivitas. Ada banyak keahlian yang dapat kamu pelajari.

Dengan memiliki beragam keahlian, kamu akan lebih mudah untuk mengerjakan suatu hal dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Nah, terbayang ya, pentingnya hard skill di era sekarang?

Cara meningkatkan hard skill

Hard skill dapat dipelajari melalui kursus, pelatihan kejuruan, dan di tempat kerja. Keterampilan ini biasanya difokuskan untuk  tugas dan proses tertentu seperti penggunaan alat, peralatan, atau perangkat lunak.

Nah, pilihannya kamu bisa meningkatkan hard skill dengan beberapa cara di bawah ini.

  • Sertifikasi 
  • Mengambil kursus online 
  • Memperbanyak praktik

Debat Bahasa Inggris: Pengertian, Cara Belajar, dan Jenisnya

Apakah kamu berminat mengembangkan bakat berbicara bahasa Inggris? Tahukah kamu, aksi debat adalah salah satu cara yang sangat tepat untuk mengasah kemampuan berbicara seseorang. Sebab, dalam debat bahasa Inggris misalnya, segala bentuk skill bahasa akan dipraktekkan. Untuk memahami info ini lebih jelasnya, kamu bisa simak ulasan berikut ini. 

Pengertian Debat Bahasa Inggris 

Dalam pengertian singkatnya, debat adalah argumen terstruktur di mana ada dua pihak berbicara secara bergantian untuk dan melawan suatu pertentangan tertentu yang biasanya didasarkan pada masalah topikal. Terdapat waktu yang diberikan sebagai batasnya. 

Berdebat dalam bahasa Inggris adalah cara terbaik untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan sangat menambah pengalaman mengembangkan argumen yang meyakinkan.

Dalam aksi debat, lambat laun kamu akan memahami bahwa sudut pandang alami dalam argumen itu selayaknya koin yang memiliki dua mata sisi. Bukan begitu?

Cara Belajar Debat Bahasa Inggris 

Lalu, jika ingin menjadi ahli debat, bagaimana cara belajarnya? Ada beberapa teknik belajar debat bahasa Inggris, kamu bisa menyimak ulasan berikut ini sebagaimana tercantum dalam Simon Fraser University.

Gaya

Gaya adalah cara kamu mengkomunikasikan sebuah argumen. Ini adalah bagian paling dasar dari aksi berdebat untuk dikuasai. Konten atau isi dan strategi tidak banyak berarti kecuali kamu menyampaikan materi dengan cara percaya diri dan persuasif.

Kecepatan

Di sesi awal, sangat penting untuk berbicara dengan kecepatan yang cukup cepat untuk terkesan cerdas dan memberimu waktu untuk mengatakan apa yang diinginkan. Biasanya dalam debat diberi batas waktu. Namun tetap gunakan kecepatan yang tepat agar mudah dipahami audiens dan juri.

Nada

Dalam berdebat, tak hanya mimik muka yang mendukung penyampaian argumen, tetapi juga nada yang digunakan saat berbicara tak kalah penting. Gunakan variasi nada agar terdengar menarik. Mendengarkan nada yang datar untuk keseluruhan presentasi itu sangat membosankan, bukan?

Volume

Menyesuaikan volume suara juga penting. Untuk memenangkan debat, kamu tak selalu harus berbicara dengan keras dan lantang. Ada kalanya berbicara dengan pelan tetapi jelas untuk menekankan sesuatu. Sebab, tolok ukur volume ini adalah agar semua orang yang berada di ruangan tersebut mendengar dengan jelas suaramu.

Kejelasan

Aspek kejelasan dalam berdebat juga penting. Tak hanya bersuara keras, tetapi jelas pesannya kepada audiens. Bahkan kemampuan untuk mengungkapkan masalah secara ringkas dan jelas suatu hal yang kompleks adalah inti dari debat lho.

Biasanya alasan utama debaters mulai terdengar tidak jelas karena mereka kehilangan arah pesan yang mau dibawa, sehingga yang penting terus berbicara. Padahal penting juga untuk membuatnya tetap sederhana. Meskipun kata-kata yang panjang mungkin terdengar pintar, tetapi bisa juga mempersulit audiens untuk memahami.

Penggunaan catatan dan kontak mata

Dalam berdebat bolehkah membawa catatan? Mungkin kamu juga penasaran. Nah, dalam aksi debat, kamu diperbolehkan membuat catatan. Sebab, catatan sangat penting untuk mencatat inti argumen dari debaters sebagai bahan untuk menimpali. Akan tetapi argumen harus singkat dan terstruktur dengan baik agar efektif.

Saat menulis catatan untuk sanggahan dalam debat, biasanya lebih baik menggunakan selembar kertas terpisah sehingga kamu dapat mencatat detail dari apa yang dikatakan pembicara lain lalu menulis draft garis besar ke catatan yang sebenarnya akan kamu gunakan.

Kontak mata dengan audiens sangat penting, tetapi tetap alihkan pandanganmu. Tidak ada orang yang suka dipandang sebelah mata, bukan?

Jenis Debat Bahasa Inggris 

Apa saja jenis-jenis debat bahasa Inggris?

Debat Parlementer 

Debat parlementer, biasa disebut debat majelis (assembly or parliamentary debating), adalah debat untuk mendukung undang-undang yang akan dibentuk, dievaluasi, hingga disahkan. Debat parlementer ini lebih formal dan lebih bersifat kenegaraan, oleh karena itu aturan dan prosedur yang berlaku juga lebih ketat.

Cross Examination Debating

Cross examination debating berarti debat untuk pemeriksaan ulang yang bertujuan menemukan kebenaran dalam pemeriksaan yang pernah dilakukan dahulu. Biasanya, debat ini disertai dengan banyak pertanyaan yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Pertanyaan yang disampaikan tidak lain dan tidak bukan untuk memperkuat argumen si penanya.

Formal Conventional or Educational Debating

Debat jenis ini bersifat kompetitif, yang memang difokuskan untuk membentuk mentalitas dalam menyampaikan pendapat dan pada akhirnya ingin mengembangkan keterampilan berbicara dan berargumen peserta debat. Debat ini adalah debat konvensional, tetapi tetap memenuhi unsur-unsur debat.

Cara Mengajar Speaking untuk Berbagai Kalangan, Super Fun!

Saat ingin berbicara bahasa Inggris, sebagai pemula pasti merasa kaku dan kesulitan mengucapkannya, bukan?

Lalu, bagaimana caranya sebagai pengajar atau orang yang sudah ahli ingin mengajari seseorang yang masih belum lancar? Beberapa langkah dan ide cara mengajar speaking berikut ini bisa jadi solusi alternatif.

Cara Mengajar Speaking 

Speaking adalah salah satu aspek skill yang penting dalam bahasa Inggris. Skill aktif ini sangat dibutuhkan dan akan berdampak besar dalam hidup, bila seseorang mampu menguasainya. Lalu, bagaimana mengajarkannya pada murid? 

1. Diskusi

Teknik berdiskusi adalah salah satu teknik yang paling sering dilakukan, bukan? Diskusi dapat diterapkan saat siswa selesai mengerjakan soal.

Ajak mereka untuk membahas soal bahasa inggris yang sudah mereka kerjakan agar mereka terbiasa untuk mencari sebuah solusi dan kesimpulan. Atau berilah topik tertentu yang sedang tren lalu minta mereka menyusun pendapat. 

2. Role Play (Bermain Peran)

Cara lain untuk meningkatkan skill berbicara adalah dengan bermain role play atau peran. Dengan permainan ini, siswa akan acting selayaknya menjadi masyarakat yang menghadapi konteks sosial. Pengajar akan memberikan informasi kepada siswa tentang peran yang dimainkan, lalu siswa akan dihadapkan pada suatu permasalahan. Jadi siswa akan membuat sebuah percakapan dalam kasus yang akan dialami. 

3. Story Telling

Kegiatan story telling akan membuat siswa menceritakan sebuah kisah yang sudah mereka dengar sebelumnya. Bisa juga membuat sebuah cerita sendiri untuk diceritakan kepada teman-teman sekelas nantinya.

Story telling membutuhkan tingkat kreativitas yang tinggi, sehingga akan mendorong siswa berpikir out of the box.

4. Story Completion

Jika kamu adalah pengajar bahasa Inggris, bisa menggunakan teknik story completion ini. Seluruh siswa diwajibkan untuk membentuk sebuah lingkaran, guru akan menceritakan sebuah dongeng dengan kalimat yang terpotong.

Tugas dari siswa adalah melengkapi kalimat sebelumnya dengan ide-ide mereka, bisa menambahkan sebuah karakter, peran, dan deskripsi. Teknik ini sangat menyenangkan untuk dilakukan. 

Dari berbagai teknik di atas, manakah yang sering atau ingin digunakan? 

Conversation adalah: Jenis, Tujuan, dan Tips Belajarnya

Melakukan conversation dalam bahasa Inggris adalah kegiatan yang tidak mungkin terpisahkan saat belajar bahasa Inggris. Ada banyak manfaat dari melakukan kegiatan ini. Salah satunya untuk menjalin koneksi dengan teman-teman atau rekan kerja. Terlebih jika kemampuan bahasa Inggris kamu sudah mahir, maka tak ada batasan untuk berjejaring. Begini ulasan conversation adalah selengkapnya!

Conversation adalah 

Percakapan (conversation) adalah pertukaran lisan ide, pengamatan, pendapat, atau perasaan antara orang-orang. Dalam bahasa Inggris, conversation sering diartikan sebagai “A conversation occurs when people talk to each other, like a conversation with your friend about school or professional basketball.”

Jenis conversation yang sering ditemui

Berikut beberapa jenis conversation yang pasti pernah kamu alami dalam kehidupan sehari-hari.

Debat

Debat adalah percakapan dua arah yang dilakukan secara kompetitif. Tujuannya adalah untuk memenangkan argumen atau meyakinkan seseorang, seperti peserta lain atau pengamat pihak ketiga.

Dialog

Dialog adalah percakapan dua arah yang dilakukan secara kooperatif. Tujuannya agar peserta saling bertukar informasi dan membangun hubungan satu sama lain.

Wacana

Wacana adalah percakapan satu arah yang kooperatif. Tujuannya untuk menyampaikan informasi dari pembicara/penulis kepada pendengar/pembaca.

Cacian

Cacian adalah percakapan satu arah yang kompetitif. Tujuannya adalah untuk mengekspresikan emosi, menggertak mereka yang tidak setuju dengan kamu, dan/atau menginspirasi mereka yang memiliki perspektif yang sama.

Tujuan Conversation 

Tujuan melakukan conversation adalah untuk menemukan jawaban lengkap atas pertanyaan yang sedang didiskusikan sesuai dengan pengetahuan pribadi orang tersebut.

Percakapan dibutuhkan karena memberikan dukungan sosial, seperti kepada teman, kolega, dan anggota keluarga untuk berbagi informasi, memberi nasihat, atau sekadar curhat.

Proses ini membantu kamu menempatkan segala sesuatu dalam perspektif yang membantu membangun ketahanan diri dan mengatasi dengan lebih baik jika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

Tips Belajar Conversation 

Bagaimana caranya lancar melakukan conversation dalam bahasa Inggris? Beberapa step di bawah ini bisa menjadi jalan yang layak kamu kembangkan. 

  • Bangun kepercayaan diri dimulai dengan berlatih berkomunikasi via online
  • Belajar dengan partner bahasa di komunitas.
  • Kuasai frasa-frasa penting untuk percakapan seperti:

I’m learning English.

Please speak slowly.

What does ~ mean?

Can you repeat that please?

Thanks for being patient with me!

  • Pelajari topik yang menarik sebagai bahan belajar, seperti hobi, makanan, tempat wisata, dan lainnya. 
  • Gunakan kata-kata slang agar percakapan yang kamu jalin tidak membosankan. 

10+ Quotes Public Speaking dari Tokoh Terkenal Dunia

Berbicara mengenai public speaking, siapa yang tidak ingin menguasai ilmunya? Keahlian public speaking sepertinya semakin dibutuhkan dan dihargai keberadaannya. Terlebih di dunia profesional, skill ini akan sangat menunjang percepatan karir kamu lho

Sebagai penyemangat, simak quotes public speaking dari tokoh terkenal berikut ini.

Quotes Public Speaking dan Artinya

  • “There are two types of speakers: Those who get nervous and those who are liars.” – Mark Twain

Ada dua tipe pembicara di dunia ini, yaitu mereka yang gugup dan mereka yang berani.

  • “Communication: 20% what you know, 80% how you feel about what you know.” – Jim Rohn

Komunikasi adalah 20% dari apa yang kamu tahu, dan 80% bagaimana kamu merasa akan apa yang kamu tahu. 

  • “It doesn’t matter how elegant the argument or inspiring the prose, a presentation won’t move anyone if the presenter isn’t visibly feeling what they are saying.” – John Neffinger

Tidak peduli seberapa mengagumkannya argumen atau menginspirasi sebuah sajak, penampilan tidak akan menggerakkan siapa pun jika si penampil tidak melibatkan emosi terhadap apa yang dikatakan.

  • “You gain strength, courage and confidence by every experience in which you really stop to look fear in the face. You are able to say to yourself, ‘I have lived through this horror. I can take the next thing that comes along’.” – Eleanor Roosevelt

Kamu mendapatkan kekuatan, keberanian dan kepercayaan diri dari setiap pengalaman di mana kamu benar-benar berhenti untuk merasa takut. Kamu dapat mengatakan kepada diri sendiri, ‘Saya telah berhasil melalui ujian ini. Saya siap mengambil tantangan selanjutnya  yang akan datang.’

  • “Communication works for those who work at it.” – John Powell

Komunikasi adalah untuk mereka yang bekerja mengusahakannya. 

  • “A speaker should approach his preparation not by what he wants to say, but by what he wants to learn.” – Tod Stocker

Seorang pembicara seharusnya melakukan persiapannya bukan dengan apa yang ingin dia katakan, tetapi dengan apa yang ingin dipelajari.

  • “All speaking is public speaking, whether it’s to one person or a thousand.” – Roger Love

Semua kegiatan berbicara berarti berbicara di depan umum, apakah itu untuk satu orang atau bahkan seribu orang sekalipun. 

  • “Once you get people laughing, they’re listening and you can tell them almost anything.” – Herbert Gardner

Setelah kamu berhasil membuat orang tertawa, mereka akan mendengarkan dan kamu dapat memberitahu mereka hampir semua hal. 

  • “Think like a wise man but communicate in the language of the people.” – William Butler Yeats

Berpikirlah sebagaimana orang bijak tetapi berkomunikasilah dalam bahasa orang-orang pada umumnya.

  • “If you can’t explain it simply, you don’t understand it well enough.” – Albert Einstein

Jika kamu tidak bisa menjelaskannya dengan sederhana, kamu tidak cukup memahaminya. 

  • “Speak clearly, if you speak at all. Carve every word before you let it fall.” – Oliver Wendell Holmes

Bicaralah dengan jelas, jika kamu berbicara segalanya. Ukir setiap kata sebelum kamu membiarkannya terdengar oleh lawan bicara.

  • “No word was ever as effective as a rightly timed pause.” – Mark Twain

Tak ada kata yang seefektif jeda di waktu yang tepat. 

Intonasi adalah: ini Pentingnya dalam Speaking!

Pernah dengar seseorang yang berbicara dengan sangat tertata dan enak didengarkan? Biasanya selain menggunakan kosakata yang beragam,  orang tersebut berbicara dengan intonasi yang tepat. Intonasi adalah apa? Cek ulasan selengkapnya di bawah ini. 

Intonasi adalah

Secara pengertian, intonasi adalah ketepatan pengucapan dan irama kalimat dalam dialog. Intonasi juga dapat diartikan sebagai akurasi penyajian tinggi rendahnya sebuah nada. Intonasi dikenal sebagai lagu kalimat. Fungsinya adalah memberikan penekanan pada sebuah kata.

Jenis-Jenis intonasi

Intonasi terdiri dari beberapa jenis, apa saja? 

Tekanan Dinamik

Tekanan dinamik dalam intonasi adalah keras lembutnya nada ketika diucapkan pada setiap kata yang telah keluar dari mulut. Contoh: “Saya membaca majalah ini.” Jadi yang ditekankan adalah ingin membaca bukan menjual atau kegiatan lainnya. 

Tekanan Nada (Tinggi)

Tekanan nada (tinggi) maksudnya adalah untuk mengukur tinggi rendahnya intonasi dalam sebuah nada.

Tekanan Tempo

Sementara itu, tekanan tempo berarti pengucapan yang diperlambat maupun dipercepat secara sengaja. Tekanan tempo ini digunakan untuk mempertegas makna dari ucapan mulut. Contoh: membaca sebuah naskah secara keras dengan tempo cepat dan lambat. 

Pentingnya Intonasi dalam Speaking

Keberadaan intonasi begitu penting untuk berkomunikasi dalam bahasa apapun, termasuk bahasa Inggris. Hal-hal di bawah ini adalah pentingnya intonasi untuk berbicara (speaking). Apa saja?

  • Membentuk makna dalam sebuah kalimat. Hal ini bisa memberikan kesan maupun makna tertentu dari sebuah informasi yang sudah disampaikan.
  • Memberi penekanan dan memengaruhi pengertian serta makna pada sebuah kalimat.
  • Menciptakan kesan tertentu seperti senang, sedih, atau bahagia. 
  • Menarik perhatian dari sekitar.

Cara Melatih Intonasi

Jika kamu ingin melatih penggunaan intonasi secara tepat sehingga menghasilkan kualitas pembicaraan yang berbobot, beberapa hal ini bisa dilakukan untuk melatih intonasi. Lakukan sebagai latihan secara rutin, bisa berkelompok maupun individu. 

  • Meningkatkan kepercayaan diri dengan sering berbicara di depan forum kecil, lingkaran teman, dan lingkungan sekitar.
  • Melatih alur pernapasan, misalnya dengan melakukan yoga.
  • Melakukan latihan artikulasi kata dengan tepat, dibantu dengan mendengarkan audio native speaker yang membantu.
  • Berlatih mengatur kecepatan berbicara, sesuaikan dengan kemampuan diri sendiri.
  • Gunakan jeda pada saat berbicara, latih secara rutin setiap berbicara dengan rekan/saudara yang lain.
  • Atur volume suara saat berkomunikasi. Hal ini akan melatih kamu lebih fleksibel jika diminta berbicara dalam forum besar yang membutuhkan volume suara yang keras. 

Linking Sounds: Pengertian, Contoh, dan Fungsi di Speaking

Dalam belajar bahasa Inggris terutama mengenai pengucapan, kamu akan bertemu dengan materi linking sounds. Pernah dengar?

Materi ini wajib kamu kuasai agar pengucapan kamu semakin bagus dan lancar layaknya seorang native speaker. Berikut ini pengertian, contoh, dan fungsi linking sounds secara lengkap. Simak ya!

Linking sounds adalah

Maksud dari linking sounds adalah ketika kita mengucapkan kalimat bahasa Inggris, terdapat kata-kata yang dihubungkan atau digabungkan satu sama lain. Hal ini berarti kata-kata sebenarnya bisa terdengar berbeda ketika kita mengucapkannya bersama-sama. Menghubungkan adalah penggabungan kata-kata yang berbeda menjadi satu sampai terdengar seperti hanya satu kata. Paham, ya?

Fungsi linking sounds dalam speaking

Menghubungkan suara diperlukan untuk membuat bahasa Inggris terdengar lebih lancar layaknya native speaker. Tanpa menghubungkan suara, akan ada banyak jeda atau suara tambahan yang tidak perlu. Hal ini membuat suara tautan sangat penting bagi siswa ESL karena jeda dan suara tambahan ini akan terdengar sangat asing bagi penutur asli bahasa Inggris.

Salah satu tips lancar berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris adalah melalui menghubungkan suara (linking sounds).

Contoh linking sounds

  • Blending 

Dalam kata “this morning” di mana huruf “s” dari “this” dan huruf’ “m” dari “morning” menjadi satu. 

Contoh lainnya adalah kata “this apple”, di mana huruf “s” dari “this” menjadi satu antara vowel dan consonant

  • Overlapping sounds

Maksud dari overlapping sounds adalah adanya flap di bagian belakang mulut ditutup untuk suara “d” tetapi kemudian terbuka untuk suara “n” tetapi lidah tetap di tempat yang sama.

Contohnya huruf “d” dalam “did” terbuka saat mengucapkan “n” dalam “nothing”, seperti dalam “the girl did nothing wrong.”

Contoh keduanya adalah huruf “d” dalam “red” terbuka saat mengucapkan “l” dalam “light”, contohnya “red light“.

  • Changing sounds 

Terkadang alih-alih suara berubah karena huruf yang berbeda. Suara penghubung ini menggabungkan suara menjadi suara yang sama sekali baru. Ini terjadi ketika “d” atau “t” ditempatkan sebelum “y”.

Contohnya “won’t you” mengalami perubahan suara atau bunyi. Huruf  “t” dan huruf  “y” menciptakan sebuah suara “ch”, yang membuat bunyi menjadi terdengar “wonchu”.

  • Adding sounds

Saat kita mencoba mengucapkan vokal dengan jelas, terkadang perlu menambahkan suara “w” atau “y” agar bisa membantu.

Contohnya ada penambahan bunyi “y” setelah huruf  “e” dan sebelum huruf “a” dalam “she asked”. 

Penambahan “y” di antara “a” ‘long e’ dan ‘a short’ sehingga kedua bunyi vokal dapat diucapkan sepenuhnya.

  • Double sound 

Bunyi ganda terjadi ketika sebuah kata diakhiri dengan konsonan dan huruf berikutnya dimulai dengan konsonan yang sama. Konsonan ganda ini terhubung dengan mengucapkan satu suara tunggal tetapi memperpanjang berapa lama diucapkan.

Contohnya huruf “g” dalam “spring” yang bertemu huruf konsonan yang sama yaitu “g” dalam “garden”. Sehingga dinamakan double sound dalam “spring garden”

Contoh Kalimat Linking Sounds 

  • There’s_an_apple in the tree.
  • I ate_an_apple and_a banana, too.
  • There’s_a big_gorilla looking right_at me.
  • She_asked for a glass_of water.
  • When_Anna met_Andrew she_asked him to go on_a date.
  • I always_sleep_better when_it’s dark.
  • I need_to see you right_away.
  • The sky was dark_gray all day.
  • I fell_in the swimming pool and_Amy fell_in, too.
  • These_are delicious_strawberries.

8 Pekerjaan di Bidang Public Speaking, Menarik Dicoba!

Apakah kamu merasa berbakat public speaking? Di era digital seperti saat ini, kemampuan public speaking sangat memberi keuntungan lho. Tak hanya bermodalkan bakat, kemampuan ini masih bisa diasah.  Ini daftar pekerjaan di bidang public speaking yang menarik dicoba. 

Apa itu Public Speaking?

Menurut definisi dari Virtual Speech, “Public speaking is the act of performing a speech to a live audience in a structured manner, in order to inform, entertain and persuade them.”

Atau dalam pengertian yang lebih sederhana, public speaking diartikan sebagai kegiatan komunikasi lisan secara langsung di muka umum atau di hadapan sekelompok orang.

Manfaat Memiliki Kemampuan Public Speaking 

  • Career advancement (Sebagai jalan percepatan karir)
  • Boost confidence (Menambah kepercayaan diri)
  • Critical thinking (Meningkatkan kemampuan berpikir kritis)
  • Personal development (Sebagai kesempatan mengembangkan diri dalam aspek komunikasi publik)
  • Build leadership skill (Membangun keahlian kepemimpinan)
  • Learn performance skill (Mempelajari kemampuan tampil)

Daftar Pekerjaan di Bidang Public Speaking 

Kemampuan public speaking yang baik bisa membawamu mendapatkan banyak peluang kerja. Pada dasarnya, ada banyak profesi menarik yang berkaitan dan membutuhkan keahlian di bidang yang satu ini. Pilih profesi yang paling tepat dan bisa menjadi karier terbaik untukmu, agar kamu bisa memiliki masa depan yang cerah dan menyenangkan.

  • Trainer
  • Reporter 
  • MC/Pembawa Acara 
  • Interpreter 
  • Moderator 
  • Live Streamer
  • Announcer
  • News Anchor 

Public Speaking Quotes 

It usually takes me more than three weeks to prepare a good impromptu speech.” – Mark Twain

There are three things to aim at in public speaking: first, to get into your subject, then to get your subject into yourself, and lastly, to get your subject into the heart of your audience.” – Alexander Gregg

The success of your presentation will be judged not by the knowledge you send but by what the listener receives.” – Lilly Walters

90% of how well the talk will go is determined before the speaker steps on the platform.” – Somers White

The most precious things in speech are the pauses.” – Sir Ralph Richardson

Tentang Barron’s IELTS, Buku Rujukan Tes Bahasa Inggris

Saat mempelajari IELTS, kamu tentu menggunakan banyak referensi. Salah satu buku yang paling sering menjadi rujukan adalah Barron’s IELTS.

Apakah kamu juga sering menggunakan buku tersebut?

Barron’s IELTS

Barron’s IELTS: International English Language Testing System adalah buku yang memuat materi bahasa Inggris yang diuji dalam IELTS. Buku materi ini membahas setiap seksi dalam IELTS, yakni ListeningReadingWriting, dan Speaking.

Buku tersebut membahas dua jenis IELTS, yakni Academic dan General Training.

Berikut informasi tentang identitas buku.

JudulBarron’s IELTS: International English Language Testing System
PengarangLin Lougheed
Edisi5 berilustrasi
PenerbitBarron’s (2019)
ISBN1506256376, 9781506256375
Tebal529 halaman

Isi Buku

  • 4 latihan soal IELTS Academic berdasarkan soal tes terbaru
  • 2 latihan soal IELTS General Training
  • Rekaman audio untuk seluruh seksi ujian, terutama Listening Section, dalam bentuk MP3 CD
  • Pembahasan seluruh latihan soal
  • Skrip audio untuk Listening Section

Mengenal IELTS

IELTS adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan lebih dari 7.000 institusi pendidikan, instansi pemerintahan, dan organisasi profesional di 135 negara.

Soal-soal IELTS berbentuk:

  • Multiple Choice
  • Identifying Information (True/False/Not Given) 
  • Identifying a Writer’s Views/Claims (Yes/No/Not Given)
  • Matching Information
  • Matching Headings
  • Matching Features
  • Matching Sentence Endings
  • Summary Completion
  • Note Completion
  • Table Completion
  • Flow-chart Completion
  • Diagram Label Completion
  • Short Answer Question

Contoh Soal IELTS

Berikut ini contoh soal seperti yang dicantumkan dalam situs resmi IELTS.

Academic Reading Multiple Choice (one answer)

[Note: This is an extract from a Part 1 text about older people in the workforce.] © The Economist Newspaper Limited, London, 1999

The general assumption is that older workers are paid more in spite of, rather than because of, their productivity. That might partly explain why, when employers are under pressure to cut costs, they persuade a 55-year old to take early retirement. Take away seniority-based pay scales, and older workers may become a much more attractive employment proposition. But most employers and many workers are uncomfortable with the idea of reducing someone’s pay in later life – although manual workers on piece-rates often earn less as they get older. So retaining the services of older workers may mean employing them in different ways.

One innovation was devised by IBM Belgium. Faced with the need to cut staff costs, and having decided to concentrate cuts on 55 to 60-year olds, IBM set up a separate company called Skill Team, which re-employed any of the early retired who wanted to go on working up to the age of 60. An employee who joined Skill Team at the age of 55 on a five-year contract would work for 58% of his time, over the full period, for 88% of his last IBM salary. The company offered services to IBM, thus allowing it to retain access to some of the intellectual capital it would otherwise have lost.

The best way to tempt the old to go on working may be to build on such ‘bridge’ jobs: part- time or temporary employment that creates a more gradual transition from full-time work to retirement. Studies have found that, in the United States, nearly half of all men and women who had been in full-time jobs in middle age moved into such ‘bridge’ jobs at the end of their working lives. In general, it is the best-paid and worst-paid who carry on working. There seem to be two very different types of bridge job-holder – those who continue working because they have to and those who continue working because they want to, even though they could afford to retire.

If the job market grows more flexible, the old may find more jobs that suit them. Often, they will be self-employed. Sometimes, they may start their own businesses: a study by David Storey of Warwick University found that in Britain 70% of businesses started by people over 55 survived, compared with an overall national average of only 19%. But whatever pattern of employment they choose, in the coming years the skills of these ‘grey workers’ will have to be increasingly acknowledged and rewarded.

Questions 1 – 4

Choose the correct letter, A, B, C or D.

Write the correct letter in boxes 1-4 on your answer sheet.

1 In paragraph one, the writer suggests that companies could consider

A abolishing pay schemes that are based on age.

B avoiding pay that is based on piece-rates.

C increasing pay for older workers.

D equipping older workers with new skills.

2 Skill Team is an example of a company which

A offers older workers increases in salary.

B allows people to continue working for as long as they want.

C allows the expertise of older workers to be put to use.

D treats older and younger workers equally.

3 According to the writer, ‘bridge’ jobs

A tend to attract people in middle-salary ranges.

B are better paid than some full-time jobs.

C originated in the United States.

D appeal to distinct groups of older workers.

4 David Storey’s study found that

A people demand more from their work as they get older.

B older people are good at running their own businesses.

C an increasing number of old people are self-employed.

D few young people have their own businesses.

Academic Reading Multiple Choice (one answer) Answers

1 A abolishing pay schemes that are based on age

2 C allows the expertise of older workers to be put to use

3 D appeal to distinct groups of older workers

4 B older people are good at running their own business

Academic Reading Summary Completion (selecting words from the text)

[Note: This is an extract from a Part 3 text about the ‘Plain English’ movement, which promotes the use of clear English.]

‘The Cambridge Encyclopedia of Language’, David Crystal, 3rd Edition, © Cambridge University Press, 2010.

The instructions accompanying do-it-yourself products are regularly cited as a source of unnecessary expense or frustration. Few companies seem to test their instructions by having them followed by a first-time user. Often, essential information is omitted, steps in the construction process are taken for granted, and some degree of special knowledge is assumed. This is especially worrying in any fields where failure to follow correct procedures can be dangerous.

Objections to material in plain English have come mainly from the legal profession. Lawyers point to the risk of ambiguity inherent in the use of everyday language for legal or official documents, and draw attention to the need for confidence in legal formulations, which can come only from using language that has been tested in courts over the course of centuries. The campaigners point out that there has been no sudden increase in litigation as a consequence of the increase in plain English materials.

Similarly, professionals in several different fields have defended their use of technical and complex language as being the most precise means of expressing technical or complex ideas. This is undoubtedly true: scientists, doctors, bankers and others need their jargon in order to communicate with each other succinctly and unambiguously. But when it comes to addressing the non-specialist consumer, the campaigners argue, different criteria must apply.

Questions 1 – 5

Complete the summary below.

Choose NO MORE THAN TWO WORDS from the passage for each answer. Write your answers in boxes 1-5 on your answer sheet.

Consumers often complain that they experience a feeling of 1 ………… when trying to put together do-it-yourself products which have not been tested by companies on a 2 ………… . In situations where not keeping to the correct procedures could affect safety issues, it is especially important that 3 ………… information is not left out and no assumptions are made about a stage being self-evident or the consumer having a certain amount of 4 ………… .

Lawyers, however, have raised objections to the use of plain English. They feel that it would result in ambiguity in documents and cause people to lose faith in 5 ………… , as it would mean departing from language that has been used in the courts for a very long time.

Academic Reading Summary Completion (selecting words from the text) Answers

1 frustration

2 first-time user

3 essential

4 special knowledge

5 legal formulations

Speaking sample task – Part 1

Part 1 Introduction and interview

[This part of the test begins with the examiner introducing himself or herself and checking the candidate’s identification. It then continues as an interview.]

Let’s talk about your home town or village.

• What kind of place is it?

• What’s the most interesting part of your town/village?

• What kind of jobs do the people in your town/village do?

• Would you say it’s a good place to live? (Why?)

Let’s move on to talk about accommodation.

• Tell me about the kind of accommodation you live in?

• How long have you lived there?

• What do you like about living there?

• What sort of accommodation would you most like to live in?

AIDA: Jenis dan Contohnya yang Perlu Kamu Tahu!

Ada sebuah strategi yang dilakukan pada saat menyusun sebuah copywriting alias kampanye pemasaran (digital marketing) sebuah brand untuk produk atau layanan tertentu. Salah satunya yaitu AIDA.

Apa itu AIDA? Simak pengertian, jenis, dan contohnya berikut ini. 

Apa itu AIDA?

Jika kamu bekerja di bawah departemen marketing atau seorang entrepreneur, pasti akan sering bertemu dengan strategi-strategi pemasaran yang mesti dipikirkan. Menjaring konsumen tentu bukan hal yang sederhana. Selain harus menawarkan produk yang berkualitas, sebagai marketer juga harus bisa melakukan pendekatan yang tepat agar calon konsumen tertarik untuk membeli. 

Ada salah satu cara ampuh yang bisa dicoba, yaitu menerapkan model AIDA.

Model ini bisa membantu memahami langkah-langkah untuk menarik perhatian calon konsumen.

AIDA adalah sebuah model yang menjelaskan empat fase yang dialami seorang konsumen sebelum melakukan pembelian. Keempat fase tersebut disingkat dengan A-I-D-A.

Jenis-Jenis AIDA

Konsep AIDA adalah singkatan dari empat kata, yaitu Attention, Interest, Desire, dan Action

  • Attention (Perhatian) – Untuk menarik perhatian calon konsumen.
  • Interest (Minat) – Jika calon konsumen mulai tertarik dengan bisnis atau produk yang ditawarkan.
  • Desire (Keinginan) – Jika calon konsumen benar-benar ingin membeli produk atau layanan yang ditawarkan oleh bisnis.
  • Action (Tindakan) – Jika calon konsumen sudah beralih menjadi konsumen. Karena mereka berhasil melakukan pembelian.

Sejarah mengenai AIDA pertama kali muncul sekitar tahun 1898 di Amerika Serikat, oleh seorang pakar periklanan bernama Elias St. Elmo Lewis. Lalu, menjadi berkembang seiring berkembangnya zaman hingga sekarang, formula ini pun banyak digunakan oleh pekerja-pekerja di bidang marketing maupun entrepreneur untuk memasarkan produk atau layanan, merancang proses periklanan, hingga penjualan. 

Contoh Penerapan AIDA

Lantas, bagaimana menerapkan konsep AIDA pada bisnis yang kamu tekuni?

Attention 

Attention adalah fase di mana kamu harus mencoba untuk menarik perhatian calon konsumen.

Contoh:

  • Membuat artikel blog.
  • Mengupload video di YouTube.
  • Membuat unggahan di media sosial.

Interest

Memahami nilai-nilai yang dianggap penting oleh calon konsumen terkait sebuah produk. Contoh:

  • Melakukan riset pelanggan.
  • Membuat konten yang isinya tentang list perbandingan harga produk atau alasan mengapa produk itu punya nilai value for money yang lebih baik dibanding kompetitor. 

Desire 

Tujuan desire untuk memastikan bahwa calon konsumen yang tertarik dengan produk kamu jadi ingin membeli produk kamu saat ini juga.

Contoh: 

  • Menawarkan promo terbatas seperti buy 1 get 1 atau kupon di event tertentu. 

Action 

Fungsi call-to-action (CTA) adalah mengajak calon konsumen untuk langsung melakukan pembelian. Contohnya, pasti kamu pernah melihat tombol CTA dengan tulisan-tulisan seperti ini:

  • Klik di sini untuk daftar sekarang juga!
  • Beli produk X – Diskon 25%!
  • Saya ingin berlangganan layanan X!

Kelebihan AIDA

Mengapa banyak strategi pemasaran dibuat berdasarkan konsep AIDA? Konsep ini terbukti banyak membantu pertumbuhan bisnis.

Membantu memahami customer journey

Seluruh fase di konsep AIDA menggambarkan fase yang dilewati oleh calon konsumen, sehingga kamu bisa menargetkan konsumen sesuai dengan fasenya.

Membuat kampanye pemasaran lebih terstruktur

Kamu tak perlu lagi khawatir salah dalam menjalankan strategi pemasaran, karena kamu bisa menyesuaikan strategi dengan masing-masing fasenya. 

Mencegah kerugian akibat pemasaran

Salah menentukan strategi pemasaran bisa membuat bisnismu jadi merugi. Itulah mengapa kamu harus mempromosikan produk sesuai dengan fase yang dilewati calon konsumen.

Kekurangan AIDA

Walaupun menawarkan banyak kelebihan, kamu tidak boleh mengabaikan ada beberapa aspek yang kurang dari AIDA.

Terlalu simpel

Di model ini, kita bisa mengetahui buying process, mulai dari tidak tahu brand, hingga melakukan pembelian.

Kurang fleksibel

Terkadang, fase yang dialami calon pembeli tidak terbatas pada AIDA. Misal, ada juga orang yang baru masuk ke fase attention tetapi langsung tertarik untuk membeli.

Penggunaannya terbatas

Model AIDA sangat ideal untuk untuk konsumen yang baru pertama kali membeli. Namun, model ini kurang mempertimbangkan konsumen yang membeli untuk kedua kali, ketiga kali, dan seterusnya.