Arti Ago: Fungsi dan Contoh Penggunaan Kalimat yang Mesti Kamu Tahu!

Kata ago dalam percakapan bahasa Inggris memang sering terdengar dan mungkin disepelekan. Namun, penting lho untuk mengetahui lebih dalam tentang penggunaan kata ago ini.

Pada kesempatan kali ini, saatnya kamu mendalami pemahaman tentang apa arti kata ago dengan cara penggunaan dan contoh kalimatnya. 

Simak ulasannya di bawah ini ya!

Pengertian dan Fungsi kata ago

Secara harfiah, kata ago berarti yang lalu atau masa lampau. Sehingga, tak heran kalau penggunaan kata ago dikaitkan dengan kejadian masa lalu.

Biasanya tenses yang digunakan jika ada kata ago adalah simple past tense. 

Misalnya, “Ana went home one day ago”. Kata went adalah verb 2 yang menandakan penggunaan simple past tense.

Beberapa kata seperti ages ago, before, time was, since, back, from way back, etc adalah kumpulan kata yang mirip dengan ago yaitu menunjukkan waktu lampau.

Contoh kalimat & penggunaan kata ago

Agar semakin memahami penggunaan kata ago dalam kalimat bahasa Inggris, simak beberapa contoh kalimatnya di bawah ini ya!

  • How long ago did this happen? (Sudah berapa lama ini terjadi?)
  • Five years ago that day she had met Alex. (Lima tahun yang lalu hari itu dia bertemu Alex).
  • Long ago, almost everyone farmed. (Dulu, hampir semua orang bertani).
  • Three weeks ago she would have been embarrassed by such a conversation. (Tiga minggu yang lalu dia akan malu dengan percakapan seperti itu).
  • A few months ago she didn’t know the true meaning of love. (Beberapa bulan yang lalu dia tidak tahu arti cinta yang sebenarnya).
  • Not more than four hours ago he was so mad at her that he could hardly speak. (Tidak lebih dari empat jam yang lalu dia sangat marah padanya sehingga dia hampir tidak bisa berbicara).
  • She’s a friend of mine, for I met her in the Land of Ev, not long ago, and went to Oz with her. (Dia adalah teman saya, karena saya bertemu dengannya di Tanah Ev, belum lama ini, dan pergi ke Oz bersamanya).

Dari contoh di atas, dapat diidentifikasi bahwa ada catatan penggunaan kata ago dalam bahasa Inggris, yaitu:

  • Selalu ada expression of time yang mengikuti, seperti  a day, a month, a while, a year.
  • Disertai that clause
  • Waktu lampau memiliki hubungan dengan masa sekarang

Demikian materi pembahasan kata ago dalam bahasa Inggris yang mesti kamu pahami. Untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris yang kamu punya, kamu bisa gabung di Program Bahasa Inggris. Yuk daftar sekarang!

If Conditional I, II, III: Definisi, Jenis, dan Contohnya

Pernah dengar istilah conditional sentence dalam bahasa Inggris? Biasanya saat duduk di bangku SMP dan SMA, materi conditional sentences sudah diberikan. Nah, kalau kamu sudah lupa dan ingin mengingat lagi, simak penjelasan definisi, jenis, dan contoh conditional sentence di bawah ini!

Definisi if conditional dalam conditional sentence

Conditional Sentence adalah salah satu jenis teks dan kalimat dalam bahasa Inggris yang mesti kamu pahami dengan sungguh-sungguh baik dari aspek fungsi dan penggunaannya.

Conditional Sentence juga dikenal sebagai Conditional Clauses atau If Clauses. Mereka digunakan untuk menyatakan bahwa tindakan dalam main clause (without if) hanya dapat terjadi jika kondisi tertentu (in the clause with if) terpenuhi. Ada tiga jenis Conditional Sentence yang perlu kamu tahu, simak penjelasannya di bawah ini!

Jenis If conditional

Conditional Sentence I

Mengacu adanya kemungkinan bahwa kondisi tersebut akan terpenuhi.

Rumus:  if + Simple Present, will-Future

Contoh:  If I find her address, I’ll send her an invitation.

Conditional Sentence II

Hal ini mungkin tetapi sangat tidak mungkin, bahwa kondisi tersebut akan terpenuhi.

Rumus:  if + Simple Past, Conditional I (= would + Infinitive)

Contoh: If I found her address, I would send her an invitation.

Conditional Sentence III

Tidak mungkin syarat itu terpenuhi karena mengacu pada masa lalu.

Rumus: if + Past Perfect, Conditional II (= would + have + Past Participle)

Contoh: If I had found her address, I would have sent her an invitation.

Contoh kalimat if conditional

  • If the weather improves, we’ll go for a walk. (Hal ini mungkin cuacanya akan berubah) – Tipe 1
  • If the weather improved, we could go for a walk. (Tidak mungkin cuacanya akan berubah) – Tipe 2
  • If the weather had improved, we could have gone for a walk. (Cuaca tidak berubah – cuaca yang cerah adalah kondisi yang tidak memungkinkan) – Tipe 3

Demikian ulasan mengenai if conditional yang bisa kamu jadikan referensi belajar bahasa Inggris. Semoga membantu ya.

Direct Speech dan Indirect Speech: Pengertian, Ciri, dan Contoh Kalimat

Pernah dengar istilah direct speech dan indirect speech?

Dalam bahasa Inggris, ketika kita menyusun kalimat, maka kita akan bertemu istilah direct speech dan indirect speech.

Perbedaan Singkat Direct Speech dan Indirect Speech

Kedua istilah tersebut menggambarkan cara menceritakan sesuatu yang mungkin telah dikatakan – tetapi ada perbedaan halus di antara keduanya.

Ucapan langsung menggambarkan kapan sesuatu diulang persis seperti sebelumnya – biasanya di antara sepasang tanda kutip. Sebagai contoh:

“I’ll come home by 10pm.”

Indirect speech masih akan membagikan informasi yang sama – tetapi alih-alih mengekspresikan ucapan seseorang dengan mengulanginya secara langsung, mereka hanya menggambarkan saja. Biasanya tidak ada tanda kutip koma terbalik pada indirect speech.

“She said to me that she would come home by 10pm.”

Pengertian Direct Speech/Quoted Speech dan Indirect Speech

Direct Speech bisa digunakan di hampir setiap tense dalam bahasa Inggris. Kamu dapat menggunakannya untuk menggambarkan sesuatu dalam present tense – untuk mengungkapkan sesuatu yang sedang terjadi pada saat ini, atau membuatnya terasa seperti sedang terjadi saat ini.

Contoh: “While she’s on the phone, she’s saying to him, “I’m never going to talk to you again.”

Kamu juga dapat menggunakan direct speech dalam bentuk lampau dan masa depan. Kamu akan sering menemukan direct speech dalam bentuk lampau untuk menggambarkan sesuatu yang telah terjadi. Umumnya direct speech ditulis seperti:

He said to her, “I’ll catch the last train home.”

Direct speech dapat digunakan dalam bentuk masa depan, untuk menciptakan perasaan antisipasi, atau harapan. Ini juga dapat digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang ingin kamu katakan kepada seseorang.

Meskipun kamu mungkin tidak menemukan ini dalam bentuk formal atau profesional dari bahasa Inggris tertulis, kamu mungkin akan melihat ini secara umum dalam bentuk penulisan kreatif, seperti cerita atau novel.

Contoh: Before I go away I’ll tell him, “I’m never coming back.”

Indirect Speech digunakan untuk melaporkan apa yang mungkin dikatakan seseorang, dan karenanya selalu digunakan dalam bentuk lampau. Alih-alih menggunakan koma terbalik, kita dapat menunjukkan bahwa ucapan seseorang dideskripsikan dengan menggunakan kata “that” untuk mengawali pernyataannya terlebih dahulu.

Contoh: “She said that she was not hungry.”

Kamu dapat menggunakan kata kerja yang berbeda untuk mengekspresikan apa yang sedang dilaporkan – sementara “to say” cukup umum digunakan, kamu mungkin juga ingin menggunakan “to tell”, untuk menggambarkan sesuatu yang telah diberitahukan kepadamu.

Contoh: “He told me that he didn’t have enough money.”

Ciri Direct Speech dan Indirect Speech

  • Ciri-ciri direct speech 
    • Memakai tanda kutip (“…”) atau (‘…’)
    • Tidak menggunakan kata hubung (conjunction)
  • Ciri-ciri indirect speech 
    • Tidak memakai tanda kutip (“…”) atau (‘…’)
    • Ada kata hubung (conjunction)

Contoh kalimat dan penggunaan direct speech dan indirect speech

Contoh Direct Speech

  • “While she’s on the phone, she’s saying to him, “I’m never going to talk to you again.”
  • “He said to her, “I’ll catch the last train home.”
  • She says, “I am ill.”
  • I bought a car.
  • My parents are very well.

Contoh Indirect Speech

  • He said he bought a car.
  • Alex said that his parents were very well.
  • She said the test was difficult.
  • He asked their not to be late.

Itulah ulasan mengenai direct speech dan indirect speech yang bisa kamu jadikan referensi belajar bahasa Inggris. Semoga bermanfaat ya.

Cara Menggunakan Other, Others, The Other, The Others, Another

Masih bingung penggunaan kata Other, Others, The Other, The Others, Another dalam bahasa Inggris?

Dalam menyusun kalimat Bahasa Inggris, seringkali kita menggunakan kata other, others, another, dan the others lho untuk menggantikan kata ganti. Adapun makna keempat kata tersebut adalah “lainnya”.

Lalu, bagaimana perbedaan penggunaan keempat kata tersebut? Simak ulasannya di bawah ini!

Pengertian other, others, the other, the others, another

Penggunaan kata other, others, another, dan the other bisa berfungsi untuk menunjuk benda yang bisa dihitung (countable nouns) atau benda yang tidak bisa dihitung (uncountable nouns).

Fungsi & manfaat other, others, the other, the others, another

Untuk menyimak perbedaan keempat kata itu, cek tabel di bawah ini!

determinerpronoun
singularanother key (is)another (is)
pluralother keys (are)others (are)
singularthe other key (is)the other (is)
pluralthe other keys (are)the others (are)

Sebagai determiner, other tidak menggunakan bentul jamak/plural (tidak ada -s di akhir):

other keys (benar)
others keys (salah)

the others keys (salah)

Sebuah determiner dibutuhkan sebelum other ketika digunakan untuk kata benda tunggal:

the other day (benar)
other day (salah)

Ketika kata benda tidak spesifik, gunakan another:

another picture (benar)
other picture (salah)

Kata an pada another berarti “satu.” Another selalu dalam bentuk tunggal. Gunakan hanya untuk kata benda tunggal.

another bicycle (benar)
another bicycles (salah)

Contoh kalimat penggunaan other, others, the other, the others, another

Other or the other

Other berfungsi sebagai pronoun (kata ganti) ataupun adjective (kata sifat). Sebagai pronoun, kata other menggantikan kata benda tunggal (singular noun); sedangkan sebagai adjectiveother diikuti kata benda jamak (plural noun).

Sebagai catatan, Other mungkin bisa diikuti singular noun, namun mesti ada determiner lain didepannya.

Contoh:

  • He closed the door and walked around to the other side.
  • In other words, it’s none of my business.
  • I may be connected to other people, but still it is all about me.

Others or the others

Others digunakan sebagai pronoun atau kata ganti dari other. Kata others adalah kata ganti dari other.

Hal ini dikarenakan tidak adanya bentuk plural dari adjective, maka dari itu others hanya berperan sebagai pronoun dari plural noun.

Secara singkat, fungsi others untuk merujuk barang yang jumlahnya lebih dari satu dan dalam kalimat tersebut, kamu tak perl menyebut objeknya.

Contoh:

  • I’ll take care of the others if you want to watch the kids.
  • Why do some houses get broken into and others don’t?
  • A shot would bring the others back.
  • Then that person might choose to publish those results and others could verify them.
  • The others are there
  • The others then rejoin the meeting to hear what the family has decided.

Another

Another digunakan sebagai pronoun ataupun adjective. Sebagai pronounanother untuk singular noun.

Another sebagai adjective biasanya diikuti singular noun, namun kata ini dapat pula diikuti plural noun untuk menambah tenggat waktu pada kalimat.

Contoh:

  • Let’s try another one.
  • We must have another entree.
  • They may have just moved to Alaska from another state.
  • Where another can go, she can go.
  • We’ll have another dispute.
  • Swiftly behind that thought came another.

Itulah ulasan mengenai cara menggunakan other, others, the other, the others, another yang bisa kamu jadikan referensi belajar bahasa Inggris. Semoga bermanfaat ya.

Accepting and Declining Invitation, Bagaimana Caranya?

Dalam percakapan sehari-hari, kamu akan menemui situasi di mana kamu harus menerima atau menolak undangan. Namun, bagaimana cara menerima atau menolak undangan dengan sopan, terlebih dalam bahasa Inggris? Perhatikan tips accepting and declining invitation berikut.

Accepting and Declining Invitation

Saat menerima undangan (invitation), sebaiknya kamu memberi jawaban apakah kamu akan datang (accepting) atau tidak (declining). Hal ini menjadi tanda sopan-santun dan menunjukkan kamu menghargai orang tersebut.

Baik undangan tersebut disampaikan dalam invitation letter maupun secara langsung, kamu dapat menerima atau menolak dengan cara yang sopan.

Accepting and Declining Invitation Vocabulary

Kata-kata apa saja yang dapat kamu gunakan untuk menerima atau menolak undangan?

Thank you

Pertama, saat menerima undangan, kamu wajib menyampaikan terima kasih terlebih dahulu. Setelah itu, kamu dapat menyampaikan respons.

  • Thank you.
  • Thanks for the invitation.
  • That is so kind of you.
  • Thanks for thinking of us.
  • I appreciate the invite.
  • That sounds great.
  • How wonderful!
  • Awesome!
  • How fun!

Accepting

Sampaikan dengan tegas bahwa kamu akan datang atau siapa saja yang akan ikut.

  • We will be there.
  • My wife and I will be there.
  • We can’t wait.
  • Count me in.
  • We will be there with bells on.
  • Wouldn’t miss it!
  • Absolutely!
  • I’ll be there for sure.
  • I’d love to come.
  • I’m in / I’m down / Sure thing.

Selanjutnya, kamu dapat mengonfirmasi agar lebih jelas.

  • So we will see you on the 10th then.
  • We look forward to seeing you there.
  • How lovely! I can’t wait.
  • It is going to be great!
  • What would you like us to bring?
  • Let me know if I can help with the preparations.
  • Is there anything I can do to help?
  • Fabulous, see you then!

Maybe

Jika kamu masih ragu-ragu apakah akan datang atau tidak, kamu juga dapat menyampaikannya. Pertama, jangan lupa ucapkan terima kasih seperti yang disebutkan di atas. Kemudian katakan bahwa kamu belum dapat memastikan.

  • I’m not sure whether I can but I’ll check my calendar and let you know.
  • Perhaps I can make it. Let me check my calendar.
  • Perhaps I can reschedule something. I will see what I can do.

Declining

Setelah mengucapkan terima kasih, kamu dapat menyatakan tidak akan datang dengan nada meminta maaf.

  • But I am not able to make it.
  • But I am not able to come.
  • But I’m sorry, I’m afraid we can’t make it.
  • Unfortunately I already have plans.  
  • So sorry, I’ll have to take a rain check.
  • I would love to come but…
  • That sounds fabulous but…
  • I wish I could join you but…
  • I am so sorry we can’t make it…
  • It is a shame we can’t be there…
  • I am disappointed that I can’t make it…
  • That would have been wonderful, so sorry we can’t be there.

Kemudian katakan alasan yang jelas.

  • It is my sister’s birthday that day.
  • Joe leaves for his trip that afternoon.
  • The children have a school event we have to attend.
  • We will be away on vacation then.
  • We have a prior engagement.
  • We already have plans.
  • We have a clash in our schedule.

Terakhir, tutup dengan sikap yang baik dan sopan. Kamu juga dapat menawarkan untuk bertemu di lain kesempatan.

  • I hope it goes well.
  • We will be thinking of you.
  • Enjoy it!
  • We will make it up to you another day.
  • I would love to catch up another time.
  • How about another time?

Contoh Percakapan

Accepting

Ann:We will have a baby shower for Sarah this weekend. Would you be able to join?
Tamara:How fun! I will be there. Do I need to prepare anything?
Ann:I have written everything we need. I’ll send you the details.

Maybe

Karl:Hi, Tom. Our department will have a weekly-meeting on Monday morning. Can you join us?
Tom:Thank you for informing me. I’m afraid I have to check my schedule first. I’ll let you know soon.
Karl:No problem. Thank you.

Declining

Katherine:We are going on vacation this June. Do you want to join us?
Carol:That sounds fun! But I’m afraid my short course will start by the first week of June. Have fun without me.
Katherine:That’s okay!

Tips Business Telephoning, Latih Vocabs dengan Dialog ini

Salah satu metode komunikasi yang umum dilakukan dalam dunia bisnis adalah melalui telepon, atau disebut dengan business telephoning. Percakapan yang dilakukan melalui telepon ini biasanya bersifat urgen, sehingga singkat dan informatif.

Bagaimana melakukan business telephoning dengan efektif dan profesional? Ikuti tipsnya.

Business Telephoning

Business telephoning adalah komunikasi yang dilakukan melalui telepon untuk membicarakan urusan bisnis. Bagi orang yang tidak terbiasa berbicara secara langsung, terlebih kepada orang asing, business telephoning bisa jadi menantang.

Tips Melakukan Business Telephoning

Saat menelepon untuk urusan bisnis atau kepada instansi resmi, sebaiknya ikuti etiket ini.

Tetapkan tujuan menelepon

Sebelum memulai telepon, tetapkan tujuanmu. Contohnya apakah kamu hendak menanyakan sesuatu, membahas kelanjutan suatu proyek, atau menyampaikan gagasan baru?

Buat rincian telepon

Salah satu persiapan yang dapat dilakukan adalah menulis hal-hal yang hendak dibahas saat bertelepon. Dengan begitu, kamu tidak lupa saat mulai menelepon.

Cari tahu siapa penerima telepon

Jika saat ini adalah pertama kalinya kamu menelepon orang tersebut, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu. Kamu dapat mencari media sosial atau profil LinkedIn-nya.

Lugas

Setelah menyampaikan salam, langsung sampaikan intinya. Dengan begitu pihak penerima merasa tidak buang-buang waktu. Namun jangan lupa untuk tetap bersikap ramah.

Tanyakan pertanyaan terbuka

Pertanyaan terbuka akan memancing diskusi. Dengan begitu, kamu akan mendapat jawaban yang diinginkan.

Mendengarkan

Jangan memotong pembicaraan pihak penerima. Kemudian sampaikan tanggapanmu setelah mereka selesai berbicara.

Tanyakan hal yang tidak diketahui

Wajar jika kamu tidak mengetahui segala hal. Kamu dapat menanyakan hal yang tidak diketahui dan meminta penjelasan.

Basa-basi

Jika kamu sudah cukup akrab dengan penerima telepon, kamu dapat menyisipkan small talk agar tidak terlalu kaku.

Business Telephoning Vocabulary

Vocabulary apa saja yang biasanya dipakai saat menelepon untuk urusan bisnis? Kamu dapat menguasai kosakata dasar berikut ini.

Taking a call (mengangkat telepon)

  • This is [business/company name], [name] speaking. How can I help you? – Ini [perusahaan], dengan [nama]. Ada yang bisa saya bantu?

Making a call (menelepon)

  • Hello, this is [name] from [company name]. – Halo, saya [nama] dari [perusahaan].

Giving the reason (alasan menelepon)

  • I’d like to talk to [name]. – Saya ingin berbicara dengan [nama].
  • Could I speak to [name], please? – Bisakah saya berbicara dengan [nama]?
  • I’d like to discuss about this matter. – Saya ingin mendiskusikan hal ini.

Trying to connect the caller (menghubungkan)

  • I’ll just put you through. One moment, please. – Saya akan menghubungkan Anda. Mohon tunggu sebentar.
  • Just bear with me for a sec. – Tunggu sebentar.

Checking whether the receiver has time (meminta waktu)

  • Is this a good time for you to talk? – Apakah ini waktu yang tepat untuk menelepon?
  • Do you have time? Should I call back another time? – Apakah Anda punya waktu? Haruskah saya menelepon lagi di lain waktu?

Dealing with technical problems (masalah teknis)

  • I’m sorry, the connection’s really bad. – Maaf, koneksinya buruk sekali.
  • I can hardly hear you. – Saya tidak dapat mendengar Anda.
  • Can I call you back on my landline? – Bisakah saya menelepon balik melalui telepon rumah?

Taking a message (menerima pesan)

  • [name] is not in today. Do you want to leave a message? – [nama] sedang tidak di sini hari ini. Apakah Anda mau meninggalkan pesan?
  • I’ll make sure [name] gets the message. – Saya pastikan [nama] akan mendapat pesan ini.

Leaving a message (meninggalkan pesan)

  • Would you mind taking a message? – Maukah Anda menerima pesan?
  • I’d like to leave [name] a message. – Saya ingin meninggalkan pesan.

Calling back (menelepon kembali)

  • I’m afraid [name] is busy right now. Would you mind calling back later? – Saya rasa [nama] sedang sibuk saat ini. Maukah Anda menelepon kembali nanti?
  • I’ll call back later. – Saya akan menelepon kembali nanti.
  • When is a good time to call? – Kapan sebaiknya saya menelepon?

Offering further help (menawarkan bantuan lebih lanjut)

  • Just let me know if there’s anything else I can do for you. – Beritahu saya jika Anda membutuhkan sesuatu.
  • Let me know if there are any problems. – Sampaikan kepada saya jika ada masalah.

Ending a call (menutup telepon)

  • Give my regards to [name]. – Sampaikan salam kepada [nama].
  • Thank you very much for your help. – Terima kasih banyak atas bantuannya.
  • Thank you for calling. – Terima kasih sudah menelepon.
  • It was great to hear from you. – Senang mendengar kabar dari Anda.
  • We’ll catch up soon. – Kita akan sambung lagi.
  • Thank you for your time. – Terima kasih untuk waktu Anda.
  • Have a great weekend. – Semoga akhir pekanmu menyenangkan.
  • Have a great day. – Semoga harimu menyenangkan.

Contoh Dialog Business Telephoning

Ms Clarkson:Good morning, Second Planet. This is Adrianna Clarkson speaking. How may I help you?
Mr Olsen:Yes, this is Frank Olsen calling. May I speak to Ms Larry, please?
Ms Clarkson:I’m afraid Ms Larry is out of the office today. Would you like to leave a message?
Mr Olsen:This call is rather important, actually. We spoke yesterday about the funding agreement. I’d like to follow-up on a few terms mentioned in the agreement. Did she leave any information with you?
Ms Clarkson:As a matter of fact, she did. She has discussed it already and will send the details about the revised terms in the agreement.
Mr Olsen:I’m afraid the information is not clear enough.
Ms Clarkson:I’m terribly sorry about that. In the meantime, Ms Larry has asked me to put you through Mr Darrell of the Finance Department and Ms Scott of the Business Development Department. I will arrange an online meeting with them today and inform you soon. What do you feel after lunch break? Will 1pm be okay with you?
Mr Olsen:That would be perfect. I’m looking forward to the meeting.
Ms Clarkson:Excellent. I will inform Ms Larry about this meeting and ask her if she has time to join.
Mr Olsen:Thank you for your help.
Ms Clarkson:My pleasure. Have a great day.

Latihan Business Telephoning

Kamu dapat mencoba berlatih menelepon untuk urusan bisnis dengan dialog berikut.

Role-Play 1

You’d like to speak to Starshine Bookshop’s manager to propose an offering about new prints of magazines and books.

Unfortunately, the manager is off duty today, so you have to leave a message and ask for his/her email address.

Role-Play 2

You’re calling to schedule a meeting with the head of the marketing department. You’d like to meet on Thursday at 11am. You ask them to present last month’s report.

Kosakata yang digunakan dalam dunia bisnis dan pekerjaan tentu berbeda dengan percakapan sehari-hari.

Cek Perbedaan Will dan Be Going To Beserta Contoh Lengkapnya!

Sebagai pembelajar bahasa Inggris mungkin kamu akan bertemu banyak kosakata yang cukup membingungkan. Tak hanya makna, penulisan, namun penggunaan waktunya juga terkadang berbeda. Salah satu contohnya adalah kata will dan be going to.

Yuk cek perbedaan dan penggunaan will dan be going to beserta contoh lengkapnya supaya tidak bingung lagi!

Kapan Saatnya Menggunakan Be Going To?

Struktur BE GOING TO biasanya digunakan untuk menunjukkan masa depan tetapi dengan beberapa jenis hubungan ke masa sekarang. Biasanya situasi yang mengharuskan memakai “be going to” adalah sebagai berikut:

  1. Ketika kita sudah memutuskan atau kita BERNIAT untuk melakukan sesuatu di masa depan. (Rencana sebelumnya)
  2. Keputusan telah dibuat sebelum saat berbicara.

Contoh

  • They‘re going to retire to the beach – in fact they have already bought a little beach house.
  • I‘m going to accept the job offer.
  1. Ketika ada tanda-tanda pasti bahwa sesuatu akan terjadi. (Bukti)
  2. Sesuatu kemungkinan akan terjadi berdasarkan bukti atau pengalaman yang kamu miliki.

Contoh

  • I think it is going to rain – I just felt a drop.
  • I don’t feel well. I think I‘m going to throw up. (throw up = vomit)
  1. Ketika sesuatu akan terjadi:

Contoh

  • Get back! The bomb is going to explode.

Kapan Saatnya Menggunakan Will?

  1. Untuk hal-hal yang kita putuskan untuk dilakukan sekarang. (Keputusan Cepat)
  2. Ini adalah saat kamu membuat keputusan pada saat itu, secara spontan.

Contoh

  • I’ll buy one for you too.
  • I think I’ll try one of those. (I just decided this right now)
  1. Ketika kita berpikir atau percaya sesuatu tentang masa depan. (Ramalan)

Contoh

  • My team will not win the league this season.
  • I think it will rain later so take an umbrella with you.
  1. Untuk membuat tawaran, janji atau ancaman.

Contoh

  • I’ll give you a discount if you buy it right now.
  • I promise I will behave next time.
  • I’ll take you to the movies if you’d like.
  1. Kamu menggunakan WON’T ketika seseorang menolak untuk melakukan sesuatu.

Contoh

  • I told him to take out the trash but he won’t do it.
  • My kids won’t listen to anything I say.
  • My car won’t start.

Future Predictions

Perlu diketahui, Will dan Going to bisa digunakan untuk membuat prediksi masa depan tanpa memiliki perbedaan makna yang nyata.

  • The weather report says it will rain tomorrow. (Benar) Laporan cuaca menyatakan akan hujan besok.
  • The weather report says it is going to rain tomorrow. (Benar) Laporan cuaca menyatakan akan hujan besok.

Perbandingan Will dan Be Going To

Question: “Are you busy this evening?”

Reply: “Yes, I’m going to go to the movies.”

Dalam kalimat di atas menggunakan kata going to, sebab itu adalah rencana yang dibuat sebelumnya (sebelum diberi pertanyaan). Sehingga tidak bisa menggunakan Will.

Jika kamu belum memiliki rencana apapun, kamu bisa mengatakan: “I will probably watch TV.” Atau “I‘m probably going to watch TV.”

Will dan going to dapat digunakan untuk menyusun kalimat future predictions.

Itulah ulasan mengenai perbedaan will dan be going to yang bisa kamu jadikan referensi belajar bahasa Inggris. Semoga bermanfaat ya.

SMART Goals Kursus Bahasa Inggris, Cara Mudah Raih Target

Sama halnya belajar pelajaran yang lain, belajar bahasa Inggris juga bukan sebuah proses yang instan. Perlu waktu cukup lama untuk menguasai bahasa ini. Sebab selain bukan bahasa ibu kita, bahasa Inggris juga memiliki lebih dari 1 juta kosakata dan 16 tenses.

Oleh karena itu, perlu menetapkan target. Dengan menetapkan target, kamu dapat menjaga fokus dan konsentrasi dalam belajar. Kamua juga akan tahu tujuan belajar bahasa Inggris. Mengetahui tujuan ini akan membantu kamu tetap termotivasi selama proses pembelajaran.

Artikel ini akan membahas mengenai definisi SMART Goals untuk kursus Bahasa Inggris yang akan membantu kamu meraih target dengan mudah.

Pengertian SMART Goals

SMART merupakan singkatan dari:

  • Spesific – target (goals) yang ditulis harus jelas dan detail, fokus pada hal hal yang ingin dikembangkan.
  • Measurable  target (goals) harus dapat diukur, misalnya menguasai 10 vocabulary baru dalam satu hari.
  • Achievable  target (goals) harus dapat dicapai. Artinya target tersebut memang cukup sulit, tetapi kamu yakin bisa mencapainya dalam waktu yang ditentukan. Contoh target yang Achievable adalah bisa menghafal 10 kosakata baru setiap hari. Sementara itu contoh target yang tidak Achievable adalah bisa menghafal 100 kosakata baru dalam dua jam.
  • Realistic  target (goals) harus realistis. Artinya target tersebut harus sudah disesuaikan dengan kemampuan pribadi maupun sumber daya yang dapat diperoleh dari lingkungan sekitar.
  • Timebound – target (goals) harus memiliki batas waktu, sehingga kamu dapat mengevaluasi pencapaian target tersebut.

SMART Goals awalnya dipresentasikan oleh George T. Doran pada 1981. Kini metode ini telah diterapkan di banyak perusahaan di berbagai bidang industri di seluruh dunia.

SMART Goals kursus bahasa inggris

Contoh SMART Goals

  • Target umum – Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, sehingga cukup untuk digunakan untuk kuliah di luar negeri.
  • Target spesifik – Mendapatkan skor IELTS band 7 dalam satu tahun ke depan.

Indikator keberhasilan target:

  1. Mendapatkan skor IELTS 7.0 pada akhir program kursus.
  2. Menghafal 10 kosakata baru setiap hari. Dalam satu bulan bisa mendapatkan 300 kosakata baru.
  3. Setiap hari mengulangi 10 kosakata yang telah dihafalkan pada hari sebelumnya agar kosakata yang lama tersebut tidak menghilang meskipun ada tambahan kosakata baru.
  4. Mengikuti tes IELTS Preparation untuk mengetahui skor IELTS sebelum belajar bahasa Inggris lebih lanjut.
  5. Mengikuti kursus bahasa Inggris umum selama tiga bulan pertama.
  6. Mengikuti kursus bahasa Inggris khusus untuk persiapan tes IELTS selama tiga bulan.
  7. Menonton film berbahasa Inggris tanpa subtitle satu minggu sekali.
  8. Menerjemahkan lirik lagu berbahasa Inggris seminggu dua kali.
  9. Mendengarkan dan mengartikan podcast berbahasa Inggris satu minggu sekali.
  10. Membeli buku persiapan IELTS seharga Rp300.000.
  11. Mengerjakan contoh soal dalam buku persiapan IELTS tersebut minimal 1 jam per hari.
  12. Membuat akun LinkedIn.
  13. Belajar bahasa Inggris tambahan melalui LinkedIn selama tiga puluh menit setiap hari.
  14. Menabung uang pendapatan kerja Rp600.000 per bulan selama enam bulan untuk biaya tes dan kursus IELTS.
  15. Melakukan evaluasi mingguan dan bulanan demi memantau hasil pencapaian target.

Poin-poin di atas adalah contoh target dan indikator keberhasian target yang dapat dievaluasi setiap bulan. Kamu dapat mengubah detail indikator-indikator tersebut sesuai dengan keinginan dan kemampuan.

Manfaat Menyusun SMART Goals

Metode ini sudah digunakan oleh banyak orang dan perusahaan. Artinya metode ini sudah terbukti memiliki manfaat dalam hal menjaga performa individu dan perusahaan agar tetap efektif dan efisien. Berikut ini manfaat menetapkan target dengan metode SMART.

  • Fokus kepada tujuan

Dengan memiliki target yang spesifik dan terbatas waktu, kamu bisa fokus pada tujuan yang ditetapkan dalam satu periode waktu tertentu.

  • Menyusun SMART Goals dapat mendorong termotivasi

Jika kamu menuliskan target di sebuah papan yang mudah terlihat, maka kamu akan tetap termotivasi. Kamu tahu tujuan belajar dan sering teringat tujuan tersebut.

  • Membuktikan kamu adalah orang yang memperhatikan detail dan tahu tujuan

SMART Goals beberapa kali dijadikan indikator oleh perusahaan saat merekrut karyawan untuk menilai apakah kandidat adalah yang memperhatikan detail dan memiliki tujuan, baik dalam hidup maupun karier. Ketika kamu memiliki hal ini, perusahaan akan memberikan nilai plus.

Kamu dapat menyusun SMART Goals ala sekreatif mungkin dan memasangnya. Papan tersebut kemudian dapat ditaruh di lokasi yang terlihat dengan mudah dan sering dilihat.

Jangan lupa, kamu harus memberikan reward untuk diri sendiri ketika bisa mencapai suatu target dalam waktu tertentu. Bentuk reward ini dapat bermacam-macam sesuai dengan keinginan dan berupa hal yang disukai. Contoh, ketika kamu bisa menghafalkan 70 kosakata dalam satu minggu, lantas pada akhir minggu kamu bisa pergi ke mal dan beli makanan favorit.

Pahami Degree of Certainty, dari yang Tinggi sampai Rendah

Menyatakan kata mungkin dalam bahasa Inggris harus mengikuti tingkat keyakinan terhadap peristiwa yang disebutkan. Hal ini disebut dengan degree of certainty.

Bagaimana cara menyampaikan degree of certainty dengan modal verbs yang berbeda? Begini rumusnya.

Degree of Certainty

Degree of certainty adalah tingkat keyakinan atau kepastian terhadap suatu hal. Tingkat degree of certainty dapat bervariasi, mulai dari 100 persen, 90 persen, 50 persen, 30 persen, sampai 10 persen.

Untuk menyatakan tingkat keyakinan yang berbeda (express different degrees of certainty), kamu dapat menggunakan modal verbs yang berbeda. Degree of certainty umumnya digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan segera terjadi di masa depan (talk about the future).

Sebagai contoh, kita hendak menyatakan suatu fakta. Modal verbs yang berbeda akan menimbulkan tingkat keyakinan yang berbeda.

  • She is coming. / She will come. (100 percent certain)
  • She should come. (90 percent certain)
  • She could come. (50 percent certain)
  • She may come. (30 percent certain)
  • She appears to come. (10 percent certain)

Expressing Degree of Certainty

Untuk menyatakan tingkat keyakinan, kamu dapat menggunakan kosakata yang berbeda.

Modal VerbsDegree of Certainty
complete (100 percent)is (not)
will (not)
must (not)
certain(ly)
definite(ly)

clear(ly)
undoubtedly
strong (90 percent)can/cannot
should (not)
probably (is)
presumably
partial (50 percent)could (not)likely/unlikely
less strong (30 percent)may (not)
might (not)
possibly (not)
perhaps (not)
impersonal (i.e. no commitment) (10 percent)It is said that …
It appears that …
A reports that …
There is evidence to suggest that. (etc.)

Kamu dapat mengubah menjadi degree of uncertainty dengan menambahkan kata not. Kamu juga dapat membicarakan peristiwa di masa lalu dengan mengubahnya menjadi past tenses.

Mengapa tingkat keyakinan bisa berbeda? Kamu mungkin saja mengetahui suatu kejadian, tetapi tidak yakin seberapa akurat yang kamu ketahui tentang fakta kejadian tersebut.

Dengan begitu, kamu dapat mengatakan kamu tidak 100 persen yakin dengan faktanya, tetapi hanya mengetahui sebagian atau sedikit fakta. Untuk menyampaikan keraguan ini, kamu cukup mengubah modal verbs sesuai tabel di atas.

Contoh Degree of Certainty

100 percent certain
My parents definitely will like you.
90 percent certain
My parents probably like you.
50 percent certain
My parents are likely to like you.
30 percent certain
My parents may like you.
10 percent certain
It appears my parents like you.

Preposition Combinations: Aturan, Jenis, dan Contohnya

Preposition combinations bisa jadi membingungkan bagi pembelajar bahasa Inggris. Ada tiga jenis kombinasi yang dapat dibentuk, yakni dengan nounverb, dan adjective.

Preposition Combinations

Preposition adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua gagasan atau konsep. Contohnya adalah atinonforto, with, dan from.

Preposition dapat dikombinasikan dengan nounverb, dan adjective. Tujuannya untuk menunjukkan secara spesifik bagaimana preposition tersebut berlaku dalam kalimat.

Noun + Preposition Combinations

Prepositions seringkali digunakan setelah noun (kata benda). Selanjutnya prepositions diikuti objek (object of preposition) berupa noun.

Tujuan penggunaan prepositions di antara kedua noun tersebut adalah untuk menunjukkan hubungannya. Pemilihan prepositions tersebut tergantung noun dan hubungan yang ingin ditunjukkan. Untuk mengetahui prepositions yang tepat, kamu dapat mengecek di kamus.

  • Scientists and doctors in many research institutes are close to finding a solution to this disease.
  • Everyone knew his lack of ability.
  • We need to call someone that is an expert at financing.
  • There were many reasons for massive protests in the city hall.
  • The cause of the explosions is still unknown.

Verb + Preposition Combinations

Verb (kata kerja) juga dapat diikuti dengan prepositions. Setelah itu diikuti dengan direct object (transitive).

Penggunaan prepositions tersebut untuk menunjukkan hubungan verb dengan object.

  • We can no longer depend on their generosity.
  • We are fighting against social norms, this won’t be easy.
  • I don’t think he can deal with this terrible news.
  • Do you plan on going to Paris this summer?
  • They contribute a lot to the student movements.

Adjective + Preposition Combinations

Kombinasi yang terakhir adalah adjective (kata sifat) dengan prepositionsAdjective dapat dipasangkan dengan berbagai prepositions, tidak ada aturan pasti terkait kombinasi yang wajib digunakan.

Beberapa prepositions yang lazim digunakan adalah atofwithinfor, dan to.

  • I’m really proud of your journal publication.
  • She is still related to our family as a distant cousin.
  • He seems very satisfied with his exhibition.
  • Aren’t you tired of his behavior?
  • Italy is known for its beautiful countryside and delicious cuisines.
  • The kids are really excited about the excursion.
  • The manager seems disappointed in last week’s result, even though there was nothing much we can do about it.

Grammar bahasa Inggris memiliki banyak aspek yang harus dipahami. Agar mempelajarinya semakin mudah, kamu dapat mengikuti Kursus Grammar English di CEC Kampoeng Pare Mataram. Di sini kamu akan belajar bersama tutor-tutor ahli dan bersertifikat. Kamu dapat memilih jumlah kelas sendiri. Daftar sekarang!