Cara Terbaik Belajar Speaking Bahasa Inggris, Ikuti Tipsnya

Banyak orang kini menyadari mempelajari suatu bahasa harus dipraktikkan, tidak hanya dipelajari secara teori. Hal yang sering menjadi momok adalah saat diminta berbicara menggunakan bahasa asing, termasuk bahasa Inggris.

Jika kamu masih ragu-ragu, terapkan tips berikut untuk membantu kamu belajar speaking bahasa Inggris.

Bicara dengan tempo pelan

Seringkali siswa berbicara terlalu cepat, padahal masih dalam proses belajar bahasa tersebut. Berbicara dengan terburu-buru justru dapat menimbulkan kebingungan dan miskomunikasi.

Daripada berbicara terlalu cepat, cobalah berbicara pelan-pelan dan sampaikan sesederhana mungkin. Awalnya mungkin terdengar kaku. Namun jika kamu ingin bisa berkomunikasi secara jelas, hal ini akan sangat membantu.

Seiring berjalannya waktu kamu akan menjadi lebih familiar dengan bahasa tersebut. Cobalah mulai berbicara dengan tempo yang lebih cepat sampai terkesan alami.

Percaya diri

Banyak orang malu-malu saat pertama kali berbicara dengan bahasa Inggris. Hindari sikap ini.

Bersikaplah seolah-olah kamu dalam kondisi paling percaya diri. Dengan begitu, kamu menstimulasi otak untuk menciptakan kondisi kepercayaan diri yang tinggi.

Gunakan penekanan

Cobalah menggunakan penekanan yang berbeda pada kalimat yang sama. Kamu akan merasakan perbedaan maknanya.

Contohnya pada kalimat I didn’t say she stole my money. Kalimat ini mungkin terasa cukup jelas maknanya. Namun jika kita menambahkan penekanan pada kata yang berbeda, maknanya berubah drastis.

didn’t say she stole my money – someone else said it.

didn’t say she stole my money – I didn’t say it.

I didn’t say she stole my money – I only implied it.

I didn’t say she stole my money – I said someone did, not necessarily her.

I didn’t say she stole my money – I considered it borrowed, even though she didn’t ask.

I didn’t say she stole my money – only that she stole money.

I didn’t say she stole my money – she stole my things, not my money.

Latihan

Ingat peribahasa Practice makes perfect. Jika kamu ingin menjadi yang terbaik, kamu harus berusaha keras dan terus belajar.

Gunakan Google Translate di ponsel. Coba ucapkan sesuatu dalam bahasa Inggris dan lihat apakah Google mengetik dengan tepat sesuai yang kamu ucapkan. Jika ya, berarti pelafalanmu sudah tepat.

Jangan menyerah

Meskipun kamu melakukan kesalahan, jangan menyerah. Pahamilah bahwa hanya sedikit sekali, bahkan penutur asli, yang dapat menggunakan bahasa Inggris dengan sempurna.

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Selain itu, belum tentu orang lain memperhatikan kesalahan yang kamu buat.

Contoh Modul Kursus Speaking Bahasa Inggris: Materi dan Soal

Dalam kursus speaking, digunakan modul untuk menuntun proses pembelajaran. Di dalam modul terdapat berbagai materi dan latihan soal untuk melatih siswa semakin fasih berbicara bahasa Inggris.

Berikut ini contoh modul kursus speaking bahasa Inggris yang digunakan di Lister.

Speaking – Keeping a conversation going

Part 1

Imagine you are speaking to someone at a party. Make one follow-up question for each of these statements.

a. I’ve lived here for five years now.

b. I work in Manchester.

c. I’m going on holiday soon.

d. I went to Paris last week.

e. I moved house last Monday.

Part 2

Imagine you are speaking to someone at a party. Use the ideas below to make questions using question tags. Make your voice go down at the end, asking for agreement.

Example: John is a nice guy, isn’t he?

a. John / nice guy

b. music / great

c. cold / yesterday

d. you / two children

e. the / not from here

f. your birthday / last week

Speaking – Offering your opinion

Imagine a friend has a problem with his car. Listen and use the ideas below to have a conversation.

Example: You’d better not drive it. You really should take it to a garage or it might break down.

a. drive it ✖ / take to a garage ✓ / break down?

b. leave it ✖ / get worse?

c. repair it yourself ✖ / mechanic ✓

d. use car ✖ / train ✓

e. buy ticket in advance ✓ / busy tomorrow a.m.?

Speaking – Speculating about consequences

Listen and respond to each statement you hear using the ideas below and if … then, unless, or otherwise.

Example: You should go to the dentist, otherwise it’ll get worse.

a. go to the dentist / get worse

b. work hard/ fail exams

c. eat more healthily / put on weight

d. get it repaired / fall behind with work

e. apologize / lose your job

Contoh Materi Speaking Bahasa Inggris, Belajar Apa Saja?

Kini banyak orang yang mengambil kursus speaking agar semakin lancar berbahasa Inggris. Banyak yang menyadari bahwa mempelajari suatu bahasa perlu dipraktikkan.

Apa saja materi yang dipelajari dalam kursus speaking bahasa Inggris? Berikut contoh materi kursus speaking yang dibagi dalam tiga level kemahiran.

Beginner

Pada level kemahiran pertama, pembelajaran fokus pada membangun kemampuan menyampaikan presentasi secara terstruktur.

Siswa diperkenalkan teknik berbicara secara efektif dalam presentasi. Siswa juga akan mempraktikkan diskusi.

Siswa akan belajar bagaimana berbicara dalam durasi panjang secara percaya diri.

Di sini pembelajaran fokus pada pelafalan bunyi yang sulit dan penekanan kata tertentu. Siswa juga akan menambah kosakata baru dari berbagai topik.

Intermediate

Siswa akan belajar menyusun kata-kata yang hendak diucapkan dalam presentasi. Siswa akan dibimbing mempelajari teknik yang paling tepat untuk berdiskusi dalam kelompok.

Contohnya menyampaikan pendapat, menginterupsi pembicaraan dengan sopan, dan berargumen.

Siswa akan meningkatkan kemampuan pelafalan serta belajar mempraktikkan berbagai aspek kebahasaan.

Siswa juga akan mempelajari kosakata yang dibutuhkan dalam percakapan sehari-hari.

Advanced

Siswa akan meningkatkan kemampuan presentasi secara persuasif dengan menampilkan proposal. Siswa akan belajar mempertahankan argumentasi dalam diskusi kelompok.

Siswa akan lebih percaya diri dan fasih setelah melalui berbagai latihan percakapan.

Siswa akan meningkatkan kemampuan pelafalan yang alami. Siswa akan memperluas penguasaan kosakata.

Makin Jago Bahasa Inggris, Jangan Ragu Les Speaking!

Sudah cukup menguasai bahasa Inggris dasar, tetapi masih kurang percaya diri untuk mempraktikkannya? Kamu bisa memperbaikinya dengan mengikuti les speaking bahasa Inggris.

Kemampuan speaking bahasa Inggris benar-benar diperlukan jika kamu berniat tinggal, kuliah, atau bekerja di luar negeri. Terutama di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris.

Maka dari itu, jangan ragu mengambil kursus speaking bahasa Inggris.

Apa itu les speaking bahasa Inggris?

Les speaking berfokus pada kemampuan menggunakan suatu bahasa secara verbal. Umumnya les ini merupakan lanjutan setelah siswa menguasai kemampuan readingwriting, dan listening.

Siswa yang mengikuti les ini sudah memiliki kemampuan dasar bahasa yang dipelajari. Dalam hal ini adalah bahasa Inggris.

Dalam les, siswa akan belajar mempraktikkan kemampuan berbahasa untuk meningkatkan kefasihan berbicara.

Pembelajaran dilakukan berbasis aktivitas dengan dipandu pengajar. Siswa akan diminta membicarakan berbagai topik dalam kelompok.

Apa saja yang dipelajari dalam les speaking bahasa Inggris?

Dalam les speaking, kamu akan mempelajari hal-hal berikut.

  • berbicara, mempraktikkan, dan meningkatkan kefasihan
  • memperbaiki pelafalan, intonasi, penggunaan jeda, dan tips lainnya
  • memperkuat pengetahuan kosakata
  • berinteraksi dan berbincang dengan siswa lain
  • melakukan presentasi
  • membangun kepercayaan diri

Apa hasil yang didapat setelah les speaking bahasa Inggris?

Setelah mengikuti les, siswa diharapkan memperoleh hasil seperti yang dijelaskan berikut ini.

Kepercayaan diri

Kemampuan speaking siswa diharapkan sudah berkembang dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai konteks.

Mampu mempraktikkan bahasa Inggris dengan percaya diri dapat membantu dalam pekerjaan dan kehidupan sosial.

Fasih

Siswa diharapkan dapat berbicara dengan fasih, mudah, alami, tanpa perlu banyak mengambil jeda. Semakin sering berlatih, siswa akan semakin mudah menyampaikan gagasannya.

Akurasi

Siswa diharapkan dapat menggunakan tata bahasa, kosa kata, dan pelafalan yang tepat.

Kenapa harus fasih speaking bahasa Inggris?

Apa saja manfaat yang akan kamu dapatkan saat fasih berbahasa Inggris? Berikut penjelasannya.

Banyak digunakan dalam bisnis

Hampir seluruh perusahaan multinasional mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris bagi karyawannya.

Hal tersebut penting dalam komunikasi. Contohnya adalah negosiasi dengan klien asing.

Pengalaman liburan lebih menyenangkan

Jika kamu bekerja atau liburan ke luar negeri, memiliki kemampuan berbahasa Inggris adalah hal yang penting. Setidaknya kamu harus mengetahui kosakata dasar yang dibutuhkan selama bepergian.

Misalnya saat check-in di hotel, memesan makanan di restoran, memesan tiket, dan lain-lain.

Kesempatan kerja lebih baik

Jika kamu adalah seorang bilingual, kamu bisa mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik. Dengan kata lain, kamu berkesempatan memperoleh pendapatan yang lebih baik pula.

Mempertajam memori

Penelitian menunjukkan mempelajari bahasa lain memiliki banyak manfaat kognitif. Contohnya mempertajam memori, meningkatkan kreativitas, mampu memecahkan masalah, dan masih banyak lagi.

Mempermudah imigrasi

Jika kamu berencana melakukan imigrasi, kelancaran berbahasa Inggris akan turut dipertimbangkan negara tujuan. Kemampuan tersebut akan memudahkan kamu beradaptasi dengan lingkungan baru.

Mau Belajar di Akademi Bahasa Asing? Simak Dulu Pengertiannya

Kemampuan berbahasa asing menjadi tuntutan era modern. Di era globalisasi saat ini, kuliah, bekerja, bahkan tinggal di negara asing bukan lagi angan-angan yang sulit diwujudkan.

Namun tentunya diperlukan kemampuan berbahasa asing yang memadai untuk mewujudkannya. Untuk itu, hadirlah sejumlah akademi bahasa asing.

Berminat menempuh pendidikan di akademi bahasa asing? Simak dulu pengertiannya berikut ini.

Apa itu Akademi Bahasa Asing?

Akademi bahasa asing adalah institusi pendidikan yang menawarkan pembelajaran bahasa asing bagi siswanya.

Kelas di akademi bahasa asing biasanya diarahkan untuk tujuan tertentu. Misalnya kompetensi komunikatif dalam bahasa asing.

Pembelajaran bahasa asing di akademi biasanya mendukung pendidikan formal atau pengetahuan bahasa asing yang sebelumnya sudah dikuasai.

Siswa berasal dari berbagai latar belakang usia, pendidikan, dan pengalaman kerja.

Umumnya mereka memilih subjek bahasa asing tertentu sesuai dengan kebutuhan. Siswa akan belajar empat kemampuan berbahasa, yakni membaca, menulis, menyimak, dan berbicara.

Struktur Pendidikan Akademi Bahasa Asing

Sebelum menjalani pendidikan, umumnya calon siswa mengikuti tes penempatan untuk mengetahui kemampuannya. Dari hasil tes tersebut ditentukan level pembelajaran yang tepat untuk siswa.

Pembelajaran dapat diadakan dalam kelompok atau pribadi.

Organisasi

Sebagian besar akademi bahasa asing adalah swasta dan memiliki tujuan profit. Biaya kursus bervariasi tergantung beberapa faktor, termasuk nilai kurs dan permintaan akan kemampuan bahasa di mana akademi tersebut berada.

Akademi bahasa asing biasanya berbentuk independen atau waralaba.

Pengajar

Pengajar diharapkan memiliki kemampuan berbahasa asing pada level penutur native. Untuk kualifikasi formal lainnya, mengikuti persyaratan dari akademi, wilayah, atau negara tempat pendidikan diselenggarakan.

Tujuannya adalah untuk menjamin kualitas akademi bahasa asing dan mengakomodasi kebutuhan siswa secara memadai.

Pengajar biasanya memiliki gelar sarjana, master, atau doktor. Mereka biasanya sudah memiliki latar belakang di dunia pendidikan dan pengajaran.

Ujian Bahasa Asing

Beberapa akademi bahasa asing turut menawarkan ujian bahasa asing resmi untuk mengetes kemampuan siswa yang sudah menjalani pendidikan.

Berikut beberapa contoh ujian bahasa asing.

  • TOEIC (Bahasa Inggris)
  • TOEFL (Bahasa Inggris)
  • CaMLA (Bahasa Inggris)
  • TrackTest (Bahasa Inggris)
  • University of Toronto TEFL (Bahasa Inggris)
  • Cambridge English Language Assessment (Bahasa Inggris)
  • DELF/DALF (Bahasa Prancis)
  • TestDaF (Bahasa Jerman)
  • SIELE (Bahasa Spanyol)
  • DELE (Bahasa Spanyol)
  • JLPT (Bahasa Jepang)
  • TOPIK (Bahasa Korea)
  • HSK (Bahasa Mandarin)
  • DELI/DILI/DALI (Bahasa Italia)

Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Food and Beverage

Salah satu industri yang membutuhkan pengetahuan bahasa asing adalah food and beverage. Industri ini banyak dilirik karena selalu mempunyai prospek yang positif di masa depan.

Mengapa pelatihan bahasa asing untuk industri food and beverage diperlukan? Simak ulasannya.

Apa itu Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Food and Beverage?

Pelatihan bahasa asing ini ditujukan untuk mereka yang bekerja di bidang industri food and beverage. Mulai dari level manajerial sampai yang berinteraksi langsung dengan konsumen.

Food and beverage adalah industri yang akan terus berkembang. Inovasinya tidak akan pernah berhenti.

Mulai dari kuliner yang melegenda sampai kuliner kekinian yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya, semuanya dapat dijual kepada konsumen.

Jika kamu hendak terjun di industri ini, kamu akan banyak menemui istilah asing. Terutama untuk kuliner yang berasal dari luar negeri.

Maka dari itu, dapat dimengerti jika pelatihan bahasa asing penting untuk mereka yang bekerja di industri food and beverage.

Mengapa Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Food and Beverage Penting?

Industri food and beverage tidak mengenal batas negara. Terlebih di era globalisasi di mana mobilisasi menjadi lebih mudah.

Setiap wilayah memiliki ciri khas kulinernya masing-masing. Tidak jarang kuliner menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung.

Profesi di bidang food and beverage menjadi meluas. Saat ini tidak sedikit startup di bidang tersebut.

Dalam perusahaan startup, tentu kreativitas dan inovasi menjadi nomor satu. Pengetahuan tentang istilah-istilah food and beverage menjadi penting sebagai dasar menciptakan inovasi.

Baik kamu seorang chef, bartender, waiter, pemilik usaha, atau pekerja di bidang hospitality lainnya, kemampuan berbahasa asing menjadi sesuatu yang sangat krusial.

Manfaat Pelatihan Bahasa Asing untuk Industri Food and Beverage

Apa saja manfaat yang dirasakan pemilik usaha atau pekerja di industri food and beverage setelah mengikuti pelatihan bahasa asing?

Menciptakan inovasi

Dengan kemampuan bahasa asing yang baik, pemilik usaha atau pekerja di industri food and beverage akan memiliki pengetahuan yang luas.

Dengan bekal pengetahuan tersebut, mereka akan lebih mudah menciptakan inovasi untuk dijual.

Mampu melayani lebih baik

Dengan memiliki kemampuan bahasa asing yang baik, pemilik usaha atau pekerja di industri food and beverage dapat melayani konsumen. Terlebih konsumen mancanegara.

Mampu bersaing

Dengan inovasi yang maju dan pelayanan yang baik, usaha food and beverage yang dimiliki akan mampu bersaing. Kedua hal tersebut juga akan menarik perhatian konsumen.

5+ Tujuan dan Manfaat Kursus Bahasa Inggris Conversation

Berbicara mengenai kebutuhan akan bahasa Inggris memang tidak ada habisnya. Mendapat predikat sebagai bahasa internasional menjadi salah satu alasannya. Tak hanya untuk berkomunikasi dengan berbagai orang namun juga digunakan sebagai bahasa pengantar topik-topik penting. Selain itu, bahasa Inggris juga merupakan syarat kelulusan sebuah interview pekerjaan tertentu maupun beasiswa.

Dalam bahasa Inggris, terdapat 4 skill yang patut dikuasai seperti listening, reading, writing, dan speaking skill. Namun, jika kamu adalah seorang pemula, alangkah baiknya mempelajari speaking skill terlebih dahulu!

Tujuannya adalah saat belajar speaking, kamu akan dilatih untuk menguasai berbagai ungkapan sederhana yang berguna untuk berkomunikasi sehari-hari.

Tujuan Kursus Bahasa Inggris Conversation

Untuk melatih kemampuan speaking seseorang, salah satu tema yang akan dilatih adalah cara membangun percakapan yang baik dalam bahasa Inggris. Ada beberapa tujuan yang menjadi target seseorang dalam mengikuti English conversation class, diantaranya adalah:

– Mampu berkomunikasi formal dan informal di sekolah, tempat bekerja, dan tempat lainnya dalam konteks yang umum.
– Meningkatkan kemampuan menyimak dan mengemukakan pendapat dengan bahasa inggris.
– Meningkatkan vocabulary dan grammar.
– Mendapatkan kenyamanan dan kepercayaan diri berkomunikasi menggunakan bahasa inggris.
– Mengembangkan cara berfikir secara kritis dan meningkatkan kemampuan kerjasama team.

Manfaat Kursus Bahasa Inggris Conversation

Conversation adalah salah satu program kursus yang selalu menjadi favorit sepanjang masa. Hal ini karena program tersebut adalah yang paling populer. Keahlian dalam membangun percakapan dalam bahasa Inggris benar-benar penting dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, apa saja manfaat yang diperoleh orang yang mengambil kursus Bahasa Inggris Conversation?

  1. Mudah Bersosialisasi

Jika tujuan kamu adalah ingin mudah bersosialisasi dengan Bahasa Inggris, maka conversation adalah pilihan utama. Sehingga kamu akan lebih mudah bersosialisasi dengan siapa saja. Terutama ketika kamu melanjutkan kuliah di luar negeri. Conversation adalah kursus yang banyak dibutuhkan untuk mempermudah percakapan. Apakah kamu salah satunya?

  1. Peluang Bisnis

Jika kamu sedang mengembangkan usaha, atau bisnis, maka tingkatkanlah kemampuan percakapan Bahasa Inggris yang kamu punya. Kamu akan berpeluang untuk memasarkan produk atau layanan ke luar negeri. Saat ini ada banyak marketplace luar negeri yang bisa kamu gunakan untuk pemasaran. Namun, kamu harus paham Bahasa Inggris terlebih dahulu ya!

  1. Meningkatkan Peluang Kerja

Banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan kemampuan Bahasa Inggris yang baik. Hal ini bisa kamu jadikan sebagai peluang. Kamu akan berpeluang bekerja di suatu perusahaan yang membutuhkan skill Bahasa Inggris. Selain itu, kemampuan Bahasa Inggris kamu akan bermanfaat sekali untuk mendapatkan fee yang lebih besar.

  1. Mudah Menjalin Kerjasama dengan Perusahaan Asing

Kerjasama dalam bisnis dengan perusahaan asing kini semakin terbuka lebar di era digital dan globalisasi saat ini. Maka dari itu, setiap pemilik perusahaan wajib memahami Bahasa Inggris. Dengan begitu, perusahaannya akan mudah dalam menjalin hubungan dan kerjasama dengan perusahaan asing.

8 Universitas dengan Jurusan Bahasa Asing Terbaik Indonesia

Jurusan Bahasa dan Sastra adalah jurusan yang mempelajari bahasa, sastra, dan budaya tertentu di perkuliahan. Di sini mahasiswa akan belajar membaca, menulis, menyimak, dan berbicara.

Mana saja universitas di Indonesia yang menyediakan jurusan bahasa asing? Berikut sejumlah universitas dengan jurusan bahasa asing terbaik di Indonesia.

1. Universitas Brawijaya

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya menawarkan beberapa jurusan bahasa asing.

Terdapat Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Cina, Bahasa dan Sastra Prancis, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Jepang di kampus yang terletak di Jawa Timur ini.

2. Universitas Airlangga

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga menawarkan jurusan Sastra Jepang dan Sastra Inggris.

3. Universitas Sumatera Utara

Fakultas Ilmu Budaya USU memiliki beberapa jurusan bahasa asing.

Terdapat jurusan Sastra Arab, Sastra Inggris, Sastra Jepang, dan Sastra Cina di universitas yang terletak di Medan ini.

4. Universitas Padjadjaran

Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Padjadjaran memiliki beberapa jurusan bahasa asing, yakni Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Prancis, Bahasa dan Sastra Jepang, Bahasa dan Sastra Rusia, Bahasa dan Sastra Jerman, serta Bahasa dan Sastra Arab.

5. Universitas Pendidikan Indonesia

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI memiliki sejumlah jurusan pendidikan bahasa asing.

Di sini terdapat jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jerman, Pendidikan Bahasa Perancis, Bahasa dan Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Jepang, serta Bahasa Korea.

6. Universitas Diponegoro

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro menawarkan dua jurusan bahasa asing, yakni Bahasa dan Sastra Jepang serta Sastra Inggris.

7. Universitas Gadjah Mada

Fakultas Ilmu Budaya UGM menawarkan sejumlah jurusan bahasa asing.

Mulai dari Bahasa dan Kebudayaan Korea, Sastra Arab, Sastra Inggris, Sastra Jepang, sampai Sastra Prancis.

8. Universitas Indonesia

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menawarkan jurusan bahasa asing yang beragam. Beberapa di antaranya merupakan yang terbaik di Indonesia.

Mulai dari Bahasa dan Kebudayaan Korea, Sastra Belanda, Sastra Arab, Sastra Cina, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Jerman, Sastra Prancis, dan Sastra Slavia.

Selain menempuh pendidikan formal, kini kamu juga bisa belajar bahasa asing melalui kursus. Pengajaran bahasa asing di kursus tidak kalah kompeten dengan pendidikan formal, lho.

Universitas Bahasa Asing di Indonesia, Mana Saja?

Kuliah di jurusan bahasa asing atau bisa mendapat kesempatan belajar bahasa asing biasanya menjadi cita-cita anak kelas Bahasa. Namun, tak terbatas untuk anak bahasa saja, siapapun yang memiliki tekad kuat untuk mempelajarinya bisa menjadi anak bahasa. Apakah kamu salah satunya?

Simak beberapa universitas bahasa asing yang ada di Indonesia beserta alternatif pilihan yang harus kamu tahu!

Daftar Universitas Bahasa Asing

Universitas Indonesia

Jurusan bahasa asing di UI berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Ada berbagai jurusan bahasa asing tersedia seperti Bahasa dan Kebudayaan Korea, Sastra Belanda, Sastra Arab, Sastra Cina, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Jerman, Sastra Perancis, dan Sastra Slavia.

Tak sekadar universitas yang ada program Sastra Korea. Jurusan Sastra Korea UI adalah salah satu yang terbaik di Indonesia!

Universitas Gajah Mada

Di mana lagi universitas yang ada Sastra Korea? Fakultas Ilmu Budaya UGM menyediakan beberapa jurusan bahasa asing seperti Bahasa dan Kebudayaan Korea, Sastra Arab, Sastra Inggris, Sastra Jepang, dan Sastra Perancis.

UI dan UGM adalah dua universitas yang memiliki Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea. Tapi beberapa jurusan bahasa asing yang lain hanya ada di UI. Seperti, Sastra Jerman hanya ada di UI. 

Universitas Diponegoro

Undip, kampus di Semarang ini memiliki program studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang yang tidak kalah bagus lho. Jurusan bahasa asing lain di Fakultas Ilmu Budaya Undip adalah Sastra Inggris. 

Universitas Pendidikan Indonesia

Di UPI, terdapat beberapa program bahasa yaitu Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI yang menyediakan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Jerman, Pendidikan Bahasa Perancis, Bahasa dan Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Jepang, dan Bahasa Korea.

Universitas Padjajaran

Pasti kamu tidak asing lagi dengan universitas di Bandung yang satu ini bukan? Meskipun tak eksklusif sebagai universitas bahasa asing, Fakultas Ilmu Budaya Unpad juga memiliki beberapa jurusan bahasa asing seperti Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Perancis, Bahasa dan Sastra Jepang, Bahasa dan Sastra Rusia, Bahasa dan Sastra Jerman, serta Bahasa dan Sastra Arab.

Universitas Sumatera Utara

Tahukah kamu, Fakultas Bahasa di USU disebut sebagai Fakultas Ilmu Budaya. Jurusan bahasa asing di Fakultas Bahasa ini diantaranya adalah Sastra Arab, Sastra Inggris, Sastra Jepang, dan Sastra Cina.

Universitas Airlangga

Ada dua jurusan bahasa asing di Fakultas Ilmu Budaya Unair, yaitu Sastra Jepang dan Sastra Inggris.

Universitas Brawijaya

Jurusan bahasa asing incaranmu tak ada di Unair? Bagaimana dengan UB? Masih di Jawa Timur, tak jauh-jauh dari Unair, Fakultas Ilmu Budaya UB juga punya beberapa jurusan bahasa asing.

Diantaranya ada Jurusan Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Cina, Bahasa dan Sastra Perancis, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Jepang di UB. 

Itulah beberapa “universitas bahasa asing” yang bisa dijadikan referensi melanjutkan studi. Namun, apabila kamu tidak ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di atas, tenang! kamu masih punya pilihan kok.

Pengaruh Bahasa Asing Terhadap Bahasa Indonesia, Apa Saja?

Bahasa Indonesia berkembang pesat di era modern. Banyak kosakata yang terpengaruh atau diambil dari bahasa asing, termasuk bahasa Arab, bahasa Belanda, bahasa Inggris, bahasa Sanskerta, bahasa Tamil, dan bahasa Mandarin.

Bagaimana pengaruh bahasa asing terhadap bahasa Indonesia? Berikut penjelasannya.

Pengaruh Bahasa Sanskerta

Bahasa Indonesia (sebelumnya bahasa Melayu) mendapat pengaruh bahasa asing sekitar abad ke-4 Masehi. Saat itu perdagangan dan misi keagamaan Hindu-Buddha dari India Selatan tengah gencar.

Bahasa Sanskerta turut berpengaruh secara signifikan selama era tersebut.

Istilah-istilah Sanskerta yang diserap ke bahasa Melayu Kuno diklasifikasikan dalam kelompok politik, keagamaan, sikap moral, perasaan, gelar, upacara, geografi, anatomi, bilangan, flora dan fauna, dan lain-lain.

Penyerapan kosakata tersebut terus ditambahkan dengan berbagai penyesuaian.

Pengaruh Bahasa Tamil dan Bahasa Hindi

Bahasa Tamil dan bahasa Hindi dibawa kaum pedagang dari India Selatan sejak abad ke-11 sampai abad ke-19 Masehi.

Pengaruh bahasa Tamil dan bahasa Hindi dipertahankan sejak masa pendudukan Belanda sampai masa kini.

Pengaruh Bahasa Mandarin

Selain dari India Selatan, datang pula kaum pedagang dari Tiongkok. Hubungan perdagangan dari negara tersebut terjalin sejak abad ke-4 Masehi, terutama dengan kerajaan-kerajaan di Selat Malaka.

Selama masa tersebut, sejumlah kosakata bahasa Mandarin-Hokkien diserap ke bahasa Melayu. Kategori kata yang dominan adalah yang terkait dengan peralatan, perumahan, dan kuliner.

Pengaruh Bahasa Arab

Setelah kejayaan bahasa Sanskerta di masa kerajaan Hindu-Buddha pada abad ke-4 sampai abad ke-13, datang pengaruh bahasa Arab.

Bahasa tersebut dibawa kaum pedagang dari Teluk Persia dan India-Islam dari Gujarat. Selain berdagang, mereka menyebarkan agama dan bahasa Arab ke bangsa Melayu.

Literatur keagamaan berbahasa Melayu mulai dipengaruhi bahasa Arab, meskipun masih tetap mempertahankan istilah Sanskerta.

Kosakata bahasa Arab mulai mewarnai berbagai bidang, seperti hukum, kesehatan, dan linguistik.

Pengaruh Bahasa Portugis

Pada abad ke-16 dan ke-17, bangsa Portugis mulai berdagang ke wilayah Nusantara. Bahasa Portugis menjadi bahasa penghubung perdagangan di Malaka, Batavia, Maluku, Timor, dan Flores.

Selain berdagang, mereka juga menyebarkan agama Kristen.

Bahasa Portugis banyak memengaruhi istilah dalam agama Kristen, makanan, alat rumah tangga, istilah perang, dan lain-lain.

Pengaruh Bahasa Belanda

Bangsa Belanda melalui Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) lebih memilih menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa administrasi ketika mulai berdagang di wilayah Nusantara pada 1618.

Selain administrasi, bahasa Melayu juga digunakan dalam perdagangan dan penyebaran agama Protestan.

VOC menetapkan penggunaan bahasa Melayu Standar atau disebut juga bahasa Melayu Tinggi. Variasi ini digunakan dalam tradisi sastra dan bidang hukum di kerajaan Riau-Johor.

Sementara itu bahasa Belanda digunakan sebagai bahasa dinas resmi.