Panduan Beasiswa Luar Negeri

Mentoring Beasiswa Online – Beruntung jika kita bisa belajar di luar negeri, namun tidak semua bisa melakukannya. Apalagi terbatas oleh hal-hal seperti biaya pendidikan dan biaya hidup yang tinggi.

Belum lagi terkendala masalah bahasa kita yang belum lancar, sehingga perlunya untuk terus belajar agar mendapatkan akses pendidikan di luar negeri.

Buat kalian yang ingin mencari beasiswa di luar negeri dan bingung harus memulai dari mana untuk mendapatkan beasiswa, nah disini jawabannya. Karena kami telah merangkum seluruh komponen yang harus kalian lakukan jika kalian ingin mendapatkan beasiswa luar negeri.

Beasiswa Kuliah Di Luar Negeri

Beasiswa menurut KBBI ialah tunjangan bantuan biaya belajar yang diberikan kepada mahasiswa maupun pelajar. Karena sifatnya bantuan besaran beasiswa pun bervariasi.

Apalagi beasiswa diluar negeri. Dimana beasiswa tersebut dapat berupa beasiswa penuh (full scholarship) maupun beasiswa setengah (partial scholarship) atau hanya tunjangan fasilitas tertentu.

Apa saja sih jenis besiswa yang bisa kita ikuti di luar negeri. Yuk simak artikel berikut ini yang akan membahas tuntas tentang jenis beasiswa!

Jenis Beasiswa yang Dapat Kamu Ikuti

Ada banyak sekali negara di dunia yang menawarkan program beasiswa di negaranya seperti Inggris, Amerik Serikat, Australia, Selandia, Kanada. Bahkan di negara Asia banyak yang membuka beasiswa seperti beasiswa dari Jepang dan Korea.

Perguruan Tinggi di negara-negara tersebut menawarkan berbagai beasiswa yang bisa kamu ikuti. Tidak hanya beasiswa yang mengandalkan prestasi yang luar biasa, namun ada juga beasiswa yang menawarkan kebutuhan hidup, beasiswa sebagian, dan masih banyak tersedia beasiswa untuk diikuti oleh pelajar Indonesia.

Untuk persyaratannya pun bermacam-macam tergantung dari universitas yang menyelenggarakan program pendidikan yang dipilih. Walau demikian, kami masih bisa mengikuti beasiswa di luar negeri yang menghasilkan gelar sarjana, magister, dan doctoral.

Agar lebih paham kali ini kamu bisa menyimak jenis beasiswa apa saja yang tersedia di luar negeri yang pastinya tak patut untuk kamu lewatkan :

Beasiswa Prestasi

Beasiswa Prestasi ditujukkan kepada pelajar yang mampu memenuhi kriteria kemahiran dan akademik tertentu. Penilaian beasiswa ini lebih ke riwayat prestasi atau studi yang pernah ia lakukan sebelumnya. Jadi ada bukti tertentu bahwa ia kompeten dalam hal tersebut.

Persyaratan untuk beasiswa ini pun cukup bervariasi mulai dari Universitas yang mengandalkan ilmu sains atau teknologi dan kemampuan lain yang dimiliki seperti seni musik, lukis dan sebagainya. Untuk kamu yang pernah memenangkan lomba tingkat internasional , terbuka sekali peluang untuk kemungkinan bisa masuk di Universitas yang menyelenggarakan beasiswa.

Beasiswa Tujuan Tertentu

Pemerintah Negara hingga Universitas di Luar Negeri menawarkan kepada setiap pelajar yang memenuhi ketentuan tertentu yang telah ditetapkan dapat mendaftar beasiswa yang mereka selenggarakan. Biasanya beasiswa ini menawarkan beasiswa penuh selama pendidikan, beasiwa kebutuhan hidup dan lain lain. Sering seringlah untuk mengecek berbagai info tentang beasiswa luar negeri.

Beasiswa Program Studi Tertentu

Kampus diluar negeri, bahkan perusahaan juga ikut menawarkan beasiswa program studi tertentu. Tujuannya adalah untuk mencari orang orang yang kompeten dalam program tersebut. Berbagai departemen program studi di berbagai Universitas di luar negeri ditawarkan mulai dari Departemen Teknik, Ilmu Pemerintahan, Sosial, Ekonomi hingga departemen seni.

Jadi bagi kamu yang kuliah di program studi tertentu bisa mengikuti ini loh. Sebab kamu bisa juga menjadikan beasiswa ini untuk memperdalam ilmu kamu di luar negeri.

Beasiswa Berdasarkan Kebutuhan

Beasiswa ini biasanya diperuntukkan bagi pelajar yang mengalami kesulitan keuangan ketika belajar di luar negeri. Beasiswa ini mencakup biaya selama pendidikan dan biaya lain yang relevan untuk menunjang proses pendidikan. Sifatnya terpisah dari beasiswa prestasi, namun kamu juga bisa mendapatkan keduanya sekaligus, jika memang kamu kekurangan.

Syarat untuk mendapatkan beasiswa berdasarkan kebutuhan ini adalah pelajar dapat menyertakan dokumen yang memang membuktikan bahwa dirinya kekurangan finansial sehingga perlunya beasiswa ini. Biasanya yang bisa diperlihatkan adalah bukti penghasilan orang tua atau wali pelajar tersebut.  So buat kamu yang memang mempunyai keinginan untuk berkuliah di luar negeri namun terbatas finansial, kamu bisa daftar beasiswa ini lo!

Beasiswa Atletik

Kalo beasiswa ini sih sesuai dengan namanya beasiswa atletik jadi diperuntukkan untuk orang yang memang mempunyai pencapaian bakat di bidang atletik. Bagi kamu yang memang mempunyai prestasi di bidang atletik kamu  bisa mendaftar dengan menunjukkan bukti bahwa kamu pernah mengharumkan nama lewat cabang atletik.

Itulah jenis beasiwa yang bisa kamu ikuti di luar negeri.

Keuntungan Jika Kamu Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Beasiswa luar negeri memang sangat diidam-idamkan banyak orang. Mereka bahkan berlomba lomba untuk dapat kuota beasiswa. Apa sih yang membuat mereka banyak tertarik dengan beasiswa luar negeri?

Dari 10 orang responden 9 orang mengatakan bahwa belajar di luar negeri semakin mmebuka banyak peluang untuk berkarier di luar negeri, dan hanya 1 orang responden saja yang mengatakan bahwa ia belajar di luar negeri hanya untuk memperdalam ilmunya.

Nah dari sini dapat disimpulkan bahwa banyak sekali keuntungan ketika kita belajar diluar negeri, berikut ini keuntungan yang bisa kamu peroleh :

  • Mampu Meningkatkan Skill dan Pengetahuan Akademis

Saat kamu kuliah di luar negeri pasti kamu akan menghadapi berbagai hal dalam pelajaran. Bukan hanya nilai akademis tetapi kamu juga akan mampu meningkatkan skill kamu dan pengetahuan sesuai dengan jurusan yang kamu pilih.

Kamu akan berada di kelas yang berbeda , metode pangajaran yang berbeda, penugasan yang berbeda, dan semua itu terkesan baru kamu alami karena metode pengajaran di Indonesia mungkin tidak sama dengan diluar negeri. Cobalah untuk menjadi aktif ketika belajar di luar negeri. Dengan cara melibatkan diri di dalam berbagai organisasi, atau acara tertentu.

  • Memiliki Prespektif Berfikir Berbeda

Sebagai pelajar yang belajar di luar negeri, kamu akan menemukan banyak hal baru. Salah satunya adalah prespektif. Dimana kamu akan memandang dunia lebih luas dan hal itu dapat membuatmu untuk mengambil keputusan dengan bijak.

Di Negara yang berbeda, kamu akan menemukan banyak kebiasaaan, budaya, cara cara serta lingkungan yang berbeda dengan Indonesia. Hal itu tentu mampu mengubah pandanganmu tentang perspektif baru dan membutmu berikir out of the box.

  • Mendapatkan Gelar Ternama

Salah satu keuntungan ketika kamu belajar di luar negeri adalah mendapatkan gelar ternama yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan.

Dengan bekal gelar ternama, kamu bisa memperoleh peluang karir yang cukup menjajikan di berbagai perusahaan yang kamu inginkan. Ini merupakan titik awal yang baik untuk perjalanan karir kamu selanjutnya.

  • Dapat Bekerja di Luar Negeri

Seperti yang pertama di jelaskan, kamu juga bisa memiliki peluang untuk berkerja di luar negeri. Karena banyak Negara yang saat ini mengizinkan pelajar internasional untuk memulai karir dan bekerja di Negara tempat menempuh pendidikan. Dengan begitu tingkat penghasilan anda jauh lebih tinggi dan bisa membuat perjalanan karir anda semakin melaju.

  • Menemukan Budaya Baru

Belajar di luar negeri itu artinya berada di Negara lain. Dan pastinya akan mendapatkan berbagai hal kebudayaan baru. Menemukan lingkungan sekitar yang berbeda dengan lingkungn yang dulu.

Dan pastinya kamu dituntut untuk beradaptasi dengan budaya mereka. Mungkin awalnya kamu memang tidak yakin tetapi kamu bisa memperluas pandangan global dan mampu menghargai budaya orang lain.

Kamu pasti akan menjumpai karakteristik  dari negera tempat kamu mendapat beasiswa, tetapi cobalah untuk bertukar pikiran dengan mereka.

  • Pertemanan Global

Dengan mendapatkan kesempatan untuk belajar di luar negeri akan membangun relasi dengan orang orang baru yang kamu temui. Baik dilingkungan kelas, kampus, tempat tinggal atau tempat umum yang pastinya akan membentuk relasi pertemanan.

Dengan relasi tersebut kamu dapat berkomunikasi secara dwi-bahasa, sehingga bisa mendapatkan pembelajaran mengenai bahasa asing secara langsung.

  • Mengembangkan Kemampuan Bahasa Asing

Belajar di luar negeri adalah cara terbaik untuk lancar dalam berbahasa asing. Karena kita dituntut  untuk menggunakannya setiap hari. Dengan begitu mampu membuat anda terbiasa menggunakan bahasa asing untuk komunikasi di berbagai tempat, salah satunya adalah di kelas. 

Selain itu sering mendengarkan percakapan orang di sekitar kita dengan bahasa asing juga efektif meningkatkan kemampuan kita dalam berbahasa asing.

  • Mendapatkan Jati Diri

Luar negeri mungkin mampu membuat kamu menemukan siapa diri kamu sebenarnya.

Kamu akan mengetahui sifat sifat tentang diri kamu, memahami diri, mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk yang harus dihindari untuk diri kita, memahami ketakutan apa yang sebenarnya kita alami dan kita dituntut untuk mencari solusinya, belajar juga untuk menyelesaikan masalah, dan masih banyak lagi.

Dan saat itulah kamu mungkin akan menemukan jati diri kamu yang sebenarnya. Dengan begitu kamu akan mampu menyusun rencana kamu kedepan untuk lebih baik dari sebelumnya.

  • Hidup Mandiri

Mengemban studi di luar negeri menjadikan kamu lebih mandiri. Karena kamu akan tinggal sendiri  dan mulai bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri. Mulai dari memasak, membersihkan tempat tinggal, mengatur waktu  dan aktivitas lain.

Begitu juga ketika kamu dikampus, kamu harus tahu kapan tugas dikerjakan, bagaimana cara megerjakan entah di perpustakaan atau tempat kondusif lainnya. Tantangan ini harus kamu jalani ketika kamu memutuskan untuk belajar di luar negeri. Dan hal itu akan membuat diri kamu menjadi pribadi yang penuh dengan kesungguhan.

Banyak sekali sebenarnya keuntungan dan pengalaman berharga saat kamu mendapatkan beasiswa di luar negeri. Meraih pendidikan tinggi di luar negeri akan membuatmu menjadi pribadi yang mempunyai ilmu yang lebih luas dan dapat meningkatkan potensi yang ada di diri kamu.

Oleh karena itu yuk mulai mempersiapkan hal hal untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri. Mencari informasi universitas atau perguruan tinggi yang menyelenggarakan beasiswa yang tentunya cocok dengan yang kamu inginkan.  Nah kini kamu harus tahu beasiswa luar negeri apa saja yang paling di minati oleh mahasiwa Indonesia.

Syarat Umum Mendaftar Beasiswa Luar Negeri

Banyak orang yang bertanya apa saja syarat jika kita medaftar beasiswa di Luar Negeri. Sebenarnya syarat untuk mendaftar beasiswa di luar negeri tergantung dari pihak yang menyelenggarakan beasiswa. Tetapi berikut ini persyaratan umum jika kita menginginkan mendaftar beasiswa luar negeri :

Syarat Bahasa

Umumnya jika kita mendaftarkan diri, kita harus menggunakann bahasa inggris. Karena bahasa Inggris menjadi bahasa pengatar. Sehingga kamu harus membuktikan kemmapuan bahasa inggris kamu. Biasanya ada 2 tes kemampuan bahasa inggris yang digunakan. Tergantung dari Universitas yang menyelenggarakan.

IELTS (International English Language Testing System)

Tes ini sudah di akui oleh lebih dari 8000 institusi di dunia. Biasanya untuk minimal yang harus di peroleh untuk tes IELTS adalah 6,0 , namun tergantung kebijakan dari Universitas yang anda tuju. Tes IELTS sendiri dibagi menjadi 4 bagian yaitu : listening, reading, writing, dan speaking.

TOEFL (Test Of English as Foreign Language)

Untuk kamu yang mau tes TOEFL kamu bisa memilih mau menggunakan Internet-Based (IBT) , atau paper-based (PBT) . Untuk IBT tesnya dilakukan secara online, sedangkan PBT dilakukan dengan paper dimana harus mengambil tes sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dan tempat yang digunakan untuk tes. Untuk TOEFL sendiri dibagi menjadi 4 bagian yaitu : reading, writing, speaking dan listening.

Persiapkan tes kemampuan bahasa inggris anda jauh jauh hari, karena dapat membuat anda lebih matang dalam hal tersebut, kamu juga bisa lo gabung di kelas Lister khusus untuk kursus IELTS maupun TOEFL. Dan pastinya kursus ini tidak membosankan unuk dii ikuti.

Syarat Akademis

Syarat akademis untuk melajutkan kuliah di luar negeri adalah harus menyelesaikan pendidikan dari SD hingga SMA / SMK dan disertai dengan bukti kekulusan. Kamu juga bisa menyertakan tanda “International Baccalaureate Diploma” atau kualifikasi lain yang setara dengan itu.

Nah bagi kamu yang tidak memenuhi persyaratan masuk kamu juga bisa mencoba mengikuti program yang di selenggarakan Universitas tersebut, biasaya bernama “Program Pondasi” Program ini diberikan untuk persiapan sebelum kamu mengambil progam sarjana dengan waktu 1 tahun namun itu tergantung juga dari Universitas yang menjadi tujuan. Ada 3 hal yang harus kamu tahu tentang beasiswa luar negeri

3 Mindset yang Keliru saat Pelajar Mencari Beasiswa Luar Negeri

Jangan memposisikan diri sebagai pemohon beasiswa dan mengharapkan bantuan dari penyelenggara

Mengapa kita tidak boleh seperti pemohon, karena sebenarnya penyedia beasiswa itulah yang memutuhkan kamu. Karena dengan adanya kamu sebagai mahasiswa internasional mampu meningkatkan peringkat universitas tersebut, mahasiswa internasional juga membantu perputarn ekonomi suatu nama karena adanya pemasukan, kadang adanya ikatan kerja kepada pihak penyelenggara.

Mendapatkan beasiswa itu harus IPK yang tinggi

Tidak semua IPK tinggi bisa menjamin kamu menerima beasiswa, karena banyak faktor yang menjadi pertimbangan.

Ingin dapat beasiswa harus berbahasa inggris

Jangan menyamaratakan kalau mau dapat beasiswa harus bisa berbahasa inggris, namun ada juga penyedia beasiswa yang tidak mensyaratkan itu. Tetapi bahasa inggris tetaplah penting dan wajib kamu kuasai.

Untuk kamu yang ingin mendapatkan beasiswa luar negeri, cobalah untuk mengikuti tips-tips di bawah ini :

Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Mendapatkan beasiswa adalah dambaan setiap pelajar. Karena itu adalah salah satu cara bisa melanjutkan kuliah di luar negeri. Namun sayangnya jumlah beasiswa luar negeri terbatas padahal sangat banyak sekali peminat beasiswa luar negeri di setiap tahunnya. Lalu bagaimana cara agar memiliki peluang untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri :

  • Memiliki keyakinan yang kuat

Seseorang yang mampu meraih cita cita biasanya memiliki modal utama berupa keyakinan, tekad serta motivasi yang kuat tertanam pada dirinya. Jika kamu memang ingin mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, cobalah tanamkan pada diri kamu, bahwa akan mendapatkan kesempatan beasiswa ini. Jangan pernh ragu, sebelum mencoba mendaftar beasiswa. Keinginan kamu akan terwujud jika motivasi kamu tinggi dan tetap berusaha untuk mendapatkannya.

Jangan pernah takut gagal untuk mencoba mengejar beasiswa di luar negeri. Tanamkan di diri kamu bahwa kamu akan segera mendapatkan beasiswa ini, maka ketika kamu mulai mendaftar dan  tes kamu akan nyaman dan siap menghadapi.

  • Meningkatkan kemampuan bahasa asing

Jika kamu memang menginginkan beasiswa diluar negeri, kamu harus mampu menguasai bahasa asing, salah satunya adalah bahasa inggris. Karena bahasa iggris menjadi pokok bahasa internasional, jadi mau tak mau kamu harus lancar dan menguasainya.

Kamu bisa mulai dengan menghafal kosakata dalam bahasa inggris, mengikuti kursus bahasa inggris di Lister, dan mengikuti tes TOEFL.  Cobalah untuk meliangkan waktumu belajar bahasa inggris secara mendalam, karena dengan bergitu kamu bisa dengan cepat menguasainya.

  • Menentukan universitas mana yang ingin dituju

Kalo kamu ingin mengejar beasiswa di luar negeri, penting bagi kamu untuk menentukan universitas mana yang menjadi tujuanmu. Dan pastikan universitas tersebut membuka peluang beasiswa sesuai degan jurusan yang kamu inginkan. Maka jika kamu sudah menentukan 2 hal tadi kamu bisa mencari tahu bagaimana proses mendapatkan beasiswa di universitas itu.

Kamu juga harus mencari tahu bagaimana budaya negara yang ingin kamu tuju, dan mengumpulkan informasi sedetail detailnya mengenai apapun tentang beasiswa universitas tersebut, terutama proses untuk mendaftar.

  • Jangan malu bertanya serta mencari informasi

Pepatah mengatakan malu bertanya sesat di jalan. Pepatah tersebut paling cocok digunakan untuk kasus ini. Karena untuk kamu yang memang mengidam idamkan beasiswa luar negeri perlunya mencari informasi mengenai beasiswa tersebut.

Jangan pernah malu bertanya pada teman teman yang memang  pernah mendaftar beasiswa yang kamu inginkan. Atau kamu bisa bertanya kepada akademik, professor, dosen atau lain lain yang informasinya memang jelas.

Jika memang kampus atau sekolahmu ada bagian untuk menagani pendidikan di luar negeri ada baiknya kamu langsung bertanya kepada mereka.

  • Buat daftar beasiswa yang kamu minati

Buat kamu yang memang menginginkan beasiswa di luar negeri, pentingnya untuk membuat daftar beasiswa dari yang paling diminati. Cara membuat daftar beasiswa adalah :

  • Jangan pernah ragu untuk mencari informasi tentang beasiswa. Mulai dari jenis beasiswa, program studi yang ditawarkan, kualifikasi yang di butuhkan, syarat untuk memperoleh beasiswa, deadline beasiswa serta lain lain yang mencakup beasiswa.
  • Membuat daftar seperti excel atau spreadsheet untuk mempermudah menggolongan beasiswa. Kamu bisa mengambil beberapa poin seperti jenis beasiswa, nama universitas, program studi, Negara, bahasa yang digunakan, penyelenggara beasiswa, syarat mendaftar dan lain sebagainya.
  • Mulailah mengapply beasiswa sampai kamu bisa diterima. Jika kamu di tolak, cobalah untuk terus mendaftar di beasiswa lainnya yang bisa kamu ikuti.
  • Pilihlah negara dengan pelamar paling sedikit

Bagi kalian cara ini ampuh bagi kamu yang ingin mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Cara ini mungkin terdengar sedikit berbeda dari orang lain pada umumnya, yaitu dengan memilih Negara yang menyediakan beasiswa dengan jumpah pelamar sedikit, sehingga peluang kamu untuk meraih beasiswa inipun besar.

Usahakan jangan mendaftar beasiswa gara gara mengikuti teman atau mengikuti trends, karena jika kamu seperti itu peluang kemungkinan kamu lolos sangat kecil, karena banyak sekali ribuan orang yang mendaftar. Kamu bisa mencari tahu informasi mengenai Negara dengan peminat beasiswa sedikit. Dan cobalah untuk searching mengenai beasiswa yang disediakan oleh Negara itu.

  • Buatlah Motivation Letter yang Tidak Umum

Apakah anda tahu bahwa Motivation Letter adalah salah satu poin yang menentukan kamu dapat di terima atau tidak oleh pihak penyelenggara beasiswa? Kamu harus mampu membuat essay yang memang menunjukkan bahwa kamu layak mendapatkan beasiswa ini.

Banyak orang yang membuat essay terlalu umum sehingga biasanya hal itu tidak membuat pihak penyelenggara tertarik dengan motivation lettermu. Karena kata kata yang kamu gunakan sudah biasa “saya menginginkan nelajar disini karena tertarik budaya disana ….  “ atau “saya ingin bealajar bahasa disana ..” Essaymu terlalu flat jika kamu menuliskan seperti itu.

Cobalah untuk menulis essay dengan hal hal yang menarik seperti, kamu tertarik dengan film yang dibuat disana, kamu memiliki teman sma yang pernah ikut pertukaran pelajar disana, kamu memiliki teman dunia maya yang juga tinggal di Negara tersebut. Nah hal hal itu yang akan di pertimbangkan oleh pihak penyelanggara beasiswa, dan kemungkinan besar kamu bisa mendapatkan beasiswa ini

  • Bertemu Perwakilan Penyelenggara

Jika kamu mencari beasiswa lewat situs atau website pastinya informasi yang diberikan hanya bersifat umum atau teknis. Sedangkan kamu perlu untuk mendapatkan info lebih lanjut dan mendalam tentang beasiswa yang kamu inginkan. Sehingga perlunya datang ke pameran pendidikan atau semacamnya yang memang menyediakan stand khusus beasiwa.

Informasi yang lebih lengkap dapat kamu tanyakan kepada perwakilan penyelanggara di Indonesia atau paling tidak perwakilan universitas. Dimana ia akan membantu menjawab kegalauan seputar pendaftaran dan persyaratan beasiswa.  Kamu juga bisa bertemu dengan alumni universitas tersebyt dan berbagi cerita mengenai kesuksesan ketika mendapatkan beasiswa.

Carilah Koneksi

Tak ada salahnya kamu membuka jaringan dengan para alumni yang pernah mendapatkan beasiswa. Kamu bisa meminta nomor konta mereka atau paling tidak kamu bisa bergabung dengan komunitas mereka. Dengan begitu kamu akan mendapatkan saran, ide dan cerita seputar pengalaman mendapatkan beasiswa

Para alumni akan merekomendasikan universitas yang menurut mereka bisa kamu jangkau, persiapan ujian apa yang dilakukan, memberikan kisi kisi ujian atau mampu menghubungan kamu dengan komunitas di luar negeri.

Lengkapi Persyaratan

Setelah kamu mendapatkan informasi apapapun tentang beasiswa ini, persiapkan persyaratan yang dibutuhkan sebelum mendekati deathline. Mulai dari dokumen yang dibutuhkan, CV kamu, surat referensi lain yang diminta dan motivation letter. Yang terpenting kamu telah menyusunnya dengan baik, agar penyelenggara beasiswa dapat mempertimbangkan kamu untuk ke tahap selanjutnya.

Masukkan Lamaran Lebih Awal

Jangan pernah menunda nunda untuk memasukkan lamaran beasiswa kamu. Karena banyak orang yang juga memasukkan lamaran mendekati deahtline. Buanglah kebiasaan buruk, karena semakin awal kamu memasukkan lamaran kamu, pihak penyelenggara semakin bisa dengan teliti memeriksa lamaran kamu secara detail. Dengan begitu kamu mempunyai kemungkinan untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

Mungkin bagi sebagian orang jika waktu deathline masih panjang, mereka masih santai untuk tidak memasukkan lebih dahulu. Padahal itu menjadi peluang bagi kamu. Alasannya karena pihak penyelenggara akan memeriksa file yang kamu kirim. Jika kamu mengirim di akhir waktu banyak orang juga yang melakukan hal sama, jadi pihak penyelenggara mungkin tidak teliti dan mengabaikan poin poin penting yang seharusnya menjadi nilai tambah kamu.

Persiapkan Tes

Jika hal hal tersebut sudah kamu persiapkan mulai dari universitas mana, program studi apa, syarat lainnya maka sekarang fokuslah untuk mempersiapkan mengikuti tes.  Karena percuma jika kamu sudah mempersipkan syarat dengan lengkap namun kamu lupa untuk mempersiapkan tes.

Tidak perlu takut ketika menghadapi tes, cobalah untuk tetap tenang dan percaya diri bahwa kamu bisa melakukan hal tersebut.  Berikut ini ada beberapa tes yang wajib kamu ikuti :

Tes Akademik

Tes akademik yang biasanya diujikan untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri ialah Tes Scholstic Aptitude (TSA) dan American College Testing (ACT). Tes ini digolongkan tes akademik yang menentukan apakah kamu mampu belajar di Universitas tersebut atau tidak. Untuk Tes  Scholstic Aptitude (TSA) terdiri dari bahasa inggris dan matematika. Untuk bahas inggris sendiri seperti tes psikologi di Indonesia.

Sedangkan American College Testing (ACT) hanya diperuntukkan bagi mereka yang mengambil jurusan sains. Tes ACT juga tidak jauh beda dengan TSA karena mencakup bahasa inggris dan matematika.

Tes Wawancara

Biasanya ada juga tes wawancara di tahap selanjutnya, jika kamu berhasil lolos dari tes akademik. Untuk tes wawancara sendiri seperti biasanya. Cobalah untuk menjawab semua pertanyaan dengan detail dan jelas agar menyakinkan si pihak pewawancara bahwa kamu layak mendapatkan beasiswa tersebut.

Nah itulah hal yang harus kamu lakukan dan persiapkan jika kamu memang berencana ingin mendapatkan beasiswa luar negeri. Memang terkesan sangat sulit jika kamu tidak benar benar mempersiapkannya. Eitss tunggu dulu, jika kamu memang mau mendaftar beasiswa cobalah untuk mengikuti kelas kursus kuliah ke luar negeri dengan beasiswa hanya bersama Lister.

Kesalahan Ketika Mendaftar Beasiswa Luar Negeri

  • Mendaftar beasiswa hanya satu dua kali lalu menyerah. Cobalah untuk terus mendaftar jangan sampai menyerah
  • Menunda nunda pendaftaran juga tidak boleh kamu lakukan, karena akan membuang buang waktu kamu, misalnya waktu kamu di gunakan untuk belajar malah terbuang sia sia.
  • Terlambat mengumpulkan dokumen maupun berkas. Jangan pernah telat untuk mengumpulkan, karena ini penilaian awal serius tidaknya kamu dalam mengamil beasiswa luar negeri.
  • Kamu harus rinci dalam mengikuti hal hal penulisan seperti : meamakai huruf kapital semua saat di minta, hindari kata yang salah ejaannya, memisahkan surat rekomendasi atau lain lain.
  • Esai harus sesuai dengan yang di minta pihak yang menyelenggarakan. Jangan sekali kali keluat topic atau pertanyaan yang di berikan atau kelebihan jumlah kata yang diminta. Coalah untuk menulis esai tidak umum (mencoba menggambil sudut pandang yang lain agar esai lebih menarik dan di sukai) Intinya kamu harus mengikuti perintah yang di berikan oleh pihak penyelenggara, dan tunjukkan hasil yang terbaik.
  • Jangan membuat esai yang menjelekkan pihak lain. Karena dengan menjelekkan pihak lain itu termasuk refleksi dari diri kamu. Kamu harus mencoba untuk open minded agar kamu di terima beasiswa dan bisa melanjutkan pendidikan ke luar  negeri.
  • Jangan pernah mengumpulkan atau menyertakan esai yang sama untuk beasiswa yang berbeda. Tulislah lagi esai yang berbeda karena tidak mungkin juga tema atau ketentuan dari beasiswa sama.
  • Nilai IELTS / TOEFL kamu yang tidak memenuhi standar yang diminta. Biasanya untuk IELTS nilai harus lebih dari 6,0 , namun tidak menutup kemungkinan lebih tinggi tergantung dari Universitas yang kamu tuju. Untuk TOEFL sendiri nilai minimum 520, tetapi untuk menchallenge diri kamu cobalah untuk lebih tinggi dari angka 550. Nilai tes kemampuan bahasa inggris ini sangat penting apalagi digunakan untuk Negara yang memang berbahasa Inggris.
  • Jangan mengumpulkan berkas dalam keadaan acak acakan atau tulisan yang kamu tulis tidak jelas. Jika memang di suruh memakai tangan, cobalah menulis serapi mungkin dan bisa dibaca dengan jelas. Kalau menggunakan computer, aturlah serapi mungkin agar ketika di cetak hasilnya maksimal.
  • Jangan berharap berhasil pada usaha pertama ketika baru mulai mendaftarkan beasiswa. Teruslah mencoba agar berhasil.
  • Jangan berbohong tentang prestasi yang pernah kamu dapatkan, dan melebih lebihkan prestasi yang memang tidak sesuai dengan kenyataan.
  • Sebelum mengumpulkan cek dahulu formulir. Karena biasanya orang lupa mencantumkan tanda tangan, lupa mencantumkan email atau no telpon dan kurangnya reference.

Itulah hal hal yang harus kamu hindari ketika kamu mendaftar beasiswa di luar negeri.

Yuk Pelajari Cara Menulis Esai

Pelajar maupun mantan pelajar, kita pasti pernah menghadapi kegalauan diberikan tugas menulis esai beribu-ribu kata dan langsung kebingungan: mulai dari mana? Apa yang ditulis? Ini esai bukan ya? Kalau mengambil dari sumber mentah-mentah akan dibilang plagiat, kalau menulis esainya berdasarkan pikiran sendiri, malah akan dinilai fiksi. Seakan mati segan, hidup tak mampu.

Dulu, esai pasti pernah menjadi salah satu penyebab kita sakit kepala dan tidak tidur berhari-hari, nah biar gak pusing-pusing lagi, berikut adalah dasar-dasar menulis esai yang bisa membantu kamu memulai tulisanmu.

Tipe Esai

Pastikan esai yang kamu pilih sesuai dengan ketentuan tugasmu atau sesuai dengan topikmu. Ada esai deskriptif, naratif, persuasif, eksposisi, argumentatif, dan lain-lain. Esai deskriptif merupakan esai yang menekankan pada rincian dari hal yang kamu bahas dalam esaimu.

Esai naratif merupakan esai yang disampaikan dengan cara menceritakan dengan jelas topik yang kamu bahas di esai yang ditulis. Esai persuasif merupakan esai yang mengajak atau meyakinkan pembaca mengenai topik dari esai yang ditulis, dan esai eksposisi merupakan esai yang berisi penjelasan mengenai cara atau proses bagaimana sesuatu dapat terjadi atau dilakukan.

Dengan menentukan esai seperti apa yang ingin kamu tulis, esaimu akan memiliki tujuan yang jelas dan penulisannya akan lebih terstruktur.

Topik

Topik adalah ‘rumah’ dari tulisanmu. Artinya, setiap paragraf dalam esaimu harus masuk di dalam rumah ini dan bukan rumah tetangga. Jangan sampai kamu memilih untuk menulis tentang politik tapi ada paragraf tentang masak-masak di dalamnya. Tidak nyambung, dong. Jangan lupa untuk memutuskan apa judul esaimu di tahap ini ya!

Riset

Esai itu 20% menulis dan 80% mencari tahu. Lakukan riset mengenai topikmu. Kamu bisa pergi ke perpustakaan atau bisa juga dengan googling. Jelajahi semua hal berkaitan yang mungkin kamu butuhkan untuk memperdalam topikmu atau malah hanya memberikan pandangan baru tentang topik tersebut.

Tesis

Kalau topik adalah rumah, maka tesis adalah fondasi dari rumah tersebut. Kembangkan tesismu sebaik mungkin. Karena, jika tesismu kokoh dan memiliki argumen yang kuat, esaimu akan sulit untuk dibantah.

Kerangka Esai

Rancang kerangka dan susunan dasar untuk esaimu. Dengan melakukan hal tersebut kamu akan mempermudah proses menulis esaimu nanti, esai yang ditulis akan lebih tertata, dan kamu tidak akan kebingungan di tengah proses menulis. Kerangka esai ini akan berperan sebagain pendukung tesis mu dan yang akan memulai setiap paragraf esaimu, jadi, pastikan mereka terhubung satu dengan yang lain ya!

Tidak rumit-rumit banget kan ternyata? Itu dia beberapa langkah dasar penulisan esai. Kalau kamu masih bingung mau mulai dari mana, selalu coba untuk memilih topik terlebih dahulu baru kemudian judul. Yang lain akan mengikuti kok. Hmm, masih bingung? Tenang saja, kita akan bahas cara penulisan esai lebih dalam di artikel-artikel selanjutnya. Semangat, fellas!

Sumber:

https://grammar.yourdictionary.com/writing/how-to-write-an-essay.html

Manfaat Menjadi Bilingual Untuk Anak Dengan Belajar Bahasa Inggris

Tidak dapat dipungkiri bahwa seiring dengan kemajuan jaman, semakin penting pula penguasaan Bahasa Inggris. Karena kini Bahasa Inggris tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi orang-orang Inggris, Amerika atau Australia saja tetapi sudah menjadi bahasa globalisasi.

Oleh karena itu menjadi penting bagi anda untuk mengajari anak anda berbahasa Inggris. Namun tahukah anda bahwa terdapat banyak keuntungan lain dengan menjadikan anak anda sebagai seorang bilingual (menguasai dua bahasa) atau bahkan menjadi seorang Poliglot (menguasai banyak bahasa).

Artikel ini akan membahas berbagai keuntungan yang dapat anda dan anak anda miliki dengan menguasai Bahasa Inggris dan menjadi seorang bilingual. Akan tetapi sebelumnya mari kita pahami apa itu bilingual.

Definisi Bilingual

Bilingual berasal dari Bahasa Inggris yang berarti orang yang mampu menggunakan dua bahasa dengan sama baiknya (Oxford Dictionary:2020).  Menurut website thebrain.mcgill.ca, bilingual terbagi menjadi tiga jenis.

  • Adalah coordinated bilingualism yaitu bilingual yang terjadi secara alami seperti ketika seorang anak memiliki sepasang orang tua yang memiliki bahasa ibu yang berbeda dan hanya berkomunikasi dengan bahasa tersebut kepada anaknya.

Contoh ayah merupakan orang Belanda sementara Ibu orang Surabaya dan ketika berkomunikasi dengan anaknya, sang ayah menggunakan Bahasa Belanda sementara sang Ibu menggunakan Bahasa Jawa.

  • Adalah In compound bilingualism. Bilingual jenis ini terbangun karena seorang anak terlatih mendengarkan bahasa Ibu orang tuanya sekaligus bahasa pengantar orang tua tersebut.

Contoh ketika sang Ibu adalah orang Sunda dan sang ayah adalah orang Jawa. Kedua orang tua tersebut berkomunikasi dengan anaknya memakai bahasa Jawa dan Sunda sekaligus Bahasa Indonesia.

  • Adalah Late Bilingual yaitu ketika kemampuan bilingual seorang anak terbangun ketika anak tersebut telah melewati usia 12 tahun baik melalui sekolah atau komunitas lain.

Manfaat Menjadi Seorang Bilingual

Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak

Dilansir dari laman brainfit.co.id, kemampuan kognitif adalah kemampuan untuk membangun proses berfikir. Proses tersebut diantaranya proses mengingat sesuatu,pengambilan keputusan, pemecahan masalah dan lain-lain. Jika anda mampu mengajari anak anda berbahasa Inggris, salah satu keuntungannya adalah meningkatkan kemampuan ini..

Anak akan menjadi terbiasa secara otomatis memproses kosakata berbahasa Inggris yang dia lihat atau dia baca dan menerjemahkannya ke dalam bahasa lainnya seperti Bahasa Indonesia.

Tetapi sebagai akibatnya bisa jadi anak anda akan sedikit lambat dalam mengidentifikasi sesuatu sebab terkadang kedua bahasa yang dia kuasai akan tumpang tindih.

Sehingga anda perlu memberikan pengaturan ekstra agar anak anda tahu kapan harus menggunakan Bahasa Inggris dan kapan harus menggunakan Bahasa Indonesia.

Meningkatkan Kemampuan Belajar

Menurut artikel yang dipublikasikan oleh dana.org, orang yang memiliki kemampuan bilingual sejak kecil cenderung belajar lebih baik daripada orang dewasa yang belajar bahasa asing setelah beranjak dewasa.

Hal ini disebabkan seiring dengan peningkatan kemampuan kognitif anak, kemampuan kemampuannya yang lain seperti kemampuan mengingat akan membantunya untuk memiliki kemampuan belajar yang lebih baik hingga dewasa.

Meningkatkan Kreativitas

Seiring dengan meningkatnya kemampuan kognitif anak dan kemampuan anak tersebut mendapatkan pengetahuan yang baru dalam bahasa asing, maka semakin besar kemungkinan anak tersebut untuk berfikir out of the box.

Pengetahuan tentang kultur dan budaya yang mereka dapatkan dari internet akan mereka olah untuk diaplikasikan di lingkungan sekitar mereka yang notabene masih asing dengan kultur dan budaya lingkungan tersebut.

Terlebih lagi jika anak anda menguasai Bahasa Inggris maka anak anda dapat menyerap pengetahuan dari seluruh dunia sebab banyak negara menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua serta lebih dari 1 miliar orang didunia mampu berbicara dan menulis tulisan berbahasa Inggris dengan baik.

Contoh dari kreativitas ini adalah anak anda mamp menyanyikan lagu anak anak berbahasa Inggris sambil mempraktikkan video musik dari lagu tersebut.

Membuka Kesempatan Baru

Banyak kesempatan baru yang akan terbuka jika anak anda menjadi seorang bilingual terutama jika anak anda menguasai Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Kesempatan-kesempatan tersebut seperti kesempatan mendapatkan teman baru dari luar negeri, kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan di masa depan baik itu pekerjaan dari perusahaan dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu kesempatan ini juga termasuk kesempatan untuk memiliki ide-ide dan pengetahuan baru yang dapat dia aplikasikan kelak di masa depan sebagai wiraswasta. Secara singkat, kesempatan-kesempatan ini meliputi kesempatan yang lebih luas di bidang sosial dan ekonomi.

Dalam hal ini apabila anak anda menguasai Bahasa Inggris sejak dini, maka akan lebih besar kemungkinan bagi anak anda untuk sukses di masa depan. Sebab jumlah penutur Bahasa Inggris terus meningkat seiring waktu terutama Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.

Anak anda akan memiliki banyak kesempatan untuk berinteraksi dan menjalin koneksi dengan masyarakat luar negeri baik dalam hubungan bisnis maupun hubungan personal.

Pengetahuan yang dimiliki anak anda juga akan meningkat karena sekarang banyak website atau situs situs pembelajaran baik dari dalam maupun luar negeri yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Namun demikian menguasai bahasa lain selain bahasa Inggris tetap menjadi keuntungan tersendiri yang juga patut untuk anda perhitungkan.

Memperlambat Efek dari Penuaan yang Disebabkan Oleh Otak

Manfaat menjadi seorang bilingual dapat anak anda nikmati sepanjang hidup. Jika ketiga manfaat di atas adalah manfaat yang anak anda dapat rasakan ketika masih produktif bekerja, maka manfaat yang terakhir ini akan dia rasakan ketika dia sudah pensiun.

Penelitian banyak menemukan bahwa menjadi seorang bilingual dapat meningkatkan kemampuan kognitif sehingga mengurangi resiko seseorang terkena demensia (kepikunan) dan Alzheimer dihari tua.

Menurut pendapat penulis sebenarnya anak Indonesia sudah secara alami menjadi seorang bilingual kecuali untuk anak anak di beberapa daerah. Sebab umumnya masyarakat Indonesia tidak menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa percakapan sehari hari.

Sebaliknya Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar saat sekolah. Selain itu, banyak anak-anak muslim juga dituntut untuk belajar membaca dan menulis Bahasa Arab untuk keperluan pembelajaran agama. Oleh karena itu tidak ada salahnya jika anda mencoba menambahkan satu bahasa asing lagi untuk mereka pelajari yaitu Bahasa Inggris.

Wawancara Online? Siapa Takut! Tips Berikut Wajib Dipelajari

Walaupun banyak banget karyawan yang kehilangan pekerjaan mereka setelah COVID-19, banyak juga lho perusahaan-perusahaan yang lagi mencari pekerja. Kalau kamu salah satu dari teman-teman yang lagi mencari pekerjaan di masa pandemik ini, pasti tau dong kalau sekarang semuanya serba online, termasuk wawancara kerja.

Kalian harus tau kalau wawancara via Zoom atau Google Meet itu rasanya akan berbeda banget sama wawancara langsung ke kantor. Biarpun wawancaranya online, tapi tetap ada aturannya, fellas. Yuk, simak beberapa tips berikut supaya wawancara online-mu sukses.

Tes Alat-Alat Sebelum Wawancara

Microphone laptop kamu berfungsi gak? Kameranya jelas? Wifi gimana? Nah, biar wawancara online mu serasa bertatap langsung, pastikan semua gear mu tidak ada yang bermasalah ya. Apalagi internet yang macet-macet. Jangan sampai kamu sudah berbicara panjang lebar,  pewawancaranya cuma dengar patah-patah. Kamu bisa ke tempat-tempat dengan kecepatan wifi yang sudah diakui seperti working spacecollaborative space, dll.

Hilangkan Semua Distraksi

Kalo gear sudah mantap, saatnya memastikan tidak akan ada hal-hal yang mendistraksi kamu. Singkirkan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dll. Kalau kamu punya anak kecil, boleh dialokasikan ke ruangan lain dulu ya. Pewawancara pasti akan ilfeel banget kalau dia lagi ngomong dan anjingmu menggonggong terus-terusan. Iya sih, kucing, anjing, dan anak kecil itu lucu banget. Tapi, kalau kamu lagi wawancara kerja secara langsung, kamu juga gak bawa anjing atau kucingmu ke dalam ruangan wawancara kan?

Selain itu, kamu juga perlu menyingkirkan distraksi-distraksi yang berasal dari hp-mu atau benda elektronik lainnya. Hp harus mode silent, notifikasi laptop juga harus dimute, tv apalagi.

Berpakaianlah yang Pantas

Masa wawancara kerja pakai piyama? Hmm, mungkin boleh kalo kamu sudah diterima dan hanya meeting biasa. Tapi, kalau belum, berpakaianlah yang rapi dan sesuai sama acara. Jangan sampai sudah tidak ada distraksi dan gangguan di belakangmu, tapi kamunya yang malah jadi gangguan dimata pewawancara.

Tetap berpakaian rapi itu perlu karena rekruiter akan menilai seberapa niat kamu dengan posisi ini. Kalau pakai baju yang rapi saja tidak bisa di kencan pertama, ya masa mau nikah? Nikahin posisinya maksudnya.

Cari Posisi yang Tepat

Sekarang saatnya memposisikan dirimu. Cari tempat yang memiliki penerangan yang cukup dan jangan duduk membelakangi sumber cahaya. Background juga penting lho! Cari backgroundyang netral, tanpa baju kotor berserakan apalagi sampah-sampah berserakan. Duduk tegak, jangan selonjoran, apalagi tiarap. Dengan kamu duduk tegak, kamu akan terlihat lebih siap dan bugar.

Tatap Mata Pewawancara

Gimana tuh caranya? Saat wawancara berlangsung, jangan menatap monitor laptopmu atau dinding di depan. Tatap langsung kameramu. Memang rasanya agak aneh sih, tapi ini satu-satunya cara agar kamu terlihat menatap langsung mata pewawancara walaupun tidak ketemu langsung.

Nah, itu tadi beberapa tips wawancara online. Ketika kamu sudah menyiapkan semuanya, sekarang saatnya percaya diri dan yakin kalau kemampuan dan pengalaman kamu pasti akan membuahkan hasil. Tetap semangat ya!

Belajar IELTS, Bisa Jadi Menyenangkan! Coba 7 Cara ini

Banyak jalan menuju Roma. Begitulah sebuah pepatah kuno berbunyi. Arti pepatah tersebut kurang lebih untuk mencapai suatu tujuan, banyak jalan yang bisa ditempuh.

Begitupun halnya jika kamu ingin belajar bahasa Inggris khususnya untuk mempersiapkan tes IELTS. Terlebih lagi kini dengan menggunakan teknologi internet kamu bisa belajar dengan lebih banyak alternatif cara sesuai keinginan dan tipe belajarmu.

Kamu bisa memilih materi yang sesuai dengan metode belajar terbaikmu. Berikut ini beberapa cara belajar bahasa Inggris dan IELTS yang menyenangkan.

Desain Dream Board Sekreatif Mungkin

Dream board atau papan mimpi adalah sebuah papan yang dapat digunakan untuk menuliskan mimpi-mimpi atau target. 

Walaupun kamu harus mendesain papan ini dengan tulisan yang jelas dan meletakkannya di tempat yang sering dilihat, kamu tetap bisa mendesainnya sekreatif mungkin. Jadi kamu tidak akan bosan untuk melihat atau mengubah tampilan dari dream board itu.

Ketika kamu menargetkan untuk mengikuti tes IELTS dalam beberapa bulan ke depan, kamu bisa membuat papan ini dan mengisinya dengan target belajar harian dan mingguan.

Manfaat membuat papan ini antara lain membantu untuk terus termotivasi belajar dan tetap berkomitmen untuk mencapai target. Selain itu papan ini juga bisa membantu untuk mengingat ingat pencapaian belajar.

Belajar dari Situs di Internet

Baik belajar IELTS dengan menggunakan jasa kursus persiapan atau secara mandiri, menambah jam belajar dengan belajar dari situs di internet bisa cukup membantu.

Terlebih banyak situs yang menyediakan latihan soal sekaligus pembahasan secara gratis. Selain itu situs-situs ini juga memberikan pembelajaran melalui video. Jadi kamu dapat menyimak video mereka sembari menengok buku latihan.

Buku latihan soal dapat kamu peroleh dengan berbagai cara. Mulai dari membeli buku latihan yang resmi, meminjam punya saudara atau teman, hingga mengunduh dari internet secara gratis.

Belajar Kosakata Baru

Salah satu aspek penilaian dari IELTS ialah lexical resource, yaitu kekayaan jumlah kosakata bahasa Inggris yang digunakan dengan tepat. Untuk menambah kosakata ini, kamu bisa mendengarkan lagu atau menonton film berbahasa Inggris (minimal memiliki subtitle bahasa Inggris).

Jadi ketika kamu menemukan kosakata yang sulit, catat dan cari di kamus untuk dihafalkan. Jumlah kosakata bahasa Inggris ada sekitar 1 juta. Oleh karena itu kamu perlu menetapkan target jumlah kosakata yang dihafalkan per harinya.

Kamu bisa mendengarkan soundtrack film-film Disney. Selain enak didengar, lagu-lagu tersebut cenderung memiliki artikulasi yang jelas.

Selain itu kamu juga bisa mendengarkan lagu sambil membaca teks liriknya. Ketika menemukan kata yang susah dipahami, kamu bisa langsung mencatatnya.

Kamu juga bisa menambah kosakata bahasa Inggris anda dengan menonton video atau mendengarkan audio berbahasa Inggris, terlepas apapun temanya.

Asalkan ketika kamu menemukan kosakata yang susah dipahami langsung catat, cari, dan hafalkan. Beberapa video YouTube juga menyediakan pembelajaran bahasa Inggris dengan perbandingan aksen.

Ini berguna  untuk melatih pendengaran terhadap ketiga aksen utama bahasa Inggris. Ketika aksen tersebut muncul secara acak saat IELTS bagian Listening, kamu sudah cukup mengerti perbedaannya.

Mencari Sparring Partner untuk Belajar

Setelah menambah koleksi kosakata kamu juga harus mencari rekan seperjuangan untuk belajar bersama mempraktikkan kosakata. Sebab IELTS, terutama subtest Writing dan Speaking, menuntut kamu menggunakan kosakata yang luas. 

Jika kamu tidak terbiasa berbicara memakai bahasa Inggris dalam kehidupan sehari hari, kamu juga akan gugup dan tidak natural saat menjalani tes Speaking. Rasa gugup tersebut akan menghilangkan kata-kata yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, kamu dapat bergabung dengan berbagai komunitas di seluruh dunia. Gunakanlah komunitas ini untuk belajar bahasa Inggris sekaligus mencari rekan dari belahan dunia manapun.

Saat ini juga sudah banyak forum belajar IELTS di media sosial. Kamu bisa memanfaatkan forum-forum tersebut.

Namun tetaplah berhati-hati. Tidak menutup kemungkinan jika forum-forum tersebut dikelola oleh pihak-pihak yang bukan IELTS-professional. Kamu bisa terjebak dalam mitos-mitos tentang IELTS.

Baca Majalah atau Publikasi Berbahasa Inggris

Sebagaimana yang kita ketahui, IELTS bagian Reading maupun Writing akan menyajikan topik-topik umum yang menarik untuk dipelajari. Namun topik-topik umum ini sangat bervariasi. Ada baiknya kamu mengumpulkan ide-ide pokok bahasan terlebih dahulu sebelum tes.

Untuk Writing, kamu bisa menggunakan ide-ide tersebut untuk berlatih menulis paragraf sepanjang 150 dan 250 kata. Ketika tes berlangsung, pengetahuanmu sudah cukup untuk dijadikan bahan pembahasan.

Latih Pronounciation dan Wiriting Skills

Cara ini adalah cara yang sederhana untuk melatih pronounciation. Kamu dapat berlatih pronounciation dengan cara ini setiap hari dengan gratis.

Cara ini adalah alternatif yang bisa dilakukan jika teman belajarmu sedang tidak bisa menemani. Namun karena kamu bukan penutur asli bahasa Inggris, terdapat kemungkinan besar produk artificial intelligence yang satu ini salah mendeteksi apa yang kita ucapkan.

Untuk melatih writing skill, kamu bisa menggunakan Grammarly.

Berikan Reward untuk Diri Sendiri

Tidak menutup kemungkinan kamu akan merasa jenuh walaupun kamu belajar IELTS dengan cara yang menyenangkan.

Oleh karena itu kamu harus memberikan motivasi positif agar tetap belajar. Motivasi tersebut dapat berupa reward atas hasil usahamu. Reward tersebut bisa jadi berupa jalan-jalan, menikmati makanan di tempat favorit, atau apapun yang kamu sukai.

Metode-metode di atas adalah metode alternatif yang bisa kamu gunakan supaya proses belajar bahasa Inggris dan IELTS terasa menyenangkan.

Setiap individu memiliki cara dan metode belajar yang berbeda. Bila belum menemukan cara belajar yang tepat, tujuh cara di atas bisa sesekali kamu coba. Selamat belajar!

Fakta-Fakta Menarik Tentang Test IELTS

Setelah pada artikel-artikel sebelumnya kita membahas mengenai apa itu IELTS, universitas dan organisasi mana sajakah yang menerima tes ini dan bagaimana cara mendapatkan skor IELTS yang baik, kali ini kita akan membahas mengenai fakta-fakta menarik tentang test IELTS. Fakta fakta menarik ini telah penulis sarikan dari berbagai sumber resmi tes IELTS.

Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai test IELTS.

  • Di seluruh dunia, tidak ada perbedaan mengenai standar tes IELTS

Anda harus mengetahui bahwasanya tes IELTS di seluruh dunia diawasi oleh lembaga pengembang IELTS yaitu British Council, Cambridge English dan IDP Australia. Sehingga tidak ada perbedaan mengenai format, tata cara penilaian dan standar pengujian tes IELTS di seluruh dunia. Adapun jika anda merasa nilai IELTS anda lebih baik jika anda mengambil tes IELTS di negara anda, itu karena anda merasa nyaman mengikuti ujian dinegara sendiri.

  • Soal Soal IELTS mengandung kosakata Bahasa Inggris dari tiga aksen berbeda

Sudah jadi pengetahuan umum apabila Bahasa Inggris memiliki tiga akses utama yaitu aksen British, aksen Amerika dan aksen Australia. Seringkali terdapat perbedaan istilah yang cukup mencolok dalam ketiga aksen tersebut. Contoh, untuk menulis kata yang berarti kehormatan dalam Bahasa Inggris aksen Amerika, anda harus menulis ‘honor’ namun untuk menuliskan kata dengan arti yang sama dalam Bahasa Inggris aksen British anda harus menulis ‘honours’

Untuk mengakomodasi perbedaan kosakata ini, soal tes IELTS telah berisi berbagai kosakata dari masing masing aksen tersebut. Kurang lebih jumlahnya 40% kosakata aksen British, 40% kosakata aksen Australia dan 20% kosakata dari aksen Amerika.

Jadi, anda tidak perlu terlalu berfokus untuk mempelajari salah satu aksen untuk menyiapkan tes IELTS anda. Cukup kembangkan jumlah kata dan penggunaan kata Bahasa Inggris anda dalam kehidupan sehari hari.

  • Menggunakan kosa kata yang sulit dan tidak umum dipakai

Salah satu aspek penilaian dalam tes IELTS terutama untuk subtest Writing dan Speaking adalah Lexical ResourceLexical Resource adalah aspek penilaian yang mencakup keluasan anda dalam menggunakan kosakata bahasa Inggris.

Meskipun menggunakan kata kata yang sulit dan tidak umum dipakai akan meningkatkan skor anda, namun anda perlu hati-hati. Apabila anda menggunakan kata-kata jenis ini namun tidak didukung dengan grammar yang bagus dan malah membuat kesalah pahaman, skor IELTS anda justru akan dikurangi.

  • Anda tidak perlu malu untuk meminta penguji mengulangi soal saat test Speaking

Sebab meminta penguji mengulangi pengucapan soal tidak akan mengurangi skor Speaking anda. Subtest  ini berfokus pada kemampuan bicara anda menggunakan bahasa Inggris. Jadi meskipun apabila anda langsung paham pertanyaan dalam sekali pengucapan, anda tidak perlu sungkan atau takut meminta penguji anda mengulangi pertanyaan apabila anda memang belum paham.

  • Konversi total skor IELTS ke TOEFL

Selain IELTS, TOEFL adalah tes bahasa Inggris paling diakui di dunia. Bagi anda yang ingin mendaftar ke sekolah yang tidak menerima IELTS sebagai alat ukur kemampuan bahasa Inggris (seperti Stanford Universty Amerika Serikat), anda bisa melakukan konversi skor IELTS yang anda miliki kedalam TOEFL. Menurut laman mahattanreview.com, berikut ini list skor TOEFL iBT hasil konversi dari hasil tes IELTS yang anda miliki:

IELTSTOEFL
9118-120
8.5115-117
8110-114
7.5102-109
794-101
6.579-93
660-78
5.546-59
535-45
4.532-34
0-40-31

Tabel 1: Konversi Skor IELTS ke TOEFL (manhattanreview.com: 2020)

  • Validitas IELTS diakui oleh para peneliti

Sebagai tes Bahasa Inggris yang diakui oleh dunia, validitas tes IELTS diakui oleh para peneliti di seluruh dunia. Menurut studi yang dipublikasikan oleh Worcester Business School sebagaimana yang dinukil oleh Manhattan Review, mahasiswa yang memiliki skor IELTS 6.0 atau standar seringkali mengalami kesulitan dalam proses belajar dan mengajar dikampus karena mereka kurang mampu mengolah bahasa Inggris.

Sementara itu menurut publikasi dari Universitas Sydney menyebut bahwasanya terdapat korelasi yang kuat antara subtest IELTS bagian Listening, Writing dan Speaking terhadap GPA (Indeks Prestasi Kumulatif).

  • Walaupun anda bukan penutur asli, anda dapat memperoleh skor IELTS 9

Meskipun menjadi seorang penutur asli (Native Speakers) jelas merupakan sebuah ‘natural priviledge’ yang dimiliki oleh peserta tes IELTS, namun tidak berarti bagi anda yang lahir dan besar di Indonesia memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mendapatkan skor 9. Dalam tes IELTS anda dan para penutur asli memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan skor yang sempurna. Tes IELTS didesain untuk mengakomodir semua peserta tes dan menghasilkan skor tes yang berdasarkan pada usaha dan latihan anda.

  • Tes IELTS hanya diselenggarakan beberapa kali dalam sebulan

Selain itu penyelenggaraan tes IELTS resmi di Indonesia juga masih terbatas di kota kota besar. Jadi pastikan anda mengambil tes ini dengan persiapan yang matang minimal dari tiga bulan sebelum tes diselenggarakan. Sebab selain anda harus memastikan jadwal dan lokasi serta teknis tes, anda juga harus menyiapkan hal hal lain seperti perjalanan anda dari tempat tinggal anda ke kota lokasi tes hingga tempat tinggal anda selama tes. Tentunya anda tidak ingin tes anda terganggu oleh hal-hal lain di luar tes bukan?

  • Anda tidak bisa mencontek selama tes IELTS

Anda bisa jadi belajar mengerjakan soal soal IELTS yang secara ilegal diberikan oleh rekan anda atau mengerjakan latihan soal IELTS yang tersebar di internet. Namun soal yang akan diberikan kepada anda akan sangat berbeda walaupun formatnya sama. Sehingga anda tidak bisa menjadikan soal yang anda peroleh dari internet atau soal yang diberikan oleh rekan anda sebagai acuan.

Demikian pula format tes IELTS tidak mendukung anda untuk mencontek selama ujian. Jadi ada baiknya disamping mempelajari contoh contoh soal anda juga memperkaya wawasan dan vocabulary anda dengan menonton video atau film dan mendengarkan lagu yang menggunakan bahasa Inggris.

  • Tingkat kesulitan tes IELTS dibanding tes TOEFL

Tes TOEFL adalah tes Bahasa Inggris lain yang populer dikalangan mahasiswa dan pelajar di Indonesia. Terdapat mitos bahwasanya tingkat kesulitan tes IELTS lebih tinggi dibandingkan tes TOEFL. Namun pendapat tersebut belum tentu benar. Tingkat kesulitan ini diukur secara relatif berdasarkan pengalaman masing masing individu.

Akan tetapi jika anda membandingkan tingkat kesulitan tes IELTS dengan tes TOEFL prediction atau tes TOEFL ITP bisa jadi pendapat yang beredar tersebut benar. Namun apabila dibandingkan dengan tes TOEFL iBT terdapat perbedaan pendapat dari warganet. Menurut warganet di forum online Quora, tes TOEF iBT lebih sulit daripada tes IELTS.  Tetapi sekali lagi tolok ukur susah atau tidaknya sebuah tes sangat subjektif. Bisa jadi menurut anda susah tetapi menurut rekan anda tidak.

Kesepuluh hal diatas adalah fakta fakta menarik yang harus anda ketahui tentang tes IELTS. Jika anda memiliki hal hal menarik lainnya tentang tes IELTS jangan lupa membaginya dengan calon peserta tes IELTS lainnya. Agar anda bisa mendapatkan sparring partner untuk belajar sekaligus koneksi baru. Selamat Mencoba!

Tes IELTS Sebagai Tes Untuk Kuliah di Australia

Australia adalah salah satu alternatif destinasi studi bagi mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah atau bekerja di luar negeri. Tidak hanya menyediakan universitas-universitas terbaik di dunia, Australia juga memiliki kondisi lingkungan yang cukup berbeda dari Indonesia namun masih memiliki banyak warga Indonesia yang tinggal di sana.

Lain daripada itu bagi mahasiswa yang ingin kuliah di negeri para kanguru tersebut, banyak beasiswa yang dapat dilamar. Beasiswa beasiswa tersebut tidak hanya menjadikan IPK sebagai prasyarat, tetapi juga tes kemampuan bahasa Inggris. Bahkan untuk beasiswa Australia Awards, penyelenggara beasiswa menjadikan skor IELTS 5.5 dan 5.0 (untuk daerah Indonesia Timur) sebagai prasyarat.

Namun demikian meskipun anda telah memenuhi prasyarat kemahiran berbahasa Inggris yang dimiliki oleh beasiswa tersebut, pastikan anda juga memiliki prasyarat kemampuan bahasa Inggris yng dipatok oleh kampus impian anda.

Nah, artikel kali ini akan merangkum skor IELTS yang menjadi persyaratan beberapa universitas terkemuka di Australia. Universitas universitas tersebut antara lain The University of Melbourne, Monash University, Australian National University, The University of New South Wales dan The University of Adelaide.

The University of Melbourne

Apabila anda adalah calon mahasiswa S1, maka secara umum skor IELTS yang anda butuhkan untuk mendaftar di universitas peringkat ke 41 dunia ini adalah 6.5 atau tidak dibawah 6. Akan tetapi jika anda mahasiswa pascasarjana baik itu mahasiswa magister atau mahasiswa doktoral, maka skor IELTS yang anda perlukan adalah rata rata 6.5 atau 7.

Jumlah skor ini berbeda beda antar jurusan jadi pastikan anda melihat dengan pasti berapa skor yang diminta oleh jurusan impian anda. Daftar skor prasyarat tersebut dapat anda lihat pada link yang penulis lampirkan dibagian note[1].

Monash University

Sama seperti halnya The University of Melbourne, Monash University juga mematok skor 6.5 sebagai skor IELTS minimum untuk masuk ke universitas tersebut untuk mahasiswa S1. Namun jika skor yang anda miliki masih dibawah jumlah tersebut, anda bisa mengambil studi diploma (D3 dan D4) di universitas ini. Apabila anda ingin melanjutkan sekolah pascasarjana disini anda bisa memilih pascasarjana research atau master degree dan professional degree.

Skor IELTS minimum yang harus anda penuhi berbeda di masing masing program dan jurusan. Akan tetapi rata rata untuk master degree skor minimum yang diminta adalah 6.5 dengan skor pada masing masing bagian tidak lebih rendah dari 6.0.

Jika anda mengambil S2 hukum misalnya, anda akan diminta untuk bisa mencapai skor 7.0 dengan rata rata perbagian 6.5.  Bilamana anda tertarik untuk memeriksa lebih lanjut, anda bisa mengopi link yang tertera dibagian note[2] untuk kemudian anda tempel di browser anda.

Australian National University

ANU memiliki empat kualifikasi skor IELTS yang dapat diterima sebagai prasyarat masuk ke universitas tersebut. Kualifikasi pertama adalah untuk skor rata rata IELTS sama dengan 6.0 dan skor perbagian minimal 5.5, anda bisa mengambil program diploma (D1, D3, D4). Kualifikasi kedua adalah untuk skor IELTS 6.5 dengan skor minimum 6.0 pada setiap bagian tes, anda bisa mengikuti program sarjana baik itu program reguler maupun pertukaran pelajar.

Kualifikasi selanjutnya adalah jika anda ingin mengambil program magang di ANU atau program master untuk dokter bedah, maka skor minimum yang harus anda miliki adalah 7.0 sebagai rata rata skor dan minimal 6.5 untuk  skor dimasing masing bagian tes IELTS.

Kualifikasi terakhir adalah jika anda ingin melanjutkan studi pascasarjana dibidang psikologi klinis dan profesi psikologi. Untuk kedua bidang studi tersebut, skor IELTS minimum yang harus anda miliki adalah 7.0 bahkan untuk masing masing bagian tes IELTS.

Untuk jurusan lain nampaknya ANU belum menyediakan informasi yang lebih jelas sehingga apabila anda berkenan untuk melanjutkan sekolah pascasarjana anda di universitas ini alangkah lebih baiknya jika anda menemukan mentor terlebih dahulu.

The University of New South Wales

The University of New South Wales adallah salah satu universitas bergengsi di Australia yang terletak di kota Sydney. Untuk mendaftar studi di universitas peringkat ke 44 dunia ini anda harus memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan oleh pihak universitas sesuai dengan fakultas dan degree yang anda pilih.

Apabila fakultas yang anda pilih adalah fakultas seni dan desain (Arts and Design),  maka skor IELTS yang harus anda capai adalah 6.5 secara rata rata dan minimal 6.0 pada setiap bagian tes tersebut.

Namun jika fakultas yang anda inginkan adalah fakultas seni dan Ilmu sosial (Arts and Social Sciences) anda harus melihat ke masing masing jurusan dan degree yang terdapat di fakultas tersebut. Untuk info lebih lengkapnya anda bisa mengakses link dibawah[3].

The University of Adelaide

Mungkin bagi sebagian orang nama The University of Adelaide tidak seterkenal The Melbourne University, Monash University atau Australian National University. Namun The University of Adelaide adalah salah satu dari 10 besar universitas di Australia dan merupakan universitas peringkat ke 106 di dunia menurut Qs world ranking. Selain itu salah satu influencer besar Indonesia yaitu Raditya Dika juga merupakan alumni kampus ini.

Sama seperti halnya universitas universitas lain diatas, The University of Adelaide juga mematok skor minimum IELTS rata rata 6.5 hingga 7.0 tergantung pada setiap jurusan dan degree yang diambil.Baik itu untuk degree S1, D3 (undergraduate, diploma) atau pascasarjana (Master Degree, Research Degree).

Khusus untuk S1 Ilmu hukum, rata rata skor yang diminta adalah 7.0. Nilai tersebut juga berlaku untuk subtest Speaking dan Listening. Namun unuk subtest Reading dan Writing tidak masalah jika skor anda 6.5.  Anda dapat mengakses informasi mengenai English Proficiency Requirements universitas ini untuk tingkat sarjana[4] dan pascasarjana[5] pada link yang terdapat pada footnote dibawah.

Secara umum inormasi mengenai standar kemampuan berbahasa Inggris untuk universitas universitas di Australia relatif lebih mudah diakses.  Selain itu dibanding universitas universitas bergengsi di Amerika Serikat standar yang ditetapkan oleh universitas ini juga lebih longgar (tergantung jurusan dan fakultas).

Beberapa dari universitas tersebut sepeerti The University of New South Wales dan The University of Adelaide juga menerima IELTS indicator sebagai tes bahasa Inggris alternatif selama pandemi Covid19 sehingga anda tidak perlu khawatir jika anda ingin mendaftar sebagai mahasiswa baru di universitas tersebut untuk tahun ajaran 2021 namun sertifikat IELTS anda hampir habis atau telah habis masa berlakunya.

Untuk melihat informasi lebih lanjut anda bisa mengunjungi website dari masing masing universitas atau meng-klik link yang tersedia dibagian bawah masing masing halaman. Selamat mencoba!


[1] https://study.unimelb.edu.au/how-to-apply/english-language-requirements/graduate-english-language-requirements/course-specific-requirements

[2] https://www.monash.edu/study/courses/find-a-course?f.InterestAreas%7CcourseInterestAreas=&f.Course%20Level%20Grad%7CcourseGradLevel=Research%20degrees&f.Tabs%7CcourseTab=Graduate&f.Course+Level+Grad%7CcourseGradLevel=Graduate+coursework

[3] https://www.international.unsw.edu.au/english-language-requirements?field_english_language_tid=4018

[4] https://international.adelaide.edu.au/system/files/media/documents/2020-07/2020JULYupdatemin-english-lang-requirements-ug-pg.pdf

[5] https://www.adelaide.edu.au/graduatecentre/system/files/media/documents/2020-05/minimum-english-language-proficiency-entry-criteria-for-postgraduate-research-students_0.pdf

Selain “Thank You”, Ada Ungkapan Lain yang Kamu Perlu Tahu

Dalam hidup, masih ingat ada 3 kata ajaib yang mesti diucapkan jika ingin dikenal sebagai orang yang menyenangkan? Selain kata maaf (sorry) dan tolong (please), ada kata terima kasih (thank you).

Dalam bahasa Inggris pun sama, ada etika berbahasa yang perlu dipahami. Kamu pasti sudah akrab dengan kata “Thank you”, tahukah kamu selain menggunakan ungkapan “Thank you” masih banyak frasa bahasa Inggris lain yang bisa digunakan untuk mengucapkan terima kasih lohYuk, kita pelajari bersama!

  1. I really appreciate..
    Ungkapan ini biasanya digunakan untuk menggambarkan rasa terima kasih yang lebih mendalam.
    Contoh :
    “I really appreciate your kindness. I can’t believe you did this!”
  2. Cheers
    Sedangkan saat kamu ingin berterima kasih pada teman secara informal bisa menggunakan kata ‘cheers’. Selain lebih simpel, juga memberi kesan santai dan akrab. Frasa ini umumnya digunakan oleh masyarakat Inggris dan Australia.
    Contoh :
    Rian: “Hi, your dress make you looks so beautiful, Erina..”
    Erina: “Oh ya, cheers.”
  3. I will never forget what you have done
    Ketika kamu dihadapkan pada kebaikan seseorang yang luar biasa kepadamu, lalu mengucapkan terima kasih saja rasanya kurang, lebih baik pilih ungkapan “I will never forget what you have done” sambil bawa oleh-oleh. Dijamin langsung meleleh, deh!
    Contoh: “I got 7.5 score in IELTS test after joining your IELTS Class in Lister. I will never forget what you have done.”
  4. I owe you one/I owe you big time
    Sebuah ungkapan yang menunjukkan berhutang budi pada seseorang dan ketika orang tersebut butuh pertolongan akan ada untuknya.
    Contoh : “You have saved my life, I owe you one.”
  5. Much obliged
    Ucapan ‘much obliged’ sering digunakan pada situasi formal.
    Contoh : “Azizah told Erika that she was much obliged for Erika teamwork.”
  6. Thanks a bunch
    Sebuah bentuk ucapan terima kasih secara informal biasanya diucapkan antar teman dekat. Namun, bisa juga digunakan sebagai bentuk menyindir seseorang dalam artian negatif.
    Contoh :
    “Thanks a bunch for giving me a chance.” 
    (positive)
    “Thanks a bunch for mess up my bedroom.” (negative)
  7. You have been very helpful
    Saat kamu merasa terbantu dengan kebaikan seseorang, ungkapan ‘you have been very helpful’ cocok juga loh.
  8. You rock/You’re the best
    Ungkapan ini cocok digunakan saat situasinya santai. Misalnya, ketika temanmu membantu menyelesaikan tugas tertentu dengan baik.
  9. I can’t thank you enough
    Misalnya, ketika kamu sangat sibuk menyelesaikan pekerjaanmu hingga malam tiba , lalu teman kamu mengatakan dia akan mengantarkan kamu pulang.
    Contoh: “I can’t thank you enough. Finally, I find a ride to go back home.
  10. Thanks a latte for your help
    Jika kamu ingin berterima kasih kepada kolega/atasan/rekan kerja, gunakan frasa ‘Thanks a latte for your help.” Kamu bisa mengucapkan ini saat atasan kamu membantu menjelaskan sesuatu, melibatkan pada sebuah proyek, atau memberikan kepercayaan kepadamu.
    Contoh: “Thanks a latte for your help, Mr. Arnold. I’ll do my best in this project.”

Itulah beberapa ungkapan berterima kasih dalam bahasa Inggris selain ‘Thank you’ yang bisa kamu gunakan disesuaikan dengan situasi dan kondisinya. Semakin bervariasi, semakin kece gaya kamu berbahasa Inggris!

7 Tips Minta Restu Belajar ke Luar Negeri Tanpa Takut Ditolak Orang Tua

Jika kuliah ke luar negeri adalah salah satu goal jangka pendekmu, maka akan lebih baik jika dipersiapkan sedini mungkin. Banyak hal yang mungkin sudah dipersiapkan entah dari jurusan kuliah, negara, biaya kuliah, biaya hidup, belajar bahasa, atau bahkan mencari info beasiswa. Eits, tapi jangan sampai dari banyak hal tersebut, justru kamu melupakan satu hal yang sangat penting yaitu mendapatkan restu orang tua.

Bagaimanapun, restu orang tua adalah restu Tuhan. Semua orang yang sukses tak luput dari orang-orang yang mendoakannya. Sudahkah kamu mendapatkannya? Jika belum dan masih bingung bagaimana cara meyakinkan kedua orang tua agar mengijinkan kita kuliah di luar negeri, baca artikel ini sampai selesai ya!

Susun Rencana Hidup Secara Jelas

Meraih impian berkuliah di luar negeri tentu membutuhkan effort yang tidak mudah, sehingga memiliki tujuan yang jelas menjadi hal yang sangat krusial. Jangan sampai tujuannya tidak jelas seperti karena gengsi, ikut-ikutan saja, atau cuma pengen aja. Hmmm, hampir dipastikan SIM (Surat Ijin Merantau) dari orang tua nggak bakalan keluar.

Tips pertama yang bisa kamu lakukan adalah coba susun secara rinci alasan dan tujuan kuliah di luar negeri itu apa saja. Seberapa besar urgensinya sehingga tujuan kuliah di luar negeri menjadi sebuah mimpi yang kuat.

Sampaikan Secara Perlahan Kepada Orang Tua

Setelah motivasi dan tujuan sudah jelas, coba dekati mereka dan bicarakan hal tersebut secara berkala. Maksudnya, jangan dadakan atau egois, misalnya, “Pokoknya maunya lanjut studi di luar negeri. Titik.” Hindari bersikap seperti itu, saat menyampaikan, lebih baik posisikan diri kamu dari sudut pandang mereka. Agar orang tuamu pun bisa berpikiran yang sama dengan apa yang kamu ungkapkan.

Memberi Gambaran Prospek Kerja yang Bagus

Jika ingin kuliah di luar negeri, kamu tidak cukup mengatakan bahwa, misalnya “Aku ingin jadi ahli matematika saja”. Kamu juga harus jelaskan bagaimana potensi profesi yang kamu inginkan tersebut di masa depan, seberapa luas lapangan pekerjaan yang tersedia nantinya jika kamu menjadi lulusan di bidang tersebut, dan jelaskan pula keunggulan kampus yang kamu inginkan dibandingkan kampus yang ada di dalam negeri.

Misalnya, meskipun Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam sudah memiliki tempat tersendiri di Indonesia, tapi karena kamu ingin beberapa langkah berada di depan, kamu ingin kuliah di Amerika Serikat. Alasannya, karena Amerika punya kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) yang bisa jadi acuan standar pembelajaran MIPA terkeren sedunia.

Lalu, coba pikirkan lagi, apa sih tujuan kamu kuliah sampai ke luar negeri? Apakah karena prospek kerja yang cemerlang? Kalau iya, inilah saatnya menyampaikannya kepada orang tua. Tidak hanya prospek kerja namun kesempatan mengembangkan karier yang lebih luas, bukan tidak mungkin kamu akan mendapatkan tawaran pekerjaan bergengsi di luar negeri bukan? Tapi tetap saja, memberi janji yang muluk-muluk juga diikuti dengan usaha keras agar tidak mengecewakan mereka.

Menunjukkan Sikap Bahwa Kamu Bertanggung Jawab

Tips meyakinkan orang tua selanjutnya adalah menunjukkan bahwa kamu bisa dipercaya dan bertanggung jawab atas diri sendiri. Tunjukkan bahwa kamu tidak akan mudah terpengaruh dengan pergaulan bebas yang ada di luar negeri. Yakinkan pada orang tua bahwa kamu pergi merantau hanya ingin fokus mengenyam pendidikan. Jika kamu bisa menunjukkan sikap demikian, maka orang tua akan berusaha yakin dan menyetujui kemauanmu.

Tak hanya itu saja, kamu juga harus tunjukkan bahwa kamu bisa bertanggung jawab mengurus dirimu sendiri selama di sana. Yakinkan orang tua bahwa kamu memang bisa dipercaya dalam segala hal. Mengubah image buruk yang dimiliki selama ini juga penting seperti sikap bergantung pada orang lain yang terlalu berlebihan, plin-plan, dan manja.

Meminta Bantuan Teman yang Dipercaya Orang Tua untuk Membantu Meyakinkan

Bisanya dengan adanya second opinion, maka orang tua akan lebih bisa mempertimbangkan keinginanmu. Hal ini sebenarnya tak hanya mencakup urusan keinginan untuk kuliah di luar negeri saja tetapi juga mencakup hal-hal lainnya.

Jika kamu memiliki teman atau kerabat yang opininya selalu dipercaya oleh orang tua, maka tak ada salahnya meminta bantuan kepada mereka untuk membujuk orang tuamu.

Jika pilihan untuk kuliah di luar negeri dinilai tidak masuk akal oleh orang tuamu, opini dari kerabat atau temanmu akan membuat mereka berpikir bahwa pilihanmu sebenarnya tidak seburuk itu.

Mulai Tunjukkan Persiapan yang Sudah Kamu Lakukan

Sejauh ini apa saja yang sudah kamu persiapkan, apakah kamu sudah begitu gigih mencari info beasiswa, mencari tau estimasi biaya hidup, dan giat belajar? Kalau belum, segera lakukan

Pastikan dulu kemampuan bahasa Inggris kamu sudah mumpuni, kalau belum, jangan khawatir karena kamu bisa belajar bahasa Inggris secara online di Program Kursus Bahasa Lister.co.id Mulailah dengan meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris di Kursus Speaking Lalu, perdalam lagi persiapan kamu untuk tes IELTS secara online di sini: Kursus Ielts Online.

Semakin baik persiapan yang kamu lakukan, semakin besar peluang restu orang tua kamu dapatkan. Apalagi setelah kamu mengikuti kursus persiapan kuliah di luar negeri di University Preparation English Course.

Beri Waktu untuk Orang Tua Berpikir

Setelah kamu menyampaikan keinginanmu untuk kuliah di luar negeri, kamu tidak bisa langsung meminta jawaban secara terburu-buru. Jangan pernah memaksa mereka buat langsung atau segera kasih jawaban karena jika demikian kamu malah tidak akan pernah diberikan izin.

Kamu harus memberikan waktu kepada orang tua untuk berpikir, misalnya menunggu beberapa jam atau beberapa hari supaya mereka bisa berpikir dengan tenang dan akhirnya memberikan keputusan. Sampaikan juga bahwa kamu siap jika mereka masih punya pertanyaan atau hal-hal lain yang ingin disampaikan di lain hari supaya bisa menambah pertimbangan mereka.

Jika kamu terlalu memaksa orang tua dalam memutuskan hal penting seperti ini secara tergesa-gesa, kemungkinan kecil kamu akan diberikan izin untuk kuliah di luar negeri. Namun, jika kamu bisa belajar bersabar dan menunggu tak menuntut kemungkinan bahwa kamu akan diperbolehkan untuk kuliah di luar negeri.

Oleh karena itu, berikanlah waktu untuk orang tuamu berpikir. Meskipun jangka waktunya mungkin cukup lama, namun optimislah bahwa kamu akan mendapatkan jawaban seperti apa yang kamu inginkan selama ini. Semangat!

Tips dan Kiat Berpidato Bahasa Inggris

Terdapat gugus artikel yang membicarakan mengenai bisnis diantaranya: kursus business conversationkursus business presentation, serta kursus business writing; juga ada gugus lain yang membahas tentang hal-hal yang lebih teknis seperti kursus pronunciation, dan kursus persiapan kuliah luar negeri.

Di artikel kali ini, tema yang diangkat akan lebih mengutamakan hal-hal praktis lain, yang mana dirasa akan dapat dipergunakan oleh berbagai kalangan tanpa terkecuali, yaitu: Kursus English for Public Speaking. Jika dilihat dari berbagai bahasan yang sudah-sudah, baik pada batch sekarang maupun batch sebelumnya, tema kali ini belum memiliki padanan yang serupa dikarenakan keunikan yang dimilikinya. Membicarakan suatu keterampilan berbahasa yang lebih tematis, artikel kali ini akan membahas mengenai kemampuan berbicara di muka publik. Maka tepat jika sekiranya artikel ini diberi judul: Tips dan Kiat Berpidato Bahasa Inggris.

Berbicara di muka publik atau public speaking tentu saja merupakan sebuah kemampuan yang tidaklah sederhana. Bahkan apabila seseorang sudah memiliki kemampuan kebahasaan yang baik sekalipun, kemampuan ini tetap perlu diasah secara tersendiri. Atas dasar itulah, seni berbicara di muka publik sendiri sudah dipelajari oleh umat manusia sejak berabad-abad yang lalu.

Ini didasarkan pada signifikansi yang dimilikinya, di mana berkaitan erat dengan berbagai hal yang berhubungan dengan tata cara menyampaikan opini, mengemasnya dalam bentuk yang ringkas, serta keterampilan memenetrasikan opini tersebut ke benak para audiensi. Tidak hanya memerlukan nyali yang tinggi, berbicara di depan publik perlu untuk dilatih sehingga upaya yang dilakukan dapat optimal.

Kemampuan public speaking yang baik sering dikaitkan sebagai suatu karakteristik yang dimiliki oleh insan-insan hebat dengan jiwa kepemimpinan mumpuni. Banyak pemimpin dunia, penemu, hingga berbagai CEO perusahaan-perusahaan yang memiliki kemampuan ini secara baik. Karena itulah akan sangat wajar jika materi kali ini terbilang menarik bagi siapa saja.

Seni Berbicara di Depan Publik (Public Speaking)

Kajian mengenai public speaking sendiri dinamakan sebagai oratory atau oration, yang dalam Bahasa Indonesia berarti oratori atau orasi. Dilihat dari sejarah serta perkembangannya, kajian mengenai orasi sendiri pertama kali muncul di era Yunani serta Romawi kuno. Seperti yang sudah disebutkan di atas, seni berbicara di depan publik atau yang juga dikenal dengan istilah public speaking, sudah dipelajari manusia jauh sejak jaman para pemikir dan filsuf-filsuf klasik sekelas Plato dan Aristoteles.

Para pemikir di era itu sendiri memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembangan dan evolusi sejarah cabang keilmuan orasi. Praktek ini dianggap sebagai suatu hal yang amat berkaitan dengan kajian keilmuan dan akademis serta lekat dengan kebiasaan-kebiasaan para intelektual. Dengan semakin berkembangnya teknologi kearah yang lebih canggih, seni berorasi pun berubah menjadi bentuk yang lebih beragam seperti konferensi video (video conferencing), presentasi multimedia (multimedia presentation), dan metode-metode non-konvensional lainnya.

Pada awalnya, ilmu orasi sendiri merupakan sebuah bentuk perkembangan dari ilmu kuno yang dinamakan retorika atau rhetoric. Menurut sumber literatur yang ada, retorika sendiri merupakan suatu seni persuasif. Kembali di era zaman kuno, kajian ini, bersama dengan ilmu tata bahasa (grammar) serta logika (logic), membentuk suatu set keilmuan yang dinamakan sebagai trivium.

Menurut Aristoteles sang filsuf kawakkan, retorika sendiri merupakan kemampuan memersepsikan segala sesuatu yang dapat memproduksi hal-hal bersifat persuasi. Sedangkan jika dilihat dari definisinya, retorika sendiri merupakan suatu bentuk aplikasi kebahasaan yang bertujuan untuk menginstruksikan atau mengajak sekumpulan pendengar atau pembaca. Kajian ilmu ini juga sering diidentikkan sebagai ilmu kebijaksanaan (wisdom) – yang mana berkolaborasi dengan tata bahasa pada aspek pengetahuan serta logika sebagai dasar pemahaman.

Tujuan dari suatu kegiatan orasi sendiri biasanya adalah untuk mentransmisi informasi, menceritakan suatu kisah, serta memotivasi atau menyemangati orang banyak. Jenis pidato seperti ini memiliki tiga unsur wajib, di antaranya: informatif, mampu meyakinkan, serta menghibur.

Kunci dari keefektifan berorasi sendiri terletak pada pengetahuan mengenai kapan waktu dan cara yang tepat untuk berbicara di muka publik. Seiring dengan berkembangnya zaman, public speaking sendiri memainkan peranan yang besar dalam dunia okupasi.

Menurut survei, kurang lebih 70% dari seluruh pekerjaan yang ada di dunia melibatkan keterampilan berbicara di depan publik. Dengan semakin maraknya permintaan di bidang ini, pangsa pasar pada bisnis yang ada pun ikut berkembang, di mana bisnis public speaking mulai banyak dilakukan oleh para profesional. Para profesional ini pun dapat bekerja secara mandiri perseorangan hingga dipekerjakan di bawah naungan biro-biro orator.

Kiat Serta Tips Dalam Melakukan Pidato

Diantara berbagai macam bentuk aktivitas public speaking,yang paling umum dijumpai adalah berpidato atau speech. Ada banyak kemampuan yang perlu dikuasai agar bisa dikatakan menguasai kemampuan berpidato, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Orasi (oratory)
  • Penggunaan bahasa tubuh (the use of gestures)
  • Pengendalian suara (control of the voice/inflection)
  • Pemilihan kosakata, penekanan nada bicara, dan gaya bahasa (vocabulary, register and word choice)
  • Penggunaan catatan dan tinggi-rendah suara (speaking notes and pitches)
  • Keberadaan humor (using humor)
  • Membangun interaksi dengan audiensi (developing a relationship with the audience)
  • Pembawaan (extemporaneous and anthusiastic delivery)
  • Pembukaan yang efektif (effective introduction)
  • Cara mengambil perhatian (efforts to reach hearts)
  • Penggunaan berbagai pertanyaan retoris (effective use of questions).

Dan berikut ini adalah beberapa kiat-kiat serta tips dalam menyampaikan sebuah pidato.

  • Awali dengan pembukaan yang mantap

Kunci dari suatu pidato yang sukses adalah melalui pembukaan yang berkesan dan dramatis. Berikan sebuah impresi yang baik dari awal pidato dimulai. Usahakan memberikan sebuah pembawaan dengan nuansa yang ramah, hangat dan antusias.

  • Rengkuh perhatian penonton

Pembukaan yang berkesan dan dramatis berfungsi untuk memenangkan perhatian audiensi. Dengan mampu mendapatkan perhatian mereka, persentase keberhasilan dari suatu aktivitas berpidato pun telah dikantongi yaitu sebesar 25%.

  • Menangkan hati mereka

Setelah berhasil mendapatkan perhatian yang dibutuhkan serta mampu mempertahankannya, langkah penting selanjutnya adalah untuk memenangkan hati audiensi. Berikan suatu simfoni gerak tubuh yang membius, perbanyak frekuensi senyuman, gunakan pembawaan yang penuh rasa percaya diri, serta yang paling krusial: pertahankan kontak mata dengan para audiensi yang ada.

  • Gunakan alat bantu serta sajikan fakta-fakta

Secara garis besar, pidato sendiri adalah upaya dalam menyampaikan suatu ide ataupun opini. Agar para audiensi dapat diyakinkan, pastikan untuk berargumen dengan berbasis pada fakta-fakta ilmiah ataupun lapangan. Gunakan alat bantu atau media yang dapat mengamplifikasi pengaruh keefektifan data-data tersebut terhadap audiensi, baik secara audio maupun visual.

  • Akhiri itu semua dengan penutup serta kesimpulan yang logis

Esensi dari berpidato sendiri adalah tentang bagaimana seorang pembicara (speaker) mampu mengonstruksi sebuah struktur argumen yang rapi. Karena itu pastikan bagian penutup dari suatu pidato berisi suatu kesimpulan yang mampu meringkas ide serta gagasan utama secara keseluruhan.

  • Kuasai pidato sefasih mungkin dan hindari penggunaan catatan

Pada beberapa kesempatan, penggunaan catatan sendiri memberi kesan bahwa seorang pembicara tidak mampu menguasai pidato yang ingin disampaikan secara maksimal. Ini dapat mengurangi keefektifan suatu pidato hingga derajat tertentu.

Dan itulah pembahasan mengenai Bahasa Inggris untuk public speaking. Seni berorasi perlu dilatih selayaknya kemampuan-kemampuan kebahasaan yang lain. Karena itu kunci yang paling utama adalah perbanyak melakukan aktivitas-aktivitas berbicara di depan publik, lakukan monolog, serta menghafal teks-teks pidatonya ya!