Jika Ingin Kuliah di US, 5 Hal Penting Wajib Kamu Persiapkan

Kuliah di US bisa menjadi kesempatan besar dalam kehidupan kamu. Jika sebuah kesempatan ini datang menghampiri, jangan pernah untuk menyia-nyiakannya. Ada banyak orang yang mungkin merasa pesimis dan takut untuk kuliah ke negeri Paman Sam ini. Namun, hal ini tidak perlu menjadi sebuah hambatan karena ada banyak hal menarik yang bisa kamu temukan ketika mengambil pendidikan di Amerika Serikat.

Langkah-langkah Kuliah di US

Dilansir dari kumparan.com, Ada beberapa langkah yang harus dipersiapkan ketika kamu akan mendaftar kuliah di Amerika, diantaranya seperti ini:

Tentukan Tujuan

Hal penting yang perlu ditentukan adalah tujuan universitas. Carilah perguruan tinggi yang tepat bukan hanya dari segi ranking tapi kamu suka seperti lokasi lingkungan, pengajaran dan prospek karir setelah lulus dari universitas tersebut. Perlu diingat, ranking universitas yang tinggi tidak menjamin seseorang sukses di masa depan.

Ikuti Tes Bahasa Inggris

Langkah berikutnya ketika akan mengambil kuliah di Amerika Serikat adalah mengambil tes English atau lainnya. Semua universitas di Amerika mewajibkan calon mahasiswa untuk mengambil IELTS/TOEFL dan sebagian besar juga mensyaratkan untuk ambil SAT bagi studi S1 serta GMAT/GRE untuk studi S2.

Skor yang diminta akan tergantung dari masing-masing universitas. Oleh karena itu, penting persiapan dari awal agar bisa mencapai skor yang dibutuhkan.

Pendaftaran

Setelah semua persyaratan dilengkapi, proses selanjutnya adalah pendaftaran. Beragamnya metode pendaftaran kadang membuat kita pusing untuk melengkapi informasi yang akurat dan unggul untuk bisa diterima di universitas yang dituju. Dengan memakai layanan konsultan pendidikan akan mengurangi beban keribetan Anda dalam proses pendaftaran.

Persiapkan anggaran

Tidak perlu dipungkiri lagi, anggaran memang merupakan hal penting dan harus dipersiapkan ketika akan kuliah di luar negeri termasuk Amerika. Jika kamu menginginkan keringanan biaya, kamu bisa memilih universitas yang menyediakan beasiswa bagi pelajar internasional.

Persiapkan visa pelajar

Setelah memutuskan pilihan universitas tujuan, selanjutnya kamu dapat mempersiapkan visa pelajar sebelum berangkat ke Amerika. Permohonan visa bisa diajukan online dan interview di Kedutaan Amerika.

Baca juga: DAFTAR KELAS BAHASA INGGRIS ONLINE DI INDONESIA

Alasan Untuk Kuliah di Amerika Serikat

Ada banyak hal menarik yang membuat banyak siswa Indonesia ingin belajar di Amerika. Mari disimak kenapa memilih Amerika sebagai tujuan untuk studi.

1. Layanan Untuk Siswa Internasional

Sebagian besar universitas di Amerika sudah terbiasa untuk menerima pelajar internasional. Oleh karenanya, universitas menyediakan layanan tambahan baik di akademis maupun non akademis agar siswa dapat melakukan transisi dengan baik dan lancar di lingkungan belajar yang baru. Masa orientasi siswa baru disiapkan sedemikian rupa agar pelajar bisa mengenal lebih baik lingkungan belajar.

2. Dukungan Fasilitas yang Baik

Jangan pernah khawatir untuk mengambil kuliah di Amerika Serikat. Universitas memberikan fasilitas dukungan sangat baik untuk siswa-siswa internasionalnya seperti perpustakaan yang nyaman, fasilitas gym atau olahraga yang lengkap, lokakarya ke lokasi yang berkaitan dengan mata kuliah yang diambil dan lainnya. Semua hal ini bisa didapatkan gratis oleh pelajar internasional yang studi di Amerika. Selain itu, siswa-siswa juga bisa mengambil kelas bahasa selain dari Inggris agar menjadi tambahan ilmu ketika siswa sudah lulus kuliah.

3. Lingkungan Akademik Fleksibel

Mengambil pendidikan di Amerika memberikan kenyamanan kepada semua mahasiswa internasional karena metode pendidikan yang sangat fleksibel. Pelajar dibebaskan untuk mengambil mata kuliah apapun di 2 tahun pertama studi S1 lalu di tahun ke 3 dan 4 baru mengambil spesifikasi mau fokus di jurusan apa. Selain itu, siswa juga bisa mengambil mata kuliah tambahan di saat musim panas sehingga ada kesempatan untuk tamat kurang dari 4 tahun.

4. Universitas di USA Merupakan Benteng Keragaman Budaya

Seperti yang kamu tahu, mahasiswa yang belajar di Amerika Serikat berasal dari berbagai macam suku, bangsa, negara, bahkan benua. Oleh karena itu, kamu bisa mengenal berbagai macam budaya ketika mengenyam pendidikan disana, mengambil nilai positif dan mengubah cara berpikir serta pandangan yang lebih baik lagi.

5. Ada Beragam Tempat Wisata Menarik

Hal yang paling membuat banyak orang tertarik untuk kuliah pada USA adalah ada banyak tempat wisata. Sembari mengenyam pendidikan, kamu bisa melakukan traveling untuk mengenal berbagai macam kebudayaan di Amerika Serikat serta jangan lupa kamu akan bisa merasakan 4 musim ketika kuliah di sini.

Mau Belajar Bahasa Asing Sekaligus? Simak Dulu 5 Trik Ini!

Di era sekarang, untuk belajar bahasa asing sekaligus, kita tidak perlu repot-repot ke negara tujuan atau keliling dunia bukan? Ada banyaak alat pembelajaran bahasa yang bisa kamu pilih, seperti apps, kelas online lister, penerjemah, flashcards online, dan ebooks.

Simak 5 trik mudah untuk belajar bahasa asing yang bisa kamu coba di bawah ini!

Pelajari kosa kata yang tepat dengan cara yang benar

Bahasa dan kosa kata adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Namun, kosakata merupakan rintangan yang paling umum dalam mempelajari sebuah bahasa (bahasa Indonesia sekalipun), dan yang paling sering membuat orang menyerah bahkan sebelum benar-benar memulai.

Kunci utama untuk mahir berbahasa asing adalah mendekatkan diri dengan kata-kata yang familiar dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Cari tahu kosakata dan frase apa saja yang paling umum digunakan oleh masyarakat saat berbicara pada bahasa asing itu— pindahkan ke dalam catatan pribadi, ikuti kelas online Lister bersama tutor ahli, dan pelajari secara rutin dengan strategi repetisi berjangka yang meningkat bertahap (satu hari sekali, dua hari sekali, empat, delapan, dst).

Pentingnya variasi kegiatan

Anti bosan dan mager kalau kamu sudah punya banyak kegiatan yang bervariasi. Coba deh variasikan materi, kegiatan, dan posisi saat belajar. Memiliki beragam kegiatan belajar sangat penting untuk menghindari kebosanan.

Jadi, jangan cuma duduk diam! Coba dengarkan podcast kursus Jerman atau radio bahasa Mandarin saat jogging sore, atau membaca koran online bahasa Italia sambil tiduran?

Selain itu, yang biasanya pakai buku teori, ganti menggunakan games bahasa interaktif. Pasti seru!

Jangan takut bicara!

Ambil setidaknya 30-60 menit untuk berbicara hanya dalam bahasa asing — Jerman, misalnya — dan sesuaikan waktu belajarnya untuk satu jenis keterampilan, misal percakapan.

Jangan cuma modal hafalin kosa kata yang bahkan tidak pernah kamu gunakan dalam percakapan lho. Wajib Praktek!

Buatlah daftar topik yang ingin kamu diskusikan dan sampaikan (hobi, film terbaru, cita-cita, rencana liburan, dst) dan pastikan bahwa percakapan tersebut terus mengalir.

Perluas daftar kosakata dengan mnemonik

Hafalan dan pengulangan memang akan mengukir ingatan yang tajam akan kosakata baru yang penting untuk kamu pelajari. Namun, bukannya tidak mungkin kamu lupa sesekali.

Metode mnemonik atau penggambaran narasi unik yang bisa dikaitkan dengan kata yang ingin diingat. Misalnya, kamu sedang belajar bahasa Spanyol dan kesulitan untuk mengingat kata kerja “caber” berarti “untuk memuat sesuatu (to fit)”. Contoh, berarti kamu bisa mengarang satu narasi visual seekor beruang besar (bear) terhimpit di jendela taksi (cab).

Komitmen dan Kosisten

Trik yang selanjutnya adalah bersikap komitmen dan konsisten dengan bahasa yang menjadi target untuk dipelajari. Tidak peduli apapun alasannya, begitu kamu sudah menetapkan niat belajar satu bahasa, berkomitmenlah dan konsisten dalam menjalaninya.

Selamat mencoba, semoga sukses!

Kamu Hobi Nulis? Selamat, Kamu Bisa Mendapatkan Penghasilan Dengan Cara Ini

Apakah selama ini kamu hobi menulis? Tahukah kamu dengan memanfaatkan hobi menulis, kamu bisa mendapatkan banyak manfaat salah satunya mendapatkan penghasilan. Pada artikel kali ini, kamu dapat menyimak cara-caranya.

Tentu banyak dari kamu yang hobi menulis kan?

Menulis merupakan salah satu hobi yang menyenangkan karena kita bisa menumpahkan pikiran kita dalam bentuk tulisan. Yuk simak 3 cara yang bisa kamu pilih.

Aktif Mengikuti lomba Menulis

Cobalah asah kemampuan menulis yang kamu miliki dengan mengikuti lomba. Ada banyak keuntungan dari mengikuti lomba loh. Dari sini, kamu bisa mengukur kemampuan kamu sudah sejauh mana sih, dan juga mengasah jiwa kompetitif yang kamu punya.

Aktif Menulis di Portal Berita Online

Apakah kamu termasuk tipe orang yang suka mengulik sebuah informasi? Mungkin kegiatan menulis di portal online bisa jadi pilihan. Beberapa situs kini sudah menyediakan ruang untuk itu, jika tulisan kamu sudah berhasil di muat, maka kamu akan mendapatkan bayaran atau honor yang lumayan! Terlebih lagi jika kamu sudah memiliki pengalaman lebih.

Menulis di Portal Novel Online

Menulis di portal novel online bisa menjadi pilihan kamu, fellas. Banyak situs yang sudah tersedia yang mau membayar tulisan kamu.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera menulis dan dapatkan penghasilan yang kamu mau!

Daftar Wanita Inspiratif yang Membuat Kamu Bersemangat Kuliah ke Luar Negeri

Pada tanggal 8 Maret 2021 lalu, dunia sedang memperingati hari perempuan internasional. Selamat Hari Perempuan Internasional! Hari Perempuan Internasional ditetapkan sebagai hari untuk menghargai dan merayakan semua perjuangan dan keberhasilan wanita dalam setiap bidang. Apapun bentuk usaha wanita, hari ini adalah hari untuk mengapresiasinya. Tidak sedikit wanita yang berhasil dalam karirnya. Kali ini Lister merangkum sederet wanita inspiratif yang berhasil meraih kesuksesan setelah berkuliah di luar negeri. Siapa saja?

Crystal Widjaja, Former VP of Business Intelligence & Fraud at Gojek

crystal widjaja pic
Gambar Crystal Widjaja

Wanita ini merupakan lulusan dari Universitas California at Berkeley dengan jurusan big data. Sebelumnya pernah berkarier di beberapa ekosistem startup di Silicon Valley, keinginannya untuk memberikan dampak sosial yang lebih besarlah yang mendorongnya pulang ke Indonesia, meski sudah memiliki karir cemerlang di Texas. Saat ini berstatus sebagai Founder di GenerationGirl.id. Selain itu, Crystal pernah masuk tercatat di Forbes Indonesia 30 Under 30 kategori teknologi, lho.

Dewi Nur Aisyah, SKM, MSc, PhD, DIC (Ahli Epidemiologi & Informatika)

dewi nur aisyah
Gambar Dewi Nur Aisyah

Berbekal beasiswa, Dewi melanjutkan studi S2 dengan jurusan Moderen Epidmology di Imperial College London, Inggris pada tahun 2012. Lanjut di S3 dengan jurusan Infectious Disease Epidemology and Informatics di University College London. Perempuan yang kini menjadi Pakar Informatika Penyakit Menular dan tergabung dalam Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat nasional.

Dwi Sasetyaningtyas, CEO Sustaination

dewi
Gambar Dwi Sasetyaningtyas

Wanita inspiratif yang satu ini adalah lulusan S2 di Delft University of Technology (TU Delft) Belanda Jurusan Sustainable Energy Technology. Ia pun kini menjadi CEO Sustaination, lewat usahanya, ia menjual sejumlah kebutuhan sehari-hari yang ramah lingkungan. Sambil menyelipkan informasi seputar isu-isu terkini soal lingkungan, dan apa  yang bisa dilakukan untuk ambil bagian memperpanjang umur bumi.

Maurilla Sophianti Imron, Founder dan CEO dari Zerowaste.id

founder zerowasteee
Gambar Maurilla Sophianti Imron

Selanjutnya ada Maurilla Sophianti Imron sebagai lulusan Inholland University of Applied Sciences untuk jurusan administrasi bisnis di Belanda yang kini menjadi pendiri sekaligus ceo di Zerowaste.id, komunitas dengan fokus mengkampanyekan cara meminimalisir sampah.

Denica Flesch, Founder Sukkha Citta

denica flesch
Gambar Denica Flesch

Wanita yang terakhir adalah Denica, setelah dirinya menyelesaikan kuliah selama tiga tahun di Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, Denica kembali ke Indonesia. Lulus dengan predikat Cum Laude, wanita berumur 29 tahun ini bekerja sebagai pengembang program sosial Bank Dunia di Indonesia. Hingga akhirnya Denica menjadi founder dari Sukkacitta – sebuah brand clothing yang berangkat dari permasalahan masyarakat di Indonesia.

Sifat Negatif dan Mental yang Harus Dihindari Agar Lolos Beasiswa

Bisa kuliah ke luar negeri mungkin masih menjadi impian bagi sebagian besar orang Indonesia, termasuk kamu. Kabar baiknya, saat ini mendapatkan beasiswa ke luar negeri bukanlah hal sulit lagi seperti dulu. Pasalnya, ada banyak beasiswa ke luar negeri yang bisa kamu coba, fellas.

Meski begitu, beberapa sifat negatif dan mental berikut harus kamu buang jauh-jauh karena bisa menghalangimu untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Apa saja?

Bersikap Malas

Saat ini, berbagai informasi mengenai universitas dan beasiswa di luar negeri bisa kamu dapatkan dengan mudah. Sayangnya, kamu bisa saja kehilangan berbagai kesempatan tersebut kalau kamu punya sifat malas. Karenanya, yuk sebisa mungkin proaktif mencari informasi sendiri mengenai berbagai peluang beasiswa ke luar negeri. Selain itu, kamu juga sebaiknya rajin mencari berbagai tips dan trik untuk lolos ke luar negeri.

Takut Gagal dan Pesimis

Mungkin, kamu enggan mendaftar beasiswa ke luar negeri karena terlihat sulit dan rumit. Hal itu gak sepenuhnya salah, tapi bukankah orang sukses adalah orang yang berani mengambil resiko? Mendapatkan beasiswa memang gak mudah, tapi jangan sampai pikiran pesimis menurunkan nyali dan semangatmu.

Bagaimana kamu mau dapat beasiswa ke luar negeri kalau kamu saja sudah takut mendaftar? Tanamkan sikap berani mencoba dan kamu hanya perlu menjalani prosesnya. Yang terpenting, tetap berpikir positif ya!

Mudah Menyerah

Kamu mungkin akan bersaing dengan ratusan bahkan ribuan orang lainnya dalam mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Karenanya, gak heran kalau banyak orang yang gagal di percobaan pertamanya mendapatkan beasiswa dan baru berhasil setelah sekian kali menerima penolakan.

Semakin banyak kegagalan yang kamu terima, kamu akan semakin tahu hal mana yang bisa kamu perbaiki di surat motivasimu. Seiring berjalannya waktu, kamu pun bisa membuat surat motivasi lebih baik lagi sehingga peluangmu mendapatkan beasiswa pun lebih besar. Jadi, jangan mudah menyerah ya! Sekali gagal, kamu bisa mencoba lagi mendaftar beasiswa lainnya. Ketika satu pintu tertutup, bukankah pintu lain akan terbuka?

Suka Menunda dan Tidak Teliti

Mendapatkan beasiswa ke luar negeri bukanlah proses instan. Kamu biasanya akan melewati proses yang cukup panjang, mulai dari mencari informasi seputar beasiswa atau universitas yang akan kamu tuju, persiapan berbagai berkas atau dokumen sebagai syarat administratif, wawancara, hingga pengumuman akhir dan persiapan keberangkatan.

Kebiasaan suka menunda-nunda bisa membuatmu keteteran. Proses mengumpulkan dokumen, misalnya, bisa sangat menyita waktumu. Jangan sampai kamu belum mendapatkan sertifikat IELTS atau surat rekomendasi dosen ketika deadline sudah datang. Karena itulah, sebaiknya kamu mulai mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari sebelumnya. Buat time management yang jelas ya, fellas!

Kalau kamu termasuk orang yang gak teliti, kamu harus berjuang mengurangi sifat tersebut demi mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Setiap beasiswa memiliki aturan yang bisa jadi berbeda-beda dalam aplikasinya.

Ketika mengisi formulir pendaftaran beasiswa, pastikan kamu membaca petunjuknya dengan cermat. Baca apa yang diminta oleh pihak pemberi beasiswa, supaya aplikasi kamu memenuhi kriteria sehingga bisa lolos ke tahapan seleksi selanjutnya. Sifat teliti juga kamu perlukan untuk mengecek konten, grammar error, dan penulisan sesuai kaidah bahasa di dalam surat motivasimu.

Beberapa Tipe Mental Orang Mau Kuliah ke Luar Negeri

Mental lemah
Orang yang harus di motivasi, banyak keluhan misalnya , sekolah dari daerah terpencil, tidak pintar, tidak punya fasilitas dll. Yang sebenarnya tidak masalah kamu lahir dimana, berasal darimana asal kamu punya punya niat pasti ada jalannya. Karna sudah banyak contoh yang bisa kita lihat orang yang kurang mampu, atau sekolah yang tidak elit bisa kuliah diluar negeri.

Mental Instan
orang-orang yang malas mencari informasi, sedkit-dikit bertanya hal yang sebenarnya bisa di google di website kampusnya. Tidak punya usaha sendiri, pengennya di suapin terus.

Mental Ningrat
orang yang sudah nyaman dari kecil apa yang dibutuhkan semua tersedia, padahal kalau kuliah di luar negeri kamu dituntut untuk mandiri, Mau pergi kemana harus naik public transport, dan mengurus diri sendiri.

Mental Pejuang

Orang yang mempunyai mental pejuang pasti sudah mempersiapkan segala sesuatu sedini mungkin, mulai dari nulis essay , ketemu kakak alumni dan mencari informasi sebanyak mungkin. Dapat dipastikan kamu sudah siap kuliah diluar negeri.

Dari sekian mental yang ada, kamu menempati level mana nih fellas? Oya, jangan lupa ada beberapa sifat negatif yang harus kamu hindari juga agar kamu lolos beasiswa, fellas. Semoga bermanfaat ya!

Daftar Topik IELTS Speaking Paling Umum (Terbaru)

Salah satu sesi yang menegangkan pada tes IELTS adalah sesi speaking. Pasalnya kamu belum tahu topik IELTS Speaking apa yang akan diujikan. Dalam sesi speaking di tes IELTS , kamu diminta untuk menjelaskan sesuatu yang umum dan global. Hmmm, kira – kira topik atau tema apa yang umum akan ditanyakan atau dibahas ya?

Daftar Topik IELTS Speaking Paling Umum

People

Topik pertama adalah tentang ‘people’. Yap! Di sini kamu bisa mulai berbicara tentang sosok/tokoh yang lebih tua dari kamu dan yang kamu kagumi. Kamu bisa menceritakan siapa dia, seberapa lama kamu mengenalnya, kualitas apa yang dia punya, dan sebutkan alasan mengapa kamu mengagumi dirinya.

Places

Topik yang kedua adalah tempat. Kamu bisa mulai bercerita tentang tempat wisata yang pernah kamu kunjungi, kapan kunjungan ke tempat itu, alasan kamu ke sana, dan apakah kamu menikmati perjalanan itu atau tidak.

Experience


Topik ketiga adalah pengalaman. Topik ini akan sangat mudah kalau kamu punya banyak pengalaman yang menarik, fellas. Kamu bisa bercerita tentang pengalaman kamu mengikuti suatu kegiatan di negara kamu, misalnya music event, pameran, dan lain lain. Ceritakan mengenai event apa, tempat, jenis event, dan jelaskan mengapa kamu menikmati pengalaman itu.

Feeling

Topik perasaan ini sedikit sulit ya, karena jarang dibahas dan sedikit sensitif. Tapi, kamu bisa kok mulai bercerita tentang perasaan yang umum – umum aja tapi tetap berkesan. Seperti, perasaan ketika lupa tentang sesuatu atau saat mengalami penolakan.

Habits

Nah, di topik habits pasti seneng banget karena pasti kamu bisa menjawabnya. Topik yang menjelaskan tentang kegiatan yang sering kamu lakukan. Contohnya, ceritakan tentang situs favorit kamu. Sebutkan situs itu seperti apa, seberapa sering mengunjunginya, bagaimana kamu bisa tau situs itu, dan alasannya.

Preferences

Namanya preferensi berarti membahas selera kamu seperti apa. Nah kamu bisa menguraikan tentang film atau lagu yang kamu sukai. Jelaskan genre-nya atau popularitas nya.

Objects

Wah, tema ini berarti kamu bisa bercerita tentang benda penting yang kamu miliki, ini universal ya. Ceritakan seberapa lama kamu memilikinya, untuk apa, dan kenapa itu penting.

Ideas

Topik ide ini pasti bentuknya macam-macam. Di topik ini, kamu bisa membahas tentang liburan ideal kamu seperti apa. Jelaskan di mana tempatnya, dengan siapa kamu akan pergi, dan kenapa kamu ingin ke sana.

Membuat Email Profesional dalam Bahasa Inggris

Belajar cara menulis email profesional adalah salah satu langkah untuk menguasai aturan penggunaan Bahasa Inggris di dunia bisnis dan pekerjaan.

Dalam lingkungan kerja, kalian mungkin diharuskan untuk menulis beberapa email dalam Bahasa Inggris sebagai sarana untuk menyampaikan maksud kalian pada rekan kerja atau klien.

Email sudah umum digunakan sebagai media komunikasi yang capat dalam berbagai industri.

Walaupun email biasanya tidak seformal surat, email dalam bahasa Inggris tetaplah harus ditulis secara profesional untuk bisa menunjukkan image yang baik dari diri kalian dan perusahaan kalian.

Kesulitan yang biasanya dihadapi dalam penulisan email profesional menggunakan Bahasa Inggris adalah kesulitan memilih vocabulary dan kalimat untuk menyampaikan maksud.

Ini sangat penting untuk diperhatikan, karena salah pemilihan bisa berakibat kesalahan ataupun kesulitan pemahaman.

Dengan banyak berlatih, kalian akan bisa menulis email profesional yang sempurna dengan mudah. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bisa membantu:

Tahu Tujuan dari Email

Jika kalian yang menulis saja tidak paham tujuan penulisan email, apalagi klien atau rekan kerja yang akan menerima email kalian. Ini adalah aspek yang paling penting dalam penulisan email profesional.

Dalam menulis email profesional, pastikan kalian tahu apa yang ingin kalian tulis, dan pastikan setiap kalimatnya menunjang tujuan penulisan email kalian. Misalnya, kalian ingin mengirim email kepada atasan kalian, isinya memintanya untuk mereview sebuah dokumen sebelum dikirim ke klien.

Pastikan email kalian berisi isi dari dokumen, alasan butuh review, feedback seperti apa yang kalian butuhkan, dan juga kapan kira-kira kalian butuh jawabannya. Memiliki tujuan yang jelas akan bisa membantu pembaca untuk memahami isi email kalian.

Dalam menyatakan tujuan email, tuliskan secara langsung, tapi jangan sampai terkesan lancang atau kasar. Jika kalian menulis email untuk kontak baru yang belum pernah kalian hubungi sebelumnya, gunakan bahasa yang lebih sopan dan formal untuk jaga-jaga.

Email Profesional bahasa inggris
Email Profesional

Mulai dengan Sapaan

Selalu awali email kalian dengan kalimat sapaan, seperti “Dear XXX”, usahakan kalian menyertakan nama penerima email. Jika hubungan antara kalian dan penerima email lebih formal, kalian bisa menambahkan Mr atau Mrs di depan nama mereka, tapi jika kalian tidak tahu penerima email laki-laki atau perempuan, kalian bisa menuliskan nama lengkap mereka saja.

Jika hubungan kalian lebih casual, kalian bisa memberikan sapaan santai seperti, “Hi XXX”. Jika kalian tidak tahu nama dari penerima email, kalian bisa menggunakan “To whom it may concern” atau “Dear Sir/Madam”.

Perhatikan Subject

Subject adalah bagian pertama yang dilihat oleh penerima email, dan jika subject ditulis dengan salah atau tidak jelas, pembaca bisa langsung menghapus tanpa membacanya. Jadi penting untuk memberikan pesan yang jelas dari awal.

Berikan petunjuk isi email atau alasan penulisan dalam dua atau tiga kata yang bisa menarik perhatian pembaca dan membantu mereka memahami.

Perhatikan Panjang Email

Panjang pendeknya email tergantung pada tujuan penulisan email, apakah kalian menanyakan sesuatu atau memberikan informasi tentang sesuatu. Tapi email yang terlalu panjang dan bertele-tele bisa jadi malah tidak dibaca oleh penerima, jadi berhati-hatilah!

Usahakan email profesional kalian ditulis dengan panjang seperlunya, menggunakan kalimat yang sederhana, struktur bahasa yang simple, dan langsung fokus membahas pada inti pembicaraan. Kalian bisa membagi teks dalam dua atau tiga paragraf untuk memudahkan pembaca melihat poin kunci dari email kalian.

Hindari juga menuliskan informasi yang tidak penting atau tidak berkaitan dengan tujuan dari email kalian. Jika kalian membutuhkan diskusi panjang tentang topik tertentu, lebih baik mengirimkan email yang mengundang atau mengajak bertemu dan melakukan meeting daripada menuliskan email yang menjelaskan semuanya panjang lebar.

Sesuaikan dengan Penerima

Setiap email yang kalian tulis haruslah disesuaikan dengan siapa orang yang akan menerima email tersebut. Jika kalian menulis email kepada klien baru yang belum pernah kalian temui atau ajak bekerjasama sebelumnya, tidak akan sesuai untuk menggunakan bahasa yang tidak formal atau memasukkan candaan casual.

Tapi jika kalian menulis email untuk rekan kerja yang sudah akrab, kalian bisa menggunakan bahasa yang tidak formal dan menggunakan gaya bahasa yang lebih casual. Ini juga berlaku dalam membalas email profesional yang kalian terima.

Konsepnya adalah, sesuaikan gaya bahasa dengan gaya bahasa dari email yang kalian terima. Ini adalah aturan dasar yang penting untuk diikuti di lingkungan profesional.

Ucapkan Terima Kasih Pada Penerima

Jika kalian menulis email profesional sebagai balasan, kalian harus mulai dengan mengucapkan terima kasih. Misalnya, jika ada seseorang yang menanyakan sesuatu tentang perusahaan kalian, kalian bisa mulai dengan menuliskan, “Thank you for contacting XXX company”.

Jika seseorang membalas email yang pernah kalian kirimkan, pastikan kalian membalasnya dengan mengatakan “Thank you for your prompt reply” atau “Thanks for getting back to me”. Berterima kasih bisa memberikan kesan baik dan membuat kalian terlihat lebih sopan.

Memperhatikan Struktur Email Profesional

Struktur email profesional biasanya terdiri dari sapaan, ucapan terima kasih, isi email, bagian akhir email, dan kalimat penutup. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang bisa kalian gunakan pada setiap bagiannya:

Sapaan (greeting)

  • Dear XXX atau Dear Mr/Mrs XXX – jika hubungan kalian dan penerima email dalam tingkat formal
  • To whom it may concern atau Dear Sir/Madam – jika kalian tidak tahu nama penerima
  • Hi atau Hello – untuk penggunaan yang tidak formal

Ucapan Terima Kasih

Dalam menulis email balasan, sebaiknya kalian mengucapkan terima kasih supaya terkesan lebih sopan.

  • Thank you for the email
  • Thanks for getting back to me
  • Thank you for contacting XXX company
  • Thank you for your prompt reply

Isi Email

Di bagian ini kalian bisa menjelaskan tujuan penulisan email.

  • On the subject of your previous email…
  • I am writing to enquire about…
  • I am writing in reference to…

Bagian Akhir Email

  • If you have any questions or thoughts, don’t hesitate to let me know
  • I look forward to hearing from you
  • Thank you for your patience and consideration
  • Thank you for your consideration

Kalimat Penutup

Kalian bisa menambahkan kalimat penutup ini sebelum menuliskan nama kalian.

  • Thank you
  • Yours sincerely
  • Sincerely
  • Best regards
  • Kind regards
  • Cheers atau Thanks – untuk penggunaan tidak formal

Cek Lagi Sebelum Dikirim

Jangan pernah mengirimkan email sebelum sempat kalian cek atau baca ulang. Kalian harus mewaspadai kemungkinan kesalahan grammar atau pengetikan yang bisa berakibat fatal.

Mengecek ulang email kalian sebelum dikirim bisa menghindari kalian dari terkesan tidak profesional atau tidak peduli.

Penyebab Aplikasi Beasiswa Ditolak Karena Tak Pandai Melihat Peluang

Kuliah pakai beasiswa siapa yang menolak? Apalagi jika ini adalah impian yang sudah kamu inginkan bisa terjadi dalam hidup kamu. Tapi, untuk mendapatkan beasiswa juga tidak mudah. fellas. Jika tak ada persiapan yang maksimal, rasanya tidak mungkin kita bisa lolos beasiswa begitu saja. Apalagi pake acara kebetulan, wah kalau seperti Lister kurang setuju yaa. Bisa dibilang untuk lolos beasiswa dibutuhkan kegigihan untuk melewati setiap tahapan proses yang sangat panjang!

Berbicara tentang tahapan proses melamar beasiswa, sebelumnya kita pasti butuh membuat aplikasi beasiswa, bukan?

Nah, kamu sudah tahu belum penyebab aplikasi beasiswa itu ditolak? Kalau belum, yuk kita bahas bersama di artikel ini. Check this out!

Tak Pandai Melihat Peluang, Penyebab Aplikasi Beasiswa Ditolak

Berburu beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sebenarnya tidak ada masalah. Kalau kamu yakin, silakan diteruskan. Tapi berburu beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sangat berbeda peluangnya dengan beasiswa yang menawarkan 10 atau 20 kursi. Bayangkan jika kamu harus bersaing dengan 100 orang peserta dengan perbandinan kuota kedua beasiswa tersebut. Pastilah peluang diterimanya lebih kecil jika memilih opsi yang pertama.

Selain melihat jumlah kuota, perhatikan juga preferensi yang diberikan oleh beasiswa tersebut. Apakah kamu adalah kandidat yang mereka harapkan. Atau justru kamu sama sekali bukan kriteria mereka. Preferensi di sini bisa dalam berbagai bentuk.

Misalnya melihat program studi yang diutamakan, perolehan prestasi, pengalaman kerja/organisasi, daerah asal, usia, hasil riset, kampus asal, dll. Biasanya preferensi ini sudah tertera di pengumuman beasiswa. Jadi, pelamar hanya perlu menyesuaikan. Jadi, pada intinya kita harus belajar membaca peluang mana yang terbaik gitu ya, fellas.

Bergantung Pada Satu Beasiswa 

Buatlah beberapa aplikasi sekaligus, karena kesalahan pelamar beasiswa adalah hanya melamar satu beasiswa saja. Padahal banyak sekali beasiswa yang mungkin sesuai dengan yang kamu cari. Ajukan setidak-tidaknya tiga aplikasi beasiswa sekaligus. Bagaimana kalau 10? Bagus dong! tapi itu akan sangat menguras energi dan biaya. Tiga sampai lima aplikasi rasanya sudah banyak. Asalkan memenuhi kualitas persyaratan yang maksimal.

Tidak Proaktif

Proaktif didapat ketika kita cermati semua persyaratan, dokumen aplikasi, dan ketentuan lainnya dari beasiswa yang akan dilamar. Sedikit kesalahan bisa membuat aplikasi beasiswa yang diajukan gagal. Sebagai pemburu beasiswa dituntut ketelitian dan keakuratan. 

Persiapan Kurang Maksimal

Adakalannya belajar dan mempersiapkan beasiswa sendiri itu baik, fellas. 

Namun, alangkah lebih  terarahnya jika mempersiapkannya dibimbing oleh tutor yang sudah berpengalaman? Seperti para alumni beasiswa yang kamu impikan. 

Gunanya belajar ke tutor alumni apa? Ya, tentu saja kamu dapat mengetahui lebih jauh kenapa alumni tersebut bisa lolos beasiswa yang dilamar. Apa kiat mereka dan juga bagaimana persiapan ketika mendaftar beasiswa tersebut. Tutor Alumni bisa menjadi guru yang sangat berharga untuk mengulang keberhasilan yang sama.  

Kelas Bimbingan beasiswa luar negeri bersama tutor yang sudah ahli sangat bagus untuk kamu ikuti, fellas. Selain progres lebih tertarget, kamu juga selangkah lebih maju dibanding pesaing lain yang hanya mengandalkan “coba-coba dan kebetulan”. 

5 Rekomendasi Novel Bahasa Inggris Terbaik Untuk Remaja

Penggemar novel bahasa Inggris mana suaranya? Apakah kamu termasuk penggemar novel atau bacaan berbahasa Inggris, fellas? Jika iya, pada artikel kali ini kita akan membahas 5 novel berbahasa Inggris yang recommended banget untuk kamu baca!

Manfaat Membaca Novel Berbahasa Inggris 

Sebelumnya, mungkin kamu penasaran dan berpikir, “males ah baca novel bahasa Inggris, panjang dan ribet!” 

Eits, padahal, dalam proses belajar di sekolah dibutuhkan kemampuan untuk memahami teks yang panjang lho. Belum lagi, jika kamu mau melanjutkan studi di luar negeri, yang membutuhkan kemampuan membaca teks dan pemahaman mengenai bahasa Inggris yang lebih dalam. Namun, tidak usah khawatir, kemampuan membaca dapat dilatih, misalnya dengan memulai membiasakan diri dalam membaca novel.

Selain ceritanya menghibur, novel mengemas nilai moral dengan cara yang seru, sehingga mudah dipahami. Terlebih dengan membaca novel berbahasa Inggris tentunya akan melatih kemampuan bahasa Inggrismu.

5 Rekomendasi Novel Bahasa Inggris Untuk Kamu Baca

1. The Maze Runner

Novel karya James Dashner ini bercerita tentang kehidupan sekelompok anak laki-laki yang tidak punya ingatan dan terjebak dalam sebuah labirin besar dan menakutkan yang bernama Glade. Satu-satunya jalan keluar yang mereka punya adalah melalui maze (labirin). Sayangnya, labirin tersebut tidak mudah dilewati karena setiap harinya bentuk labirin tersebut berubah dan di dalamnya dijaga oleh Grievers yang mengancam keselamatan mereka. Novel selain seru, juga kosa katanya tidak terlalu sulit dipahami jika kamu masih pemula dalam belajar bahasa Inggris, fellas

Novel bahasa Inggris Maze Runner

2. The Hunger Games 

Serial trilogi the Hunger Games merupakan salah satu serial yang populer di dunia. Pasalnya, dengan popularitas dari serial buku tersebut, cerita ini berhasil diangkat ke layar lebar dan meraih popularitas yang besar. Apabila ini pertama kalinya kamu membaca trilogi dari the Hunger Games, kamu dapat memulai membaca dari novel pertamanya dengan judul yang sama. Novel ini menceritakan mengenai bangsa Panem yang memiliki wilayah yang makmur bernama Capitol, dan dikelilingi oleh 12 distrik yang lebih miskin. Namun, terjadi pemberontakan dari distrik ke-13 terhadap Capitol yang menyebabkan kehancuran dan awal mulai dari terciptanya acara televisi yang bernama ‘Hunger Games.’ Acara ini merupakan bentuk dari hukuman dan peringatan kekuatan dari Capitol. Sehingga setiap distrik diharuskan untuk menyerahkan 1 perempuan dan 1 laki-laki yang berusia antara 12 hingga 18 tahun melalui sistem undian. Orang-orang yang terpilih diharuskan untuk bertarung hingga mati, dan menyisakan hanya satu orang yang selamat sebagai pemenangnya. Seru banget ya? 

novel bahasa Inggris the hunger games

3. Fangirl – Rainbow Rowell 

Bagi kamu pecinta cerita ringan, novel Fangirl mungkin dapat menjadi pilihanmu. Novel ini menceritakan mengenai Cath, seorang mahasiswa baru di University of Nebraska-Lincoln, yang memiliki kembaran identik, yaitu Wren. Cath dan Wren memiliki kepribadian yang berbeda. Wren merupakan anak yang suka bergaul, sementara Cath lebih tertarik untuk menulis. Sewaktu kecil, Wren dan Cath merupakan penggemar berat dari serial Simon Snow, namun semenjak kuliah Wren memutuskan untuk tidak lagi menjadi penggemar dari serial tersebut. Sementara Cath masih terobsesi dengan serial tersebut, dan giat menulis fan fiction dari serial itu yang memiliki ribuan pembaca setia. Cath mengalami kesulitan dalam beradaptasi di sekolah, karena Wren tidak mau sekamar dengan Cath di asrama, dan Cath memiliki Social Anxiety Disorder. Kini Cath harus berjuang untuk bertahan diluar zona nyamannya. Akankah Cath berhasil untuk bertahan?

novel bahasa Inggris fangirl

4. The Princess Diaries – Meg Cabot 

Siapa yang dulu sering bermimpi menjadi seorang puteri? The Princess Diaries mungkin dapat membawamu kembali ke impianmu itu. Novel ini menceritakan sosok Mia Thermopolis, seorang gadis biasa yang sedang duduk di bangku kelas 9, tiba-tiba diberitahu bahwa ia merupakan keturunan dari kerajaan Genovia, dan tidak hanya itu. Mia merupakan seorang puteri mahkota dari kerajaan tersebut. Tentu saja hal ini mengubah hidup Mia secara drastis. Penasaran bagaimana perjalanan Mia dalam menjadi seorang Puteri?

The princess diaries novel bahasa Inggris

5. Life of Pi – Yann Martel

Life of Pi menceritakan kisah Piscine Molitor “Pi” Patel, yang menceritakan kisah masa kecilnya di India, dimana ayahnya memiliki kebun binatang di Pondicherry. Namun, pada Februari 1976, pemerintahan India mendeklarasikan “The Emergency” terhadap kondisi negaranya, sehingga keluarga Pi memutuskan untuk bermigrasi ke Kanada. Akan tetapi, terjadi masalah ketika proses pengangkutan binatang-binatang dari kebun binatangnya ke Kanada. Pada proses pemindahannya, terjadi badai di rute perjalanan mereka, yang menyebabkan kapal yang mereka tumpangi tenggelam. Pi berhasil selamat dengan menggunakan perahu darurat, bersama seekor Hyena, Zebra, Orang utan, dan Macan. Bagaimana petualangan Pi selanjutnya? Akankah Pi dapat selamat di perjalanan?

Life of Pi novel bahasa Inggris

Kenapa Seseorang Lebih Mudah Belajar Bahasa Asing? Ini Dia Jawabannya!

Kamu pasti pernah bertemu dengan seseorang yang sangat lancar berbahasa asing, seperti begitu mudah berbicara menggunakan bahasa yang satu dengan bahasa yang lain. Kira-kira apa ya rahasianya? Nah di artikel kali ini kita akan mencoba membahas kenapa seseorang bisa lebih mudah mempelajari bahasa asing. Yuk disimak!

Hasil Penelitian: Koneksi Saraf Ikut Berpengaruh

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh sebuah jurnal bernama The journal of neuroscience, ternyata koneksi saraf ikut berpengaruh dalam proses kemudahan seseorang belajar bahasa asing. Makin kuat koneksi saraf, maka akan membuat seseorang lebih mudah belajar bahasa lain.

Hasil penelitian tentang bagaimana pengaruh otak seseorang saat belajar bahasa kedua yang dilakukan oleh peneliti asal Kanada, McGill University menyatakan bahwa terdapat hubungan antara berbagai daerah di otak dengan kemampuan berbahasa seseorang. Dari situ diketahui berbagai daerah di otak manusia berkomunikasi satu sama lain bahkan ketika seseorang sedang beristirahat. Kekuatan koneksi ini memang berbeda antara orang yang satu dengan yang lain. Namun demikian, bukan hanya komunikasi di antara bagian-bagian otak saja yang berperan dalam proses belajar bahasa asing, melainkan juga pembelajaran dan pengalaman.

Temuan berikutnya adalah jika seseorang memiliki koneksi kuat antara AI/FO kiri dengan jaringan bahasa otak yang disebut sebagai gyrus temporalis superior kiri, maka peningkatan kemampuan lebih cepat melalui teknik berbicara. Dan jika seseorang memliki koneksi antara VWFA dengan daerah lain di gyrus temporalis superior kiri, maka peningkatan kemampuan bahasa asing akan lebih cepat di teknik membaca.

Namun, hal tersebut tidak serta merta membatasi peluang setiap orang yang ingin belajar bahasa asing yaHasil penelitian ini diyakini dapat menjadi langkah awal untuk memahami ada perbedaan di tiap orang saat belajar bahasa asing. Dalam jangka panjang mungkin bisa membantu pengembangan metode belajar bahasa asing yang lebih baik.

Gunakan Metode Belajar Bahasa Asing yang Sesuai

Kalau bisa bicara banyak bahasa, biasanya kamu masih suka tertukar-tukar. Bagaimana ya menyiasatinya? Ada semacam ruangan di dalam pikiran kamu untuk setiap bahasa, budaya, dan pengalaman terkait. Dengan demikian, bahasa-bahasa itu dapat tetap aktif dan tidak bercampur satu dengan yang lain. Kualitas waktu serta emosi yang terlibat adalah faktor penting. So, bukan melulu jumlah waktu yang dihabiskan untuk belajar bahasa dan menggunakannya ya, teman-teman.

Salah satu rahasia ampuh lain adalah belajar dari ahlinya. Bisa native speaker, atau mengikuti kelas online dari Lister. Dengan belajar privat, kamu bisa diarahkan dengan lebih fokus. Ataupun jika kamu menginginkan belajar bersama teman-teman, kamu bisa mengikuti kelas grup.

Kunci: Motivasi yang Kuat

Hal yang sebenarnya sangat penting adalah kamu harus berani memulai. Cobalah meniru tanpa terlalu berusaha mengeja kata-kata. Semua orang pasti bisa mendengar dan mengulangi. Ini bagian penting dalam proses lho. Kemudian, cermati ekspresi wajah karena hal ini juga penting ketika memproduksi suara. Misalnya, untuk berbicara seperti orang Prancis, kamu bicara dengan bibir ke depan.

Jangan malu ketika kamu akan mengeluarkan suara-suara ‘aneh’ saat mengikuti logat tertentu. Kalau belajar bahasa Arab misalnya, ada cengkok-cengkok yang membuat nada bicaramu sedikit ‘aneh’, bukan? Dalam berproses, hendaknya kamu jangan pula terlalu ambisius. Mulailah berlatih selama 15 menit sebanyak empat kali dalam sehari. Cara yang menyenangkan? Coba dengarkan musik pop berbahasa asing deh. Bisa juga dengan menonton film, bikin puisi, komik, atau cerpen.

Selain itu, carilah partner yang memiliki motivasi sama denganmu dan bercakap-cakaplah. Dengan adanya partner, kamu bisa saling mendukung satu sama lain. Juga, lebih semangat dan fun pastinya!