Emotional Intelligence adalah: Tingkat dan Manfaatnya

Menguasai bahasa asing penting untuk meningkatkan karier di kancah internasional. Untuk itu, kamu dapat mengikuti pelatihan bahasa Inggris di CEC Kampoeng Pare Mataram.

Selain kemampuan bahasa asing, salah satu kemampuan yang penting kamu kembangkan dalam hidup adalah emotional intelligence atau kecerdasan emosional. Bentuk kecerdasan yang satu ini seringkali diabaikan, dibandingkan bentuk kecerdasan lainnya.

Mengembangkan kecerdasan emosional sangatlah penting, karena akan membantu dalam interaksi dengan orang lain di kehidupan sehari-hari.

Emotional Intelligence adalah

Emotional intelligence (EI) atau kecerdasan emosional merujuk pada kemampuan mempersepsikan, mengontrol, dan mengevaluasi emosi.

Sejumlah peneliti menilai kecerdasan emosional bisa dipelajari dan diperkuat, sedangkan sejumlah peneliti lainnya mengklaim hal itu sudah menjadi karakteristik yang dibawa sejak lahir.

Kemampuan mengekspresikan dan mengontrol emosi adalah hal yang penting. Begitu pula kemampuan memahami, menafsirkan, dan merespons emosi orang lain.

Sejumlah psikolog menyebut kecerdasan emosional bisa jadi lebih penting daripada IQ dalam mendukung kesuksesan dalam hidup.

Salah satu tokoh yang membahas emotional intelligence adalah Daniel Goleman. Hal itu ia tuangkan dalam buku berjudul Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ (1995).

Goleman menyebut bahwa kecerdasan emosional sama pentingnya dengan IQ dalam hal meraih kesuksesan di bidang akademik, profesional, sosial, dan interpersonal.

Goleman menjelaskan kecerdasan emosional adalah kemampuan yang bisa diajarkan dan dilatih, salah satunya melalui kurikulum sekolah.

Emotional Intelligence Test

Jika kamu ingin mengikuti emotional intelligence test yang diselenggarakan kalangan profesional dalam kesehatan mental, ada dua pengukuran yang dapat digunakan.

a. Mayer-Salovey-Caruso Emotional Intelligence Test (MSCEIT)

MSCEIT adalah tes kemampuan yang mengukur empat cabang dari model kecerdasan emosional oleh Mayer dan Salovey.

Peserta tes mengerjakan tugas yang didesain untuk menilai kemampuan mereka mengetahui, mengidentifikasi, memahami, dan memanajemen emosi mereka.

b. Emotional and Social Competence Inventory (ESCI)

ESCI merupakan instrumen yang didasarkan pada Kuesioner Penilaian Diri dengan melibatkan orang lain dalam menilai kompetensi emosional seseorang. Tes ini didesain untuk mengevaluasi kemampuan sosial dan emosional dengan tujuan menunjukkan keistimewaan seseorang sebagai pemimpin.

Tingkat Kecerdasan Emosional

Ada empat tingkatan kecerdasan emosional. Apa saja?

a. Merasakan Emosi

Langkah pertama adalah merasakan emosi secara akurat. Dalam berbagai situasi, kemampuan ini termasuk pemahaman akan tanda nonverbal seperti bahasa tubuh dan ekspresi wajah.

b. Bernalar dengan Emosi

Langkah berikutnya adalah menggunakan emosi untuk mengembangkan pemikiran dan aktivitas kognitif. Emosi membantu kita memprioritaskan apa yang harus kita perhatikan dan bagaimana harus bereaksi.

c. Memahami Emosi

Emosi yang kita rasakan dapat mengandung berbagai makna. Jika seseorang menunjukkan emosi marah, orang lain harus menafsirkan sebab kemarahan dan makna dari emosinya.

d. Memanajemen Emosi

Kemampuan memanajemen emosi dengan efektif adalah bagian krusial dari kecerdasan emosional dan merupakan tingkatan tertinggi. Mengatur emosi dan merespons emosi orang lain secara tepat adalah hal yang penting dalam manajemen emosi.

Manfaat Memiliki Kecerdasan Emosional

Ada banyak contoh bagaimana kecerdasan emosional dapat berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari.

Berpikir Sebelum Bertindak

Orang yang cerdas secara emosional memahami bahwa emosi adalah sesuatu yang kuat, tetapi juga bersifat temporer. Orang yang cerdas secara emosional akan berpikir terlebih dahulu sebelum merespons suatu kejadian.

Kesadaran Diri

Orang yang cerdas secara emosional dapat memahami perasaan mereka sendiri dengan baik. Mereka dapat memahami banyak faktor yang memengaruhi emosi mereka.

Empati Terhadap Orang Lain

Manfaat terbesar dari memiliki kecerdasan emosional adalah kemampuan berempati terhadap apa yang dirasakan seseorang.

4 Gaya Academic Writing yang Bervariasi, Kamu Sudah Tahu Belum?

Ada empat jenis utama tulisan academic writing diantaranya adalah deskriptif, analitis, persuasif, dan kritis. Masing-masing jenis tulisan ini memiliki ciri dan tujuan kebahasaan yang spesifik. Simak 4 gaya academic writing yang bervariasi di sini!

4 Gaya Academic Writing

Descriptive

Jenis tulisan akademis yang paling sederhana adalah deskriptif. Tujuannya adalah untuk memberikan fakta atau informasi. Contohnya adalah ringkasan artikel atau laporan hasil eksperimen.

Jenis instruksi untuk tugas deskriptif murni meliputi: ‘identify’, ‘report’, ‘record‘, ‘summarise‘ dan ‘define’.

Analytical

Penulisan analitik mencakup penulisan deskriptif, tetapi juga mengharuskan kamu untuk mengatur kembali fakta dan informasi yang kamu gambarkan ke dalam kategori, kelompok, bagian, jenis, atau hubungan.

Persuasive

Menulis makalah persuasif membutuhkan seseorang untuk merangkul peran seorang salesman (atau pramuniaga). Kamu dapat menyatakan pendapat, proyek, atau ide yang kemudian harus kamu jual kepada pembaca kamu. Logika di balik bagaimana kamu memberikan informasi kepada pembaca seharusnya tidak dapat ditembus, membuat mereka tidak ragu bahwa apa yang kamu ungkapkan adalah satu-satunya kebenaran yang perlu mereka ketahui.

Catat poin kamu dengan hati-hati agar tidak memaksa, dan sembunyikan taktik penjualan kamu di balik kalimat yang dipikirkan dengan matang. Dalam hal mempertahankan argumen, kamu dapat menggunakan taktik logis, taktik emosional, atau campuran keduanya; ini tergantung pada apa yang kamu coba perdebatkan.

Critical

Menulis kritis adalah umum untuk penelitian, pascasarjana dan penulisan sarjana lanjutan. Ini memiliki semua fitur tulisan persuasif, dengan fitur tambahan setidaknya satu sudut pandang lainnya. Sementara menulis persuasif mengharuskan kamu untuk memiliki sudut pandang kamu sendiri tentang suatu masalah atau topik, menulis kritis mengharuskan kamu untuk mempertimbangkan setidaknya dua sudut pandang, termasuk kamu sendiri.

Karakteristik Academic Writing yang Baik

Ringkas (Conciseness): aturan, esai pendek; panjang makalah tersebut berkisar antara 200 hingga 500 kata.
Topik (Topic): topik yang sempurna untuk esai harus dipersempit dan tidak terlalu luas.
Teks yang terstruktur dengan baik (Well-structured text): teks esai yang baik tetap harus memiliki struktur yang solid dan mengikuti format makalah akademis yang tepat.
Ide sentral yang jelas (Clear central idea): setiap esai akademik harus menyampaikan poin spesifik yang harus jelas dan kuat.
Motivasi pribadi (Personal motivation): esai sering kali menyiratkan bahwa penulisnya secara pribadi tertarik pada subjek yang mereka diskusikan.
Fakta pendukung, bukti, dan contoh (Supporting facts, evidence, and examples): esai juga harus memberikan argumen yang mendukung ide tersebut seperti bukti pendukung.

Itulah ulasan mengenai academic writing yang bisa dijadikan referensi belajar kamu untuk menulis academic writing, ya. Kamu juga bisa gabung di Kelas Kursus Bahasa Inggris di CEC untuk mendapat materi dan latihan yang spesifik bersama tutor ahli lho. Yuk daftar sekarang!

Cara Menulis Referensi Pada Academic Writing yang Benar

Dalam menulis academic writing, referensi dapat diberikan dengan cara yang berbeda. Di beberapa bidang akademik, catatan digunakan untuk menunjukkan sumber yang digunakan, sedangkan disiplin ilmu lain menyukai gaya di mana referensi diintegrasikan dalam teks berjalan.

Dalam ilmu humaniora dan sosial, misalnya, referensi sering diintegrasikan ke dalam running text, sedangkan dalam sains, lebih umum untuk menunjukkan informasi sumber dalam catatan. Seperti yang kami jelaskan lebih lanjut di bawah, istilah kutipan integral dan kutipan non-integral digunakan untuk menggambarkan sejauh mana referensi terintegrasi dalam teks.

Kutipan integral/Integral Citations

Jika kamu mengutip atau memparafrase, kamu harus mengintegrasikan teks sumber yang kamu gunakan dari segi bahasa dan konten ke dalam teks kamu dengan mempertimbangkan hal berikut:

  • Kamu perlu mengontekstualisasikan referensi kamu
  • Kamu perlu memperkenalkan referensi
  • Kamu perlu memberikan referensi ke sumbernya

Metode bervariasi antar disiplin ilmu, dan dibutuhkan latihan untuk menguasai seni menggunakan referensi dengan cara yang relevan dan benar. Dua cara umum untuk memperkenalkan apa yang dikatakan atau ditulis orang lain adalah dengan mengatakan According to...  atau menggunakan apa yang disebut kata kerja pelaporan.

Kedua teknik berfungsi untuk memperkenalkan sumber:

According to + author’s name: According to Johansson, ….
Author’s name + reporting verb: Johansson argues that… / Johansson shows how…

A reporting verb (or reporting phrase) digunakan untuk mengidentifikasi penulis sumber dalam teks atau kata kerja semacam itu melaporkan apa yang dinyatakan oleh sumbernya.

Hal ini tergantung pada bagaimana kamu ingin menyajikan sumber dan bagaimana kamu ingin memposisikan penelitian/argumen kamu dalam kaitannya dengan sumber, kamu perlu memilih kata kerja yang sesuai.

 Common reporting verbs adalah seperti: show, present, argue, suggest, report, address, identify, describe, analyse, note, demonstrate, criticise, compare, observe..

Non-Integral Citations

Dalam kutipan non-integral, penulis sumber yang dirujuk hanya diakui melalui referensi. Ini berarti bahwa semua informasi tentang sumber disediakan dalam catatan atau referensi kurung, tergantung pada gaya referensi.

Subject-Verb-Agreement Rules yang Tepat Sesuai Grammar

Belajar bahasa Inggris jangan setengah-setengah. Kamu harus mempraktikkannya agar fasih. Salah satu caranya dengan mengikuti Les Bahasa Inggris.

Dalam bahasa Inggris, ada aturan subject-verb-agreement. Aturan ini perlu kamu perhatikan agar dapat membuat kalimat dengan tepat.

Simak penjelasannya berikut ini.

Subject-Verb-Agreement adalah

Subject-verb-agreement adalah penyesuaian antara bentuk subjek dan bentuk kata kerja (verb) dalam kalimat.

Penyesuaian tersebut dalam hal number, yakni apakah subjek dalam bentuk tunggal atau jamak.

Aturan dalam subject-verb-agreement

Penyesuaian subjek dengan kata kerja mengikuti sejumlah aturan berikut. Subjek dan kata kerja dalam contoh kalimat adalah yang digarisbawahi.

Aturan dasar

Subjek tunggal menggunakan kata kerja tunggal, sedangkan subjek plural menggunakan kata kerja plural.

Kecuali kata ganti (pronounI menggunakan kata kerja plural.

  • The list of items is on the desk.
  • The cars are parked behind the building.

Penempatan subjek sebelum of

Subjek digunakan sebelum frasa yang menggunakan of.

  • A bouquet of yellow roses lends color and fragrance to the room.

Subjek tunggal dalam kalimat oreither/orneither/or

Dua subjek tunggal yang dihubungkan dengan oreither/or, atau neither/nor menggunakan kata kerja tunggal.

  • Neither Cassie nor Carmen is available.

Kata kerja dalam kalimat oreither/orneither/nor

Kata kerja dalam oreither/or, atau neither/nor menyesuaikan kata benda yang paling dekat dengannya.

  • Neither the plates nor the serving bowl goes on that shelf.
  • Neither the serving bowl nor the plates go on that shelf.

Kata kerja plural untuk subjek berjumlah dua atau lebih

Gunakan kata kerja plural untuk dua atau lebih subjek yang dihubungan dengan and.

  • A car and a bike are my means of transportation.

Abaikan frasa keterangan

Terkadang subjek terpisah dengan kata kerja oleh kata-kata seperti along withas well asbesidesnot. Kata-kata ini bukan bagian dari subjek karena sifatnya hanya sebagai keterangan (adverb).

Abaikan kata-kata tersebut dan gunakan kata kerja mengikuti subjeknya.

  • The politician, along with the newsmen, is expected shortly.

Abaikan kata-kata dalam tanda kurung

Kata-kata dalam tanda kurung bukan bagian dari subjek.

  • Joe (and his trusty mutt) was always welcome.

Kalimat dengan here atau there

Jika di awal kalimat menggunakan here atau there, subjek mengikuti kata kerja.

  • There are four hurdles to jump.
  • There is a high hurdle to jump.

Subjek merupakan satuan

Gunakan kata kerja tunggal untuk jarak, waktu, uang, dan lain-lain yang digunakan sebagai satuan.

  • Three miles is too far to walk.

Kata kerja menyesuaikan jumlah subjek dengan kata bagian

Kata-kata yang menunjukkan suatu bagian dari kelompok yang lebih besar (majoritysomeall) tidak mengikuti aturan 1. Sesuaikan kata kerja dengan kata benda setelah of.

  • A lot of the pie has disappeared.
  • A lot of the pies have disappeared.

Kata benda kelompok

Kata benda kelompok (groupjuryfamilyaudiencepopulation) dapat berbentuk tunggal atau plural, tergantung pembicara atau penulisnya.

  • Most of the jury is here OR are here.

Penggunaan were

Kata were menggantikan was dalam kalimat yang menyatakan harapan atau bertentangan dengan fakta, tanpa memperhatikan subjeknya.

  • I wish it were Friday.

Pelajari Format Penulisan Academic Writing yang Bagus, Wajib Tahu!

Pernahkah kamu menulis sebuah karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris disebut academic writing? Saat kamu kuliah, format penulisan academic writing penting untuk dipahami lho. Terutama jika kamu berencana mencari beasiswa ke luar negeri. Lalu seperti apa format penulisan academic writing?

Biasanya, esai akademik mengikuti struktur standar 5 paragraf: pendahuluan, tiga paragraf isi, dan kesimpulan. Selain itu, setiap bagian akan memiliki struktur internal yang unik. Tujuan utama pendahuluan adalah untuk memperkenalkan topik dan mengungkapkan pesan utama esai (alias pernyataan tesis). Tugas utama paragraf tubuh adalah mempertahankan tesis dengan 3 sub argumen—1 per paragraf. Terakhir, kesimpulan ada untuk membungkus seluruh argumen dan meninggalkan kesan abadi dalam bentuk pernyataan penutup secara keseluruhan. Di bawah ini kami telah menyajikan organizer grafis yang menggambarkan rinciannya.

Format Penulisan Academic Writing

Untuk membantu kamu mendapatkan ide yang lebih baik tentang bagaimana membentuk kerangka yang sempurna untuk esai kamu, berikut adalah contoh kerangka untuk makalah yang ditulis tentang “Police Brutality and Its Impact on the Society”

  • Introduction
  • Hook: Statistics show that in 2019 alone, almost two thousand people were killed due to police brutality.
  • Background information and explanation of key terms: The term “police brutality” refers to the excessive, unwarranted, and often illegal use of force by the policemen. Throughout the US, and throughout global history, there have been plenty of cases of fatal force that range from assault to torture, and even murder. Moreover, statistical data indicates that the levels of violent crime in the United State do not determine the rates of police violence. That is why, recently, police brutality has become a real and prevalent issue that is being widely discussed and spotlighted in the media.
  • Thesis statement: The unwarranted use of force is a real problem that has a significant impact on how people view their society, and it has to be addressed appropriately to prevent further growth of discontent and violence.
  • Main Body
  • Point 1 + example/evidence
  • Point 2 + example/evidence
  • Point 3 + example/evidence
  • Conclusion/Kesimpulan
  • Summary of the key points discussed in the main body. (Ringkasan poin-poin yang sudah dijelaskan)
  • Restatement of the thesis statement. (Pengungkapan kembali pernyataan awal)
  • A final sentence that leaves readers with more to consider. (Kalimat terakhir yang membuat para pembaca bertanya/ingin tahu kelanjutannya)

Demikian ulasan mengenai format penulisan academic writing, semoga menambah referensi kamu sebelum menulis academic writing sendiri, fellas. Semoga membantu! Untuk mendapat arahan materi academic writing yang lebih baik, kamu juga bisa gabung di Kelas Speaking Academy lho. Yuk daftar sekarang!

Apa Arti LMAO? Begini Penjelasan Lengkapnya!

Dalam sebuah forum diskusi di grup WhatsApp, pernahkah kamu melihat seseorang mengakhiri chatnya dengan berkata LMAO?

Setelah ucapan atau lelucon yang kamu lontarkan, mungkin seseorang lalu menyahutnya dengan berkata LMAO/LOL.

Memangnya apa sih artinya?

Tahukah kamu?

LOL dan LMAO adalah termasuk ke dalam akronim-akronim yang pastinya kamu sudah tidak asing. Banyak sekali orang yang menggunakan singkatan ini dalam chat atau komentar-komentar netizen di media sosial.

Seperti melansir dari situs grammarly, Lmao adalah ungkapan yang muncul di benak kita saat sedang tertawa terbahak-bahak, meskipun kita jarang kehilangan bagian tubuh karena tertawa.

Contoh Kalimat yang Menggunakan LMAO

  • That’s one funny kitten! LMAO! – Itu ada satu anak kucing yang lucu! Ngakak!
  • OMG dat joke w/ polar bear, lmao. – Ya ampun, lelucon dengan beruang kutub, lucu banget!
  • I lmao whenever I hear a pun.– Saya tertawa setiap kali saya mendengar permainan kata-kata.
  • You like puns, lmao! – Kamu menyukai permainan kata-kata, haha!

Arti LMAO

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Lmao berarti tertawa terbahak-bahak. Biasanya orang menggunakannya dalam percakapan tertulis untuk menunjukkan bahwa mereka menganggap ada sesuatu yang lucu. Kamu juga dapat menganggapnya sebagai versi tertawa terbahak-bahak.

Istilah Lmao muncul pada awal 1990-an, dan orang-orang yang menggunakannya pertama kali dalam komunikasi online. Orang-orang pun menganggap menulis istilah lmao lebih efektif dibandingkan dengan “hahahaha” atau “wah, lucu sekaliAku sampai tertawa terpingkal-pingkal.”

Cara Menggunakan LMAO yang Benar

Lmao bukanlah ungkapan yang harus kamu gunakan dalam komunikasi formal. Gunakan lmao untuk berkomunikasi di jejaring sosial, aplikasi pesan teks. Kamu juga dapat menulis lmao dalam huruf besar atau kecil, tetapi jika kamu benar-benar perlu menggunakan singkatan dalam konteks yang lebih formal, tetap gunakan aturan penggunaan huruf besar, ya.

Ada beberapa cara menyampaikan lmao yang menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertawa seperti:

  • Menulis akronim dalam huruf besar semua
  • Menambahkan o di akhir singkatan menjadi lmaoo.
  • Menambahkan f-word sehingga menjadi lmfao.

Demikian penjelasan mengenai lmao dan artinya yang bisa dijadikan referensi belajar kamu. Dari ulasan di atas, kira-kira apakah kamu sudah paham penggunaan dan arti lmao, fellas?

Kamu juga bisa gabung di Kelas Bahasa Inggris CEC untuk mendapat arahan belajar bahasa Inggris yang tertarget bersama tutor ahli lho. Yuk daftar sekarang dan dapatkan promo menariknya!

Daftar Kata Formal dalam Menulis Academic Writing, Penting!

Untuk sebagian besar siswa, menulis esai tidak selalu mudah, bahkan kerapkali menantang. Untuk mampu menulis di tingkat akademik membutuhkan keterampilan yang memakan waktu bertahun-tahun untuk dikuasai – padahal jika memiliki keinginan melanjutkan studi hingga ke jenjang universitas, kemampuan ini sangat penting dimiliki lho.

Terutama untuk sukses di perkuliahan luar negeri, dimana banyak tugas esai dalam bahasa Inggris akan diberikan. Namun, tak perlu khawatir, simak saja referensi daftar kata untuk menulis academic writing dalam bahasa Inggris di bawah ini!

Daftar Kata Untuk Menulis Academic Writing

Menurut laman www.oxbridgeessays.com, di bawah ini referensi kata hubung yang biasa digunakan untuk membuat academic writing dalam bahasa Inggris yang berkualitas.

1. For instance; to give an illustration of; to exemplify; to demonstrate; as evidence; to elucidate

‘High involvement shopping’, an experiential process described by Wu et al. (2015, p. 299) relies upon the development of an identity-based alliance between the customer and the brand. Celebrity status at Prada, for example, has created an alliance between the brand and a new generation of millennial customers.

2. In view of; in light of; considering

Contoh penggunaan pada teks academic writing:

“The result of the American invasion has severely impaired American interests in the Middle East, exponentially increasing popular hostility to the United States throughout the region, a factor which has proved to be a powerful recruitment tool for extremist terrorist groups (Isakhan, 2015). Considering [or In light of / In view of] the perceived resulting threat to American interests, it could be argued that the Bush administration failed to fully consider the impact of their actions before pushing forward with the war.”

3. According to X; X stated that; referring to the views of X

Dalam menulis academic writing, sebaiknya kita tidak menggunakan a direct quote, seperti di bawah ini:

“A theory can be proved by experiment, but no path leads from experiment to the birth of a theory.” {Albert Einstein, 1954, Einstein: A Biography}.

Tapi gunakan kalimat yang kamu susun sendiri berdasarkan kutipan tersebut.

As Einstein often reiterated, experiments can prove theories, but experiments don’t give birth to theories.

4. Moreover; furthermore; in addition; what’s more

Contoh penggunaan dengan beberapa kata hubung formal seperti:

The dissociation of tau protein from microtubules destabilises the latter resulting in changes to cell structure, and neuronal transport. Moreover, mitochondrial dysfunction leads to further oxidative stress causing increased levels of nitrous oxide, hydrogen peroxide and lipid peroxidases.”

5. In order to; to that end; to this end

My research entailed hours of listening and recording the sound of whales in order to understand how they communicate.

Dutch tech companies offer support in the fight against the virus. To this end, an online meeting took place on Wednesday…

6. In other words; to put it another way; that is; to put it more simply

A null hypothesis is a statement that there is no relationship between phenomena. In other words, there is no treatment effect.

Nothing could come to be in this pre-world time, “because no part of such a time possesses, as compared with any other, a distinguishing condition of existence rather than non-existence.” That is, nothing exists in this pre-world time, and so there can be nothing that causes the world to come into existence.

7. Similarly; likewise; another key fact to remember; as well as; an equally significant aspect of

In 1996, then-transport minister Steve Norris enthused about quadrupling cycling trips by 2012. Similarly, former prime minister David Cameron promised a “cycling revolution” in 2013…

Renewable Energy Initiative (AREI) aims to bridge the gap of access to electricity across the continent (…). Another key fact to remember is that it must expand cost-efficient access to electricity to nearly 1 billion people.

8. Conversely; however; alternatively; on the contrary; on the other hand; whereas

89% of respondents living in joint families reported feeling financially secure. Conversely, only 64% of those who lived in nuclear families said they felt financially secure.

The first protagonist has a social role to fill in being a father to those around him, whereas the second protagonist relies on the security and knowledge offered to him by Chaplin.

9. By contrast; in comparison; then again; that said; yet

All the tests were positive. That said, we must also consider the fact that some of them had inconclusive results.

10. Despite this; provided that; nonetheless

Despite the criticism received by X, the popularity of X remains undiminished.

Phrasal Verb: Pengertian, Jenis, dan Contoh Penggunaan

Tahukah kamu?

Phrasal Verb adalah bagian penting dalam bahasa Inggris yang sering muncul di sebuah percakapan verbal atau tulisan. Jika kamu sering membaca novel berbahasa Inggris atau menonton film bahasa Inggris, ada banyak phrasal verb yang akan ditemui. Phrasal verb di sini adalah kalimat yang mengandung kata kerja lebih dari satu kata seperti “watch out”, “break out“, “pull over”, “clean up”.

Yuk belajar phrasal verb mulai dari pengertian, jenis, dan contoh penggunaannya di sini!

Phrasal Verb

Phrasal verbs adalah salah satu materi verb yang sedikit membingungkan, terutama bagi pembelajar bahasa Inggris pemula.

Menurut Oxford Languages, pengertian phrasal verb adalah:

“an idiomatic phrase consisting of a verb and another element, typically either an adverb, as in break down, or a preposition, for example see to, or a combination of both, such as look down on.”

Phrasal Verb List

Berikut ini adalah contoh jenis phrasal verb dalam bahasa Inggris yang sering muncul, beserta contohnya. Simak yaa!

ask somebody out
invite on a date
Brian asked Judy out to dinner and a movie.

ask around
ask many people the same question
asked around but nobody has seen my wallet.

add up to something
equal
Your purchases add up to $205.32.

back something up
reverse
You’ll have to back up your car so that I can get out.

back somebody up
support
My wife backed me up over my decision to quit my job.

blow up
explode
The racing car blew up after it crashed into the fence.

blow something up
add air
We have to blow 50 balloons up for the party.

break down
stop functioning (vehicle, machine)
Our car broke down at the side of the highway in the snowstorm.

break down
get upset
The woman broke down when the police told her that her son had died.

break something down
divide into smaller parts
Our teacher broke the final project down into three separate parts.

break in
force entry to a building
Somebody broke in last night and stole our stereo.

break into something
enter forcibly
The firemen had to break into the room to rescue the children.

break something in
wear something a few times so that it doesn’t look/feel new
I need to break these shoes in before we run next week.

break in
interrupt
The TV station broke in to report the news of the president’s death.

break up
end a relationship
My boyfriend and I broke up before I moved to America.

break up
start laughing (informal)
The kids just broke up as soon as the clown started talking.

break out
escape
The prisoners broke out of jail when the guards weren’t looking.

break out in something
develop a skin condition
broke out in a rash after our camping trip.

bring somebody down
make unhappy
This sad music is bringing me down.

bring somebody up
raise a child
My grandparents brought me up after my parents died.

bring something up
vomit
He drank so much that he brought his dinner up in the toilet.

call around
phone many different places/people
We called around but we weren’t able to find the car part we needed.

call somebody back
return a phone call
called the company back but the offices were closed for the weekend.

call something off
cancel
Jason called the wedding off because he wasn’t in love with his fiancé.

call somebody back
return a phone call
called the company back but the offices were closed for the weekend.

call something off
cancel
Jason called the wedding off because he wasn’t in love with his fiancé.

call on somebody
ask for an answer or opinion
The professor called on me for question 1.

call on somebody
visit somebody
We called on you last night but you weren’t home.

call somebody up
phone
Give me your phone number and I will call you up when we are in town.

calm down
relax after being angry
You are still mad. You need to calm down before you drive the car.

not care for somebody/ something
not like (formal)
I don’t care for his behaviour.

catch up
get to the same point as somebody else
You’ll have to run faster than that if you want to catch up with Marty.

check in
arrive and register at a hotel or airport
We will get the hotel keys when we check in.

Contoh Kalimat Phrasal Verb dan Artinya

  • I didn’t want to bring the situation up at the meeting. (saya tidak ingin membicarakan topik ini di rapat)
  • Please can you fill this form in? (Bisakah anda mengisi dokumen ini?)
  • I’ll pick you up from the station at 8 p.m. (saya akan menjemput kamu dari stasiun pukul 8 malam)
  • She turned the job down because she didn’t want to move to Glasgow. (Dia tidak menerima tawaran pekerjaannya, karena dia tidak ingin pindah ke Glasgow)

Demikian penjelasan mengenai phrasal verb yang bisa dijadikan referensi belajar kamu. Dari ulasan di atas, kira-kira apakah kamu sudah paham penggunaan phrasal verb, fellas?

Kamu juga bisa gabung di Kelas Grammar CEC untuk mendapat arahan belajar Grammar yang tertarget bersama tutor ahli lho. Yuk daftar sekarang dan dapatkan promo menariknya!

Pengertian dan Contoh Penggunaan Noun Clause, Yuk Pelajari!

Sebagai pembelajar bahasa Inggris di level menengah, kamu akan melanjutkan materi tentang tata bahasa/grammar yang berguna untuk membantu berkomunikasi dengan baik. Pada artikel kali ini, kita akan belajar tentang Noun Clause dari pengertian hingga contoh penggunaannya, ya.

Yuk disimak!

Noun clause

Noun clause adalah klausa kata benda, dimana klausa dependen yang menggantikan kata benda apa pun dalam kalimat, apakah itu subjek, objek, atau pelengkap subjek.

Apa itu dependent clause? Dependent clause adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri atau menjadi kalimat yang utuh karena dependent clause tidak menyampaikan pemikiran yang lengkap meskipun dia memiliki subjek dan kata kerja.

Sedangkan noun clause berfungsi sebagai komponen kalimat seperti: subject, object of verb, object of preposition, dan subject complement serta dapat digantikan dengan pronoun it.

Contoh Kalimat Noun Clause

  • She was saddened by what she had read. (Object of the prepositions ‘by’)
  • I like to keep a schedule of when I have upcoming appointments.  (Object of the prepositions ‘of’)
  • Actors can become whomever they want to be on the stage. (Subject complement)

Contoh Noun Clause as Subject

Why my pet turtle stares at me all day is beyond me

Dalam kalimat di atas, klausa kata benda yang digarisbawahi bertindak sebagai subjek tunggal dari klausa independen.

Contoh Noun Clause as Object

Direct Object

When my dog goes to doggy day care, I do not know what he does, but he always has the best time

Pada kalimat di atas, noun clause what he do bertindak sebagai direct object dari verb know.

Indirect Object

She chose to photograph whomever was willing to pose for her. 

Dalam kalimat di atas, objek langsung dari kata kerja yang dipilih adalah frasa infinitif untuk memotret. Sama seperti klausa kata benda, frasa infinitif ini bertindak seperti objek langsung kata benda. Oleh karena itu, klausa kata benda siapa pun yang bersedia berpose untuknya adalah objek tidak langsung dari kata kerja yang sama.

Tips Belajar Noun Clause

Tip #1. Noun Clauses dapat menggantikan kata benda apa pun dalam sebuah kalimat, termasuk subjek, objek, dan pelengkap. (No one knows why she is afraid of lizards).

Tip #2. Klausa kata benda bukan pengubah; mereka adalah placeholder. (When she will arrive is dependent on traffic).

Tip #3. Klausa kata benda selalu dimulai dengan kata ganti tanya atau kata umpatan. (The pug did not know what would make his life any more perfect).

Demikian penjelasan mengenai noun clause yang bisa dijadikan referensi belajar kamu. Dari ulasan di atas, kira-kira apakah kamu sudah paham penggunaan noun clause fellas?

Kamu juga bisa gabung di Kelas Grammar CEC untuk mendapat arahan belajar Grammar bahasa Inggris yang tertarget bersama tutor ahli lho. Yuk daftar sekarang dan dapatkan promo menariknya!

Biografi dan Puisi Edgar Allan Poe, Pencipta Karya Horor dan Misterius!

Membaca sajian cerita yang penuh misteri dan kejadian horor memang menantang. Tokoh, tema, cerita yang diangkat disertai alur yang menegangkan adalah kombinasi yang menarik untuk menjadi teman di kala sendiri.

Nah, apakah kamu penggemar karya horor yang misterius, fellas? Kamu pasti tidak asing dengan tokoh bernama Edgar Allan Poe!

Siapakah dia? Simak biografi dan karya puisi Edgar Allan Poe, sang pencipta karya horor dan misterius di sini!

Biografi Edgar Allan Poe

Edgar Allan Poe lahir pada tanggal 19 Januari 1809. Ia meninggal pada 7 Oktober 1849. Edgar dikenal sebagai penyair, cerpenis, editor, kritikus dan salah satu pemimpin Gerakan Romantik Amerika.

Tokoh Edgar adalah seorang penulis terkenal dari Amerika Serikat yang mendapat pemasukan hanya dari menulis. Namun, ia mengalami kondisi finansial dan karier yang banyak hambatan. Poe meninggal pada usia 40 tahun dengan dugaan yang tidak jelas.

Dari silsilah keluarganya, Edgar Poe lahir di Boston, Massachusets, anak kedua dari aktor David dan Eliza Poe. Namun, nasibnya malang, ayahnya meninggalkan keluarga tersebut pada tahun 1810, dan ibunya meninggal setahun kemudian. Tokoh Edgar hidup dengan keterbatasan bahkan ia pernah kekurangan dana saat kuliah di University of Virginia.

Namun pada saat itu, Poe memulai karir menulisnya, ia pun menerbitkan koleksi cerpen anonim berjudul Tamerlane and Other Poems (1827). Hingga suatu saat kemudian, Edgar Poe pun menyatakan tekad kuatnya menjadi seorang penulis dan sastrawan dan menghasilkan banyak karya.

Puisi Edgar Allan Poe

Seperti melansir dari laman poestories.com, ada banyak karya dari Edgar seperti berjudul; alone, the bells, the city in the sea, dream-land, for Annie, Eldorado, Lenore, dan lainnya.

The raven

by Edgar Allan Poe
(published 1845)

Once upon a midnight dreary, while I pondered, weak and weary,
Over many a quaint and curious volume of forgotten lore,
While I nodded, nearly napping, suddenly there came a tapping,
As of some one gently rapping, rapping at my chamber door.
“‘Tis some visitor,” I muttered, “tapping at my chamber door-
                 Only this, and nothing more.”

Ah, distinctly I remember it was in the bleak December,
And each separate dying ember wrought its ghost upon the floor.
Eagerly I wished the morrow;- vainly I had sought to borrow
From my books surcease of sorrow- sorrow for the lost Lenore-
For the rare and radiant maiden whom the angels name Lenore-
                 Nameless here for evermore.

And the silken, sad, uncertain rustling of each purple curtain
Thrilled me- filled me with fantastic terrors never felt before;
So that now, to still the beating of my heart, I stood repeating,
“‘Tis some visitor entreating entrance at my chamber door-
Some late visitor entreating entrance at my chamber door;-
                 This it is, and nothing more.”

Presently my soul grew stronger; hesitating then no longer,
“Sir,” said I, “or Madam, truly your forgiveness I implore;
But the fact is I was napping, and so gently you came rapping,
And so faintly you came tapping, tapping at my chamber door,
That I scarce was sure I heard you”- here I opened wide the door;-
                 Darkness there, and nothing more.

Deep into that darkness peering, long I stood there wondering, fearing,
Doubting, dreaming dreams no mortal ever dared to dream before;
But the silence was unbroken, and the stillness gave no token,
And the only word there spoken was the whispered word, “Lenore?”
This I whispered, and an echo murmured back the word, “Lenore!”-
                 Merely this, and nothing more.

Back into the chamber turning, all my soul within me burning,
Soon again I heard a tapping somewhat louder than before.
“Surely,” said I, “surely that is something at my window lattice:
Let me see, then, what thereat is, and this mystery explore-
Let my heart be still a moment and this mystery explore;-
                 ‘Tis the wind and nothing more!”

Open here I flung the shutter, when, with many a flirt and flutter,
In there stepped a stately Raven of the saintly days of yore;
Not the least obeisance made he; not a minute stopped or stayed he;
But, with mien of lord or lady, perched above my chamber door-
Perched upon a bust of Pallas just above my chamber door-
                 Perched, and sat, and nothing more.

Then this ebony bird beguiling my sad fancy into smiling,
By the grave and stern decorum of the countenance it wore.
“Though thy crest be shorn and shaven, thou,” I said, “art sure no craven,
Ghastly grim and ancient Raven wandering from the Nightly shore-
Tell me what thy lordly name is on the Night’s Plutonian shore!”
                 Quoth the Raven, “Nevermore.”

Much I marvelled this ungainly fowl to hear discourse so plainly,
Though its answer little meaning- little relevancy bore;
For we cannot help agreeing that no living human being
Ever yet was blessed with seeing bird above his chamber door-
Bird or beast upon the sculptured bust above his chamber door,
                 With such name as “Nevermore.”

But the Raven, sitting lonely on the placid bust, spoke only
That one word, as if his soul in that one word he did outpour.
Nothing further then he uttered- not a feather then he fluttered-
Till I scarcely more than muttered, “Other friends have flown before-
On the morrow he will leave me, as my hopes have flown before.”
                 Then the bird said, “Nevermore.”

Startled at the stillness broken by reply so aptly spoken,
“Doubtless,” said I, “what it utters is its only stock and store,
Caught from some unhappy master whom unmerciful Disaster
Followed fast and followed faster till his songs one burden bore-
Till the dirges of his Hope that melancholy burden bore
                 Of ‘Never- nevermore’.”

But the Raven still beguiling all my fancy into smiling,
Straight I wheeled a cushioned seat in front of bird, and bust and door;
Then upon the velvet sinking, I betook myself to linking
Fancy unto fancy, thinking what this ominous bird of yore-
What this grim, ungainly, ghastly, gaunt and ominous bird of yore
                 Meant in croaking “Nevermore.”

This I sat engaged in guessing, but no syllable expressing
To the fowl whose fiery eyes now burned into my bosom’s core;
This and more I sat divining, with my head at ease reclining
On the cushion’s velvet lining that the lamp-light gloated o’er,
But whose velvet violet lining with the lamp-light gloating o’er,
                 She shall press, ah, nevermore!

Then methought the air grew denser, perfumed from an unseen censer
Swung by Seraphim whose footfalls tinkled on the tufted floor.
“Wretch,” I cried, “thy God hath lent thee- by these angels he hath sent thee
Respite- respite and nepenthe, from thy memories of Lenore!
Quaff, oh quaff this kind nepenthe and forget this lost Lenore!”
                 Quoth the Raven, “Nevermore.”

“Prophet!” said I, “thing of evil! – prophet still, if bird or devil! –
Whether Tempter sent, or whether tempest tossed thee here ashore,
Desolate yet all undaunted, on this desert land enchanted-
On this home by Horror haunted- tell me truly, I implore-
Is there- is there balm in Gilead?- tell me- tell me, I implore!”
                 Quoth the Raven, “Nevermore.”

“Prophet!” said I, “thing of evil! – prophet still, if bird or devil!
By that Heaven that bends above us- by that God we both adore-
Tell this soul with sorrow laden if, within the distant Aidenn,
It shall clasp a sainted maiden whom the angels name Lenore-
Clasp a rare and radiant maiden whom the angels name Lenore.”
                 Quoth the Raven, “Nevermore.”

“Be that word our sign in parting, bird or fiend,” I shrieked, upstarting-
“Get thee back into the tempest and the Night’s Plutonian shore!
Leave no black plume as a token of that lie thy soul hath spoken!
Leave my loneliness unbroken!- quit the bust above my door!
Take thy beak from out my heart, and take thy form from off my door!”
              &nbs p;  Quoth the Raven, “Nevermore.”

And the Raven, never flitting, still is sitting, still is sitting
On the pallid bust of Pallas just above my chamber door;
And his eyes have all the seeming of a demon’s that is dreaming,
And the lamp-light o’er him streaming throws his shadow on the floor;
And my soul from out that shadow that lies floating on the floor
                 Shall be lifted- nevermore!

A Valentine

by Edgar Allan Poe
(published 1850)

For her this rhyme is penned, whose luminous eyes,
     Brightly expressive as the twins of Leda,
Shall find her own sweet name, that, nestling lies
     Upon the page, enwrapped from every reader.
Search narrowly the lines! — they hold a treasure
     Divine — a talisman — an amulet
That must be worn at heart. Search well the measure —
     The words — the syllables! Do not forget
The trivialest point, or you may lose your labor!
     And yet there is in this no Gordian knot
Which one might not undo without a sabre,
     If one could merely comprehend the plot.
Enwritten upon the leaf where now are peering
     Eyes scintillating soul, there lie perdu,
Three eloquent words oft uttered in the hearing
     Of poets, by poets — as the name is a poet’s, too.
Its letters, although naturally lying
     Like the knight Pinto — Mendez Ferdinando —
Still form a synonym for Truth. — Cease trying!
     You will not read the riddle, though you do the best you can do.

The Sleeper

by Edgar Allan Poe
(published 1831)

At midnight, in the month of June,
I stand beneath the mystic moon.
An opiate vapor, dewy, dim,
Exhales from out her golden rim,
And, softly dripping, drop by drop,
Upon the quiet mountain top,
Steals drowsily and musically
Into the universal valley.
The rosemary nods upon the grave;
The lily lolls upon the wave;
Wrapping the fog about its breast,
The ruin molders into rest;
Looking like Lethe, see! the lake
A conscious slumber seems to take,
And would not, for the world, awake.
All Beauty sleeps!- and lo! where lies
Irene, with her Destinies!

O, lady bright! can it be right-
This window open to the night?
The wanton airs, from the tree-top,
Laughingly through the lattice drop-
The bodiless airs, a wizard rout,
Flit through thy chamber in and out,
And wave the curtain canopy
So fitfully- so fearfully-
Above the closed and fringed lid
‘Neath which thy slumb’ring soul lies hid,
That, o’er the floor and down the wall,
Like ghosts the shadows rise and fall!
Oh, lady dear, hast thou no fear?
Why and what art thou dreaming here?
Sure thou art come O’er far-off seas,
A wonder to these garden trees!
Strange is thy pallor! strange thy dress,
Strange, above all, thy length of tress,
And this all solemn silentness!

The lady sleeps! Oh, may her sleep,
Which is enduring, so be deep!
Heaven have her in its sacred keep!
This chamber changed for one more holy,
This bed for one more melancholy,
I pray to God that she may lie
For ever with unopened eye,
While the pale sheeted ghosts go by!

My love, she sleeps! Oh, may her sleep
As it is lasting, so be deep!
Soft may the worms about her creep!
Far in the forest, dim and old,
For her may some tall vault unfold-
Some vault that oft has flung its black
And winged panels fluttering back,
Triumphant, o’er the crested palls,
Of her grand family funerals-

Some sepulchre, remote, alone,
Against whose portal she hath thrown,
In childhood, many an idle stone-
Some tomb from out whose sounding door
She ne’er shall force an echo more,
Thrilling to think, poor child of sin!
It was the dead who groaned within.

Demikian penjelasan mengenai biografi dan puisi Edgar Allan Poe yang bisa dijadikan referensi belajar kamu.

Kamu juga bisa gabung di Kelas Bahasa Inggris CEC untuk mendapat materi yang lebih lengkap dan tertarget dengan tutor ahli lho. Yuk daftar sekarang dan dapatkan promo menariknya!