Arti Ghosting, Perilaku Menghilang dalam Sebuah Hubungan

Dalam sebuah hubungan antar manusia, banyak perilaku tak biasa yang terjadi. Salah satunya perilaku ghosting. Apa itu pengertian ghosting, tindakan ghosting, dan asal-usulnya?

Pengertian Ghosting

Dalam arti formal bahasa Inggris berdasarkan Dictionaryghosting adalah bayangan atau objek kabur dari layar atau gambar. Sementara itu dalam arti informal, ghosting merupakan perilaku memutuskan komunikasi dengan seseorang tanpa ada penjelasan.

Perilaku ini biasanya terjadi dalam hubungan asmara, hubungan pertemanan, atau hubungan keluarga.

Dalam bahasa Indonesia, ghosting juga memiliki arti yang sama, yaitu menghilang tiba-tiba tanpa penjelasan atau sering disebut perlakuan memberi harapan palsu.

Asal-Usul Istilah Ghosting

Istilah ghosting semakin terkenal seiring dengan tingginya penggunaan aplikasi online dating. Bahkan ungkapan ghosting ini baru dimasukkan pada kamus Merriam-Webster pada tahun 2017, karena kepopulerannya ini di era digital.  

Dikutip dari Verywellmind, pada awalnya istilah ghosting mulai dipakai pada budaya musik pop untuk menggambarkan ghostwriting dalam musik hiphop pada tahun 1990-an. Pada masa itu, ghosting dalam musik hiphop seringkali juga diartikan sebagai melarikan diri.

Tindakan Ghosting

Ghosting bisa terjadi secara langsung ataupun bertahap dalam sebuah hubungan. Sikap yang mencerminkan ghosting antara lain:

  • Sulit untuk berkomitmen
  • Memutuskan hubungan tanpa ada alasan yang jelas
  • Tidak ada usaha untuk merencanakan pertemuan atau aktivitas bersama
  • Cenderung tidak berbagi cerita kehidupan pribadi
  • Menghilang dari media sosial
  • Jarang merespon telepon atau pesan singkatmu
  • Tidak ada obrolan tentang topik yang serius atau mendalam
  • Tidak tertarik dengan kehidupanmu

Jika kamu sudah berusaha untuk membangun komunikasi yang baik tetapi responnya tidak ada, maka itu adalah salah satu tanda bahwa seseorang itu melakukan ghosting.

Alasan Melakukan Ghosting

Mengapa seseorang memilih untuk melakukan ghosting atau menghilang/memutus hubungan secara tiba-tiba tanpa komunikasi? Ada beberapa alasan yang masuk akal, berikut contohnya.

Langkah menghindari situasi sulit

Pelaku ghosting cenderung menghindari situasi yang sulit atau tidak nyaman dalam kehidupan. Kemudian, dengan mengambil langkah ghosting, seseorang mudah terlepas dari segala tuntutan.

Mudah mendapatkan pilihan lain

Menjamurnya aplikasi online dating membuat banyak orang mendapatkan pilihan dalam menjalin hubungan dengan cepat. Jika pelaku ghosting tidak merasa cocok, maka dengan mudahnya ia dapat memilih untuk pergi.

Rasa takut ditolak

Saat seseorang mengalami hal yang membuatnya takut tidak diterima dalam suatu hubungan, ia dapat menjadi pelaku ghosting