Gaya Menulis Undangan Bahasa Inggris untuk Berbagai Keperluan

Pesta acara pernikahan, reuni keluarga, seminar kampus, hingga acara perusahaan memiliki satu kesamaan: semuanya membutuhkan undangan yang jelas dan menarik. Namun, ketika harus menuliskannya dalam bahasa Inggris, banyak orang justru kebingungan menentukan gaya bahasa yang tepat. Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari berbagai gaya penulisan undangan bahasa Inggris untuk keperluan profesional, akademik, keluarga, hingga acara spesial agar pesan yang disampaikan terdengar lebih natural dan sesuai konteks.

Menariknya, menulis undangan bukan sekadar menerjemahkan kata “mengundang” ke dalam bahasa Inggris. Setiap acara memiliki tingkat formalitas yang berbeda. Undangan pernikahan tentu memiliki nuansa yang berbeda dengan undangan rapat perusahaan. Begitu pula undangan ulang tahun akan terdengar berbeda dibandingkan dengan undangan seminar akademik.

Oleh karena itu, memahami gaya bahasa yang sesuai dapat membantu menciptakan kesan yang lebih profesional sekaligus memudahkan penerima memahami tujuan acara yang akan dihadiri.

Unsur Penting dalam Undangan Bahasa Inggris

Terlepas dari jenis acaranya, sebagian besar undangan biasanya memuat beberapa informasi berikut:

  • Nama acara
  • Tanggal dan waktu
  • Lokasi
  • Tujuan acara
  • Informasi RSVP atau konfirmasi kehadiran

1. Undangan Profesional untuk Dunia Kerja

Dalam lingkungan kerja, undangan sering digunakan untuk meeting, workshop, pelatihan, networking event, atau gathering perusahaan.

Bahasa yang digunakan umumnya formal tetapi tetap ringkas.

Frasa yang Sering Digunakan

“We are pleased to invite you to…”

“You are cordially invited to…”

“We would be delighted to have your presence at…”

“Please join us for…”

Contoh

Subject: Invitation to Leadership Workshop

Dear Mr. Anderson,

We are pleased to invite you to our Leadership Development Workshop on August 15th, 2026. The event will take place at EF Learning Center and will focus on effective communication and team management.

We look forward to your participation.

Kind regards,

Human Resources Department

Kata-kata seperti pleased, delighted, dan cordially sering digunakan untuk memberikan kesan profesional.

2. Undangan Akademik untuk Seminar dan Presentasi

Lingkungan akademik memiliki karakteristik yang sedikit berbeda. Fokus utama biasanya terletak pada tujuan kegiatan dan manfaat yang akan diperoleh peserta.

Frasa yang Dapat Digunakan

“We are honored to invite you to…”

“Join us for an academic discussion on…”

“We would like to welcome you to…”

“This event will feature…”

Contoh

Dear Students,

We are honored to invite you to the International Education Seminar on September 5th, 2026.

This event will feature speakers from various universities and provide valuable insights into overseas study opportunities.

We look forward to seeing you there.

Sincerely,

Event Committee

Gaya seperti ini umum ditemukan pada seminar kampus, konferensi, maupun presentasi penelitian.

3. Undangan Pernikahan yang Elegan

Pernikahan biasanya menggunakan gaya bahasa yang lebih formal dan sentimental dibandingkan jenis acara lainnya.

Frasa yang Sering Digunakan

“Together with their families…”

“Request the honor of your presence…”

“Joyfully invite you to celebrate…”

“Join us as we begin our new journey together.”

Contoh

Together with their families,

Michael Johnson and Emily Carter request the honor of your presence at their wedding celebration on Saturday, the twentieth of June Two Thousand Twenty-Six at Grand Ballroom Jakarta.

Gaya seperti ini umum digunakan pada undangan pernikahan internasional karena memberikan kesan elegan dan berkesan.

4. Undangan Acara Keluarga

Acara keluarga biasanya berada di tengah-tengah antara formal dan santai.

Contohnya:

  • Family gathering
  • Reuni keluarga
  • Syukuran keluarga
  • Perayaan hari besar

Frasa yang Cocok Digunakan

“We would love to have you with us.”

“Let’s gather and celebrate together.”

“Join our family celebration.”

“We look forward to spending time together.”

Contoh

Dear Family,

We would love to have you with us for our annual family gathering.Acara keluarga biasanya berada di tengah-tengah antara formal dan santai.

Contohnya:

  • Family gathering
  • Reuni keluarga
  • Syukuran keluarga
  • Perayaan hari besar

Frasa yang Cocok Digunakan

“We would love to have you with us.”

“Let’s gather and celebrate together.”

“Join our family celebration.”

“We look forward to spending time together.”

Contoh

Dear Family,

We would love to have you with us for our annual family gathering.

Join us on Sunday, August 9th, for a day filled with laughter, food, and meaningful moments together.

We hope to see everyone there.

Dengan nuansa yang hangat, undangan keluarga biasanya berfokus pada kebersamaan daripada formalitas.

5. Perhatikan Tingkat Formalitas

Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menggunakan gaya bahasa yang tidak sesuai dengan jenis acara.

Misalnya, menggunakan kalimat:

“Hey guys, come and join us!” untuk seminar akademik.

Atau sebaliknya:

“You are cordially invited to attend my birthday party” untuk pesta ulang tahun bersama teman dekat.

Meskipun secara tata bahasa tidak salah, pilihan kata tersebut kurang sesuai dengan konteks acara.

Karena itu, sebelum menulis undangan, tentukan terlebih dahulu siapa penerimanya dan bagaimana suasana acara yang ingin dibangun.

Undangan yang Baik Mencerminkan Tujuan Acara

Undangan sering kali menjadi kesan pertama sebelum seseorang menghadiri sebuah acara. Karena itu, pemilihan kata yang tepat dapat membantu membangun ekspektasi yang sesuai, baik untuk suasana formal, santai, akademik, maupun personal.

Semakin memahami perbedaan gaya bahasa dalam berbagai jenis undangan, semakin mudah pula kamu menyesuaikan pesan dengan kebutuhan yang dihadapi. Dengan demikian, undangan yang dibuat tidak hanya informatif, tetapi juga mampu mencerminkan karakter acara yang ingin diselenggarakan.

Perbedaan Kata Explain, Describe, dan Tell dalam Bahasa Inggris yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Dalam konteks akademik dan penulisan formal, penggunaan kata kerja yang tepat sangat berpengaruh terhadap kejelasan dan kualitas jawaban. Tiga kata yang sering dianggap serupa namun memiliki fungsi berbeda adalah explain, describe, dan tell. Kesalahan dalam memahami perbedaannya kerap terjadi, terutama di kalangan mahasiswa yang sedang belajar Bahasa Inggris untuk kebutuhan akademik.

Artikel ini akan membahas perbedaan penggunaan explain, describe, dan tell dalam Bahasa Inggris, lengkap dengan contoh kalimat sederhana agar mudah dipahami dan diaplikasikan, khususnya dalam ujian akademik dan penulisan formal.

Pengertian dan Penggunaan Kata Explain

Kata explain digunakan untuk menjelaskan alasan, proses, atau bagaimana sesuatu bekerja. Kata ini menuntut jawaban yang lebih mendalam dan terstruktur, bukan sekadar deskripsi singkat.

Contoh penggunaan:

  • Please explain how this theory applies to real-life situations. (Tolong jelaskan bagaimana teori ini diterapkan dalam situasi nyata.)

Dalam konteks akademik, explain sering muncul dalam soal esai, laporan penelitian, dan presentasi. Oleh karena itu, kemampuan menjawab dengan logis dan runtut sangat penting bagi mahasiswa yang sedang belajar bahasa inggris secara formal.

Pengertian dan Penggunaan Kata Describe

Kata describe digunakan untuk menggambarkan karakteristik, ciri-ciri, atau kondisi suatu objek, situasi, atau peristiwa tanpa harus menjelaskan alasan di baliknya.

Contoh penggunaan:

  • Describe the main features of the graph. (Jelaskan ciri-ciri utama dari grafik tersebut.)

Dalam ujian akademik, kata describe biasanya menuntut jawaban yang fokus pada apa yang terlihat atau diketahui, tanpa analisis mendalam. Mahasiswa perlu memperhatikan detail dan menyusunnya secara sistematis.

Pengertian dan Penggunaan Kata Tell

Kata tell digunakan untuk menyampaikan informasi secara langsung, sering kali bersifat instruksi, fakta singkat, atau cerita. Dibandingkan explain dan describe, kata ini lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun tetap muncul dalam konteks akademik tertentu.

Contoh penggunaan:

  • Tell me the results of your research. (Ceritakan hasil penelitianmu.)

Dalam penulisan formal, tell biasanya digunakan ketika konteksnya sudah jelas dan tidak memerlukan penjelasan panjang.

Perbedaan Utama Kata Explain, Describe, dan Tell

Secara sederhana:

  • Explain → fokus pada mengapa dan bagaimana
  • Describe → fokus pada apa yang terlihat atau terjadi
  • Tell → fokus pada menyampaikan informasi secara langsung

Memahami perbedaan ini akan membantu mahasiswa menjawab soal dengan lebih tepat, menghindari jawaban yang melebar, dan meningkatkan kualitas tulisan akademik.

Pentingnya Memahami Perbedaan Ini dalam Konteks Akademik

Dalam ujian Bahasa Inggris, kesalahan memahami instruksi soal seperti explain atau describe dapat berdampak pada penilaian. Jawaban yang terlalu singkat saat diminta explain, atau terlalu panjang saat diminta describe, sering kali dianggap tidak sesuai.

Bagi mahasiswa yang mengikuti kursus bahasa inggris untuk mahasiswa, pemahaman mendalam tentang perbedaan kata kerja instruksi ini akan sangat membantu dalam:

  • Penulisan esai akademik
  • Presentasi
  • Ujian Bahasa Inggris
  • Penulisan laporan dan tugas akhir

Kata explain, describe, dan tell memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama digunakan untuk menyampaikan informasi. Dengan memahami perbedaan dan konteks penggunaannya, mahasiswa dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara lebih akurat dan profesional, khususnya dalam lingkungan akademik.

100 Singkatan Bisnis dalam Bahasa Inggris Beserta Penjelasannya

Berikut contoh penggunaannya: Our Chief Financial Officer (CFO) will present the company’s annual report next week. The CFO is expected to highlight revenue growth and cost efficiency.

Dari contoh tersebut, kamu bisa tahu kalau kepanjangan singkatan dituliskan terlebih dahulu sebelum akhirnya cukup disebutkan dengan bentuk singkatannya saja. Berikut adalah beberapa singkatan bisnis dalam bahasa Inggris yang paling umum digunakan  secara profesional. Let’s check it out!

Singkatan Bisnis Jabatan

Akronim atau singkatan dalam bahasa Inggris berikut akan kamu temukan pada kartu nama, pintu ruangan kerja, meja, hingga alamat e-mail.

Misalnya, saat orang bertanya apa sih singkatan HRD? atau singkatan CEO itu apa ya? Nah, berikut adalah singkatan nama jabatan dalam bahasa Inggris yang perlu kamu tahu!

  1. CEO (Chief Executive Officer): Direktur Utama/pimpinan tertinggi perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas jalannya perusahaan.
  2. CFO (Chief Financial Officer): Direktur Keuangan yang mengurus strategi finansial, anggaran, hingga laporan keuangan.
  3. COO (Chief Operating Officer): Direktur Operasional yang mengawasi kegiatan operasional sehari-hari perusahaan.
  4. CTO (Chief Technology Officer): Direktur Teknologi yang fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi.
  5. CIO (Chief Information Officer): Direktur Informasi yang mengelola sistem IT dan data perusahaan.
  6. CMO (Chief Marketing Officer): Direktur Pemasaran yang bertanggung jawab atas strategi pemasaran dan branding.
  7. CHRO/HRD (Chief Human Resources Officer/Human Resources Department): Direktur SDM/Departemen HR yang mengurus karyawan, rekrutmen, dan kebijakan SDM.
  8. CSO (Chief Strategy Officer): Direktur Strategi yang membuat perencanaan jangka panjang perusahaan.
  9. CCO (Chief Commercial Officer/Chief Customer Officer): Direktur Komersial/Direktur Pelanggan yang mengelola strategi komersial dan hubungan dengan pelanggan.
  10. CDO (Chief Data Officer): Direktur Data yang mengawasi pemanfaatan dan pengelolaan data perusahaan.
  11. CPO (Chief Product Officer/Chief Procurement Officer): Direktur Produk/Direktur Pengadaan, tergantung konteks perusahaan.
  12. CAO (Chief Administrative Officer): Direktur Administrasi yang mengatur urusan administratif perusahaan.
  13. CLO (Chief Legal Officer): Direktur Hukum yang bertanggung jawab atas semua aspek legal perusahaan.
  14. CBO (Chief Business Officer): Direktur Bisnis yang mengembangkan strategi bisnis.
  15. CSIO (Chief Security Information Officer): Direktur Keamanan Informasi yang menjaga keamanan data & sistem IT.
  16. VP (Vice President): Wakil Presiden/Wakil Direktur perusahaan.
  17. SVP (Senior Vice President): Wakil Presiden Senior yang membawahi divisi besar.
  18. AVP (Assistant Vice President): Asisten Wakil Presiden yang mendukung operasional divisi.
  19. MD (Managing Director): Direktur Pelaksana, setara dengan CEO di beberapa negara.
  20. GM (General Manager): Manajer Umum yang mengawasi keseluruhan aktivitas divisi/unit.
  21. PM (Project Manager/Product Manager): Manajer Proyek / Manajer Produk.
  22. BDM (Business Development Manager): Manajer Pengembangan Bisnis yang mencari peluang baru.
  23. STRATCOM (Strategic Communications): Divisi Komunikasi Strategis, mengelola komunikasi publik, internal, dan krisis perusahaan.
  24. PA (Personal Assistant): Asisten Pribadi yang membantu eksekutif dalam tugas administratif maupun personal.
  25. IT Dept. (Information Technology Department): Departemen Teknologi Informasi yang mengurus sistem IT, perangkat keras, dan perangkat lunak perusahaan.
  26. HRM (Human Resource Manager)/HR Dept. (Human Resource Department): Manajer SDM/Departemen SDM yang mengelola rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan karyawan.
  27. SM (Sales Manager): Manajer Penjualan yang mengawasi tim sales dan target penjualan.
  28. MM (Marketing Manager): Manajer Pemasaran yang mengatur strategi marketing produk/jasa.
  29. R&D Manager (Research and Development Manager): Manajer Riset & Pengembangan yang bertanggung jawab atas inovasi dan pengembangan produk.
  30. ITM (Information Technology Manager): Manajer Teknologi Informasi yang mengatur infrastruktur dan sistem IT perusahaan.

Singkatan Bisnis dalam E-mail

Dalam komunikasi profesional, singkatan sering dipakai untuk mempercepat penyampaian pesan atau e-mail. Contohnya, saat menyalin penerima menggunakan singkatan CC (Carbon Copy), meminta sesuatu segera dengan singkatan ASAP (As Soon As Possible), membagikan informasi dengan singkatan FYI (For Your Information), atau menanyakan estimasi waktu melalui singkatan ETA (Estimated Time of Arrival).

Nah, selain itu masih ada banyak singkatan bisnis dalam e-mail lainnya yang juga penting untuk kamu ketahui agar komunikasi kerja makin ringkas dan efisien, antara lain:

  1. AB (Action by): Tindakan yang harus dilakukan sebelum batas waktu tertentu. Misalnya: AB+2 berarti tugas harus selesai dalam 2 hari.
  2. AR (Action required): Ada tindakan atau tugas yang harus segera dilakukan penerima.
  3. BCC (Blind carbon copy): Menyertakan alamat e-mail yang tersembunyi dari penerima lain.
  4. CC (Carbon copy): Menyertakan orang lain dalam salinan e-mail.
  5. EOD (End of day): Batas waktu sampai akhir hari kerja.
  6. EOM (End of message): Seluruh isi email sudah tertulis di subject, jadi tidak perlu buka isi e-mail.
  7. EOW (End of week): Batas waktu sampai akhir minggu (biasanya Jumat).
  8. FYI (For your information): Untuk informasi saja.
  9. FYG (For your guidance): Untuk panduan atau acuan pekerjaanmu.
  10. FYR (For your reference): Untuk referensi tambahan terkait topik yang sudah diketahui.
  11. FAO (For the attention of): Ditujukan khusus untuk seseorang agar membaca/menindaklanjuti e-mail.
  12. IAM (In a meeting): Dipakai untuk memberi tahu bahwa pengirim sedang rapat.
  13. LET (Leaving early today): Memberitahu rekan kerja kalau hari itu pulang lebih cepat.
  14. NYR (Need your response): Membutuhkan jawaban dari penerima.
  15. ASAP (As Soon As Possible): Secepat mungkin. Dipakai kalau sesuatu perlu segera ditindaklanjuti.
  16. ETA (Estimated Time of Arrival): Estimasi waktu kedatangan.
  17. A/N (Author’s Note): Catatan penulis.
  18. LMK (Let Me Know): Tolong kabari saya.
  19. NT / N/T (No text): Isi e-mail ada di subject saja, body e-mail kosong.
  20. NNTR (No need to respond): Tidak perlu membalas e-mail ini.
  21. OOO (Out of office): Sedang tidak di kantor (bisa dipakai di auto-reply).
  22. PFA (Please find attached): Silahkan cek dokumen yang dilampirkan.
  23. PS (Post scriptum): Catatan tambahan di akhir e-mail.
  24. PRB (Please reply by): Mohon balas sebelum tanggal/jam tertentu.
  25. RR (Reply requested/Reply required): Balasan diperlukan.
  26. TSFW (Technically safe for work/Totally safe for work): Email aman untuk dibuka di kantor.
  27. FWD (Forward): Terusan e-mail/pesan diteruskan.
  28. TL;DR (Too long; didn’t read): Ringkasan singkat dari email yang panjang.
  29. VSRE (Very short reply expected): Harap balas singkat saja.
  30. Y/N (Yes or No): Jawaban cukup ya atau tidak.

Nah, itulah beberapa singkatan bisnis dalam bahasa Inggris yang paling sering digunakan beserta artinya. Ternyata banyak juga, ya!

200 Frasa & Kosakata Business Meeting dalam Bahasa Inggris

Saat ini, bahasa Inggris menjadi bahasa kedua yang wajib dikuasai oleh setiap stakeholder di sebagian besar perusahaan, terutama multinational company.

Maka, kamu perlu memiliki dan memahami beragam kosakata business meeting supaya terjalin komunikasi yang baik ketika rapat dengan rekan dan atasan.

Skill ini tak hanya memperkuat interaksi profesionalmu, tetapi juga bisa membantumu untuk mendukung dalam mengambil keputusan strategis dan operasional perusahaan.

Sebaliknya, tanpa skill ini, kamu akan kesulitan dalam memahami semua rencana maupun evaluasi yang dilakukan tim. Jadi, mari pahami puluhan frasa dan vocabulary business meetings and communication dari English Academy!

Opening Meeting Vocabulary (Kosakata untuk Pembukaan Rapat)

Ketika hendak memulai rapat, kamu bisa mengaplikasikan beberapa kosakata di bawah ini. Namun, tetap sesuaikan dengan konteks kalimat yang akan kamu sampaikan ya!

Meeting agenda = Jadwal acara
Daftar topik atau masalah yang akan dibahas dalam suatu pertemuan. Biasanya dikirimkan kepada peserta sebelum rapat dan diulangi sekali lagi saat membuka rapat.

Chairperson/Chair = Ketua rapat
Orang yang memimpin atau mengawasi jalannya rapat atau pertemuan.

Minutes = Catatan rapat
Ringkasan tertulis dari pembahasan, keputusan, dan tindakan yang diambil dalam rapat.

To convene = Mengadakan rapat
Memulai atau mengumpulkan orang untuk mengadakan rapat atau pertemuan.

To schedule = Menjadwalkan
Menentukan waktu atau jadwal untuk rapat atau acara lainnya.

Conference = Konferensi
Pertemuan formal untuk diskusi, terutama yang diadakan secara rutin oleh suatu organisasi. Konferensi sering kali mencakup kegiatan seperti presentasi, diskusi panel, dan sesi tanya jawab untuk berbagi informasi dan ide-ide tentang sebuah topik.

Video conference = Konferensi video
Rapat atau pertemuan yang diadakan secara virtual dengan menggunakan video, biasanya melalui platform online.

RSVP = Mohon konfirmasi kehadiran
RSVP adalah singkatan dari frasa bahasa Prancis “Répondez s’il vous plaît“, yang artinya “tolong balas”. Istilah ini digunakan untuk meminta konfirmasi kehadiran dari para undangan.

Venue = Tempat
Lokasi atau tempat di mana rapat atau acara tersebut akan diadakan.

Invitee = Undangan
Orang yang diundang atau peserta yang diharapkan hadir dalam rapat atau acara.

Stand-up meeting = Rapat berdiri
Rapat singkat yang dilakukan dengan para peserta berdiri untuk mempercepat proses rapat.

Webinar = seminar daring
Presentasi yang dilakukan secara online melalui internet dengan media zoom atau google meet.

Doodle poll = Poll Doodle
Metode untuk menentukan waktu rapat atau acara dengan mengumpulkan preferensi waktu dari para peserta.

Opening remarks = Ucapan pembuka
Ucapan awal atau pernyataan yang dibuat di awal rapat, dengan tujuan untuk memberikan konteks dan memperkenalkan topik utama dari rapat tersebut.

menu
Logo

Search for:

Business English

200 Frasa & Kosakata Business Meeting dalam Bahasa Inggris

Intan Aulia Husnunnisa

September 22, 2025 • 16 minutes read

Vocabulary Business Meetings & Communication

Melalui artikel ini, kamu bisa belajar dan memperkaya kosakata business meeting yang kerap digunakan di dunia kerja.

—

Saat ini, bahasa Inggris menjadi bahasa kedua yang wajib dikuasai oleh setiap stakeholder di sebagian besar perusahaan, terutama multinational company.

Maka, kamu perlu memiliki dan memahami beragam kosakata business meeting supaya terjalin komunikasi yang baik ketika rapat dengan rekan dan atasan.

Skill ini tak hanya memperkuat interaksi profesionalmu, tetapi juga bisa membantumu untuk mendukung dalam mengambil keputusan strategis dan operasional perusahaan.

Sebaliknya, tanpa skill ini, kamu akan kesulitan dalam memahami semua rencana maupun evaluasi yang dilakukan tim. Jadi, mari pahami puluhan frasa dan vocabulary business meetings and communication dari English Academy!

Opening Meeting Vocabulary (Kosakata untuk Pembukaan Rapat)

Ketika hendak memulai rapat, kamu bisa mengaplikasikan beberapa kosakata di bawah ini. Namun, tetap sesuaikan dengan konteks kalimat yang akan kamu sampaikan ya!

Meeting agenda = Jadwal acara
Daftar topik atau masalah yang akan dibahas dalam suatu pertemuan. Biasanya dikirimkan kepada peserta sebelum rapat dan diulangi sekali lagi saat membuka rapat.

Chairperson/Chair = Ketua rapat
Orang yang memimpin atau mengawasi jalannya rapat atau pertemuan.

Minutes = Catatan rapat
Ringkasan tertulis dari pembahasan, keputusan, dan tindakan yang diambil dalam rapat.

To convene = Mengadakan rapat
Memulai atau mengumpulkan orang untuk mengadakan rapat atau pertemuan.

To schedule = Menjadwalkan
Menentukan waktu atau jadwal untuk rapat atau acara lainnya.

Conference = Konferensi
Pertemuan formal untuk diskusi, terutama yang diadakan secara rutin oleh suatu organisasi. Konferensi sering kali mencakup kegiatan seperti presentasi, diskusi panel, dan sesi tanya jawab untuk berbagi informasi dan ide-ide tentang sebuah topik.

Video conference = Konferensi video
Rapat atau pertemuan yang diadakan secara virtual dengan menggunakan video, biasanya melalui platform online.

RSVP = Mohon konfirmasi kehadiran
RSVP adalah singkatan dari frasa bahasa Prancis “Répondez s’il vous plaît“, yang artinya “tolong balas”. Istilah ini digunakan untuk meminta konfirmasi kehadiran dari para undangan.

Venue = Tempat
Lokasi atau tempat di mana rapat atau acara tersebut akan diadakan.

Invitee = Undangan
Orang yang diundang atau peserta yang diharapkan hadir dalam rapat atau acara.

Stand-up meeting = Rapat berdiri
Rapat singkat yang dilakukan dengan para peserta berdiri untuk mempercepat proses rapat.

Webinar = seminar daring
Presentasi yang dilakukan secara online melalui internet dengan media zoom atau google meet.

Doodle poll = Poll Doodle
Metode untuk menentukan waktu rapat atau acara dengan mengumpulkan preferensi waktu dari para peserta.

Opening remarks = Ucapan pembuka
Ucapan awal atau pernyataan yang dibuat di awal rapat, dengan tujuan untuk memberikan konteks dan memperkenalkan topik utama dari rapat tersebut.

Baca Juga: 39 Istilah-Istilah Dunia Kerja dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Jika kamu seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaanmu. Selain bantu meningkatkan skill tim, kamu juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

During Meeting Vocabulary (Kosakata Ketika Rapat)

Setelah pembukaan, mari masuk ke inti pembahasan. Dalam hal ini, kamu bisa menyebutnya dengan during business meeting vocabulary, contohnya seperti:

Action plan = Rencana tindakan
Rencana terperinci yang menentukan apa yang perlu dilakukan. Biasanya mencakup tugas-tugas dan jadwal waktu untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Touch base = Berhubungan
Berkomunikasi atau bertemu dengan seseorang untuk membahas atau menginformasikan sesuatu.

Break the ice / Ice breaking = Memecah kebekuan
Ungkapan atau tindakan yang digunakan untuk mengurangi ketegangan. Di Indonesia, biasanya dilakukan dengan bermain games individu maupun kelompok.

Get the ball rolling = Memulai
Memulai atau menggerakkan sesuatu, khususnya dalam konteks memulai sebuah pertemuan atau proyek.

Circle back = Kembali membahas
Ketika seseorang mengatakan “Mari kita kembali membahas,” mereka ingin membicarakan sesuatu lagi, atau mereka akan membahasnya denganmu nanti.

Going forward = Ke depan
Ungkapan yang digunakan untuk berpindah dari satu topik ke topik lainnya selama rapat tim.

Think outside the box = Berpikir kreatif
Ungkapan populer yang berarti menghasilkan ide-ide inovatif atau solusi-solusi baru yang beda dari biasanya.

Win-win situation = Situasi saling menguntungkan
Solusi atau strategi yang menguntungkan semua pihak yang terlibat.

Move the needle = Membawa perubahan
Ketika seseorang berhasil “menggerakkan jarum,” artinya ia telah membuat kemajuan signifikan atau mencapai sesuatu yang berdampak positif.

Take it offline = Bahas di luar rapat
Membahas sesuatu di luar rapat agar tidak melampaui waktu rapat yang telah direncanakan.

Back to the drawing board = Kembali ke awal
Ketika seseorang ingin “kembali ke awal,” mereka merasa perlu untuk memulai dari awal, terutama karena sesuatu tidak berjalan sesuai rencana atau mereka ingin mengevaluasi ulang rencana.

Trim the fat = Memotong yang tidak perlu
Menghilangkan elemen-elemen yang tidak perlu untuk membuat sesuatu menjadi lebih efisien atau terstruktur.

On the same page = Pada pemahaman yang sama
Ketika seseorang mengatakan, “Mari pastikan kita paham sama,” ia ingin tahu apakah kita memiliki pemikiran atau pemahaman yang sama dengannya.

Deep dive = Penelusuran mendalam
Eksplor sebuah topik secara mendetail.

Ducks in a row = Mengatur barisan “bebek”
Ini merupakan peribahasa yang biasa disampaikan atasan ketika ingin timnya mulai terorganisir untuk menangani sebuah tugas.

On board = Setuju
Istilah ini berfungsi untuk menyatakan rasa setuju terhadap suatu hal yang dibasah ketika rapat.

Move the goalposts = Pindahkan tujuan
Istilah ini mengacu pada mengubah sesuatu: tujuan, cakupan, atau persyaratan proyek.

Park it = Tunda
Kondisi ketika seorang karyawan menunda proyek atau timeline untuk mendapatkan persetujuan dari pihak lain yang bertanggung jawab.

Push the envelope = Mendorong batas
Istilah ini mirip dengan push the limit, di mana seseorang akan didorong untuk terus berusaha sampai melampaui batas kemampuannya.

Drill down into = Menguji dalam
Menguji, memeriksa, atau menganalisa sesuatu secara mendetail.

Quorum = Jumlah minimum
Jumlah minimum peserta yang harus hadir untuk membuat rapat atau pertemuan sah.

Motion = Usulan
Usulan resmi atau proposal yang diajukan dalam rapat untuk mendapatkan persetujuan dari peserta.

A.O.B. (Any Other Business) = Lain-lain
Segala sesuatu yang ingin dibahas yang tidak termasuk dalam daftar agenda utama rapat.

Consensus = Kesepakatan
Kesepakatan atau persetujuan bersama dari semua peserta rapat.

Unanimous = Bulat / Sepakat
Persetujuan yang diberikan oleh semua peserta tanpa ada yang menentang.

Point of order = Ketertiban
Peringatan atau pengingat terkait aturan atau prosedur rapat yang sedang dilanggar.

Seconded = Disetujui
Memberikan dukungan atau setuju terhadap motion atau usulan yang diajukan oleh orang lain.

Open floor = Kesempatan bicara
Bagian dari rapat di mana peserta dapat mengemukakan pendapat atau pertanyaan tanpa dibatasi.

Off the record = Tidak dicatat
Informasi atau percakapan yang tidak akan dicatat atau dianggap resmi.

Roll call = Pemanggilan nama
Proses memanggil nama-nama peserta rapat untuk mencatat kehadiran atau mendapatkan tanggapan resmi.

Interruptions = Gangguan
Gangguan atau interupsi yang terjadi selama rapat.

Parking lot = Catatan sementara
Daftar atau catatan untuk topik-topik atau masalah yang perlu dibahas di masa depan, tetapi tidak diutamakan saat ini.

AGM (Annual General Meeting) = Rapat Umum Tahunan
Pertemuan tahunan di mana anggota atau pemegang saham suatu organisasi berkumpul untuk membahas masalah penting dan melakukan pemungutan suara.

Allocate = Mengalokasikan
Menugaskan atau membagikan sesuatu, seperti tugas atau sumber daya, kepada orang atau kelompok tertentu.

Apologies = Permintaan maaf
Pernyataan untuk meminta maaf karena tidak bisa hadir atau melakukan kesalahan dalam konteks pertemuan atau acara lainnya.

Ballot = Pemungutan suara
Proses atau cara untuk memilih atau memutuskan sesuatu dengan mengumpulkan suara secara tertulis atau secara lisan.

Casting vote = Suara penentu
Suara yang dipakai untuk memutuskan hasil suatu pemungutan suara ketika hasilnya seimbang atau seri.

Comment = Komentar
Pernyataan pendapat atau pendapat seseorang tentang sesuatu dalam konteks pertemuan atau diskusi.

Deadline = Tenggat waktu
Batas waktu seseorang atau kelompok untuk menyelesaikan suatu tugas, proyek, atau kewajiban.

Designate = Menunjuk
Menunjuk atau menetapkan seseorang untuk melakukan tugas tertentu atau mengambil peran dalam suatu kegiatan.

Grievance = Keluhan
Pengaduan atau perasaan tidak puas yang diungkapkan seseorang tentang sesuatu dalam organisasi atau kelompok.

Guest speaker = Pembicara tamu
Orang yang diundang untuk berbicara atau memberikan presentasi dalam sebuah pertemuan atau acara.

Implement = Melaksanakan
Melakukan atau menerapkan sesuatu, seperti rencana atau keputusan, agar menjadi kenyataan.

Mandatory= Wajib
Harus patuh terhadap instruksi atau regulasi karena aturan atau kebijakan yang berlaku.

Objectives = Tujuan
Sasaran atau hasil yang ingin dicapai dalam suatu proyek, pertemuan, atau kegiatan.

Participant = Peserta
Orang yang hadir dan mengambil bagian dalam suatu pertemuan, acara, atau kegiatan.

Proxy vote = Suara perwakilan
Hak atau proses di mana seseorang memberikan wewenang kepada orang lain untuk memilih atau memberikan suara atas namanya.

Punctual = Tepat waktu
Berada atau tiba pada waktu yang telah ditentukan atau diharapkan.

Recommend = Merekomendasikan
Memberikan saran atau saran tentang apa yang sebaiknya dilakukan atau dipilih dalam suatu situasi.

Show of hands = Pengangkatan tangan
Pendapat yang diungkapkan atau keputusan yang dibuat dengan cara mengangkat tangan dalam sebuah pemungutan suara.

Strategy = Strategi
Rencana atau cara yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Vote = Pemungutan suara
Aksi atau proses memberikan suara untuk memutuskan atau menentukan sesuatu dalam sebuah pertemuan atau dalam konteks lainnya.

Post Business Meeting Vocabulary (Kosakata Saat Hendak Mengakhiri Rapat)

Jika meeting hampir atau bahkan sudah selesai, umumnya kamu akan mendengar beberapa kosakata seperti berikut ini:

Adjourn = Mengakhiri
Mengakhiri atau menunda rapat secara resmi.

Minutes = Catatan rapat
Catatan tertulis atau rekaman resmi dari apa yang dibahas dan diputuskan dalam suatu pertemuan.

Action item = Tugas tindakan
Tugas yang diberikan selama rapat kepada seorang peserta.

To recap/Recap = Merangkum
Ringkasan singkat atau ulasan tentang poin-poin utama dari rapat.

Next steps = Langkah selanjutnya
Tugas-tugas yang akan dilakukan setelah rapat.

To delegate = Mendelegasikan
Menugaskan tanggung jawab atau wewenang kepada orang lain.

Wrap Up = Menyelesaikan
Vocab ini biasa digunakan ketika seseorang berhasil mengakhiri sesuatu, seperti rapat atau shooting.

Takeaway = Intisari
Poin penting yang harus diingat atau dipelajari dari rapat.

To disseminate = Menyebarkan
Mendistribusikan atau menyebarkan informasi secara luas.

Status update = Pembaruan status
Laporan tentang keadaan atau perkembangan terkini dari suatu proyek atau tugas.

Closing remarks = Kata penutup
Pikiran terakhir yang diucapkan dalam rapat (misalnya, pengingat, ucapan terima kasih).

Forward planning = Perencanaan ke depan
Proses merencanakan kebutuhan atau acara di masa depan dan mempersiapkannya.

Silver bullet = Solusi ampuh
Solusi sederhana atau cepat yang menyelesaikan masalah kompleks atau mencapai hasil yang signifikan.

Cut corners = Mengambil jalan pintas
Melakukan sesuatu dengan cara yang lebih cepat dan murah, tetapi sering kali mengorbankan kualitas.

Call it a day = Mengakhiri hari
Pernyataan untuk mengakhiri rapat atau aktivitas hari itu.

Follow-up questions = Pertanyaan lanjutan
Pertanyaan tambahan yang mungkin muncul setelah membahas sesuatu, dengan tujuan memperjelas atau mengumpulkan lebih banyak informasi.

Business Meeting Vocabulary Lainnya

Di bawah ini merupakan istilah-istilah meeting yang bisa kamu gunakan juga untuk percakapan di luar meeting:

Stakeholder = Pemangku kepentingan
Orang, kelompok, atau organisasi yang memiliki kepentingan atau perhatian terhadap suatu organisasi atau proyek.

Facilitator = Fasilitator
Seseorang yang membantu memandu rapat, seringkali menjaga diskusi tetap pada jalurnya dan memastikan semua orang mendapat kesempatan untuk berbicara.

Scribe = Pencatat
Orang yang bertanggung jawab untuk mencatat notulen rapat.

Round-robin = Putaran berbicara
Gaya rapat di mana setiap peserta bergiliran berbicara.

Breakout session = Sesi kelompok kecil
Diskusi yang lebih fokus dalam kelompok kecil di dalam rapat yang lebih besar.

Straw poll = Jajak pendapat informal
Pemungutan suara informal yang dilakukan untuk melihat bagaimana perasaan anggota tentang suatu isu atau keputusan.

Moderator = Moderator
Orang yang memimpin rapat dan memastikan semua anggota mengikuti aturan rapat.

Hard stop = Batas akhir yang ketat
Waktu akhir yang ketat untuk rapat, tidak boleh melampaui jam yang sudah ditentukan di awal.

Hybrid meeting = Rapat hybrid
Rapat di mana beberapa peserta hadir secara fisik (offline), dan yang lain bergabung secara daring (online).

menu
Logo

Search for:

Business English

200 Frasa & Kosakata Business Meeting dalam Bahasa Inggris

Intan Aulia Husnunnisa

September 22, 2025 • 16 minutes read

Vocabulary Business Meetings & Communication

Melalui artikel ini, kamu bisa belajar dan memperkaya kosakata business meeting yang kerap digunakan di dunia kerja.

—

Saat ini, bahasa Inggris menjadi bahasa kedua yang wajib dikuasai oleh setiap stakeholder di sebagian besar perusahaan, terutama multinational company.

Maka, kamu perlu memiliki dan memahami beragam kosakata business meeting supaya terjalin komunikasi yang baik ketika rapat dengan rekan dan atasan.

Skill ini tak hanya memperkuat interaksi profesionalmu, tetapi juga bisa membantumu untuk mendukung dalam mengambil keputusan strategis dan operasional perusahaan.

Sebaliknya, tanpa skill ini, kamu akan kesulitan dalam memahami semua rencana maupun evaluasi yang dilakukan tim. Jadi, mari pahami puluhan frasa dan vocabulary business meetings and communication dari English Academy!

Opening Meeting Vocabulary (Kosakata untuk Pembukaan Rapat)

Ketika hendak memulai rapat, kamu bisa mengaplikasikan beberapa kosakata di bawah ini. Namun, tetap sesuaikan dengan konteks kalimat yang akan kamu sampaikan ya!

Meeting agenda = Jadwal acara
Daftar topik atau masalah yang akan dibahas dalam suatu pertemuan. Biasanya dikirimkan kepada peserta sebelum rapat dan diulangi sekali lagi saat membuka rapat.

Chairperson/Chair = Ketua rapat
Orang yang memimpin atau mengawasi jalannya rapat atau pertemuan.

Minutes = Catatan rapat
Ringkasan tertulis dari pembahasan, keputusan, dan tindakan yang diambil dalam rapat.

To convene = Mengadakan rapat
Memulai atau mengumpulkan orang untuk mengadakan rapat atau pertemuan.

To schedule = Menjadwalkan
Menentukan waktu atau jadwal untuk rapat atau acara lainnya.

Conference = Konferensi
Pertemuan formal untuk diskusi, terutama yang diadakan secara rutin oleh suatu organisasi. Konferensi sering kali mencakup kegiatan seperti presentasi, diskusi panel, dan sesi tanya jawab untuk berbagi informasi dan ide-ide tentang sebuah topik.

Video conference = Konferensi video
Rapat atau pertemuan yang diadakan secara virtual dengan menggunakan video, biasanya melalui platform online.

RSVP = Mohon konfirmasi kehadiran
RSVP adalah singkatan dari frasa bahasa Prancis “Répondez s’il vous plaît“, yang artinya “tolong balas”. Istilah ini digunakan untuk meminta konfirmasi kehadiran dari para undangan.

Venue = Tempat
Lokasi atau tempat di mana rapat atau acara tersebut akan diadakan.

Invitee = Undangan
Orang yang diundang atau peserta yang diharapkan hadir dalam rapat atau acara.

Stand-up meeting = Rapat berdiri
Rapat singkat yang dilakukan dengan para peserta berdiri untuk mempercepat proses rapat.

Webinar = seminar daring
Presentasi yang dilakukan secara online melalui internet dengan media zoom atau google meet.

Doodle poll = Poll Doodle
Metode untuk menentukan waktu rapat atau acara dengan mengumpulkan preferensi waktu dari para peserta.

Opening remarks = Ucapan pembuka
Ucapan awal atau pernyataan yang dibuat di awal rapat, dengan tujuan untuk memberikan konteks dan memperkenalkan topik utama dari rapat tersebut.

Baca Juga: 39 Istilah-Istilah Dunia Kerja dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Jika kamu seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaanmu. Selain bantu meningkatkan skill tim, kamu juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

During Meeting Vocabulary (Kosakata Ketika Rapat)

Setelah pembukaan, mari masuk ke inti pembahasan. Dalam hal ini, kamu bisa menyebutnya dengan during business meeting vocabulary, contohnya seperti:

Action plan = Rencana tindakan
Rencana terperinci yang menentukan apa yang perlu dilakukan. Biasanya mencakup tugas-tugas dan jadwal waktu untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Touch base = Berhubungan
Berkomunikasi atau bertemu dengan seseorang untuk membahas atau menginformasikan sesuatu.

Break the ice / Ice breaking = Memecah kebekuan
Ungkapan atau tindakan yang digunakan untuk mengurangi ketegangan. Di Indonesia, biasanya dilakukan dengan bermain games individu maupun kelompok.

Get the ball rolling = Memulai
Memulai atau menggerakkan sesuatu, khususnya dalam konteks memulai sebuah pertemuan atau proyek.

Circle back = Kembali membahas
Ketika seseorang mengatakan “Mari kita kembali membahas,” mereka ingin membicarakan sesuatu lagi, atau mereka akan membahasnya denganmu nanti.

Going forward = Ke depan
Ungkapan yang digunakan untuk berpindah dari satu topik ke topik lainnya selama rapat tim.

Think outside the box = Berpikir kreatif
Ungkapan populer yang berarti menghasilkan ide-ide inovatif atau solusi-solusi baru yang beda dari biasanya.

Win-win situation = Situasi saling menguntungkan
Solusi atau strategi yang menguntungkan semua pihak yang terlibat.

Move the needle = Membawa perubahan
Ketika seseorang berhasil “menggerakkan jarum,” artinya ia telah membuat kemajuan signifikan atau mencapai sesuatu yang berdampak positif.

Take it offline = Bahas di luar rapat
Membahas sesuatu di luar rapat agar tidak melampaui waktu rapat yang telah direncanakan.

Back to the drawing board = Kembali ke awal
Ketika seseorang ingin “kembali ke awal,” mereka merasa perlu untuk memulai dari awal, terutama karena sesuatu tidak berjalan sesuai rencana atau mereka ingin mengevaluasi ulang rencana.

Trim the fat = Memotong yang tidak perlu
Menghilangkan elemen-elemen yang tidak perlu untuk membuat sesuatu menjadi lebih efisien atau terstruktur.

On the same page = Pada pemahaman yang sama
Ketika seseorang mengatakan, “Mari pastikan kita paham sama,” ia ingin tahu apakah kita memiliki pemikiran atau pemahaman yang sama dengannya.

Deep dive = Penelusuran mendalam
Eksplor sebuah topik secara mendetail.

Ducks in a row = Mengatur barisan “bebek”
Ini merupakan peribahasa yang biasa disampaikan atasan ketika ingin timnya mulai terorganisir untuk menangani sebuah tugas.

On board = Setuju
Istilah ini berfungsi untuk menyatakan rasa setuju terhadap suatu hal yang dibasah ketika rapat.

Move the goalposts = Pindahkan tujuan
Istilah ini mengacu pada mengubah sesuatu: tujuan, cakupan, atau persyaratan proyek.

Park it = Tunda
Kondisi ketika seorang karyawan menunda proyek atau timeline untuk mendapatkan persetujuan dari pihak lain yang bertanggung jawab.

Push the envelope = Mendorong batas
Istilah ini mirip dengan push the limit, di mana seseorang akan didorong untuk terus berusaha sampai melampaui batas kemampuannya.

Drill down into = Menguji dalam
Menguji, memeriksa, atau menganalisa sesuatu secara mendetail.

Quorum = Jumlah minimum
Jumlah minimum peserta yang harus hadir untuk membuat rapat atau pertemuan sah.

Motion = Usulan
Usulan resmi atau proposal yang diajukan dalam rapat untuk mendapatkan persetujuan dari peserta.

A.O.B. (Any Other Business) = Lain-lain
Segala sesuatu yang ingin dibahas yang tidak termasuk dalam daftar agenda utama rapat.

Consensus = Kesepakatan
Kesepakatan atau persetujuan bersama dari semua peserta rapat.

Unanimous = Bulat / Sepakat
Persetujuan yang diberikan oleh semua peserta tanpa ada yang menentang.

Point of order = Ketertiban
Peringatan atau pengingat terkait aturan atau prosedur rapat yang sedang dilanggar.

Seconded = Disetujui
Memberikan dukungan atau setuju terhadap motion atau usulan yang diajukan oleh orang lain.

Open floor = Kesempatan bicara
Bagian dari rapat di mana peserta dapat mengemukakan pendapat atau pertanyaan tanpa dibatasi.

Off the record = Tidak dicatat
Informasi atau percakapan yang tidak akan dicatat atau dianggap resmi.

Roll call = Pemanggilan nama
Proses memanggil nama-nama peserta rapat untuk mencatat kehadiran atau mendapatkan tanggapan resmi.

Interruptions = Gangguan
Gangguan atau interupsi yang terjadi selama rapat.

Parking lot = Catatan sementara
Daftar atau catatan untuk topik-topik atau masalah yang perlu dibahas di masa depan, tetapi tidak diutamakan saat ini.

AGM (Annual General Meeting) = Rapat Umum Tahunan
Pertemuan tahunan di mana anggota atau pemegang saham suatu organisasi berkumpul untuk membahas masalah penting dan melakukan pemungutan suara.

Allocate = Mengalokasikan
Menugaskan atau membagikan sesuatu, seperti tugas atau sumber daya, kepada orang atau kelompok tertentu.

Apologies = Permintaan maaf
Pernyataan untuk meminta maaf karena tidak bisa hadir atau melakukan kesalahan dalam konteks pertemuan atau acara lainnya.

Baca Juga: Cara Meminta Maaf ke Atasan dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

Ballot = Pemungutan suara
Proses atau cara untuk memilih atau memutuskan sesuatu dengan mengumpulkan suara secara tertulis atau secara lisan.

Casting vote = Suara penentu
Suara yang dipakai untuk memutuskan hasil suatu pemungutan suara ketika hasilnya seimbang atau seri.

Comment = Komentar
Pernyataan pendapat atau pendapat seseorang tentang sesuatu dalam konteks pertemuan atau diskusi.

Deadline = Tenggat waktu
Batas waktu seseorang atau kelompok untuk menyelesaikan suatu tugas, proyek, atau kewajiban.

Designate = Menunjuk
Menunjuk atau menetapkan seseorang untuk melakukan tugas tertentu atau mengambil peran dalam suatu kegiatan.

Grievance = Keluhan
Pengaduan atau perasaan tidak puas yang diungkapkan seseorang tentang sesuatu dalam organisasi atau kelompok.

Guest speaker = Pembicara tamu
Orang yang diundang untuk berbicara atau memberikan presentasi dalam sebuah pertemuan atau acara.

Implement = Melaksanakan
Melakukan atau menerapkan sesuatu, seperti rencana atau keputusan, agar menjadi kenyataan.

Mandatory= Wajib
Harus patuh terhadap instruksi atau regulasi karena aturan atau kebijakan yang berlaku.

Objectives = Tujuan
Sasaran atau hasil yang ingin dicapai dalam suatu proyek, pertemuan, atau kegiatan.

Participant = Peserta
Orang yang hadir dan mengambil bagian dalam suatu pertemuan, acara, atau kegiatan.

Proxy vote = Suara perwakilan
Hak atau proses di mana seseorang memberikan wewenang kepada orang lain untuk memilih atau memberikan suara atas namanya.

Punctual = Tepat waktu
Berada atau tiba pada waktu yang telah ditentukan atau diharapkan.

Recommend = Merekomendasikan
Memberikan saran atau saran tentang apa yang sebaiknya dilakukan atau dipilih dalam suatu situasi.

Show of hands = Pengangkatan tangan
Pendapat yang diungkapkan atau keputusan yang dibuat dengan cara mengangkat tangan dalam sebuah pemungutan suara.

Strategy = Strategi
Rencana atau cara yang direncanakan untuk mencapai tujuan tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Vote = Pemungutan suara
Aksi atau proses memberikan suara untuk memutuskan atau menentukan sesuatu dalam sebuah pertemuan atau dalam konteks lainnya.

Baca Juga: 40 Contoh Interview Bahasa Inggris, Lengkap dengan Jawaban dan Artinya

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

Post Business Meeting Vocabulary (Kosakata Saat Hendak Mengakhiri Rapat)

Jika meeting hampir atau bahkan sudah selesai, umumnya kamu akan mendengar beberapa kosakata seperti berikut ini:

Adjourn = Mengakhiri
Mengakhiri atau menunda rapat secara resmi.

Minutes = Catatan rapat
Catatan tertulis atau rekaman resmi dari apa yang dibahas dan diputuskan dalam suatu pertemuan.

Action item = Tugas tindakan
Tugas yang diberikan selama rapat kepada seorang peserta.

To recap/Recap = Merangkum
Ringkasan singkat atau ulasan tentang poin-poin utama dari rapat.

Next steps = Langkah selanjutnya
Tugas-tugas yang akan dilakukan setelah rapat.

To delegate = Mendelegasikan
Menugaskan tanggung jawab atau wewenang kepada orang lain.

Wrap Up = Menyelesaikan
Vocab ini biasa digunakan ketika seseorang berhasil mengakhiri sesuatu, seperti rapat atau shooting.

Takeaway = Intisari
Poin penting yang harus diingat atau dipelajari dari rapat.

To disseminate = Menyebarkan
Mendistribusikan atau menyebarkan informasi secara luas.

Status update = Pembaruan status
Laporan tentang keadaan atau perkembangan terkini dari suatu proyek atau tugas.

Closing remarks = Kata penutup
Pikiran terakhir yang diucapkan dalam rapat (misalnya, pengingat, ucapan terima kasih).

Forward planning = Perencanaan ke depan
Proses merencanakan kebutuhan atau acara di masa depan dan mempersiapkannya.

Silver bullet = Solusi ampuh
Solusi sederhana atau cepat yang menyelesaikan masalah kompleks atau mencapai hasil yang signifikan.

Cut corners = Mengambil jalan pintas
Melakukan sesuatu dengan cara yang lebih cepat dan murah, tetapi sering kali mengorbankan kualitas.

Call it a day = Mengakhiri hari
Pernyataan untuk mengakhiri rapat atau aktivitas hari itu.

Follow-up questions = Pertanyaan lanjutan
Pertanyaan tambahan yang mungkin muncul setelah membahas sesuatu, dengan tujuan memperjelas atau mengumpulkan lebih banyak informasi.

Baca Juga: 15 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris (Cover Letter), Curi Hati Rekruter!

Business Meeting Vocabulary Lainnya

Di bawah ini merupakan istilah-istilah meeting yang bisa kamu gunakan juga untuk percakapan di luar meeting:

Stakeholder = Pemangku kepentingan
Orang, kelompok, atau organisasi yang memiliki kepentingan atau perhatian terhadap suatu organisasi atau proyek.

Facilitator = Fasilitator
Seseorang yang membantu memandu rapat, seringkali menjaga diskusi tetap pada jalurnya dan memastikan semua orang mendapat kesempatan untuk berbicara.

Scribe = Pencatat
Orang yang bertanggung jawab untuk mencatat notulen rapat.

Round-robin = Putaran berbicara
Gaya rapat di mana setiap peserta bergiliran berbicara.

Breakout session = Sesi kelompok kecil
Diskusi yang lebih fokus dalam kelompok kecil di dalam rapat yang lebih besar.

Straw poll = Jajak pendapat informal
Pemungutan suara informal yang dilakukan untuk melihat bagaimana perasaan anggota tentang suatu isu atau keputusan.

Moderator = Moderator
Orang yang memimpin rapat dan memastikan semua anggota mengikuti aturan rapat.

Hard stop = Batas akhir yang ketat
Waktu akhir yang ketat untuk rapat, tidak boleh melampaui jam yang sudah ditentukan di awal.

Hybrid meeting = Rapat hybrid
Rapat di mana beberapa peserta hadir secara fisik (offline), dan yang lain bergabung secara daring (online).

Frasa Bahasa Inggris untuk Mempersiapkan Business Meeting

Sebelum meeting, biasanya ada beberapa hal yang perlu disiapkan supaya nantinya rapat berjalan dengan lancar. Berikut ini frasa yang bisa kamu gunakan saat prepare business meeting:

Please review the agenda before the meeting.
(Mohon tinjau agenda sebelum rapat.)

Could you prepare the financial report for the meeting?
(Bisakah Anda menyiapkan laporan keuangan untuk rapat?)

Ensure all necessary documents are ready and available.
(Pastikan semua dokumen yang diperlukan siap dan tersedia.)

Let’s schedule a pre-meeting to align our key points.
(Mari jadwalkan rapat pendahuluan untuk menyelaraskan poin-poin utama kita.)

Don’t forget to send out the meeting invitations and reminders.
(Jangan lupa untuk mengirimkan undangan rapat dan pengingat.)

Contoh Frasa Bahasa Inggris untuk Membuka Business Meeting

Siap untuk memulai rapat bisnis dengan resmi? Yuk, saatnya opening menggunakan contoh frasa dan kalimat di bawah ini:

Welcome everyone, thank you for joining us today.
(Selamat datang semuanya, terima kasih telah bergabung hari ini.)

Let’s get started with a quick overview of today’s agenda.
(Mari kita mulai dengan gambaran singkat agenda hari ini.)

Before we dive in, does anyone have any urgent matters to address?
(Sebelum kita mulai, apakah ada yang memiliki masalah mendesak untuk dibahas?)

I’d like to introduce our guest speaker for today’s meeting.
(Saya ingin memperkenalkan pembicara tamu kita untuk rapat hari ini.)

Can we have a quick round of introductions for those who are new?
(Bisakah kita melakukan perkenalan singkat untuk mereka yang baru?)

Frasa Bahasa Inggris yang Umum Digunakan Saat Business Meeting Berlangsung

Saat rapat berlangsung, akan ada berbagai situasi yang kamu hadapi. Mulai dari pembahasan proyek, evaluasi, mengekspresikan pendapat, dan lain sebagainya.

Berikut ini 5 contoh frasa umum yang bisa kamu gunakan:

Can we please stay on topic?
(Bisakah kita tetap pada topik?)

Does anyone have any questions or comments?
(Apakah ada yang memiliki pertanyaan atau komentar?)

Let’s take a five-minute break.
(Mari kita istirahat selama lima menit.)

Can we get a status update on this project?
(Bisakah kita mendapatkan pembaruan status tentang proyek ini?)

I think we need to delve deeper into this issue.
(Saya pikir kita perlu menyelami lebih dalam masalah ini.)

Frasa Bahasa Inggris untuk Mengakhiri Business Meeting

Bila rapat harus segera kamu akhiri, coba pakai frasa bahasa Inggris di bawah ini:

Let’s wrap up the meeting with a summary of action items.
(Mari kita akhiri rapat dengan ringkasan tindakan yang perlu dilakukan.)

Thank you all for your valuable input today.
(Terima kasih atas kontribusi berharga dari semuanya hari ini.)

Our next meeting will be scheduled for the same time next week.
(Rapat kita berikutnya akan dijadwalkan pada waktu yang sama minggu depan.)

Please ensure all action items are completed by the deadline.
(Pastikan semua tindakan sudah selesai sesuai deadline.)

If there are no further questions, we can adjourn the meeting.
(Jika tidak ada pertanyaan lain, kita bisa mengakhiri rapat.)

Frasa Bahasa Inggris yang untuk Follow-up Business Meeting

Selayaknya interview, follow up juga umum dilakukan setelah meeting. Tujuannya adalah meninjau progress yang sudah dibahas atau direncanakan di rapat sebelumnya.

Contoh frasa yang bisa digunakan antara lain:

Let’s schedule a follow-up meeting to discuss the implementation plan.
(Mari jadwalkan rapat lanjutan untuk membahas rencana implementasi.)

Could you please send out the minutes from today’s meeting?
(Bisakah Anda mengirimkan hasil notulen dari rapat hari ini?)

I will follow up with each team member individually to ensure deadlines are met.
(Saya akan melakukan tindak lanjut dengan setiap anggota tim secara individual untuk memastikan deadline terpenuhi.)

We’ll circulate a detailed action plan by the end of the week.
(Kami akan menyebarluaskan rencana tindakan mendetail menjelang akhir minggu.)

Please review the feedback collected and prepare a proposal for our next meeting.
(Mohon tinjau feedback yang sudah dikumpulkan dan persiapkan proposal untuk rapat berikutnya.)

Nah, semua frasa dan vocabulary business meetings yang sudah dipelajari di artikel ini bisa segera kamu aplikasikan ketika rapat atau town hall di kantor ya!

Bahasa Inggris Keuangan Beserta 110 Kosakata Tentang Finance

Bahasa Inggris uang yaitu money, sedangkan bahasa Inggris keuangan adalah finance. Nah, finance artinya bidang yang berkaitan dengan pengelolaan uang, investasi, dan pengaturan keuangan individu, perusahaan, atau entitas lainnya.

Secara umum, finance bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Kamu ingin mendalami atau explore dunia keuangan? Artinya, kamu membutuhkan pemahaman yang luas tentang berbagai istilah yang ada di industri ini.

Tenang, kamu bisa temukan beragam frasa dan kosakata keuangan, lengkap dengan definisinya melalui tulisan di bawah ini. Coba catat dan hafalkan ya!

1. Accountability (Akuntabilitas)
Tanggung jawab yang dimiliki individu atau organisasi untuk mengelola dan melaporkan penggunaan sumber daya keuangan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Accounts Payable (Utang Usaha)
Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau jasa yang sudah diterima tetapi belum dibayar.

3. Accounting Period (Periode Akuntansi)
Rentang waktu tertentu yang digunakan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan, seperti satu bulan, kuartal, atau tahun.

4. Accounts Receivable (Piutang Usaha)
Uang yang harus diterima perusahaan dari pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.

5. Accrual Basis (Basis Akrual)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat terjadi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan.

6. Accrue (Mengakumulasi)
Proses pencatatan pendapatan atau beban yang belum dibayar atau diterima pada periode berjalan.

7. Accumulated Depreciation (Akumulasi Penyusutan)
Total penyusutan yang telah dicatat untuk aset tetap sejak aset tersebut mulai digunakan.

8. Agency Funds (Dana Agen)
Dana yang dikelola oleh satu entitas atas nama entitas lain untuk tujuan tertentu.

9. Allocation (Alokasi)
Proses distribusi sumber daya atau biaya ke berbagai departemen atau proyek dalam organisasi.

10. Audit (Audit)
Pemeriksaan sistematis dan independen terhadap catatan keuangan, operasional, dan ketaatan terhadap regulasi suatu organisasi.

11. Automated Clearing House (ACH) (Rumah Kliring Otomatis)
Jaringan yang mengelola transaksi keuangan elektronik, seperti pembayaran langsung atau setoran otomatis.

12. BAA (Budget Adjustment Act)
Undang-undang yang mengatur penyesuaian anggaran tahunan untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan atau prioritas.

13. Balanced Budget (Anggaran Berimbang)
Kondisi di mana total pengeluaran tidak melebihi total pendapatan dalam satu periode anggaran.

14. BDS (Budget Development System)
Sistem yang digunakan untuk merencanakan, menyusun, dan mengelola anggaran organisasi.

15. Budget (Anggaran)
Budget artinya anggaran, yaitu rencana terorganisir untuk menabung dan membelanjakan berdasarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran seseorang.

16. Budget Year (Tahun Anggaran)
Periode waktu, biasanya satu tahun, yang digunakan untuk menyusun dan mengelola anggaran.

17. Capital Asset (Aset Modal)
Aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan peralatan yang digunakan dalam operasi bisnis.

18. Capital Lease (Sewa Modal)
Perjanjian sewa di mana lessee (penyewa) memiliki hak untuk menggunakan aset dan diharuskan mencatat aset dan kewajiban sewa dalam laporan keuangan.

19. Capital Outlay (Pengeluaran Modal)
Pengeluaran yang digunakan untuk membeli, memperbaiki, atau meningkatkan aset tetap.

20. Capitalization Policy (Kebijakan Kapitalisasi)
Pedoman yang menentukan kapan pengeluaran dapat dikapitalisasi sebagai aset tetap daripada dibebankan langsung sebagai biaya.

21. Carry-Forward (Saldo Awal)
Sisa anggaran atau pendapatan yang tidak digunakan pada periode sebelumnya dan dibawa ke periode berikutnya.

22. Cash Basis (Basis Kas)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat kas diterima atau dibayarkan.

23. Cash Discount (Diskon Tunai)
Diskon yang diberikan kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan lebih awal daripada tanggal jatuh tempo.

24. Cash Disbursements (Pengeluaran Kas)
Pembayaran kas untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang atau pembayaran hutang.

25. Cash Receipts (Penerimaan Kas)
Penerimaan kas dari berbagai sumber seperti penjualan, investasi, atau pinjaman.

26. Clearance Pattern (Pola Pembersihan)
Pola atau jadwal pembayaran kas dan penerimaan kas dalam suatu periode tertentu.

27. Clearing Account (Akun Kliring)
Akun sementara yang digunakan untuk menampung transaksi yang belum selesai atau belum dialokasikan.

28. Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan Komprehensif)
Laporan keuangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan, kinerja, dan arus kas organisasi dalam satu tahun.

29. Consensus Revenue Estimates (Estimasi Pendapatan Konsensus)
Perkiraan pendapatan yang disetujui bersama oleh berbagai pihak atau departemen yang berkepentingan.

30. Construction in Progress (CIP) (Konstruksi dalam Proses)
Biaya yang dikeluarkan untuk proyek konstruksi yang belum selesai pada akhir periode akuntansi.

31. Consumer Price Index (CPI) (Indeks Harga Konsumen)
Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dari waktu ke waktu.

32. Contingent Liability (Kewajiban Kontinjensi)
Kewajiban yang mungkin terjadi di masa depan tergantung pada hasil dari peristiwa yang belum pasti.

33. Control Objectives (Tujuan Pengendalian)
Sasaran yang ingin dicapai oleh pengendalian internal untuk memastikan operasi yang efektif, pelaporan keuangan yang dapat diandalkan, dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

34. COLA (Cost of Living Adjustment) (Penyesuaian Biaya Hidup)
Penyesuaian upah atau gaji untuk mengimbangi perubahan dalam biaya hidup, biasanya berdasarkan CPI.

35. Current Year (Tahun Berjalan)
Tahun fiskal atau kalender yang sedang berlangsung saat ini.

36. Deficit (Defisit)
Kondisi di mana pengeluaran melebihi pendapatan dalam suatu periode.

37. Deficit Financing (Pembiayaan Defisit)
Proses mengumpulkan dana melalui pinjaman untuk menutupi defisit anggaran.

38. Depreciation (Penyusutan)
Proses alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

39. Depreciation Expense (Beban Penyusutan)
Depreciation expense adalah pengeluaran yang dicatat untuk merefleksikan pengurangan nilai aset fisik dalam suatu periode tertentu.

40. DFR (Department of Financial Regulation)
Departemen yang mengatur layanan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan melindungi konsumen.

41. Disbursement (Pengeluaran)
Pembayaran uang oleh perusahaan atau organisasi untuk berbagai keperluan operasional.

42. Donated Asset (Aset Donasi)
Aset yang diterima oleh perusahaan atau organisasi sebagai hadiah atau donasi tanpa biaya.

43. DPS (Department of Public Safety)
Departemen yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan publik.

44. Drawdown (Penarikan Dana)
Proses menarik dana dari akun yang telah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

45. Earned Interest (Bunga yang Diperoleh)
Bunga yang diterima atas menyimpan uang di bank atau lembaga keuangan.

46. Electronic Benefit Transfer (EBT) (Transfer Manfaat Elektronik)
Sistem yang memungkinkan penerima manfaat pemerintah menerima dan menggunakan dana secara elektronik.

47. Encumbrance (Penangguhan)
Komitmen untuk pengeluaran yang dicatat dalam pembukuan tetapi belum direalisasikan.

48. Enterprise Funds (Dana Usaha)
Dana yang digunakan untuk kegiatan bisnis yang dioperasikan oleh pemerintah yang berfungsi seperti perusahaan swasta.

49. Executive Budget (Anggaran Eksekutif)
Anggaran yang diusulkan oleh cabang eksekutif pemerintah untuk persetujuan legislatif.

50. Expenditures (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan oleh organisasi untuk berbagai keperluan, termasuk operasional dan investasi.

51. Expenses (Pengeluaran)
Expenses artinya pengeluaran, tetapi berbeda dengan expenditure. Sebab, expenses hanya merujuk pada jenis pengeluaran tertentu yang terkait dengan biaya operasional.

52. FICA (Federal Insurance Contribution Act) (Undang-Undang Kontribusi Asuransi Federal)
Undang-undang yang mewajibkan pemotongan pajak penghasilan untuk dana Jaminan Sosial dan Medicare.

53. Financial Literacy (Literasi Keuangan)
Kemampuan memahami dan menggunakan informasi keuangan secara efektif.

54. Fiscal Period (Periode Fiskal)
Jangka waktu tertentu yang digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan, biasanya satu tahun.

55. Fiscal Year (FY) (Tahun Fiskal)
Tahun yang digunakan untuk tujuan akuntansi dan anggaran yang tidak selalu sama dengan tahun kalender.

56. Fixed Charges (Biaya Tetap)
Biaya yang tetap dan tidak berubah seiring dengan volume atau aktivitas bisnis, seperti sewa dan gaji.

57. Full-time Equivalent (FTE) Position (Posisi Setara Penuh Waktu)
Ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah karyawan penuh waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan.

58. Fund (Dana)
Sumber daya keuangan yang disediakan untuk tujuan tertentu dan diakuntansikan secara terpisah.

59. Fund Balance (Saldo Dana)
Selisih antara aset dan kewajiban dalam dana tertentu pada akhir periode.

60. GASB (Governmental Accounting Standards Board) (Dewan Standar Akuntansi Pemerintah)
Badan yang menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk entitas pemerintah.

61. Grant (Hibah)
Dana yang diberikan oleh pemerintah atau organisasi lain untuk mendukung proyek atau program tertentu tanpa harus dikembalikan.

62. General Fund (GF) (Dana Umum)
Dana utama yang digunakan oleh pemerintah untuk membiayai operasi sehari-hari dan program-program yang tidak ditujukan untuk dana khusus.

63. General Ledger (Buku Besar Umum)
Catatan utama yang mencatat semua transaksi keuangan perusahaan atau organisasi.

64. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum)
Standar dan pedoman yang digunakan dalam pelaporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan transparansi.

65. Gross Income (Pendapatan Kotor)
Gross income adalah total pendapatan sebelum dipotong pajak atau pengurangan lainnya.

66. Internal Control System (Sistem Pengendalian Internal)
Prosedur dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi aset organisasi, memastikan keakuratan catatan keuangan, dan mematuhi peraturan.

67. Internal Service Fund (ISF) (Dana Layanan Internal)
Dana yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada departemen lain dalam organisasi, dengan biaya yang dikompensasikan oleh departemen yang menerima layanan.

68. Invoice (Faktur)
Dokumen yang mencatat detail barang atau jasa yang dijual dan jumlah yang harus dibayar oleh pembeli.

69. JFO (Joint Fiscal Office)
Kantor yang menyediakan analisis anggaran dan keuangan untuk legislatif.

menu
Logo

Search for:

Business English

Bahasa Inggris Keuangan Beserta 110 Kosakata Tentang Finance

Intan Aulia Husnunnisa

September 5, 2025 • 12 minutes read

Vocabulary Budgeting and Finance

Seseorang yang pintar mengatur keuangan biasanya hobi melakukan budgeting. Kalau kamu ingin jadi orang “pintar” tersebut, simak penjelasan dan vocabulary soal finance dan budgeting di artikel ini ya!

—

Bahasa Inggris uang yaitu money, sedangkan bahasa Inggris keuangan adalah finance. Nah, finance artinya bidang yang berkaitan dengan pengelolaan uang, investasi, dan pengaturan keuangan individu, perusahaan, atau entitas lainnya.

Secara umum, finance bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Kamu ingin mendalami atau explore dunia keuangan? Artinya, kamu membutuhkan pemahaman yang luas tentang berbagai istilah yang ada di industri ini.

Tenang, kamu bisa temukan beragam frasa dan kosakata keuangan, lengkap dengan definisinya melalui tulisan di bawah ini. Coba catat dan hafalkan ya!

1. Accountability (Akuntabilitas)
Tanggung jawab yang dimiliki individu atau organisasi untuk mengelola dan melaporkan penggunaan sumber daya keuangan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Accounts Payable (Utang Usaha)
Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau jasa yang sudah diterima tetapi belum dibayar.

3. Accounting Period (Periode Akuntansi)
Rentang waktu tertentu yang digunakan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan, seperti satu bulan, kuartal, atau tahun.

4. Accounts Receivable (Piutang Usaha)
Uang yang harus diterima perusahaan dari pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.

5. Accrual Basis (Basis Akrual)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat terjadi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan.

6. Accrue (Mengakumulasi)
Proses pencatatan pendapatan atau beban yang belum dibayar atau diterima pada periode berjalan.

7. Accumulated Depreciation (Akumulasi Penyusutan)
Total penyusutan yang telah dicatat untuk aset tetap sejak aset tersebut mulai digunakan.

8. Agency Funds (Dana Agen)
Dana yang dikelola oleh satu entitas atas nama entitas lain untuk tujuan tertentu.

9. Allocation (Alokasi)
Proses distribusi sumber daya atau biaya ke berbagai departemen atau proyek dalam organisasi.

10. Audit (Audit)
Pemeriksaan sistematis dan independen terhadap catatan keuangan, operasional, dan ketaatan terhadap regulasi suatu organisasi.

Jika Anda seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaan Anda. Selain bantu meningkatkan skill tim, Anda juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Automated Clearing House (ACH) (Rumah Kliring Otomatis)
Jaringan yang mengelola transaksi keuangan elektronik, seperti pembayaran langsung atau setoran otomatis.

12. BAA (Budget Adjustment Act)
Undang-undang yang mengatur penyesuaian anggaran tahunan untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan atau prioritas.

13. Balanced Budget (Anggaran Berimbang)
Kondisi di mana total pengeluaran tidak melebihi total pendapatan dalam satu periode anggaran.

14. BDS (Budget Development System)
Sistem yang digunakan untuk merencanakan, menyusun, dan mengelola anggaran organisasi.

15. Budget (Anggaran)
Budget artinya anggaran, yaitu rencana terorganisir untuk menabung dan membelanjakan berdasarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran seseorang.

16. Budget Year (Tahun Anggaran)
Periode waktu, biasanya satu tahun, yang digunakan untuk menyusun dan mengelola anggaran.

17. Capital Asset (Aset Modal)
Aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan peralatan yang digunakan dalam operasi bisnis.

18. Capital Lease (Sewa Modal)
Perjanjian sewa di mana lessee (penyewa) memiliki hak untuk menggunakan aset dan diharuskan mencatat aset dan kewajiban sewa dalam laporan keuangan.

19. Capital Outlay (Pengeluaran Modal)
Pengeluaran yang digunakan untuk membeli, memperbaiki, atau meningkatkan aset tetap.

20. Capitalization Policy (Kebijakan Kapitalisasi)
Pedoman yang menentukan kapan pengeluaran dapat dikapitalisasi sebagai aset tetap daripada dibebankan langsung sebagai biaya.

21. Carry-Forward (Saldo Awal)
Sisa anggaran atau pendapatan yang tidak digunakan pada periode sebelumnya dan dibawa ke periode berikutnya.

22. Cash Basis (Basis Kas)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat kas diterima atau dibayarkan.

23. Cash Discount (Diskon Tunai)
Diskon yang diberikan kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan lebih awal daripada tanggal jatuh tempo.

24. Cash Disbursements (Pengeluaran Kas)
Pembayaran kas untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang atau pembayaran hutang.

25. Cash Receipts (Penerimaan Kas)
Penerimaan kas dari berbagai sumber seperti penjualan, investasi, atau pinjaman.

26. Clearance Pattern (Pola Pembersihan)
Pola atau jadwal pembayaran kas dan penerimaan kas dalam suatu periode tertentu.

27. Clearing Account (Akun Kliring)
Akun sementara yang digunakan untuk menampung transaksi yang belum selesai atau belum dialokasikan.

28. Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan Komprehensif)
Laporan keuangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan, kinerja, dan arus kas organisasi dalam satu tahun.

29. Consensus Revenue Estimates (Estimasi Pendapatan Konsensus)
Perkiraan pendapatan yang disetujui bersama oleh berbagai pihak atau departemen yang berkepentingan.

30. Construction in Progress (CIP) (Konstruksi dalam Proses)
Biaya yang dikeluarkan untuk proyek konstruksi yang belum selesai pada akhir periode akuntansi.

31. Consumer Price Index (CPI) (Indeks Harga Konsumen)
Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dari waktu ke waktu.

32. Contingent Liability (Kewajiban Kontinjensi)
Kewajiban yang mungkin terjadi di masa depan tergantung pada hasil dari peristiwa yang belum pasti.

33. Control Objectives (Tujuan Pengendalian)
Sasaran yang ingin dicapai oleh pengendalian internal untuk memastikan operasi yang efektif, pelaporan keuangan yang dapat diandalkan, dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

34. COLA (Cost of Living Adjustment) (Penyesuaian Biaya Hidup)
Penyesuaian upah atau gaji untuk mengimbangi perubahan dalam biaya hidup, biasanya berdasarkan CPI.

35. Current Year (Tahun Berjalan)
Tahun fiskal atau kalender yang sedang berlangsung saat ini.

36. Deficit (Defisit)
Kondisi di mana pengeluaran melebihi pendapatan dalam suatu periode.

37. Deficit Financing (Pembiayaan Defisit)
Proses mengumpulkan dana melalui pinjaman untuk menutupi defisit anggaran.

38. Depreciation (Penyusutan)
Proses alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

39. Depreciation Expense (Beban Penyusutan)
Depreciation expense adalah pengeluaran yang dicatat untuk merefleksikan pengurangan nilai aset fisik dalam suatu periode tertentu.

40. DFR (Department of Financial Regulation)
Departemen yang mengatur layanan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan melindungi konsumen.

41. Disbursement (Pengeluaran)
Pembayaran uang oleh perusahaan atau organisasi untuk berbagai keperluan operasional.

42. Donated Asset (Aset Donasi)
Aset yang diterima oleh perusahaan atau organisasi sebagai hadiah atau donasi tanpa biaya.

43. DPS (Department of Public Safety)
Departemen yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan publik.

44. Drawdown (Penarikan Dana)
Proses menarik dana dari akun yang telah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

45. Earned Interest (Bunga yang Diperoleh)
Bunga yang diterima atas menyimpan uang di bank atau lembaga keuangan.

46. Electronic Benefit Transfer (EBT) (Transfer Manfaat Elektronik)
Sistem yang memungkinkan penerima manfaat pemerintah menerima dan menggunakan dana secara elektronik.

47. Encumbrance (Penangguhan)
Komitmen untuk pengeluaran yang dicatat dalam pembukuan tetapi belum direalisasikan.

48. Enterprise Funds (Dana Usaha)
Dana yang digunakan untuk kegiatan bisnis yang dioperasikan oleh pemerintah yang berfungsi seperti perusahaan swasta.

49. Executive Budget (Anggaran Eksekutif)
Anggaran yang diusulkan oleh cabang eksekutif pemerintah untuk persetujuan legislatif.

50. Expenditures (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan oleh organisasi untuk berbagai keperluan, termasuk operasional dan investasi.

Baca Juga: 55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

51. Expenses (Pengeluaran)
Expenses artinya pengeluaran, tetapi berbeda dengan expenditure. Sebab, expenses hanya merujuk pada jenis pengeluaran tertentu yang terkait dengan biaya operasional.

52. FICA (Federal Insurance Contribution Act) (Undang-Undang Kontribusi Asuransi Federal)
Undang-undang yang mewajibkan pemotongan pajak penghasilan untuk dana Jaminan Sosial dan Medicare.

53. Financial Literacy (Literasi Keuangan)
Kemampuan memahami dan menggunakan informasi keuangan secara efektif.

54. Fiscal Period (Periode Fiskal)
Jangka waktu tertentu yang digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan, biasanya satu tahun.

55. Fiscal Year (FY) (Tahun Fiskal)
Tahun yang digunakan untuk tujuan akuntansi dan anggaran yang tidak selalu sama dengan tahun kalender.

56. Fixed Charges (Biaya Tetap)
Biaya yang tetap dan tidak berubah seiring dengan volume atau aktivitas bisnis, seperti sewa dan gaji.

57. Full-time Equivalent (FTE) Position (Posisi Setara Penuh Waktu)
Ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah karyawan penuh waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan.

58. Fund (Dana)
Sumber daya keuangan yang disediakan untuk tujuan tertentu dan diakuntansikan secara terpisah.

59. Fund Balance (Saldo Dana)
Selisih antara aset dan kewajiban dalam dana tertentu pada akhir periode.

60. GASB (Governmental Accounting Standards Board) (Dewan Standar Akuntansi Pemerintah)
Badan yang menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk entitas pemerintah.

61. Grant (Hibah)
Dana yang diberikan oleh pemerintah atau organisasi lain untuk mendukung proyek atau program tertentu tanpa harus dikembalikan.

62. General Fund (GF) (Dana Umum)
Dana utama yang digunakan oleh pemerintah untuk membiayai operasi sehari-hari dan program-program yang tidak ditujukan untuk dana khusus.

63. General Ledger (Buku Besar Umum)
Catatan utama yang mencatat semua transaksi keuangan perusahaan atau organisasi.

64. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum)
Standar dan pedoman yang digunakan dalam pelaporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan transparansi.

65. Gross Income (Pendapatan Kotor)
Gross income adalah total pendapatan sebelum dipotong pajak atau pengurangan lainnya.

66. Internal Control System (Sistem Pengendalian Internal)
Prosedur dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi aset organisasi, memastikan keakuratan catatan keuangan, dan mematuhi peraturan.

67. Internal Service Fund (ISF) (Dana Layanan Internal)
Dana yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada departemen lain dalam organisasi, dengan biaya yang dikompensasikan oleh departemen yang menerima layanan.

68. Invoice (Faktur)
Dokumen yang mencatat detail barang atau jasa yang dijual dan jumlah yang harus dibayar oleh pembeli.

69. JFO (Joint Fiscal Office)
Kantor yang menyediakan analisis anggaran dan keuangan untuk legislatif.

70. Liabilities (Kewajiban)
Kewajiban finansial yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak lain.

71. Line Item (Pos Anggaran)
Detail spesifik dari anggaran yang menunjukkan alokasi dana untuk item tertentu.

72. Non-Depreciable Capital Assets (Aset Modal yang Tidak Dapat Disusutkan)
Aset jangka panjang seperti tanah yang tidak mengalami penyusutan.

73. Operating Budget (Anggaran Operasional)
Rencana keuangan yang merinci pendapatan dan pengeluaran yang diharapkan untuk operasi sehari-hari dalam satu periode.

74. Operating Expenditures (Pengeluaran Operasional)
Pengeluaran untuk biaya operasional sehari-hari, seperti gaji, bahan baku, dan utilitas.

75. Outlays (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan untuk berbagai keperluan dalam operasi bisnis atau proyek.

76. Periodic Inventory (Inventaris Berkala)
Metode pencatatan inventaris di mana persediaan dihitung dan dicatat pada interval waktu tertentu.

77. Perpetual Inventory (Inventaris Berkelanjutan)
Sistem pencatatan inventaris yang diperbarui secara terus menerus setiap kali ada transaksi persediaan.

78. Personal Services (Layanan Pribadi)
Biaya yang berkaitan dengan tenaga kerja, termasuk gaji dan tunjangan.

79. Petty Cash (Kas Kecil)
Dana tunai kecil yang disediakan untuk pembayaran pengeluaran kecil dan mendesak.

80. PO (Purchase Order) (Surat Pesanan)
Dokumen yang dikeluarkan oleh pembeli untuk memesan barang atau jasa dari pemasok.

81. Prior Year (PY) (Tahun Sebelumnya)
Tahun fiskal atau kalender yang segera mendahului tahun berjalan.

82. Proprietary Funds (Dana Kepemilikan)
Dana yang digunakan oleh pemerintah untuk kegiatan bisnis yang beroperasi seperti perusahaan swasta.

83. Retained Payable (Hutang yang Belum Dibayar)
Jumlah uang yang masih harus dibayar kepada kreditur atau pemasok.

menu
Logo

Search for:

Business English

Bahasa Inggris Keuangan Beserta 110 Kosakata Tentang Finance

Intan Aulia Husnunnisa

September 5, 2025 • 12 minutes read

Vocabulary Budgeting and Finance

Seseorang yang pintar mengatur keuangan biasanya hobi melakukan budgeting. Kalau kamu ingin jadi orang “pintar” tersebut, simak penjelasan dan vocabulary soal finance dan budgeting di artikel ini ya!

—

Bahasa Inggris uang yaitu money, sedangkan bahasa Inggris keuangan adalah finance. Nah, finance artinya bidang yang berkaitan dengan pengelolaan uang, investasi, dan pengaturan keuangan individu, perusahaan, atau entitas lainnya.

Secara umum, finance bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Kamu ingin mendalami atau explore dunia keuangan? Artinya, kamu membutuhkan pemahaman yang luas tentang berbagai istilah yang ada di industri ini.

Tenang, kamu bisa temukan beragam frasa dan kosakata keuangan, lengkap dengan definisinya melalui tulisan di bawah ini. Coba catat dan hafalkan ya!

1. Accountability (Akuntabilitas)
Tanggung jawab yang dimiliki individu atau organisasi untuk mengelola dan melaporkan penggunaan sumber daya keuangan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Accounts Payable (Utang Usaha)
Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau jasa yang sudah diterima tetapi belum dibayar.

3. Accounting Period (Periode Akuntansi)
Rentang waktu tertentu yang digunakan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan, seperti satu bulan, kuartal, atau tahun.

4. Accounts Receivable (Piutang Usaha)
Uang yang harus diterima perusahaan dari pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.

5. Accrual Basis (Basis Akrual)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat terjadi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan.

6. Accrue (Mengakumulasi)
Proses pencatatan pendapatan atau beban yang belum dibayar atau diterima pada periode berjalan.

7. Accumulated Depreciation (Akumulasi Penyusutan)
Total penyusutan yang telah dicatat untuk aset tetap sejak aset tersebut mulai digunakan.

8. Agency Funds (Dana Agen)
Dana yang dikelola oleh satu entitas atas nama entitas lain untuk tujuan tertentu.

9. Allocation (Alokasi)
Proses distribusi sumber daya atau biaya ke berbagai departemen atau proyek dalam organisasi.

10. Audit (Audit)
Pemeriksaan sistematis dan independen terhadap catatan keuangan, operasional, dan ketaatan terhadap regulasi suatu organisasi.

Jika Anda seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaan Anda. Selain bantu meningkatkan skill tim, Anda juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Automated Clearing House (ACH) (Rumah Kliring Otomatis)
Jaringan yang mengelola transaksi keuangan elektronik, seperti pembayaran langsung atau setoran otomatis.

12. BAA (Budget Adjustment Act)
Undang-undang yang mengatur penyesuaian anggaran tahunan untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan atau prioritas.

13. Balanced Budget (Anggaran Berimbang)
Kondisi di mana total pengeluaran tidak melebihi total pendapatan dalam satu periode anggaran.

14. BDS (Budget Development System)
Sistem yang digunakan untuk merencanakan, menyusun, dan mengelola anggaran organisasi.

15. Budget (Anggaran)
Budget artinya anggaran, yaitu rencana terorganisir untuk menabung dan membelanjakan berdasarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran seseorang.

16. Budget Year (Tahun Anggaran)
Periode waktu, biasanya satu tahun, yang digunakan untuk menyusun dan mengelola anggaran.

17. Capital Asset (Aset Modal)
Aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan peralatan yang digunakan dalam operasi bisnis.

18. Capital Lease (Sewa Modal)
Perjanjian sewa di mana lessee (penyewa) memiliki hak untuk menggunakan aset dan diharuskan mencatat aset dan kewajiban sewa dalam laporan keuangan.

19. Capital Outlay (Pengeluaran Modal)
Pengeluaran yang digunakan untuk membeli, memperbaiki, atau meningkatkan aset tetap.

20. Capitalization Policy (Kebijakan Kapitalisasi)
Pedoman yang menentukan kapan pengeluaran dapat dikapitalisasi sebagai aset tetap daripada dibebankan langsung sebagai biaya.

21. Carry-Forward (Saldo Awal)
Sisa anggaran atau pendapatan yang tidak digunakan pada periode sebelumnya dan dibawa ke periode berikutnya.

22. Cash Basis (Basis Kas)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat kas diterima atau dibayarkan.

23. Cash Discount (Diskon Tunai)
Diskon yang diberikan kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan lebih awal daripada tanggal jatuh tempo.

24. Cash Disbursements (Pengeluaran Kas)
Pembayaran kas untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang atau pembayaran hutang.

25. Cash Receipts (Penerimaan Kas)
Penerimaan kas dari berbagai sumber seperti penjualan, investasi, atau pinjaman.

26. Clearance Pattern (Pola Pembersihan)
Pola atau jadwal pembayaran kas dan penerimaan kas dalam suatu periode tertentu.

27. Clearing Account (Akun Kliring)
Akun sementara yang digunakan untuk menampung transaksi yang belum selesai atau belum dialokasikan.

28. Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan Komprehensif)
Laporan keuangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan, kinerja, dan arus kas organisasi dalam satu tahun.

29. Consensus Revenue Estimates (Estimasi Pendapatan Konsensus)
Perkiraan pendapatan yang disetujui bersama oleh berbagai pihak atau departemen yang berkepentingan.

30. Construction in Progress (CIP) (Konstruksi dalam Proses)
Biaya yang dikeluarkan untuk proyek konstruksi yang belum selesai pada akhir periode akuntansi.

31. Consumer Price Index (CPI) (Indeks Harga Konsumen)
Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dari waktu ke waktu.

32. Contingent Liability (Kewajiban Kontinjensi)
Kewajiban yang mungkin terjadi di masa depan tergantung pada hasil dari peristiwa yang belum pasti.

33. Control Objectives (Tujuan Pengendalian)
Sasaran yang ingin dicapai oleh pengendalian internal untuk memastikan operasi yang efektif, pelaporan keuangan yang dapat diandalkan, dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

34. COLA (Cost of Living Adjustment) (Penyesuaian Biaya Hidup)
Penyesuaian upah atau gaji untuk mengimbangi perubahan dalam biaya hidup, biasanya berdasarkan CPI.

35. Current Year (Tahun Berjalan)
Tahun fiskal atau kalender yang sedang berlangsung saat ini.

36. Deficit (Defisit)
Kondisi di mana pengeluaran melebihi pendapatan dalam suatu periode.

37. Deficit Financing (Pembiayaan Defisit)
Proses mengumpulkan dana melalui pinjaman untuk menutupi defisit anggaran.

38. Depreciation (Penyusutan)
Proses alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

39. Depreciation Expense (Beban Penyusutan)
Depreciation expense adalah pengeluaran yang dicatat untuk merefleksikan pengurangan nilai aset fisik dalam suatu periode tertentu.

40. DFR (Department of Financial Regulation)
Departemen yang mengatur layanan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan melindungi konsumen.

41. Disbursement (Pengeluaran)
Pembayaran uang oleh perusahaan atau organisasi untuk berbagai keperluan operasional.

42. Donated Asset (Aset Donasi)
Aset yang diterima oleh perusahaan atau organisasi sebagai hadiah atau donasi tanpa biaya.

43. DPS (Department of Public Safety)
Departemen yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan publik.

44. Drawdown (Penarikan Dana)
Proses menarik dana dari akun yang telah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

45. Earned Interest (Bunga yang Diperoleh)
Bunga yang diterima atas menyimpan uang di bank atau lembaga keuangan.

46. Electronic Benefit Transfer (EBT) (Transfer Manfaat Elektronik)
Sistem yang memungkinkan penerima manfaat pemerintah menerima dan menggunakan dana secara elektronik.

47. Encumbrance (Penangguhan)
Komitmen untuk pengeluaran yang dicatat dalam pembukuan tetapi belum direalisasikan.

48. Enterprise Funds (Dana Usaha)
Dana yang digunakan untuk kegiatan bisnis yang dioperasikan oleh pemerintah yang berfungsi seperti perusahaan swasta.

49. Executive Budget (Anggaran Eksekutif)
Anggaran yang diusulkan oleh cabang eksekutif pemerintah untuk persetujuan legislatif.

50. Expenditures (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan oleh organisasi untuk berbagai keperluan, termasuk operasional dan investasi.

Baca Juga: 55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

51. Expenses (Pengeluaran)
Expenses artinya pengeluaran, tetapi berbeda dengan expenditure. Sebab, expenses hanya merujuk pada jenis pengeluaran tertentu yang terkait dengan biaya operasional.

52. FICA (Federal Insurance Contribution Act) (Undang-Undang Kontribusi Asuransi Federal)
Undang-undang yang mewajibkan pemotongan pajak penghasilan untuk dana Jaminan Sosial dan Medicare.

53. Financial Literacy (Literasi Keuangan)
Kemampuan memahami dan menggunakan informasi keuangan secara efektif.

54. Fiscal Period (Periode Fiskal)
Jangka waktu tertentu yang digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan, biasanya satu tahun.

55. Fiscal Year (FY) (Tahun Fiskal)
Tahun yang digunakan untuk tujuan akuntansi dan anggaran yang tidak selalu sama dengan tahun kalender.

56. Fixed Charges (Biaya Tetap)
Biaya yang tetap dan tidak berubah seiring dengan volume atau aktivitas bisnis, seperti sewa dan gaji.

57. Full-time Equivalent (FTE) Position (Posisi Setara Penuh Waktu)
Ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah karyawan penuh waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan.

58. Fund (Dana)
Sumber daya keuangan yang disediakan untuk tujuan tertentu dan diakuntansikan secara terpisah.

59. Fund Balance (Saldo Dana)
Selisih antara aset dan kewajiban dalam dana tertentu pada akhir periode.

60. GASB (Governmental Accounting Standards Board) (Dewan Standar Akuntansi Pemerintah)
Badan yang menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk entitas pemerintah.

61. Grant (Hibah)
Dana yang diberikan oleh pemerintah atau organisasi lain untuk mendukung proyek atau program tertentu tanpa harus dikembalikan.

62. General Fund (GF) (Dana Umum)
Dana utama yang digunakan oleh pemerintah untuk membiayai operasi sehari-hari dan program-program yang tidak ditujukan untuk dana khusus.

63. General Ledger (Buku Besar Umum)
Catatan utama yang mencatat semua transaksi keuangan perusahaan atau organisasi.

64. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum)
Standar dan pedoman yang digunakan dalam pelaporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan transparansi.

65. Gross Income (Pendapatan Kotor)
Gross income adalah total pendapatan sebelum dipotong pajak atau pengurangan lainnya.

66. Internal Control System (Sistem Pengendalian Internal)
Prosedur dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi aset organisasi, memastikan keakuratan catatan keuangan, dan mematuhi peraturan.

67. Internal Service Fund (ISF) (Dana Layanan Internal)
Dana yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada departemen lain dalam organisasi, dengan biaya yang dikompensasikan oleh departemen yang menerima layanan.

68. Invoice (Faktur)
Dokumen yang mencatat detail barang atau jasa yang dijual dan jumlah yang harus dibayar oleh pembeli.

69. JFO (Joint Fiscal Office)
Kantor yang menyediakan analisis anggaran dan keuangan untuk legislatif.

70. Liabilities (Kewajiban)
Kewajiban finansial yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak lain.

71. Line Item (Pos Anggaran)
Detail spesifik dari anggaran yang menunjukkan alokasi dana untuk item tertentu.

72. Non-Depreciable Capital Assets (Aset Modal yang Tidak Dapat Disusutkan)
Aset jangka panjang seperti tanah yang tidak mengalami penyusutan.

73. Operating Budget (Anggaran Operasional)
Rencana keuangan yang merinci pendapatan dan pengeluaran yang diharapkan untuk operasi sehari-hari dalam satu periode.

74. Operating Expenditures (Pengeluaran Operasional)
Pengeluaran untuk biaya operasional sehari-hari, seperti gaji, bahan baku, dan utilitas.

75. Outlays (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan untuk berbagai keperluan dalam operasi bisnis atau proyek.

76. Periodic Inventory (Inventaris Berkala)
Metode pencatatan inventaris di mana persediaan dihitung dan dicatat pada interval waktu tertentu.

77. Perpetual Inventory (Inventaris Berkelanjutan)
Sistem pencatatan inventaris yang diperbarui secara terus menerus setiap kali ada transaksi persediaan.

78. Personal Services (Layanan Pribadi)
Biaya yang berkaitan dengan tenaga kerja, termasuk gaji dan tunjangan.

79. Petty Cash (Kas Kecil)
Dana tunai kecil yang disediakan untuk pembayaran pengeluaran kecil dan mendesak.

80. PO (Purchase Order) (Surat Pesanan)
Dokumen yang dikeluarkan oleh pembeli untuk memesan barang atau jasa dari pemasok.

81. Prior Year (PY) (Tahun Sebelumnya)
Tahun fiskal atau kalender yang segera mendahului tahun berjalan.

82. Proprietary Funds (Dana Kepemilikan)
Dana yang digunakan oleh pemerintah untuk kegiatan bisnis yang beroperasi seperti perusahaan swasta.

83. Retained Payable (Hutang yang Belum Dibayar)
Jumlah uang yang masih harus dibayar kepada kreditur atau pemasok.

84. Restricted Funds (Dana Terbatas)
Dana yang memiliki pembatasan penggunaan yang ditentukan oleh donor atau hukum.

85. Revenue (Pendapatan)
Uang yang diterima oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa atau dari sumber lain.

86. RFQ (Request for Quote) (Permintaan Penawaran Harga)
Permintaan formal kepada pemasok untuk memberikan penawaran harga untuk barang atau jasa tertentu.

menu
Logo

Search for:

Business English

Bahasa Inggris Keuangan Beserta 110 Kosakata Tentang Finance

Intan Aulia Husnunnisa

September 5, 2025 • 12 minutes read

Vocabulary Budgeting and Finance

Seseorang yang pintar mengatur keuangan biasanya hobi melakukan budgeting. Kalau kamu ingin jadi orang “pintar” tersebut, simak penjelasan dan vocabulary soal finance dan budgeting di artikel ini ya!

—

Bahasa Inggris uang yaitu money, sedangkan bahasa Inggris keuangan adalah finance. Nah, finance artinya bidang yang berkaitan dengan pengelolaan uang, investasi, dan pengaturan keuangan individu, perusahaan, atau entitas lainnya.

Secara umum, finance bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Kamu ingin mendalami atau explore dunia keuangan? Artinya, kamu membutuhkan pemahaman yang luas tentang berbagai istilah yang ada di industri ini.

Tenang, kamu bisa temukan beragam frasa dan kosakata keuangan, lengkap dengan definisinya melalui tulisan di bawah ini. Coba catat dan hafalkan ya!

1. Accountability (Akuntabilitas)
Tanggung jawab yang dimiliki individu atau organisasi untuk mengelola dan melaporkan penggunaan sumber daya keuangan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Accounts Payable (Utang Usaha)
Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau jasa yang sudah diterima tetapi belum dibayar.

3. Accounting Period (Periode Akuntansi)
Rentang waktu tertentu yang digunakan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan, seperti satu bulan, kuartal, atau tahun.

4. Accounts Receivable (Piutang Usaha)
Uang yang harus diterima perusahaan dari pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.

5. Accrual Basis (Basis Akrual)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat terjadi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan.

6. Accrue (Mengakumulasi)
Proses pencatatan pendapatan atau beban yang belum dibayar atau diterima pada periode berjalan.

7. Accumulated Depreciation (Akumulasi Penyusutan)
Total penyusutan yang telah dicatat untuk aset tetap sejak aset tersebut mulai digunakan.

8. Agency Funds (Dana Agen)
Dana yang dikelola oleh satu entitas atas nama entitas lain untuk tujuan tertentu.

9. Allocation (Alokasi)
Proses distribusi sumber daya atau biaya ke berbagai departemen atau proyek dalam organisasi.

10. Audit (Audit)
Pemeriksaan sistematis dan independen terhadap catatan keuangan, operasional, dan ketaatan terhadap regulasi suatu organisasi.

Jika Anda seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaan Anda. Selain bantu meningkatkan skill tim, Anda juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Automated Clearing House (ACH) (Rumah Kliring Otomatis)
Jaringan yang mengelola transaksi keuangan elektronik, seperti pembayaran langsung atau setoran otomatis.

12. BAA (Budget Adjustment Act)
Undang-undang yang mengatur penyesuaian anggaran tahunan untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan atau prioritas.

13. Balanced Budget (Anggaran Berimbang)
Kondisi di mana total pengeluaran tidak melebihi total pendapatan dalam satu periode anggaran.

14. BDS (Budget Development System)
Sistem yang digunakan untuk merencanakan, menyusun, dan mengelola anggaran organisasi.

15. Budget (Anggaran)
Budget artinya anggaran, yaitu rencana terorganisir untuk menabung dan membelanjakan berdasarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran seseorang.

16. Budget Year (Tahun Anggaran)
Periode waktu, biasanya satu tahun, yang digunakan untuk menyusun dan mengelola anggaran.

17. Capital Asset (Aset Modal)
Aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan peralatan yang digunakan dalam operasi bisnis.

18. Capital Lease (Sewa Modal)
Perjanjian sewa di mana lessee (penyewa) memiliki hak untuk menggunakan aset dan diharuskan mencatat aset dan kewajiban sewa dalam laporan keuangan.

19. Capital Outlay (Pengeluaran Modal)
Pengeluaran yang digunakan untuk membeli, memperbaiki, atau meningkatkan aset tetap.

20. Capitalization Policy (Kebijakan Kapitalisasi)
Pedoman yang menentukan kapan pengeluaran dapat dikapitalisasi sebagai aset tetap daripada dibebankan langsung sebagai biaya.

21. Carry-Forward (Saldo Awal)
Sisa anggaran atau pendapatan yang tidak digunakan pada periode sebelumnya dan dibawa ke periode berikutnya.

22. Cash Basis (Basis Kas)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat kas diterima atau dibayarkan.

23. Cash Discount (Diskon Tunai)
Diskon yang diberikan kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan lebih awal daripada tanggal jatuh tempo.

24. Cash Disbursements (Pengeluaran Kas)
Pembayaran kas untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang atau pembayaran hutang.

25. Cash Receipts (Penerimaan Kas)
Penerimaan kas dari berbagai sumber seperti penjualan, investasi, atau pinjaman.

26. Clearance Pattern (Pola Pembersihan)
Pola atau jadwal pembayaran kas dan penerimaan kas dalam suatu periode tertentu.

27. Clearing Account (Akun Kliring)
Akun sementara yang digunakan untuk menampung transaksi yang belum selesai atau belum dialokasikan.

28. Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan Komprehensif)
Laporan keuangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan, kinerja, dan arus kas organisasi dalam satu tahun.

29. Consensus Revenue Estimates (Estimasi Pendapatan Konsensus)
Perkiraan pendapatan yang disetujui bersama oleh berbagai pihak atau departemen yang berkepentingan.

30. Construction in Progress (CIP) (Konstruksi dalam Proses)
Biaya yang dikeluarkan untuk proyek konstruksi yang belum selesai pada akhir periode akuntansi.

31. Consumer Price Index (CPI) (Indeks Harga Konsumen)
Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dari waktu ke waktu.

32. Contingent Liability (Kewajiban Kontinjensi)
Kewajiban yang mungkin terjadi di masa depan tergantung pada hasil dari peristiwa yang belum pasti.

33. Control Objectives (Tujuan Pengendalian)
Sasaran yang ingin dicapai oleh pengendalian internal untuk memastikan operasi yang efektif, pelaporan keuangan yang dapat diandalkan, dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

34. COLA (Cost of Living Adjustment) (Penyesuaian Biaya Hidup)
Penyesuaian upah atau gaji untuk mengimbangi perubahan dalam biaya hidup, biasanya berdasarkan CPI.

35. Current Year (Tahun Berjalan)
Tahun fiskal atau kalender yang sedang berlangsung saat ini.

36. Deficit (Defisit)
Kondisi di mana pengeluaran melebihi pendapatan dalam suatu periode.

37. Deficit Financing (Pembiayaan Defisit)
Proses mengumpulkan dana melalui pinjaman untuk menutupi defisit anggaran.

38. Depreciation (Penyusutan)
Proses alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

39. Depreciation Expense (Beban Penyusutan)
Depreciation expense adalah pengeluaran yang dicatat untuk merefleksikan pengurangan nilai aset fisik dalam suatu periode tertentu.

40. DFR (Department of Financial Regulation)
Departemen yang mengatur layanan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan melindungi konsumen.

41. Disbursement (Pengeluaran)
Pembayaran uang oleh perusahaan atau organisasi untuk berbagai keperluan operasional.

42. Donated Asset (Aset Donasi)
Aset yang diterima oleh perusahaan atau organisasi sebagai hadiah atau donasi tanpa biaya.

43. DPS (Department of Public Safety)
Departemen yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan publik.

44. Drawdown (Penarikan Dana)
Proses menarik dana dari akun yang telah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

45. Earned Interest (Bunga yang Diperoleh)
Bunga yang diterima atas menyimpan uang di bank atau lembaga keuangan.

46. Electronic Benefit Transfer (EBT) (Transfer Manfaat Elektronik)
Sistem yang memungkinkan penerima manfaat pemerintah menerima dan menggunakan dana secara elektronik.

47. Encumbrance (Penangguhan)
Komitmen untuk pengeluaran yang dicatat dalam pembukuan tetapi belum direalisasikan.

48. Enterprise Funds (Dana Usaha)
Dana yang digunakan untuk kegiatan bisnis yang dioperasikan oleh pemerintah yang berfungsi seperti perusahaan swasta.

49. Executive Budget (Anggaran Eksekutif)
Anggaran yang diusulkan oleh cabang eksekutif pemerintah untuk persetujuan legislatif.

50. Expenditures (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan oleh organisasi untuk berbagai keperluan, termasuk operasional dan investasi.

Baca Juga: 55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

51. Expenses (Pengeluaran)
Expenses artinya pengeluaran, tetapi berbeda dengan expenditure. Sebab, expenses hanya merujuk pada jenis pengeluaran tertentu yang terkait dengan biaya operasional.

52. FICA (Federal Insurance Contribution Act) (Undang-Undang Kontribusi Asuransi Federal)
Undang-undang yang mewajibkan pemotongan pajak penghasilan untuk dana Jaminan Sosial dan Medicare.

53. Financial Literacy (Literasi Keuangan)
Kemampuan memahami dan menggunakan informasi keuangan secara efektif.

54. Fiscal Period (Periode Fiskal)
Jangka waktu tertentu yang digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan, biasanya satu tahun.

55. Fiscal Year (FY) (Tahun Fiskal)
Tahun yang digunakan untuk tujuan akuntansi dan anggaran yang tidak selalu sama dengan tahun kalender.

56. Fixed Charges (Biaya Tetap)
Biaya yang tetap dan tidak berubah seiring dengan volume atau aktivitas bisnis, seperti sewa dan gaji.

57. Full-time Equivalent (FTE) Position (Posisi Setara Penuh Waktu)
Ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah karyawan penuh waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan.

58. Fund (Dana)
Sumber daya keuangan yang disediakan untuk tujuan tertentu dan diakuntansikan secara terpisah.

59. Fund Balance (Saldo Dana)
Selisih antara aset dan kewajiban dalam dana tertentu pada akhir periode.

60. GASB (Governmental Accounting Standards Board) (Dewan Standar Akuntansi Pemerintah)
Badan yang menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk entitas pemerintah.

61. Grant (Hibah)
Dana yang diberikan oleh pemerintah atau organisasi lain untuk mendukung proyek atau program tertentu tanpa harus dikembalikan.

62. General Fund (GF) (Dana Umum)
Dana utama yang digunakan oleh pemerintah untuk membiayai operasi sehari-hari dan program-program yang tidak ditujukan untuk dana khusus.

63. General Ledger (Buku Besar Umum)
Catatan utama yang mencatat semua transaksi keuangan perusahaan atau organisasi.

64. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum)
Standar dan pedoman yang digunakan dalam pelaporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan transparansi.

65. Gross Income (Pendapatan Kotor)
Gross income adalah total pendapatan sebelum dipotong pajak atau pengurangan lainnya.

66. Internal Control System (Sistem Pengendalian Internal)
Prosedur dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi aset organisasi, memastikan keakuratan catatan keuangan, dan mematuhi peraturan.

67. Internal Service Fund (ISF) (Dana Layanan Internal)
Dana yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada departemen lain dalam organisasi, dengan biaya yang dikompensasikan oleh departemen yang menerima layanan.

68. Invoice (Faktur)
Dokumen yang mencatat detail barang atau jasa yang dijual dan jumlah yang harus dibayar oleh pembeli.

69. JFO (Joint Fiscal Office)
Kantor yang menyediakan analisis anggaran dan keuangan untuk legislatif.

70. Liabilities (Kewajiban)
Kewajiban finansial yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak lain.

71. Line Item (Pos Anggaran)
Detail spesifik dari anggaran yang menunjukkan alokasi dana untuk item tertentu.

72. Non-Depreciable Capital Assets (Aset Modal yang Tidak Dapat Disusutkan)
Aset jangka panjang seperti tanah yang tidak mengalami penyusutan.

73. Operating Budget (Anggaran Operasional)
Rencana keuangan yang merinci pendapatan dan pengeluaran yang diharapkan untuk operasi sehari-hari dalam satu periode.

74. Operating Expenditures (Pengeluaran Operasional)
Pengeluaran untuk biaya operasional sehari-hari, seperti gaji, bahan baku, dan utilitas.

75. Outlays (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan untuk berbagai keperluan dalam operasi bisnis atau proyek.

76. Periodic Inventory (Inventaris Berkala)
Metode pencatatan inventaris di mana persediaan dihitung dan dicatat pada interval waktu tertentu.

77. Perpetual Inventory (Inventaris Berkelanjutan)
Sistem pencatatan inventaris yang diperbarui secara terus menerus setiap kali ada transaksi persediaan.

78. Personal Services (Layanan Pribadi)
Biaya yang berkaitan dengan tenaga kerja, termasuk gaji dan tunjangan.

79. Petty Cash (Kas Kecil)
Dana tunai kecil yang disediakan untuk pembayaran pengeluaran kecil dan mendesak.

80. PO (Purchase Order) (Surat Pesanan)
Dokumen yang dikeluarkan oleh pembeli untuk memesan barang atau jasa dari pemasok.

81. Prior Year (PY) (Tahun Sebelumnya)
Tahun fiskal atau kalender yang segera mendahului tahun berjalan.

82. Proprietary Funds (Dana Kepemilikan)
Dana yang digunakan oleh pemerintah untuk kegiatan bisnis yang beroperasi seperti perusahaan swasta.

83. Retained Payable (Hutang yang Belum Dibayar)
Jumlah uang yang masih harus dibayar kepada kreditur atau pemasok.

84. Restricted Funds (Dana Terbatas)
Dana yang memiliki pembatasan penggunaan yang ditentukan oleh donor atau hukum.

85. Revenue (Pendapatan)
Uang yang diterima oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa atau dari sumber lain.

86. RFQ (Request for Quote) (Permintaan Penawaran Harga)
Permintaan formal kepada pemasok untuk memberikan penawaran harga untuk barang atau jasa tertentu.

menu
Logo

Search for:

Business English

Bahasa Inggris Keuangan Beserta 110 Kosakata Tentang Finance

Intan Aulia Husnunnisa

September 5, 2025 • 12 minutes read

Vocabulary Budgeting and Finance

Seseorang yang pintar mengatur keuangan biasanya hobi melakukan budgeting. Kalau kamu ingin jadi orang “pintar” tersebut, simak penjelasan dan vocabulary soal finance dan budgeting di artikel ini ya!

—

Bahasa Inggris uang yaitu money, sedangkan bahasa Inggris keuangan adalah finance. Nah, finance artinya bidang yang berkaitan dengan pengelolaan uang, investasi, dan pengaturan keuangan individu, perusahaan, atau entitas lainnya.

Secara umum, finance bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Kamu ingin mendalami atau explore dunia keuangan? Artinya, kamu membutuhkan pemahaman yang luas tentang berbagai istilah yang ada di industri ini.

Tenang, kamu bisa temukan beragam frasa dan kosakata keuangan, lengkap dengan definisinya melalui tulisan di bawah ini. Coba catat dan hafalkan ya!

1. Accountability (Akuntabilitas)
Tanggung jawab yang dimiliki individu atau organisasi untuk mengelola dan melaporkan penggunaan sumber daya keuangan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Accounts Payable (Utang Usaha)
Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau jasa yang sudah diterima tetapi belum dibayar.

3. Accounting Period (Periode Akuntansi)
Rentang waktu tertentu yang digunakan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan, seperti satu bulan, kuartal, atau tahun.

4. Accounts Receivable (Piutang Usaha)
Uang yang harus diterima perusahaan dari pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.

5. Accrual Basis (Basis Akrual)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat terjadi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan.

6. Accrue (Mengakumulasi)
Proses pencatatan pendapatan atau beban yang belum dibayar atau diterima pada periode berjalan.

7. Accumulated Depreciation (Akumulasi Penyusutan)
Total penyusutan yang telah dicatat untuk aset tetap sejak aset tersebut mulai digunakan.

8. Agency Funds (Dana Agen)
Dana yang dikelola oleh satu entitas atas nama entitas lain untuk tujuan tertentu.

9. Allocation (Alokasi)
Proses distribusi sumber daya atau biaya ke berbagai departemen atau proyek dalam organisasi.

10. Audit (Audit)
Pemeriksaan sistematis dan independen terhadap catatan keuangan, operasional, dan ketaatan terhadap regulasi suatu organisasi.

Jika Anda seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaan Anda. Selain bantu meningkatkan skill tim, Anda juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Automated Clearing House (ACH) (Rumah Kliring Otomatis)
Jaringan yang mengelola transaksi keuangan elektronik, seperti pembayaran langsung atau setoran otomatis.

12. BAA (Budget Adjustment Act)
Undang-undang yang mengatur penyesuaian anggaran tahunan untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan atau prioritas.

13. Balanced Budget (Anggaran Berimbang)
Kondisi di mana total pengeluaran tidak melebihi total pendapatan dalam satu periode anggaran.

14. BDS (Budget Development System)
Sistem yang digunakan untuk merencanakan, menyusun, dan mengelola anggaran organisasi.

15. Budget (Anggaran)
Budget artinya anggaran, yaitu rencana terorganisir untuk menabung dan membelanjakan berdasarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran seseorang.

16. Budget Year (Tahun Anggaran)
Periode waktu, biasanya satu tahun, yang digunakan untuk menyusun dan mengelola anggaran.

17. Capital Asset (Aset Modal)
Aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan peralatan yang digunakan dalam operasi bisnis.

18. Capital Lease (Sewa Modal)
Perjanjian sewa di mana lessee (penyewa) memiliki hak untuk menggunakan aset dan diharuskan mencatat aset dan kewajiban sewa dalam laporan keuangan.

19. Capital Outlay (Pengeluaran Modal)
Pengeluaran yang digunakan untuk membeli, memperbaiki, atau meningkatkan aset tetap.

20. Capitalization Policy (Kebijakan Kapitalisasi)
Pedoman yang menentukan kapan pengeluaran dapat dikapitalisasi sebagai aset tetap daripada dibebankan langsung sebagai biaya.

21. Carry-Forward (Saldo Awal)
Sisa anggaran atau pendapatan yang tidak digunakan pada periode sebelumnya dan dibawa ke periode berikutnya.

22. Cash Basis (Basis Kas)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat kas diterima atau dibayarkan.

23. Cash Discount (Diskon Tunai)
Diskon yang diberikan kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan lebih awal daripada tanggal jatuh tempo.

24. Cash Disbursements (Pengeluaran Kas)
Pembayaran kas untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang atau pembayaran hutang.

25. Cash Receipts (Penerimaan Kas)
Penerimaan kas dari berbagai sumber seperti penjualan, investasi, atau pinjaman.

26. Clearance Pattern (Pola Pembersihan)
Pola atau jadwal pembayaran kas dan penerimaan kas dalam suatu periode tertentu.

27. Clearing Account (Akun Kliring)
Akun sementara yang digunakan untuk menampung transaksi yang belum selesai atau belum dialokasikan.

28. Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan Komprehensif)
Laporan keuangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan, kinerja, dan arus kas organisasi dalam satu tahun.

29. Consensus Revenue Estimates (Estimasi Pendapatan Konsensus)
Perkiraan pendapatan yang disetujui bersama oleh berbagai pihak atau departemen yang berkepentingan.

30. Construction in Progress (CIP) (Konstruksi dalam Proses)
Biaya yang dikeluarkan untuk proyek konstruksi yang belum selesai pada akhir periode akuntansi.

31. Consumer Price Index (CPI) (Indeks Harga Konsumen)
Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dari waktu ke waktu.

32. Contingent Liability (Kewajiban Kontinjensi)
Kewajiban yang mungkin terjadi di masa depan tergantung pada hasil dari peristiwa yang belum pasti.

33. Control Objectives (Tujuan Pengendalian)
Sasaran yang ingin dicapai oleh pengendalian internal untuk memastikan operasi yang efektif, pelaporan keuangan yang dapat diandalkan, dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

34. COLA (Cost of Living Adjustment) (Penyesuaian Biaya Hidup)
Penyesuaian upah atau gaji untuk mengimbangi perubahan dalam biaya hidup, biasanya berdasarkan CPI.

35. Current Year (Tahun Berjalan)
Tahun fiskal atau kalender yang sedang berlangsung saat ini.

36. Deficit (Defisit)
Kondisi di mana pengeluaran melebihi pendapatan dalam suatu periode.

37. Deficit Financing (Pembiayaan Defisit)
Proses mengumpulkan dana melalui pinjaman untuk menutupi defisit anggaran.

38. Depreciation (Penyusutan)
Proses alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

39. Depreciation Expense (Beban Penyusutan)
Depreciation expense adalah pengeluaran yang dicatat untuk merefleksikan pengurangan nilai aset fisik dalam suatu periode tertentu.

40. DFR (Department of Financial Regulation)
Departemen yang mengatur layanan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan melindungi konsumen.

41. Disbursement (Pengeluaran)
Pembayaran uang oleh perusahaan atau organisasi untuk berbagai keperluan operasional.

42. Donated Asset (Aset Donasi)
Aset yang diterima oleh perusahaan atau organisasi sebagai hadiah atau donasi tanpa biaya.

43. DPS (Department of Public Safety)
Departemen yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan publik.

44. Drawdown (Penarikan Dana)
Proses menarik dana dari akun yang telah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

45. Earned Interest (Bunga yang Diperoleh)
Bunga yang diterima atas menyimpan uang di bank atau lembaga keuangan.

46. Electronic Benefit Transfer (EBT) (Transfer Manfaat Elektronik)
Sistem yang memungkinkan penerima manfaat pemerintah menerima dan menggunakan dana secara elektronik.

47. Encumbrance (Penangguhan)
Komitmen untuk pengeluaran yang dicatat dalam pembukuan tetapi belum direalisasikan.

48. Enterprise Funds (Dana Usaha)
Dana yang digunakan untuk kegiatan bisnis yang dioperasikan oleh pemerintah yang berfungsi seperti perusahaan swasta.

49. Executive Budget (Anggaran Eksekutif)
Anggaran yang diusulkan oleh cabang eksekutif pemerintah untuk persetujuan legislatif.

50. Expenditures (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan oleh organisasi untuk berbagai keperluan, termasuk operasional dan investasi.

Baca Juga: 55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

51. Expenses (Pengeluaran)
Expenses artinya pengeluaran, tetapi berbeda dengan expenditure. Sebab, expenses hanya merujuk pada jenis pengeluaran tertentu yang terkait dengan biaya operasional.

52. FICA (Federal Insurance Contribution Act) (Undang-Undang Kontribusi Asuransi Federal)
Undang-undang yang mewajibkan pemotongan pajak penghasilan untuk dana Jaminan Sosial dan Medicare.

53. Financial Literacy (Literasi Keuangan)
Kemampuan memahami dan menggunakan informasi keuangan secara efektif.

54. Fiscal Period (Periode Fiskal)
Jangka waktu tertentu yang digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan, biasanya satu tahun.

55. Fiscal Year (FY) (Tahun Fiskal)
Tahun yang digunakan untuk tujuan akuntansi dan anggaran yang tidak selalu sama dengan tahun kalender.

56. Fixed Charges (Biaya Tetap)
Biaya yang tetap dan tidak berubah seiring dengan volume atau aktivitas bisnis, seperti sewa dan gaji.

57. Full-time Equivalent (FTE) Position (Posisi Setara Penuh Waktu)
Ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah karyawan penuh waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan.

58. Fund (Dana)
Sumber daya keuangan yang disediakan untuk tujuan tertentu dan diakuntansikan secara terpisah.

59. Fund Balance (Saldo Dana)
Selisih antara aset dan kewajiban dalam dana tertentu pada akhir periode.

60. GASB (Governmental Accounting Standards Board) (Dewan Standar Akuntansi Pemerintah)
Badan yang menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk entitas pemerintah.

61. Grant (Hibah)
Dana yang diberikan oleh pemerintah atau organisasi lain untuk mendukung proyek atau program tertentu tanpa harus dikembalikan.

62. General Fund (GF) (Dana Umum)
Dana utama yang digunakan oleh pemerintah untuk membiayai operasi sehari-hari dan program-program yang tidak ditujukan untuk dana khusus.

63. General Ledger (Buku Besar Umum)
Catatan utama yang mencatat semua transaksi keuangan perusahaan atau organisasi.

64. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum)
Standar dan pedoman yang digunakan dalam pelaporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan transparansi.

65. Gross Income (Pendapatan Kotor)
Gross income adalah total pendapatan sebelum dipotong pajak atau pengurangan lainnya.

66. Internal Control System (Sistem Pengendalian Internal)
Prosedur dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi aset organisasi, memastikan keakuratan catatan keuangan, dan mematuhi peraturan.

67. Internal Service Fund (ISF) (Dana Layanan Internal)
Dana yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada departemen lain dalam organisasi, dengan biaya yang dikompensasikan oleh departemen yang menerima layanan.

68. Invoice (Faktur)
Dokumen yang mencatat detail barang atau jasa yang dijual dan jumlah yang harus dibayar oleh pembeli.

69. JFO (Joint Fiscal Office)
Kantor yang menyediakan analisis anggaran dan keuangan untuk legislatif.

70. Liabilities (Kewajiban)
Kewajiban finansial yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak lain.

71. Line Item (Pos Anggaran)
Detail spesifik dari anggaran yang menunjukkan alokasi dana untuk item tertentu.

72. Non-Depreciable Capital Assets (Aset Modal yang Tidak Dapat Disusutkan)
Aset jangka panjang seperti tanah yang tidak mengalami penyusutan.

73. Operating Budget (Anggaran Operasional)
Rencana keuangan yang merinci pendapatan dan pengeluaran yang diharapkan untuk operasi sehari-hari dalam satu periode.

74. Operating Expenditures (Pengeluaran Operasional)
Pengeluaran untuk biaya operasional sehari-hari, seperti gaji, bahan baku, dan utilitas.

75. Outlays (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan untuk berbagai keperluan dalam operasi bisnis atau proyek.

76. Periodic Inventory (Inventaris Berkala)
Metode pencatatan inventaris di mana persediaan dihitung dan dicatat pada interval waktu tertentu.

77. Perpetual Inventory (Inventaris Berkelanjutan)
Sistem pencatatan inventaris yang diperbarui secara terus menerus setiap kali ada transaksi persediaan.

78. Personal Services (Layanan Pribadi)
Biaya yang berkaitan dengan tenaga kerja, termasuk gaji dan tunjangan.

79. Petty Cash (Kas Kecil)
Dana tunai kecil yang disediakan untuk pembayaran pengeluaran kecil dan mendesak.

80. PO (Purchase Order) (Surat Pesanan)
Dokumen yang dikeluarkan oleh pembeli untuk memesan barang atau jasa dari pemasok.

81. Prior Year (PY) (Tahun Sebelumnya)
Tahun fiskal atau kalender yang segera mendahului tahun berjalan.

82. Proprietary Funds (Dana Kepemilikan)
Dana yang digunakan oleh pemerintah untuk kegiatan bisnis yang beroperasi seperti perusahaan swasta.

83. Retained Payable (Hutang yang Belum Dibayar)
Jumlah uang yang masih harus dibayar kepada kreditur atau pemasok.

84. Restricted Funds (Dana Terbatas)
Dana yang memiliki pembatasan penggunaan yang ditentukan oleh donor atau hukum.

85. Revenue (Pendapatan)
Uang yang diterima oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa atau dari sumber lain.

86. RFQ (Request for Quote) (Permintaan Penawaran Harga)
Permintaan formal kepada pemasok untuk memberikan penawaran harga untuk barang atau jasa tertentu.

87. SAO (State Auditor’s Office) (Kantor Auditor Negara Bagian)
Badan yang bertanggung jawab atas pemeriksaan keuangan dan ketaatan terhadap peraturan di tingkat negara bagian.

88. Single Audit (Audit Tunggal)
Audit yang mencakup keuangan dan program pemerintah yang dibiayai oleh pemerintah federal.

89. Special Funds (Dana Khusus)
Dana yang dialokasikan untuk tujuan khusus dan tidak dapat digunakan untuk keperluan lain tanpa persetujuan khusus.

90. Sub-recipient (Penerima Sub)
Organisasi atau individu yang menerima dana dari penerima utama untuk melaksanakan program atau proyek tertentu.

91. Supplemental or Supplemental Appropriations (Anggaran Tambahan)
Dana yang ditambahkan ke anggaran yang telah disetujui untuk membiayai keperluan tambahan atau mendadak.

92. Surplus (Surplus)
Selisih antara pendapatan dan pengeluaran yang menghasilkan kelebihan dana dalam anggaran.

93. SWCAP (Statewide Cost Allocation Plan) (Rencana Alokasi Biaya Secara Luas)
Rencana yang menetapkan metode untuk membagi biaya administratif antara berbagai program atau departemen dalam satu entitas.

94. Tax Credits (Kredit Pajak)
Pengurangan jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh individu atau perusahaan karena kegiatan tertentu.

95. Taxes (Pajak)
Pungutan yang dikenakan oleh pemerintah kepada individu atau perusahaan untuk membiayai pengeluaran publik.

96. Year-End Closing (Penutupan Tahunan)
Proses akhir tahun untuk menyelesaikan transaksi keuangan, membuat laporan keuangan, dan menyeimbangkan anggaran.

97. Zero-Base Budgeting (Anggaran Berbasis Nol)
Pendekatan anggaran di mana setiap tahun anggaran dibuat dari awal tanpa mempertimbangkan anggaran tahun sebelumnya.

98. Impulse spending (Pengeluaran impulsif)
Membeli barang tanpa membandingkan biaya atau manfaatnya terlebih dahulu.

99. Record keeping (Pencatatan transaksi)
Mencatat informasi tentang suatu transaksi atau serangkaian transaksi.

100. Sharing (Berbagi)
Menggunakan sebagian pendapatan untuk memberikan sumbangan amal.

101. Spending (Pengeluaran)
Bedanya dengan expenses adalah, expenses lebih luas karena mencakup semua pembayaran yang terlihat dalam jumlah atau angka, sedangkan spending hanya merujuk pada tindakan pembayaran itu sendiri.

menu
Logo

Search for:

Business English

Bahasa Inggris Keuangan Beserta 110 Kosakata Tentang Finance

Intan Aulia Husnunnisa

September 5, 2025 • 12 minutes read

Vocabulary Budgeting and Finance

Seseorang yang pintar mengatur keuangan biasanya hobi melakukan budgeting. Kalau kamu ingin jadi orang “pintar” tersebut, simak penjelasan dan vocabulary soal finance dan budgeting di artikel ini ya!

—

Bahasa Inggris uang yaitu money, sedangkan bahasa Inggris keuangan adalah finance. Nah, finance artinya bidang yang berkaitan dengan pengelolaan uang, investasi, dan pengaturan keuangan individu, perusahaan, atau entitas lainnya.

Secara umum, finance bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dan sumber daya keuangan untuk mencapai tujuan finansial yang diinginkan.

Kamu ingin mendalami atau explore dunia keuangan? Artinya, kamu membutuhkan pemahaman yang luas tentang berbagai istilah yang ada di industri ini.

Tenang, kamu bisa temukan beragam frasa dan kosakata keuangan, lengkap dengan definisinya melalui tulisan di bawah ini. Coba catat dan hafalkan ya!

1. Accountability (Akuntabilitas)
Tanggung jawab yang dimiliki individu atau organisasi untuk mengelola dan melaporkan penggunaan sumber daya keuangan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2. Accounts Payable (Utang Usaha)
Kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pemasok atau kreditur atas barang atau jasa yang sudah diterima tetapi belum dibayar.

3. Accounting Period (Periode Akuntansi)
Rentang waktu tertentu yang digunakan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan, seperti satu bulan, kuartal, atau tahun.

4. Accounts Receivable (Piutang Usaha)
Uang yang harus diterima perusahaan dari pelanggan yang telah membeli barang atau jasa secara kredit.

5. Accrual Basis (Basis Akrual)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat terjadi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan.

6. Accrue (Mengakumulasi)
Proses pencatatan pendapatan atau beban yang belum dibayar atau diterima pada periode berjalan.

7. Accumulated Depreciation (Akumulasi Penyusutan)
Total penyusutan yang telah dicatat untuk aset tetap sejak aset tersebut mulai digunakan.

8. Agency Funds (Dana Agen)
Dana yang dikelola oleh satu entitas atas nama entitas lain untuk tujuan tertentu.

9. Allocation (Alokasi)
Proses distribusi sumber daya atau biaya ke berbagai departemen atau proyek dalam organisasi.

10. Audit (Audit)
Pemeriksaan sistematis dan independen terhadap catatan keuangan, operasional, dan ketaatan terhadap regulasi suatu organisasi.

Jika Anda seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaan Anda. Selain bantu meningkatkan skill tim, Anda juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Automated Clearing House (ACH) (Rumah Kliring Otomatis)
Jaringan yang mengelola transaksi keuangan elektronik, seperti pembayaran langsung atau setoran otomatis.

12. BAA (Budget Adjustment Act)
Undang-undang yang mengatur penyesuaian anggaran tahunan untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan atau prioritas.

13. Balanced Budget (Anggaran Berimbang)
Kondisi di mana total pengeluaran tidak melebihi total pendapatan dalam satu periode anggaran.

14. BDS (Budget Development System)
Sistem yang digunakan untuk merencanakan, menyusun, dan mengelola anggaran organisasi.

15. Budget (Anggaran)
Budget artinya anggaran, yaitu rencana terorganisir untuk menabung dan membelanjakan berdasarkan perkiraan pendapatan dan pengeluaran seseorang.

16. Budget Year (Tahun Anggaran)
Periode waktu, biasanya satu tahun, yang digunakan untuk menyusun dan mengelola anggaran.

17. Capital Asset (Aset Modal)
Aset berwujud jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan peralatan yang digunakan dalam operasi bisnis.

18. Capital Lease (Sewa Modal)
Perjanjian sewa di mana lessee (penyewa) memiliki hak untuk menggunakan aset dan diharuskan mencatat aset dan kewajiban sewa dalam laporan keuangan.

19. Capital Outlay (Pengeluaran Modal)
Pengeluaran yang digunakan untuk membeli, memperbaiki, atau meningkatkan aset tetap.

20. Capitalization Policy (Kebijakan Kapitalisasi)
Pedoman yang menentukan kapan pengeluaran dapat dikapitalisasi sebagai aset tetap daripada dibebankan langsung sebagai biaya.

21. Carry-Forward (Saldo Awal)
Sisa anggaran atau pendapatan yang tidak digunakan pada periode sebelumnya dan dibawa ke periode berikutnya.

22. Cash Basis (Basis Kas)
Metode akuntansi di mana pendapatan dan beban diakui pada saat kas diterima atau dibayarkan.

23. Cash Discount (Diskon Tunai)
Diskon yang diberikan kepada pelanggan jika mereka membayar tagihan lebih awal daripada tanggal jatuh tempo.

24. Cash Disbursements (Pengeluaran Kas)
Pembayaran kas untuk berbagai keperluan seperti pembelian barang atau pembayaran hutang.

25. Cash Receipts (Penerimaan Kas)
Penerimaan kas dari berbagai sumber seperti penjualan, investasi, atau pinjaman.

26. Clearance Pattern (Pola Pembersihan)
Pola atau jadwal pembayaran kas dan penerimaan kas dalam suatu periode tertentu.

27. Clearing Account (Akun Kliring)
Akun sementara yang digunakan untuk menampung transaksi yang belum selesai atau belum dialokasikan.

28. Comprehensive Annual Financial Report (Laporan Keuangan Tahunan Komprehensif)
Laporan keuangan yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan, kinerja, dan arus kas organisasi dalam satu tahun.

29. Consensus Revenue Estimates (Estimasi Pendapatan Konsensus)
Perkiraan pendapatan yang disetujui bersama oleh berbagai pihak atau departemen yang berkepentingan.

30. Construction in Progress (CIP) (Konstruksi dalam Proses)
Biaya yang dikeluarkan untuk proyek konstruksi yang belum selesai pada akhir periode akuntansi.

31. Consumer Price Index (CPI) (Indeks Harga Konsumen)
Indeks yang mengukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen dari waktu ke waktu.

32. Contingent Liability (Kewajiban Kontinjensi)
Kewajiban yang mungkin terjadi di masa depan tergantung pada hasil dari peristiwa yang belum pasti.

33. Control Objectives (Tujuan Pengendalian)
Sasaran yang ingin dicapai oleh pengendalian internal untuk memastikan operasi yang efektif, pelaporan keuangan yang dapat diandalkan, dan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

34. COLA (Cost of Living Adjustment) (Penyesuaian Biaya Hidup)
Penyesuaian upah atau gaji untuk mengimbangi perubahan dalam biaya hidup, biasanya berdasarkan CPI.

35. Current Year (Tahun Berjalan)
Tahun fiskal atau kalender yang sedang berlangsung saat ini.

36. Deficit (Defisit)
Kondisi di mana pengeluaran melebihi pendapatan dalam suatu periode.

37. Deficit Financing (Pembiayaan Defisit)
Proses mengumpulkan dana melalui pinjaman untuk menutupi defisit anggaran.

38. Depreciation (Penyusutan)
Proses alokasi biaya aset tetap selama masa manfaatnya.

39. Depreciation Expense (Beban Penyusutan)
Depreciation expense adalah pengeluaran yang dicatat untuk merefleksikan pengurangan nilai aset fisik dalam suatu periode tertentu.

40. DFR (Department of Financial Regulation)
Departemen yang mengatur layanan keuangan untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan melindungi konsumen.

41. Disbursement (Pengeluaran)
Pembayaran uang oleh perusahaan atau organisasi untuk berbagai keperluan operasional.

42. Donated Asset (Aset Donasi)
Aset yang diterima oleh perusahaan atau organisasi sebagai hadiah atau donasi tanpa biaya.

43. DPS (Department of Public Safety)
Departemen yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan publik.

44. Drawdown (Penarikan Dana)
Proses menarik dana dari akun yang telah dialokasikan untuk tujuan tertentu.

45. Earned Interest (Bunga yang Diperoleh)
Bunga yang diterima atas menyimpan uang di bank atau lembaga keuangan.

46. Electronic Benefit Transfer (EBT) (Transfer Manfaat Elektronik)
Sistem yang memungkinkan penerima manfaat pemerintah menerima dan menggunakan dana secara elektronik.

47. Encumbrance (Penangguhan)
Komitmen untuk pengeluaran yang dicatat dalam pembukuan tetapi belum direalisasikan.

48. Enterprise Funds (Dana Usaha)
Dana yang digunakan untuk kegiatan bisnis yang dioperasikan oleh pemerintah yang berfungsi seperti perusahaan swasta.

49. Executive Budget (Anggaran Eksekutif)
Anggaran yang diusulkan oleh cabang eksekutif pemerintah untuk persetujuan legislatif.

50. Expenditures (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan oleh organisasi untuk berbagai keperluan, termasuk operasional dan investasi.

Baca Juga: 55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

51. Expenses (Pengeluaran)
Expenses artinya pengeluaran, tetapi berbeda dengan expenditure. Sebab, expenses hanya merujuk pada jenis pengeluaran tertentu yang terkait dengan biaya operasional.

52. FICA (Federal Insurance Contribution Act) (Undang-Undang Kontribusi Asuransi Federal)
Undang-undang yang mewajibkan pemotongan pajak penghasilan untuk dana Jaminan Sosial dan Medicare.

53. Financial Literacy (Literasi Keuangan)
Kemampuan memahami dan menggunakan informasi keuangan secara efektif.

54. Fiscal Period (Periode Fiskal)
Jangka waktu tertentu yang digunakan untuk tujuan pelaporan keuangan, biasanya satu tahun.

55. Fiscal Year (FY) (Tahun Fiskal)
Tahun yang digunakan untuk tujuan akuntansi dan anggaran yang tidak selalu sama dengan tahun kalender.

56. Fixed Charges (Biaya Tetap)
Biaya yang tetap dan tidak berubah seiring dengan volume atau aktivitas bisnis, seperti sewa dan gaji.

57. Full-time Equivalent (FTE) Position (Posisi Setara Penuh Waktu)
Ukuran yang digunakan untuk menunjukkan jumlah karyawan penuh waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan.

58. Fund (Dana)
Sumber daya keuangan yang disediakan untuk tujuan tertentu dan diakuntansikan secara terpisah.

59. Fund Balance (Saldo Dana)
Selisih antara aset dan kewajiban dalam dana tertentu pada akhir periode.

60. GASB (Governmental Accounting Standards Board) (Dewan Standar Akuntansi Pemerintah)
Badan yang menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk entitas pemerintah.

61. Grant (Hibah)
Dana yang diberikan oleh pemerintah atau organisasi lain untuk mendukung proyek atau program tertentu tanpa harus dikembalikan.

62. General Fund (GF) (Dana Umum)
Dana utama yang digunakan oleh pemerintah untuk membiayai operasi sehari-hari dan program-program yang tidak ditujukan untuk dana khusus.

63. General Ledger (Buku Besar Umum)
Catatan utama yang mencatat semua transaksi keuangan perusahaan atau organisasi.

64. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) (Prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum)
Standar dan pedoman yang digunakan dalam pelaporan keuangan untuk memastikan konsistensi dan transparansi.

65. Gross Income (Pendapatan Kotor)
Gross income adalah total pendapatan sebelum dipotong pajak atau pengurangan lainnya.

66. Internal Control System (Sistem Pengendalian Internal)
Prosedur dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi aset organisasi, memastikan keakuratan catatan keuangan, dan mematuhi peraturan.

67. Internal Service Fund (ISF) (Dana Layanan Internal)
Dana yang digunakan untuk menyediakan layanan kepada departemen lain dalam organisasi, dengan biaya yang dikompensasikan oleh departemen yang menerima layanan.

68. Invoice (Faktur)
Dokumen yang mencatat detail barang atau jasa yang dijual dan jumlah yang harus dibayar oleh pembeli.

69. JFO (Joint Fiscal Office)
Kantor yang menyediakan analisis anggaran dan keuangan untuk legislatif.

70. Liabilities (Kewajiban)
Kewajiban finansial yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak lain.

71. Line Item (Pos Anggaran)
Detail spesifik dari anggaran yang menunjukkan alokasi dana untuk item tertentu.

72. Non-Depreciable Capital Assets (Aset Modal yang Tidak Dapat Disusutkan)
Aset jangka panjang seperti tanah yang tidak mengalami penyusutan.

73. Operating Budget (Anggaran Operasional)
Rencana keuangan yang merinci pendapatan dan pengeluaran yang diharapkan untuk operasi sehari-hari dalam satu periode.

74. Operating Expenditures (Pengeluaran Operasional)
Pengeluaran untuk biaya operasional sehari-hari, seperti gaji, bahan baku, dan utilitas.

75. Outlays (Pengeluaran)
Jumlah uang yang dikeluarkan untuk berbagai keperluan dalam operasi bisnis atau proyek.

76. Periodic Inventory (Inventaris Berkala)
Metode pencatatan inventaris di mana persediaan dihitung dan dicatat pada interval waktu tertentu.

77. Perpetual Inventory (Inventaris Berkelanjutan)
Sistem pencatatan inventaris yang diperbarui secara terus menerus setiap kali ada transaksi persediaan.

78. Personal Services (Layanan Pribadi)
Biaya yang berkaitan dengan tenaga kerja, termasuk gaji dan tunjangan.

79. Petty Cash (Kas Kecil)
Dana tunai kecil yang disediakan untuk pembayaran pengeluaran kecil dan mendesak.

80. PO (Purchase Order) (Surat Pesanan)
Dokumen yang dikeluarkan oleh pembeli untuk memesan barang atau jasa dari pemasok.

81. Prior Year (PY) (Tahun Sebelumnya)
Tahun fiskal atau kalender yang segera mendahului tahun berjalan.

82. Proprietary Funds (Dana Kepemilikan)
Dana yang digunakan oleh pemerintah untuk kegiatan bisnis yang beroperasi seperti perusahaan swasta.

83. Retained Payable (Hutang yang Belum Dibayar)
Jumlah uang yang masih harus dibayar kepada kreditur atau pemasok.

84. Restricted Funds (Dana Terbatas)
Dana yang memiliki pembatasan penggunaan yang ditentukan oleh donor atau hukum.

85. Revenue (Pendapatan)
Uang yang diterima oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa atau dari sumber lain.

86. RFQ (Request for Quote) (Permintaan Penawaran Harga)
Permintaan formal kepada pemasok untuk memberikan penawaran harga untuk barang atau jasa tertentu.

87. SAO (State Auditor’s Office) (Kantor Auditor Negara Bagian)
Badan yang bertanggung jawab atas pemeriksaan keuangan dan ketaatan terhadap peraturan di tingkat negara bagian.

88. Single Audit (Audit Tunggal)
Audit yang mencakup keuangan dan program pemerintah yang dibiayai oleh pemerintah federal.

89. Special Funds (Dana Khusus)
Dana yang dialokasikan untuk tujuan khusus dan tidak dapat digunakan untuk keperluan lain tanpa persetujuan khusus.

90. Sub-recipient (Penerima Sub)
Organisasi atau individu yang menerima dana dari penerima utama untuk melaksanakan program atau proyek tertentu.

91. Supplemental or Supplemental Appropriations (Anggaran Tambahan)
Dana yang ditambahkan ke anggaran yang telah disetujui untuk membiayai keperluan tambahan atau mendadak.

92. Surplus (Surplus)
Selisih antara pendapatan dan pengeluaran yang menghasilkan kelebihan dana dalam anggaran.

93. SWCAP (Statewide Cost Allocation Plan) (Rencana Alokasi Biaya Secara Luas)
Rencana yang menetapkan metode untuk membagi biaya administratif antara berbagai program atau departemen dalam satu entitas.

94. Tax Credits (Kredit Pajak)
Pengurangan jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh individu atau perusahaan karena kegiatan tertentu.

95. Taxes (Pajak)
Pungutan yang dikenakan oleh pemerintah kepada individu atau perusahaan untuk membiayai pengeluaran publik.

96. Year-End Closing (Penutupan Tahunan)
Proses akhir tahun untuk menyelesaikan transaksi keuangan, membuat laporan keuangan, dan menyeimbangkan anggaran.

97. Zero-Base Budgeting (Anggaran Berbasis Nol)
Pendekatan anggaran di mana setiap tahun anggaran dibuat dari awal tanpa mempertimbangkan anggaran tahun sebelumnya.

98. Impulse spending (Pengeluaran impulsif)
Membeli barang tanpa membandingkan biaya atau manfaatnya terlebih dahulu.

99. Record keeping (Pencatatan transaksi)
Mencatat informasi tentang suatu transaksi atau serangkaian transaksi.

100. Sharing (Berbagi)
Menggunakan sebagian pendapatan untuk memberikan sumbangan amal.

101. Spending (Pengeluaran)
Bedanya dengan expenses adalah, expenses lebih luas karena mencakup semua pembayaran yang terlihat dalam jumlah atau angka, sedangkan spending hanya merujuk pada tindakan pembayaran itu sendiri.

102. Spending habits (Kebiasaan pengeluaran)
Cara seorang individu biasanya menggunakan uang.

103. Variable expenses (Biaya variabel)
Biaya yang meningkat atau menurun.

104. Cash flow (Arus kas)
Biasanya digunakan untuk mengukur kesehatan bisnis, menghitung pendapatan minus pengeluaran.

106. Disposable income (Pendapatan sisa)
Uang yang dimiliki untuk dihabiskan atau ditabung sesuai keinginan setelah pajak, jaminan sosial, dan potongan wajib dan opsional lainnya dipotong dari gaji kotor.

107. Fixed expenses (Pengeluaran tetap)
Pengeluaran yang tetap sama setiap bulannya.

108. Flexible expenses (Pengeluaran fleksibel)
Pengeluaran yang berubah setiap bulan dan dapat dikurangi atau dihapus jika diperlukan.

109. Net worth (Kekayaan bersih)
Nilai total seseorang atau perusahaan, yang dapat dihitung dengan mengurangkan kewajiban dari total aset.

110. Pay Yourself First (Bayar Dirimu Sendiri Terlebih Dahulu)
Konsep menabung sejumlah uang ke tabungan setiap bulan sebelum membayar tagihan lainnya.

Well done! Bahasa Inggris keuangan sudah tau, istilah-istilah yang berkaitan dengan finance dan budgeting juga sudah dipelajari. Jadi, tingkat financial literacy kamu seharusnya sudah bertambah, nih.

Tips Membuat Pitch Deck dalam Bahasa Inggris dan 7 Contohnya

Berencana memulai startup? Atau sedang membangun bisnis impianmu? Apapun usaha yang sedang kamu lakukan, ide brilian saja nggak cukup untuk menggaet mitra bisnis potensial.

Kamu butuh senjata rahasia: sebuah pitch deck yang efektif yang dapat membantu mempresentasikan bisnismu dengan lebih optimal!

Penasaran apa itu pitch deck dan gimana tips menyusun pitch deck dalam bahasa Inggris yang efektif?

Yuk, kita mulai pembahasannya!

Apa sih Pitch Deck untuk Bisnis dan Apa Fungsinya?

Hmm jadi sebenarnya apa itu pitch deck dan apa sajakah fungsinya? Cek di bawah ini, ya!

Pengertian Pitch Deck

Dilansir dari Slidebean, pitch deck adalah presentasi visual yang digunakan untuk menjelaskan visi dan rencana bisnismu kepada calon investor, mitra bisnis, dan klien potensial yang bersedia memberikan aliran dana.

Pitch deck, atau terkadang disebut pitch book ini, biasanya digunakan oleh founder perusahaan dalam presentasi produk bisnis. Pitch deck sendiri dapat kamu buat menggunakan tools presentasi populer seperti Google Slides, Power Point, ataupun Prezi.

Dalam dunia bisnis, tujuan utama pitch deck adalah untuk mendapatkan pendanaan bagi perusahaan atau produk yang sedang dikembangkan. Karena itulah, pitch deck harus dirancang secara strategis untuk menonjolkan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh perusahaanmu.

Fungsi Pitch Deck

Nggak hanya untuk memikat calon investor, masih ada beberapa fungsi lain pitch deck yang nggak kalah pentingnya, yaitu:

  1. Menjelaskan Ide Bisnis
    Jika kamu ingin mencari mitra bisnis yang tepat, pitch deck dapat membantumu membangun pemahaman mengenai ide dan konsep bisnis. Termasuk masalah yang ingin kamu pecahkan dan solusi yang ditawarkan oleh produkmu.
  2. Memperkuat Branding
    Jika kamu baru merintis bisnis, pitch deck dapat menguatkan branding dan membedakanmu dari kompetitor. Kamu dapat menggambarkan nilai dan budaya perusahaan serta visi misi jangka panjang di dalam slide presentasimu.
  3. Mendatangkan Klien Potensial
    Pitch deck membantu meyakinkan klien bahwa bisnismu adalah solusi bagi permasalahan mereka. Sertakan informasi mengenai manfaat produk, portofolio, dan testimonial kepuasan pelanggan untuk memperkuat pitching.

Pitch Deck vs Elevator Pitch

Aturan utama pitch deck startup adalah dia harus singkat, lugas, dan tidak bertele-tele. Tetapi terkadang ada situasi dimana durasi presentasi yang menggunakan pitch deck tetap terlalu lama. Di sinilah kita harus menggunakan Elevator Pitch.

Apa bedanya pitch deck dan elevator pitch?

Elevator pitch adalah penjelasan singkat mengenai perusahaan, seperti trailer film.

  • Durasi presentasi kurang lebih 30-60 detik.
  • Biasanya digunakan untuk memperkenalkan diri, menyampaikan satu atau dua poin penting, dan menjalin hubungan dengan seseorang.
  • Tidak memerlukan dukungan tambahan seperti slide presentasi.

Pitch deck bisnis adalah deck yang digunakan dalam presentasi yang memberikan gambaran umum mengenai rencana bisnis perusahaan.

  • Terdiri dari 10-15 halaman presentasi.
  • Biasanya digunakan dalam pertemuan tatap muka atau online dengan investor, pelanggan, atau mitra potensial.
  • Dapat dibuat menggunakan PowerPoint, Keynote, atau Prezi sebagai dukungan visual.
  • Terdiri dari beberapa bagian penting seperti pengenalan, isi, dan penutup.

Singkatnya, elevator pitch adalah proses presentasi singkat, sedangkan pitch deck adalah slide yang digunakan.

Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memperkenalkan perusahaan, memberikan gambaran umum tentang rencana bisnis yang kamu jalankan, dan menarik investor atau mitra potensial.

Hal dan Elemen Penting yang Perlu Ada dalam Pitch Deck

Hal yang perlu ada dalam Pitch Deck

  • Informasi penting yang dapat meyakinkan klien, calon mitra, atau investor bahwa bisnis kamu punya potensi yang bagus.
  • Tidak terlalu banyak teks, tetapi terbatas pada poin-poin penting.
  • Terdiri dari 10 elemen penting yang harus ada dalam setiap deck.

Elemen penting yang harus ada dalam Pitch Deck

– Pengenalan perusahaan atau startup.
– Model bisnis yang dijalankan.
– Rencana pemasaran.
– Analisis terhadap kompetisi bisnis yang dijalankan.
– Tim manajemen.
– Proyeksi keuangan.
– Apa yang telah dilakukan dan apa yang akan dilakukan jika mendapatkan pendanaan.

Pitch deck haruslah menarik dan informatif, dengan tampilan yang baik dan didukung oleh data yang baik dan visual yang menarik. Selain itu, pitch deck juga dapat digunakan untuk menjalin kerja sama dengan klien atau perusahaan lain.

Dalam membuat pitch deck, penting untuk memperhatikan isi presentasi, tetapi juga faktor lain seperti tampilan yang menarik dan penggunaan teknologi presentasi yang tepat. Pastikan juga untuk mengupdate pitch deck secara berkala sesuai dengan kebutuhan dan pengalaman dari presentasi sebelumnya.

Dengan memahami konsep dan elemen-elemen yang ada dalam pitch deck, kamu dapat membuat presentasi yang efektif dan menarik minat investor, klien, atau mitra potensial untuk mendukung rencana bisnis kamu.

Prinsip dan Komponen Slide Pitch Deck yang Baik dan Menarik

Setelah memahami pengertian pitch deck dan manfaatnya dalam bisnis, sekarang waktunya kamu mempelajari apa saja komponen untuk membuat pitch deck yang efektif.

Bersumber dari Slidebean, struktur pitch deck yang ideal terdiri dari 10-20 slide berisi ringkasan bisnis yang komprehensif.

Menariknya lagi, pakar marketing kenamaan Guy Kawasaki, bahkan merekomendasikan metode 10/20/30 untuk sebuah presentasi yang memikat. Yang berarti 10 slide untuk memuat materi, 20 menit untuk menyampaikan presentasi, dan tidak menggunakan font di bawah ukuran 30 untuk kenyamanan membaca.

Lalu, apa saja komponen penting dalam kesepuluh slide pitch deck tersebut?

  1. Slide pembuka

Berisi judul presentasi, logo perusahaan, nama tim presentasi, dan kontak informasi perusahaan.

  1. Pengantar

Berisi latar belakang perusahan dan visi misi secara singkat. Boleh juga mendetailkan permasalahan atau peluang pasar yang ingin kamu selesaikan.

  1. Solusi Bisnis

Memuat penjelasan tentang produk atau layanan yang kamu tawarkan, termasuk bagaimana kamu memecahkan masalah pelanggan atau memenuhi kebutuhan pasar.

  1. Model Bisnis

Penjelasan mengenai model bisnis yang kamu gunakan. Misalnya, bagaimana kamu menghasilkan pendapatan, memperoleh margin keuntungan, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang optimal.

  1. Analisis Pasar

Tinjauan mengenai segmentasi, target klien atau pelanggan, serta potensi pertumbuhan bisnis dan pasar yang ditargetkan.

  1. Keunggulan Kompetitif

Berisi faktor-faktor yang menjadikanmu unik, beda, dan lebih menguntungkan untuk dipilih bila dibandingkan dengan produk lainnya.

  1. Strategi Pemasaran

Berisi rencana pemasaran untuk mempromosikan produk atau layanan, media promosi yang digunakan, strategi penjualan, dan rencana komunikasi.

  1. Pertumbuhan dan Ekspansi Bisnis

Detail rencana pengembangan bisnis jangka panjang berikut target ekspansinya.

  1. Proyeksi Keuangan

Berisi data keuangan untuk jangka waktu tertentu termasuk pendapatan, keuntungan, dan arus kas.

  1. Kesimpulan

Ringkasan keseluruhan presentasi, termasuk Call-To-Action berupa ajakan untuk berinvestasi atau bekerjasama.

7 Contoh Pitch Deck Produk dari Startup Besar Dunia

Setelah mengetahui komponen-komponen utama dari sebuah pitch deck, mari kita lihat beberapa contoh pitch deck dari 7 perusahaan besar di dunia yang bisa memberi inspirasi.

1. Airbnb

Pitch deck Airbnb sukses karena fokus pada cerita dan pengalaman pengguna, serta menunjukkan bagaimana Airbnb dapat mengubah cara orang bepergian.

2. Uber

Pitch deck Uber sukses karena menunjukkan bagaimana Uber dapat memecahkan masalah transportasi yang ada dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna.

3. Tesla

Pitch deck Tesla sukses karena menunjukkan bagaimana teknologi mobil listrik dapat mengubah industri otomotif dan memberikan dampak positif pada lingkungan.

4. Buffer

Pitch deck Buffer sukses karena menunjukkan bagaimana Buffer dapat membantu perusahaan dalam mengelola media sosial mereka dengan lebih efektif.

5. Facebook

Pitch deck Facebook sukses karena menunjukkan bagaimana Facebook dapat mengubah cara orang berinteraksi dan berkomunikasi secara online.

6. YouTube

Pitch deck YouTube bisa sukses karena menunjukkan bagaimana siapapun bisa menyampaikan cerita mereka lewat bentuk video.

7. Y Combinator

Pitch deck Y Combinator sukses karena menunjukkan bagaimana Y Combinator dapat membantu startup dalam mengembangkan bisnis mereka dan mencapai kesuksesan.

Apa Saja yang Harus Diperhatikan untuk Membuat Pitch Deck yang Sukses?

Dari 7 contoh di atas dan banyak contoh lainnya, perusahaan-perusahaan startup besar memiliki pitch deck yang memberikan informasi yang jelas dan rinci mengenai model bisnisnya.

Hal tersebut memudahkan investor untuk bisa memahami bisnis perusahaan bergerak di bidang apa, memberikan validasi yang mereka butuhkan, dan tidak ragu lagi untuk mendanai bisnis tersebut.

Dalam membuat slide presentasi pitch deck yang sukses, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Fokus pada cerita dan pengalaman pengguna
  • Berikan penjelasan yang luas dan singkat mengenai perusahaan
  • Jabarkan bagaimana produk atau layanan dapat memecahkan masalah yang ada
  • Menunjukkan bagaimana produk atau layanan dapat memberikan dampak positif pada lingkungan atau masyarakat
  • Menjelaskan model bisnis dan strategi pemasaran dengan jelas dan singkat yang cocok diterapkan di target pasar tertentu.
  • Menunjukkan tim yang kuat dan berpengalaman
  • Desain slide dengan visualisasi yang menarik dan mudah dipahami. Gunakan elemen-elemen pendukung berupa grafis atau gambar yang relevan.

Tips Membuat Pitch Deck Bahasa Inggris yang Memikat Investor

Walaupun memiliki kesuksesan yang berbeda, semua contoh di atas sudah menjadi brand besar yang telah dikenal secara global. Maka, jika kamu ingin memperbesar peluang bisnismu dilirik klien internasional, menggunakan bahasa Inggris dalam pitch deck-mu adalah keharusan.

Nggak usah khawatir, berikut adalah tips yang bisa kamu terapkan dalam membuat pitch deck berbahasa Inggris. Simak baik-baik, ya!

  1. Gunakan Kalimat yang Jelas dan Sederhana

Hindari penggunaan kosakata yang rumit atau teknis. Gunakan kalimat yang mudah dipahami dan sederhana sehingga pesan kamu dapat tersampaikan dengan jelas kepada audiens yang berbahasa Inggris.

  1. Perhatikan Tenses dan Tata Bahasa

Pastikan kamu menguasai penggunaan tata bahasa yang benar, termasuk penggunaan tenses berdasarkan waktu yang tepat. Perhatikan konsistensi penggunaan tenses dalam seluruh pitching deck kamu.

  1. Gunakan Diksi dan Ungkapan yang Relevan

Perluas kosa katamu dalam bahasa Inggris untuk mengekspresikan ide dan konsep dengan lebih akurat. Gunakan ungkapan dan idiom yang umum digunakan dalam presentasi bisnis agar pitch deck kamu terdengar lebih natural dan profesional.

  1. Latih Pengucapan dan Intonasi

Jika kamu akan mempresentasikan pitch deck secara lisan, latihlah pengucapan, penekanan kata, dan kecepatan bicara. Berlatih dengan rekaman suara atau role play juga baik untuk mendapatkan feedback tentang kemampuanmu berbicara dengan bahasa Inggris.

  1. Minta Feedback dari Penutur Asli (Native Speaker)

Jika kamu nggak yakin tentang kosakata dan tata bahasanya, mintalah bantuan dari penutur asli atau seseorang yang fasih berbahasa Inggris. Mereka dapat memberikan feedback dan saran praktikal untuk meningkatkan kualitas pitch deck-mu.

—

Itu dia hal-hal penting seputar pitch deck yang wajib kamu ketahui. Sederhananya, pitch deck adalah presentasi visual mengenai gambaran bisnismu secara komprehensif.

Dengan memahami apa itu pitch deck dan menerapkan tips dalam membuat pitch deck yang efektif, tentu kamu berpeluang sukses dalam mengkomunikasikan ide bisnismu.

60 Kosakata tentang Bank (Vocabulary Bank) Bahasa Inggris

Vocabulary bank merupakan kosakata yang cukup penting untuk kita pelajari. Why? Contoh, kamu mau belanja online? Atau mau transfer dana untuk keluarga? Yap, tentunya kedua aktivitas tersebut nggak terlepas dari transaksi menggunakan bank. 

Kalau nggak hati-hati, segala sesuatu yang berhubungan dengan bank bisa saja merugikan kita, lho. Itulah mengapa, selain mengetahui kosakatanya, kita juga perlu memahami definisi atau cara kerja dari berbagai istilah tersebut. Yuk, simak artikel ini sampai akhir!

Kosakata Bank Paling Umum dalam Bahasa Inggris (Most Common Banking Words)

Sebagai permulaan, pada section ini, kita akan mengenal terlebih dahulu apa aja vocabulary bank yang kerap ditemukan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Bank account (Akun bank)

Bank account atau akun bank adalah sebuah ruang pribadi yang dibuka bagi nasabah di bank untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

2. Deposit (Setoran)

Deposit artinya penempatan uang ke dalam rekening bank untuk penyimpanan aman atau untuk mendapatkan bunga.

3. Withdrawal (Penarikan)

Withdrawal artinya adalah tindakan mengambil uang dari rekening bank.

4. Savings (Tabungan)

Savings adalah uang yang disimpan untuk digunakan di masa depan, biasanya disimpan dalam rekening bank, e-wallet, atau di tabungan yang bersifat konvensional seperti celengan.

5. Checking (Cek)

Checking adalah sebuah rekening dari mana uang dapat ditarik dengan menulis cek atau menggunakan kartu debit.

6. Interest (Bunga)

Interest atau bunga adalah biaya yang dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman atas penggunaan uang yang dipinjam, umumnya dalam bentuk persentase dari pokok pinjaman.

7. Interest rate (Tingkat bunga)

Interest rate artinya persentase di mana bunga dihitung pada sejumlah uang, umumnya diungkapkan secara tahunan.

8. Credit (Kredit)

Kredit adalah kemampuan untuk mendapatkan barang atau jasa sebelum pembayaran, dengan sistem pembayaran akan dilakukan di masa yang akan datang. 

9. Debit (Debit)

Debit adalah transaksi yang mengurangi dana dari rekening bank.

10. ATM (Automated Teller Machine)

ATM adalah outlet perbankan elektronik yang memungkinkan pengguna bank untuk melakukan transaksi dasar tanpa bantuan teller.

11. Balance (Saldo)

Balance artinya jumlah uang dalam rekening bank pada suatu waktu tertentu.

12. Statement (Laporan)

Statement merupakan ringkasan semua transaksi dalam rekening bank selama periode tertentu, biasanya diterbitkan bulanan.

13. Transaction (Transaksi)

Transaction atau transaksi merupakan aktivitas yang melibatkan pertukaran uang, misalnya pembelian, penjualan, atau pemindahan dana dari satu akun ke akun lainnya.

14. Account holder (Pemegang rekening)

Account holder adalah orang atau entitas yang memiliki dan memiliki hak hukum atas rekening bank.

15. Online/Internet banking (Perbankan daring)

Layanan perbankan yang dilakukan melalui internet alias secara online, dan memungkinkan pelanggan untuk mengelola rekening atau melakukan transaksi dari jarak jauh melalui sebuah website.

16. Bank transfer (Transfer bank)

Perpindahan dana dari satu rekening bank ke rekening bank lainnya. 

17. ATM fee (Biaya ATM)

Biaya yang dibebankan untuk menggunakan ATM yang tidak dimiliki oleh bank pemegang rekening.

18. Bank branch (Cabang bank)

Lokasi fisik bank di mana pelanggan dapat melakukan banyak aktivitas perbankan seperti penarikan dan penyetoran uang tunai, pembukaan rekening baru, dan lain sebagainya.

19. Mobile banking (Perbankan seluler)

Hampir sejenis dengan online banking, mobile banking merupakan service perbankan pada aplikasi yang dapat diakses via perangkat seluler seperti ponsel pintar atau tablet.

20. Direct Deposit (Setoran Langsung)

Penyetoran dana secara elektronik ke rekening bank, bukan melalui cek fisik. Direct deposit biasanya dilakukan untuk pembayaran gaji, pengembalian pajak, pembayaran tunjangan, atau pelunasan investasi.

Financial Terms tentang Credit (Kredit) 

Ketika hendak melakukan kredit, usahakan untuk memahami terlebih dahulu beragam istilah yang berkaitan dengan aktivitas bank yang satu ini. Cek daftarnya, yuk!

1. Creditor (Kreditur)

Arti dari creditor yaitu pihak yang memberikan pinjaman atau kredit kepada orang lain. Namun, saat ini kreditur tak hanya datang dari bank, loh. Artinya, pihak tersebut bisa jadi merupakan lembaga non-bank atau bahkan individu yang memberikan pinjaman dalam jumlah dan tenggat pembayaran yang telah ditentukan.

2. Debtor (Debitur) 

Jangan terbalik, ya. Jika kamu melakukan kredit, maka kamu disebut debtor atau debitur, artinya seseorang yang memiliki hutang atau kewajiban untuk membayar kepada kreditur.

3. Credit History (Riwayat Kredit)

Catatan tentang penggunaan kredit dan pembayaran utang seseorang.

4. Credit Score (Skor Kredit)

Tak hanya pertandingan sepak bola, kredit pun ada skornya, loh. Credit score adalah nilai numerik yang mengukur kelayakan kredit seseorang.

5. Installment (Cicilan/Angsuran)

Dalam bahasa Inggris, cicilan disebut installment, yaitu pembayaran berkala yang harus dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman, baik itu secara harian, mingguan, bulanan, tahunan, atau dalam periode tertentu yang sudah disepakati kedua belah pihak.

6. Credit Limit (Batas Kredit)

Dalam dunia kredit, terdapat jumlah maksimum kredit yang dapat diberikan kepada seorang peminjam, istilahnya disebut dengan credit limit. Tujuannya yaitu mengontrol risiko dan mencegah peminjam untuk mengambil kredit yang melebihi kemampuan mereka untuk membayar.

7. Credit Card (Kartu Kredit)

Credit card adalah kartu yang memungkinkan pemegangnya meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan. Bentuknya sama dengan kartu debit.

8. Credit Report (Laporan Kredit)

Credit report adalah dokumen yang berisi informasi tentang riwayat kredit seseorang, termasuk riwayat pembayaran, utang yang ada, dan skor kredit.

9. Credit Bureau (Biro Kredit)

Credit bureau adalah badan yang mengumpulkan informasi tentang riwayat kredit individu dan menyediakan laporan kredit kepada pemberi pinjaman.

10. Creditworthiness (Kelayakan Kredit)

Creditworthiness adalah tingkat kepercayaan pemberi pinjaman terhadap kemampuan dan niat seorang peminjam untuk membayar kembali pinjaman. Penilaian ini biasanya didasarkan pada riwayat kredit, pendapatan, aset, serta faktor keuangan lainnya.

menu
Logo

Search for:

Business English

60 Kosakata tentang Bank (Vocabulary Bank) Bahasa Inggris

Intan Aulia Husnunnisa

August 26, 2025 • 12 minutes read

Banking Vocabulary

Salah satu cara untuk meningkatkan literasi finansial kita adalah dengan menguasai vocabulary bank atau kosakata tentang bank beserta definisinya. Yuk, sama-sama belajar melalui artikel ini!

—

Vocabulary bank merupakan kosakata yang cukup penting untuk kita pelajari. Why? Contoh, kamu mau belanja online? Atau mau transfer dana untuk keluarga? Yap, tentunya kedua aktivitas tersebut nggak terlepas dari transaksi menggunakan bank. 

Kalau nggak hati-hati, segala sesuatu yang berhubungan dengan bank bisa saja merugikan kita, lho. Itulah mengapa, selain mengetahui kosakatanya, kita juga perlu memahami definisi atau cara kerja dari berbagai istilah tersebut. Yuk, simak artikel ini sampai akhir!

Baca Juga: 150+ Frasa & Contoh Percakapan Telepon Bahasa Inggris untuk Bisnis

Kosakata Bank Paling Umum dalam Bahasa Inggris (Most Common Banking Words)

Sebagai permulaan, pada section ini, kita akan mengenal terlebih dahulu apa aja vocabulary bank yang kerap ditemukan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Bank account (Akun bank)

Bank account atau akun bank adalah sebuah ruang pribadi yang dibuka bagi nasabah di bank untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

2. Deposit (Setoran)

Deposit artinya penempatan uang ke dalam rekening bank untuk penyimpanan aman atau untuk mendapatkan bunga.

3. Withdrawal (Penarikan)

Withdrawal artinya adalah tindakan mengambil uang dari rekening bank.

4. Savings (Tabungan)

Savings adalah uang yang disimpan untuk digunakan di masa depan, biasanya disimpan dalam rekening bank, e-wallet, atau di tabungan yang bersifat konvensional seperti celengan.

5. Checking (Cek)

Checking adalah sebuah rekening dari mana uang dapat ditarik dengan menulis cek atau menggunakan kartu debit.

6. Interest (Bunga)

Interest atau bunga adalah biaya yang dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman atas penggunaan uang yang dipinjam, umumnya dalam bentuk persentase dari pokok pinjaman.

7. Interest rate (Tingkat bunga)

Interest rate artinya persentase di mana bunga dihitung pada sejumlah uang, umumnya diungkapkan secara tahunan.

8. Credit (Kredit)

Kredit adalah kemampuan untuk mendapatkan barang atau jasa sebelum pembayaran, dengan sistem pembayaran akan dilakukan di masa yang akan datang. 

9. Debit (Debit)

Debit adalah transaksi yang mengurangi dana dari rekening bank.

10. ATM (Automated Teller Machine)

ATM adalah outlet perbankan elektronik yang memungkinkan pengguna bank untuk melakukan transaksi dasar tanpa bantuan teller.

Jika kamu seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaanmu. Selain bantu meningkatkan skill tim, kamu juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Balance (Saldo)

Balance artinya jumlah uang dalam rekening bank pada suatu waktu tertentu.

12. Statement (Laporan)

Statement merupakan ringkasan semua transaksi dalam rekening bank selama periode tertentu, biasanya diterbitkan bulanan.

13. Transaction (Transaksi)

Transaction atau transaksi merupakan aktivitas yang melibatkan pertukaran uang, misalnya pembelian, penjualan, atau pemindahan dana dari satu akun ke akun lainnya.

14. Account holder (Pemegang rekening)

Account holder adalah orang atau entitas yang memiliki dan memiliki hak hukum atas rekening bank.

15. Online/Internet banking (Perbankan daring)

Layanan perbankan yang dilakukan melalui internet alias secara online, dan memungkinkan pelanggan untuk mengelola rekening atau melakukan transaksi dari jarak jauh melalui sebuah website.

16. Bank transfer (Transfer bank)

Perpindahan dana dari satu rekening bank ke rekening bank lainnya. 

17. ATM fee (Biaya ATM)

Biaya yang dibebankan untuk menggunakan ATM yang tidak dimiliki oleh bank pemegang rekening.

18. Bank branch (Cabang bank)

Lokasi fisik bank di mana pelanggan dapat melakukan banyak aktivitas perbankan seperti penarikan dan penyetoran uang tunai, pembukaan rekening baru, dan lain sebagainya.

19. Mobile banking (Perbankan seluler)

Hampir sejenis dengan online banking, mobile banking merupakan service perbankan pada aplikasi yang dapat diakses via perangkat seluler seperti ponsel pintar atau tablet.

20. Direct Deposit (Setoran Langsung)

Penyetoran dana secara elektronik ke rekening bank, bukan melalui cek fisik. Direct deposit biasanya dilakukan untuk pembayaran gaji, pengembalian pajak, pembayaran tunjangan, atau pelunasan investasi. 

Baca Juga: 39 Istilah-Istilah Dunia Kerja dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Financial Terms tentang Credit (Kredit) 

Ketika hendak melakukan kredit, usahakan untuk memahami terlebih dahulu beragam istilah yang berkaitan dengan aktivitas bank yang satu ini. Cek daftarnya, yuk!

1. Creditor (Kreditur)

Arti dari creditor yaitu pihak yang memberikan pinjaman atau kredit kepada orang lain. Namun, saat ini kreditur tak hanya datang dari bank, loh. Artinya, pihak tersebut bisa jadi merupakan lembaga non-bank atau bahkan individu yang memberikan pinjaman dalam jumlah dan tenggat pembayaran yang telah ditentukan.

2. Debtor (Debitur) 

Jangan terbalik, ya. Jika kamu melakukan kredit, maka kamu disebut debtor atau debitur, artinya seseorang yang memiliki hutang atau kewajiban untuk membayar kepada kreditur.

3. Credit History (Riwayat Kredit)

Catatan tentang penggunaan kredit dan pembayaran utang seseorang.

4. Credit Score (Skor Kredit)

Tak hanya pertandingan sepak bola, kredit pun ada skornya, loh. Credit score adalah nilai numerik yang mengukur kelayakan kredit seseorang.

5. Installment (Cicilan/Angsuran)

Dalam bahasa Inggris, cicilan disebut installment, yaitu pembayaran berkala yang harus dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman, baik itu secara harian, mingguan, bulanan, tahunan, atau dalam periode tertentu yang sudah disepakati kedua belah pihak.

6. Credit Limit (Batas Kredit)

Dalam dunia kredit, terdapat jumlah maksimum kredit yang dapat diberikan kepada seorang peminjam, istilahnya disebut dengan credit limit. Tujuannya yaitu mengontrol risiko dan mencegah peminjam untuk mengambil kredit yang melebihi kemampuan mereka untuk membayar.

7. Credit Card (Kartu Kredit)

Credit card adalah kartu yang memungkinkan pemegangnya meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan. Bentuknya sama dengan kartu debit.

8. Credit Report (Laporan Kredit)

Credit report adalah dokumen yang berisi informasi tentang riwayat kredit seseorang, termasuk riwayat pembayaran, utang yang ada, dan skor kredit.

9. Credit Bureau (Biro Kredit)

Credit bureau adalah badan yang mengumpulkan informasi tentang riwayat kredit individu dan menyediakan laporan kredit kepada pemberi pinjaman.

10. Creditworthiness (Kelayakan Kredit)

Creditworthiness adalah tingkat kepercayaan pemberi pinjaman terhadap kemampuan dan niat seorang peminjam untuk membayar kembali pinjaman. Penilaian ini biasanya didasarkan pada riwayat kredit, pendapatan, aset, serta faktor keuangan lainnya.

Baca Juga: 151 Istilah Matematika dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Kamu dapat mengakselerasi kemampuan speaking, writing, reading, dan listening di Kelas Professional English Academy. Terdapat pilihan kelas untuk group, team, semi-private, private, sampaicustom, lho! Yuk, temukan kelas yang cocok untukmu!

CTA English Academy for Business

Vocabulary Bank tentang Loans (Pinjaman)

Dalam dunia banking, kamu juga akan bertemu dengan beragam istilah mengenai loan atau pinjaman. Pelajari kosakatanya di bawah ini!

1. Loan (Pinjaman)

Loan adalah Jumlah uang atau dana yang dipinjamkan dari kreditur pada debitur dengan kesepakatan untuk mengembalikannya dalam jangka waktu tertentu. Dalam hal ini, ada loan yang disertai dengan bunga, ada juga yang tidak (tergantung jenis pinjamannya).

2. Secured Loan (Pinjaman Terjamin)

Secured loan artinya pinjaman yang dijamin oleh aset atau jaminan seperti mobil atau properti, untuk memberikan rasa aman pada kreditur.

3. Unsecured Loan (Pinjaman Tanpa Jaminan)

Sebaliknya, unsecured loan merupakan pinjaman yang tidak dijamin oleh aset tertentu.

4. Default (Ingkar)

Apabila seorang debitur gagal untuk membayar pinjaman atau utang tepat waktu, dalam dunia bank istilahnya disebut dengan default.

5. Loan Principal (Pokok Pinjaman)

Loan principal merupakan jumlah uang asli yang dipinjam oleh debitur. Istilah ini muncul karena pada umumnya, sebuah pinjaman akan menghasilkan bunga, yang nantinya ditambahkan ke jumlah yang asli.

6. Loan Agreement (Perjanjian Pinjaman)

Untuk menjaga trust maka dibuatlah loan agreement, yaitu dokumen yang berisi ketentuan dan persyaratan antara pemberi pinjaman dan peminjam.

7. Loan Officer (Petugas Pemberi Pinjaman) 

Individu yang bekerja di bank atau lembaga keuangan dan bertanggung jawab untuk menilai aplikasi pinjaman.

8. Loan Application (Aplikasi Pinjaman)

Loan application adalah proses mengajukan permohonan untuk mendapatkan pinjaman.

9. Personal Loan (Pinjaman Pribadi)

Jika ada teman lama yang tiba-tiba mengirim chat WhatsApp padamu untuk meminjam sejumlah uang, aktivitas tersebut bisa disebut sebagai personal loan yang artinya pinjaman yang diberikan kepada individu tanpa jaminan untuk keperluan pribadi.

10. Business Loan (Pinjaman Usaha)

Business loan adalah pinjaman yang diberikan kepada perusahaan atau usaha untuk modal usaha atau pengembangan bisnis.

11. Student Loan (Pinjaman Pendidikan)

Selain untuk modal usaha, pemerintah dan beberapa lembaga keuangan di Indonesia juga memiliki program student loan, fungsinya yaitu menyediakan pinjaman pada siswa untuk membantu membayar biaya pendidikan mereka.

12. Loan Forgiveness (Penghapusan Pinjaman)

Loan forgiveness merupakan proses dimana sebagian atau seluruh pinjaman dibatalkan, biasanya sebagai bagian dari program pemerintah.

13. Refinance (Refinansiasi)

Proses mengambil pinjaman baru dengan syarat yang lebih menguntungkan untuk membayar pinjaman yang ada.

14. Loan Shark (Rentenir)

Loan shark atau rentenir adalah individu atau lembaga yang memberikan pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi, seringkali ilegal. Umumnya, aktivitas ini sering terjadi di daerah sub urban untuk masyarakat menengah ke bawah.

15. Loan Modification (Modifikasi Pinjaman)

Ringkasnya, loan modification adalah perubahan persyaratan pinjaman dari kreditur untuk membantu peminjam yang mengalami kesulitan keuangan.

16. Repayment (Pembayaran Kembali)

Repayment merupakan proses mengembalikan uang yang dipinjam, termasuk pembayaran bunga dan pokok pinjaman.

17. Loan Term (Jangka Waktu Pinjaman)

Loan term adalah periode waktu yang ditentukan untuk pengembalian pinjaman.

18. Collateral (Jaminan)

Collateral adalah properti atau aset lain yang ditawarkan oleh peminjam sebagai jaminan untuk pinjaman.

19. Mortgage (Mortgage)

Mortgage artinya pinjaman yang diambil untuk membeli real estat, biasanya dengan syarat pembayaran dan tingkat bunga tertentu.

20. Interest Rate (Tingkat Bunga)

Interest rate adalah persentase biaya yang dikenakan oleh kreditur kepada debitur atas jumlah pinjaman yang diberikan. Bunga ini biasanya dihitung per tahun (annual percentage rate/ APR) dan menjadi keuntungan bagi pemberi pinjaman. Semakin tinggi interest rate, semakin besar pula total pembayaran yang harus dilakukan peminjam.

menu
Logo

Search for:

Business English

60 Kosakata tentang Bank (Vocabulary Bank) Bahasa Inggris

Intan Aulia Husnunnisa

August 26, 2025 • 12 minutes read

Banking Vocabulary

Salah satu cara untuk meningkatkan literasi finansial kita adalah dengan menguasai vocabulary bank atau kosakata tentang bank beserta definisinya. Yuk, sama-sama belajar melalui artikel ini!

—

Vocabulary bank merupakan kosakata yang cukup penting untuk kita pelajari. Why? Contoh, kamu mau belanja online? Atau mau transfer dana untuk keluarga? Yap, tentunya kedua aktivitas tersebut nggak terlepas dari transaksi menggunakan bank. 

Kalau nggak hati-hati, segala sesuatu yang berhubungan dengan bank bisa saja merugikan kita, lho. Itulah mengapa, selain mengetahui kosakatanya, kita juga perlu memahami definisi atau cara kerja dari berbagai istilah tersebut. Yuk, simak artikel ini sampai akhir!

Baca Juga: 150+ Frasa & Contoh Percakapan Telepon Bahasa Inggris untuk Bisnis

Kosakata Bank Paling Umum dalam Bahasa Inggris (Most Common Banking Words)

Sebagai permulaan, pada section ini, kita akan mengenal terlebih dahulu apa aja vocabulary bank yang kerap ditemukan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Bank account (Akun bank)

Bank account atau akun bank adalah sebuah ruang pribadi yang dibuka bagi nasabah di bank untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

2. Deposit (Setoran)

Deposit artinya penempatan uang ke dalam rekening bank untuk penyimpanan aman atau untuk mendapatkan bunga.

3. Withdrawal (Penarikan)

Withdrawal artinya adalah tindakan mengambil uang dari rekening bank.

4. Savings (Tabungan)

Savings adalah uang yang disimpan untuk digunakan di masa depan, biasanya disimpan dalam rekening bank, e-wallet, atau di tabungan yang bersifat konvensional seperti celengan.

5. Checking (Cek)

Checking adalah sebuah rekening dari mana uang dapat ditarik dengan menulis cek atau menggunakan kartu debit.

6. Interest (Bunga)

Interest atau bunga adalah biaya yang dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman atas penggunaan uang yang dipinjam, umumnya dalam bentuk persentase dari pokok pinjaman.

7. Interest rate (Tingkat bunga)

Interest rate artinya persentase di mana bunga dihitung pada sejumlah uang, umumnya diungkapkan secara tahunan.

8. Credit (Kredit)

Kredit adalah kemampuan untuk mendapatkan barang atau jasa sebelum pembayaran, dengan sistem pembayaran akan dilakukan di masa yang akan datang. 

9. Debit (Debit)

Debit adalah transaksi yang mengurangi dana dari rekening bank.

10. ATM (Automated Teller Machine)

ATM adalah outlet perbankan elektronik yang memungkinkan pengguna bank untuk melakukan transaksi dasar tanpa bantuan teller.

Jika kamu seorang karyawan dan ingin tim di kantor makin berkembang, yuk rekomendasikan training English Academy Corporate ke HR atau L&D di perusahaanmu. Selain bantu meningkatkan skill tim, kamu juga berkesempatan dapat voucher ratusan ribu rupiah, lho. Klik banner di bawah untuk isi form-nya, ya!

English Academy corporate, konsultasi training bahasa inggris

11. Balance (Saldo)

Balance artinya jumlah uang dalam rekening bank pada suatu waktu tertentu.

12. Statement (Laporan)

Statement merupakan ringkasan semua transaksi dalam rekening bank selama periode tertentu, biasanya diterbitkan bulanan.

13. Transaction (Transaksi)

Transaction atau transaksi merupakan aktivitas yang melibatkan pertukaran uang, misalnya pembelian, penjualan, atau pemindahan dana dari satu akun ke akun lainnya.

14. Account holder (Pemegang rekening)

Account holder adalah orang atau entitas yang memiliki dan memiliki hak hukum atas rekening bank.

15. Online/Internet banking (Perbankan daring)

Layanan perbankan yang dilakukan melalui internet alias secara online, dan memungkinkan pelanggan untuk mengelola rekening atau melakukan transaksi dari jarak jauh melalui sebuah website.

16. Bank transfer (Transfer bank)

Perpindahan dana dari satu rekening bank ke rekening bank lainnya. 

17. ATM fee (Biaya ATM)

Biaya yang dibebankan untuk menggunakan ATM yang tidak dimiliki oleh bank pemegang rekening.

18. Bank branch (Cabang bank)

Lokasi fisik bank di mana pelanggan dapat melakukan banyak aktivitas perbankan seperti penarikan dan penyetoran uang tunai, pembukaan rekening baru, dan lain sebagainya.

19. Mobile banking (Perbankan seluler)

Hampir sejenis dengan online banking, mobile banking merupakan service perbankan pada aplikasi yang dapat diakses via perangkat seluler seperti ponsel pintar atau tablet.

20. Direct Deposit (Setoran Langsung)

Penyetoran dana secara elektronik ke rekening bank, bukan melalui cek fisik. Direct deposit biasanya dilakukan untuk pembayaran gaji, pengembalian pajak, pembayaran tunjangan, atau pelunasan investasi. 

Baca Juga: 39 Istilah-Istilah Dunia Kerja dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Financial Terms tentang Credit (Kredit) 

Ketika hendak melakukan kredit, usahakan untuk memahami terlebih dahulu beragam istilah yang berkaitan dengan aktivitas bank yang satu ini. Cek daftarnya, yuk!

1. Creditor (Kreditur)

Arti dari creditor yaitu pihak yang memberikan pinjaman atau kredit kepada orang lain. Namun, saat ini kreditur tak hanya datang dari bank, loh. Artinya, pihak tersebut bisa jadi merupakan lembaga non-bank atau bahkan individu yang memberikan pinjaman dalam jumlah dan tenggat pembayaran yang telah ditentukan.

2. Debtor (Debitur) 

Jangan terbalik, ya. Jika kamu melakukan kredit, maka kamu disebut debtor atau debitur, artinya seseorang yang memiliki hutang atau kewajiban untuk membayar kepada kreditur.

3. Credit History (Riwayat Kredit)

Catatan tentang penggunaan kredit dan pembayaran utang seseorang.

4. Credit Score (Skor Kredit)

Tak hanya pertandingan sepak bola, kredit pun ada skornya, loh. Credit score adalah nilai numerik yang mengukur kelayakan kredit seseorang.

5. Installment (Cicilan/Angsuran)

Dalam bahasa Inggris, cicilan disebut installment, yaitu pembayaran berkala yang harus dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman, baik itu secara harian, mingguan, bulanan, tahunan, atau dalam periode tertentu yang sudah disepakati kedua belah pihak.

6. Credit Limit (Batas Kredit)

Dalam dunia kredit, terdapat jumlah maksimum kredit yang dapat diberikan kepada seorang peminjam, istilahnya disebut dengan credit limit. Tujuannya yaitu mengontrol risiko dan mencegah peminjam untuk mengambil kredit yang melebihi kemampuan mereka untuk membayar.

7. Credit Card (Kartu Kredit)

Credit card adalah kartu yang memungkinkan pemegangnya meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan. Bentuknya sama dengan kartu debit.

8. Credit Report (Laporan Kredit)

Credit report adalah dokumen yang berisi informasi tentang riwayat kredit seseorang, termasuk riwayat pembayaran, utang yang ada, dan skor kredit.

9. Credit Bureau (Biro Kredit)

Credit bureau adalah badan yang mengumpulkan informasi tentang riwayat kredit individu dan menyediakan laporan kredit kepada pemberi pinjaman.

10. Creditworthiness (Kelayakan Kredit)

Creditworthiness adalah tingkat kepercayaan pemberi pinjaman terhadap kemampuan dan niat seorang peminjam untuk membayar kembali pinjaman. Penilaian ini biasanya didasarkan pada riwayat kredit, pendapatan, aset, serta faktor keuangan lainnya.

Baca Juga: 151 Istilah Matematika dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Kamu dapat mengakselerasi kemampuan speaking, writing, reading, dan listening di Kelas Professional English Academy. Terdapat pilihan kelas untuk group, team, semi-private, private, sampaicustom, lho! Yuk, temukan kelas yang cocok untukmu!

CTA English Academy for Business

Vocabulary Bank tentang Loans (Pinjaman)

Dalam dunia banking, kamu juga akan bertemu dengan beragam istilah mengenai loan atau pinjaman. Pelajari kosakatanya di bawah ini!

1. Loan (Pinjaman)

Loan adalah Jumlah uang atau dana yang dipinjamkan dari kreditur pada debitur dengan kesepakatan untuk mengembalikannya dalam jangka waktu tertentu. Dalam hal ini, ada loan yang disertai dengan bunga, ada juga yang tidak (tergantung jenis pinjamannya).

2. Secured Loan (Pinjaman Terjamin)

Secured loan artinya pinjaman yang dijamin oleh aset atau jaminan seperti mobil atau properti, untuk memberikan rasa aman pada kreditur.

3. Unsecured Loan (Pinjaman Tanpa Jaminan)

Sebaliknya, unsecured loan merupakan pinjaman yang tidak dijamin oleh aset tertentu.

4. Default (Ingkar)

Apabila seorang debitur gagal untuk membayar pinjaman atau utang tepat waktu, dalam dunia bank istilahnya disebut dengan default.

5. Loan Principal (Pokok Pinjaman)

Loan principal merupakan jumlah uang asli yang dipinjam oleh debitur. Istilah ini muncul karena pada umumnya, sebuah pinjaman akan menghasilkan bunga, yang nantinya ditambahkan ke jumlah yang asli.

6. Loan Agreement (Perjanjian Pinjaman)

Untuk menjaga trust maka dibuatlah loan agreement, yaitu dokumen yang berisi ketentuan dan persyaratan antara pemberi pinjaman dan peminjam.

7. Loan Officer (Petugas Pemberi Pinjaman) 

Individu yang bekerja di bank atau lembaga keuangan dan bertanggung jawab untuk menilai aplikasi pinjaman.

8. Loan Application (Aplikasi Pinjaman)

Loan application adalah proses mengajukan permohonan untuk mendapatkan pinjaman.

9. Personal Loan (Pinjaman Pribadi)

Jika ada teman lama yang tiba-tiba mengirim chat WhatsApp padamu untuk meminjam sejumlah uang, aktivitas tersebut bisa disebut sebagai personal loan yang artinya pinjaman yang diberikan kepada individu tanpa jaminan untuk keperluan pribadi.

10. Business Loan (Pinjaman Usaha)

Business loan adalah pinjaman yang diberikan kepada perusahaan atau usaha untuk modal usaha atau pengembangan bisnis.

11. Student Loan (Pinjaman Pendidikan)

Selain untuk modal usaha, pemerintah dan beberapa lembaga keuangan di Indonesia juga memiliki program student loan, fungsinya yaitu menyediakan pinjaman pada siswa untuk membantu membayar biaya pendidikan mereka.

12. Loan Forgiveness (Penghapusan Pinjaman)

Loan forgiveness merupakan proses dimana sebagian atau seluruh pinjaman dibatalkan, biasanya sebagai bagian dari program pemerintah.

13. Refinance (Refinansiasi)

Proses mengambil pinjaman baru dengan syarat yang lebih menguntungkan untuk membayar pinjaman yang ada.

14. Loan Shark (Rentenir)

Loan shark atau rentenir adalah individu atau lembaga yang memberikan pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi, seringkali ilegal. Umumnya, aktivitas ini sering terjadi di daerah sub urban untuk masyarakat menengah ke bawah.

15. Loan Modification (Modifikasi Pinjaman)

Ringkasnya, loan modification adalah perubahan persyaratan pinjaman dari kreditur untuk membantu peminjam yang mengalami kesulitan keuangan.

16. Repayment (Pembayaran Kembali)

Repayment merupakan proses mengembalikan uang yang dipinjam, termasuk pembayaran bunga dan pokok pinjaman.

17. Loan Term (Jangka Waktu Pinjaman)

Loan term adalah periode waktu yang ditentukan untuk pengembalian pinjaman.

18. Collateral (Jaminan)

Collateral adalah properti atau aset lain yang ditawarkan oleh peminjam sebagai jaminan untuk pinjaman.

19. Mortgage (Mortgage)

Mortgage artinya pinjaman yang diambil untuk membeli real estat, biasanya dengan syarat pembayaran dan tingkat bunga tertentu.

20. Interest Rate (Tingkat Bunga)

Interest rate adalah persentase biaya yang dikenakan oleh kreditur kepada debitur atas jumlah pinjaman yang diberikan. Bunga ini biasanya dihitung per tahun (annual percentage rate/ APR) dan menjadi keuntungan bagi pemberi pinjaman. Semakin tinggi interest rate, semakin besar pula total pembayaran yang harus dilakukan peminjam.

Baca Juga: Cara Negosiasi Gaji dalam Bahasa Inggris, Dapatkan Karier Impianmu!

Sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggrismu untuk mengejar pendidikan ataupun pengembangan karir? Tentunya kamu harus belajar bahasa Inggris yang lebih advanced, ya! Kamu bisa coba program English Academy Explorer, program khusus usia di atas 18 tahun yang tujuan utamanya mempersiapkanmu ke jenjang pendidikan ataupun karir yang lebih baik. Klik banner ini untuk info lengkapnya, ya!

Kosakata tentang Fee and Charges (Biaya dan Beban)

Jika kamu siap untuk menjadi bagian dari dunia bank, artinya kamu juga perlu bersiap dengan segala biaya dan beban administrasi yang perlu dibayarkan pada bank. Apa saja, sih, fee and charges yang ada di bank? 

1. Overdraft fee (Biaya overdraft)

Jika kamu melakukan pembelian atau penarikan dana yang membuat saldo rekeningmu negatif, maka nantinya akan muncul overdraft fee. Jadi, jaga agar saldo rekening kamu tetap sesuai batas yang dianjurkan oleh bank terkait ya.

2. Annual fee (Biaya tahunan)

Annual fee adalah biaya yang harus dibayarkan setiap tahun untuk pemeliharaan atau pelayanan suatu produk atau layanan.

3. Transaction fee (Biaya transaksi)

Transaction fee adalah biaya transaksi dari bank atau lembaga keuangan atas setiap transaksi yang dilakukan oleh nasabah, seperti transfer dana atau pembayaran tagihan.

4. Service charge (Biaya layanan)

Service charge merupakan biaya yang dikenakan sebagai imbalan atas pelayanan atau layanan yang diberikan oleh sebuah perusahaan atau institusi.

5. Withdrawal fee (Biaya penarikan)

Saat melakukan penarikan, tak jarang kamu akan dibebani biaya, yang dikenal sebagai withdrawal fee. Contoh sederhananya, jika kamu menarik uang tunai di mesin ATM yang berbeda dengan bank-mu, maka biasanya ada charge yang harus dibayar.

6. Account maintenance fee (Biaya pemeliharaan rekening)

Account maintenance fee adalah biaya yang harus dibayarkan untuk menjaga agar rekening atau akun tetap aktif dan terpelihara. Biasanya ini dibayarkan pada awal bulan, besaran dan periode tepatnya tergantung apa jenis bank dan tipe yang kita pakai.

7. Late payment fee (Biaya keterlambatan pembayaran)

Late payment fee adalah biaya yang dikenakan jika pembayaran tagihan atau pinjaman dilakukan melebihi tanggal jatuh tempo. Salah satu contohnya diterapkan pada sistem pembayaran WiFi atau listrik.

8. Penalty fee (Biaya denda)

Penalty fee adalah Biaya tambahan yang harus dibayarkan sebagai sanksi atas pelanggaran ketentuan atau peraturan tertentu.

9. Commission fee (Biaya komisi)

Commission erat kaitannya dengan biaya yang dibayarkan kepada pialang atau agen atas layanan atau transaksi tertentu yang mereka lakukan.

10. Registration fee (Biaya pendaftaran)

Biaya yang dibayarkan saat mendaftar atau mendaftarkan suatu produk atau layanan, yang tentunya berlaku juga ketika kamu hendak memutuskan untuk jadi nasabah baru di sebuah bank.

Contoh Kalimat Bahasa Inggris Menggunakan Vocabulary Banking

Di bawah ini terdapat 10 contoh kalimat bahasa Inggris mengenai kosakata banking. Lengkap dengan artinya, nih.

1. She received a bonus interest for maintaining a high balance in her savings account.
(Dia menerima tambahan bunga karena mempertahankan saldo tinggi di rekening tabungannya.)

2. Have you checked the current exchange rate before making an international transfer?
(Apakah kamu sudah memeriksa kurs mata uang saat ini sebelum melakukan transfer internasional?)

3. He was disappointed to find out about the high service charges for using the ATM abroad.
(Dia kecewa mengetahui tentang biaya layanan yang tinggi untuk menggunakan ATM di luar negeri.)

4. The bank offers a special promotion with zero annual fees for new credit card applicants.
(Bank tersebut menawarkan promosi khusus dengan biaya tahunan nol untuk pemohon kartu kredit baru.)

5. Do you know if there were any overdraft fees in the last month?
(Apakah kamu tahu bahwa ada biaya overdraft di bulan lalu?)

6. She was frustrated to discover that her account had been charged an overdraft fee due to insufficient funds.
(Dia frustrasi menemukan bahwa rekeningnya dikenakan biaya defisit karena dana yang tidak mencukupi.)

7. They were delighted to receive a cashback reward for using their credit card for grocery shopping.
(Mereka senang mendapatkan hadiah cashback karena menggunakan kartu kredit mereka untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.)

8. Have you considered the penalty for early withdrawal before investing in this fixed deposit account?
(Apakah kamu sudah mempertimbangkan denda untuk penarikan dana lebih awal sebelum berinvestasi di rekening deposito berjangka ini?)

9. My sister’s credit score is very bad.
(Skor kredit kakak saya sangatlah buruk.)

10. The bank offers personalized financial advice to help customers achieve their long-term savings goals.
(Bank tersebut menawarkan saran keuangan yang dipersonalisasi untuk membantu pelanggan mencapai tujuan tabungan jangka panjang mereka.)

Nah, list vocabulary banking yang ada di artikel ini bisa kamu hafal atau screenshot. Jadi, apabila nanti ada aktivitas yang berkaitan dengan bank, kamu bisa dengan mudah untuk cek melalui galeri di smartphone kesayangan.

143 Nama Makanan Bahasa Inggris dan Minuman Bahasa Inggris (Foods and Drinks)

Untuk dapat mahir menggunakan bahasa Inggris, kita tidak hanya harus memahami grammar-nya saja. Tapi kita juga harus kaya akan vocabulary, karena bahasa Inggris tidak hanya dipakai untuk menjawab soal tentang grammar saja, tapi dipakai dalam keadaan apapun.

Misalnya ketika melakukan percakapan dalam bahasa Inggris, atau menulis teks seperti teks prosedur, teks eksplanasi, atau misalnya kita lagi ada di luar negeri, mau memesan makanan. Jika kita tidak memiliki banyak kosakata, kita akan merasa kesulitan dalam melakukan berbagai aktivitas dalam bahasa Inggris.

Vocabulary yang harus kita gunakan dalam berbagai aktivitas tentunya beragam, tergantung dari tema yang akan dibicarakan atau yang akan ditulis.

Selain menguasai nama-nama hewan, nama-nama benda, kita juga perlu mempelajari tentang nama-nama makanan dalam bahasa Inggris. Yuk simak kosakata makanan di bawah ini!

Daging Merah dan Unggas

Dalam makanan tipe daging ada banyak lho macam-macam jenisnya. Mulai dari daging merah hingga ke daging unggas. Selain itu, terdapat juga jenis-jenis potongan atau bagian dari daging yang bisa dijadikan masakan.

Apa aja ya nama dagingnya?

1. Bacon: Daging babi bagian belakang yang sudah diawetkan dan diiris
2. Beef spare ribs: Iga sapi
3. Beef topside: Daging sapi bagian atas
4. Chicken: Ayam
5. Chicken breasts: Dada ayam
6. Drumsticks: Paha bawah ayam
7. Chicken wings: Sayap ayam
8. Diced goat meat: Daging kambing potong dadu
9. Duck: Bebek
10. Fillet steak: Steik fillet
11. Ham in the bone: Paha babi di tulang
12. Leg of lamb: Kaki domba
13. Liver: Hati
14. Minced pork: Daging babi cincang
15. Mutton: Daging domba
16. Oxtongue: Lidah lembu
17. Oxheart: Jantung lembu
18. Pork leg: Kaki babi
19. Rabbit: Kelinci
20. Sausages: Sosis
21. Sliced ham: Daging babi iris
22. T-bone steak: Steik tulang T
23. Tripe: Babat
24. Turkey: Kalkun

Nama-Nama Buah dalam Bahasa Inggris

Ada fakta menarik nih tentang buah yang asam, manis dan segar ini.

Jadi nama Kiwi diambil dari nama burung nasional asal Selandia Baru. Kalau dilihat-lihat, bentuknya juga mirip nggak, sih? Oval, warnanya hijau dan ada bulu-bulu halusnya.

Yuk cek nama-nama buah dalam bahasa Inggris di bawah ini:

25. Avocado: Alpukat
26. Date: Kurma
27. Kiwifruit: Buah Kiwi
28. Mango: Mangga
29. Orange: Jeruk
30. Strawberry: Stroberi

Nama-Nama Makanan Laut dalam Bahasa Inggris

Pecinta seafood dan yang hobinya mancing, sini yuk kumpul dulu.

Pernah ngeh nggak, kalau misalnya di bahasa Inggris ada nama-nama udang yang berbeda-beda? Pas pesan makan kita mau udang yang sejenis A, karena menganggap semua udah sama, malah datang yang jenis B, berbeda dari yang kita mau.

Daripada salah lagi nanti, coba yuk simak sama-sama daftar nama-nama makanan laut dalam bahasa Inggris berikut ini:

31. Carp: Karper (sejenis ikan Gurame)
32. Caviar/sturgeon roe: Telur ikan sturgeon
33. Cod: ikan Kod
34. Crab: Kepiting
35. Crayfish: Udang karang
36. Eel: Belut
37. Fillets of snapper: Fillet ikan Kakap
38. Lobster: Lobster
39. Mussels: Kepah
40. Octopus: Gurita
41. Oysters: Tiram
42. Periwinkles/winkles: Siput laut kecil
43. Prawn: Udang (3 pasang kaki mirip capitan)
44. Salmon roe: Telur ikan Salmon
45. Salmon fillet: Fillet ikan Salmon
46. Sardines in a can: Ikan Sarden kalengan
47. Scallop: Kerang
48. Shrimp: Udang (1 pasang kaki mirip capitan)
49. Smoked fish: Ikan asap
50. Snapper: Kakap
51. Squid: Cumi-cumi
52. Trout: Ikan Trout (ikan air tawar)
53. Tuna: Ikan Tuna

Kacang-kacangan dan Biji-bijian dalam Bahasa Inggris

Sedikit fakta unik tentang kacang-kacangan. Secara teknis, kacang  adalah buah yang kering, yang terdapat kulit keras untuk melindungi bagian inti kacang (kernel)atau biji.

Apa aja ya nama-nama kacang dan biji-bijian dalam bahasa Inggris?54. Almond: Badam
55. Blacked eyed peas: Kacang polong hitam
56. Bread: Roti
57. Breakfast cereal: Sereal sarapan
58. Cashew nuts: kacang mete
59. Chestnuts: Kacang kastanye
60. Chickpeas: Buncis
61. Cocoa beans: Biji Kako
62. Coffee beans: Biji kopi
63. Corn/maize: Jagung
64. Flour: Tepung
65. Groundnut: Kacang tanah
66. Haricot beans/baked beans: Kacang haricot/kacang panggang
67. Lentils: Miju-miju
68. Lima beans: Kacang lima
79. Oatmeal: Tepung gandum
70. Peanuts: Kacang
71. Peas: Kacang polong
72. Pinto beans: Kacang pinto
73. Pistachios: Kacang pistachio
74. Rice: Beras/nasi
75. Walnuts: Semacam kenari
76. Wheat: Gandum 

Nama-Nama Makanan Ringan dalam Bahasa Inggris

Kalau kamu suka makanan ringan sejuta umat ini, kita satu circle. Mau dipake di brownies, mau langsung dilahap, mau dalam bentuk es krim, cokelat nggak ada tandingannya deh!

Tapi tahu nggak, kalau cokelat putih itu sebenarnya bukan bagian dari cokelat? Kok bisa ya?

Karena cokelat putih nggak mengandung bahan kakao, yaitu bahan dasar dari cokelat sendiri. Kira-kira, selain cokelat apa sih makanan ringan favorit kamu?

77. Biscuits: Biskuit
78. Candy: Permen
79. Chocolate: Cokelat
80. Cookie: Kue kering
81. Cupcake: Kue cangkir
82. Popcorn: Berondong jagung
83. Potato chips: Keripik kentang
84. Pretzels: Pretzel (kue kering asin)

Nama-Nama Produk Susu dalam Bahasa Inggris

Salah satu minuman yang paling sering kita temui adalah susu. Ternyata, ada banyak produk turunan dari susu, lho. Mulai dari keju, krim sampai es krim.

Nah, di bawah ini adalah nama-nama produk susu dalam bahasa Inggris:

85. Brie soft cheese: Keju lembut Brie
86. Butter: Mentega
87. Camembert cheese: Keju Camembert
88. Cheddar cheese: Keju Cheddar
89. Condensed milk: Susu kental
90. Cottage cheese: Keju Cottage
91. Cream cheese: Krim keju
92. Double cream: Krim double
93. Edam cheese: Keju Edam
94. Feta cheese: Keju Feta
95. Frozen yogurt: Yoghurt beku
96. Gelato: Gelato
97. Goat milk: Susu kambing
98. Ice cream: Es krim
99. Milk: Susu
100. Milk powder: Susu bubuk
101. Mozzarella: Mozarella
102. Parmesan cheese: Keju Parmesan
103. Processed cheese slices: Keju iris olahan
104. Stilton blue cheese: Keju biru Stilton
105. Ricotta cheese: Keju Ricotta
106. Swiss cheese: Keju Swiss
107. Wheel of gouda cheese: Keju roda Gouda
108. Whipped cream: Krim kocok

Nama Bawang-bawangan dalam Bahasa Inggris

Bawang daun itu bahasa Inggrisnya leaf onion bukan, sih? Terus bawang merah itu red onion, kan? Betulkah demikian?

Nah bawang-bawang itu sebenarnya dalam bahasa Inggris memiliki nama masing-masing. Kalau ada red onion artinya itu bawang bombay berwarna merah. Daripada bingung, berikut ini adalah nama-nama bawang dalam bahasa Inggris:

109. Garlic: Bawang putih
110. Onions: Bawang bombay
111. Chives: Lokio
112. Scallions Bawang daun
113. Shallots: Bawang merah
114. Leeks: Bawang perai

Rempah-Rempah dalam Bahasa Inggris

Temen bule ada yang nanya resep menu ayam bumbu kuning? Rendang? Bingung ngasih tau nama rempah-rempahnya? Apa aja ya? Nggak perlu bingung. Berikut nama rempah-rempah dalam bahasa Inggris di bawah ini:

115. Basil: Kemangi
116. Cardamom: Kapulaga
117. Cayenne pepper: Cabai rawit
118. Cilantro: Ketumbar
119. Cinnamon: Kayu manis
120. Cloves: Cengkih
121. Coriander: Ketumbar
122. Cumin: Jinten
123. Dill: Adas sowa
124. Galangal: Lengkuas
125. Ginger: Jahe
126. Lemongrass: Serai
127. Mint: Mint
128. Nutmeg: Pala
129. Oregano: Oregano
130. Parsley: Peterseli
131. Rosemary: Rosemary
132. Saffron: Saffron
133. Sage: Sage
134. Sesame: Wijen
135. Sichuan pepper: Andaliman
136. Star anise: Bunga lawang
137. Tamarin: Asam Jawa
138. Tarragon: Tarragon
139. Thyme: Timi
140. Turmeric: Kunyit
141. Pandan leaves: Daun pandan
142. Pepper: Lada
143. Vanilla: Vanili

Dengan daftar nama-nama makanan dalam bahasa Inggris ini kamu sudah bisa memperkaya kosakata kamu, lho. Jadinya kalau kamu berbicara dalam bahasa Inggris, atau membuat teks, atau ngasih resep makanan ke orang lain, kamu nggak perlu bingung lagi.

55 Istilah-Istilah Saham Bahasa Inggris dan Penjelasannya

As we know, investment adalah istilah yang identik dengan kegiatan menanam modal untuk mendapat keuntungan di masa depan. Nah, salah satu jenis investasi yang populer adalah saham. Namun, sebelum mencobanya, kamu perlu mempelajari dulu istilah-istilah saham dalam bahasa Inggris.

Why? Melalui langkah ini, hopefully ke depannya kamu dapat meminimalisir berbagai jenis kerugian dan menghindari aktivitas investasi abal-abal. 

Oh ya, di dunia investasi, istilah yang digunakan memang dominan berbahasa Inggris. Jadi, selain bisa jadi bekal untuk terjun di dunia saham, artikel ini juga akan menambah English vocabulary kamu.

English Academy akan mengawali artikel ini dengan definisi saham terlebih dahulu. Simak sampai tuntas ya!

Pengertian Saham (Stock)

Stock adalah istilah saham dalam bahasa Inggris, tetapi beberapa orang menyebutnya juga dengan share. Apa bedanya? Stock merupakan versi American English, sementarara share adalah versi British English.

Lanjut, saham adalah tanda penyertaan kepemilikan atau modal seseorang / perusahaan yang terdapat dalam suatu perusahaan atau Perseroan Terbatas (PT).

Dalam hal ini, pemegang saham memiliki hak atas bagian dari laba perusahaan serta memiliki hak suara dalam keputusan-keputusan penting dalam perusahaan tersebut. 

Saham sering diperdagangkan di pasar saham, di mana harganya dapat naik atau turun berdasarkan permintaan dan penawaran dari para investor. 

Ketika harga saham naik, kamu akan mendapat keuntungan berupa dividen dan capital gain. Namun, investasi saham pun cukup berisiko. Pasalnya, nilai saham bersifat fluktuatif. Hal ini bergantung pada kinerja perusahaan dan kondisi pasar secara keseluruhan.

Maka dari itu, sebelum memutuskan investment, kamu wajib research terlebih dahulu mengenai perusahaannya dan bagaimana track record kinerja mereka. Jangan sampai loss, ya!

Istilah-istilah Saham dalam Bahasa Inggris, Lengkap dengan Penjelasannya!

Untuk mempermudah belajar terkait saham, kamu bisa menyimak pengertian dari berbagai istilah saham di bawah ini!

1. Stock (Saham)

Seperti penjelasan di atas, saham adalah instrumen keuangan yang mewakili kepemilikan sebagian dari suatu perusahaan. Sebagai contoh, jika kamu membeli saham dari perusahaan ABC, artinya kamu menjadi bagian dari kepemilikan perusahaan tersebut. 

2. Market Capitalization (Kapitalisasi Pasar)

Market capitalization merupakan nilai total semua saham suatu perusahaan yang beredar di pasar. Hal ini dihitung dengan mengalikan harga saham dengan jumlah saham yang beredar. 

Misalnya, jika perusahaan ABC memiliki 1 juta saham yang beredar dan harga sahamnya Rp 1.000 per saham, maka kapitalisasi pasar perusahaan tersebut adalah Rp 1 miliar. 

3. Dividends (Dividen)

Dividen merupakan hal yang selalu ditunggu-tunggu oleh para investor. Dividen adalah bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Biasanya dibagikan secara periodik, seperti per kuartal atau per tahun. 

Ringkasnya, dividen adalah salah satu keuntungan yang didapat investor sebagai pengembalian atas investasinya.

4. Initial Public Offering (IPO)

Siapa yang masih ingat ketika Gojek dan Tokopedia meluncurkan IPO mereka? Sudah tahu apa itu IPO? Jadi, IPO atau initial public offering terjadi ketika sebuah perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik untuk dibeli. 

Ini adalah cara bagi perusahaan untuk mendapatkan modal baru dengan menjual saham kepada investor. 

5. Earnings per Share (EPS)

Earning per share yaitu istilah yang digunakan untuk mengukur profitabilitas suatu perusahaan per saham yang dihitung dengan membagi total laba bersih perusahaan dengan jumlah saham yang beredar. Semakin tinggi EPS, semakin menguntungkan perusahaan bagi pemegang saham. 

6. Bear Market (Pasar Beruang)

Pasar beruang atau bear market merujuk pada kondisi pasar di mana harga saham secara umum cenderung menurun. Kondisi ini sering terjadi saat ekonomi melambat dan investor cenderung menjual saham mereka untuk menghindari kerugian lebih lanjut. 

7. Bull Market (Pasar Banteng)

Kebalikan dari bear market, istilah bull market atau pasar banteng adalah kondisi pasar di mana harga saham secara umum cenderung naik. Tentunya hal ini biasanya terjadi ketika ekonomi tumbuh dan investor optimis tentang prospek pasar. 

8. Blue Chip Stocks (Saham Blue Chip)

Saham blue chip merujuk pada saham-saham dari perusahaan besar, mapan, dan stabil. Biasanya perusahaan-perusahaan ini memiliki catatan keuangan yang kuat dan dianggap sebagai investasi yang relatif aman. 

Contoh di Indonesia yang termasuk blue chip stocks ada dari Bank Mandiri atau Telkom Indonesia. 

9. Volatility (Volatilitas)

Volatilitas mengacu pada tingkat fluktuasi harga saham dari waktu ke waktu. Volatilitas tinggi berarti harga saham berubah secara drastis dalam jangka waktu singkat, sementara volatilitas rendah menunjukkan perubahan harga yang lebih stabil. 

10. Dividend Yield (Imbal Hasil Dividen)

Dividend yield diartikan sebagai persentase dari dividen tahunan yang dibayarkan oleh sebuah perusahaan dibandingkan dengan harga saham saat ini. Melalui imbal hasil dividen,investor dapat mengetahui berapa banyak dividen yang mereka terima relatif terhadap harga saham. 

Contoh perhitungan dividend yield adalah jika sebuah saham membayar dividen tahunan sebesar Rp 500 per saham, dan harga saham saat ini adalah Rp 10.000 per saham, maka dividend yield-nya adalah (500 / 10.000) x 100% = 5%.

11. Stock Split (Pemecahan Saham)

Jika sebuah perusahaan membagi saham yang ada menjadi lebih banyak saham dengan harga yang lebih rendah, maka ini disebut dengan stock split. Pemecahan saham tidak mempengaruhi nilai total perusahaan, tetapi membuat saham lebih terjangkau bagi investor. 

Contohnya, saat ini, perusahaan Telkom Indonesia melakukan stock split dengan rasio 1:2, di mana setiap saham lama diganti dengan dua saham baru dengan harga setengahnya. 

12. Market Order (Perintah Pasar)

Perintah pasar atau market order adalah instruksi yang diberikan oleh seorang investor kepada broker untuk membeli atau menjual saham pada harga terbaik yang tersedia saat itu di pasar. Tujuannya adalah memastikan bahwa transaksi dapat dilakukan segera dengan harga pasar yang berlaku. 

13. Limit Order (Perintah Batasan)

Beda dengan market order, limit order berfungsi sebagai instruksi dari investor pada broker untuk menunggu hingga harga saham mencapai harga spesifik atau lebih baik sebelum dublin atau dijual. Melalui limit order, para pemegang saham mampu mengontrol harga yang mereka bayarkan atau terima untuk sahamnya.

14. Broker (Makelar)

Broker merupakan perantara yang memfasilitasi perdagangan saham antara investor dan pasar saham. Mereka menerima perintah dari investor dan mengeksekusi perdagangan atas nama broker itu sendiri. Di Indonesia, ada beberapa broker saham terkemuka seperti Mandiri Sekuritas, dan Indo Premier Securities.

15. Stock Exchange Traded Funds (ETFs)

ETF adalah dana investasi yang diperdagangkan di bursa saham seperti saham biasa. ETF biasanya melacak indeks pasar saham tertentu atau kumpulan aset lainnya. Investor dapat membeli atau menjual ETF seperti saham biasa. Contoh di Indonesia adalah ETF yang melacak IHSG (Indonesia Composite Index). 

16. Circuit Breaker (Penghenti Darurat)

Circuit breaker, yaitu istilah yang biasa hadir ketika ada mekanisme untuk menghentikan perdagangan saham sementara saat terjadi fluktuasi harga yang terlalu besar dalam waktu singkat. 

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penurunan harga yang ekstrem dan memberikan waktu bagi investor untuk mengevaluasi situasi. Di Indonesia, BEI memiliki aturan tentang penghentian darurat untuk menjaga stabilitas pasar saham. 

17. Proxy Voting (Pemungutan Suara Pengganti)

Proxy voting adalah proses di mana pemegang saham memberikan hak suara mereka kepada pihak lain untuk memilih dalam rapat pemegang saham atau RUPS (rapat umum pemegang saham). 

Proxy voting kerap digunakan ketika seorang investor tidak dapat menghadiri rapat pemegang saham secara langsung. 

18. Short Selling (Penjualan Pendek)

Salah satu strategi yang digunakan investor di dunia saham adalah short selling, yaitu kondisi di mana investor meminjam saham dan menjualnya dengan harapan dapat membelinya kembali dengan harga yang lebih rendah di masa depan. 

Perlu diketahui bahwa, di Indonesia, short selling diatur oleh BEI (bursa efek Indonesia) dan harus dilakukan melalui broker yang berwenang.

19. Preferred Stock (Saham Preferen)

Saham preferen adalah jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya dibandingkan dengan saham biasa. Misalnya, pemegang saham preferen biasanya memiliki prioritas dalam pembayaran dividen dan likuidasi. 

20. Common Stock (Saham Biasa)

Di Indonesia, common stock atau saham biasa menjadi jenis saham yang paling umum dibeli oleh investor. Jenis saham ini dapat memberikan hak kepemilikan dan partisipasi dalam keuntungan perusahaan kepada pemegangnya. 

Meskipun pemegang saham biasa tidak memiliki prioritas dalam pembayaran dividen atau likuidasi seperti saham preferen, mereka tetap memiliki hak untuk memberikan suara dalam rapat pemegang saham, kok.

21. Market Maker (Pembuat Pasar)

Market maker merupakan pihak yang menyediakan likuiditas di pasar saham dengan selalu siap membeli atau menjual saham. Mereka membantu memastikan bahwa ada cukup pembeli dan penjual di pasar untuk memfasilitasi perdagangan. Di Indonesia, market maker dapat berperan dalam menjaga likuiditas saham-saham tertentu di BEI. 

22. Day Trading (Perdagangan Harian)

Ketika kamu membeli dan menjual saham dalam satu hari untuk memperoleh keuntungan dari fluktuasi harga saham yang cepat, maka hal tersebut dikenal dengan istilah day trading. 

Namun, day trading memerlukan pemahaman yang kuat tentang pasar dan analisis teknis. Di negara kita tercinta ini, perdagangan harian dapat dilakukan oleh investor individu atau institusional. Oh ya, aktivitas yang satu ini tampaknya tidak dianjurkan untuk pemula, ya!

23. Diversification (Diversifikasi)

Diversifikasi adalah strategi investment yang melibatkan penyebaran dana ke berbagai aset atau sektor untuk mengurangi risiko. Dengan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, investor dapat mengurangi paparan mereka terhadap risiko tertentu dan meningkatkan peluang mendapatkan pengembalian yang seimbang. 

Fyi, investor di Indonesia sering disarankan untuk melakukan diversifikasi portofolio mereka dengan berinvestasi dalam saham-saham dari berbagai sektor ekonomi. 

24. Dividend Reinvestment Plan (DRIP)

DRIP atau dividend reinvestment plan merujuk pada program yang memungkinkan pemegang saham untuk secara otomatis menggunakan dividen yang diterima dengan membeli lebih banyak saham dari perusahaan yang sama. 

Melalui DIRP, investor dapat memperluas kepemilikan saham secara bertahap tanpa harus menambahkan dana tambahan. Namun, strategi ini masih belum banyak dilakukan di Indonesia, guys.

25. Capital Gain (Keuntungan Modal)

Capital gains adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih antara harga jual dengan harga beli suatu aset investasi, seperti saham atau properti. Misalnya, jika seseorang membeli saham seharga Rp 1.000 dan kemudian menjualnya seharga Rp 1.500, maka ia akan mendapatkan capital gain sebesar Rp 500. 

26. Capital Loss (Kerugian Modal)

Sebaliknya, capital losses adalah kerugian yang dialami ketika harga jual suatu aset lebih rendah daripada harga belinya. Contoh, kamu membeli saham seharga Rp 1.000 dan kemudian menjualnya seharga Rp 800, artinya kamu mengalami capital loss sebesar Rp 200.

27. Assets (Aset)

Assets adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh perusahaan atau individu yang memiliki nilai ekonomi. Ini bisa termasuk saham, obligasi, properti, dan uang tunai. Aset merupakan sumber daya yang dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan atau memberikan manfaat di masa depan. 

28. Principal (Pokok)

Principal adalah jumlah uang yang diinvestasikan atau dipinjamkan, yang kemudian diharapkan akan menghasilkan pendapatan atau keuntungan di masa depan. Misalnya, dalam investasi obligasi, principal adalah jumlah uang yang dipinjamkan kepada penerbit obligasi dan akan dikembalikan kepada pemegang obligasi pada jatuh tempo.

29. Bonds (Obligasi)

Sebelumnya kita sudah banyak membahas obligasi. Jadi, obligasi atau bonds adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan untuk mendapatkan dana pinjaman dari investor. 

Nantinya, pemegang obligasi akan mendapat pembayaran bunga secara berkala dan pengembalian pokok pada jatuh tempo. Obligasi dianggap sebagai instrumen investasi yang lebih aman dibandingkan dengan saham karena memiliki tingkat risiko yang lebih rendah. 

30. Rate of Return (Imbal Hasil)

Rate of return merupakan persentase pengembalian atau keuntungan yang diperoleh dari sebuah investasi selama periode tertentu. Imbal hasil yang satu ini memberi ukuran kinerja investasi dan dapat dihitung sebagai rasio antara keuntungan bersih dengan jumlah modal awal yang diinvestasikan. Semakin tinggi tingkat pengembalian, semakin menguntungkan investasi tersebut. 

Ingat, rate of return berbeda dengan dividen yield. Berikut contoh penghitungannya:

Jika seseorang menginvestasikan Rp 10 juta dalam saham dan akhir tahun nilainya menjadi Rp 12 juta, maka rate of return-nya adalah ((12 juta – 10 juta) / 10 juta) x 100% = 20%.

31. Stock Market (Pasar Saham)

Sering dengar soal Bursa Efek Indonesia lias BEI? Yap, BEI merupakan pasar saham utama di Indonesia. Pasar saham atau stock market adalah tempat di mana saham-saham dari berbagai perusahaan diperdagangkan. 

Di sini, pada investor dapat membeli atau menjual saham mereka, dan harganya pun ditentukan oleh penawaran dan permintaan dari para investor.

32. Lot

Di dunia saham, kamu akan sering dengar pertanyaan seperti, “Saham X harga 1 Lot-nya berapa?” Hmm, jadi apa itu Lot? Lot dalam konteks pasar saham mengacu pada jumlah saham yang diperdagangkan dalam satu transaksi. 

Satu lot biasanya memiliki jumlah saham yang telah ditentukan, yang dapat bervariasi tergantung pada kebijakan bursa atau broker. Misalnya, satu lot saham mungkin terdiri dari 100 saham, sehingga jika seseorang membeli satu lot saham, mereka akan membeli 100 saham perusahaan tersebut. 

Lot digunakan untuk mempermudah perdagangan dan memungkinkan pengelolaan risiko yang lebih baik bagi investor.

33. Buying on Margin

Buying on margin adalah kondisi di mana seorang investor meminjam sebagian dari dana yang diperlukan untuk membeli saham dari broker mereka. Dalam hal ini, investor hanya perlu membayar sebagian kecil dari total nilai saham yang dibeli sebagai margin, sedangkan sisanya dipinjam dari broker. 

Strategi ini berfungsi untuk meningkatkan daya beli investor, sekaligus meningkatkan risiko karena mereka harus membayar bunga atas pinjaman dan margin call dapat terjadi jika nilai portofolio turun di bawah batas tertentu.

34. Brokerage Account (Akun Pialang)

Brokerage account merujuk pada sebuah rekening yang dibuka oleh investor dengan sebuah perusahaan pialang atau broker saham. Melalui rekening tersebut, pemegang saham dapat melakukan pembelian dan penjualan saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya di pasar saham. 

Brokerage account juga biasanya digunakan untuk menyimpan dan melacak investasi investor serta menerima laporan transaksi dan informasi keuangan lainnya.

35. Halt

Halt adalah momen penghentian sementara perdagangan saham pada sebuah bursa atau pasar tertentu. Penghentian ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti pengumuman berita penting tentang perusahaan terkait, ketidakstabilan pasar yang signifikan, atau masalah teknis yang mengganggu perdagangan. 

Selama masa halt, perdagangan saham dihentikan untuk memberikan waktu bagi investor untuk mengevaluasi situasi sebelum perdagangan dilanjutkan kembali.

Kosakata Tentang Saham dalam Bahasa Inggris Lainnya

Selain 35 istilah di atas, masih banyak kosakata dan istilah saham lainnya yang perlu kamu kuasai. Contohnya seperti:

1. Ask Price (Harga Penawaran): Harga di mana seseorang dapat membeli saham dari pasar.

2. Closing Price (Harga Penutup): Harga terakhir di mana saham diperdagangkan pada hari perdagangan tertentu. Ini adalah harga penutup yang digunakan untuk menghitung kinerja saham pada hari itu.

3. Bid (Penawaran): Harga di mana pembeli bersedia membayar untuk membeli saham. Ini adalah harga terbaik yang tersedia pada saat tertentu.

4. Spread: Selisih antara harga penawaran (ask price) dan harga penawaran (bid price).

5. Volume: Jumlah saham yang diperdagangkan dalam satu periode tertentu.

6. Market Cap (Kapitalisasi Pasar): Nilai total semua saham yang beredar dari suatu perusahaan, dihitung dengan mengalikan harga saham dengan jumlah saham yang beredar.

7. Ticker Symbol (Simbol Ticker): Kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi saham suatu perusahaan pada pasar saham.

8. Dividend Payout Ratio (Rasio Pembayaran Dividen): Persentase dari laba bersih perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kepada pemegang saham.

9. Blue Sky Laws: Peraturan keuangan yang bertujuan melindungi investor dari penipuan atau praktik penjualan saham yang tidak etis.

10. Long Position (Posisi Beli Panjang): Situasi di mana seorang investor membeli saham dengan harapan harga saham tersebut akan naik sehingga dapat dijual dengan keuntungan di masa depan.

11. Short Position (Posisi Jual Pendek): Situasi di mana seorang investor menjual saham yang tidak dimilikinya dengan harapan harga saham tersebut akan turun sehingga dapat dibeli kembali dengan harga yang lebih rendah di masa depan untuk mendapatkan keuntungan.

12. Margin Call: Pemberitahuan kepada seorang investor oleh broker bahwa margin akun mereka telah turun di bawah batas minimum yang diizinkan, dan mereka harus menambahkan dana ke akun mereka atau menutup posisi untuk menghindari risiko lebih lanjut.

13. Institutional Investor (Investor Institusional): Entitas besar seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, atau dana investasi yang melakukan investasi besar dalam saham dan aset keuangan lainnya. Biasanya memiliki pengaruh besar dalam pasar saham.

14. Market Index (Indeks Pasar): Serangkaian saham yang digunakan sebagai representasi atau pengukuran kinerja pasar saham secara keseluruhan. Contohnya adalah IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Indonesia.

15. Current Ratio (Rasio Lancar): Rasio keuangan yang mengukur kemampuan sebuah perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset lancar. Formula umumnya adalah aset lancar dibagi dengan kewajiban lancar. Semakin tinggi rasio ini, semakin sehat keuangan perusahaan.

16. Allotment (Penugasan): Proses di mana saham atau obligasi baru dialokasikan atau ditawarkan kepada investor yang mengajukan permintaan selama penawaran umum perdana (IPO) atau penawaran sekunder. Jumlah saham yang dialokasikan kepada setiap investor disebut sebagai allotment.

17. Underwriter (Penjamin Emisi): Pihak atau lembaga keuangan yang bertanggung jawab untuk membeli saham atau obligasi yang tidak terjual selama penawaran umum perdana (IPO) dan menjamin bahwa semua saham atau obligasi tersebut akan terjual.

18. Portofolio: Kumpulan investasi yang dimiliki oleh seorang individu atau entitas, seperti dana pensiun atau perusahaan. Portofolio bisa terdiri dari berbagai jenis aset, termasuk saham, obligasi, dan properti.

19. Quotation (Kutipan): Informasi tentang harga terbaru dari saham yang diperdagangkan di pasar saham. Kutipan umumnya mencakup harga penawaran (bid price), harga penawaran (ask price), dan volume perdagangan.

20. Trading Volume (Volume Perdagangan): Jumlah saham yang diperdagangkan dalam suatu periode waktu tertentu di pasar saham. Ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang terjadi di pasar, yang dapat memberikan gambaran tentang minat dan partisipasi investor dalam saham tersebut.

Setelah mengenal puluhan istilah-istilah saham dalam bahasa Inggris di artikel ini, apakah kamu sudah yakin untuk “nyebur” di dunia saham?

Sebagai reminder, akan lebih baik untuk berinvestasi saham jika kondisi financial kamu sudah dalam keadaan stabil ya!

So, pastikan kebutuhan harianmu sudah tercukupi, dana darurat aman terkendali, barulah kemudian gunakan “uang dingin”-mu untuk berinvestasi.

Oh ya, banyak orang juga mengatakan bahwa jenis investasi yang paling baik adalah investasi leher ke atas, yaitu dengan cara menghabiskan uang dan waktu untuk mengembangkan ilmu dan skill yang dimiliki seseorang.

Tips and Tricks Menguasai TOEFL Speaking

Kamu pasti setuju bahwa kemampuan speaking atau berbicara dalam Bahasa Inggris sangat penting untuk dimiliki seseorang. Apalagi di tengah era globalisasi ini, banyak sekali kegiatan yang mengharuskan kita untuk menggunakan Bahasa Inggris ketika berinteraksi. Contohnya adalah ketika menghadapi tes TOEFL dan IELTS, mengikuti konferensi internasional, wawancara kerja, dan percakapan sehari-hari. Lalu, bagaimana kiat menguasai kemampuan speaking? Yuk, simak 5 tips mudah dan asik di bawah ini yang bisa kamu terapkan!

1. Read Aloud

Membaca dengan lantang atau read aloud diakui oleh banyak ahli voice over sebagai salah satu cara efektif dalam meningkatkan kemampuan speaking. Ketika berbicara dengan keras, kamu melatih hubungan antara pikiran dan suara sehingga menghasilkan fokus yang lebih baik.

Saat kamu melatih diri untuk membaca teks secara lantang, kamu juga bisa menemukan makna yang lebih dalam dari setiap kata. Melalui latihan yang diulang, kata-kata yang sering kamu baca menjadi tambahan kosakata baru untukmu.

Cara untuk melakukannya sangat mudah. Kamu hanya mencari artikel berita, kolom opini, atau jurnal yang bisa diakses secara gratis di internet. Kemudian, baca teks yang telah kamu pilih secara keras. Lakukan tiga sampai lima kali dalam satu hari secara konsisten. Alokasikan 5 sampai 15 menit waktu kamu di pagi hari atau malam hari khusus untuk melakukan latihan ini. Seiring berjalannya waktu, kamu bisa lebih leluasa dan percaya diri dalam berbicara menggunakan Bahasa Inggris.

2. Read and Summarize

Tips ini serupa tapi tak sama dengan tips sebelumnya. Latihan ini mengajakmu untuk membaca artikel yang sudah dipilih dengan seksama, kemudian mengambil kesimpulan dan menambahkan opini kamu tentang topik yang dibahas. Setelah mencatat poin penting yang kamu dapatkan dari artikel tersebut, kamu harus merekam kesimpulan dan opini yang sudah disiapkan dalam rentang waktu 1 sampai 3 menit.

Hasil rekaman tersebut kamu simpan dan dengarkan kembali beberapa waktu kemudian. Coba perhatikan, apa saja yang perlu diperbaiki dari rekaman tersebut? Kamu bisa meminta beberapa teman atau senior untuk mengoreksi hasil rekaman itu dari segi cara pengucapan, struktur bahasa, dan aspek lainnya.

Dengan membiasakan latihan ini, kamu bisa lebih mudah dan efektif dalam menyampaikan intisari dari teks informasi yang biasa disajikan dengan sangat padat dan mengungkapkan opini. Selain mengasah kemampuan berbicara, tentunya latihan ini bisa membantu kamu dalam meningkatkan kemampuan reading yang termasuk komponen penilaian dalam tes TOEFL maupun IELTS.

3. Watch Movies

Menonton film menjadi aktivitas penghilang penat yang digemari banyak orang. Namun, sadarkah kamu kalau menonton film juga bisa menjadi salah satu cara yang paling menyenangkan untuk belajar Bahasa Inggris? Ketika kamu belajar Bahasa Inggris dari buku teks, kata-kata yang digunakan cenderung formal dan jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Inilah sebabnya mengapa menonton film dalam Bahasa Inggris dapat membantu kamu untuk memahami dan menganalisis percakapan sehari-hari dengan budaya yang berbeda. Selain itu, percakapan tokoh film selalu diatur dalam konteks. Berbeda ketika kita mempelajari kata-kata baru dari kamus atau buku, kita cenderung mudah melupakannya karena kita tidak digunakan dalam percakapan.

Aspek lainnya dari menonton film yaitu kamu dapat mendengar dan memahami Bahasa Inggris lisan sepenuhnya. Mendengar bagaimana kata-kata tertentu diucapkan akan membantu kamu mengingat dan menghafal bunyinya. Membaca sangat membantu dalam meningkatkan bahasa Inggris kamu tetapi mendengar bagaimana berbicara bahasa Inggris juga sama pentingnya.

Kamu dapat menggabungkan keduanya dengan menonton dengan subtitle. Bacalah sambil menonton dan mendengar percakapan untuk meningkatkan kemampuan membaca, pengucapan, dan bahkan ejaan. Ketika sudah mulai terbiasa, akan lebih menantang untuk menonton tanpa menggunakan subtitle.

Perhatikan juga penggunaan idiomatik bahasa dan aksen atau pola bicara yang berbeda dalam film. Tuliskan istilah baru yang kamu dengar dan mulai gunakan dalam percakapan bahasa Inggris sehari-hari. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengulangi kata-kata yang disampaikan tokoh dan ikuti pola intonasi saat dia berbicara. Asik sekali, bukan?

4. Impromptu Speech

Sering kali kita harus menghadapi percakapan yang tidak terduga dengan pertanyaan yang belum terpikirkan di kepala. Namun, kita bisa lebih tenang ketika sudah melalui banyak pengalaman. Impromptu speech bisa menjadi salah satu cara latihan yang efektif untuk menguasai speaking karena kamu ditantang untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait topik yang berbeda-beda.

Kamu bisa memulai latihan ini dengan menuliskan beberapa pertanyaan tentang berbagai topik seperti keluarga, hobi, teman-teman, sekolah, sebuah kota, negara, atau tempat yang kamu kenali. Beri waktu untuk diri kamu sekitar 20 detik untuk memikirkan hal-hal penting yang ingin disampaikan. Rekam suara kamu berbicara selama 1 menit untuk menjawab masing-masing pertanyaan yang sudah dibuat.

Selain itu, kamu juga bisa melatih dengan topik-topik sederhana seperti aktivitas yang dilakukan kemarin dan apa yang mungkin kamu lakukan di esok hari. Latihan Ini akan sangat membantu dalam penggunaan past tense dan future tense. 

Kirim rekaman tersebut ke seorang teman dan tanya apakah jawabanmu bisa dipahami oleh dirinya. Dengan mendapatkan feedback dari teman, kamu bisa mengetahui hal apa yang perlu diperbaiki. Mulai dengan yang sederhana dan kamu akan merasakan manfaatnya.

5. Listen to Podcast

Siniar atau yang biasa dikenal dengan podcast semakin digemari oleh berbagai kalangan. Topik pembahasan yang beragam dan kemudahan untuk mengakses kapanpun dan dimanapun menjadi dua alasan utama untuk podcast bisa diterima oleh banyak orang. Mendengarkan podcast bisa menjadi cara praktis untuk meningkatkan kemampuan speaking kamu, lho! Bagaimana caranya?

Pertama, tentunya kamu harus mencari podcast dalam Bahasa Inggris untuk didengarkan dengan topik yang kamu minati. Ada banyak sekali podcast dari kampus top dunia yang bisa menjadi referensi kamu seperti HBR Ideacast dari Harvard University, Think Fast,Talk Smart dari Stanford University, dan With A Side of Knowledge dari Notre Dame.

Selain itu ada juga beberapa podcast show dari program-program terkenal seperti TED Talks Daily, The Daily Show with Trevor Noah, Overheard at National Geographic, dan On Purpose oleh Jay Shetty. Dengarkan sambil membaca transkrip yang tersedia untuk memperhatikan jeda, tekanan dan intonasi yang digunakan. Selain dari segi teknis speaking, tanpa disadari kamu juga meningkatkan pengetahuan tentang isu terkini.

6. Join Speaking Community

Kalau kamu mau jago speaking, jangan hanya latihan sendirian! Cari komunitas atau grup belajar Bahasa Inggris, baik online maupun offline, supaya kamu punya teman latihan bareng. Sekarang ini banyak banget kok, komunitas gratis di platform kayak Telegram, Discord, atau bahkan lewat Zoom. Ada juga event-event online yang mengadakan English Conversation Club setiap minggu.

Latihan bareng komunitas itu penting, lho. Soalnya kamu akan terbiasa mendengar berbagai aksen, gaya berbicara, dan pola kalimat dari banyak orang. Kamu juga bisa belajar keberanian untuk berbicara tanpa takut salah. Ingat, dalam proses belajar, salah itu wajar banget. Semakin sering kamu praktik dengan lawan bicara nyata, semakin natural kemampuan speaking kamu nantinya.

7. Practice Thinking in English

Mungkin terdengar aneh ya, tapi mulai sekarang kamu harus coba berpikir langsung dalam Bahasa Inggris. Maksudnya, daripada menerjemahkan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris di kepala kamu, lebih baik kamu membiasakan diri untuk langsung “berpikir” dalam Bahasa Inggris.

Contohnya, saat kamu lagi jalan ke minimarket, coba pikirkan:
“I need to buy some snacks and a bottle of water.”
atau pas lagi lihat hujan turun:
“It’s raining heavily today. I should bring an umbrella.”

Semakin sering kamu melatih otak untuk berpikir dalam Bahasa Inggris, semakin cepat juga responmu saat berbicara. Hal ini membantu banget untuk mengurangi gap atau “pause” panjang yang biasanya terjadi kalau kita sibuk menerjemahkan kata-kata satu per satu.

Dari ketujuh tips tadi, kira-kira cara manakah yang paling menarik untuk melatih kemampuan speaking kamu? Pepatah bijak mengatakan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Itulah mengapa, tujuh tips tadi memerlukan komitmen yang kuat untuk dilakukan. Jangan ragu untuk mengajak teman-temanmu berlatih speaking bersama.