Contoh Bentuk Daily Activity Untuk Mahasiswa dalam Bahasa Inggris

Sebagai seorang mahasiswa, mengelola waktu yang efektif adalah hal yang cukup penting. Karena hal itu bisa berimbas pada hasil akademik dan kegiatan lainnya di sela-sela perkuliahan. Berikut ini adalah daily activity yang dirancang untuk menyeimbangkan kegiatan akademik dan kegiatan pribadimu.

1. Wake Up and Morning Routine (Bangun dan Rutinitas Pagi)

●      06:30 AM: Wake up (Bangun)

●      07:00 AM: Exercise (Olahraga) – A quick jog or yoga session to start the day positively. (Jogging atau yoga dalam waktu singkat untuk memulai hari dengan positif.)

●      07:30 AM: Breakfast and review daily goals (Sarapan dan tinjau tujuan harian) – Eating a healthy breakfast while reviewing what needs to be accomplished. (Mengonsumsi sarapan sehat sembari memastikan hal-hal apa saja yang harus berhasil atau selesai dilakukan hari itu.)

2. Academic Block (Blok Akademik)

●      08:30 AM: Attend lectures (Mengikuti kuliah) – Focused classroom learning. (Fokus belajar di dalam kelas.)

●      12:30 PM: Lunch break (Istirahat makan siang) – A time to refuel and socialize with peers. (Waktu untuk mengisi ulang energi yang sudah terpakai dan bersosialisasi dengan teman.)

●      01:30 PM: Study session or group discussions (Sesi belajar atau diskusi kelompok) – Collaborative learning or solo study time. (Waktu untuk belajar, baik sendiri maupun bersama teman.)

3. Afternoon Activities (Aktivitas Sore)

●      03:30 PM: Work on assignments (Mengerjakan tugas) – Tackling assignments or project work. (Menyelesaikan tugas atau kerja kelompok.)

●      05:30 PM: Leisure activity or club meetings (Aktivitas santai atau pertemuan klub) – Participating in extracurricular activities or hobbies. (Berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler atau hobi.)

4. Evening Routine (Rutinitas Malam)

●      07:00 PM: Dinner (Makan malam) – Enjoying a well-balanced meal. (Menikmati makanan dengan gizi seimbang.)

●      08:00 PM: Study and revision time (Belajar dan waktu revisi) – Preparing for upcoming tests or revising notes. (Menyiapkan diri untuk tes yang akan datang atau membaca kembali catatan-catatan belajar.)

●      10:00 PM: Relaxation and leisure (Relaksasi dan waktu luang) – Reading, watching a movie, or chatting with friends. (Membaca, menonton film, atau mengobrol bersama teman.)

5. Night Routine (Rutinitas Malam)

●      11:00 PM: Prepare for the next day (Bersiap untuk hari berikutnya) – Setting out clothes and organizing study materials. (Meyiapkan pakaian yang akan dipakai esok hari atau mempersiapkan bahan-bahan untuk belajar.)

●      11:30 PM: Sleep (Tidur) – Ensuring at least 7-8 hours of sleep for optimal health and focus. (Memastikan waktu tidur setidaknya 7-8 jam untuk kesehatan dan fokus.)

Dengan jadwal daily activity di atas bisa membantu kamu untuk lebih maksimal dalam menjalani kegiatan akademik dan kegiatan pribadi. Selain untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, kamu juga akan belajar untuk mengelola waktu dengan efisien.

Kalau kamu mau belajar bahasa Inggris dengan efisien, yuk tinggal join di CEC Kampoeng Pare Mataram aja!

Apa Sih Arti MVP (Most Valuable Player) dalam Sebuah Pertandingan?

MVP (Most Valuable Player) adalah istilah yang umum digunakan dalam dunia olahraga dan permainan untuk mengidentifikasi pemain yang paling berharga atau berkontribusi paling besar dalam sebuah pertandingan. Konsep MVP juga sering diterapkan dalam komunitas gaming, di mana pemain yang paling berprestasi atau memberikan kontribusi paling signifikan terhadap kemenangan timnya dinobatkan sebagai MVP. Artikel ini akan menjelaskan tentang MVP dalam sebuah pertandingan, memberikan contoh-contoh dari berbagai jenis pertandingan, serta menyajikan informasi buat kamu.

Penjelasan tentang MVP (Most Valuable Player)

MVP (Most Valuable Player) adalah penghargaan yang diberikan kepada pemain yang dianggap paling berharga atau berkontribusi paling besar dalam sebuah pertandingan atau kompetisi. Istilah ini sering digunakan dalam berbagai jenis olahraga seperti sepak bola, basket, tenis, dan juga dalam dunia permainan video dan esports. Pemenang MVP dipilih berdasarkan penilaian tertentu, yang dapat melibatkan juri, pemilih suara, atau bahkan pemain dan penggemar.

Dalam olahraga, MVP sering kali diberikan kepada pemain yang memiliki dampak terbesar terhadap hasil akhir pertandingan. Hal ini dapat mencakup berbagai faktor seperti jumlah gol atau poin yang dicetak, assist, rebound, atau prestasi individu lainnya yang memengaruhi hasil pertandingan secara signifikan. Di sisi lain, dalam komunitas gaming, MVP dapat diberikan kepada pemain yang memiliki performa terbaik, menghasilkan frag atau kill yang paling banyak, atau memberikan kontribusi strategis yang penting dalam mencapai kemenangan timnya.

Contoh MVP (Most Valuable Player) dalam sebuah pertandingan

Contoh-contoh MVP dalam sebuah pertandingan dapat bervariasi tergantung pada jenis olahraga atau permainan yang dimainkan. Berikut adalah beberapa contoh dari berbagai jenis pertandingan:

●      Sepak Bola: Dalam pertandingan sepak bola, MVP sering kali diberikan kepada pemain yang mencetak gol penting atau memberikan assist yang menentukan untuk kemenangan timnya. Sebagai contoh, dalam Piala Dunia FIFA, Lionel Messi dari Argentina dinobatkan sebagai MVP pada tahun 2014 berdasarkan performa luar biasanya selama turnamen tersebut.

●      Basket: Dalam pertandingan basket, MVP sering diberikan kepada pemain yang memiliki kontribusi terbesar dalam skor timnya, baik melalui poin yang dicetak, rebound, atau assist. Contoh MVP dalam NBA (National Basketball Association) termasuk pemain seperti LeBron James dan Kevin Durant, yang secara konsisten memberikan kontribusi yang signifikan dalam setiap pertandingan.

●      Permainan Video: Dalam dunia permainan video dan esports, MVP sering kali diberikan kepada pemain yang memiliki kinerja paling unggul dalam turnamen atau kompetisi. Contoh-contoh ini dapat meliputi pemain profesional dalam permainan populer seperti Dota 2, Counter-Strike: Global Offensive, atau League of Legends, yang berhasil membawa timnya meraih kemenangan dengan keterampilan dan strategi mereka.

Kosakata Gaming dan MVP (Most Valuable Player)

Dalam konteks gaming, kosakata gaming merupakan kumpulan istilah dan frasa yang digunakan dalam dunia permainan video dan esports. Istilah-istilah ini termasuk “frag” (membunuh lawan), “killstreak” (serangkaian pembunuhan berturut-turut), “respawn” (kelahiran kembali karakter setelah mati), dan “level up” (menaikkan level karakter).

Penghargaan MVP dalam pertandingan gaming sering kali menjadi sorotan utama dalam komunitas gaming. Para pemain yang berhasil mendapatkan penghargaan ini sering diakui atas kinerja luar biasa mereka dalam pertandingan, dan prestasi mereka menjadi inspirasi bagi pemain lain untuk terus meningkatkan keterampilan dan kinerja mereka dalam permainan.

Contoh Cara Perkenalan Diri dengan Bahasa Inggris di Depan Kelas

Perkenalan diri adalah salah satu materi basic yang wajib kamu ketahui ketika belajar bahasa Inggris. Bahkan di setiap jenjang kelas, harti pertama seringkali menjadi sesi perkenalan diri dan pastinya wajib menggunakan bahasa Inggris. Beberapa langkah cara berkenalan dalam bahasa Inggris adalah sebagai berikut:

Langkah yang bisa diikuti dalam Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris

 1. Memulai dengan Salam: Mulailah perkenalan diri Anda dengan menyapa audiens atau lawan bicara Anda dengan sopan, seperti “Hi”, “Hello”, atau “Good morning/afternoon/evening”, diikuti dengan nama Anda.

 2. Memberikan Informasi Pribadi: Setelah salam, berikan informasi dasar tentang diri Anda, seperti nama, asal, atau pekerjaan/studi Anda.

 3. Menambahkan Detail Pribadi: Untuk membuat perkenalan lebih menarik, Anda dapat menambahkan detail pribadi tentang hobi, minat, atau hal-hal lain yang Anda sukai.

 4. Menyelesaikan dengan Ramah: Akhiri perkenalan Anda dengan ucapan terima kasih atau harapan untuk bertemu dengan mereka lagi di lain waktu.

Contoh Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris beserta Artinya

1. “Hi, my name is Sarah. I’m from Surabaya, Indonesia. I’m currently studying English literature at the University of Surabaya. In my free time, I enjoy reading, painting, and traveling. It’s nice to meet you all!”

 (Hai, nama saya Sarah. Saya berasal dari Surabaya, Indonesia. Saat ini saya sedang belajar sastra Inggris di Universitas Surabaya. Di waktu luang saya, saya senang membaca, melukis, dan traveling. Senang bertemu dengan kalian semua!)

 2. “Hello, everyone. My name is David. I’m originally from Jakarta but I’ve been living in Surabaya for the past five years. I work as a software engineer at a tech company here. Outside of work, I enjoy playing guitar and exploring new coffee shops in the city. Thank you for having me.”

 (Halo, semuanya. Nama saya David. Saya berasal dari Jakarta tetapi sudah tinggal di Surabaya selama lima tahun terakhir. Saya bekerja sebagai software engineer di sebuah perusahaan teknologi di sini. Di luar jam kerja, saya suka bermain gitar dan menjelajahi kedai kopi baru di kota ini. Terima kasih telah menerima saya.)

 3. “Good morning, everyone. I’m Lisa. I’m a high school teacher at a local school here in Surabaya. Teaching has always been my passion, and I love seeing my students grow and learn every day. Apart from teaching, I enjoy cooking and gardening. Nice to meet you all!”

 (Selamat pagi, semuanya. Saya Lisa. Saya seorang guru di sebuah sekolah lokal di Surabaya. Mengajar selalu menjadi passion saya, dan saya senang melihat murid-murid saya tumbuh dan belajar setiap hari. Selain mengajar, saya suka memasak dan berkebun. Senang bertemu dengan kalian semua!)

 Bagaimana? Cukup mudah bukan? Yuk follow Instagram kami untuk mendapatkan konten yang up to date!

Cara Mengekspresikan Kemampuan dan Ketidakmampuan dalam Bahasa Inggris

Asking Ability: Menanyakan Kemampuan

Kamu ingin mengetahui kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris? Nah, “asking ability” adalah kunci untuk membuka gerbang rasa ingin tahumu itu! Bagian ini fokus pada pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui kemampuan seseorang. Berikut beberapa contoh kalimatnya beserta penjelasannya:

  • Can you…? (Bisakah kamu…?): Digunakan untuk menanyakan kemampuan umum di masa sekarang.
    Contoh: “Can you speak English?” (Bisakah kamu berbicara bahasa Inggris?)
  • Could you…?(Bisakah kamu…?): Digunakan untuk menanyakan: Kemampuan di masa lampau.
    Contoh: “Could you swim when you were a child?” (Bisakah kamu berenang saat masih kecil?)
  • Are you able to…? (Apakah kamu bisa…?): Digunakan untuk menanyakan kemampuan secara umum, tanpa batasan waktu.
    Contoh: “Are you able to play the piano?” (Apakah kamu bisa bermain piano?)
  • Do you know how to…?(Apakah kamu tahu cara…?): Digunakan untuk menanyakan kemampuan yang telah dipelajari.
    Contoh: “Do you know how to cook fried rice?” (Apakah kamu tahu cara memasak nasi goreng?)

Responding Ability: Merespons Kemampuan

Merasa bingung saat ditanya tentang kemampuanmu dalam bahasa Inggris? Tenang, “responding ability” adalah solusinya! Bagian ini fokus pada tanggapan saat ditanya tentang kemampuanmu. Berikut beberapa contoh kalimatnya:

  • Yes, I can(Ya, aku bisa.): Digunakan untuk menjawab pertanyaan “Can you…?” dengan positif.
    Contoh: “Yes, I can speak English.” (Ya, aku bisa berbicara bahasa Inggris.)
  • Yes, I am able to. (Ya, aku bisa.): Digunakan untuk menjawab pertanyaan “Are you able to…?” dengan positif.
    Contoh: “Yes, I am able to play the guitar.” (Ya, aku bisa bermain gitar.)
  • Yes, I do. (Ya, aku tahu.): Digunakan untuk menjawab pertanyaan “Do you know how to…?” dengan positif.
    Contoh: “Yes, I do know how to cook fried rice.” (Ya, aku tahu cara memasak nasi goreng.)

Responding Disability: Merespons Ketidakmampuan

Responding Disability fokus pada tanggapan saat ditanya tentang ketidakmampuanmu. Bagian ini penting untuk menunjukkan kejujuran, keterbukaan, dan sikap positif dalam berkomunikasi, meskipun kamu tidak bisa melakukan sesuatu. Berikut beberapa contoh kalimat yang sering digunakan dalam Responding Disability:

  • No, I cannot. (Tidak, aku tidak bisa.): Digunakan untuk menjawab pertanyaan “Can you…?” dengan negatif.
    Contoh: “No, I cannot swim.” (Tidak, aku tidak bisa berenang.)
  • I’m not able to. (Aku tidak bisa.): Digunakan untuk menjawab pertanyaan “Are you able to…?” dengan negatif.
    Contoh: “I’m not able to play the piano.” (Aku tidak bisa bermain piano.)
  • No, I don’t.(Tidak, aku tidak tahu.): Digunakan untuk menjawab pertanyaan “Do you know how to…?” dengan negatif.
    Contoh: “No, I don’t know how to cook fried rice.” (Tidak, aku tidak tahu cara memasak nasi goreng.)
  • I have difficulty with…(Aku kesulitan dengan…): Digunakan untuk mengungkapkan kesulitan dalam melakukan sesuatu.
    Contoh: “I have difficulty speaking English fluently.” (Aku kesulitan berbicara bahasa Inggris dengan lancar.)

Expression of Ability and Disability adalah salah satu aspek penting dalam mempelajari bahasa Inggris. Dengan menguasai cara mengungkapkan kemampuan dan ketidakmampuan, kamu dapat berkomunikasi dengan lebih efektif dan percaya diri dalam berbagai situasi.

Pair, Pare, Pear, Apa Bedanya?

Pernahkah kalian tertukar saat menggunakan kata “pair, pare, pear”? Ketiga kata ini memang terdengar dan dieja hampir sama karena termasuk ke dalam homofon, tapi mereka memiliki arti yang berbeda lho!

Dalam belajar bahasa, seringkali kita menemukan kata-kata yang terdengar dan dieja mirip yang disebut homofon dalam bahasa Inggris. Ketiga kata “pair, pare, pear” merupakan contoh dari homofon. Meskipun memiliki kemiripan dalam pengucapan dan penulisan, ketiga kata ini memiliki arti yang berbeda.

Mari kita telusuri lebih dalam perbedaan “pair, pare, pear” dan bagaimana menggunakannya dengan tepat dalam kalimat.

Pair (Pasangan)

Pertama, pair artinya dua dari sesuatu, biasanya yang serupa atau digunakan bersama. Pikirkan tentang dua benda yang saling melengkapi, seperti sepasang sepatu, sepasang anting, atau sepasang kekasih.

Contoh kalimat:

  • I bought a pair of shoes for my sister’s birthday.
    Aku membeli sepasang sepatu untuk ulang tahun adikku.
  • The pair of binoculars allowed me to see the birds clearly.
    Sepasang teropong memungkinkan saya melihat burung dengan jelas.

Pear (Buah Pir)

Kemudian, pear adalah sejenis buah dengan bentuk lonjong dan rasa manis. Buah pir kaya akan vitamin dan serat, dan bisa dinikmati segar, dijadikan jus, atau dicampurkan dalam salad buah.

Contoh kalimat:

  • I love eating pears because they are sweet and juicy.
    Aku suka makan pir karena manis dan berair.
  • My grandmother gave me a basket of pears from her orchard.
    Nenek saya memberi saya sekeranjang pir dari kebunnya.

Pare (Memangkas)

Terakhir, pare artinya memangkas (sesuatu) dengan cara membuang bagian yang tidak diinginkan. Ini bisa berupa memotong bagian pinggir, mengupas kulit, atau mengurangi ukuran, jumlah, atau isi.

Contoh kalimat:

  • The gardener pared the branches of the trees to make them look neat.
    Tukang kebun memangkas cabang pohon untuk membuatnya terlihat rapi.
  • I need to pare down my expenses this month.
    Aku perlu mengurangi pengeluaran bulan ini.

Nah, bagaimana? Apakah sekarang kamu sudah lebih memahami perbedaan “pair, pare, pear”? Ingatlah untuk selalu memperhatikan konteks kalimat dan arti yang ingin disampaikan saat menggunakan kata-kata ini.

Teruslah belajar dan berlatih menggunakan bahasa Inggris dengan tepat!

Selamat Malam! Good Evening atau Good Night?

Pernahkah kamu bingung saat ingin mengucapkan selamat malam dalam bahasa Inggris? “Good evening” atau “good night”? Hmm, kira-kira mana yang lebih tepat? Nah, kali ini, yuk kita bahas perbedaan antara “good evening” dan “good night” agar tidak salah pakai lagi!

Kedua frasa ini memang sama-sama digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyapa di waktu malam, tapi sebenarnya ada perbedaan maknanya dan cara penggunaannya lho!

Penggunaan Good Evening

Pertama, “good evening” digunakan untuk menyapa seseorang di sore atau awal malam hari, biasanya antara pukul 6 sore hingga 10 malam. Frasa ini seperti mengucapkan “selamat sore” atau “selamat malam” dalam bahasa Indonesia. Frasa ini juga bisa digunakan untuk menanyakan kabar atau mengawali percakapan formal. Contohnya:

  • “Good evening, Rara! How are you?”
    Selamat malam, Rara! Apa kabar?
  • “Good evening, table for two please.”
    Selamat malam, meja untuk dua orang, tolong.
  • “Good evening, Grandma. I hope you’re having a nice day.”
    Selamat malam, Nenek. Semoga Oma hari ini menyenangkan.

Penggunaan Good Night

Kemudian, “good night” digunakan untuk mengucapkan selamat malam kepada seseorang ketika akan tidur atau berpisah di malam hari. Frasa ini seperti mengucapkan “selamat tidur” dalam bahasa Indonesia. Contohnya:

  • “Good night, Mom and Dad. I love you!”
    Selamat malam, Ibu dan Ayah. Aku sayang kalian!
  • “Good night, everyone! Sweet dreams!”
    Selamat malam, semuanya! Mimpi indah!
  • “Good night, everyone. Thanks for the study session!”
    Selamat malam, semuanya. Terima kasih untuk sesi belajarnya!

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan konteks dan waktu saat menggunakan “good evening” dan “good night”! Nah, sekarang kamu sudah paham perbedaan antara “good evening” dan “good night”, kan? Yuk, gunakan frasa yang tepat agar kamu semakin lancar berbahasa Inggris seperti native speaker!

Tidak Hanya “What’s Up?”, Ini Cara Bilang “Ada Apa” dalam Bahasa Inggris

Pernahkah kamu bertemu dengan orang asing dan ingin menyapa atau bertanya “ada apa”? Tapi bingung mau pakai ungkapan bahasa Inggris yang mana? Tenang! Gak perlu khawatir lagi. Kita akan membahas beberapa cara mudah untuk mengatakan “ada apa” dalam bahasa Inggris, sesuai dengan situasi dan lawan bicaramu.

Bahasa Inggris memiliki banyak variasi kata yang mempunyai arti sama namun digunakan pada situasi yang berbeda. Sama halnya dengan “ada apa” dalam bahasa Inggris yang memiliki beragam variasi. Jadi, bisa menyesuaikan frasa dengan konteks percakapanmu. Untuk itu, berikut beberapa frasa Bahasa Inggris “ada apa” yang bisa ucapkan dalam percakapan sehari-hari.

What’s Up?

Ungkapan ini adalah yang paling umum dan informal untuk menanyakan “ada apa”. Cocok digunakan untuk menyapa teman dekat atau orang yang baru kamu kenal. Contohnya:

  • “Hey, what’s up?”
    Hai, apa kabar?
  • “What’s up, dude? Long time no see!”
    Wah, apa kabar? Lama gak ketemu!
What’s Going On?

Memiliki arti “apa yang sebenarnya terjadi”, ungkapan ini mirip dengan “what’s up”, tapi sedikit lebih formal dan menunjukkan rasa ingin tahu yang lebih dalam. Kamu dapat menggunakanny untuk menanyakan tentang kegiatan atau kejadian yang sedang berlangsung. Contohnya:

  • “What’s going on here? It looks crowded!”
    Ada apa di sini? Rame banget!
  • “What’s going on with you lately? You seem a bit down.”
    Ada apa sih sama kamu? Kok keliatan sedih?
What’s the Matter?

Ungkapan ini digunakan untuk menanyakan kepada seseorang apakah ada yang salah atau tidak dengan lawan bicaramu. Biasanya digunakan ketika kamu melihat ada yang tidak beres dengan mereka. Contohnya:

  • “What’s the matter? Why are you crying?”
    Ada apa? Kenapa kamu nangis?
  • “What’s the matter with your car? It looks broken down.”
    Ada apa dengan mobilmu? Kelihatannya mogok.
What’s Wrong?

Ungkapan ini mirip dengan “what’s the matter”, tapi lebih fokus pada masalah atau sesuatu yang tidak tepat sedang terjadi. Sehingga what’s wrong memiliki arti “apa yang salah” dalah bahasa Indonesia. Frasa ini cocok digunakan ketika kamu ingin menanyakan apa yang terjadi dan mencari solusi. Contohnya:

  • “What’s wrong with this computer? It’s not working properly.”
    Ada apa dengan komputer ini? Gak mau nyala nih.
  • “What’s wrong with you? Why did you say that?”
    Ada apa sih sama kamu? Kok ngomong gitu?
What on Earth?

Dalam bahasa Indonesia ini bisa berarti “ada apa gerangan?”. Ungkapan ini digunakan untuk mengungkapkan rasa terkejut atau kebingungan terhadap sesuatu yang tidak terduga. Contohnya:

  • “What on earth are you doing here? I thought you were in London!”
    Apa yang kamu lakukan di sini? Aku kira kamu di London!
  • “What on earth is that noise? It’s so loud!”
    Suara apa itu? Berisik banget!

Perhatikan intonasi dan bahasa tubuhmu saat menggunakan ungkapan-ungkapan ini. Saat menggunakan frasa di atas, ingat untuk menyesuaikan ungkapan yang kamu gunakan dengan situasi dan lawan bicaramu. Jangan ragu untuk menggunakan kata tanya lain seperti “how”, “when”, “where”, “why”, dan “who” untuk mendapatkan informasi yang lebih detail mengenai lawan bicaramu ya.

Sekarang, kamu tidak perlu bingung lagi untuk mengatakan “ada apa” dalam bahasa Inggris! Gunakan ungkapan-ungkapan di atas dengan percaya diri dan tunjukkan kemampuan bahasa Inggrismu yang keren!

Sama-Sama Buruk, Ini Perbedaan Worst dan Worse

Pernahkah kamu bingung dengan kata “worse” dan “worst” dalam bahasa Inggris? Sekilas memang terlihat mirip, tapi kedua kata ini punya makna yang berbeda lho! Biar makin jago berbahasa Inggris, yuk kita simak pembahasannya bareng-bareng!

Siapa yang suka belajar bahasa Inggris? Pasti banyak di antara kalian yang ingin jago berbahasa Inggris, kan? Nah, salah satu kunci untuk jago bahasa Inggris adalah memahami penggunaan kata-kata dengan tepat. Sekarang simak perbedaan antara worse dan worst ya!

Worse

Worse dalam bahasa Indonesia adalah “lebih buruk”. Ini adalah bentuk komparatif dari kata sifat “buruk”. Worse juga digunakan untuk membandingkan dua hal dan menunjukkan mana yang lebih buruk di antara keduanya. Contohnya:

  • “My headache today is worse than yesterday.”
    “Sakit kepalaku hari ini lebih buruk daripada kemarin.”
  • “The food at this restaurant is worse than I expected.”
    “Makanan di restoran ini lebih buruk daripada yang aku perkirakan.”

Worst

Worst, di sisi lain, berarti “paling buruk”. Kata ini adalah bentuk superlatif dari kata sifat “buruk” yang digunakan untuk menunjukkan hal yang paling buruk di antara banyak hal. Frasa ini digunakan untuk membandingkan lebih dari dua hal dan untuk menunjukkan hasil terburuk dari suatu hal. Contohnya kalimatnya:

  • “Out of all the movies, this one was definitely the worst.”
    “Dari semua film itu, yang ini jelas-jelas yang paling buruk.”
  • “The worst that could happen is getting caught in a downpour!”
    “Hal terburuk yang bisa terjadi adalah kehujanan badai!”

Mari perhatikan percakapan di bawah ini yang menggunakan kata worse dan worst dalam kalimatnya! Jangan lupa untuk dipraktekkan ya juga!

Rara: “Hey Dimas, how was your weekend?”
Rara: “Hai Dimas, gimana akhir pekanmu?”

Dimas: “Oh, it was pretty rough. I had the worst headache ever. I couldn’t even get out of bed.”
Dimas: “Oh, kacau banget. Aku sakit kepala parah banget. Aku bahkan tidak bisa bangun dari tempat tidur.”

Rara: “Wow, that sounds terrible! I hope you’re feeling better now.”
Rara: “Wah, itu terdengar mengerikan! Kuharap kamu sudah merasa lebih baik sekarang.”

Dimas: “Yeah, I’m still a bit sore, but it’s definitely better than yesterday. I guess the worst is over.”
Dimas: “Ya, aku masih sedikit sakit, tapi jelas lebih baik dari kemarin. Kurasa yang terburuk sudah berakhir.”

Rara: “Glad to hear that. I had a pretty bad weekend too. My phone broke, and I lost all my photos.”
Rara: “Senang mendengarnya. Aku juga mengalami akhir pekan yang buruk. Ponselku rusak, dan aku kehilangan semua fotoku.”

Dimas: “Oh no! That’s awful. I know how much you love taking pictures.”
Dimas: “Oh tidak! Itu mengerikan. Aku tahu betapa kamu suka mengambil gambar.”

Rara: “Yeah, I’m still bummed about it. But I guess it could be worse. At least no one was hurt.”
Rara: “Ya, aku masih kecewa. Tapi kurasa bisa lebih buruk. Setidaknya tidak ada yang terluka.”

Dimas: “That’s true. And you can always get a new phone and take more pictures.”
Dimas: “Itu benar. Dan kamu selalu bisa membeli ponsel baru dan mengambil lebih banyak gambar.”

Rara: “You’re right. I’m trying to stay positive. But it’s still a bummer.”
Rara: “Kamu benar. Aku mencoba untuk tetap positif. Tapi tetap saja menyebalkan.”

Dimas: “I understand. Well, I hope you have a better week ahead.”
Dimas: “Aku mengerti. Yah, aku harap kamu memiliki minggu yang lebih baik di depan.”

Rara: “Thanks, you too!”
Rara: “Terima kasih, kamu juga!”

Sekarang kamu sudah paham kan perbedaan antara “worse” dan “worst”? Jangan lupa untuk terus berlatih menggunakan kata-kata ini dalam kalimat agar kamu semakin mahir berbahasa Inggris!

Tes Vocabulary dengan Latihan Soal Phrasal Verb

Cara paling ampuh untuk mengingat vocab Bahasa Inggris adalah dengan banyak latihan. Kali ini Tom kembali dengan latihan soal untuk mengetes kekayaan vocabulary-mu. Yup, hari ini, yuk uji pengetahuanmu tentang ragam phrasal verb.

Phrasal verb adalah sebuah frasa yang terbentuk dari dua atau lebih kata yang berfungsi sebagai kata kerja. Memahami phrasal verb akan berguna buatmu karena ada beberapa kata yang bisa disederhanakan. Contohnya saat kamu ingin menjelaskan kalau kamu berdandan lebih rapi dari biasanya karena ada pesta, kamu bisa menggunakan phrasal verb “dress up.” Atau saat kamu ingin berolahraga, kamu bisa bilang “workout.”

Apakah kamu tahu phrasal verb yang lain?

Latihan Phrasal Verb 1

Dari daftar phrasal verb berikut ini, apakah kamu bisa memasangkannya dengan makna yang tepat?

  1. Go against
  2. Break the ice
  3. Hang around
  4. Pass down
  5. Fall behind
  6. Get around
  7. Break down
  8. Tuck in
  9. Look after
  10. Cool off

a. Mendinginkan diri, apalagi setelah berada di tempat yang panas.

b. Memberikan atau mengajarkan sesuatu kepada orang yang lebih muda

c. Melawan atau menolak sesuatu yang bertentangan

d. Rusak, berhenti berfungsi, hancur

e. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain atau untuk menemukan cara menangani masalah.

f. Memasukkan bagian baju ke dalam celana aau rok

g. Tertinggal atau lebih lambat dari yang lain.

h. Merawat atau menjaga seseorang atau sesuatu

i. Memulai percakapan dalam situasi sosial yang canggung

j. Menghabiskan waktu di suatu tempat tanpa tujuan tertentu

Latihan Soal Phrasal Verb 2

Setelah kamu memasangkan phrasal verb dengan pengertiannya, sekarang coba lengkapi kalimat berikut dengan phrasal verb yang tepat.

1. Eleanor had to ___ her doll because it doesn’t fit into the bag.

2. Despite their differences, the girls ___ very well.

3. Can you ___ my cat while I’m on vacation?

4. I’m ___ to the concert next weekend.

5. I ___ an old friend at the grocery store yesterday.

Latihan Soal Phrasal Verb 3

Ubahlah kata yang digarisbawahi pada kalimat berikut menjadi kalimat yang menggunakan phrasal verb.

1. The group decided to postpone the trip because of the latest accident.

2. He discovered the truth about the lost gem.

3. The famous dinerestablished a new branch in the city.

4. Tom started to feel better after the flu.

5. The dog escaped from Jake after stealing a piece of meat.

6. Why don’t you wear something comfortable?

7. We need to solve this problem before it gets worse.

8. The teacher revised the essay to correct the mistakes.

9. Ben rejected the offer to be the leader.

10. The coach cancels the match due to the bad weather.

Bagaimana latihan soal kali ini, EFriends? Apakah kamu lebih suka latihan soal tentang grammar atau vocabulary? Semoga kamu bisa menjawab semua soalnya, ya!

Kunci jawaban

Latihan 1

1-C; 2-I; 3-J; 4-B; 5-G; 6-E; 7-D; 8-F; 9-H; 10-A

Latihan 2

1. Give up; 2. Get along; 3. Look after; 4. Looking forward; 5. Ran into

Latihan 3

1. Put off; 2. Found out; 3. Set up; 4. Get over; 5. Get away; 6. Change into; 7. Work out; 8. Went over; 9. Took down; 10. Call off

Setiap Hari, Everyday atau Every Day?

Bahasa Inggris ini memang salah satu bahasa yang membingungkan. Bagaimana tidak? Hanya gara-gara berbeda spasi bisa mengubah struktur kalimat hingga maknanya. Salah satu contohnya adalah everyday dan every day. Hayo, siapa yang baru tahu kalo keduanya beda?

Setidaknya sekali saat belajar bahasa Inggris, kamu akan bertanya “apa ya perbedaan everyday dan every day?” Ternyata banyak orang yang tertukar dalam penggunaan everyday dan every day. Yuk kita bahas perbedaannya.

Penjelasan Everyday

Everyday” adalah satu kata sifat (adjective) untuk mendeskripsikan atau memodifikasi kata benda (noun). Everyday digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dijumpai sehari-hari atau sesuatu yang rutin digunakan.

Contoh kalimat:

1. Tiana told me to wear my everyday bag for the outing because it is waterproof.

(Tiana menyuruhku untuk memakai tas sehari-hariku untuk perjalanan karena tasnya tahan air

2. Checking on the coming stock is an everyday task of a shopkeeper.

(Memeriksa stok yang dating merupakan tugas sehari-hari seorang penjaga toko.)

Dalam kedua contoh kalimat di atas, kamu bisa lihat kalau kata “everyday” di sini punya makna “sesuatu yang biasa’. Kamu bisa mengganti kata “everyday” pada kalimat di atas dengan “usual” atau “ordinary” dan tetap tidak mengubah makna kalimatnya.

1. Tiana told me to wear my usual bag for the outing because it is waterproof.

2. Checking on the coming stock is an ordinary task of a shopkeeper.

Karena everyday adalah adverb untuk menjelaskan kata benda, maka kata ini umumnya digunakan dalam konteks membicarakan pakaian, aktivitas, atau suatu objek.

Penjelasan Every Day

Kalau “everyday” terdiri dari satu kata, “every day” terdiri dari dua kata yang tersusun dari kata “every” (adjective) dan kata “day” (noun). Kedua kata ini kalau digabung akan berubah menjadi adverb yang berarti “each day” atau setiap hari tanpa terkecuali. Every day juga mengindikasikan frekuensi terjadinya sesuatu.

Contoh kalimat

1. One month before the match, the soccer team practiced every day.

(Satu bulan sebelum pertandingan, tim sepak bola berlatih setiap hari.)

2. The bread is freshly baked every day.

(Roti baru dipanggang setiap hari.)

Every day biasanya digunakan dalam konteks yang membicarakan kebiasaan, jadwal atau komitmen.

Tips Mengingat Perbedaan Every Day dan Everyday

Karena sama-sama digunakan dalam topik tentang rutinitas, tidak heran kalau sering tertukar ya EFriends. Ini sedikit tips dari Tom supaya kamu mudah mengingat perbedaan everyday dan every day dan bisa menggunakannya dengan tepat dalam kalimat.

Tips 1: Coba gunakan kata “each day

Kalau kamu bingung harus pakai every day atau everyday, coba ganti pakai kata “each day”. Kalau saat diganti, kalimatnya jadi masuk akal, gunakan “every day”. Kalau tidak, maka gunakan “everyday

Contoh:

I bike to school each day. (I bike to school every day.)

It is just my each day shoes. (It is just my everyday shoes.)

Tips 2: Cek kata yang dimodifikasi

Kalau kata yang dimodifikasi adalah kata benda, maka kata yang tepat adalah “everyday.”

Contoh:

The band has an everyday routine. (Kata “everyday” mendeskripsikan “routine”)

Sampai di sini, apakah kamu sudah mengerti perbedaan everyday dan every day? Jangan lupa praktekkan dalam percakapan sehari-hari ya!