Dipercaya menjadi pemimpin berarti harus mampu berkomunikasi dengan baik, salah satunya adalah giving instructions.
Saat menyampaikan arahan kepada rekan kerja atau bawahan, harus dilakukan dengan jelas. Kedengarannya mudah, bukan? Namun tak semua orang dapat melakukannya.
Cari tahu tips expression bahasa Inggris yang satu ini.
Giving Instructions
Giving instructions artinya memberi instruksi. Dalam lingkup kerja, dapat diartikan sebagai petunjuk, perintah, arahan, aturan, atau pesan.
Salah satu contoh instruksi yang dapat kamu temukan dengan mudah adalah di buku petunjuk atau buku manual.
Selain secara tertulis, instruksi juga dapat disampaikan secara verbal.
Expressions of Giving Instructions
Memberi instruksi digunakan dengan kalimat perintah (imperative form). Berikut rumusnya.
Verb 1 + Object
Untuk membuatnya lebih ramah, dapat menggunakan let’s (di awal kalimat) atau please (di awal atau di akhir kalimat).
Dalam instruksi tertulis, kamu juga dapat menggunakan kindly.
Let’s + Verb 1 + Object
Please + Verb 1 + Object
Verb 1 + Object + Please
Kindly + Verb 1 + Object
Sementara itu untuk membuatnya menjadi larangan (perintah negatif), gunakan do not atau don’t.
Bisa juga menggunakan let’s not, jika kamu ingin menyertakan diri sendiri dalam kalimat perintah.
Do not + Verb 1
Don’t + Verb 1
Let’s not + Verb 1
Kalimat perintah yang memberi peringatan (warnings) dapat menggunakan ungkapan berikut.
Watch out!
Look out!
Be careful.
Sequencing Marks
Untuk mempermudah orang yang menerima instruksi, kamu dapat menggunakan penanda berupa sequencing marks. Fungsinya adalah menandai urutan pengerjaan.
| first | after that | you begin by |
| second | next | the last step is |
| third | before that | now |
| forth | then | finally |
Extra Information and Advice
Untuk menegaskan informasi tertentu, gunakan extra informations and advice. Berikut beberapa ungkapan yang bisa kamu gunakan.
| Remember | It’s important to |
| Be careful not to | It helps to |
| Try to | Be sure to |
| Try not to | Always |
| You need to | Never |
Contoh Giving Instructions
Giving Instructions via Email
Dear Clarisse,
Thank you for joining our team.
Before we can start any projects, you need to set your email account first. I have sent the activation link below.
First, you should register your full name and position. Second, check the box and confirm your identity.
After your account has been activated, kindly confirm it with me. I will add you to our workspace, so we can start our first project.
Enjoy the ride with us,
Marie.
Terjemahan dari contoh giving instructions,
Clarisse yang terhormat,
Terima kasih telah bergabung dengan tim kami.
Sebelum kami dapat memulai proyek apa pun, kamu perlu mengatur akun email Anda terlebih dahulu. Saya telah mengirimkan tautan aktivasi di bawah ini.
Pertama, kamu harus mendaftarkan nama lengkap dan posisi yang dijalani. Kedua, centang kotak dan konfirmasikan identitas.
Setelah akun dibuat dan diaktifkan, mohon konfirmasikan dengan saya. Saya akan menambahkanmu ke ruang kerja kita, sehingga kita bisa memulai proyek pertama kita.
Selamat menikmati perjalanan bersama kami,
Marie.
Giving Instructions Directly
| Thomas: | Hi, I’m sorry to interrupt you. Can you tell me how to write the sales report? I have not received the template as our manager said. |
| Sean: | No problem. We usually use this report template. Here, I have sent it to your email. |
| Thomas: | Okay. What should I do next? I have prepared the data. |
| Sean: | You can simply input the data. Make sure to separate each week’s sales report with a color code. You will find the code below. In case you find any fluctuation happening, you can insert your analysis in this table. |
| Thomas: | Thank you! I will start inputting my data and analysis. |
| Sean: | Anytime. |
Tips Giving Instructions
Baik sebagai pemimpin maupun rekan kerja, kamu akan sering harus memberikan instruksi kepada orang lain. Begini tips yang bisa kamu lakukan agar menyampaikan instruksi dengan ramah dan mudah dipahami, seperti yang dijelaskan Lifehack.
Tidak semua orang mengetahui hal yang sama
Jangan berasumsi orang lain sudah mengetahui hal yang kamu ketahui. Sampaikan dengan jelas dan rinci. Jika takut menyinggung, kamu dapat bertanya apakah ia sudah tahu tentang instruksinya.
Jelas dan spesifik
Pastikan kalimat perintah yang kamu gunakan singkat, jelas, dan mudah dipahami. Sampaikan instruksi dengan to the point.
Contohnya, sebutkan jumlah secara spesifik saat meminta suatu barang. Kamu juga dapat menulis instruksi dengan bullet point agar lebih jelas.
Sampaikan pula batas waktu yang diminta secara spesifik. Jangan hanya menyebutkan as soon as possible. Contohnya, sampaikan in two hours, by 4 PM, dan seterusnya.
Beri contoh
Orang biasanya lebih mudah memahami dengan adanya contoh. Jika memungkinkan, berikan contoh untuk menjelaskan hal yang kamu suruh.
Beri alternatif
Kamu juga dapat memberikan beberapa pilihan. Tujuannya untuk memudahkan orang yang diberi instruksi.
Selain itu, kamu tidak perlu memberikan instruksi berulang-ulang jika tidak ada pilihan pertama.
Klarifikasi
Setelah memberikan instruksi, klarifikasi apakah mereka sudah paham. Tujuannya agar menghindari kesalahan karena instruksi yang kurang jelas.