Jangan Tertukar, Ini Perbedaan Countable dan Uncountable Noun

Guys, let me remind you about something. Fasih atau tidaknya berbahasa Inggris ditentukan oleh berbagai faktor, salah satunya ialah dengan memahami countable noun and uncountable noun.

Keduanya merupakan jenis noun (kata benda) yang masuk ke dalam part of speech. Masih ingat materi ini? Yap, ini adalah grammar atau kaidah agar sebuah kalimat bisa disusun dengan baik dan benar.

Supaya belajarnya lebih nyaman, coba kita ingat sedikit tentang definisi noun beserta jenis-jenisnya ya!

Pengertian Noun

Noun, atau kata benda, adalah jenis kata dalam bahasa yang digunakan untuk menyebutkan orang, tempat, benda, hewan, ide, atau konsep.

Contoh noun antara lain book (buku), happiness (kebahagiaan), city (kota), dan apple (apel).

Jenis-Jenis Noun

Inilah macam-macam kata benda (noun) dalam bahasa Inggris:

1. Common and Proper Noun

Common noun adalah kata benda umum yang tidak spesifik. Contohnya cat (kucing) dan teacher (guru).

Lalu ada proper noun yang merupakan kata benda khusus untuk menyebutkan nama spesifik dari orang, tempat, atau benda tertentu.

Oh ya, proper noun selalu diawali dengan huruf kapital. Contohnya adalah John, Jakarta, dan Microsoft.

2. Countable, Uncountable, and Mixed Noun

Countable noun diartikan sebagai kata benda yang bisa dihitung, bentuknya bisa tunggal atau jamak. Contohnya adalah apple (apel) dan apples (apel-apel).

Sementara, uncountable noun adalah kata benda yang tidak bisa dihitung, dan biasanya tidak memiliki bentuk jamak. Misalnya water (air) dan rice (beras).

Apa itu mixed noun? Ini merupakan kata benda yang bisa bersifat countable atau uncountable tergantung konteksnya.

Contoh mixed noun adalah hair (rambut) yang bisa berarti sehelai rambut (countable) atau rambut secara keseluruhan (uncountable).

3. Abstract and Concrete Noun

Abstract noun adalah kata benda yang menggambarkan ide, konsep, atau perasaan yang tidak dapat dilihat atau disentuh. Misalnya seperti love (cinta) dan freedom (kebebasan).

Sebaliknya, concrete noun menunjukkan benda yang bisa dilihat, disentuh, diraba, didengar, atau dicium. Contohnya adalah apple (apel), dog (anjing), dan music (musik).

4. Singular, Plural, and Collective Noun

Seperti namanya, singular noun merujuk pada satu orang, tempat, benda, atau konsep. Contohnya seperti book (buku) dan car (mobil).

Di sisi lain, plural noun mengacu pada lebih dari satu orang, tempat, benda, atau konsep. Biasanya ditandai dengan penambahan –s atau –es. Contohnya adalah books (buku-buku) dan cars (mobil-mobil).

Ada pun yang namanya collective noun, yaitu kata benda untuk menyebut kelompok atau kumpulan orang, hewan, atau barang. Contohnya team (tim), family (keluarga), juga flock (kawanan).

5. Compound Noun and Noun Phrase

Compound noun terdiri dari dua atau lebih kata yang digabungkan menjadi satu kata baru. Misalnya toothbrush (sikat gigi), notebook (buku catatan), father-in-law (ayah mertua).

Selain itu, ada noun phrase, yakni frasa yang terdiri dari sebuah noun dan kata-kata lain yang berfungsi sebagai modifier (pengubah) untuk memberikan keterangan tambahan tentang noun tersebut.

Contoh noun phrase adalah a beautiful house (sebuah rumah yang indah), dan the tall man (pria tinggi itu).

Sekarang, mari fokus ke pembahasan countable and uncountable noun.

Apa itu Countable Noun?

Countable noun adalah kata benda yang bisa dihitung atau diberi nomor. Artinya, kamu bisa mengatakan “satu apel (an apple), “dua apel (two apples),” dan seterusnya.

Selain diberi nomor, countable noun juga bisa berubah menjadi bentuk jamak, seperti dari “apel” menjadi “apel-apel.” Yup, we have told you about this earlier.

Biasanya, countable noun identik dengan benda atau objek yang bisa dilihat, disentuh, atau dirasakan—tapi tidak terbatas pada hal-hal yang berkaitan dengan fisik.

Dalam bentuk tunggal, countable noun kerap diawali dengan article seperti a, an, the, serta angka.

Untuk pola jamak, umumnya bisa ditambahkan kata seperti few, many, several, dan lain sebagainya.

Contoh Kata Countable Noun (Countable Noun Example)

Lihat beberapa contoh countable noun di bawah ini:

Singular

A book : Sebuah buku
An apple : Sebuah apel
A car : Sebuah mobil
An idea : Sebuah ide
A dog : Seekor anjing
An orange : Sebuah jeruk
A chair : Sebuah kursi
A bottle : Sebuah botol
An egg : Sebuah telur
A flower : Sebuah bunga

Plural

The books : Buku-buku
A few apples : Beberapa apel
Several cars : Beberapa mobil
The ideas : Ide-ide
Some dogs : Beberapa anjing
Many oranges : Banyak jeruk
A few chairs : Beberapa kursi
Several bottles: Beberapa botol
The eggs : Telur-telur
A few flowers : Beberapa bunga

Contoh Kalimat Countable Noun

Berikut contoh penerapan countable noun dalam pola kalimat simple present tense:

1. I have a book about history.
(Saya punya sebuah buku tentang sejarah.)

2. She doesn’t have an apple for lunch.
(Dia tidak punya sebuah apel untuk makan siang.)

3. Are there any cars in the parking lot?
(Apakah ada mobil di tempat parkir?)

4. They bought a new house last month.
(Mereka membeli sebuah rumah baru bulan lalu.)

5. He doesn’t need another chair for the meeting.
(Dia tidak memerlukan kursi lain untuk rapat.)

6. How many dogs do you have?
(Berapa banyak anjing yang kamu punya?)

7. We saw a few birds in the park this morning.
(Kami melihat beberapa burung di taman pagi ini.)

8. She didn’t bring any books to class.
(Dia tidak membawa buku ke kelas.)

9. Are there enough bottles for everyone?
(Apakah ada cukup botol untuk semua orang?)

10. They found an interesting idea for the project.
(Mereka menemukan sebuah ide menarik untuk proyek tersebut.)

Pengertian Uncountable Noun

Uncountable noun adalah kata benda yang tidak dapat dihitung secara langsung, atau bisa dinyatakan dalam bentuk angka.

Umumnya, uncountable noun merujuk pada zat, konsep abstrak, atau benda yang terlalu kecil dan terlalu banyak apabila dihitung satu per satu.

Important! Uncountable noun akan selalu diiringi dengan kata kerja tunggal (singular verb), dan kata benda ini tidak memiliki bentuk jamak.

Contoh uncountable noun misalnya water (air) dan sugar (gula).

Nah, kalau countable noun bisa diawali a, an, atau the, lalu bagaimana dengan uncountable noun?

Jadi, untuk menyatakan jumlah atau kuantitas dari uncountable noun, kita bisa menggunakan kata-kata atau frasa seperti:

Some: Beberapa
A lot of: Banyak
Much: Banyak
A bit of: Sedikit
A great deal of: Sejumlah besar

Atau, gunakan ukuran tertentu seperti:

A cup of: Segelas
A bag of: Sekarung
1 kg of: 1 Kilogram
1 liter of: 1 liter
A handful of: Segenggam
A pinch of: Sejumput
An hour of: Sejam
A day of: Sehari

Contoh Kata Uncountable Noun

Contoh uncountable noun yaitu:

Water : Air
Milk : Susu
Sugar : Gula
Information : Informasi
Music : Musik
Rice : Beras
Air : Udara
Bread : Roti
Salt : Garam
Weather : Cuaca

Contoh Kalimat Uncountable Noun

Perhatikan implementasi uncountable noun dalam beberapa kalimat di bawah ini:

1. I would like some water with my meal.
(Saya ingin sedikit air dengan makananku.)

2. She doesn’t have any information about the event.
(Dia tidak memiliki informasi tentang acara tersebut.)

3. How much sugar do you need for the recipe?
(Berapa banyak gula yang kamu butuhkan untuk resepnya?)

4. We spent a great deal of time on the project.
(Kami menghabiskan waktu yang sangat banyak untuk proyek tersebut.)

5. There isn’t any milk left in the fridge.
(Tidak ada susu yang tersisa di lemari es.)

6. Can you give me a cup of coffee?
(Bisakah kamu memberiku secangkir kopi?)

7. He needs a bit of salt to finish the dish.
(Dia membutuhkan sedikit garam untuk menyelesaikan hidangan.)

8. How much rice is in the bag?
(Berapa banyak beras yang ada di dalam tas?)

9. We have a lot of homework to do this weekend.
(Kami punya banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan akhir pekan ini.)

10. I haven’t seen any good news today.
(Saya belum melihat berita baik hari ini.)

Cara Mengajukan Pertanyaan Countable Noun dan Countable Noun

Tak hanya dalam kalimat positif, question atau kalimat interrogative untuk kedua jenis kata benda ini memiliki rules yang berbeda.

Untuk countable noun, gunakan a, an, any, atau how many. Misalnya begini:

Is there an email address we can contact?
(Apakah ada alamat email yang bisa dihubungi?)

How many chairpersons are there?
(Berapa jumlah ketua yang ada?)

Sementara, ketika kamu ingin menanyakan uncountable noun, pakailah any atau how much. Contohnya:

Is there any sugar?
(Apakah ada gula?)

How much orange juice is there?
(Berapa banyak jus jeruk yang ada?)

Lalu, bila kamu ingin menawarkan atau meminta sesuatu, gunakanlah some. Contohnya:

Would you like some chocolate?
(Kamu mau coklat?)

Can we get some more chairs?
(Bisakah kita minta kursi lagi?)

Pernahkah kamu bertanya sesuatu pada orang lain, dan kamu sudah memperkirakan bahwa lawan bicara akan menjawab “Iya”?

Maka, gunakanlah some di dalam kalimatnya. Misal:

Do you have some new glasses?
(Apakah kamu punya kacamata baru?)

Perbedaan Countable dan Uncountable Noun

Yuk, tarik kesimpulan mengenai perbedaan kedua kata benda ini!

Perbedaan Countable Noun and Uncountable Noun

Countable noun:

  • Dapat dihitung dan di depannya bisa didahului angka (satu, dua, tiga, dll.)
  • Memiliki bentuk tunggal dan jamak (book/books, apple/apples)
  • Bisa menggunakan “a” atau “an” untuk bentuk tunggal (a book, an apple)
  • Memakai “few”, “several”, atau “many” dalam pola jamak
  • Menggunakan “how many” untuk menanyakan kuantitas kata benda yang dicari

Uncountable noun:

  • Tidak dapat dihitung secara langsung (air, gula, informasi)
  • Biasanya tidak memiliki bentuk jamak
  • Tidak menggunakan “a” atau “an
  • Menggunakan kata kerja tunggal (is)
  • Biasanya menggunakan “some” atau “any” dalam kalimat negatif atau interogatif (some sugar, any information)
  • Memakai “how much” untuk menanyakan kuantitas kata benda yang dicari

Bagaimana? Cukup mudah, kan, untuk membedakan countable and uncountable noun? Semoga kamu nggak bingung lagi ya, guys.

Mengenal Homonim, Homofon, dan Homograf dalam Bahasa Inggris, Yuk!

Homonim (homonym) contohnya “write” dan “right”. Homofon (homophones) contohnya “flower” dan “flour”, sementara homograf (homograph) contohnya “lead” yang bisa bermakna “memimpin” atau “logam”.

Tahukah kamu? Selayaknya kosakata bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris pun, banyak vocabulary yang sekilas terlihat serupa, tapi ternyata memiliki perbedaan di dalamnya.

Contoh, di bahasa Indonesia, terdapat kata “bunga”. Dalam hal ini, “bunga” bisa bermakna sebagai bagian dari tumbuhan, atau bisa juga diartikan sebagai  biaya dan harga yang harus dibayarkan oleh peminjam kepada bank.

Nah, kedua kata “bunga” di atas merupakan bagian dari homonim (homonyms). Materi ini biasanya dipelajari satu paket bersama homofon (homophones) dan homograf (homographs). Ketiga ungkapan ini penting untuk dipahami satu persatu.

Pengertian Homonim (Homonym)

Homonym atau homonim adalah kata yang memiliki bentuk dan pengucapan yang sama, tetapi arti yang berbeda.

Menurut KBBI, homonim merupakan kata yang sama lafal dan ejaannya, tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berlainan. Tentunya, kamu mungkin juga pernah tau beberapa contoh homonim yang sering kita temui sehari-hari.

Contoh Homonim dalam Bahasa Inggris

Agar lebih mudah dipahami, sekarang kita coba lihat beberapa contoh homonim bahasa Inggris. Contoh dibawah ini terdiri dari beberapa contoh kata dan juga kalimatnya:

Contoh Kata Homonim Bahasa Inggris

1. Bank

  • Lembaga keuangan tempat menyimpan uang
  • Tepi sungai

2. Bat

  • Kelelawar, hewan yang suka terbang di malam hari
  • Pemukul, alat yang digunakan dalam olahraga seperti baseball

3. Date

  • Tanggal, seperti 14 April
  • Janjian, misalnya janjian nonton film bersama teman

4. Tear

  • Air mata, yang keluar saat kita menangis
  • Merobek, seperti merobek kertas

5. Well

  • Sumur, tempat mengambil air
  • Baik, seperti “semoga kamu baik-baik saja”

Dari beberapa contoh diatas, kamu bisa paham ‘kan, kalau dari satu kata, bisa punya dua arti yang berbeda. Kata tersebut diartikan berdasarkan konteks dari penggunaannya dalam satu kalimat.

Coba kita bahas lebih lanjut mengenai contoh homonim diatas, menjadi kalimat bahasa Inggris, ya!

Contoh Kalimat Homonim dalam Bahasa Inggris

1. Bank (lembaga keuangan) dan bank (tepi sungai)

  • I need to go to the bank to deposit some money. (Saya perlu pergi ke bank untuk menyetor uang.)
  • We had a picnic by the river bank. (Kami piknik di tepi sungai.)

2. Bat (kelelawar) dan bat (pemukul)

  • The bat was hanging upside down from the tree. (Kelelawar itu tergantung terbalik di pohon.)
  • She hit a home run with her new baseball bat. (Dia mencetak home run dengan pemukul baseball barunya.)

3. Date (tanggal) dan date (kencan)

  • What’s the date today? (Tanggal berapa hari ini?)
  • They went on a date to the amusement park. (Mereka pergi kencan ke taman hiburan.)

4. Tear (air mata) dan tear (merobek)

  • She wiped away her tears. (Dia menghapus air matanya.)
  • Be careful not to tear the paper. (Hati-hati jangan merobek kertasnya.)

5. Well (sumur) dan well (baik)

  • The villagers get their water from the well(Para penduduk desa mendapatkan air dari sumur.)
  • I hope you’re doing well. (Semoga kamu baik-baik saja.)

Gimana, cukup jelas ya mengenai homonim. Mempelajari ungkapan ini bisa membuat kita paham, bahwa konteks kalimat menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahan pemahaman. Terlebih pada beberapa kata yang memiliki arti ganda seperti contoh homonim diatas.

Apa yang Dimaksud Homofon (Homophones)? 

Homphones atau homofon adalah kata-kata yang memiliki pengucapan yang sama, tetapi ejaan dan arti yang berbeda. Sekilas mirip dengan pengertian homonim bukan?

Perbedaannya, jika homonim adalah kata dengan ejaan yang juga sama namun memiliki arti ganda, homofon memiliki ejaan yang berbeda, namun memiliki pengucapan yang sama.

Homofon lebih banyak ditemukan dalam bahasa Inggris karena banyak kata yang memiliki ejaan yang berbeda, tetapi pengucapannya sama.

Contoh Homofon dalam Bahasa Inggris

Langsung saja kita cek satu persatu contoh homofon bahasa Inggris ya:

Contoh Kata Homofon dalam Bahasa Inggris

1. Bear dan bare

  • Bear: beruang, hewan yang besar dan kuat
  • Bare: telanjang, tanpa pakaian

2. Break dan brake

  • Break: istirahat, seperti waktu rehat di sekolah
  • Brake: rem, alat untuk menghentikan kendaraan

3. Flour dan flower

  • Flour: tepung, bahan dasar untuk membuat kue
  • Flower: bunga, tanaman yang indah dan berwarna-warni

4. Knight dan night

  • Knight: ksatria, prajurit yang gagah berani
  • Night: malam, waktu setelah matahari terbenam

5. Write dan right

  • Write: menulis, seperti menulis surat atau cerita
  • Right: benar, yang sesuai dengan fakta atau kebenaran

Contoh Kalimat Homofon dalam Bahasa Inggris

1. Bear (beruang) dan bare (telanjang)

  • The bear was looking for food in the forest. (Beruang itu sedang mencari makanan di hutan.)
  • She walked into the room with bare feet. (Dia masuk ke kamar dengan kaki telanjang.)

2. Break (istirahat) dan brake (rem)

  • I need a break from studying. (Aku butuh istirahat dari belajar.)
  • Don’t forget to check your brakes before driving. (Jangan lupa memeriksa rem sebelum mengemudi.)

3. Flour (tepung) dan flower (bunga)

  • She bought some flour to make cookies. (Dia membeli tepung untuk membuat kue kering.)
  • The flower in her garden is very beautiful. (Bunga di kebunnya sangat indah.)

4. Knight (ksatria) dan night (malam)

  • The knight fought bravely to protect the kingdom. (Ksatria itu berjuang dengan gagah berani untuk melindungi kerajaan.)
  • The stars are so beautiful at night(Bintang-bintang sangat indah di malam hari.)

5. Write (menulis) dan right (benar)

  • Can you help me write this letter? (Bisakah kamu membantuku menulis surat ini?)
  • I knew I was right about the answer. (Aku tahu jawabanku benar.)

Dalam bahasa Inggris, homofon seringkali menimbulkan kesalahan dalam penulisan karena pengucapan yang sama. Terlebih apabila kata tersebut diucapkan secara tunggal, tanpa disambung dengan konteks kalimatnya.

Apa Itu Homograf (Homograph)?

Sekarang kita pelajari ungkapan terakhir dari pembahasan di artikel ini, yakni Homograf!

Secara pengertian, homograf adalah kata-kata yang memiliki ejaan yang sama, tetapi memiliki cara yang berbeda dari pengucapan, dan juga artinya.

Perbedaan mendasar antara homofon dan homonim, homograf lebih fokus pada ejaan daripada pengucapan.

Contoh Homograf dalam Bahasa Inggris

Agar lebih mudah dipahami, coba simak beberapa contoh kata maupun kalimat homograf dalam bahasa Inggris berikut ini:

Contoh Kata Homograf dalam Bahasa Inggris

1. Bow

  • Busur, alat untuk memanah (pelafalan: /baʊ/)
  • Salam, tindakan membungkuk untuk memberi hormat (pelafalan: /boʊ/)

2. Lead

  • Memimpin, seperti memimpin tim atau kelompok (pelafalan: /liːd/)
  • Logam timbal, elemen kimia yang berat dan beracun (pelafalan: /lɛd/)

3. Read

  • Membaca, seperti membaca buku atau artikel (pelafalan: /riːd/)
  • Telah dibaca, bentuk lampau dari kata kerja “membaca” (pelafalan: /rɛd/)

4. Wound

  • Luka, seperti luka gores atau luka bakar (pelafalan: /wuːnd/)
  • Memutar, bentuk lampau dari kata kerja “memutar” atau “menggulung” (pelafalan: /waʊnd/)

5. Close

  • Dekat, seperti jarak yang tidak jauh (pelafalan: /kloʊs/)
  • Menutup, seperti menutup pintu atau jendela (pelafalan: /kloʊz/)

Contoh Kalimat Homograf dalam Bahasa Inggris

1. Bow (busur) dan bow (salam)

  • She practiced her archery skills with a bow and arrow. (Dia berlatih keterampilan memanah dengan busur dan panah.)
  • The performer took a bow at the end of the show. (Penampil itu memberi salam di akhir pertunjukan.)

2. Lead (memimpin) dan lead (logam timbal)

  • She will lead the team to victory. (Dia akan memimpin tim menuju kemenangan.)
  • Lead poisoning can cause serious health problems. (Keracunan timbal bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.)

3. Read (membaca) dan read (telah dibaca)

  • I love to read fantasy novels. (Saya suka membaca novel fantasi.)
  • She has already read the book twice. (Dia sudah membaca buku itu dua kali.)

4. Wound (luka) dan wound (memutar)

  • The wound on his arm needed stitches. (Luka di tangannya memerlukan jahitan.)
  • She wound the scarf around her neck. (Dia menggulung syal di lehernya.)

5. Close (dekat) dan close (menutup)

  • Our house is close to the park. (Rumah kami dekat dengan taman.)
  • Please close the door when you leave. (Tolong tutup pintu saat Anda pergi.)

Homograf dalam bahasa Inggris umumnya dapat menimbulkan kebingungan saat kita coba memahaminya. Oleh karena sifatnya yang berbeda dari segi pelafalannya.

Maka dari itu, coba diskusikan dengan teman dan guru. Karena perbedaannya bisa disimak dengan mendengarkan pelafalannya yang berbeda.

American English vs British English: 7 Perbedaan & Contohnya

Meskipun sama-sama bahasa Inggris, perlu kita ketahui bahwa “kiblat” bahasa internasional yang satu ini terbagi menjadi dua, yaitu American English vs British English.

Hm, kenapa dibedain sihNah, salah satu alasannya karena Amerika ingin membuat gaya bahasa Inggris sendiri untuk menunjukkan rasa merdeka dari negara Inggris.

So, kamu bisa pilih salah satu gaya yang ingin diikuti untuk belajar bahasa Inggris. Namun, better jika kamu dapat menguasai keduanya. Dalam hal ini, kamu juga bisa menyesuaikan preferensi dengan tujuan belajarmu.

Misal, jika ingin belajar bahasa Inggris untuk lanjut study di wilayah United Kingdom, maka pilihlah British agar bisa berbicara bersama warga lokal dengan fasih. Tapi kembali lagi, pilihan ada di tanganmu ya!

Oh ya, apalagi jika kamu penggemar Harry Potter, pasti sudah bisa menebak, kira-kira pronunciation Hermione Granger termasuk bahasa Inggris gaya Amerika atau British nih?

Wait! Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kita pelajari terlebih dahulu, apa saja sih perbedaan berbahasa Inggris gaya Amerika vs gaya Inggris? Cuss, baca artikel ini sampai habis supaya pengetahuan English kamu makin keren!

1. Kosakata a.k.a Vocabulary

Bahasa Inggris British dengan bahasa Inggris Amerika memiliki kosakata yang berbeda. Yap! Jika belajar kedua style, maka tentu pembendaharaan vocab kamu jadi semakin kaya.

Tapi, mayoritas warga Indonesia justru hanya tahu dan tidak memahami apakah yang mereka pakai adalah British atau American vocabulary. Lihat contoh di bawah ya. Kamu pasti nggak asing sama kata-kata ini deh

1. Pergi berlibur

American: Go vacation

British: Holidays

2. Kentang Goreng

American: French Fries

British: Chips

3. Kampus

American: University

British: College

Kamu cukup familier dengan kosakata di atas, bukan? Terkadang kita bingung, mana bahasa Inggris yang benar dari kata sepak bola, karena ada yang menyebutnya soccer, ada juga football.

Nah, itulah mengapa kita perlu mengetahui kedua “kiblat” dalam berbahasa Inggris.

2. Aksen

Aksen bahasa Inggris yang paling banyak digunakan di dunia ada dua, yaitu American dan British. Kalau kamu perhatikan, para pemain di Harry Potter berbicara dengan aksen yang lebih sering menghilangkan huruf “r”.

Hal tersebut merupakan salah satu ciri khas dari British English. Inilah yang membuat British English cenderung sulit dikuasai oleh orang Indonesia.

Berbeda dengan American, mereka tetap mengeluarkan bunyi “r” yang ada pada akhir kata. Selain itu, banyaknya media Amerika yang masuk di Indonesia membuat kita lebih akrab dengan American English.

3. Spelling a.k.a Ejaan

Kamu pernah bingung nggak sama bahasa Inggrisnya warna, seharusnya color atau colour (dengan huruf “u”)? Ternyata keduanya benar loh. Kita simak contoh berikut ya!

1. Akhiran “ize dan “ise”

American: Apologize, realize, summarize

British: Apologise, realise, summarise

2. Akhiran “Se” dan “Ce”

American: Se (defense, offense)

British: Ce (defence, offence)

3. Penyederhanaan huruf konsonan ganda

American: Modelling, travelling

British:  Modeling, traveling

Gimana? Setelah melihat contoh di atas, kamu nggak bingung lagi, kan?

4. Kaidah Tata Bahasa (Grammar)

Sering pusing saat belajar grammar? Kalau iya, kita tos dulu! Tapi nggak perlu khawatir, coba cek dulu yuk, apa saja ya grammar yang berbeda antara American English vs British English?

Collective nouns (kata benda jamak)

Dalam American style, kata benda jamak adalah tunggal atau biasa kita sebut singular.

Misalnya, staf mengacu pada sekelompok karyawan; band mengacu pada sekelompok musisi; tim mengacu pada sekelompok atlet. Karena singular, maka American akan menggunakan to be tunggal.

Contoh, “The team is great.”

Sementara itu pada British English, kata benda kolektif bisa diartikan tunggal atau jamak. Namun, tentu saja yang sering digunakan adalah jamak.

Contoh, “The band are playing tonight,” atau “The band is playing tonight.”

Preposisi waktu

Dalam British English, ‘at’ digunakan untuk menunjuk waktu dan tempat, sementara American menggunakan ‘on’ untuk waktu dan ‘in’ untuk tempat.

Auxiliary verbs (aux) atau kata kerja bantu

Jika kamu berkunjung ke Amerika atau berniat ingin menjadi seorang native di sana, maka kamu akan lebih sering berbicara dengan bahasa non formal.

Berbeda dengan Inggris yang masih cenderung menganut percakapan formal dalam kehidupan sehari-hari. Contoh yang paling mudah adalah penggunaan aux dari shall (harus):

American: “Should we go now?” Should terkesan lebih santai.

British: “Shall we go now?” Shall adalah bentuk formalnya dari “should” 

5. Past Tense

Bagi kamu yang belajar tenses sedari zaman Sekolah Dasar, materi verbs yang terbagi menjadi dua, yaitu regular dan irregular tentu sudah jadi makanan sehari-hari.

Nah, ternyata American dan British English memiliki aturan past tense dari irregular verbs yang berbeda. Itu lohpast tense alias kata kerja untuk masa lampau.

Masih ingat, kan? Tapi tenang, bedanya cuma sedikit kokYuk, kepoin dulu contohnya!

Past tense dari kata “belajar” dalam American English adalah learned. Sedangkan untuk British, terdapat pilihan antara learned atau learnt.

Contoh lainnya yaitu dreamed and dreamtburned and burnt. Jadi, untuk past tense, American English cenderung menggunakan akhiran –ed; Sedangkan British cenderung menggunakan akhiran -t.

Meskipun berbeda, orang Amerika dapat memahami apa yang dimaksud orang Inggris dari sisi konteks kalimat. Jadi, bukan salah bahasanya ya.

6. Tag Questions

Kalau kamu cek, di artikel ini terdapat banyak tag questionsloTag questions adalah bentuk tata bahasa yang mengubah pernyataan menjadi pertanyaan. Misalnya, “Belajar bahasa Inggris di English Academy sangat menyenangkan, bukan?”

Tag merupakan kata ganti. Penggunaannya dapat kita sesuaikan dengan konteks kalimat. Kamu bisa gunakan pencocokan dari behave, atau do.

Contoh penggunaan dari be: “Learning English at English Academy is funisn’t it?” Kata isn’t it di akhir biasa digunakan untuk mengekspresikan penegasan, sehingga lawan bicara merespon pembicaraan kita dengan setuju.

Berbeda dengan British, American lebih jarang menggunakan tag questions.

7. Sertifikat Keahlian

Bukan hanya gayanya, tes untuk membuktikan keahlian berbahasa Inggris Amerika dan British pun berbeda.

Siapa mahasiswa masa kini yang tidak kenal TOEFL dan IELTS? Keduanya merupakan documentation study yang biasa digunakan sebagai syarat untuk sekolah di luar negeri.

Jika lebih condong dengan British, maka kamu dapat mengambil sertifikasi IELTS. Namun, jika kamu sedang berjuang untuk melanjutkan studi di area United States, maka TOEFL adalah pilihan yang lebih tepat.

Yay! Itulah perbedaan American English vs British English yang jarang kita sadari saat mempelajari bahasa Inggris.

Namun, dari kedua gaya bahasa Inggris di atas justru lebih banyak persamaannya loh. Jadi, kamu nggak perlu takut salah ya!

Jangan lupa tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu dengan memperkaya pengetahuan dan kosakata langsung dari seorang native.

7 Contoh Deskripsi Pengalaman Kerja dalam CV

Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, CV (Curriculum Vitae) bukan hanya sekadar dokumen, tetapi juga cerminan dari perjalanan karir. Bagian penting dari CV yang sering kali menjadi fokus utama bagi perekrut saat menerima lamaran kerja adalah deskripsi pengalaman kerja. Sebuah deskripsi pengalaman kerja yang efektif dan menarik menjadi kunci untuk membuka pintu peluang karir yang kamu impikan. Pentingnya deskripsi pengalaman kerja bukan hanya terletak pada daftar pekerjaan yang telah dilakukan, tetapi bagaimana kamu bisa menyampaikannya dengan baik. Dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan menyusunnya dengan baik, kamu bisa menunjukkan bukan hanya apa yang telah kamu kerjakan, tetapi juga nilai tambah untuk kamu di mata recruiter. Nah, berikut adalah beberapa contoh deskripsi pengalaman kerja yang bisa kamu gunakan di dalam CV kamu.

Senior Financial Analyst

Dalam peran saya sebagai Senior Financial Analyst di BCA Finance, saya bertanggung jawab atas financial forecasting, budgeting, dan analisis data yang mendalam untuk mendukung keputusan bisnis strategis. Saya menguasai financial modeling, cash flow analysis, dan risk assessment, membantu perusahaan dalam mengidentifikasi peluang investasi yang menguntungkan dan mengelola risiko keuangan. Kemampuan saya dalam advanced analytics dan business intelligence telah membawa wawasan baru dalam strategi keuangan perusahaan.

Digital Marketing Manager

Dengan pengalaman lebih dari lima tahun di bidang digital marketing, saya telah mengembangkan strategi pemasaran yang inovatif dan efektif, terutama dalam search engine optimization (SEO) dan pay-per-click (PPC) advertising. Sebagai pemimpin tim, saya berfokus pada growth hacking untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan conversion rate. Pengalaman saya juga mencakup content marketing, di mana saya berhasil meningkatkan brand awareness melalui storytelling yang menarik dan autentik. Keterampilan analitik saya memungkinkan saya untuk menginterpretasikan data analytics secara efisien, memberikan insight berharga untuk keputusan strategis.

Senior Accountant

Selama delapan tahun bekerja sebagai senior accountant, saya telah mahir dalam financial reporting dan tax planning. Saya memiliki keahlian dalam menggunakan berbagai software akuntansi seperti QuickBooks dan SAP. Pengalaman saya termasuk melakukan audit internal dan eksternal, serta mempersiapkan laporan keuangan yang sesuai dengan International Financial Reporting Standards (IFRS). Saya juga memiliki kemampuan yang baik dalam cash flow management, membantu perusahaan dalam membuat budgeting dan financial forecasting yang akurat. Selain itu, saya terampil dalam financial analysis, yang memungkinkan saya memberikan rekomendasi strategis untuk peningkatan efisiensi operasional perusahaan.

Product Lead

Sebagai Product Lead di perusahaan startup software di Bandung, saya memimpin cross-functional teams dalam pengembangan produk yang inovatif dan user-centric. Dengan mengandalkan metodologi Agile dan Scrum, tim saya berhasil meluncurkan beberapa fitur baru yang meningkatkan user engagement sebesar 40%. Saya juga aktif dalam product roadmap development, memastikan alignment antara product vision dengan market needs. Di bawah kepemimpinan saya, tim berhasil mencapai key performance indicators (KPIs) seperti reduced time to market dan higher customer satisfaction scores. Saya juga terlibat dalam strategic partnerships, berkontribusi pada growth hacking strategies yang berhasil meningkatkan market share perusahaan.

Copywriter

Saya mengawali karier sebagai Copywriter di sebuah digital agency ternama di Jakarta, di mana saya mengasah kemampuan untuk menciptakan konten yang engaging dan SEO-friendly. Selama dua tahun, saya bertanggung jawab atas pembuatan headline yang catchy dan body copy yang persuasive untuk berbagai klien dari industri retail hingga teknologi. Keahlian saya dalam content marketing dan storytelling membantu meningkatkan click-through rate (CTR) hingga 30% dan secara signifikan menaikkan brand awareness klien. Saya juga berkolaborasi dengan tim creative untuk mengembangkan integrated marketing campaigns yang efektif, yang memanfaatkan berbagai media seperti social media, email marketing, dan blog.

Software Engineer

Sebagai Software Engineer di XYZ Corp, saya memiliki pengalaman hands-on dalam mengembangkan aplikasi scalable menggunakan Java dan Python. Saya terlibat dalam full software development lifecycle (SDLC), dari requirement gathering, system design, hingga deployment dan maintenance. Saya juga berkontribusi dalam code review dan menggunakan Agile methodology untuk meningkatkan efisiensi tim. Dalam project terakhir, saya berhasil meningkatkan performance sistem sebesar 30% dengan mengoptimalkan algoritma dan database queries.

Data Analyst

Dalam peran saya sebagai Data Analyst di ABC Enterprises, saya mengkhususkan diri dalam data mining dan statistical analysis menggunakan SQL dan R. Saya bertanggung jawab atas data visualization dan pembuatan dashboard menggunakan Tableau untuk menyajikan insights kepada stakeholders. Keterampilan saya dalam predictive modeling dan machine learning telah membantu perusahaan dalam mengidentifikasi tren pasar dan peluang bisnis baru. Saya juga aktif dalam memberikan rekomendasi berdasarkan data-driven insights untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

Nah, dari beberapa contoh di atas, kamu bisa mencoba untuk menggunakannya dan menyesuaikan dengan pengalaman kerja yang kamu miliki. Selamat mencoba!

Jago Nabung Buat Bisnis? Yuk, Coba Tips Sederhana Kelola Keuangan Bisnis!

Mengelola keuangan bisnis dengan baik adalah kunci utama untuk mencapai kesuksesan. Baik saat kamu sedang merintis usaha kecil atau menjalankan bisnis yang sudah mapan, kemampuan untuk mengelola keuangan dengan efektif adalah kemampuan yang sangat penting. Nah, berikut ini adalah beberapa tips nabung buat bisnis dan cara sederhana untuk kelola keuangan bisnismu agar tetap sehat dan berkembang.

Buat anggaran yang realistis

Langkah pertama dalam mengelola keuangan bisnis adalah membuat anggaran yang realistis. Anggaran ini harus mencakup semua pemasukan dan pengeluaran yang kamu perkirakan. Jangan lupa untuk menyertakan biaya operasional, gaji karyawan, serta pengeluaran tak terduga. Dengan memiliki anggaran yang jelas, kamu dapat menghindari pengeluaran berlebihan dan memastikan bahwa bisnis yang kamu miliki berjalan sesuai rencana.

Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para pebisnis pemula adalah mencampurkan keuangan pribadi dengan bisnis. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan dan kesulitan dalam melacak keuntungan dan kerugian. Oleh sebab itu, pastikan untuk membuka rekening bank terpisah untuk bisnismu dan gunakan rekening tersebut untuk semua transaksi bisnis. Ini akan memudahkanmu dalam melacak arus kas dan membuat laporan keuangan.

Rutin memantau arus kas

Arus kas adalah jantung dari setiap bisnis. Oleh karena itu, kamu harus rutin memantau arus kas bisnismu. Mulailah dengan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran secara rinci. Dengan memantau arus kas secara rutin, kamu dapat mengetahui kapan bisnismu sedang berada dalam kondisi keuangan yang baik atau membutuhkan perhatian lebih. Jangan ragu untuk menggunakan software akuntansi untuk membantu memudahkan proses ini.

Investasikan keuntungan dengan bijak

Setelah bisnismu mulai menghasilkan keuntungan, penting untuk menginvestasikan kembali sebagian keuntungan tersebut ke dalam bisnis. Ini bisa berupa pembelian peralatan baru, pemasaran, atau pelatihan karyawan. Investasi yang bijak akan membantu bisnismu tumbuh dan berkembang lebih cepat. Namun, pastikan untuk melakukan riset sebelum membuat keputusan investasi agar dana yang kamu alokasikan memberikan hasil yang maksimal.

Siapkan dana darurat

Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, termasuk dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki dana darurat yang cukup. Dana darurat ini dapat digunakan untuk menghadapi situasi tak terduga seperti penurunan penjualan, kerusakan peralatan, atau biaya hukum. Sebaiknya, simpan dana darurat yang cukup untuk menutupi pengeluaran operasional bisnismu selama 3 hingga 6 bulan.

Kurangi utang dan kendalikan pengeluaran

Memiliki utang yang tinggi dapat menjadi beban bagi bisnis yang sedang kamu jalani. Oleh karena itu, usahakan untuk mengurangi utang sebanyak mungkin. Hindari mengambil utang baru kecuali jika benar-benar diperlukan. Selain itu, kendalikan pengeluaran dengan bijak. Selalu pertimbangkan manfaat jangka panjang dari setiap pengeluaran yang kamu lakukan. Ini akan membantu menjaga kesehatan keuangan bisnismu dalam jangka panjang.

Konsultasi dengan ahli keuangan

Jika kamu merasa kesulitan dalam mengelola keuangan bisnis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan. Seorang akuntan atau konsultan keuangan dapat memberikan panduan dan saran yang tepat sesuai dengan kondisi bisnismu. Mereka juga dapat membantumu dalam menyusun strategi keuangan yang lebih efektif dan efisien.

Edukasi diri sendiri

Terakhir, selalu upayakan untuk terus belajar dan mengedukasi diri sendiri tentang manajemen keuangan. Ikuti seminar, workshop, atau baca buku dan artikel yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan bisnis. Semakin banyak pengetahuan yang kamu miliki, semakin baik kamu dalam mengambil keputusan finansial yang tepat untuk bisnismu.

Dengan menerapkan tips nabung buat bisnis dan cara kelola keuangan bisnis di atas, kamu dapat memastikan bahwa bisnismu berada pada jalur yang benar menuju kesuksesan. Ingatlah bahwa manajemen keuangan yang baik memerlukan konsistensi dan disiplin. Selamat mencoba!

Wawancara Kerja? Yuk, Kenali 7 Pertanyaan Behavioral yang Sering Ditanyakan!

Wawancara kerja bisa jadi momen yang menegangkan, terutama jika kamu belum familiar dengan jenis pertanyaan yang sering diajukan oleh perekrut. Salah satu tipe pertanyaan yang sering muncul adalah pertanyaan behavioral. Pertanyaan ini digunakan untuk memahami bagaimana kamu bereaksi dan bertindak dalam situasi tertentu di tempat kerja. Dengan mengenali contoh pertanyaan behavior dalam interview kerja, kamu bisa lebih siap dan percaya diri saat menghadapi wawancara kerja. Berikut ini adalah tujuh pertanyaan behavioral yang sering ditanyakan beserta tips wawancara kerja untuk menjawabnya.

“Ceritakan tentang saat kamu menghadapi konflik dengan rekan kerja. Bagaimana kamu menyelesaikannya?”

Ini adalah salah satu contoh pertanyaan behavior dalam interview yang paling umum atau sering ditanyakan. Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk menilai kemampuan kamu dalam menangani konflik dan bekerja sama dengan orang lain.

Ketika menjawab, pastikan kamu menjelaskan situasi dengan jelas, tindakan yang kamu ambil, dan hasil dari tindakan tersebut. Hindari menyalahkan pihak lain dan fokus pada bagaimana kamu menyelesaikan masalah secara profesional.

“Pernahkah kamu bekerja di bawah tekanan? Bagaimana cara kamu mengatasinya?”

Pertanyaan ini menguji kemampuan kamu dalam mengelola stres dan tetap produktif di bawah tekanan. Berikan contoh konkret dari pengalamanmu, jelaskan tekanan yang kamu hadapi, dan langkah-langkah yang kamu ambil untuk tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa kamu mampu bekerja efisien meski dalam situasi yang menantang.

“Ceritakan tentang saat kamu harus memimpin sebuah tim untuk mencapai tujuan tertentu.”

Dengan pertanyaan ini, pewawancara ingin tahu tentang kemampuan kepemimpinanmu. Bagikan pengalaman di mana kamu berhasil memimpin tim, bagaimana kamu memotivasi anggota tim, serta tantangan yang kamu hadapi dan bagaimana kamu mengatasinya. Tekankan hasil positif dari kepemimpinanmu, seperti pencapaian target atau peningkatan kinerja tim.

“Berikan contoh situasi di mana kamu harus membuat keputusan sulit. Apa yang kamu lakukan?”

Pertanyaan ini menilai kemampuan kamu dalam mengambil keputusan, terutama dalam situasi yang penuh tantangan. Ceritakan tentang situasi yang kompleks, bagaimana kamu menganalisis pilihan yang ada, dan keputusan apa yang akhirnya kamu ambil. Pastikan juga untuk menjelaskan alasan di balik keputusanmu dan dampak positif yang dihasilkan dari pemilihan keputusan tersebut.

“Pernahkah kamu gagal mencapai tujuan? Bagaimana kamu menanganinya?”

Pertanyaan ini menyoroti kemampuan kamu dalam menghadapi kegagalan dan belajar dari pengalaman tersebut. Berikan jawaban yang jujur, ceritakan tentang kegagalan yang pernah kamu alami, dan bagaimana kamu bangkit serta memperbaiki diri. Ini menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang resilient dan mampu belajar dari kesalahan.

“Ceritakan tentang saat kamu harus beradaptasi dengan perubahan besar di tempat kerja.”

Dengan pertanyaan ini, perekrut ingin mengetahui seberapa fleksibel kamu dalam menghadapi perubahan. Berikan contoh di mana kamu harus menyesuaikan diri dengan situasi baru, seperti perubahan dalam tim, tugas, atau bahkan teknologi yang digunakan. Tunjukkan bahwa kamu mampu beradaptasi dengan cepat dan tetap produktif.

“Bagaimana cara kamu menghadapi kritik atau feedback negatif?”

Pertanyaan ini menguji kemampuan kamu dalam menerima dan memanfaatkan kritik untuk berkembang. Ceritakan situasi di mana kamu menerima kritik, bagaimana kamu menanggapinya, dan langkah-langkah yang kamu ambil untuk memperbaiki diri. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa kamu terbuka terhadap feedback dan terus berusaha menjadi lebih baik.

Dengan memahami contoh pertanyaan behavior dalam interview seperti di atas, kamu bisa lebih siap dalam menghadapi wawancara kerja. Selalu ingat untuk memberikan jawaban yang jelas, konkret, dan relevan dengan pengalaman kerja kamu.

Kenali Tipe-Tipe Pertanyaan Interview: Structured vs Unstructured

Saat kamu menghadapi interview kerja, ada berbagai tipe pertanyaan yang mungkin akan diajukan oleh sang interviewer. Mengetahui tipe-tipe pertanyaan interview ini bisa membantu kamu mempersiapkan diri dengan lebih baik dan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan. Nah, berikut ini adalah dua tipe utama dari pertanyaan yang sering diajukan saat interview kerja, yaitu structured dan unstructured.

Tipe Pertanyaan Interview: Structured

Pertanyaan interview structured adalah tipe pertanyaan yang sudah direncanakan dan diatur sebelumnya. Biasanya, pewawancara atau interviewer akan menggunakan daftar pertanyaan yang sama untuk semua kandidat. Tipe interview structured ini sering digunakan karena membantu perusahaan mendapatkan penilaian yang objektif dan konsisten dari semua kandidat.

Beberapa ciri khas dari pertanyaan structured adalah:

Fokus pada kompetensi

Pertanyaan yang diajukan biasanya berkaitan dengan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut. Misalnya, jika kamu melamar sebagai manajer proyek, pewawancara mungkin akan menanyakan tentang pengalamanmu dalam mengelola tim dan proyek.

Standarisasi

Semua kandidat mendapatkan pertanyaan yang sama, sehingga memungkinkan perbandingan yang lebih mudah dan adil di antara mereka. Hal ini juga mengurangi bias dalam proses interview.

Penilaian terstruktur

Jawaban yang diberikan oleh kandidat akan dinilai berdasarkan kriteria tertentu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Ini membantu pewawancara dalam membuat keputusan yang lebih objektif.

Contoh dari tipe interview structured adalah pertanyaan berbasis kompetensi, seperti: “Ceritakan pengalamanmu saat menghadapi konflik dalam tim dan bagaimana kamu mengatasinya.”

Tipe Pertanyaan Interview: Unstructured

Berbeda dengan structured, pertanyaan interview unstructured cenderung lebih fleksibel dan tidak terstruktur. Pewawancara mungkin hanya memiliki beberapa panduan umum atau tema untuk dibahas, tetapi pertanyaan yang diajukan bisa bervariasi tergantung pada arah percakapan yang terjadi antara kamu dan interviewer.

Beberapa ciri khas dari pertanyaan unstructured adalah:

Fleksibilitas

Pewawancara dapat menyesuaikan pertanyaan sesuai dengan jawaban yang kamu berikan. Jika kamu menyebutkan sebuah proyek menarik yang pernah kamu kerjakan, pewawancara mungkin akan menggali lebih dalam tentang proyek tersebut.

Pendekatan pribadi

Karena sifatnya yang lebih bebas, pertanyaan unstructured sering kali memungkinkan pewawancara untuk lebih mengenal kepribadian dan karakteristik pribadi kamu. Mereka mungkin akan bertanya tentang tujuan jangka panjang, minat, atau pandanganmu terhadap industri tempat kamu melamar.

Kurangnya standarisasi

Karena pertanyaan tidak distandarisasi, proses penilaian mungkin menjadi lebih subjektif. Namun, ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk menonjolkan diri dan menunjukkan apa yang membuat kamu unik dibandingkan kandidat lain.

Contoh dari tipe interview unstructured adalah pertanyaan yang lebih terbuka, seperti: “Ceritakan tentang dirimu.” atau “Apa yang membuatmu tertarik dengan posisi ini?”

Memahami Kapan Menggunakan Pendekatan Structured dan Unstructured

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa beberapa perusahaan mungkin menggabungkan kedua pendekatan ini dalam satu sesi interview. Pertanyaan structured digunakan untuk memastikan bahwa kamu memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan. Sementara itu, pertanyaan unstructured digunakan untuk mengenal lebih jauh tentang kepribadian dan motivasimu.

Dengan mengenali tipe-tipe pertanyaan interview ini, kamu bisa lebih siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi selama proses seleksi. Persiapan yang matang dan pemahaman yang baik tentang apa yang diharapkan oleh pewawancara dapat memberikan kamu kepercayaan diri yang lebih saat menjalani interview.

Jadi, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan memahami tipe tipe pertanyaan interview, baik itu structured maupun unstructured, sehingga kamu bisa memberikan jawaban yang terbaik dan memenangkan hati pewawancara. Selamat mencoba!

Bos Toxic Bikin Stress? Begini Cara Menghadapinya dengan Santai

Ketika bekerja, kamu tentu ingin berada di lingkungan yang nyaman dan mendukung, baik dari segi pekerjaan maupun relasi dengan atasan. Namun, kenyataannya, tidak semua orang beruntung mendapatkan bos yang baik. Ada kalanya kamu harus berhadapan dengan bos toxic yang bisa membuat suasana kerja jadi tidak menyenangkan dan bahkan memengaruhi kesehatan mental. Jangan khawatir, meskipun berhadapan dengan bos toxic itu sulit, ada cara menghadapi bos toxic dengan santai. Sebelum itu, penting untuk mengenali ciri-ciri bos toxic agar kamu tahu bagaimana menghadapinya dengan lebih baik.

Ciri-ciri bos toxic

Sebelum kita membahas cara menghadapinya, kamu perlu mengenali terlebih dahulu ciri-ciri bos toxic. Beberapa ciri-ciri umum yang bisa kamu kenali adalah sebagai berikut:

Suka mengkritik berlebihan
Bos toxic sering kali memberikan kritik yang tidak konstruktif, bahkan terkesan menghina atau merendahkan. Mereka lebih fokus pada kesalahan kecil daripada memberikan apresiasi pada pekerjaan yang sudah kamu lakukan dengan baik.

Tidak mendukung perkembangan karyawan
Jika kamu merasa tidak pernah mendapatkan dukungan untuk berkembang, baik itu dalam bentuk pelatihan, promosi, atau sekadar motivasi, bisa jadi bos kamu termasuk kategori bos toxic. Mereka cenderung lebih suka memanfaatkan kemampuan karyawan tanpa peduli dengan kesejahteraan atau perkembangan dari karyawannya sendiri.

Selalu menyalahkan karyawan
Ciri lain dari bos toxic adalah mereka yang selalu melemparkan kesalahan kepada karyawan. Mereka jarang, atau bahkan tidak pernah, mengakui kesalahan sendiri dan selalu mencari kambing hitam saat terjadi masalah.

Tidak transparan
Bos toxic cenderung tidak transparan dalam menyampaikan informasi penting kepada karyawan. Mereka sering menyembunyikan informasi atau memberikan instruksi yang tidak jelas, sehingga karyawan sering merasa bingung dan tertekan.

Memaksakan kehendak
Bos yang toxic sering kali memaksakan kehendaknya tanpa mempertimbangkan kondisi atau pendapat karyawan. Mereka tidak mau mendengarkan masukan dan cenderung bersikap otoriter dalam mengambil keputusan.

Cara menghadapi bos toxic

Setelah kamu mengetahui ciri-ciri bos toxic, kini saatnya untuk mengetahui cara menghadapi bos toxic dengan santai. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu coba:

  1. Tetap tenang dan profesional
    Meskipun situasi di tempat kerja terasa tidak nyaman, cobalah untuk tetap tenang dan profesional. Jangan terpancing emosi, dan fokuslah pada tugas yang harus diselesaikan. Sikap tenang akan membantu kamu berpikir lebih jernih dan menghindari konflik yang tidak perlu.
  2. Tetapkan batasan
    Sangat penting untuk menetapkan batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Jangan biarkan bos toxic mengganggu waktu istirahat kamu. Misalnya, jika bos sering menghubungi kamu di luar jam kerja tanpa alasan yang jelas, kamu bisa dengan sopan menjelaskan bahwa kamu membutuhkan waktu untuk beristirahat.
  3. Komunikasi dengan bijak
    Cobalah untuk berkomunikasi dengan bijak saat menyampaikan pendapat atau keluhan. Pilih kata-kata yang tepat dan jangan ragu untuk mengutarakan perasaan kamu secara asertif, tanpa terkesan menyerang. Hal ini akan membantu menciptakan dialog yang lebih konstruktif.
  4. Cari dukungan
    Jika situasinya sudah sangat tidak nyaman, carilah dukungan dari rekan kerja atau atasan lainnya yang lebih mendukung. Kamu juga bisa berdiskusi dengan bagian HR untuk mencari solusi terbaik.
  5. Pertimbangkan pilihan lain
    Jika situasi semakin memburuk dan tidak ada perubahan, mungkin ini saatnya untuk mempertimbangkan pilihan lain, seperti mencari pekerjaan baru. Ingatlah bahwa kesehatan mental kamu lebih penting daripada tetap bertahan di tempat kerja yang tidak sehat.

Menghadapi bos toxic memang tidak mudah, tetapi dengan mengetahui ciri-ciri bos toxic dan cara menghadapinya, kamu bisa tetap tenang dan menjaga profesionalisme. Jangan ragu untuk melindungi diri sendiri dan mencari solusi terbaik untuk kesejahteraan kamu di tempat kerja.

Perbedaan Active Voice (Kalimat Aktif) dan Passive Voice (Kalimat Pasif) Bahasa Inggris

“Seorang pria ditemukan tewas di jalan raya karena ditabrak oleh seorang supir truk,” ucap seorang reporter televisi. Kalau diperhatikan baik-baik, menurutmu contoh kalimat tadi tergolong sebagai active voice atau passive voice?

Kalimat aktif dan pasif adalah jenis kalimat bahasa Inggris yang dilihat berdasarkan subjeknya. Materi ini familiar juga dengan sebutan active sentence dan passive sentence.

Anyway, kalimat pembuka di atas tergolong sebagai passive voice karena beberapa alasan.

Pertama, lihatlah bagaimana reporter televisi menekankan bahwa kecelakaan telah terjadi hingga menewaskan seorang pria.

Kedua, sadarilah bahwa subjek dari kalimat di atas adalah pria yang terkena tabrak oleh seorang supir truk.

Nahpassive voice sendiri memang berusaha untuk membicarakan seseorang yang terkena dampak dari tindakan tertentu. Dalam hal ini, pria tersebut tewas karena seorang supir truk yang menabraknya.

What do you think? Ternyata tidak begitu sulit, bukan? Agar lebih memahaminya di luar kepala, Maka dari itu, yuk, simak pemaparan di bawah ini!

Apa Perbedaan Antara Active Voice dan Passive Voice?

Active voice adalah kalimat yang menempatkan orang untuk melakukan suatu tindakan sebagai subjeknya, sedangkan passive voice adalah kalimat di mana sebuah kata kerja menunjukkan bahwa suatu tindakan dilakukan pada subjek.

Active Voice

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, active voice adalah kalimat yang menempatkan orang yang melakukan suatu tindakan sebagai subjeknya. Kalau dalam bahasa Indonesia, verb dalam active voice umumnya diawali dengan imbuhan ber- atau me-. Misal seperti menulis, berlari, dan lain-lain.

Apa Saja Ciri-Ciri Kalimat Aktif? 

Berikut ini ciri-ciri active voice:

  • Kalimat active voice cenderung memiliki nada yang tegas dan jelas
  • Kalimat aktif ditandai dengan subjek yang berada di awal
  • Subjek diikuti oleh bentuk ‘to be’, verb, dan objek
  • Dapat menceritakan dengan jelas tentang subjek yang telah melakukan suatu hal

Rumus Kalimat Aktif (Active Voice)

Rumus active voice adalah Subject + Verb + Object. Dalam bahasa Indonesia, kamu bisa menyebutnya dengan S-P-O (subjek, predikat, keterangan).

Nah, kalimat aktif dalam bahasa Inggris paling banyak diungkapkan dalam bentuk simple present tense menggunakan verb 1 (base form).

Tapi, kalau kamu bertanya, kalimat aktif dalam bahasa Inggris menggunakan verb berapa? Jawabannya adalah bisa menggunakan verb 1, verb 2, atau verb 3. Artinya, kamu dapat membuat kalimat aktif dalam semua jenis tenses.

Ini contoh kalimat aktif bahasa Inggris (dalam simple present tense):

  • We found a lost puppy in the garden.
    (Kami menemukan anak anjing hilang di kebun.)
  • Lions adore beef.
    (Singa menyukai daging sapi.)

Dari dua contoh di atas, kata “We” dan “Lions” adalah subjek dalam kalimat yang diikuti oleh verb.

FYI, dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari, sebetulnya akan lebih bagus kalau berbicara dengan kalimat aktif. Pasalnya, jika kita menyebut pelaku sebagai subjek, lawan bicara akan lebih mudah untuk memahami makna dari kalimat yang kita sampaikan.

Passive Voice

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, passive voice adalah bentuk kalimat yang menempatkan orang atau benda yang dikenai atau dipengaruhi oleh kata kerja (verb).

Ingat! Passive voice bukan semata-mata lawan dari active voice. Pasalnya, kedua kalimat ini memiliki struktur yang berbeda.

Kalau dalam bahasa Indonesia, kata kerja dalam passive voice biasanya diawali dengan “di”, kayak dimasak, dicuci, ditulis, etc.

Apa Ciri-Ciri Passive Voice?

Ini dia karakter atau ciri-ciri kalimat pasif:

  • Ketika kita mengubah kalimat dari kalimat aktif menjadi pasif, objek menjadi subjek.
  • Tidak menceritakan dengan jelas tentang ‘aktor’ yang telah melakukan sebuah tindakan.
  • Kita harus menambahkan ‘by’ pada akhir kalimat jika ingin memperjelas siapa yang melakukan sebuah tindakan.

Bagaimana Rumus Passive Voice (Rumus Kalimat Pasif)?

Rumus passive voice adalah Subject + to be + past participle (Verb 3) + by + object untuk kalimat simple present tense. Lagi-lagi, rumus bisa berubah tergantung kamu menggunakan tenses apa pada kalimat aktifnya.

Contoh kalimat pasif bahasa Inggris (passive voice):

  • The romantic comedy novel Crazy Rich Asians was written by Kevin Swan.
    (Novel komedi romantis Crazy Rich Asians ditulis oleh Kevin Swan.)
  • An old man was found dead on the street.
    (Seorang lelaki tua ditemukan tewas di jalan.)

Bagaimana Cara Mengubah dari Active Form Menjadi Passive Voice?

Supaya kamu lebih paham, mari belajar cara mengubah active voice menjadi passive voice. Untuk mengubah active voice menjadi passive voice dengan tepat, kamu harus memahami rumus pembentukan masing-masing kalimat.

Tujuannya adalah, saat ujian nanti, kamu mampu mengubah active voice menjadi passive voice, maupun mengubah kalimat yang ditulis dalam bentuk passive voice menjadi active voice.

Ingat, active voice digunakan untuk menceritakan ‘aktor’ dari suatu tindakan. Sementara itu, dalam passive voice lebih menekankan bahwa suatu tindakan telah terjadi.

Nah, sesuatu yang dikenai atau dipengaruhi oleh tindakan tertentu adalah subjek kalimat. Apakah kamu penasaran? Perhatikan contoh berikut ya!

Contoh 1: Active Voice -> Passive Voice

Active Voice: The bank counted the money.
(Bank menghitung uang.)

Passive Voice: The money was counted by the bank.
(Uang dihitung oleh bank.)

Penjelasan:

  • Objek langsung dari kalimat di atas adalah ‘the money
  • Verb yang pada active voice adalah ‘counted’, kemudian pada kalimat pasif berubah menjadi ‘was counted
  • The money‘ berpindah posisi dari akhir kalimat jadi di awal kalimat
  • Subjek dijelaskan dalam frasa kata ‘by the bank

Contoh 2: Passive Voice -> Active Voice

Passive Voice: The cat was chased by the dog.
(Kucing itu dikejar anjing.)

Active Voice: The dog chased the cat.
(Anjing mengejar kucing.)

Penjelasan:

  • Objek langsung dari kalimat di atas adalah ‘The cat
  • Verb dari bentuk pasif yaitu ‘was chased‘ berubah menjadi ‘chased’
  • Objek dari awal kalimat berpindah ke akhir kalimat
  • Subjek kalimatnya adalah ‘The dog

Lagu Barat yang Mengandung Passive Voice

Lirik lagu barat yang mengandung kalimat pasif salah satunya berjudul Just Give Me A Reason yang dinyanyikan oleh Pink feat. Nate Ruess. Berikut liriknya:

Just give me a reason
Just a little bit’s enough
Just a second we’re not broken just bent
And we can learn to love again
It’s in the stars
It’s been written in the scars on our hearts
That we’re not broken just bent

And we can learn to love again

Rumus Penggunaan Active Voice dan Passive Voice dalam Berbagai Tenses dan Contoh Kalimatnya

Sebagai latihan untuk mengasah logika berpikir, yuk, coba perhatikan perubahan bentuk dari active voice menjadi passive voice dalam 16 tenses bahasa Inggris berikut ini!

TenseBentuk AktifBentuk PasifActive VoicePassive Voice
Simple present tensewatchis watchedIntan watches a movie.A movie is watched by Intan.
Present continuous tenseis makingis being madeMy mother is making a pancake for me now.A pancake is being made by my mother for me now.
Simple past tenseboughtwas boughtAlfi bought a cool t-shirt yesterday.The cool t-shirt was bought by Alfi yesterday.
Past continuous tensewas attendingwas being attendedHe was attending the graduate party yesterday.The graduate party was being attended by him yesterday.
Present perfect tensehas sunghas been sungThey have sung the romance music.The romance music has been sung by them.
Present perfect continuous tensehave been waitinghave been being waitedI have been waiting you so long since they call me often.You have been being waited by me so long since they call me often.
Past perfect tensehad usedhad been usedThey had used poison gas in World War II.Poison gas had been used in World War II.
Past perfect continuous tensehad been learninghad been being learnedThey had been learning English since 2011.English had been being learned by them since 2011
Simple future tensewill writewill be writtenMark will write a poem tomorrow.A poem will be written by Mark tomorrow.
Future continuous tensewill be readingwill be being readNana and Cerci will be reading books at this time tomorrow.Books will be being read by Nana and Cerci at this time tomorrow.
Future perfect tensewill have finishedwill have been finishedHe will have finished all his homework at 9 o’clock tonightAll his homework will have been finished by him at 9 o’clock tonight.
Future perfect continuous tensewill have been eatingwill have been eatingI will have been eating the chocolate cake.The chocolate cake will have been being eaten by me.
Simple past future tensewould eatwould be eatenShe would eat many cookies fast.Many cookies would be eaten by her fast.
Past future continuous tensewould be readingwould be being readThey would be reading the book.The book would be being read by them.
Past future perfect tensewould have completedwould have been completedBefore taking holiday yesterday, we would have completed our work.Before taking holiday yesterday, our work would have been completed by us.
Past future perfect continuous tensewould have been studyingwould have been being studiedI would have been studying English for a semester by the end of this month.English would have been being studied by me for a semester by the end of this month.

Nah, itulah pembahasan tentang kalimat aktif kalimat pasif serta bagaimana cara mengubahnya.  Jangan lupa luangkan waktumu untuk menguasai active voice dan passive voice secara bertahap.

Selain menggunakannya dalam percakapan sehari-hari, kamu bisa belajar contoh kalimat pasif dan aktif dengan membuat berbagai macam teks. Misalnya dalam teks prosedur kamu menggunakan active voice, sedangkan teks eksplanasi bisa dibuat dalam kalimat pasif.

6 Game Bahasa Inggris, Makin Seru buat Improve Skill!

Kamu pasti sudah tahu kan, belajar bahasa Inggris itu bisa dari mana aja. Nggak melulu baca atau nonton penjelasan materi yang lama-lama bikin bosen, tapi juga bisa dengan cara yang menyenangkan.

Misalnya, menonton film berbahasa Inggris, membaca buku-buku dalam bahasa Inggris, bahkan bermain game bahasa InggrisLearning English is more fun and enjoyable, isn’t it?

Kali ini, kita akan cari tahu beberapa rekomendasi game/permainan bahasa Inggris yang bisa kamu mainkan secara online maupun offline, sekaligus untuk belajar. Let’s check these out!

Apa Pentingnya Game dalam Pembelajaran Bahasa Inggris?

Game dapat membuat proses belajar jadi lebih menarik dan interaktif. Selain itu, game juga bisa menjadi media untuk meningkatkan motivasi dan minat seseorang dalam belajar bahasa Inggris.

Pasalnya, dalam game, kamu akan terlibat dalam situasi bahasa Inggris yang nyata dan memerlukan penggunaan bahasa Inggris aktif.

Alasan lain mengapa game memiliki peran penting dalam proses belajar bahasa Inggris adalah, melalui game, seseorang bisa mengantongi banyak kosakata (vocabulary) baru, serta dapat mengasah grammar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan.

Game Bahasa Inggris  Online

Apa saja game bahasa Inggris online seru untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris? !

1. The Sims

Pasti kamu udah nggak asing dengan game online satu ini dong! The Sims merupakan permainan simulasi kehidupan dengan konsep role play character.

Jadi, kamu akan mengambil suatu peran karakter dan berinteraksi dengan karakter yang lain dalam sebuah skenario.

Nah, saat berinteraksi dengan karakter lainnya ini, kamu dapat melihat percakapan tekstual berbahasa Inggris di dalam bubble text. Dari sini, kamu bisa menambah kosakata bahasa Inggris, sekaligus belajar tentang grammar, loh!

The Sims menjadi salah satu game online dengan pengguna yang cukup banyak di seluruh dunia. Meskipun sebelumnya kamu diharuskan untuk membeli game ini terlebih dahulu untuk memainkannya, namun saat ini, kamu bisa mendownload The Sims 4 secara gratis di Steam atau Origin (EA).

2. Hangman

Suka bermain game dengan sensasi menegangkan? Kamu harus coba permainan ini! Hangman adalah permainan tebak kata dalam bahasa Inggris.

Cara memainkannya pun mudah sekali. Kamu bisa menentukan atau memilih tema permainannya terlebih dahulu. Misalnya, fruitsport, animal, color, movie, atau sebagainya.

Kemudian, kamu diminta untuk menyelamatkan seseorang dari hukuman gantung dengan menebak setiap huruf untuk membentuk kata benda yang dimaksud. Contohnya seperti gambar di bawah ini:

Rekomendasi Game Online The Hangman

Dalam permainan tersebut, temanya adalah Movie atau film. Di bagian bawahnya, terdapat beberapa garis kosong dan balok huruf.

Jika huruf yang kamu pilih itu benar, maka akan mengisi garis-garis kosong di atas. Namun, jika huruf yang kamu pilih salah, maka akan tergambar bagian per bagian orang-orangan yang digantung sebagai penanda.

Untuk memenangkan permainan ini, kamu harus berhasil menebak kata, sebelum gambar orang-orangan yang digantung selesai dibuat.

Menarik dan cukup menegangkan, bukan? Selain itu, game ini menjadi cara yang tepat untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris kamu, loh! Kalau kamu tertarik, kamu bisa mendownloadnya secara gratis di Google Play maupun App Store, ya.

3. Undercover

Rekomendasi game belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah Undercover. Undercover adalah game online bahasa Inggris yang bisa kamu mainkan secara berkelompok, lebih dari 3 orang. Wah, cocok nih untuk mabar bareng teman-teman kamu!

Cara memainkannya cukup mudah. Secara teknis, gaya bermain game ini mirip dengan Werewolf. Setiap pemain diberi role tertentu. Ada 3 role, yaitu Civilian, Undercover, dan Mr.White. Ketiga role-nya berbeda kubu dan saling mengungkap identitas pemain lain secepat mungkin agar tereliminasi.

Rekomendasi Game Online Undercover

Civilian adalah role protagonis dalam permainan ini. Para pemain yang mendapat role Civilian akan diberi satu kata dan tidak boleh diketahui oleh role yang lain. Sementara itu, Undercover adalah role antagonis. Para pemain dengan role Undercover akan mendapat kata yang berbeda dari Civilian, namun masih memiliki kemiripan.

Misalnya, jika Civilian mendapat kata Whale, maka Undercover bisa mendapat kata Dolphin, yang sama-sama merupakan hewan mamalia laut. Terakhir, Mr.White adalah pemain yang tidak mendapat kata apapun, sehingga selama permainan, mereka harus berpura-pura menjadi bagian dari 2 kubu yang lain.

Di awal permainan, setiap pemain akan diberi kata oleh moderator. Selanjutnya, kamu diminta untuk mendeskripsikan kata yang kamu terima dengan 1 atau 2 kata lain secara jujur. Pada tahap ini, Mr.White tidak boleh mendapat giliran yang pertama, karena mereka tidak memiliki kata.

Setelah tahap mendeskripsikan kata selesai, setiap pemain diminta untuk memilih pemain lain yang dirasa bukan anggota kubunya. Permainan akan berakhir jika salah satu kubu dengan anggota terbanyak memenangkan permainan.

Selain seru dan menyenangkan, Undercover ini cocok dijadikan permainan untuk memperkaya perbendaharaan kata bahasa Inggris (vocabulary) kamu, loh.

Pasalnya, saat mendeskripsikan kata yang kamu dapat, kamu akan mencari padanan kata lain yang sesuai dalam bahasa Inggris. Nah, kalau kamu tertarik untuk memainkan permainan ini bersama teman-teman, kamu bisa download secara gratis di Google Play maupun App Store!

4. Spellspire

Lawan monster dengan mantra bahasa Inggris, emang bisa? Cobain game ini, deh! Spellspire adalah game online yang dikembangkan oleh 10tons Ltd. Permainan ini membuatmu menjadi seorang penyihir perapal mantra yang mencoba mencapai puncak menara. Di setiap lantainya, terdapat monster yang berusaha menghadang.

Rekomendasi Game Online Spellspire

Nah, untuk menyingkirkan monster-monster ini, kamu diharuskan untuk membuat kata dari kumpulan huruf yang tersedia. Semakin panjang kata yang bisa kamu bentuk, semakin besar juga kekuatanmu untuk melawan monster-monster tersebut.

Tentunya, Spellspire bisa menjadi permainan yang seru untuk memperkaya kosakata dalam bahasa Inggris kamu, ya. Kamu bisa download game ini secara gratis di Google Play maupun App Store.

5. Lingokids

Jika kamu sedang mencari aplikasi belajar bahasa Inggris untuk anak, maka game satu ini bisa jadi rekomendasi. Lingokids adalah game belajar bahasa Inggris yang cocok dimainkan untuk anak usia 2-8 tahun. Jadi, game ini memang didesain untuk belajar, ya.

Anak-anak bisa mempelajari banyak hal yang berkaitan tentang bahasa Inggris, seperti belajar abjad, angka, membaca, maupun berhitung.

Lingokids juga dilengkapi video interaktif dan lagu-lagu berbahasa Inggris yang membuat anak bisa belajar sambil bersenang-senang. Game ini juga bisa didownload secara gratis di Google Play maupun App Store, loh!

Rekomendasi Game Online Lingokids

6. Grammar Ninja

Kalau kamu penggemar game Fruit Ninja, kamu juga bisa cobain game yang satu ini, nih. Grammar Ninja adalah game edukasi yang bisa meningkatkan skill grammar kamu. Konsep permainannya mirip dengan Fruit Ninja. Di game ini, kamu akan dihadapkan pada kalimat-kalimat random dalam bahasa Inggris.

Di antara kalimat tersebut, kamu diminta untuk mencari kata-kata yang termasuk ke dalam part of speech, seperti noun, verb, adjective, dsb. Kamu harus menebaknya, dan melemparkan senjata ninja ke kata-kata yang dimaksud itu.

Rekomendasi Game Online Grammar Ninja

Oke, guys, itulah beberapa rekomendasi game bahasa Inggris biar belajar kamu semkain fun. Belajar nggak melulu harus dengan cara yang membosankan, ya. Kamu bisa tetap enjoy dan bersenang-senang.