Kenapa Mahasiswa Wajib Ikut Magang?

Magang menjadi sebuah wadah bagi mahasiswa untuk merasakan langsung seperti apa dunia kerja. Berbagai pengalaman bisa didapatkan melalui magang, kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum berkecimpung dalam dunia karier profesional.
Program magang diatur dalam Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, khususnya pasal 21-30. Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengatur kegiatan magang melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Pada Permendikbud tersebut dijelaskan bahwa magang dapat diklaim menjadi angka kredit dalam sistem perkuliahan. Umumnya, magang menjadi syarat kelulusan dalam beberapa perguruan tinggi.

Dengan mengikuti magang, mahasiswa dapat memahami sistem kerja di perusahaan. Oleh sebab itu, magang dinilai penting bagi mahasiswa karena terdapat deretan manfaat yang akan diperoleh ketika mengikuti kegiatan tersebut.

Melansir dari laman Kemendikbudristek pada Selasa (15/11/2022), berikut alasan pentingnya kegiatan magang bagi mahasiswa.

8 Alasan Pentingnya Magang bagi Mahasiswa

1. Menambah Relasi

Ketika magang, mahasiswa akan menambah dan memperluas relasi di lingkungan profesional. Dengan begitu, mereka berpeluang untuk belajar keahlian dalam suatu bidang, mendapat mentor yang berpengalaman, mendapat rekan bisnis, hingga dipilih sebagai karyawan tetap.

2. Mengembangkan Keterampilan

Biasanya mahasiswa akan diberikan tugas-tugas semasa magang. Nah, tugas tersebut membutuhkan keterampilan praktis. Dengan begitu, mahasiswa akan mempelajari hal-hal baru dari tugas tersebut.

3. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Meningkatkan kepercayaan diri menjadi manfaat lainnya dalam melakukan kegiatan magang. Sebab, ketika mahasiswa mendapat berbagai macam ilmu dari magang, tentunya mereka telah siap menempuh jenjang karier selanjutnya. Di dunia kerja, mereka bisa menerapkan apa saja yang telah dipelajari semasa magang.

4. Pengalaman Pekerjaan

Pengalaman magang menjadi salah satu persiapan dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Walau perusahaan mencari pelamar fresh graduate, ada kalanya mereka mendahulukan yang berpengalaman di dunia pekerjaan.

Oleh sebab itu, kegiatan magang akan bermanfaat bagi mahasiswa untuk memperkaya pengalaman di dunia kerja dan menambah kualitas diri.

5. Meningkatkan Kualitas Diri

Saat mahasiswa melaksanakan magang, maka kemampuan berkomunikasi dan lainnya akan meningkat. Sebab, mahasiswa diwajibkan berkoordinasi dengan kolega lainnya.

6. Menambah Pengalaman Kerja pada CV

Curriculum Vitae (CV) atau resume jadi salah satu hal penting dalam dunia kerja. Pasalnya, sebelum melamar pekerjaan, perusahaan akan meminta CV.

Dengan menambahkan pengalaman magang dalam CV bisa menjadi nilai tambah. Apalagi jika mahasiswa memperoleh nilai yang memuaskan dalam kegiatan magang, hal ini tentu jadi peluang besar untuk diterima di perusahaan.

Apa Itu Lost In Translation?

Setiap orang pasti pernah mengalami momen lost in translation. Jangankan ketika berada di negara asing dan dalam bahasa asing, di dalam negeri dengan bahasa yang sama pun terkadang kita masih saling mempertukarkan makna yang berbeda-beda. Secara tata bahasa, lost in translation diartikan sebagai proses hilangnya sebagian dan/atau keseluruhan makna akibat proses translasi. Kalimat yang bisa dicontohkan misal kalimat dalam bahasa Jawa ‘Alon-alon waton kelakon’ yang kerap diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “Slowly but Sure.” Terjemahan ini memang  dirasa benar, tapi tetap tidak bisa mewakili keseluruhan makna yang ada dalam kalimat sebelumnya. Ada makna yang kemudian hilang karena kata-kata seringkali merupakan representasi budaya, sehingga unik dan tidak bisa diterjemahkan mentah-mentah.

Contoh yang lain adalah kata dalam bahasa Swedia ‘Lagom’, yang sering diterjemahkan sebagai moderate atau cukup. Beberapa yang lain menerjemahkannya menjadi “not too much, not too little” (saya bayangkan kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia akan jadi “yang sedang-sedang saja”). Namun, menurut pengakuan penutur lokal, tidak ada satupun dari terjemahan tersebut yang benar-benar bisa menggambarkan makna asli dari lagom karena dia terikat dengan budaya dan makna yang dibagikan secara kolektif di Swedia. Beberapa kata barangkali memang diciptakan untuk tidak bisa diterjemahkan, dan kalau dipaksa justru akan membuat maknanya melenceng kemana-mana. Begitulah yang disebut dengan lost in translation menurut para ahli. 

Namun, bukan lost translation dalam artian yang sebenarnya yang ingin saya bahas dalam tulisan kali ini. Yang saya maksud dengan lost in translation di sini adalah momen ketika saya bersinggungan dengan bahasa-bahasa baru yang tidak saya pahami, yang kerap membuat saya tersesat, sekaligus menemukan pengalaman dan pengetahuan baru.

Momen lost in translation pertama saya terjadi ketika saya tinggal di Australia. Saya, yang baru belajar bahasa Inggris di sekolah menengah pertama dan terbiasa dengan aksen Amerika di film dan lagu, dihadapkan dengan aksen Australia yang cepat, diseret, dan cenderung disingkat-singkat. University of Western Australia disebut “Yudab” (merujuk ke huruf U dan W). Afternoon jadi Arvo. Fremantle disebut Freo. Dan seterusnya. Terang saja saya bingung. Di minggu-minggu pertama, entah berapa kali saya bilang “I beg your pardon” atau “I’m sorry” ke lawan bicara saya karena saya tak paham apa yang mereka bilang. Belakangan saya menyadari, momen ini justru membuat saya mengembangkan apa yang disebut dengan a will to listen. Untuk menangkap aksen Australia, saya harus benar-benar memperhatikan apa yang disampaikan lawan bicara saya. Saya tidak bisa berkomunikasi dengan sambil lalu. Saya harus benar-benar mendengarkan. Satu hal yang menurut saya adalah kebiasaan baik. Karena seringnya, kita hanya mau mendengar apa yang ingin kita dengar. Maka setelah beberapa waktu, telinga saya mulai terbiasa dan satu fase lost in translation pun terlalui.

Kemudian ketika saya mengunjungi Jepang di akhir 2015, saya mengalami momen lost in translation yang kedua. Pengetahuan bahasa Jepang saya sangatlah minim, untuk tidak menyebutnya parah. Yang saya tahu hanya sebatas arigato dan sayonara (plus beberapa nama makanan enak seperti sushi, takoyaki, dorayaki dan lain-lain  ). Padahal, hampir semua hal di Jepang menggunakan bahasa Jepang (ya iyalah!). Sangat sedikit yang disampaikan dalam dwi bahasa, Inggris-Jepang misalnya. Masyarakatnya pun, setidaknya yang saya temui, tidak terlalu lancar berbahasa Inggris, tidak petugas jaga di loket tiket kereta, tidak juga mas-mas yang saya temui di stasiun. Maka saya pun menghabiskan waktu setengah jam untuk mencari hotel tempat saya menginap karena papan nama hotelnya dalam Bahasa Jepang. Beruntung ada seorang ibu-ibu yang sepertinya heran melihat saya mondar-mandir melewati tokonya berkali-kali. Dia menanyakan sesuatu ke saya dalam bahasa Jepang yang saya asumsikan sebagai “Kamu lagi nyari apa?. Lalu saya pun menjawab dalam bahasa Inggris nama hotel yang saya cari. Dia jawab “Ohhh” lalu dia pun menerangkan, tetap dalam bahasa Jepang, ditambah dengan gerakan tangan, lokasi hotel yang saya cari. Anehnya, saya paham apa yang disampaikan si Ibu tersebut, bahwa hotel tersebut terletak sebelum jembatan penyeberangan. Dan benar, tak lama setelah diterangkan si Ibu, saya berhasil menemukan hotel yang saya cari. Dari situ saya kemudian menyimpulkan, bahasa itu semata-mata alat. Pemaknaan manusia jauh melampaui bahasa. Buktinya, saya dan Ibu tersebut bisa berbicara dengan bahasa masing-masing dan tetap paham (atau setidaknya merasa paham) apa yang saling dimaksud.

Kejadian dengan ibu tersebut mungkin akan saya anggap sekadar sebagai kebetulan kalau saja beberapa hari setelahnya saya tidak bertemu seorang bapak tua yang pernah bekerja di Indonesia semasa perang. Saya yang tersesat waktu itu, karena salah memilih pintu keluar stasiun bawah tanah di Osaka, tiba-tiba disapa oleh Bapak tua ini. “Indonesia? Malaysia?” tanyanya. Saya pun menjawab “Indonesia.” Lalu dia pun bertanya dengan bahasa campur-campur: Inggris, Jepang, Indonesia, dan lebih banyak bahasa isyarat, tentang apa yang saya lakukan di Jepang, apakah saya tersesat, di mana saya menginap dan akhirnya menunjukkan lokasi hotel saya. Dan sekali lagi, saya berhasil menemukan lokasi hotel saya. Saya pun semakin yakin, asal mau mendengarkan, kita bisa membangun makna yang sama meski dalam bahasa yang berbeda.

Momen lost in translation yang terbaru dan masih saya jalani hingga saat ini adalah ketika kami pindah ke Swedia. Awalnya saya mengira bahwa di sini, bahasanya akan lebih mudah daripada di Jepang. Minimal akan lebih banyak bahasa Inggris yang saya temui dan hurufnya tetap menggunakan huruf latin. Saya pun sudah mengunduh aplikasi belajar bahasa Swedia jauh-jauh hari sebelumnya. Sudah mengetahui beberapa kata meski belum bisa mengucapkannya secara benar.

Tapi tentu saja saya salah. Begitu menginjakkan kaki di Swedia, saya tarpapar oleh bahasa yang benar-benar asing di telinga saya. “Kemampuan” berbahasa Swedia saya yang katanya 10% itu (menurut aplikasi) menguap entah ke mana. Saya bahkan tak bisa melafalkan “Ursäkta” (permisi) dengan baik. Tidak hanya soal kata, aksen dan intonasinya pun lain. Sementara mayoritas informasi disampaikan dalam Bahasa Swedia. Papan penunjuk arah, label kemasan, pengumuman di bus, dan lain sebagainya.

Uniknya, ada beberapa kata dalam Bahasa Swedia yang sama tulisan dan artinya dengan Bahasa Indonesia. Misal “apotek” yang sama-sama berarti toko obat, lalu “Juni” yang sama-sama bulan keenam dalam kalender Gregorian, “rabat” yang berarti potongan harga dan kata favorit orang Indonesia “gratis” yang berarti bisa dimiliki secara cuma-cuma tanpa membayar. Maka saya memilih fokus pada persamaan yang ada. Saya tak ingin dihalangi oleh batasan bahasa yang seringkali mengaburkan kemampuan manusia dalam mencari makna. Bahasa tidak selamanya menjadi kendala. Terutama jika kita mau mendengarkan. Seperti siang lalu, saya berpapasan dengan salah satu tetangga saya yang bahasa Inggrisnya tidak terlalu lancar. Kami saling menyapa dan mengobrol dalam bahasa yang campur aduk. Tapi komunikasi tetap terjalin. Saya menyimak kata-katanya. Memastikan apa yang dia maksud. Begitu juga sebaliknya. Sehingga tercipta kesepahaman tanpa perlu dipaksakan.

Indonesia sebenarnya beruntung, karena menyerap berbagai bahasa sehingga kaya akan kosakata sekaligus memiliki kemiripan dengan bahasa lain. Kata “aroma” misalnya, bisa ditemukan juga di Italia dengan makna yang sama. Indonesia sepertinya memang sudah ditakdirkan untuk beragam. Termasuk beragam sumber bahasanya. Sayangnya, tak semua orang mau menerima dan merayakan keberagaman itu.

Jika saja dalam keseharian kita mau lebih banyak mendengarkan serta fokus pada persamaan, barangkali waktu kita tidak akan banyak dihabiskan untuk saling membenci. Perbedaan “bahasa” memang bisa menyesatkan, tapi tidak harus selalu menjadi penghalang, karena saya percaya, seperti jargon sebuah buku psikologi populer yang kemudian dipakai oleh radio di Yogyakarta bertahun-tahun lalu: “Orang Mars kalau ngomong ya pakai bahasa Mars. Orang Venus kalau ngomong ya pakai bahasa Venus. Tapi sebenarnya ada satu lagi bahasa di dunia ini. Namanya: understanding.”

Source: Hayu Hamemayu

Idiom dalam Bahasa Inggris Yang Wajib Kamu Tahu!

Idiom, peribahasa, dan ungkapan adalah bagian penting dari bahasa Inggris sehari-hari. Ketiganya muncul setiap saat dalam bahasa Inggris tertulis dan lisan. Karena idiom tidak selalu dapat diartikan secara harfiah, Anda harus mengetahui arti dan penggunaan dari masing-masing idiom. Sepertinya terlihat berat, tetapi belajar idiom itu menyenangkan, terutama saat Anda membandingkan idiom dalam bahasa Inggris dengan idiom dalam bahasa Anda sendiri.

Mempelajari cara menggunakan idiom dan ungkapan yang sering digunakan akan membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih natural. Jadi, menguasai beberapa ungkapan adalah ide yang bagus. Tabel-tabel di bawah ini disusun berdasarkan frekuensi penggunaan idiom dalam bahasa Inggris Amerika (American English). Anda dapat mulai mempelajari idiom yang sangat sering digunakan dalam bahasa Inggris karena idiom-idiom ini akan Anda temukan saat menonton film atau acara TV Amerika, atau mengunjungi Amerika Serikat. Saat Anda sudah menguasainya, lanjutkan ke idiom-idiom yang lain. Idiom-idiom di halaman ini sangat umum dan tidak kuno, sehingga Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat berbicara dengan penutur asli bahasa Inggris dari semua negara berbahasa Inggris.

Idiom yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Amerika Serikat. Anda akan mendengarnya dalam film dan acara TV, serta dapat menggunakannya untuk membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih mirip dengan penutur asli. 

IdiomArtiPenggunaan
A blessing in disguiseHal baik yang awalnya terlihat seperti hal buruksebagai bagian dari kalimat
A dime a dozenSesuatu yang biasasebagai bagian dari kalimat
Beat around the bushMenghindari apa yang sebenarnya Anda maksud (biasanya karena tidak nyaman untuk dikatakan)sebagai bagian dari kalimat
Better late than neverLebih baik terlambat daripada tidak sama sekalisebagai kalimat sendiri
Bite the bulletMelakukan sesuatu (biasanya yang tidak disukai) karena tidak dapat dihindarisebagai bagian dari kalimat
Break a legSemoga beruntungsebagai kalimat sendiri
Call it a dayBerhenti mengerjakan atau melakukan sesuatusebagai bagian dari kalimat
Cut somebody some slackJangan terlalu banyak mengkritiksebagai bagian dari kalimat
Cutting cornersMelakukan sesuatu yang buruk untuk menghemat waktu atau uangsebagai bagian dari kalimat
Easy does itPerlahan-lahan atau santaisebagai kalimat sendiri
Get out of handKehilangan kendalisebagai bagian dari kalimat
Get something out of your systemMelakukan sesuatu yang sudah lama Anda inginkan agar bisa melanjutkansebagai bagian dari kalimat
Get your act togetherBekerja dengan lebih baik atau keluarsebagai kalimat sendiri
Give someone the benefit of the doubtMemercayai apa yang dikatakan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go back to the drawing boardMulai lagi dari awalsebagai bagian dari kalimat
Hang in thereJangan menyerahsebagai kalimat sendiri
Hit the sackTidursebagai bagian dari kalimat
It’s not rocket scienceTidak rumitsebagai kalimat sendiri
Let someone off the hookTidak meminta seseorang bertanggung jawab atas sesuatusebagai bagian dari kalimat
Make a long story shortMenceritakan sesuatu dengan singkatsebagai bagian dari kalimat
Miss the boatSudah terlambatsebagai bagian dari kalimat
No pain, no gainAnda harus berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkansebagai kalimat sendiri
On the ballMelakukan kerja yang bagussebagai bagian dari kalimat
Pull someone’s legBercanda dengan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Pull yourself togetherMenenangkan dirisebagai kalimat sendiri
So far so goodSemuanya berjalan lancar sejauh inisebagai kalimat sendiri
Speak of the devilOrang yang sedang kita bicarakan muncul!sebagai kalimat sendiri
That’s the last strawKesabaran saya sudah habissebagai kalimat sendiri
The best of both worldsSituasi yang idealsebagai bagian dari kalimat
Time flies when you’re having funAnda tidak menyadari seberapa cepat sesuatu berakhir saat Anda menikmatinyasebagai kalimat sendiri
To get bent out of shapeMarah atau kesalsebagai bagian dari kalimat
To make matters worseMemperburuk masalahsebagai bagian dari kalimat
Under the weatherSakitsebagai bagian dari kalimat
We’ll cross that bridge when we come to itJangan bicarakan masalah itu sekarangsebagai kalimat sendiri
Wrap your head around somethingMemahami sesuatu yang rumitsebagai bagian dari kalimat
You can say that againItu benar, saya setujusebagai kalimat sendiri
Your guess is as good as mineSaya tidak tahusebagai kalimat sendiri

Idiom dan ungkapan yang sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris cukup sering digunakan di Amerika Serikat. Anda mungkin jarang mendengarnya dalam percakapan sehari-hari, tetapi penutur asli bahasa Inggris mana pun pasti akan mengetahuinya. Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat konteksnya sesuai.

IdiomArtiPenggunaan
A bird in the hand is worth two in the bushApa yang Anda miliki sekarang lebih berharga daripada apa yang mungkin Anda miliki nantisebagai kalimat sendiri
A penny for your thoughtsCeritakan pada saya apa yang Anda pikirkansebagai kalimat sendiri
A penny saved is a penny earnedUang yang Anda hemat hari ini dapat digunakan di lain waktusebagai kalimat sendiri
A perfect stormSituasi terburuk yang mungkin terjadisebagai bagian dari kalimat
A picture is worth 1000 wordsLebih baik menunjukkan atau membuktikan daripada mengatakannyasebagai kalimat sendiri
Actions speak louder than wordsMemercayai tindakan seseorang dan bukan kata-kata merekasebagai kalimat sendiri
Add insult to injuryMemperburuk situasisebagai bagian dari kalimat
Barking up the wrong treeMelakukan kesalahan, mencari solusi di tempat yang salahsebagai bagian dari kalimat
Birds of a feather flock togetherOrang-orang yang serupa atau mirip sering kali menjadi teman (biasanya digunakan untuk sesuatu yang negatif)sebagai kalimat sendiri
Bite off more than you can chewMelakukan sesuatu yang tidak bisa Anda selesaikansebagai bagian dari kalimat
Break the iceMembuat orang lain merasa lebih nyamansebagai bagian dari kalimat
By the skin of your teethHampir sajasebagai bagian dari kalimat
Comparing apples to orangesMembandingkan dua hal yang tidak bisa dibandingkansebagai bagian dari kalimat
Costs an arm and a legSangat mahalsebagai bagian dari kalimat
Do something at the drop of a hatMelakukan sesuatu tanpa direncanakan sebelumnyasebagai bagian dari kalimat
Do unto others as you would have them do unto youMemperlakukan orang lain dengan adil, juga dikenal sebagai “the Golden Rulesebagai kalimat sendiri
Don’t count your chickens before they hatchJangan mengandalkan sesuatu yang baik akan terjadi sebelum benar-benar terjadisebagai kalimat sendiri
Don’t cry over spilt milkTidak ada alasan untuk mengeluhkan sesuatu yang tidak bisa diperbaikisebagai kalimat sendiri
Don’t give up your day jobAnda tidak terlalu ahli melakukan inisebagai kalimat sendiri
Don’t put all your eggs in one basketYang Anda lakukan terlalu berisikosebagai kalimat sendiri
Every cloud has a silver liningHal-hal baik terjadi setelah hal-hal buruksebagai kalimat sendiri
Get a taste of your own medicineDiperlakukan dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan orang lain (bermakna negatif)sebagai bagian dari kalimat
Give someone the cold shoulderMengabaikan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go on a wild goose chaseMelakukan sesuatu yang tidak ada gunanyasebagai bagian dari kalimat
Good things come to those who waitBersabarsebagai kalimat sendiri
He has bigger fish to fryDia memiliki sesuatu yang lebih besar untuk diurus atau dipikirkan dibandingkan yang sedang kita bicarakansebagai kalimat sendiri
He’s a chip off the old blockSeorang anak mirip dengan ayahnyasebagai kalimat sendiri
Hit the nail on the headMenebak sesuatu yang tepat atau benarsebagai kalimat sendiri
Ignorance is blissAnda sebaiknya tidak tahusebagai kalimat sendiri
It ain’t over till the fat lady singsIni belum selesaisebagai kalimat sendiri
It takes one to know oneAnda sama buruknya seperti sayasebagai kalimat sendiri
It’s a piece of cakeMudahsebagai kalimat sendiri
It’s raining cats and dogsHujan derassebagai kalimat sendiri
Kill two birds with one stoneMelakukan dua hal dengan satu tindakansebagai kalimat sendiri
Let the cat out of the bagMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Live and learnSaya melakukan kesalahansebagai kalimat sendiri
Look before you leapHanya mengambil risiko yang sudah diperhitungkansebagai kalimat sendiri
On thin iceDalam masa percobaan. Jika Anda melakukan kesalahan lain, akan ada masalah.sebagai bagian dari kalimat
Once in a blue moonJarangsebagai bagian dari kalimat
Play devil’s advocateMenentang atau memperdebatkan sesuatu yang bertentangan demi perdebatan yang lebih baiksebagai bagian dari kalimat
Put something on iceMenangguhkan suatu proyeksebagai bagian dari kalimat
Rain on someone’s paradeMerusak atau mengganggu sesuatusebagai bagian dari kalimat
Saving for a rainy dayMenghemat uang untuk nantisebagai bagian dari kalimat
Slow and steady wins the raceKeandalan atau kepastian lebih penting daripada kecepatansebagai kalimat sendiri
Spill the beansMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Take a rain checkMenunda rencanasebagai bagian dari kalimat
Take it with a grain of saltJangan dianggap seriussebagai bagian dari kalimat
The ball is in your courtAndalah yang memutuskansebagai kalimat sendiri
The best thing since sliced breadPenemuan yang sangat bagussebagai bagian dari kalimat
The devil is in the detailsKelihatannya bagus dari kejauhan, tetapi ketika didekati, ada masalahsebagai kalimat sendiri
The early bird gets the wormOrang pertama yang datang akan mendapatkan yang terbaiksebagai kalimat sendiri
The elephant in the roomMasalah besar, masalah yang dihindari oleh banyak orangsebagai bagian dari kalimat
The whole nine yardsSemuanyasebagai bagian dari kalimat
There are other fish in the seaTidak apa-apa melewatkan kesempatan, akan ada kesempatan lainnyasebagai kalimat sendiri
There’s a method to his madnessDia terlihat gila, tetapi sebenarnya cerdassebagai kalimat sendiri
There’s no such thing as a free lunchTidak ada sesuatu yang sepenuhnya gratissebagai kalimat sendiri
Throw caution to the windMengambil risikosebagai bagian dari kalimat
You can’t have your cake and eat it tooAnda tidak dapat memiliki semuanyasebagai kalimat sendiri
You can’t judge a book by its coverOrang atau benda ini mungkin terlihat buruk, tetapi sebenarnya baiksebagai kalimat sendiri

Idiom dalam Bahasa Inggris

Idiom, peribahasa, dan ungkapan adalah bagian penting dari bahasa Inggris sehari-hari. Ketiganya muncul setiap saat dalam bahasa Inggris tertulis dan lisan. Karena idiom tidak selalu dapat diartikan secara harfiah, Anda harus mengetahui arti dan penggunaan dari masing-masing idiom. Sepertinya terlihat berat, tetapi belajar idiom itu menyenangkan, terutama saat Anda membandingkan idiom dalam bahasa Inggris dengan idiom dalam bahasa Anda sendiri.

Mempelajari cara menggunakan idiom dan ungkapan yang sering digunakan akan membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih natural. Jadi, menguasai beberapa ungkapan adalah ide yang bagus. Tabel-tabel di bawah ini disusun berdasarkan frekuensi penggunaan idiom dalam bahasa Inggris Amerika (American English). Anda dapat mulai mempelajari idiom yang sangat sering digunakan dalam bahasa Inggris karena idiom-idiom ini akan Anda temukan saat menonton film atau acara TV Amerika, atau mengunjungi Amerika Serikat. Saat Anda sudah menguasainya, lanjutkan ke idiom-idiom yang lain. Idiom-idiom di halaman ini sangat umum dan tidak kuno, sehingga Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat berbicara dengan penutur asli bahasa Inggris dari semua negara berbahasa Inggris.

Idiom yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Amerika Serikat. Anda akan mendengarnya dalam film dan acara TV, serta dapat menggunakannya untuk membuat bahasa Inggris Anda terlihat lebih mirip dengan penutur asli. 

IdiomArtiPenggunaan
A blessing in disguiseHal baik yang awalnya terlihat seperti hal buruksebagai bagian dari kalimat
A dime a dozenSesuatu yang biasasebagai bagian dari kalimat
Beat around the bushMenghindari apa yang sebenarnya Anda maksud (biasanya karena tidak nyaman untuk dikatakan)sebagai bagian dari kalimat
Better late than neverLebih baik terlambat daripada tidak sama sekalisebagai kalimat sendiri
Bite the bulletMelakukan sesuatu (biasanya yang tidak disukai) karena tidak dapat dihindarisebagai bagian dari kalimat
Break a legSemoga beruntungsebagai kalimat sendiri
Call it a dayBerhenti mengerjakan atau melakukan sesuatusebagai bagian dari kalimat
Cut somebody some slackJangan terlalu banyak mengkritiksebagai bagian dari kalimat
Cutting cornersMelakukan sesuatu yang buruk untuk menghemat waktu atau uangsebagai bagian dari kalimat
Easy does itPerlahan-lahan atau santaisebagai kalimat sendiri
Get out of handKehilangan kendalisebagai bagian dari kalimat
Get something out of your systemMelakukan sesuatu yang sudah lama Anda inginkan agar bisa melanjutkansebagai bagian dari kalimat
Get your act togetherBekerja dengan lebih baik atau keluarsebagai kalimat sendiri
Give someone the benefit of the doubtMemercayai apa yang dikatakan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go back to the drawing boardMulai lagi dari awalsebagai bagian dari kalimat
Hang in thereJangan menyerahsebagai kalimat sendiri
Hit the sackTidursebagai bagian dari kalimat
It’s not rocket scienceTidak rumitsebagai kalimat sendiri
Let someone off the hookTidak meminta seseorang bertanggung jawab atas sesuatusebagai bagian dari kalimat
Make a long story shortMenceritakan sesuatu dengan singkatsebagai bagian dari kalimat
Miss the boatSudah terlambatsebagai bagian dari kalimat
No pain, no gainAnda harus berusaha untuk mendapatkan apa yang diinginkansebagai kalimat sendiri
On the ballMelakukan kerja yang bagussebagai bagian dari kalimat
Pull someone’s legBercanda dengan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Pull yourself togetherMenenangkan dirisebagai kalimat sendiri
So far so goodSemuanya berjalan lancar sejauh inisebagai kalimat sendiri
Speak of the devilOrang yang sedang kita bicarakan muncul!sebagai kalimat sendiri
That’s the last strawKesabaran saya sudah habissebagai kalimat sendiri
The best of both worldsSituasi yang idealsebagai bagian dari kalimat
Time flies when you’re having funAnda tidak menyadari seberapa cepat sesuatu berakhir saat Anda menikmatinyasebagai kalimat sendiri
To get bent out of shapeMarah atau kesalsebagai bagian dari kalimat
To make matters worseMemperburuk masalahsebagai bagian dari kalimat
Under the weatherSakitsebagai bagian dari kalimat
We’ll cross that bridge when we come to itJangan bicarakan masalah itu sekarangsebagai kalimat sendiri
Wrap your head around somethingMemahami sesuatu yang rumitsebagai bagian dari kalimat
You can say that againItu benar, saya setujusebagai kalimat sendiri
Your guess is as good as mineSaya tidak tahusebagai kalimat sendiri

Idiom dan ungkapan yang sering digunakan dalam bahasa Inggris

Idiom-idiom dalam bahasa Inggris cukup sering digunakan di Amerika Serikat. Anda mungkin jarang mendengarnya dalam percakapan sehari-hari, tetapi penutur asli bahasa Inggris mana pun pasti akan mengetahuinya. Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri saat konteksnya sesuai.

IdiomArtiPenggunaan
A bird in the hand is worth two in the bushApa yang Anda miliki sekarang lebih berharga daripada apa yang mungkin Anda miliki nantisebagai kalimat sendiri
A penny for your thoughtsCeritakan pada saya apa yang Anda pikirkansebagai kalimat sendiri
A penny saved is a penny earnedUang yang Anda hemat hari ini dapat digunakan di lain waktusebagai kalimat sendiri
A perfect stormSituasi terburuk yang mungkin terjadisebagai bagian dari kalimat
A picture is worth 1000 wordsLebih baik menunjukkan atau membuktikan daripada mengatakannyasebagai kalimat sendiri
Actions speak louder than wordsMemercayai tindakan seseorang dan bukan kata-kata merekasebagai kalimat sendiri
Add insult to injuryMemperburuk situasisebagai bagian dari kalimat
Barking up the wrong treeMelakukan kesalahan, mencari solusi di tempat yang salahsebagai bagian dari kalimat
Birds of a feather flock togetherOrang-orang yang serupa atau mirip sering kali menjadi teman (biasanya digunakan untuk sesuatu yang negatif)sebagai kalimat sendiri
Bite off more than you can chewMelakukan sesuatu yang tidak bisa Anda selesaikansebagai bagian dari kalimat
Break the iceMembuat orang lain merasa lebih nyamansebagai bagian dari kalimat
By the skin of your teethHampir sajasebagai bagian dari kalimat
Comparing apples to orangesMembandingkan dua hal yang tidak bisa dibandingkansebagai bagian dari kalimat
Costs an arm and a legSangat mahalsebagai bagian dari kalimat
Do something at the drop of a hatMelakukan sesuatu tanpa direncanakan sebelumnyasebagai bagian dari kalimat
Do unto others as you would have them do unto youMemperlakukan orang lain dengan adil, juga dikenal sebagai “the Golden Rulesebagai kalimat sendiri
Don’t count your chickens before they hatchJangan mengandalkan sesuatu yang baik akan terjadi sebelum benar-benar terjadisebagai kalimat sendiri
Don’t cry over spilt milkTidak ada alasan untuk mengeluhkan sesuatu yang tidak bisa diperbaikisebagai kalimat sendiri
Don’t give up your day jobAnda tidak terlalu ahli melakukan inisebagai kalimat sendiri
Don’t put all your eggs in one basketYang Anda lakukan terlalu berisikosebagai kalimat sendiri
Every cloud has a silver liningHal-hal baik terjadi setelah hal-hal buruksebagai kalimat sendiri
Get a taste of your own medicineDiperlakukan dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan orang lain (bermakna negatif)sebagai bagian dari kalimat
Give someone the cold shoulderMengabaikan seseorangsebagai bagian dari kalimat
Go on a wild goose chaseMelakukan sesuatu yang tidak ada gunanyasebagai bagian dari kalimat
Good things come to those who waitBersabarsebagai kalimat sendiri
He has bigger fish to fryDia memiliki sesuatu yang lebih besar untuk diurus atau dipikirkan dibandingkan yang sedang kita bicarakansebagai kalimat sendiri
He’s a chip off the old blockSeorang anak mirip dengan ayahnyasebagai kalimat sendiri
Hit the nail on the headMenebak sesuatu yang tepat atau benarsebagai kalimat sendiri
Ignorance is blissAnda sebaiknya tidak tahusebagai kalimat sendiri
It ain’t over till the fat lady singsIni belum selesaisebagai kalimat sendiri
It takes one to know oneAnda sama buruknya seperti sayasebagai kalimat sendiri
It’s a piece of cakeMudahsebagai kalimat sendiri
It’s raining cats and dogsHujan derassebagai kalimat sendiri
Kill two birds with one stoneMelakukan dua hal dengan satu tindakansebagai kalimat sendiri
Let the cat out of the bagMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Live and learnSaya melakukan kesalahansebagai kalimat sendiri
Look before you leapHanya mengambil risiko yang sudah diperhitungkansebagai kalimat sendiri
On thin iceDalam masa percobaan. Jika Anda melakukan kesalahan lain, akan ada masalah.sebagai bagian dari kalimat
Once in a blue moonJarangsebagai bagian dari kalimat
Play devil’s advocateMenentang atau memperdebatkan sesuatu yang bertentangan demi perdebatan yang lebih baiksebagai bagian dari kalimat
Put something on iceMenangguhkan suatu proyeksebagai bagian dari kalimat
Rain on someone’s paradeMerusak atau mengganggu sesuatusebagai bagian dari kalimat
Saving for a rainy dayMenghemat uang untuk nantisebagai bagian dari kalimat
Slow and steady wins the raceKeandalan atau kepastian lebih penting daripada kecepatansebagai kalimat sendiri
Spill the beansMembuka rahasiasebagai bagian dari kalimat
Take a rain checkMenunda rencanasebagai bagian dari kalimat
Take it with a grain of saltJangan dianggap seriussebagai bagian dari kalimat
The ball is in your courtAndalah yang memutuskansebagai kalimat sendiri
The best thing since sliced breadPenemuan yang sangat bagussebagai bagian dari kalimat
The devil is in the detailsKelihatannya bagus dari kejauhan, tetapi ketika didekati, ada masalahsebagai kalimat sendiri
The early bird gets the wormOrang pertama yang datang akan mendapatkan yang terbaiksebagai kalimat sendiri
The elephant in the roomMasalah besar, masalah yang dihindari oleh banyak orangsebagai bagian dari kalimat
The whole nine yardsSemuanyasebagai bagian dari kalimat
There are other fish in the seaTidak apa-apa melewatkan kesempatan, akan ada kesempatan lainnyasebagai kalimat sendiri
There’s a method to his madnessDia terlihat gila, tetapi sebenarnya cerdassebagai kalimat sendiri
There’s no such thing as a free lunchTidak ada sesuatu yang sepenuhnya gratissebagai kalimat sendiri
Throw caution to the windMengambil risikosebagai bagian dari kalimat
You can’t have your cake and eat it tooAnda tidak dapat memiliki semuanyasebagai kalimat sendiri
You can’t judge a book by its coverOrang atau benda ini mungkin terlihat buruk, tetapi sebenarnya baiksebagai kalimat sendiri

Idiom dan peribahasa yang umum

Idiom dan peribahasa dalam bahasa Inggris ini sangat umum digunakan dan dapat dikenali dengan mudah oleh para penutur asli bahasa Inggris, tetapi jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. JIka Anda belum menguasai idiom-idiom yang sering digunakan, lebih baik Anda memulainya dari idiom-idiom itu. Namun, jika Anda sudah mengenal ekspresi-ekspresi itu, idiom-idiom berikut akan memperkaya bahasa Inggris Anda.

IdiomArtiPenggunaan
A little learning is a dangerous thingSeseorang yang tidak memahami sesuatu sepenuhnya sangat berbahayasebagai kalimat sendiri
A snowball effectKejadian memiliki momentum dan berkaitan satu sama lainsebagai bagian dari kalimat
A snowball’s chance in hellTidak mungkin sama sekalisebagai bagian dari kalimat
A stitch in time saves ninePerbaiki atau selesaikan masalah sekarang karena masalah akan menjadi lebih buruk nantinyasebagai kalimat sendiri
A storm in a teacupKehebohan besar karena masalah kecilsebagai bagian dari kalimat
An apple a day keeps the doctor awayApel baik untuk kesehatan Andasebagai kalimat sendiri
An ounce of prevention is worth a pound of cureAnda dapat mencegah masalah dengan sedikit usaha; memperbaiki atau menyelesaikannya nanti lebih sulit dilakukansebagai kalimat sendiri
As right as rainSempurnasebagai bagian dari kalimat
Bolt from the blueSesuatu yang terjadi tanpa peringatansebagai bagian dari kalimat
Burn bridgesMenghancurkan hubungansebagai bagian dari kalimat
Calm before the stormSesuatu yang buruk akan terjadi, tetapi sekarang masih belum terjadi apa punsebagai bagian dari kalimat
Come rain or shineTidak peduli apa pun yang terjadisebagai bagian dari kalimat
Curiosity killed the catBerhenti bertanyasebagai kalimat sendiri
Cut the mustardMelakukan kerja yang bagussebagai bagian dari kalimat
Don’t beat a dead horseJangan melakukan sesuatu yang sudah berakhirsebagai kalimat sendiri
Every dog has his daySetiap orang memiliki kesempatan setidaknya sekalisebagai kalimat sendiri
Familiarity breeds contemptSemakin Anda mengenal seseorang, semakin Anda tidak menyukai diasebagai kalimat sendiri
Fit as a fiddleDalam kondisi yang sehatsebagai bagian dari kalimat
Fortune favours the boldMengambil risikosebagai kalimat sendiri
Get a second windMemiliki tenaga setelah kelelahansebagai bagian dari kalimat
Get wind of somethingMendengar suatu berita yang rahasiasebagai bagian dari kalimat
Go down in flamesGagal dengan sangat parahsebagai bagian dari kalimat
Haste makes wasteAnda akan melakukan kesalahan jika terburu-buru melakukan sesuatusebagai kalimat sendiri
Have your head in the cloudsTidak konsentrasisebagai bagian dari kalimat
He who laughs last laughs loudestSaya akan membalas apa yang sudah Anda lakukansebagai kalimat sendiri
Hear something straight from the horse’s mouthMendengar sesuatu langsung dari orang-orang yang terlibatsebagai bagian dari kalimat
He’s not playing with a full deckDia bodohsebagai kalimat sendiri
He’s off his rockerDia gilasebagai kalimat sendiri
He’s sitting on the fenceDia tidak bisa memutuskansebagai kalimat sendiri
It is a poor workman who blames his toolsJika Anda tidak bisa melakukan sesuatu, jangan menyalahkan orang lainsebagai kalimat sendiri
It is always darkest before the dawnSemuanya akan menjadi lebih baiksebagai kalimat sendiri
It takes two to tangoTidak hanya satu orang yang bertanggung jawab, keduanya terlibatsebagai kalimat sendiri
Jump on the bandwagonMengikuti tren, melakukan apa yang dilakukan oleh orang lainsebagai bagian dari kalimat
Know which way the wind is blowingMemahami situasinya (biasanya bermakna negatif)sebagai bagian dari kalimat
Leave no stone unturnedMemeriksa semua tempatsebagai bagian dari kalimat
Let sleeping dogs lieBerhenti membahas suatu isu atau masalahsebagai bagian dari kalimat
Like riding a bicycleSesuatu yang tidak pernah Anda lupakan cara melakukannyasebagai bagian dari kalimat
Like two peas in a podMereka selalu bersamasebagai bagian dari kalimat
Make hay while the sun shinesMemanfaatkan situasi yang baiksebagai bagian dari kalimat
On cloud nineSangat senangsebagai bagian dari kalimat
Once bitten, twice shyAnda lebih berhati-hati ketika sudah terluka sebelumnyasebagai kalimat sendiri
Out of the frying pan and into the fireSesuatu yang buruk menjadi lebih buruksebagai kalimat sendiri
Run like the windBerlari dengan cepatsebagai bagian dari kalimat
Shape up or ship outBekerja dengan lebih baik atau keluarsebagai kalimat sendiri
Snowed underSibuksebagai bagian dari kalimat
That ship has sailedSudah terlambatsebagai kalimat sendiri
The pot calling the kettle blackSeseorang yang mengkritik orang lain padahal dia juga sama buruknyasebagai bagian dari kalimat
There are clouds on the horizonAkan ada masalahsebagai kalimat sendiri
Those who live in glass houses shouldn’t throw stonesOrang-orang yang moralnya dipertanyakan sebaiknya tidak mengkritik orang lainsebagai kalimat sendiri
Through thick and thinDi masa-masa indah dan di masa-masa sulitsebagai bagian dari kalimat
Time is moneyBekerja dengan cepatsebagai kalimat sendiri
Waste not, want notJangan menyia-nyiakan sesuatu, maka Anda akan selalu berkecukupansebagai kalimat sendiri
We see eye to eyeKita setujusebagai kalimat sendiri
Weather the stormMelalui sesuatu yang sulitsebagai bagian dari kalimat
Well begun is half doneAwal yang baik sangatlah pentingsebagai kalimat sendiri
When it rains it poursKesialan biasanya datang bersamaan atau sekaligussebagai kalimat sendiri
You can catch more flies with honey than you can with vinegarAnda akan memperoleh apa yang diinginkan dengan bersikap baiksebagai kalimat sendiri
You can lead a horse to water, but you can’t make him drinkAnda tidak bisa memaksa seseorang untuk mengambil keputusan yang tepatsebagai kalimat sendiri
You can’t make an omelet without breaking some eggsSelalu ada biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan sesuatusebagai kalimat sendiri

Cara Menghafal Kosakata Bahasa Inggris Dengan Mudah

Salah satu tantangan terbesar dalam belajar bahasa Inggris adalah menghafal kosakata atau vocabulary. Bahkan, mungkin kamu termasuk salah satu yang merasa kesulitan jika harus menghafal begitu banyak kosakata. Tetapi, ada tips yang bisa kamu praktikkan agar lebih mudah menghafal kosakata dalam bahasa Inggris. Bagaimana ya, caranya? Yuk, simak tips-tips di bawah ini.

Segera gunakan kosakata yang baru kamu pelajari

Agar kamu selalu ingat, jangan ragu untuk langsung menggunakan kosakata yang baru kamu pelajari dalam menyusun kalimat. Gunakan saat kamu ingin menulis atau berbicara dalam bahasa Inggris. Susun beberapa kalimat dengan kosakata tersebut dan lalu masukkan ke dalam buku catatan kamu. Coba liat buku tersebut setelah satu hari, satu minggu, hingga satu bulan agar tidak lupa dengan kosakata tersebut dan maknanya.

Menghafal melalui permainan kosakata

Saat ini sudah banyak game atau permainan yang tersedia di internet untuk menunjang kamu belajar bahasa Inggris online. Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan game untuk menghafal kosakata baru dengan cara yang lebih menyenangkan.Permainan yang kamu pilih memang tidak selalu tentang menghafal. Kamu bisa bermain scrabble online atau permainan lain yang erat kaitannya dengan kosakata. Jika kamu sering melihat, mendengar, atau menulis kata-kata tersebut, kamu akan lebih familiar dengan kosakata itu dan lebih cepat menghafal makna dan penggunaannya

Buatlah suasana di mana kamu sering melihat kosakata baru tersebut

Tulislah setiap kosakata yang kamu hafalkan di sticky notes atau di kertas catatan sekreatif mungkin. Lalu, tempel catatan tersebut di seluruh penjuru kamar atau rumah. Tempel di tempat-tempat yang paling sering kamu lalui agar kamu juga sering melihatnya.Dengan catatan-catatan yang kreatif, kamu akan mudah mengingat tulisan yang kamu buat sendiri. Jika kamu menghafal kosakata mengenai benda-benda di dalam rumah, kamu bisa menempelkan bahasa Inggris dari setiap benda di rumah agar kamu terbiasa dan lebih cepat menghafalkannya.

Perbanyak membaca teks bahasa Inggris

Kamu mungkin merasa kesulitan untuk menghafal karena kamu tidak terbiasa menggunakan atau melihat kata tersebut. Oleh sebab itu, perbanyak membaca teks dalam bahasa Inggris. Semakin sering kamu melihat kata itu, semakin terbiasa pula kamu untuk menggunakannya. Untuk menghafal kosakata, cobalah untuk mengingat maksimal delapan kosakata dalam sehari. Jika kamu terlalu muluk muluk, justru kamu akan semakin susah menghafal karena terlalu banyak kata yang kamu pelajari dalam sehari.

Buat flash card

Bukan hanya untuk balita, flash card juga bisa digunakan orang dewasa untuk menghafal kosakata dalam bahasa Inggris. Di dalam flash card tersebut, kamu bisa menempelkan gambar serta kosakata bahasa Inggris dari gambar yang tertempel pada kartu.Bawalah kartu tersebut ke mana pun kamu pergi. Jadi, jika kamu memiliki waktu senggang, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menghafal kosakata menggunakan flash card tersebut.

Sebenarnya, mempelajari kosakata bukan hal yang sulit. Namun, memang dibutuhkan strategi dan tips yang sesuai agar lebih efektif melakukannya. Jadi, sudah siap mencoba?

Kalau kamu ingin belajar kosakata dengan metode yang jauh lebih efektif, kamu bisa mengunjungi Kampung Pare Lombok dan dapatkan promonya!

10 Contoh Pertanyaan Dalam Wawancara Bahasa Inggris

Hi, job seeker! Apakah kamu seorang fresh graduate? Atau.. Kamu merupakan seorang profesional berpengalaman yang sedang mencari peluang baru? Apapun itu, selamat karena  sudah sampai ke tahap job interview!

Pasalnya, di zaman serba digital ini,  melamar pekerjaan menjadi suatu aktivitas yang cukup menantang. Karena proses recruitment sudah semakin kompetitif, artinya kamu harus membekali diri dengan berbagai skill yang mumpuni, salah satunya fluent dalam berbahasa Inggris.

Umumnya, rekruter akan menilai skill ini melalui tahap interview. Tapi, sebelum jadwal wawancara bahasa Inggris tiba, wajib hukumnya untuk riset dan latihan terlebih dahulu ya!

Tenang, English Academy punya puluhan contoh interview bahasa Inggris yang biasa ditanyakan oleh HRD atau rekruter, lengkap dengan jawabannya! Get ready!

Wawancara Bahasa Inggris dengan Pertanyaan Umum

Contoh pertanyaan wawancara kerja bahasa Inggris paling general:

1. Can you tell me a little bit about yourself? (Memperkenalkan diri)

Biasanya, sesi wawancara dalam bahasa Inggris akan diawali dengan pertanyaan seperti:

  • Can you tell me about yourself? (Bisakah ceritakan tentang dirimu?)
  • Give me an information about yourself! (Beri saya informasi tentang diri kamu!)

Bagi kamu seorang jobseeker mungkin sedikit bosan mendengar pertanyaan ini dalam interview bahasa Inggris. Anyway, pertanyaan itu memang terdengar sederhana, tapi ternyata cara jawabnya nggak boleh sembarangan, loh.

Hindari menjawab dengan hal-hal seperti latar belakang keluarga, cukup dengan pengalaman dan hal yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Kalau kamu fresh graduate, kamu juga bisa sampaikan education background atau asal universitas-mu.

Kamu bisa coba jawab pertanyaan dengan contoh perkenalan diri berikut ini:

“My name is Intan Aulia, and I am 25 years old. I graduated from the University of California and I am currently living in Jakarta.  I’ve been on an internship as a social media officer for 5 months. My duties included writing for instagram carousel posts, publishing digital content on social media, and ensuring the campaign goes well. I have always been interested in social media and new trends, so that’s why I chose to follow this career path.”

(Nama saya Intan Aulia, dan saya berumur 25 tahun. Saya lulus dari University of California dan saat ini tinggal di Jakarta. Saya pernah menjalani magang sebagai tim sosial media selama 5 bulan. Tugas saya seperti menulis carousell Instagram, mem-posting konten digital di sosial media, dan memastikan kampanye berjalan dengan baik. Saya sangat tertarik dengan sosial media dan tren-tren baru, itulah mengapa saya memilih jenjang karir ini).

2. How did you come across this job opportunity? (Sumber informasi lowongan kerja)

Meskipun mungkin sudah ditulis dalam surat lamaran kerja (cover letter), tetapi tidak menutup kemungkinan rekruter akan kembali bertanya seperti ini:

  • What is the source of information that led you to this job opening? (Apa sumber informasi yang membawamu mengetahui lowongan pekerjaan ini?)
  • How did you learn about this job vacancy? (Bagaimana kamu mengetahui tentang keberadaan lowongan pekerjaan ini?)

Contoh jawaban:

I learned about this job opening through the company’s career website. I often search for job vacancies on various websites and happened to come across this vacancy that matched my qualifications.”

(Saya mengetahui lowongan pekerjaan ini melalui situs karir di website perusahaan ini. Saya sering mencari lowongan pekerjaan di berbagai website dan kebetulan menemukan lowongan ini yang cocok dengan kualifikasi saya.)

Jawaban jika kamu mengetahui lowongan kerja dari rekanmu:

I received information about this job opening from a friend who works at this company. They informed me that there was an open position that matched my educational background and work experience. I am very grateful for the information provided by my friend.”

(Saya mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan ini dari seorang teman yang bekerja di perusahaan ini. Dia menginformasikan bahwa ada posisi kosong yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja saya. Saya sangat berterima kasih atas informasi yang diberikan oleh teman saya tersebut.

3. Can you share your understanding of the role you are applying for? (Pengetahuan terkait posisi yang dilamar)

Pertanyaan yang satu ini umumnya dilontarkan bagi para fresh graduate yang belum beperngalaman. Perhatikan contoh pertanyaan yang sering muncul:

  • What do you know about the position you are applying for? (Apa yang kamu ketahui tentang posisi yang kamu lamar?)
  • How familiar are you with the job position you have applied for? (Seberapa familier kamu dengan posisi pekerjaan yang telah kamu lamar?)

Contoh jawaban untuk posisi Social Media Specialist:

Based on my research, a social media specialist is responsible for creating and implementing social media strategies for a company’s brand or products. They manage the company’s social media presence across different platforms, engage with the audience, and create engaging content to increase the brand’s visibility and awareness. I have experience in creating and implementing social media campaigns for different companies, and I believe my skills would be a good fit for this role.

(Berdasarkan penelitian saya, seorang spesialis media sosial bertanggung jawab untuk membuat dan menerapkan strategi media sosial untuk merek atau produk perusahaan. Mereka mengelola kehadiran media sosial perusahaan di berbagai platform, berinteraksi dengan audiens, dan membuat konten menarik untuk meningkatkan visibilitas dan kesadaran merek. Saya memiliki pengalaman dalam membuat dan menerapkan kampanye media sosial untuk berbagai perusahaan, dan saya yakin keahlian saya akan cocok untuk peran ini.)

Contoh jawaban jika melamar sebagai SEO Specialist:

As an SEO specialist, I know that the job requires an in-depth understanding of how search engines work and the ability to optimize website content to increase its visibility and ranking on search engine results pages. I have experience in conducting keyword research, creating SEO-friendly content, and implementing on-page and off-page optimization strategies. I believe my skills would enable me to contribute to the company’s SEO efforts.”

(Sebagai seorang spesialis SEO, saya tahu bahwa pekerjaan tersebut memerlukan pemahaman mendalam tentang cara kerja mesin pencari dan kemampuan untuk mengoptimalkan konten situs web untuk meningkatkan visibilitas dan peringkatnya pada halaman hasil mesin pencari. Saya memiliki pengalaman dalam melakukan riset kata kunci, membuat konten ramah SEO, dan menerapkan strategi optimasi on-page dan off-page. Saya yakin keahlian saya akan memungkinkan saya berkontribusi pada upaya SEO perusahaan.)

4. What do you know about our company? (Pengetahuan tentang perusahaan tujuan)

Kamu melamar pekerjaan di startup? Atau di corporate? Apapun itu, sebelum wawancara, tentu kamu harus mengenal perusahaan tersebut terlebih dahulu.

Kalau kata peribahasa sih, tak kenal maka tak sayang. Buatlah pewawancara yakin kalau kamu nggak sekadar menjadikan perusahaan sebagai ‘batu loncatan’.

Yakinkan HRD bahwa kamu memang ingin berprogres dengan perusahaan atau pekerjaan yang dilamar. Berikut contoh pertanyaan yang sering muncul:

  • What do you know about this company? (Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?)
  • How familiar are you with our company’s products/services? (Seberapa akrab kamu dengan produk/layanan perusahaan kami?

Kamu bisa menjawab pertanyaan seperti contoh berikut:

I am quite familiar with this company’s product line and their position in the market. I know that the company has a strong commitment to environmental sustainability, which is a value that aligns with my own beliefs. From my research, I found that the company has been growing rapidly in recent years and has established a solid reputation for quality and innovation.”

(Saya cukup akrab dengan lini produk perusahaan ini dan posisinya di pasar. Saya tahu bahwa perusahaan ini memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan, yang merupakan nilai yang sejalan dengan keyakinan saya sendiri. Dari penelitian saya, saya menemukan bahwa perusahaan ini telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan telah membangun reputasi yang solid untuk kualitas dan inovasi.)

Salah satu tips untuk bisa menjawab pertanyaan ini adalah mengecek website perusahaan terkait. Lalu membaca mengenai artikel teks yang menjelaskan tentang perusahaan. Sejak kapan perusahaan dibangun, apa saja fitur dan fasilitas yang ada dalam perusahaan tersebut. Plus, sebutkan kelebihan perusahaan yang sejalan denganmu.

Buat kamu yang sedang berjuang untuk mendapat karier impian, jangan lupa banyak berlatih speaking dalam bahasa Inggris ya. Kalau butuh bantuan dari seorang tutor expert, kamu bisa belajar di kelas English Academy, lohYukkonsultasi gratis terlebih dahulu!

5. Why do you want to work for our company? (Alasan Melamar Pekerjaan)

Mengapa kamu tertarik melamar di perusahaan tersebut? Iseng? Karena gajinya besar? Eits, kamu nggak bisa loh asal jawab begitu, karena ini merupakan salah satu pertanyaan utama pada candidate.

Jadi, pastikan kamu sudah mempelajari terlebih dahulu, kenapa kamu melamar posisi di perusahaan tersebut. 

Contoh job interview bahasa Inggris yang sering muncul:

  • Why do you want to join this company? (Mengapa kamu melamar kerja di perusahaan ini?)
  • What motivated you to apply for this job? (Apa motivasi kamu melamar pekerjaan ini?)

Pikirkan kembali, apakah karena visi misi (vision & mission) perusahaan yang sesuai? Atau karena menganggap kualifikasi yang dibutuhkan cocok dengan skill yang kamu miliki?

Apapun itu, sampaikan dengan jelas! Jangan lupa ketahui deskripsi pekerjaan yang sedang kamu lamar, seperti tugas harian, cross division communication, dan kultur perusahaan.

Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu bisa lihat contoh berikut:

“I feel my skills are particularly well-suited to this position because I’m detailed, personal and communicative. I like to write a to-do list every morning and like to communicate with new people.”

(Saya rasa kemampuan saya sangat cocok di posisi ini karena saya orang yang detail dan komunikatif. Saya suka menulis to-do list setiap pagi dan berkomunikasi dengan orang baru.)

“I see this opportunity as a way to contribute to a fast-moving company and I feel I can do it with my skill and knowledge.”

(Saya melihat kesempatan ini sebagai kontribusi untuk perusahaan yang dinamis. Dan saya yakin, saya bisa beradaptasi dengan kemampuan dan pengalaman saya.)

6. What are your greatest strengths? (Menyebutkan kualitas diri)

Setelah selesai memperkenalkan diri, interviewer pasti ingin mengetahui apa sih hal positif dari diri kamu yang nantinya bisa berguna untuk pekerjaan ini, entah itu soal keahlian maupun keunggulanmu.

Untuk pertanyaan ini, penting diingat bahwa kamu harus memberi jawaban yang didukung dengan alasan bagus.

Selain pertanyaan “What are your strengths?” (Apa kekuatan kamu?), beberapa pertanyaan lain juga sering dipakai seperti:

  • Why do you think we should hire you?
    (Apa alasan kami harus merekrutmu?)
  • Why should we hire you?
    (Kenapa kami harus merekrut kamu?)
  • Why do you think you’re the best person for this job?
    (Apa yang membuatmu berpikir jika kamu-lah orang yang paling tepat?)
  • What makes you a good fit for our company?
    (Mengapa kamu berpikir sangat cocok untuk pekerjaan ini)
  • What’s your experience and achievement  in this role?
    (Apa pengalaman dan pencapaian yang kamu miliki di posisi ini?)

Nah, untuk menjawabnya, kamu bisa banget pakai contoh di bawah ini:

“I’m trying to be a punctual person. I always arrive early and complete my work on time. My previous job had a lot of deadlines and I made sure that I organized all my jobs.”

(Saya ini orang yang tepat waktu. Saya selalu datang lebih awal dan menyelesaikan pekerjaan saya tepat waktu. Pekerjaan saya sebelumnya memiliki banyak deadline, jadi saya memastikan semua pekerjaan terorganisasi dengan baik.)

Atau, bisa juga menjawab seperti ini.

“When I wоrk, I always take initiative. If I see something that needs doing, I don’t wait for instruction. When I think about things, I do them. I believe that to be get anywhere in life, you need this quality both to work alone and in a team.”

(Ketika saya bekerja, saya selalu berinisiatif. Jika saya melihat sesuatu harus diambil tindakan segera, saya tidak menunggu instruksi, tapi langsung dilakukan. Saya yakin, kualitas ini dibutuhkan di manapun kamu berada, baik bekerja sendiri maupun dalam sebuah tim.)

7. Can you tell us about your hobbies or interests outside of work? (Aktivitas di luar pekerjaan)

Selain mengenal secara profesional, tak jarang rekruter juga ingin mengetahui sisi personal dari seorang kandidat yang nantinya bisa berpengaruh terhadap kinerja saat bergabung di perusahaan tujuan. Hal ini biasanya dicari tahu melalui pertanyaan tentang hobi atau aktivitas di luar pekerjaan. Contoh pertanyaannya:

  • Besides work, what other activities are you currently involved in? (Selain bekerja, apa aktivitas lain yang sedang kamu lakukan?)
  • What do you like to do in your free time outside of work? (Apa yang biasanya kamu lakukan di waktu luang di luar pekerjaan?)

Contoh jawaban buat yang hobi rebahan di waktu luang:

In my free time, I enjoy taking a break from the world by just lounging on my bed and watching Netflix. It’s a great way for me to unwind and recharge after a long day or week. I usually watch a mix of different genres, from comedy to drama to documentaries.

(Di waktu luang saya, saya menikmati waktu untuk beristirahat dari segala aktivitas dengan hanya bersantai di atas tempat tidur sambil menonton Netflix. Ini merupakan cara yang baik untuk saya untuk bersantai dan mengisi kembali energi setelah hari atau minggu yang melelahkan. Saya biasanya menonton berbagai macam genre, mulai dari komedi, drama, hingga dokumenter.)

Senang traveling, hiking, atau olahraga lainnya? Gunakan template berikut:

“Outside of work, I enjoy hiking and exploring new trails. It’s a great way to stay active and disconnect from technology for a bit. I also enjoy reading books and attending book clubs to discuss the themes and ideas in the books.”

(Di luar pekerjaan, saya menikmati hiking dan menjelajahi jalur-jalur baru. Ini merupakan cara yang baik untuk tetap aktif dan terputus dari teknologi untuk beberapa saat. Saya juga menikmati membaca buku dan menghadiri kelompok baca buku untuk membahas tema dan ide-ide dalam buku tersebut.)

8. What makes you feel satisfied at work? (Hal yang membuat puas saat bekerja)

Selain bisa mencapai target atau KPI, tentu banyak faktor lain yang dapat membuat seorang karyawan puas dan senang dengan kinerjanya. Melalui pertanyaan ini, rekruter akan melihat apakah perusahaannya bisa mendukungmu untuk mencapai kepuasan kerja tersebut.

Contoh pertanyaan:

  • Can you describe a time when you felt fulfilled at work? (Bisakah kamu menggambarkan sebuah momen ketika kamu merasa puas dalam bekerja?)
  • In your opinion, what contributes to job satisfaction? (Menurutmu, faktor apa yang menyebabkan seseorang merasa puas saat bekerja?)

Jawaban yang bisa diberikan:

I feel the most satisfied at work when I am able to complete a challenging task or project that I have been working on for a long time. It’s a great feeling of accomplishment to see my hard work come to fruition. Additionally, when my work contributes to the overall success of the company, I feel a sense of pride and satisfaction.”

(Saya merasa paling puas saat bekerja ketika saya dapat menyelesaikan tugas atau proyek yang menantang dan telah saya kerjakan untuk waktu yang lama. Ini merupakan rasa pencapaian yang luar biasa untuk melihat hasil kerja keras saya menjadi kenyataan. Selain itu, ketika pekerjaan saya berkontribusi pada kesuksesan keseluruhan perusahaan, saya merasa bangga dan puas.)

Kalau kamu merasa puas dengan sistem kerja yang balance, sampaikan jawaban ini:

I feel satisfied at work when I have a good work-life balance. Being able to maintain a healthy balance between my personal and professional life is important to me. When I can manage my workload effectively and still have time to pursue my interests outside of work, it makes me feel more fulfilled and motivated to do my job well.”

(Saya merasa puas saat bekerja ketika saya memiliki keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang baik. Menjaga keseimbangan yang sehat antara kehidupan pribadi dan profesional sangat penting bagi saya. Ketika saya dapat mengelola beban kerja dengan efektif dan masih memiliki waktu untuk mengejar minat saya di luar pekerjaan, saya merasa lebih puas dan termotivasi untuk melakukan pekerjaan saya dengan baik.)

9. What are some of your proudest accomplishments? (Pencapaian terbesar selama hidup)

Tak hanya di sesi interview kerja bahasa Inggris, pertanyaan mengenai achievement pun kerap muncul saat wawancara untuk beasiswa.

Ingat! Pencapaian di sini konteksnya tidak selalu prestasi. Ini bisa tentang bermanfaat untuk lingkungan sekitar, atau hal lain yang memang kamu banggakan. Pertanyaannya:

  • What is your greatest achievement in life? (Apa pencapaian terbesarmu dalam hidup?)
  • In your life so far, what are you most proud of achieving? (Dalam hidupmu sampai sekarang, apa yang membuatmu paling bangga dari pencapaianmu?)

Contoh jawaban:

My greatest achievement in life so far has been completing my master’s degree while working full-time. It was a challenging journey, but I was able to balance my work and studies and graduate with distinction. I am proud of my accomplishment and believe it has opened up new opportunities for me in my career.”

(Pencapaian terbesar saya dalam hidup sampai saat ini adalah menyelesaikan gelar master saya sambil bekerja penuh waktu. Itu merupakan perjalanan yang menantang, tetapi saya dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan studi serta lulus dengan predikat cum laude. Saya bangga dengan pencapaian saya dan percaya bahwa ini telah membuka peluang baru bagi saya dalam karier.)

Punya bisnis kecil-kecilan? Kamu bisa menjadikannya sebagai pencapaian terbaik juga, loh. Contohnya:

My biggest accomplishment in life has been starting my own business. It was a dream of mine for many years, and I finally took the leap and started my own company. It was a challenging process, but I am proud of what I have accomplished. My business has grown over the years, and it has been a rewarding experience to see it succeed and make a positive impact in the community.”

(Pencapaian terbesar saya dalam hidup adalah memulai bisnis saya sendiri. Itu adalah impian saya selama bertahun-tahun, dan akhirnya saya melangkah maju dan memulai perusahaan saya sendiri. Itu adalah proses yang menantang, tetapi saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Bisnis saya telah berkembang selama bertahun-tahun, dan menjadi pengalaman yang memuaskan untuk melihat keberhasilannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.)

10. What skills do you think are most important for success in this role? (Keahlian yang dimiliki sesuai posisi tujuan)

Soal skill memang sudah dicantumkan di CV atau resume. Namun, melalui interview, rekruter ingin tahu lebih lanjut seberapa dalam keahlian yang dimiliki oleh seorang kandidat. Kamu akan menemukan pertanyaan seperti ini:

  • What specific skills do you think are necessary to excel in this position? (Keahlian spesifik apa yang menurutmu diperlukan untuk unggul dalam posisi ini?)
  • From your experience, what skills do you believe are critical for success in this role? (Berdasarkan pengalamanmu, keahlian apa yang menurutmu kritis untuk sukses dalam posisi ini?)

Jika kamu belum punya pengalaman, kemungkinan akan mendapat pertanyaan berikut:

  • What skills do you possess that are relevant to this position? (Keahlian apa yang kamu miliki yang sesuai dengan posisi ini?)
  • Can you describe how your skills align with the requirements of this position? (Bisakah kamu menjelaskan bagaimana keahlianmu sejalan dengan persyaratan posisi ini?)

Contoh jawaban untuk experienced:

As an experienced social media specialist, I possess strong skills in content creation, community management, and analytics. I have developed and implemented successful social media campaigns across various platforms, utilizing engaging and creative content to build brand awareness and increase engagement with followers. I am skilled in managing and growing social media communities, responding to inquiries and feedback in a timely and professional manner. Additionally, I am experienced in analyzing social media data to measure the success of campaigns and adjust strategies accordingly.”

(Sebagai seorang spesialis media sosial berpengalaman, saya memiliki keahlian yang kuat dalam pembuatan konten, manajemen komunitas, dan analisis. Saya telah mengembangkan dan mengimplementasikan kampanye media sosial yang sukses di berbagai platform, menggunakan konten yang menarik dan kreatif untuk membangun kesadaran merek dan meningkatkan keterlibatan pengikut. Saya terampil dalam mengelola dan memperluas komunitas media sosial, merespons pertanyaan dan umpan balik dengan cara yang tepat waktu dan profesional. Selain itu, saya berpengalaman dalam menganalisis data media sosial untuk mengukur kesuksesan kampanye dan menyesuaikan strategi secara tepat.)

Jawaban yang cocok bagi lulusan baru:

“As a fresh graduate applying for the role of social media specialist, I may not have direct experience in the field, but I possess strong skills in content creation, social media management, and digital marketing. I have completed courses in social media marketing and have developed and implemented successful social media strategies for personal projects and internships. Additionally, I am proficient in various social media platforms and tools, and I am eager to learn and stay up-to-date with industry trends and best practices. I am confident that my skills and passion for social media will make me a valuable addition to the team.”

(Sebagai lulusan baru yang melamar untuk posisi spesialis media sosial, mungkin saya tidak memiliki pengalaman langsung dalam bidang ini, tetapi saya memiliki keahlian yang kuat dalam pembuatan konten, manajemen media sosial, dan pemasaran digital. Saya telah menyelesaikan kursus dalam pemasaran media sosial dan telah mengembangkan dan mengimplementasikan strategi media sosial yang sukses untuk proyek pribadi dan magang. Selain itu, saya mahir dalam berbagai platform dan alat media sosial, dan saya bersemangat untuk belajar dan tetap mengikuti tren dan praktik terbaik dalam industri. Saya yakin bahwa keahlian dan minat saya dalam media sosial akan membuat saya menjadi aset berharga bagi tim.)

Bagaimana? Terbantu untuk mengikuti intervie kerjamu?

Jenis-Jenis Public Speaking Yang Wajib Kamu Tahu!

Setelah kamu mengenal apa itu public speaking dalam bahasa Inggris, sekarang kamu penasaran, gak, nih, ada jenis apa aja dari public speaking? Simak terus, deh, artikel ini biar kamu tahu apa saja jenis public speaking dalam bahasa Inggris.

Public speaking terdiri atas beberapa jenis sesuai dengan tujuan dan pesan yang hendak disampaikan kepada audiens. Skill public speaking  atau keterampilan berbicara di depan orang banyak memiliki berbagai jenis yang bisa kamu sesuaikan dengan materi apa yang akan kamu sampaikan kepada audiens. Yuk, kenali jenis-jenis pubilc speaking tersebut!

1. Demonstrative Speaking

Demonstrative speaking adalah public speaking yang bertujuan untuk mendemonstrasikan atau melakukan sesuatu. Seorang public speaker dari public speaking jenis ini mencontohkan audiens untuk melakukan atau membuat sesuatu. Biasanya, speaker menyampaikan teks yang berjenis teks prosedur, tetapi sambil dipraktikkan. Selain bersifat informatif, speaking jenis ini juga memungkinan pendengar untuk melakukan apa yang didemonstrasikan oleh speaker. Contoh dari jenis ini adalah saat speaker melakukan demonstrasi masak, mendemonstrasikan cara membuat sesuatu dari barang bekas, atau mendemonstrasikan cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Contoh Demonstrative Speaking (How to Make a Good Salad)

Crafting the Perfect Salad: A Step-by-Step Guide

Ladies and gentlemen,

Today, I’m excited to share with you the art of making a delicious and healthy salad. Salads are versatile, customizable, and can be a delightful addition to any meal. Whether you’re a seasoned chef or just starting in the kitchen, I’ll guide you through the steps to create a salad that’s not only good for you but also bursting with flavor.

Ingredients:

Here’s what you’ll need to get started:

  • Fresh greens (lettuce, spinach, or arugula)
  • A selection of colorful vegetables (e.g., tomatoes, cucumbers, bell peppers, carrots)
  • Protein source (chicken, shrimp, tofu, beans, or nuts)
  • Crunchy elements (croutons or toasted seeds)
  • Dressing of your choice
  • Optional toppings (avocado, cheese, or dried fruits)
  • Fresh herbs (basil, cilantro, or mint)

Step 1: Prep Your Greens

Start with a clean, crisp base of fresh greens. Rinse them thoroughly under cold water, and if needed, pat them dry with a clean kitchen towel or a salad spinner. Tear or chop the greens into bite-sized pieces.

Step 2: Chop and Prepare Vegetables

Next, chop and prepare your colorful vegetables. Dice tomatoes, slice cucumbers, julienne bell peppers, and grate carrots. The key is to have a variety of textures and colors for visual appeal.

Step 3: Add Your Protein

Now, add your chosen protein source. You can use grilled chicken, shrimp, tofu, beans, or nuts. Ensure your protein is cooked and seasoned to your liking before adding it to the salad.

Step 4: Include Crunchy Elements

For that satisfying crunch, toss in some croutons or toasted seeds. These add texture and make your salad more interesting to eat.

Step 5: Dress It Up

Choose your favorite dressing and drizzle it over the salad. Use it sparingly, as a little goes a long way. You can opt for vinaigrettes, creamy dressings, or a simple olive oil and vinegar combination. Ensure even distribution by gently tossing the salad.

Step 6: Customize with Toppings

To make your salad unique, consider adding optional toppings like sliced avocado, crumbled cheese, or dried fruits. These elements can add extra flavor and complexity to your dish.

Step 7: Garnish with Fresh Herbs

Lastly, garnish your salad with fresh herbs like basil, cilantro, or mint. These herbs add a burst of freshness and aroma to your creation.

Conclusion:

And there you have it, a beautifully crafted salad that’s both nutritious and delicious. Remember that salads are highly customizable, so feel free to experiment with different ingredients and dressings to suit your taste. Now, it’s time to enjoy your masterpiece. Bon appétit!

Dapat dilihat dari contoh, speaking jenis ini merupakan speaking atau seni berbicara demonstratif yang isinya tentu saja cara untuk membuat salad yang enak. Biasanya, saat melakukan speaking demonstratif seperti ini, speaker melakukan presentasi atau mendemonstrasikan caranya di atas panggung.

2. Ceremonial Speaking

Ceremonial Speaking adalah jenis public speaking yang dilakukan di acara-acara tertentu yang sifatnya seremonial. Public speaking jenis ini disebut juga dengan pidato seremonial atau pidato yang dilakukan dalam acara-acara yang sifatnya seremonial. Biasanya, ceremonial speaking memang dilakukan pada acara resmi atau formal. Orang yang melakukan speaking jenis ini adalah MC dan moderator. Jenis pidato atau speech yang diberikan biasanya seputar jalannya acara atau informasi yang berkaitan dengan acara.

Contoh Ceremonial Speaking (Opening a Wedding Ceremony by MC)

Ladies and gentlemen,

Good afternoon, and welcome to this joyous occasion. We gather here today to celebrate love, commitment, and the beginning of a beautiful journey together. Before we witness the union of Gifari and Fira, I have the honor of opening this heartwarming wedding ceremony.

Love is a remarkable force that brings people from different walks of life together. It’s a bond that transcends time and distance, and today, we’re here to celebrate the love that Gifari and Fira share.

As we embark on this beautiful ceremony, let us remember that we are not just witnesses; we are also participants in this celebration of love. Each smile, tear, and word of encouragement that you offer today will be etched in the memories of Gifari and Fira forever.

Love, like a garden, requires nurturing, care, and attention. It grows stronger with time, even in the face of life’s challenges. Today, we come together to witness the planting of a seed—a seed of love that Gifari and Fira will cultivate, tend to, and watch flourish as they journey through life as a married couple.

In this ceremony, we’ll not only witness the exchange of vows and rings, but we’ll also witness the union of two families, the blending of two lives, and the creation of a new chapter in the love story of Danang and Dara. It’s a day filled with promise, hope, and endless possibilities.

So, as we begin this wedding ceremony, let us all remember the importance of love, support, and encouragement in Gifari and Fira’s journey together. Let us be the pillars of strength they can lean on, the shoulders they can cry on, and the cheerleaders in their happiest moments.

Let us celebrate this day with open hearts, with the knowledge that love, in all its forms, is something truly worth celebrating. And as we open this ceremony, let us also open our hearts to the love that surrounds us and the love that Gifari and Fira share.

Thank you for joining us today as we begin this beautiful journey of love, commitment, and endless happiness. Please take your seats, and let the celebration of love commence.

Contoh speech tersebut memperlihatkan seorang MC yang membuka acara pernikahan antara Gifari dan Fira. Dalam speech tersebut, seorang speaker harus bisa membangun suasana acara menjadi yang sesuai dengan yang diharapkan. Misalnya adalah acara pernikahan yang tentunya harus terbangun suasana yang bahagia atau acara pemakaman yang harus muncul suasana sedih atau haru.

3. Informative Speaking

Informative speaking adalah jenis speaking yang dilakukan dengan tujuan memberi informasi kepada khalayak ramai. Public speaking jenis ini biasanya menggunakan pidato informatif, yakni pidato yang tujuan utamanya adalah memberikan informasi kepada audiens. Contoh speaking ini adalah saat seseorang memberi pengumuman di lingkungan rumah atau guru yang memberi informasi terkait ujian sekolah kepada seluruh siswa sekaligus.

Contoh Informative Speaking (Speech About Going to Make a Trip)

Ladies and gentlemen,

Today, I am excited to share some exciting news about an upcoming adventure that our school is embarking on. We are planning a remarkable trip that promises to be an unforgettable experience for all involved.

First and foremost, the purpose of this trip is to enrich our education beyond the confines of the classroom. Traveling provides a unique opportunity to learn about the world in a way that textbooks simply cannot convey. It’s a chance to witness history, culture, and geography come to life before our very eyes.

Now, let me provide you with some key details about this extraordinary journey. Our destination has been carefully selected to offer a diverse range of educational experiences. We will be visiting historical landmarks, museums, and cultural sites that will deepen our understanding of the world’s history and diverse cultures. This trip is not just about leisure; it’s about broadening our horizons.

Additionally, this adventure will promote personal growth and development. Traveling allows us to step out of our comfort zones, face new challenges, and develop crucial life skills such as problem-solving, teamwork, and adaptability. These skills are invaluable and will serve us well throughout our lives.

Moreover, this trip is an opportunity for our school community to come together. We will be sharing experiences, making memories, and forging bonds that will strengthen our sense of unity and camaraderie. The friendships we form during this journey may last a lifetime.

I want to emphasize that we are committed to ensuring the safety and well-being of all participants. We have a dedicated team of experienced professionals who will oversee every aspect of the trip, from transportation to accommodations to educational activities. Rest assured that your children will be in capable hands.

In conclusion, this upcoming school trip is a chance for us to embark on an educational adventure that will expand our horizons, foster personal growth, and strengthen our sense of community. I encourage everyone to embrace this opportunity wholeheartedly. Let’s make this trip a truly memorable and enriching experience for all involved.

Thank you for your attention, and let’s get ready for this exciting journey ahead!

Contoh tersebut menunjukkan bahwa speaking informatif memang hanya berisi informasi, dalam teks tersebut adalah informasi yang berkaitan dengan rencana melakukan karyawisata. Salah satu tujuan adanya speech tersebut adalah mengomunikasikan informasi yang harus diketahui oleh peserta karyawisata tersebut.

4. Persuasive Speaking

Persuasive speaking adalah jenis public speaking yang memiliki tujuan persuasif  atau mengajak masyarakat untuk melakukan atau mengikuti sesuatuSpeaking persuasif juga dilakukan untuk mempromosikan sesuatu, baik barang maupun jasa. Namun, speaking ini lebih sering dilakukan untuk memengaruhi dan membujuk audiensnya agar mereka mengikuti apa yang disampaikan oleh speaker-nya. Contoh speaking ini adalah kampanye politik, pidato layanan masyarakat, atau seorang sales yang mempromosikan dagangannya.

Contoh Persuasive Speaking (Speech about Candidate Campaign)

Ladies and gentlemen,

Today, I stand before you not just as a candidate, but as someone who is deeply committed to making a positive difference in our school community. I am running for the position of OSIS (Student Council) because I believe in the power of student leadership and the potential we have to shape a brighter future for our school.

As an OSIS candidate, my vision for our school is simple yet powerful: I want to amplify your voices. Our school is not just a building; it’s a community where every student’s opinion matters. I want to ensure that your concerns, ideas, and aspirations are heard and acted upon.

But leadership is not just about talking; it’s about listening and taking action. If elected, I promise to be a dedicated advocate for all of you. I will work tirelessly to address the issues that matter most to our student body, whether it’s improving school facilities, organizing fun events, or promoting inclusivity.

Moreover, I believe in the strength of unity. Together, we can accomplish great things. I will encourage collaboration among students, teachers, and administrators to create an environment that fosters growth, learning, and a sense of belonging.

In closing, I humbly ask for your support and your vote. Together, we can shape the future of our school, making it a place where every student feels valued and empowered. Let’s work together to create a vibrant and inclusive school community that we can all be proud of.

Thank you for your attention, and remember, your voice matters – let’s make it heard!

Contoh tersebut merupakan speaking persuasif yang bertujuan untuk mengajak audiens memilih dirinya saat diadakan pemilihan. Adanya pernyataan yang meminta (I humbly ask for your support and your vote) menunjukkan bahwa speech tersebut memang ditujukan untuk kampanye.

5. Entertaining Speaking

Entertaining speaking merupakan speaking yang dilakukan untuk tujuan menghibur pendengarnya. Contoh paling populer dari speaking ini adalah stand up comedy.

Contoh Entertaining Speaking (Stand Up Comedy about Math)

Ladies and gentlemen,

Let’s talk about math. You know, that subject that makes you question your life choices every time you see an equation. I mean, who invented math, anyway? Were they just sitting there one day, bored out of their mind, and thought, “Hey, let’s make everyone’s life a little more confusing!”?

And don’t get me started on word problems. They’re like little math riddles that always end up making me feel like I’m in the middle of a brain teaser. “If Johnny has three apples and gives one to Susan, how fast is the train traveling from Chicago to New York?” Wait, what?

But there’s one thing about math that’s universal: the fear of being called up to the board to solve a problem. Remember those days in school? Your heart pounding, palms sweating, praying that the teacher wouldn’t choose you? It’s like playing a high-stakes game of mathematical Russian roulette.

And why do math textbooks have to be so thick? I mean, couldn’t they make them smaller and more user-friendly? It’s like they’re saying, “Here’s a thousand pages of confusion; good luck, kids!”

But you know what’s even worse? When you ask someone for help with math, and they start explaining it using even more math! It’s like trying to put out a fire with gasoline. “So, you see, to solve this equation, you just need to apply the quadratic formula, factor in some trigonometry, and voilà!” Voilà? More like “viola” because I feel like I’m being played!

But despite all the math-related stress, there’s something oddly satisfying about solving a tough math problem. It’s like a mental victory dance. You feel like a superhero who just saved the day, even if the day’s biggest crisis was figuring out how many apples Johnny has left.

In conclusion, math may be confusing, terrifying, and occasionally infuriating, but it’s also a puzzle that, when solved, can make you feel like a genius. So, next time you’re faced with a math problem, just remember: it’s all part of life’s crazy, numerical rollercoaster. Thank you, and let’s raise a toast to math – because, without it, calculators would be out of a job!

Terlihat dari contoh bahwa speaking jenis ini membutuhkan suasana yang lucu. Ada punchline yang disimpan di akhir saat melakukan speaking seperti stand up comedy ini.

Jadi, kamu mau coba public speaking yang mana, nih? Public speaking memang sangat bermanfaat ya, terutama buat kamu yang sering pidato dan presentasi.

Yuk Kenali Public Speaking Dalam Bahasa Inggris

Kamu pernah melakukan public speaking atau berbicara di depan umum? Kalau pernah, dalam bahasa apa kamu berbicara di depan umum saat itu? Apakah kamu pernah melakukannya dalam bahasa Inggris? Kalau belum, berarti kamu wajib banget simak artikel ini sampai habis.

Dengan menguasai skill ini, kamu bisa menyampaikan gagasan, pendapat, bahkan kamu bisa berjualan atau memengaruhi orang lain dengan kemampuan berbicara di depan orang banyak tersebut. Jika biasanya kamu tegang, gugup, atau sulit berkata-kata ketika berada di depan orang banyak, kamu bisa melakukan itu dengan lebih baik. Lalu, memangnya apa, sih, public speaking itu? Yuk, kita simak artikel ini sampai habis agar kamu juga bisa meningkatkan kemampuan kamu jadi lebih baik!

Apa itu public speaking?

Public speaking atau ‘berbicara di depan umum’ adalah kemampuan dasar yang wajib banget dikuasai oleh setiap orang. Ini adalah skill dasar yang sudah seharusnya dikuasai oleh pelajar, mahasiswa, karyawan, bahkan profesional. Kamu wajib banget punya kemampuan public speaking atau seni berbicara di depan khalayak.

Pengertian public speaking

Public speaking didefinisikan sebagai ‘kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk menyampaikan atau mempresentasikan secara lisan suatu masalah atau topik di depan khalayak umum’. Singkatnya, public speaking adalah keterampilan berbicara di hadapan publik.

Sementara itu, menurut para ahli, public speaking adalah ‘sebuah seni berpidato atau berkomunikasi dengan audiens secara lisan’. Dengan demikian, public speaking adalah sebuah kemampuan yang membuat kita dapat menyampaikan gagasan atau opini kita secara lisan di hadapan audience atau ‘orang banyak’.

Tujuan Public Speaking

Seorang public speaker biasanya melakukan speech dengan berbagai tujuan tertentu. Namun, kebanyakan orang menggunakan kemampuan tersebut untuk kepentingan bisnis. Kemampuan public speaking memungkinkan seseorang untuk mempromosikan barang atau jasa yang hendak kita jual kepada orang banyak.

Namun, meski kemampuan ini sering digunakan oleh pebisnis, siswa, mahasiswa, sampai politisi pun membutuhkan skill ini dalam keseharian mereka. Mereka pun wajib meningkatkan kemampuan public speaking mereka karena ada banyak manfaat yang didapat jika menguasai public speaking.

Bagi mahasiswa dan siswa sekolah, kemampuan ini membuat mereka lebih percaya diri saat melakukan presentasi, menyampaikan ide atau pendapat, bahkan menjadi kemampuan penunjang utama saat mencalonkan diri menjadi ketua kelas atau ketua organisasi sekolah. Bagi mahasiswa, public speaking juga menjadi salah satu kemampuan yang dapat digunakan saat berorganisasi atau saat melakukan debat publik. Bisa dibilang, kemampuan ini merupakan kemampuan esensial bagi siswa dan mahasiswa agar dapat berbicara di depan umum secara lancar dan baik.

Secara ringkas, ada tiga hal yang dapat menjadi tujuan seseorang melakukan public speaking. Biasanya public speaking memang dilakukan sesuai dengan kebutuhan:

1. Memberi Informasi kepada Masyarakat atau Orang Banyak

Public speaking memungkinkan kita untuk menyampaikan informasi kepada orang banyak secara sekaligus. Dengan menyampaikan informasi atau pengumuman langsung kepada orang banyak, informasi tersebut akan dengan mudah tersebar tanpa kita harus mengulang. Jika kita melakukannya dengan baik, informasi pun akan tersampaikan dengan baik pula. Contoh public speaking yang memiliki tujuan ini adalah pidato sambutan dari kepala sekolah saat upacara pengibaran bendera setiap hari Senin, pidato yang hanya berisi informasi dalam sebuah konferensi pers, atau sambutan di acara resmi atau formal.

2. Menjadi Alat Persuasi atau Ajakan

Salah satu tujuan yang bisa dicapai dengan melakukan public speaking adalah mengajak banyak orang atau memengaruhi banyak orang dengan materi yang kita sampaikan. Contoh public speaking yang memiliki tujuan ini adalah kampanye.

Kampanye secara terbuka di hadapan orang banyak tentu akan lebih efektif daripada kampanye secara personal. Itulah sebabnya kemampuan public speaking sangat diperlukan bagi politisi untuk mendapatkan banyak suara. Dengan kemampuan public speaking yang dilatih dengan baik, tentu saja setiap persuasi atau ajakan dan bujukan  yang dilakukan akan dapat diterima dengan baik oleh para pendengarnya.

3. Menghibur Audiens

Tujuan public speaking yang satu ini sangat populer belakangan ini. Seseorang berdiri dan berbicara di hadapan banyak orang untuk memberi hiburan. Stand up comedy adalah salah satu contoh bahwa public speaking dapat dilakukan dengan tujuan menghibur orang banyak.

Manfaat Public Speaking dalam Bahasa Inggris

Sebagai salah satu skill yang wajib dikuasai, public speaking dalam bahasa Inggris tentu saja punya beberapa manfaat. Berikut ini adalah manfaat public speaking bagi pemula yang bisa kamu dapatkan:

1. Melatih Kepercayaan Diri

Public speaking dapat meningkatkan rasa percaya diri kamu. Kepercayaan diri akan terasah seiring dengan seringnya kamu berbicara di depan publik. Jika kamu tadinya gugup ketika berbicara di depan orang lain atau demam panggung, dengan menguasai public speaking, kamu bisa lebih menguasai diri dan panggung serta mengurangi rasa grogi ketika berhadapan dengan orang banyak. Berlatih menggunakan skill ini akan memberi kamu keyakinan lebih untuk mengungkapkan setiap gagasan dalam pikiran dalam bahasa Inggris.

2. Melatih Berpikir Kritis dan Menuangkan Ide dalam Bahasa Inggris

Berpikir kritis sangat dibutuhkan saat kamu mempersiapkan naskah yang akan digunakan untuk melakukan public speaking. Saat kamu mengembangkan ide menjadi paragraf-paragraf yang harus dapat dipahami oleh pendengar kamu, saat itulah kamu sedang berlatih untuk berpikir kritis. Kamu harus membuat sebuah naskah yang dapat dipahami oleh pendengar sehingga pesan dan tujuan yang hendak kamu sampaikan dapat tersampaikan kepada para pendengarmu.

3. Melatih Kemampuan Menyusun Kalimat Berbahasa Inggris

Saat membuat materi public speaking dalam bahasa Inggris, kamu tentu harus memikirkan bagaimana caranya kalimat yang hendak kamu sampaikan dapat dipahami oleh audiens. Kamu tentu harus bisa menentukan diksi yang tepat saat hendak menyampaikan materi atau gagasan. Kamu juga diharuskan untuk dapat menyusun kalimat dengan struktur yang tepat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dengan sering melakukan public speaking, kamu akan terbiasa dan terlatih untuk menyajikan gagasan dengan menggunakan bahasa Inggris yang baik dan benar.

4. Melatih Kemampuan Berkomunikasi

Saat melakukan public speaking, kamu dituntut untuk bisa menjalin komunikasi dengan baik, baik secara satu arah maupun dua arah. Dengan sering melakukan public speaking, kamu dapat melatih kemampuan berkomunikasi ini menjadi lebih baik sehingga audiens lebih mudah memahami pesan yang hendak kamu sampaikan.

5. Belajar untuk Membujuk Orang Lain

Salah satu jenis public speaking adalah speech yang bertujuan untuk persuasi atau memengaruhi, mengajak, ataupun membujuk seseorang. Jika kamu sering belajar public speaking, terutama yang bertujuan untuk persuasi, kamu bisa melatih kemampuan kamu untuk mengajak dan membujuk orang lain. Skill ini tentu saja sangat bermanfaat buat kamu yang bekerja sebagai sales agar audiens kamu membeli produk yang kamu jual atau hendak membangun karier sebagai politisi.

6. Memperkaya Kosakata Bahasa Inggris

Seiring dengan seringnya kamu melakukan public speaking, kamu akan “berkenalan” dengan banyak kosakata baru dalam bahasa Inggris dari berbagai bidang. Materi yang kamu bawakan saat melakukan public speaking tentu tidak monoton dan terpaku pada materi itu-itu saja, ‘kan? Dengan demikian, banyaknya topik yang dibawakan akan membuat kamu mengenal lebih banyak kosakata dan diksi.

7. Melatih Kefasihan dalam Berbahasa Inggris

Apa lagi yang pasti didapatkan saat kita terus-menerus berbicara di depan banyak orang? Dengan seringnya kamu melakukan public speaking dalam bahasa Inggris, kamu pun akan terbiasa mengucapkan berbagai kata dalam bahasa Inggris, baik itu kata yang mudah diucapkan maupun yang sulit sekalipun. Jadi, dengan banyak berlatih dan melakukan public speaking secara langsung, kamu memperkuat kemahiran dan kefasihan kamu dalam berbahasa.

Tips Melakukan Public Speaking

Untuk belajar melakukan public speaking, kamu harus tahu, nih, beberapa tips singkat berikut ini.

1. Kuasai Materi

Tentu saja sebagai seorang speaker kamu harus menguasai materi yang akan disampaikan. Jangan sampai kamu kebingungan saat kamu berhadapan dengan audiens kamu.

2. Tentukan Metode Public Speaking

Dengan menentukan metode public speaking yang akan kamu lakukan, kamu akan jadi lebih percaya diri saat berdiri di hadapan orang banyak. Metode ini juga termasuk di dalamnya teknik berpidato yang akan kamu lakukan.

3. Perhatikan Bahasa Tubuh

Memperhatikan bahasa tubuh kamu saat melakukan public speaking sangat penting. Bahasa tubuh ini nantinya akan menunjukkan kesiapan kamu saat menghadapi audiens. Bahasa tubuh ini termasuk juga di dalamnya kontak mata dan postur tubuh.

Cara Menjadi Story Teller Handal!

Once upon a time, there was a young girl. She was 9 years old and her name was Ratu. Ratu was incredibly intelligent, yet she had a hard time learning things by heart. 

Pernah baca pengenalan (orientasi) sebuah cerpen bahasa Inggris atau narrative text seperti contoh paragraf di atas? Kalau pernah, artinya it’s the time for you to know about story telling.

Story telling is an art.”

Kamu setuju nggak, kalau story telling adalah sebuah seni? Harus setuju, dong! Jadi, seni itu cakupannya nggak hanya menyanyi, melukis, atau bermain alat musik saja. Soalnya, kemampuan story telling belum tentu bisa dimiliki semua orang.

Orang yang melakukan story telling itu sendiri disebut dengan istilah story teller. Untuk menjadi seorang story teller yang handal, skill yang kamu butuhkan bukan cuma public speaking atau menulis, loh.

Apalagi kalau story telling bahasa Inggris, tentu kamu harus mengasah keterampilan yang lebih banyak lagi. Yuk, pahami dulu pengertian story telling dengan lebih detail bareng English academy!

Apa itu Story Telling?

Story telling adalah aktivitas bercerita menggunakan kata-kata untuk menciptakan dunia dan pengalaman baru dalam imajinasi pembaca atau pendengar. Sederhananya sihstory telling adalah kegiatan untuk menyampaikan cerita. Tidak hanya itu, aktivitas ini bisa sampai mempengaruhi emosi seseorang, loh.

Story telling merupakan salah satu metode bercerita yang paling mudah untuk diingat. Oleh karena itu, anak usia dini hingga dewasa lebih mudah untuk menerima penjelasan suatu hal jika mereka mendengarkan cerita.

Bukan hanya itu, seseorang yang mampu bercerita dapat dengan mudah menyampaikan informasi pada client atau rekan bisnis. Bahkan teknik ini kerap jadi andalan dalam dunia pemasaran.

Tujuan Story Telling

Saat menyampaikan sebuah kisah, story teller akan menceritakannya secara terstruktur, utuh, dan juga berkesinambungan. Kalau untuk anak-anak, story teller biasanya mendongeng dengan permainan kata-kata, suara, hingga gerakan. 

Tujuannya apa? Tujuannya adalah untuk memancing respons/reaksi pendengar terhadap jalan cerita. Kalau sudah ada respon, maka akan terjadi interaksi atau komunikasi dua arah. So, aktivitasnya akan menjadi lebih ‘hidup’.

Catat! Prosesnya pasti akan berbeda jika story telling kamu gunakan sebagai strategi dalam bisnis. Misal, agar calon konsumen tertarik untuk membeli suatu produk, kamu harus menciptakan narasi yang dapat membuat audiens penasaran, kira-kira barang atau jasa apa, sih, yang kamu tawarkan pada mereka?

Intinya, untuk melakukan story telling harus disesuaikan dengan tujuan dan juga media yang digunakan.

Fungsi Story Telling

Secara umum, story telling bahasa Inggris berfungsi untuk:

1. Mempertajam keterampilan writingreading, speaking, and listening dalam bahasa Inggris

2. Memperkaya vocabulary, frasa, dan pengetahuan idiom maupun proverb bahasa Inggris

3. Melatih kemampuan berbicara di depan umum sekaligus pronunciation (pelafalan)

4. Meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris

5. Mempelajari berbagai aspek kehidupan yang tercantum dalam cerita

Apa Manfaat Story Telling?

Selain lima fungsi story telling di atas, ada juga manfaat story telling untuk meningkatkan kecerdasan, terutama saat proses menganalisis alur cerita. Terlebih lagi jika ceritanya berbahasa Inggris.

Lebih dari itu, story telling pun bermanfaat untuk menambah kreativitas seseorangguys. Pasalnya, story teller harus bisa memadupadankan isi cerita dengan konsep mendongeng yang pas.

Media Story Telling

So, di era digital ini banyak sekali wadah yang bisa kamu manfaatkan untuk melakukan story telling bahasa Inggris. Melansir dari HubSpot, beberapa media yang bisa digunakan untuk story telling adalah sebagai berikut:

1. Social Media

Media yang pertama tentu media sosial. Kamu bisa bercerita melalui berbagai media yang banyak orang gunakan saat ini, contohnya seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

2. Blog/Media Cetak

Lebih suka menulis? Tenang, masih ada blog untuk menuangkan ceritamu, kok. Tapi kalau kamu lebih prefer dengan media cetak, maka bisa juga menuliskan cerita dalam bentuk buku atau cerpen dengan menyertakan beberapa gambar agar lebih menarik.

3. Podcast

Bercerita melalui rekaman audio kemudian diunggah ke dalam sosial media, inilah yang dinamakan podcast. Kalau kamu menyukai speaking tapi tidak langsung di hadapan banyak orang, maka media ini bisa jadi solusi yang tepat.

4. Speaking (directly with audiens)

Nah, ini adalah salah satu media atau cara bercerita yang biasanya lebih membutuhkan banyak latihan dan keterampilan untuk menyampaikan pesan dan membangkitkan emosi pendengar. Pasalnya, kamu harus berpapasan langsung dengan banyak orang yang siap untuk ikut masuk ke dalam sebuah cerita.

Bagaimana Cara Membuat Story Telling Bahasa Inggris?

Untuk menyusun story telling bahasa Inggris khususnya melalui tulisan, kamu bisa menggunakan beberapa cara berikut ini:

1. Targetkan audiens (pendengar/pembaca) ceritamu
2. Tentukan tema yang akan dibuat
3. Susun/plot alur cerita beserta tokoh dan karakter yang akan terlibat dalam cerita
4. Pilih setting (latar tempat, waktu, dan suasana) yang pas dengan tema cerita
5. Buat konsep cerita dengan menuliskan outline atau draft kasar
6. Tulis dan lengkapi cerita menggunakan gaya bahasa sesuai target audiens, untuk proses translate bisa melalui beberapa rekomendasi kamus bahasa Inggris terbaik dalam artikel 15 Rekomendasi Kamus Bahasa Inggris
7. Review kembali isi cerita alias proofreading
8. Editing a.k.a proses memilah mana bagian yang perlu diubah atau dihilangkan serta mengecek apakah grammar-nya sudah tepat atau belum
9. Finishing, baca kembali seluruh cerita dari awal hingga akhir
10. Share/bagikan untuk publik melalui media sosial/media cetak/secara lisan

Cerita yang Baik Itu Seperti Apa?

Untuk membuat cerita bahasa Inggris yang baik, yang perlu kamu perhatikan tak hanya vocabulary dan grammar-nya saja. Pastikan bahwa story telling yang kamu buat bisa memberikan salah satu sifat seperti di bawah ini:

1. Entertaining

Cerita yang bagus dan menghibur akan membuat audiens tetap terlibat dan tertarik dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Kisah yang menghibur dapat dengan mudah kamu temukan dalam berbagai narrative text ataupun cerpen bahasa Inggris.

2. Educational

Selain bisa menghibur, sebuah cerita yang bagus idealnya bisa menambah wawasan dan memicu rasa ingin tahu pembaca atau pendengarnya. This is the answer mengapa story telling perlu memuat core message di dalamnya.

3. Relatable

Dapat mengingatkan audiens tentang orang, tempat, suasana, atau kondisi yang mereka kenal dalam kehidupan nyata merupakan salah satu tanda bahwa kamu memiliki story telling yang bagus, guys. Hal ini akan membuat mereka jauh lebih terlibat dengan cerita yang kamu sampaikan.

4. Organized

Pernah dengar istilah, “segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik,” kan? Nah, begitu pun dalam story telling, nggak boleh bertele-tele. Audiens akan lebih suka konten yang ringkas, terstruktur, serta terdapat pesan inti yang bisa diambil.

5. Memorable

Memorable artinya bagaimana cara agar story telling yang kamu sampaikan bisa melekat di benak pembaca atau pendengar. Hal ini bisa dilakukan dengan story telling yang inspiratif, cerita yang diselipkan humor, dan lain sebagainya.

Story Telling bahasa Inggris Menggunakan Tenses Apa?

Ada tiga jenis tenses yang paling sering digunakan dalam story telling bahasa Inggris, yaitu:

1. Simple past tense

Sebetulnya, secara umum story telling itu menggunakan past tense untuk menceritakan kejadian yang sudah lampau. Dalam hal ini, simple past tense biasa digunakan sebagai kalimat dalam narasi cerita, contohnya:

She ignored the knock on the door. In these days of social distancing, she didn’t want to take any chances. (Dia mengabaikan ketukan di pintu. Di masa pembatasan sosial seperti sekarang ini, dia tidak mau mengambil risiko.)

2. Simple present tense 

Nah, untuk simple present tense biasanya ia muncul dalam dialog langsung si tokoh cerita. Contoh kalimatnya:

“I need some chocolate to get me through this day. Stat.” (Aku butuh coklat untuk menemaniku melewati hari ini).

3. Past perfect tense

Kalau past perfect tense ini dapat kamu gunakan saat menulis backstory (peristiwa yang terjadi sebelum cerita hadir). Contohnya begini:

She had eaten all the snacks in the house already. (Dia sudah makan semua makanan ringan di rumah).

Apa yang Harus Diperhatikan dalam Story Telling Bahasa Inggris melalui Speaking?

Kamu ingin menjadi seorang yang ahli dalam bercerita? Ada kuncinya nih, guys. Jangan lupa untuk selalu perhatikan beberapa hal berikut ini:

1. Gesture (Gerak Tubuh) 

Gesture atau gerak tubuh cukup ampuh untuk membawa pendengar “masuk” dan “terbawa” seolah-olah jadi salah satu bagian dari cerita yang kamu sampaikan. 

Misal, jika salah satu tokoh dalam cerita harus berlari karena dikejar musuh, maka kamu bisa melakukan gerakan lari di tempat agar terasa lebih real.

2. Voice and Intonation (Suara dan Intonasi)

Ketika menceritakan seorang tokoh yang sedang marah, nggak mungkin dong kalau kita menunjukkannya dengan suara pelan plus nada yang rendah. Benar, kan? Dengan begitu, suara dan intonasi sangat penting ketika melakukan story telling. Kalau sedang marah, maka volume suara tentu akan naik, serta intonasinya pun akan meninggi.

3. Facial expression (Ekspresi Wajah/Mimik Muka)

Wajah tetap flat saat melakukan story tellingDuh, jangan sampe ya guys! Tapi, biasanya ekspresi muka akan sinkron dengan gesture dan suara. Misal, kalau kamu sedang melakukan gesture dikejar musuh dengan lari di tempat, maka wajahmu idealnya menunjukkan “ekspresi panik”.

Ya, nggak mungkin kan, saat kita berlarian dikejar musuh, tapi wajahnya datar atau malah senang? Hehe.

4. Eye contact (Kontak Mata)

Kontak mata dengan audiens jangan sampai tertinggal ya, bestie! Hal ini penting sebagai salah satu proses komunikasi nonverbal saat kamu menjadi story teller.

Melalui eye contact, pendengar akan merasa “dianggap ada” sehingga perhatian mereka pun terpusat padamu selaku pendongeng.

5. Props (Alat Peraga)

Nah, hal terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah props atau alat peraga. Dalam hal ini, alat peraga dalam story telling bisa bermacam-macam bentuknya. Mulai dari boneka, gambar, foto, dan lain-lain. 

Misal, kalau kamu ingin bercerita tentang kisah naga yang menyerang penduduk suatu desa, maka salah satu alat peraganya yaitu boneka naga. 

Bagaimana Cara Menjadi Story Teller yang Baik?

1. Mengenal siapa pendengar atau pembaca-mu

Sebelum bercerita, hal paling dasar yang perlu dilakukan adalah memahami audiens. Apakah anak-anak? Remaja? Atau orang dewasa? Soalnya, tentu gaya bahasa yang digunakan akan berbeda, kan? Jadi, penting untuk mempelajari terlebih dahulu bagaimana karakter mereka yang akan jadi audiens-mu.

2. Memahami cerita yang ingin disampaikan

Kalau kamu saja tidak mengerti isi seluruh cerita, bagaimana dengan audiens? Untuk itu, poin ini nggak boleh kamu lewatkan ya, guys. Pahami setiap narasi dan juga dialog yang akan kamu sampaikan.

3. Bercerita hal yang kamu sukai

Nah, ini juga jadi salah satu faktor yang nggak kalah penting. Biasanya, seseorang akan lebih mudah untuk mengerjakan suatu hal jika memang menyukai bidang tersebut. Jadi, better untuk mengawali story telling dari topik atau hal-hal yang kamu sukai.

4. Berlatih

Yap, meskipun klise, tapi istilah “bisa karena terbiasa” itu nggak pernah salah, kok. Kamu bisa berlatih sesuai dengan media untuk bercerita. Kalau lebih prefer story telling dalam bentuk tulisan, ya harus sering latihan writing bahasa Inggris. Kalau ingin secara lisan, kamu dapat berlatih speaking dengan bantuan cermin.

Jadi, sudah siap untuk jadi story teller handal?

Rekomendasi Game Offline Yang Seru Sekaligus Meningkatkan Skill Bahasa Inggris!

Artikel sebelumnya.

Gimana, tertarik untuk memainkan game online bahasa Inggris di atas? Nah, kalau kamu tipikal orang yang suka menghemat paket data, tapi penasaran mau coba bermain game belajar bahasa Inggris, berikut rekomendasinya!

1. Scrabble

Bagi para pecinta board game, kamu harus coba rekomendasi game offline bahasa Inggris satu ini, nih! Scrabble adalah permainan papan (board game) dimana pemain dan lawan saling berlomba menyusun huruf agar menjadi sebuah kata. Scrabble bisa dimainkan oleh 2-4 orang, loh! Lebih rame, lebih seru!

Bermain Scrabble sangat bermanfaat untuk menambah kosakata bahasa Inggris, serta membantumu mengingatnya. Nah, kamu tahu nggak sih, permainan ini juga ada ajang kompetisinya. Namanya, Kejuaraan Dunia Scrabble.

Seperti game catur, Scrabble juga memerlukan taktik dan strategi untuk memenangkannya. Wah, seru, ya! Bisa jadi ide buat lomba 17 Agustus-an nggak tuh? Hihihi

2. Pictionary

Kalau kamu butuh rekomendasi permainan bahasa Inggris yang bisa dimainkan oleh banyak orang, Pictionary bisa jadi pilihan. Pictionary adalah permainan tebak kata dalam bahasa Inggris yang membutuhkan 2 sampai 3 kelompok pemain.

Dalam memainkannya, kamu membutuhkan beberapa alat, seperti whiteboard dan spidol. Kamu juga bisa menggunakan perlengkapan yang lebih sederhana, seperti kertas dan pensil, ya. 

Setelah semua perlengkapan siap, buatlah 2 atau 3 tim dengan banyak anggota yang sama. Masing-masing tim menunjuk satu orang untuk menjadi penggambar.

Sebelum mulai menggambar, ia akan diberi 1 buah kata. Penggambar tidak boleh berbicara atau membuat gerakan yang berhubungan dengan kata tersebut. Segala deskripsi kata yang diberikan, harus ia gambarkan pada papan/kertas.

Kemudian, pemain lain akan berusaha untuk menebak kata dari gambar yang dibuat. Suatu tim akan mendapat poin jika anggotanya berhasil menebak kata tersebut.

Gimana, seru kan?! Selain melatih pemahaman kosakata bahasa Inggris melalui gambar, Pictionary pasti akan menjadi permainan grup yang menyenangkan.     

3. Apple to Apples

Nggak kalah seru, Apple to Apples adalah permainan kartu bahasa Inggris yang cocok dimainkan oleh anak-anak, remaja, hingga orang tua. Cara memainkannya pun cukup mudah!

Pertama-tama, kamu perlu menentukan jumlah orang yang berpartisipasi. Apple to Apples bisa dimainkan 4-10 orang. Pilih satu orang untuk menjadi juri.   

Kemudian, juri bertugas mengocok kartu. Kartu Apple to Apples ada 2 jenis, yaitu kartu merah dan hijau. Kartu merah berisi kata objek, sementara kartu hijau berisi deskripsi objek. Kartu merah dan hijau harus dipisahkan, ya. Setelah itu, juri membagikan kartu merah kepada pemain. Masing-masing pemain mendapat 7 kartu.

Setelah para pemain mendapat 7 kartu merah, juri mengeluarkan satu kartu hijau ke tengah-tengah meja permainan. Karena kartu hijau ini berisi deskripsi objek, maka contohnya bisa bertuliskan Cute (imut), Harmful (berbahaya), atau Obsessive (obsesif). 

Para pemain harus memilih kartu merah yang paling cocok, untuk dipasangkan dengan kartu hijau tersebut. Misalnya, pemain bisa memilih kartu merah bertuliskan Baby untuk dipasangkan dengan kartu hijau bertuliskan Cute.

Lalu, juri akan memilih pasangan kartu yang paling cocok untuk diberi poin. Pemain dengan kartu terbaik, mendapat kartu hijau dari juri. Pemain dengan jumlah kartu hijau terbanyak di akhir permainan, adalah pemenang. 

Apple to Apples cocok sekali untuk membantumu menambah dan menghafal kosakata dalam bahasa Inggris. Karena setiap kata pada kartu, memiliki penjelasan, sinonim, atau fakta menarik.

4. Simon Says

Simon says… touch your chin! (tapi tangan Simon pegang jidat :P)

Siapa yang udah nggak asing dengan permainan satu ini? Simon says adalah permainan dimana satu orang akan menjadi Simon, dan memerintahkan pemain lainnya untuk melakukan segala hal yang ia minta, dalam bahasa Inggris. Simon says sebenarnya memiliki banyak nama di seluruh dunia, namun peraturannya kurang lebih sama.

Setiap mengucapkan perintah, Simon harus mengawalinya dengan kalimat ‘Simon says…’. Tujuan Simon adalah menyingkirkan para pemain, hingga tersisa satu pemenang. Dalam game ini, biasanya Simon menggunakan beragam taktik.

Contohnya, mengucapkan perintah dengan cepat, sehingga peserta sulit mendengarnya. Atau, mengecoh peserta dengan membuat gerakan yang tidak sinkron dengan perintah yang diucapkan.

Nah, karena perintah yang diucapkan Simon dalam bahasa Inggris, kita jadi bisa sekalian belajar mengenai beragam kalimat perintah, maupun kata-kata kerja (verb), seperti touch, sit down, jump, run, stand up, clap, dan masih banyak lagi.   

5. Scattergories

Pati kamu pernah bermain A-B-C 5 Dasar, kan? Itu loh, game sebut kata, berdasarkan awalan huruf dan tema yang ditentukan. Misalnya, menyebut nama buah dari awalan N, atau nama negara berawalan J. Nah, game offline bahasa Inggris satu ini memiliki konsep permainan yang sama.

Scattergories adalah game dimana pemain harus menuliskan kata-kata yang sesuai dengan kategori dan awalan huruf tertentu.

Langkah awal bermainnya, kamu bisa tentukan terlebih dahulu kategorinya. Bisa fruits, countries, activities, animals, dan sebagainya. Kemudian, seorang pemain akan mengocok dadu yang di setiap sisinya bertuliskan 1 buah huruf.

Misalnya, kategori yang dipilih adalah country, dan huruf pada dadu yang muncul adalah I. Maka, kamu bisa mulai menulis nama-nama negara yang berawalan I, seperti India, Indonesia, Italy, Ireland, Iceland, dsb.

Para pemain akan mendapat skor jika jawaban yang mereka tulis, berbeda dari para pemain yang lain. Gimana, mirip game A-B-C 5 Dasar, kan? Bedanya, ini versi bahasa Inggrisnya. Hehehe…

Melalui game ini, tentunya vocabulary kamu akan bertambah ya. Bahkan, kamu jadi bisa menemukan kata-kata unik dalam bahasa Inggris yang belum kamu ketahui sebelumnya.    

6. Dabble

Mirip dengan Scrabble, Dabble adalah game menyusun kata dalam bahasa Inggris dari kepingan-kepingan huruf yang diberikan.

Jadi, dalam game ini, pemain akan diberi 20 keping huruf secara acak. Kemudian, pemain diminta untuk menyusun 5 kata bahasa Inggris yang terdiri dari 2 huruf, 3 huruf, 4 huruf, 5 huruf, dan 6 huruf, dalam waktu 5 menit. Nah, pemain yang berhasil menyelesaikan misi tersebut, jadi pemenangnya.

Dabble bisa dimainkan oleh 2-4 orang. Permainan ini pasti sangat menyenangkan bagi kamu yang suka game asah otak. Selain itu, kamu juga akan belajar kosakata baru dari susunan kata yang kamu buat. 

7. Miming Games

Rekomendasi game offline seru untuk belajar bahasa Inggris berikutnya adalah Miming Game. Permainan ini, mengharuskan kamu untuk menebak kata dalam bahasa Inggris, melalui gerakan. Miming games sangat seru jika dimainkan banyak pemain.

Caranya cukup mudah. Sebelum bermain, kamu harus menyiapkan potongan kertas kecil yang berisi kata bahasa Inggris. Kata ini bisa berbentuk verb, noun, maupun adjective. Gulung kertas kecil tersebut, sehingga tulisannya tidak bisa terbaca oleh pemain yang lain.

Setelah itu, satu pemain mengambil salah satu gulungan kertas, tanpa memberitahukan isinya kepada pemain yang lain. Lalu, ia harus memperagakan kata yang ditulis di kertas tersebut. Tidak boleh bersuara, ya.

Sementara itu, pemain lainnya harus menebak kata yang dimaksud. Pemain yang berhasil menebak, ia lah pemenangnya. Tertarik untuk mencoba?

Oke, guys, itu lah beberapa rekomendasi game bahasa Inggris biar belajar kamu semkain fun. Belajar nggak melulu harus dengan cara yang membosankan, ya. Kamu bisa tetap enjoy dan bersenang-senang. 

Kalau kamu butuh media belajar bahasa Inggris lain, yang dibimbing oleh pengajar bersertifikat dan berpengalaman, yuk cobain di CEC Kampoeng Pare Mataram. Kelasnya interaktif, dan pastinya membantu kamu untuk belajar bahasa Inggris dari dasar.

8 Game Online Untuk Meningkatkan Skill Bahasa Inggrismu!

Kamu pasti sudah tahu kan, belajar bahasa Inggris itu bisa dari mana aja. Nggak melulu baca atau nonton penjelasan materi yang lama-lama bikin bosen, tapi juga bisa dengan cara yang menyenangkan.

Misalnya, menonton film berbahasa Inggris, membaca buku-buku dalam bahasa Inggris, bahkan bermain game bahasa InggrisLearning English is more fun and enjoyable, isn’t it?

Kali ini, kita akan cari tahu beberapa rekomendasi game/permainan bahasa Inggris yang bisa kamu mainkan secara online maupun offline, sekaligus untuk belajar. Let’s check these out!

Apa Pentingnya Game dalam Pembelajaran Bahasa Inggris?

Game dapat membuat proses belajar jadi lebih menarik dan interaktif. Selain itu, game juga bisa menjadi media untuk meningkatkan motivasi dan minat seseorang dalam belajar bahasa Inggris.

Pasalnya, dalam game, kamu akan terlibat dalam situasi bahasa Inggris yang nyata dan memerlukan penggunaan bahasa Inggris aktif.

Alasan lain mengapa game memiliki peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris adalah, melalui game, seseorang bisa mengantongi banyak kosakata (vocabulary) baru, serta dapat mengasah grammar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan.

Game Bahasa Inggris  Online

Apa saja game bahasa Inggris online seru untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris? !  

1. The Sims

Pasti kamu udah nggak asing dengan game online satu ini dong! The Sims merupakan permainan simulasi kehidupan dengan konsep role play character.

Jadi, kamu akan mengambil suatu peran karakter dan berinteraksi dengan karakter yang lain dalam sebuah skenario. 

Nah, saat berinteraksi dengan karakter lainnya ini, kamu dapat melihat percakapan tekstual berbahasa Inggris di dalam bubble text. Dari sini, kamu bisa menambah kosakata bahasa Inggris, sekaligus belajar tentang grammar, loh!   

The Sims menjadi salah satu game online dengan pengguna yang cukup banyak di seluruh dunia. Meskipun sebelumnya kamu diharuskan untuk membeli game ini terlebih dahulu untuk memainkannya, namun saat ini, kamu bisa mendownload The Sims 4 secara gratis di Steam atau Origin (EA)

2. Hangman

Suka bermain game dengan sensasi menegangkan? Kamu harus coba permainan ini! Hangman adalah permainan tebak kata dalam bahasa Inggris.

Cara memainkannya pun mudah sekali. Kamu bisa menentukan atau memilih tema permainannya terlebih dahulu. Misalnya, fruitsport, animal, color, movie, atau sebagainya.

Kemudian, kamu diminta untuk menyelamatkan seseorang dari hukuman gantung dengan menebak setiap huruf untuk membentuk kata benda yang dimaksud. Contohnya seperti gambar di bawah ini:

Dalam permainan tersebut, temanya adalah Movie atau film. Di bagian bawahnya, terdapat beberapa garis kosong dan balok huruf.

Jika huruf yang kamu pilih itu benar, maka akan mengisi garis-garis kosong di atas. Namun, jika huruf yang kamu pilih salah, maka akan tergambar bagian per bagian orang-orangan yang digantung sebagai penanda.

Untuk memenangkan permainan ini, kamu harus berhasil menebak kata, sebelum gambar orang-orangan yang digantung selesai dibuat.

Menarik dan cukup menegangkan, bukan? Selain itu, game ini menjadi cara yang tepat untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris kamu, loh! Kalau kamu tertarik, kamu bisa mendownloadnya secara gratis di Google Play maupun App Store, ya. 

3. Undercover

Rekomendasi game belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah Undercover. Undercover adalah game online bahasa Inggris yang bisa kamu mainkan secara berkelompok, lebih dari 3 orang. Wah, cocok nih untuk mabar bareng teman-teman kamu! 

Cara memainkannya cukup mudah. Secara teknis, gaya bermain game ini mirip dengan Werewolf. Setiap pemain diberi role tertentu. Ada 3 role, yaitu Civilian, Undercover, dan Mr.White. Ketiga role-nya berbeda kubu dan saling mengungkap identitas pemain lain secepat mungkin agar tereliminasi. 

Civilian adalah role protagonis dalam permainan ini. Para pemain yang mendapat role Civilian akan diberi satu kata dan tidak boleh diketahui oleh role yang lain. Sementara itu, Undercover adalah role antagonis. Para pemain dengan role Undercover akan mendapat kata yang berbeda dari Civilian, namun masih memiliki kemiripan. 

Misalnya, jika Civilian mendapat kata Whale, maka Undercover bisa mendapat kata Dolphin, yang sama-sama merupakan hewan mamalia laut. Terakhir, Mr.White adalah pemain yang tidak mendapat kata apapun, sehingga selama permainan, mereka harus berpura-pura menjadi bagian dari 2 kubu yang lain. 

Di awal permainan, setiap pemain akan diberi kata oleh moderator. Selanjutnya, kamu diminta untuk mendeskripsikan kata yang kamu terima dengan 1 atau 2 kata lain secara jujur. Pada tahap ini, Mr.White tidak boleh mendapat giliran yang pertama, karena mereka tidak memiliki kata. 

Setelah tahap mendeskripsikan kata selesai, setiap pemain diminta untuk memilih pemain lain yang dirasa bukan anggota kubunya. Permainan akan berakhir jika salah satu kubu dengan anggota terbanyak memenangkan permainan. 

Selain seru dan menyenangkan, Undercover game ini cocok dijadikan permainan untuk memperkaya perbendaharaan kata bahasa Inggris (vocabulary) kamu, loh.

Pasalnya, saat mendeskripsikan kata yang kamu dapat, kamu akan mencari padanan kata lain yang sesuai dalam bahasa Inggris. Nah, kalau kamu tertarik untuk memainkan permainan ini bersama teman-teman, kamu bisa download secara gratis di Google Play maupun App Store!

4. Spellspire

Lawan monster dengan mantra bahasa Inggris, emang bisa? Cobain game ini, deh! Spellspire adalah game online yang dikembangkan oleh 10tons Ltd. Permainan ini membuatmu menjadi seorang penyihir perapal mantra yang mencoba mencapai puncak menara. Di setiap lantainya, terdapat monster yang berusaha menghadang. 

Nah, untuk menyingkirkan monster-monster ini, kamu diharuskan untuk membuat kata dari kumpulan huruf yang tersedia. Semakin panjang kata yang bisa kamu bentuk, semakin besar juga kekuatanmu untuk melawan monster-monster tersebut.

Tentunya, Spellspire bisa menjadi permainan yang seru untuk memperkaya kosakata dalam bahasa Inggris kamu, ya. Kamu bisa download game ini secara gratis di Google Play maupun App Store.   
 

5. Lingokids

Jika kamu sedang mencari aplikasi belajar bahasa Inggris untuk anak, maka game satu ini bisa jadi rekomendasi. Lingokids adalah game belajar bahasa Inggris yang cocok dimainkan untuk anak usia 2-8 tahun. Jadi, game ini memang didesain untuk belajar, ya. 

Anak-anak bisa mempelajari banyak hal yang berkaitan tentang bahasa Inggris, seperti belajar abjad, angka, membaca, maupun berhitung.

Lingokids juga dilengkapi video interaktif dan lagu-lagu berbahasa Inggris yang membuat anak bisa belajar sambil bersenang-senang. Game ini juga bisa didownload secara gratis di Google Play maupun App Store, loh! 

6. Grammar Ninja

Kalau kamu penggemar game Fruit Ninja, kamu juga bisa cobain game yang satu ini, nih. Grammar Ninja adalah game edukasi yang bisa meningkatkan skill grammar kamu. Konsep permainannya mirip dengan Fruit Ninja. Di game ini, kamu akan dihadapkan pada kalimat-kalimat random dalam bahasa Inggris. 

Di antara kalimat tersebut, kamu diminta untuk mencari kata-kata yang termasuk ke dalam part of speech, seperti noun, verb, adjective, dsb. Kamu harus menebaknya, dan melemparkan senjata ninja ke kata-kata yang dimaksud itu. 

Melalui permainan ini, secara nggak langsung, kamu akan belajar grammar dengan mencari jenis kata yang termasuk noun, verb, adjective, dsb. Nah, kalau kamu tertarik untuk memainkannya, kamu bisa mendownloadnya secara gratis di Google Play ataupun App Store!     

7. Anagram

Kamu suka permainan teka-teki yang cukup mengasah otak? Kalau iya, Anagram mungkin bisa jadi game favorit kamu selanjutnya.

Anagram adalah permainan bahasa Inggris, dengan konsep mengubah satu kata dengan kata lain. Misalnya, kamu bisa mengubah kata BOWL menjadi BLOW, atau kata BELOW menjadi ELBOW.

Menarik bukan? Tentu aja, game ini juga akan menambah pengetahuan dan perbendaharaan kosakata bahasa Inggris kamu. Kemampuanmu dalam mengingat kosakata baru juga akan bertahan lebih lama. Game ini bisa didownload secara gratis di Google Play dan App Store, loh! Yuk, mainkan sekarang!

8. Word Match

Last but not leastgame seru untuk belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah Word Match. Sesuai dengan namanya, Word Match adalah game mencari kata-kata dalam bahasa Inggris.

Dalam permainan ini, kamu diminta untuk mencari kata dari kumpulan balok-balok huruf, sesuai dengan tema yang dipilih. Untuk temanya, bisa berupa European Countries, Occupation, Capital, dsb. Semakin tinggi level kamu, semakin sulit tema yang diberikan.

Selain menambah kosakata dalam bahasa Inggris, game ini juga bisa meningkatkan pengetahuan kamu, ya. Nah, kalau kamu mau belajar bahasa asing selain Inggris, bisa juga! Tinggal atur bahasanya aja. Di game ini, ada fitur translation, definition, dan listen to its pronunciation.

Bermanfaat banget untuk mengetahui makna kata dan cara baca yang benar. Penasaran buat memainkannya! Cuss, game ini bisa kamu download secara gratis di Google Play dan App Store

Jadi, kamu tertarik untuk memainkan game di atas?