Cara Menggunakan Other, Others, The Other, The Others, Another

Masih bingung penggunaan kata Other, Others, The Other, The Others, Another dalam bahasa Inggris?

Dalam menyusun kalimat Bahasa Inggris, seringkali kita menggunakan kata other, others, another, dan the others lho untuk menggantikan kata ganti. Adapun makna keempat kata tersebut adalah “lainnya”.

Lalu, bagaimana perbedaan penggunaan keempat kata tersebut? Simak ulasannya di bawah ini!

Pengertian other, others, the other, the others, another

Penggunaan kata other, others, another, dan the other bisa berfungsi untuk menunjuk benda yang bisa dihitung (countable nouns) atau benda yang tidak bisa dihitung (uncountable nouns).

Fungsi & manfaat other, others, the other, the others, another

Untuk menyimak perbedaan keempat kata itu, cek tabel di bawah ini!

determinerpronoun
singularanother key (is)another (is)
pluralother keys (are)others (are)
singularthe other key (is)the other (is)
pluralthe other keys (are)the others (are)

Sebagai determiner, other tidak menggunakan bentul jamak/plural (tidak ada -s di akhir):

other keys (benar)
others keys (salah)

the others keys (salah)

Sebuah determiner dibutuhkan sebelum other ketika digunakan untuk kata benda tunggal:

the other day (benar)
other day (salah)

Ketika kata benda tidak spesifik, gunakan another:

another picture (benar)
other picture (salah)

Kata an pada another berarti “satu.” Another selalu dalam bentuk tunggal. Gunakan hanya untuk kata benda tunggal.

another bicycle (benar)
another bicycles (salah)

Contoh kalimat penggunaan other, others, the other, the others, another

Other or the other

Other berfungsi sebagai pronoun (kata ganti) ataupun adjective (kata sifat). Sebagai pronoun, kata other menggantikan kata benda tunggal (singular noun); sedangkan sebagai adjectiveother diikuti kata benda jamak (plural noun).

Sebagai catatan, Other mungkin bisa diikuti singular noun, namun mesti ada determiner lain didepannya.

Contoh:

  • He closed the door and walked around to the other side.
  • In other words, it’s none of my business.
  • I may be connected to other people, but still it is all about me.

Others or the others

Others digunakan sebagai pronoun atau kata ganti dari other. Kata others adalah kata ganti dari other.

Hal ini dikarenakan tidak adanya bentuk plural dari adjective, maka dari itu others hanya berperan sebagai pronoun dari plural noun.

Secara singkat, fungsi others untuk merujuk barang yang jumlahnya lebih dari satu dan dalam kalimat tersebut, kamu tak perl menyebut objeknya.

Contoh:

  • I’ll take care of the others if you want to watch the kids.
  • Why do some houses get broken into and others don’t?
  • A shot would bring the others back.
  • Then that person might choose to publish those results and others could verify them.
  • The others are there
  • The others then rejoin the meeting to hear what the family has decided.

Another

Another digunakan sebagai pronoun ataupun adjective. Sebagai pronounanother untuk singular noun.

Another sebagai adjective biasanya diikuti singular noun, namun kata ini dapat pula diikuti plural noun untuk menambah tenggat waktu pada kalimat.

Contoh:

  • Let’s try another one.
  • We must have another entree.
  • They may have just moved to Alaska from another state.
  • Where another can go, she can go.
  • We’ll have another dispute.
  • Swiftly behind that thought came another.

Itulah ulasan mengenai cara menggunakan other, others, the other, the others, another yang bisa kamu jadikan referensi belajar bahasa Inggris. Semoga bermanfaat ya.

Accepting and Declining Invitation, Bagaimana Caranya?

Dalam percakapan sehari-hari, kamu akan menemui situasi di mana kamu harus menerima atau menolak undangan. Namun, bagaimana cara menerima atau menolak undangan dengan sopan, terlebih dalam bahasa Inggris? Perhatikan tips accepting and declining invitation berikut.

Accepting and Declining Invitation

Saat menerima undangan (invitation), sebaiknya kamu memberi jawaban apakah kamu akan datang (accepting) atau tidak (declining). Hal ini menjadi tanda sopan-santun dan menunjukkan kamu menghargai orang tersebut.

Baik undangan tersebut disampaikan dalam invitation letter maupun secara langsung, kamu dapat menerima atau menolak dengan cara yang sopan.

Accepting and Declining Invitation Vocabulary

Kata-kata apa saja yang dapat kamu gunakan untuk menerima atau menolak undangan?

Thank you

Pertama, saat menerima undangan, kamu wajib menyampaikan terima kasih terlebih dahulu. Setelah itu, kamu dapat menyampaikan respons.

  • Thank you.
  • Thanks for the invitation.
  • That is so kind of you.
  • Thanks for thinking of us.
  • I appreciate the invite.
  • That sounds great.
  • How wonderful!
  • Awesome!
  • How fun!

Accepting

Sampaikan dengan tegas bahwa kamu akan datang atau siapa saja yang akan ikut.

  • We will be there.
  • My wife and I will be there.
  • We can’t wait.
  • Count me in.
  • We will be there with bells on.
  • Wouldn’t miss it!
  • Absolutely!
  • I’ll be there for sure.
  • I’d love to come.
  • I’m in / I’m down / Sure thing.

Selanjutnya, kamu dapat mengonfirmasi agar lebih jelas.

  • So we will see you on the 10th then.
  • We look forward to seeing you there.
  • How lovely! I can’t wait.
  • It is going to be great!
  • What would you like us to bring?
  • Let me know if I can help with the preparations.
  • Is there anything I can do to help?
  • Fabulous, see you then!

Maybe

Jika kamu masih ragu-ragu apakah akan datang atau tidak, kamu juga dapat menyampaikannya. Pertama, jangan lupa ucapkan terima kasih seperti yang disebutkan di atas. Kemudian katakan bahwa kamu belum dapat memastikan.

  • I’m not sure whether I can but I’ll check my calendar and let you know.
  • Perhaps I can make it. Let me check my calendar.
  • Perhaps I can reschedule something. I will see what I can do.

Declining

Setelah mengucapkan terima kasih, kamu dapat menyatakan tidak akan datang dengan nada meminta maaf.

  • But I am not able to make it.
  • But I am not able to come.
  • But I’m sorry, I’m afraid we can’t make it.
  • Unfortunately I already have plans.  
  • So sorry, I’ll have to take a rain check.
  • I would love to come but…
  • That sounds fabulous but…
  • I wish I could join you but…
  • I am so sorry we can’t make it…
  • It is a shame we can’t be there…
  • I am disappointed that I can’t make it…
  • That would have been wonderful, so sorry we can’t be there.

Kemudian katakan alasan yang jelas.

  • It is my sister’s birthday that day.
  • Joe leaves for his trip that afternoon.
  • The children have a school event we have to attend.
  • We will be away on vacation then.
  • We have a prior engagement.
  • We already have plans.
  • We have a clash in our schedule.

Terakhir, tutup dengan sikap yang baik dan sopan. Kamu juga dapat menawarkan untuk bertemu di lain kesempatan.

  • I hope it goes well.
  • We will be thinking of you.
  • Enjoy it!
  • We will make it up to you another day.
  • I would love to catch up another time.
  • How about another time?

Contoh Percakapan

Accepting

Ann:We will have a baby shower for Sarah this weekend. Would you be able to join?
Tamara:How fun! I will be there. Do I need to prepare anything?
Ann:I have written everything we need. I’ll send you the details.

Maybe

Karl:Hi, Tom. Our department will have a weekly-meeting on Monday morning. Can you join us?
Tom:Thank you for informing me. I’m afraid I have to check my schedule first. I’ll let you know soon.
Karl:No problem. Thank you.

Declining

Katherine:We are going on vacation this June. Do you want to join us?
Carol:That sounds fun! But I’m afraid my short course will start by the first week of June. Have fun without me.
Katherine:That’s okay!

Tips Business Telephoning, Latih Vocabs dengan Dialog ini

Salah satu metode komunikasi yang umum dilakukan dalam dunia bisnis adalah melalui telepon, atau disebut dengan business telephoning. Percakapan yang dilakukan melalui telepon ini biasanya bersifat urgen, sehingga singkat dan informatif.

Bagaimana melakukan business telephoning dengan efektif dan profesional? Ikuti tipsnya.

Business Telephoning

Business telephoning adalah komunikasi yang dilakukan melalui telepon untuk membicarakan urusan bisnis. Bagi orang yang tidak terbiasa berbicara secara langsung, terlebih kepada orang asing, business telephoning bisa jadi menantang.

Tips Melakukan Business Telephoning

Saat menelepon untuk urusan bisnis atau kepada instansi resmi, sebaiknya ikuti etiket ini.

Tetapkan tujuan menelepon

Sebelum memulai telepon, tetapkan tujuanmu. Contohnya apakah kamu hendak menanyakan sesuatu, membahas kelanjutan suatu proyek, atau menyampaikan gagasan baru?

Buat rincian telepon

Salah satu persiapan yang dapat dilakukan adalah menulis hal-hal yang hendak dibahas saat bertelepon. Dengan begitu, kamu tidak lupa saat mulai menelepon.

Cari tahu siapa penerima telepon

Jika saat ini adalah pertama kalinya kamu menelepon orang tersebut, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu. Kamu dapat mencari media sosial atau profil LinkedIn-nya.

Lugas

Setelah menyampaikan salam, langsung sampaikan intinya. Dengan begitu pihak penerima merasa tidak buang-buang waktu. Namun jangan lupa untuk tetap bersikap ramah.

Tanyakan pertanyaan terbuka

Pertanyaan terbuka akan memancing diskusi. Dengan begitu, kamu akan mendapat jawaban yang diinginkan.

Mendengarkan

Jangan memotong pembicaraan pihak penerima. Kemudian sampaikan tanggapanmu setelah mereka selesai berbicara.

Tanyakan hal yang tidak diketahui

Wajar jika kamu tidak mengetahui segala hal. Kamu dapat menanyakan hal yang tidak diketahui dan meminta penjelasan.

Basa-basi

Jika kamu sudah cukup akrab dengan penerima telepon, kamu dapat menyisipkan small talk agar tidak terlalu kaku.

Business Telephoning Vocabulary

Vocabulary apa saja yang biasanya dipakai saat menelepon untuk urusan bisnis? Kamu dapat menguasai kosakata dasar berikut ini.

Taking a call (mengangkat telepon)

  • This is [business/company name], [name] speaking. How can I help you? – Ini [perusahaan], dengan [nama]. Ada yang bisa saya bantu?

Making a call (menelepon)

  • Hello, this is [name] from [company name]. – Halo, saya [nama] dari [perusahaan].

Giving the reason (alasan menelepon)

  • I’d like to talk to [name]. – Saya ingin berbicara dengan [nama].
  • Could I speak to [name], please? – Bisakah saya berbicara dengan [nama]?
  • I’d like to discuss about this matter. – Saya ingin mendiskusikan hal ini.

Trying to connect the caller (menghubungkan)

  • I’ll just put you through. One moment, please. – Saya akan menghubungkan Anda. Mohon tunggu sebentar.
  • Just bear with me for a sec. – Tunggu sebentar.

Checking whether the receiver has time (meminta waktu)

  • Is this a good time for you to talk? – Apakah ini waktu yang tepat untuk menelepon?
  • Do you have time? Should I call back another time? – Apakah Anda punya waktu? Haruskah saya menelepon lagi di lain waktu?

Dealing with technical problems (masalah teknis)

  • I’m sorry, the connection’s really bad. – Maaf, koneksinya buruk sekali.
  • I can hardly hear you. – Saya tidak dapat mendengar Anda.
  • Can I call you back on my landline? – Bisakah saya menelepon balik melalui telepon rumah?

Taking a message (menerima pesan)

  • [name] is not in today. Do you want to leave a message? – [nama] sedang tidak di sini hari ini. Apakah Anda mau meninggalkan pesan?
  • I’ll make sure [name] gets the message. – Saya pastikan [nama] akan mendapat pesan ini.

Leaving a message (meninggalkan pesan)

  • Would you mind taking a message? – Maukah Anda menerima pesan?
  • I’d like to leave [name] a message. – Saya ingin meninggalkan pesan.

Calling back (menelepon kembali)

  • I’m afraid [name] is busy right now. Would you mind calling back later? – Saya rasa [nama] sedang sibuk saat ini. Maukah Anda menelepon kembali nanti?
  • I’ll call back later. – Saya akan menelepon kembali nanti.
  • When is a good time to call? – Kapan sebaiknya saya menelepon?

Offering further help (menawarkan bantuan lebih lanjut)

  • Just let me know if there’s anything else I can do for you. – Beritahu saya jika Anda membutuhkan sesuatu.
  • Let me know if there are any problems. – Sampaikan kepada saya jika ada masalah.

Ending a call (menutup telepon)

  • Give my regards to [name]. – Sampaikan salam kepada [nama].
  • Thank you very much for your help. – Terima kasih banyak atas bantuannya.
  • Thank you for calling. – Terima kasih sudah menelepon.
  • It was great to hear from you. – Senang mendengar kabar dari Anda.
  • We’ll catch up soon. – Kita akan sambung lagi.
  • Thank you for your time. – Terima kasih untuk waktu Anda.
  • Have a great weekend. – Semoga akhir pekanmu menyenangkan.
  • Have a great day. – Semoga harimu menyenangkan.

Contoh Dialog Business Telephoning

Ms Clarkson:Good morning, Second Planet. This is Adrianna Clarkson speaking. How may I help you?
Mr Olsen:Yes, this is Frank Olsen calling. May I speak to Ms Larry, please?
Ms Clarkson:I’m afraid Ms Larry is out of the office today. Would you like to leave a message?
Mr Olsen:This call is rather important, actually. We spoke yesterday about the funding agreement. I’d like to follow-up on a few terms mentioned in the agreement. Did she leave any information with you?
Ms Clarkson:As a matter of fact, she did. She has discussed it already and will send the details about the revised terms in the agreement.
Mr Olsen:I’m afraid the information is not clear enough.
Ms Clarkson:I’m terribly sorry about that. In the meantime, Ms Larry has asked me to put you through Mr Darrell of the Finance Department and Ms Scott of the Business Development Department. I will arrange an online meeting with them today and inform you soon. What do you feel after lunch break? Will 1pm be okay with you?
Mr Olsen:That would be perfect. I’m looking forward to the meeting.
Ms Clarkson:Excellent. I will inform Ms Larry about this meeting and ask her if she has time to join.
Mr Olsen:Thank you for your help.
Ms Clarkson:My pleasure. Have a great day.

Latihan Business Telephoning

Kamu dapat mencoba berlatih menelepon untuk urusan bisnis dengan dialog berikut.

Role-Play 1

You’d like to speak to Starshine Bookshop’s manager to propose an offering about new prints of magazines and books.

Unfortunately, the manager is off duty today, so you have to leave a message and ask for his/her email address.

Role-Play 2

You’re calling to schedule a meeting with the head of the marketing department. You’d like to meet on Thursday at 11am. You ask them to present last month’s report.

Kosakata yang digunakan dalam dunia bisnis dan pekerjaan tentu berbeda dengan percakapan sehari-hari.

Cek Perbedaan Will dan Be Going To Beserta Contoh Lengkapnya!

Sebagai pembelajar bahasa Inggris mungkin kamu akan bertemu banyak kosakata yang cukup membingungkan. Tak hanya makna, penulisan, namun penggunaan waktunya juga terkadang berbeda. Salah satu contohnya adalah kata will dan be going to.

Yuk cek perbedaan dan penggunaan will dan be going to beserta contoh lengkapnya supaya tidak bingung lagi!

Kapan Saatnya Menggunakan Be Going To?

Struktur BE GOING TO biasanya digunakan untuk menunjukkan masa depan tetapi dengan beberapa jenis hubungan ke masa sekarang. Biasanya situasi yang mengharuskan memakai “be going to” adalah sebagai berikut:

  1. Ketika kita sudah memutuskan atau kita BERNIAT untuk melakukan sesuatu di masa depan. (Rencana sebelumnya)
  2. Keputusan telah dibuat sebelum saat berbicara.

Contoh

  • They‘re going to retire to the beach – in fact they have already bought a little beach house.
  • I‘m going to accept the job offer.
  1. Ketika ada tanda-tanda pasti bahwa sesuatu akan terjadi. (Bukti)
  2. Sesuatu kemungkinan akan terjadi berdasarkan bukti atau pengalaman yang kamu miliki.

Contoh

  • I think it is going to rain – I just felt a drop.
  • I don’t feel well. I think I‘m going to throw up. (throw up = vomit)
  1. Ketika sesuatu akan terjadi:

Contoh

  • Get back! The bomb is going to explode.

Kapan Saatnya Menggunakan Will?

  1. Untuk hal-hal yang kita putuskan untuk dilakukan sekarang. (Keputusan Cepat)
  2. Ini adalah saat kamu membuat keputusan pada saat itu, secara spontan.

Contoh

  • I’ll buy one for you too.
  • I think I’ll try one of those. (I just decided this right now)
  1. Ketika kita berpikir atau percaya sesuatu tentang masa depan. (Ramalan)

Contoh

  • My team will not win the league this season.
  • I think it will rain later so take an umbrella with you.
  1. Untuk membuat tawaran, janji atau ancaman.

Contoh

  • I’ll give you a discount if you buy it right now.
  • I promise I will behave next time.
  • I’ll take you to the movies if you’d like.
  1. Kamu menggunakan WON’T ketika seseorang menolak untuk melakukan sesuatu.

Contoh

  • I told him to take out the trash but he won’t do it.
  • My kids won’t listen to anything I say.
  • My car won’t start.

Future Predictions

Perlu diketahui, Will dan Going to bisa digunakan untuk membuat prediksi masa depan tanpa memiliki perbedaan makna yang nyata.

  • The weather report says it will rain tomorrow. (Benar) Laporan cuaca menyatakan akan hujan besok.
  • The weather report says it is going to rain tomorrow. (Benar) Laporan cuaca menyatakan akan hujan besok.

Perbandingan Will dan Be Going To

Question: “Are you busy this evening?”

Reply: “Yes, I’m going to go to the movies.”

Dalam kalimat di atas menggunakan kata going to, sebab itu adalah rencana yang dibuat sebelumnya (sebelum diberi pertanyaan). Sehingga tidak bisa menggunakan Will.

Jika kamu belum memiliki rencana apapun, kamu bisa mengatakan: “I will probably watch TV.” Atau “I‘m probably going to watch TV.”

Will dan going to dapat digunakan untuk menyusun kalimat future predictions.

Itulah ulasan mengenai perbedaan will dan be going to yang bisa kamu jadikan referensi belajar bahasa Inggris. Semoga bermanfaat ya.

SMART Goals Kursus Bahasa Inggris, Cara Mudah Raih Target

Sama halnya belajar pelajaran yang lain, belajar bahasa Inggris juga bukan sebuah proses yang instan. Perlu waktu cukup lama untuk menguasai bahasa ini. Sebab selain bukan bahasa ibu kita, bahasa Inggris juga memiliki lebih dari 1 juta kosakata dan 16 tenses.

Oleh karena itu, perlu menetapkan target. Dengan menetapkan target, kamu dapat menjaga fokus dan konsentrasi dalam belajar. Kamua juga akan tahu tujuan belajar bahasa Inggris. Mengetahui tujuan ini akan membantu kamu tetap termotivasi selama proses pembelajaran.

Artikel ini akan membahas mengenai definisi SMART Goals untuk kursus Bahasa Inggris yang akan membantu kamu meraih target dengan mudah.

Pengertian SMART Goals

SMART merupakan singkatan dari:

  • Spesific – target (goals) yang ditulis harus jelas dan detail, fokus pada hal hal yang ingin dikembangkan.
  • Measurable  target (goals) harus dapat diukur, misalnya menguasai 10 vocabulary baru dalam satu hari.
  • Achievable  target (goals) harus dapat dicapai. Artinya target tersebut memang cukup sulit, tetapi kamu yakin bisa mencapainya dalam waktu yang ditentukan. Contoh target yang Achievable adalah bisa menghafal 10 kosakata baru setiap hari. Sementara itu contoh target yang tidak Achievable adalah bisa menghafal 100 kosakata baru dalam dua jam.
  • Realistic  target (goals) harus realistis. Artinya target tersebut harus sudah disesuaikan dengan kemampuan pribadi maupun sumber daya yang dapat diperoleh dari lingkungan sekitar.
  • Timebound – target (goals) harus memiliki batas waktu, sehingga kamu dapat mengevaluasi pencapaian target tersebut.

SMART Goals awalnya dipresentasikan oleh George T. Doran pada 1981. Kini metode ini telah diterapkan di banyak perusahaan di berbagai bidang industri di seluruh dunia.

SMART Goals kursus bahasa inggris

Contoh SMART Goals

  • Target umum – Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, sehingga cukup untuk digunakan untuk kuliah di luar negeri.
  • Target spesifik – Mendapatkan skor IELTS band 7 dalam satu tahun ke depan.

Indikator keberhasilan target:

  1. Mendapatkan skor IELTS 7.0 pada akhir program kursus.
  2. Menghafal 10 kosakata baru setiap hari. Dalam satu bulan bisa mendapatkan 300 kosakata baru.
  3. Setiap hari mengulangi 10 kosakata yang telah dihafalkan pada hari sebelumnya agar kosakata yang lama tersebut tidak menghilang meskipun ada tambahan kosakata baru.
  4. Mengikuti tes IELTS Preparation untuk mengetahui skor IELTS sebelum belajar bahasa Inggris lebih lanjut.
  5. Mengikuti kursus bahasa Inggris umum selama tiga bulan pertama.
  6. Mengikuti kursus bahasa Inggris khusus untuk persiapan tes IELTS selama tiga bulan.
  7. Menonton film berbahasa Inggris tanpa subtitle satu minggu sekali.
  8. Menerjemahkan lirik lagu berbahasa Inggris seminggu dua kali.
  9. Mendengarkan dan mengartikan podcast berbahasa Inggris satu minggu sekali.
  10. Membeli buku persiapan IELTS seharga Rp300.000.
  11. Mengerjakan contoh soal dalam buku persiapan IELTS tersebut minimal 1 jam per hari.
  12. Membuat akun LinkedIn.
  13. Belajar bahasa Inggris tambahan melalui LinkedIn selama tiga puluh menit setiap hari.
  14. Menabung uang pendapatan kerja Rp600.000 per bulan selama enam bulan untuk biaya tes dan kursus IELTS.
  15. Melakukan evaluasi mingguan dan bulanan demi memantau hasil pencapaian target.

Poin-poin di atas adalah contoh target dan indikator keberhasian target yang dapat dievaluasi setiap bulan. Kamu dapat mengubah detail indikator-indikator tersebut sesuai dengan keinginan dan kemampuan.

Manfaat Menyusun SMART Goals

Metode ini sudah digunakan oleh banyak orang dan perusahaan. Artinya metode ini sudah terbukti memiliki manfaat dalam hal menjaga performa individu dan perusahaan agar tetap efektif dan efisien. Berikut ini manfaat menetapkan target dengan metode SMART.

  • Fokus kepada tujuan

Dengan memiliki target yang spesifik dan terbatas waktu, kamu bisa fokus pada tujuan yang ditetapkan dalam satu periode waktu tertentu.

  • Menyusun SMART Goals dapat mendorong termotivasi

Jika kamu menuliskan target di sebuah papan yang mudah terlihat, maka kamu akan tetap termotivasi. Kamu tahu tujuan belajar dan sering teringat tujuan tersebut.

  • Membuktikan kamu adalah orang yang memperhatikan detail dan tahu tujuan

SMART Goals beberapa kali dijadikan indikator oleh perusahaan saat merekrut karyawan untuk menilai apakah kandidat adalah yang memperhatikan detail dan memiliki tujuan, baik dalam hidup maupun karier. Ketika kamu memiliki hal ini, perusahaan akan memberikan nilai plus.

Kamu dapat menyusun SMART Goals ala sekreatif mungkin dan memasangnya. Papan tersebut kemudian dapat ditaruh di lokasi yang terlihat dengan mudah dan sering dilihat.

Jangan lupa, kamu harus memberikan reward untuk diri sendiri ketika bisa mencapai suatu target dalam waktu tertentu. Bentuk reward ini dapat bermacam-macam sesuai dengan keinginan dan berupa hal yang disukai. Contoh, ketika kamu bisa menghafalkan 70 kosakata dalam satu minggu, lantas pada akhir minggu kamu bisa pergi ke mal dan beli makanan favorit.

Pahami Degree of Certainty, dari yang Tinggi sampai Rendah

Menyatakan kata mungkin dalam bahasa Inggris harus mengikuti tingkat keyakinan terhadap peristiwa yang disebutkan. Hal ini disebut dengan degree of certainty.

Bagaimana cara menyampaikan degree of certainty dengan modal verbs yang berbeda? Begini rumusnya.

Degree of Certainty

Degree of certainty adalah tingkat keyakinan atau kepastian terhadap suatu hal. Tingkat degree of certainty dapat bervariasi, mulai dari 100 persen, 90 persen, 50 persen, 30 persen, sampai 10 persen.

Untuk menyatakan tingkat keyakinan yang berbeda (express different degrees of certainty), kamu dapat menggunakan modal verbs yang berbeda. Degree of certainty umumnya digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan segera terjadi di masa depan (talk about the future).

Sebagai contoh, kita hendak menyatakan suatu fakta. Modal verbs yang berbeda akan menimbulkan tingkat keyakinan yang berbeda.

  • She is coming. / She will come. (100 percent certain)
  • She should come. (90 percent certain)
  • She could come. (50 percent certain)
  • She may come. (30 percent certain)
  • She appears to come. (10 percent certain)

Expressing Degree of Certainty

Untuk menyatakan tingkat keyakinan, kamu dapat menggunakan kosakata yang berbeda.

Modal VerbsDegree of Certainty
complete (100 percent)is (not)
will (not)
must (not)
certain(ly)
definite(ly)

clear(ly)
undoubtedly
strong (90 percent)can/cannot
should (not)
probably (is)
presumably
partial (50 percent)could (not)likely/unlikely
less strong (30 percent)may (not)
might (not)
possibly (not)
perhaps (not)
impersonal (i.e. no commitment) (10 percent)It is said that …
It appears that …
A reports that …
There is evidence to suggest that. (etc.)

Kamu dapat mengubah menjadi degree of uncertainty dengan menambahkan kata not. Kamu juga dapat membicarakan peristiwa di masa lalu dengan mengubahnya menjadi past tenses.

Mengapa tingkat keyakinan bisa berbeda? Kamu mungkin saja mengetahui suatu kejadian, tetapi tidak yakin seberapa akurat yang kamu ketahui tentang fakta kejadian tersebut.

Dengan begitu, kamu dapat mengatakan kamu tidak 100 persen yakin dengan faktanya, tetapi hanya mengetahui sebagian atau sedikit fakta. Untuk menyampaikan keraguan ini, kamu cukup mengubah modal verbs sesuai tabel di atas.

Contoh Degree of Certainty

100 percent certain
My parents definitely will like you.
90 percent certain
My parents probably like you.
50 percent certain
My parents are likely to like you.
30 percent certain
My parents may like you.
10 percent certain
It appears my parents like you.

Preposition Combinations: Aturan, Jenis, dan Contohnya

Preposition combinations bisa jadi membingungkan bagi pembelajar bahasa Inggris. Ada tiga jenis kombinasi yang dapat dibentuk, yakni dengan nounverb, dan adjective.

Preposition Combinations

Preposition adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua gagasan atau konsep. Contohnya adalah atinonforto, with, dan from.

Preposition dapat dikombinasikan dengan nounverb, dan adjective. Tujuannya untuk menunjukkan secara spesifik bagaimana preposition tersebut berlaku dalam kalimat.

Noun + Preposition Combinations

Prepositions seringkali digunakan setelah noun (kata benda). Selanjutnya prepositions diikuti objek (object of preposition) berupa noun.

Tujuan penggunaan prepositions di antara kedua noun tersebut adalah untuk menunjukkan hubungannya. Pemilihan prepositions tersebut tergantung noun dan hubungan yang ingin ditunjukkan. Untuk mengetahui prepositions yang tepat, kamu dapat mengecek di kamus.

  • Scientists and doctors in many research institutes are close to finding a solution to this disease.
  • Everyone knew his lack of ability.
  • We need to call someone that is an expert at financing.
  • There were many reasons for massive protests in the city hall.
  • The cause of the explosions is still unknown.

Verb + Preposition Combinations

Verb (kata kerja) juga dapat diikuti dengan prepositions. Setelah itu diikuti dengan direct object (transitive).

Penggunaan prepositions tersebut untuk menunjukkan hubungan verb dengan object.

  • We can no longer depend on their generosity.
  • We are fighting against social norms, this won’t be easy.
  • I don’t think he can deal with this terrible news.
  • Do you plan on going to Paris this summer?
  • They contribute a lot to the student movements.

Adjective + Preposition Combinations

Kombinasi yang terakhir adalah adjective (kata sifat) dengan prepositionsAdjective dapat dipasangkan dengan berbagai prepositions, tidak ada aturan pasti terkait kombinasi yang wajib digunakan.

Beberapa prepositions yang lazim digunakan adalah atofwithinfor, dan to.

  • I’m really proud of your journal publication.
  • She is still related to our family as a distant cousin.
  • He seems very satisfied with his exhibition.
  • Aren’t you tired of his behavior?
  • Italy is known for its beautiful countryside and delicious cuisines.
  • The kids are really excited about the excursion.
  • The manager seems disappointed in last week’s result, even though there was nothing much we can do about it.

Grammar bahasa Inggris memiliki banyak aspek yang harus dipahami. Agar mempelajarinya semakin mudah, kamu dapat mengikuti Kursus Grammar English di CEC Kampoeng Pare Mataram. Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan bersertifikat. Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri. Daftar sekarang!

Joining Words and Phrases, Penting saat Writing/Speaking

Saat menulis atau berbicara, seringkali kita melakukan pengulangan yang dapat mengganggu audiens. Hal ini dapat kamu hindari dengan menggunakan joining words and phrases.

Perhatikan kalimat berikut; (a) She likes cookies. She likes cakes; (b) She likes cookies and cakes. Menurutmu, mana yang lebih nyaman dibaca?

Jika kamu merasa kalimat (b) lebih nyaman dibaca dan dipahami, kamu dapat mempelajari jenis-jenis joining words and phrases lainnya berikut ini.

Joining Words and Phrases

Joining words and phrases adalah kata atau frasa yang menggabungkan kata, frasa, klausa, dan gagasan yang berbeda. Hal ini membantu kita dalam menulis dan berbicara agar terkesan lebih mengalir.

Tulisan atau pembicaraan yang menggunakan joining words and phrases juga mempermudah audiens dalam memahaminya. Joining words and phrases memiliki istilah lain, yakni connecting wordslinking words and phrasestransitional words, dan conjunctions.

Jenis-Jenis Joining Words and Phrases

Joining words and phrases dapat dikategorikan sesuai fungsinya dalam kalimat.

To Add (menambahkan informasi atau keterangan)

and, again, and then, besides, equally important, finally, further, furthermore, nor, too, next, lastly, what’s more, moreover, in addition, first (second, etc.)

To Compare (membandingkan dua hal)

whereas, but, yet, on the other hand, however, nevertheless, on the contrary, by comparison, where, compared to, up against, balanced against, vis a vis, but, although, conversely, meanwhile, after all, in contrast, although this may be true

To Prove (memberikan bukti, menyertakan alasan)

because, for, since, for the same reason, obviously, evidently, furthermore, moreover, besides, indeed, in fact, in addition, in any case, that is

To Show Exception (menunjukkan pengecualian)

yet, still, however, nevertheless, in spite of, despite, of course, once in a while, sometimes

To Show Time (menunjukkan waktu atau urutan)

immediately, thereafter, soon, after a few hours, finally, then, later, previously, formerly, first (second, etc.), next, and then

To Repeat (mengulangi)

in brief, as I have said, as I have noted, as has been noted

To Emphasize (menegaskan)

definitely, extremely, obviously, in fact, indeed, in any case, absolutely, positively, naturally, surprisingly, always, forever, perennially, eternally, never, emphatically, unquestionably, without a doubt, certainly, undeniably, without reservation

To Show Sequence (menunjukkan urutan)

first, second, third, and so forth, next, then, following this, at this time, now, at this point, after, afterward, subsequently, finally, consequently, previously, before this, simultaneously, concurrently, thus, therefore, hence, next, and then, soon

To Give an Example (memberi contoh)

for example, for instance, in this case, in another case, on this occasion, in this situation, take the case of, to demonstrate, to illustrate, as an illustration

To Summarize or Conclude (merangkum atau menyimpulkan)

in brief, on the whole, summing up, to conclude, in conclusion, as I have shown, as I have said, hence, therefore, accordingly, thus, as a result, consequently

Contoh Menggunakan Joining Words and Phrases

Pola yang umumnya ditemui dalam menggunakan joining words and phrases adalah sebagai berikut.

[Clause 1] + joining word/phrase + [Clause 2]

Perhatikan contoh berikut.

  • She had no intention of attending the event, nor staying in the town.
  • Women’s salaries are low vis-à-vis what men earn for the same work.
  • The shirt looked good, moreover, the price was affordable.
  • I knew he was a bad guy, nevertheless he was so charming.
  • The government will pass the bill soon after the discussion ends.
  • He will continue the project as he has said in the meeting.
  • She was surprisingly calm when received the bad news.
  • We will go to our parents’ house, then go to the beach together.
  • To show the high risk that might occur, take the case of our sales report on the first quartile.
  • The government knew there would be massive protests as a result of the bill passed.

10 Pekerjaan Penting di Masa Depan, Gajinya Fantastis

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan industri terus berubah. Di antara lima sampai sepuluh tahun ke depan, ada sejumlah pekerjaan yang diprediksi akan terus dibutuhkan. Tingginya permintaan akan profesi ini membuat gaji yang ditawarkan tidak main-main.

Apa saja pekerjaan penting di masa depan? Berikut daftarnya.

1. Aktuaris

Seorang aktuaris biasanya bekerja di perusahaan asuransi. Tanggung jawabnya adalah mengevaluasi risiko.

Aktuaris menggunakan matematika, data, dan statistik untuk menentukan apakah harus mengeluarkan kebijakan untuk konsumen potensial, baik individual maupun bisnis.

Untuk mendapatkan jabatan ini, kamu harus memiliki gelar di ilmu aktuaria yang berfokus pada permodelan matematika dan statistik untuk menilai risiko. Aktuaris juga harus melewati serangkaian ujian selama beberapa tahun sebelum tersertifikasi bisa melakukan pekerjaan tersebut.

Pada 2020 saja, gaji yang ditawarkan berkisar di angka USD 111.030 per tahun. Pertumbuhan gaji selama 10 tahun ke depan diproyeksikan mencapai 18 persen.

2. Insinyur Industri

Dalam pekerjaannya, insinyur industri harus memiliki pengetahuan matematika, statistika, sains, dan teknik untuk mengevaluasi orang, sistem, dan proses yang terjadi di dalam sebuah bisnis. Termasuk rantai pasokan, operasional, finansial, mesin, atau peralatan.

Tujuan mereka adalah menemukan cara yang paling tepat untuk mengintegrasikan sistem dan proses produksi barang atau jasa. Mereka memastikan biaya produksi rendah dan produktivitas tinggi.

Pada 2020, gaji yang ditawarkan berada di angka USD 88.950 per tahun. Angka tersebut diproyeksikan akan bertumbuh sampai 10 persen dalam 10 tahun ke depan.

3. Data Scientist

Seorang data scientist membuat kerangka kerja untuk mengumpulkan, mengorganisasi, dan menganalisis data. Hasil analisis data tersebut dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik bagi bisnis.

Untuk menjadi data scientist, kamu harus memiliki gelar di ilmu komputer, teknik, statistik, matematika, atau bidang yang berhubungan dengan kebutuhan pekerjaan.

Pada 2020, gaji yang ditawarkan yakni sekitar USD 98.230. Selama 10 tahun ke depan, gaji yang diterima diproyeksikan akan bertumbuh 31 persen.

4. Manajer Sistem Informasi

Manajer sistem informasi bertanggung jawab mendesain dan mengatur sistem informasi sebuah organisasi. Mereka biasanya menjabat posisi senior di departemen IT sebuah perusahaan.

Manajer sistem informasi harus memiliki pengetahuan mendalam tentang sistem informasi. Mereka biasanya berasal dari lulusan bidang yang berhubungan dengan teknologi, seperti ilmu komputer atau IT.

Gaji yang ditawarkan pada 2020 mencapai USD 151.150 per tahun. Selama 10 tahun ke depan, angka tersebut diproyeksikan akan naik 10 persen.

5. Analis Keamanan Informasi

Analis keamanan informasi bertanggung jawab memastikan informasi di dalam perusahaan tetap terjaga dengan aman. Jabatan ini penting, mengingat saat ini hampir semua data disimpan secara digital.

Analis keamanan informasi harus mengetahui luar dalam tentang keamanan siber. Mereka biasanya menempuh pendidikan yang lebih tinggi dari sarjana di bidang yang berkaitan dengan teknologi, seperti ilmu komputer.

Pada 2020, gaji yang ditawarkan mencapai USD 103.590. Selama 10 tahun mendatang angka tersebut diproyeksikan akan naik 31 persen.

6. Manajer Keuangan

Sesuai nama jabatannya, manajer keuangan bertanggung jawab mengatur keuangan organisasi. Mereka dapat bekerja secara langsung ke perusahaan maupun sebagai firma konsultan.

Mereka bertanggung jawab mengidentifikasi risiko dan kelemahan finansial, mengembangkan solusi terhadap risiko dan kelemahan tersebut, melakukan riset keuangan, membuat laporan, menetapkan tujuan finansial, dan memberi saran tentang bagaimana perusahaan dapat mencapai tujuan tersebut.

Gaji yang ditawarkan pada 2020 yakni USD 134.180 per tahun. Proyeksi pertumbuhan gaji selama 10 tahun ke depan mencapai 15 persen.

7. Perawat

Perawat menyediakan perawatan medis untuk pasien di berbagai tempat. Mulai dari rumah sakit, dokter umum, pusat bedah, sekolah, rumah pasien, rumah asuh, dan lain-lain.

Mereka juga mencatat rekam medis, mengawasi peralatan kesehatan, serta berkomunikasi dengan pasien. Untuk menjalani profesi ini, kamu harus menempuh pendidikan keperawatan dan lulus ujian sebelum dapat bekerja dengan pasien.

Rata-rata gaji yang diperoleh pada 2020 mencapai USD 75.330 per tahun. Selama 10 tahun ke depan, proyeksi pertumbuhan gaji mencapai 7 persen.

8. Technical Writer

Technical writer mengubah tulisan yang sangat teknis hingga mampu dipahami orang awam. Baik itu melalui artikel jurnal, materi pendidikan, skrip video, tutorial, buku manual, maupun halaman FAQ.

Audiens mereka bisa jadi orang internal perusahaan, klien, konsumen, maupun masyarakat umum.

Mereka yang menjalani profesi ini biasanya berasal dari lulusan kebahasaan, komunikasi, maupun bidang lain yang berhubungan.

Gaji yang ditawarkan pada 2020 saja mencapai USD 74.650 per tahun. Selama 10 tahun mendatang, angka tersebut diproyeksikan akan tumbuh sebanyak 7 persen.

9. Software Developer

Software developer mendesain, membuat kode, mengetes, dan mengembangkan software. Kemampuan mendasar yang dibutuhkan adalah coding. Kemampuan ini dapat diperoleh melalui pendidikan formal, kursus, maupun secara otodidak.

Gaji yang ditawarkan pada 2020 saja mencapai USD 110.140 per tahun. Pada 10 tahun mendatang, angka tersebut diproyeksikan akan berkembang 22 persen.

10. Manajer HR

Manajer human resources (HR) bertanggung jawab mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan karyawan dalam organisasi.

Mereka bertugas mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan karyawan, seperti perekrutan, pelatihan, dan administrasi.

Gaji yang ditawarkan pada 2020 mencapai angka USD 121.220 per tahun. Selama 10 tahun ke depan, jumlah tersebut diproyeksikan akan tumbuh sebanyak 6 persen.

Namun perlu diingat, untuk memperoleh gaji dengan nilai tersebut, dibutuhkan jam terbang yang tinggi.

Pelatihan Bahasa Asing Jadi Modal Industri Penerbangan

Pelatihan bahasa asing untuk industri penerbangan sudah semakin dibutuhkan, terlebih banyak penumpang asing yang mengunjungi destinasi tempat wisata di Indonesia. Kemampuan bahasa asing level dasar sudah semestinya menjadi salah satu skill yang harus terus dikembangkan para awak penerbangan.

Namun, selain itu adakah manfaat dan tujuan lain yang akan diraih jika memiliki kemampuan mahir berbahasa asing? Simak artikel ini hingga akhir!

Mengapa Perlu Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Penerbangan?

Perkembangan yang pesat di dunia penerbangan begitu beragam, sehingga semakin baik pengaruhnya bagi karier seorang staf penerbangan.

Pertumbuhan jumlah penumpang transportasi udara yang semakin tahun semakin besar tentu membutuhkan pelayanan yang maksimal. Staf penerbangan adalah salah satu jenis profesi yang paling banyak dibicarakan setiap pelajar SMA dan sederajat yang menginginkan pekerjaan dengan tingkat gengsi yang tinggi.

Staf penerbangan seringkali dipandang sebagai salah satu pekerjaan yang diinginkan banyak orang.

Adapun tugas utama seorang staf penerbangan adalah menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang selama dalam perjalanan dari bandara asal ke bandara tujuan. Selain itu mereka harus bekerja sesuai dengan SOP yang ditetapkan perusahaan.

Contohnya, mampu bersikap ramah dan senantiasa tersenyum kepada setiap penumpang. Jika kamu bercita-cita ingin menjadi staf penerbangan pada suatu maskapai perusahaan yang ternama, tentu kamu akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Salah satunya mempersiapkan diri meningkatkan kemampuan bahasa asing dari sekarang.

Tujuan Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Penerbangan

Jika kamu ingin lolos dalam seleksi rekrutmen staf penerbangan suatu maskapai perusahaan penerbangan tentu kamu harus memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan peserta rekrutmen calon pegawai yang lainnya.

Salah satu kemampuan yang bisa menjadi daya saing dan memperbesar kemungkinan peluang kamu untuk lolos menjadi staf penerbangan adalah kemampuan berbahasa Inggris. staf penerbangan tentu akan mendapatkan beragam karakter penumpang dengan beragam budaya.

Tidak jarang pula banyak turis mancanegara yang berkunjung ke Indonesia dan menggunakan penerbangan lokal ke berbagai wilayah di Indonesia. Nah, kemampuan berbahasa Inggris ini sangat berguna ketika berkomunikasi dengan turis mancanegara tersebut.

Jika kamu masih belum memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik, kamu bisa rutin mempelajari dan meningkatkan kemampuan berbahasa tersebut. Kamu bisa mendapatkan bekal berbahasa inggris dengan mengikuti pelatihan yang diadakan di sekolah staf penerbangan.

Manfaat Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Penerbangan

Berbicara mengenai manfaat pelatihan bahasa asing untuk industri penerbangan tentu saja sangat banyak. Jika kamu adalah seseorang yang bercita-cita menjadi pilot di masa depan, salah satu kemampuan bahasa asing wajib dikuasai.

Hal ini karena, semua manual dan buku pelajaran penerbangan hampir 100 persen diterbitkan oleh penerbit luar yang menggunakan bahasa Inggris.

Selain itu, tidak sedikit instruktur terbang (flight instructor) di beberapa sekolah pilot di Indonesia juga merupakan orang-orang asing.

Hal yang tidak kalah penting adalah semua manual dan instrumen pesawat terbang juga tersedia dalam bahasa Inggris. Semua komunikasi dalam dunia penerbangan, misalnya berkomunikasi menggunakan ATC-Air Traffic Controller, juga menggunakan bahasa Inggris, meskipun pilot tersebut terbang dalam penerbangan domestik.