Jangan Latah! Segalanya Butuh Tujuan Agar Tetap Konsisten

Jika iya, yuk berhenti dulu, ambil jeda, dan mulai renungi proses yang kamu lalui. Setelah itu, coba jawab beberapa pertanyaan ini untuk mengetahui apakah hal yang selama ini dilakukan benar-benar keinginan kamu atau mengikuti trend semata.

  • Hal/kejadian apa yang membuat kamu mempunyai goal itu?
  • Kenapa goal tersebut penting untuk diraih satu tahun yang akan datang?
  • Adakah pain yang akan diterima seandainya goal tersebut tidak tercapai? dan sebaliknya

Harapannya, setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kita akan tersadar langkah yang selama ini sudah diambil tepat atau tidak. Selain itu, jika ternyata tujuan yang dimiliki tidak jelas atau hanya mengikuti trend saja, selamat manata ulang tujuan kamu!

Butuh Komitmen Untuk Konsisten

Setelah berhasil menetapkan tujuan yang sesuai, selanjutnya komitmen-lah dengan sungguh-sungguh.

Banyak orang yang memandang sebelah mata tahap pertama dan terlalu diremehkan. Padahal menentukan komitmen ini adalah langkah pertama yang penting banget. Komitmen yang mantap akan melahirkan sikap diri yang konsisten dan tahan banting akan godaan lho.

Supaya kita bisa konsisten dengan tujuan kita, komitmen yang dibuat harus direnungkan bahwa itu adalah hal yang bener-bener diinginkan. Komitmen hendaknya dibuat se-‘sakral’ mungkin supaya diri kita merasakan dorongan untuk take it seriously. Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan bahwa ini bukanlah hal yang main-main. Tulislah komitmen itu di sebuah kertas agar tidak lupa.

Semua Orang Berjalan Meraih Tujuannya Masing-Masing

Orang-orang yang kamu kagumi pencapaiannya memiliki tujuan masing-masing yang mungkin saja tidak sama dengan tujuan kamu. Namun, kebanyakan orang bersikap latah mengikuti arus tanpa tau tujuannya untuk apa. Biasanya mereka punya mindset, “pokoknya aku harus bisa seperti dia!” padahal jika ditelusuri lebih dalam, potensi yang dimiliki keduanya jauh berbeda. Akhirnya proses yang dilalui berakhir sia-sia karena berhenti di tengah jalan.

Merry Ryana pernah mengatakan, “Manusia jika dibaratkan itu seperti handphone. Ia memiliki fitur-fitur tertentu yang harus digali kegunannya apa. Setiap fitur memiliki potensi manfaat yang berbeda-beda. Jika fitur itu tidak dimanfaatkan dengan baik, maka manfaat keberadaan fitur itu pun tidak akan dirasakan oleh penggunannya.”

Lalu, gimana caranya supaya kita tidak bersikap latah dan terbawa arus tanpa tujuan?

Jadi kalo kita balikin lagi ke pertanyaan awal, apa sih yang bisa membuat seseorang konsisten dengan komitmennya? Sekarang MinLis bisa bilang bahwa salah satu hal yang paling berhubungan dengan konsistensi pada komitmen adalah sikap kontrol diri. 

Apa yang membuat seorang penderita obesitas disiplin berolahraga dan melakukan diet ketat hingga berat badannya kembali ideal? Self Control atau mawas diri. Apa yang membuat seseorang tekun belajar dan tahan berbagai godaan untuk melakukan proscastinationSelf Control. Apa yang membuat seorang karyawan terus konsisten mengikuti kelas IELTS daring setiap malam hingga akhirnya tercapai target skor yang diinginkan? Lagi-lagi sikap Self Control.

Selain sikap self control, ternyata kita juga butuh tujuan yang kuat di setiap hal yang dikerjakan lho. Tips menyusun tujuan versi MinLis yang bisa kamu tiru nih!

  1. Pastikan tujuan kamu spesifik, konkrit, dan jelas.
  2. Miliki indikator yang terukur.
  3. Atur target waktu yang realistis
  4. Ubah tujuan besar menjadi action plan kecil
  5. Evaluasi, evaluasi, evaluasi!

Punya Mimpi Kuliah ke Luar Negeri? Cek Dulu Mindset yang Kamu Punya

Tidak ada orang yang berhasil kuliah di luar negeri dengan beasiswa hanya karena kebetulan semata. Semuanya membutuhkan kesiapan yang matang dan pengorbanan waktu, tenaga, dan materi yang tidak murah dan mudah. Contohnya, mau lolos gerbang awal melamar beasiswa luar negeri seperti IELTS saja, butuh waktu dan materi yang tidak sedikit bukan? Mungkin mereka yang terbukti sudah lolos pun tidak terima jika diberi label, “ah lagi hoki aja dia”. Hal ini karena proses perjalanannya memang sangat panjang, bisa tahunan.

Hanya orang-orang yang bertahan akan ketatnya proses seleksilah yang berhasil dan bisa dikatakan benar-benar ‘niat’.

Bermimpi seperti mereka? Yuk benahi mindset kamu dulu dari sekarang!

Pertama, Pahami Dulu

Studi luar negeri adalah pilihan yang besar bagi banyak pelajar di seluruh dunia. Dampak positifnya bukan main lho. Menurut banyak orang yang sudah merasakan, ia mampu memberikan pengalaman hidup yang luar biasa sekaligus memaksimalkan pengetahuan serta keterampilan yang dimiliki!

Namun, besar biaya yang mesti dikeluarkan untuk sampai dan bertahan di sana juga sangat banyak. Inilah yang membuat para perlajar berbondong-bondong mencari akal untuk lolos jalur beasiswa. Berbagai macam beasiswa akhirnya menjadi jalan atau bala bantuan yang sangat dinantikan. Dari sini, persyaratan beasiswa kuliah di luar negeri yang bervariasi dan berbeda dari setiap institusi sudah menanti diperjuangkan! Jadi, masih berpikir mereka yang berhasil mendapatkan beasiswa cuma sakadar hoki?

Melanjutkan Studi Adalah Keputusan Besar

Meskipun secara kasat mata, melanjutkan studi hanya mengambil jatah waktu satu sampai dua tahun (untuk jenjang master) dari hidup kamu. Tapi itu tetap tergolong keputusan besar lhofellas.

Bayangin aja deh, aktivitas dan peluang karir seperti apa yang akan kamu lewatkan ketika menghabiskan waktu selama dua tahun itu untuk fokus mempelajari bidang ilmu secara formal. Bagaimana jika bidang ilmu yang dipelajari tidak sesuai ekspektasi? Apa yang akan kamu lakukan? Lari dan putar balik? Hmmm, tidak semudah itu buddy!

Seorang narasumber di seminar beasiswa LPDP yang dihadiri puluhan calon awardee pernah menyampaikan, “Ingatlah, setiap awardee yang berhasil melanjutkan studi ibaratnya mereka mengantongi uang satu miliar dari rakyat. Jadi menuntaskan amanah dengan sebaik-baiknya adalah kewajiban. Pulanglah ke tanah air dan bawalah dampak yang baik di lingkunganmu nanti. Jika tidak bisa satu kota, satu desa, jika masih belum bisa, satu orang yang kamu beri dampak positif jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.”

Segala keputusan memiliki konsekuensi termasuk kuliah ke luar negeri

Mungkin kamu akan menyaksikan, teman-teman seperjuangan yang dulu satu jurusan atau universitas, tiba-tiba sudah menempati posisi yang bagus di tempatnya bekerja.

Sedangkan bisa jadi setelah lulus kuliah dan sekembalinya di tanah air, kamu akan memulai segalanya dari awal lagi. Mulai mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dan sekiranya cocok dengan gelar yang sudah kamu perjuangkan mati-matian, berkutat dengan proses rektrutmen dan adaptasi lingkungan kerja yang baru ((lagi)). Bahkan tidak menutup kemungkinan kamu pun akan tertarik memulai usaha baru yang kamu inginkan selama ini.

Namun, semakin luasnya sudut pandang yang kamu punya nantinya, jangan khawatir ya semoga kita bisa meluruskan niat baik untuk menggapai mimpi keluar negeri.

Sinopsis dan Deskripsi The Founder, Kisah Pendiri Restoran

Film The Founder ini pertama kali dirilis pada tahun 2016. Film yang ber-genre drama biografi berdasarkan kisah nyata kontribusi Ray Kroc untuk operasi dan operasi Restoran terkenal bernama McDonald’s. Pendirinya ditulis oleh Robert D. Siegel berdasarkan kisah nyata Ray Kroc di film ini.

Sinopsis The Founder

Film ini mengisahkan tentang seorang Salesman bernama Ray Kroc yang berhasil mengubah restoran cepat saji inovatif yang terbesar di dunia.

Pada tahun 1954, Ray Kroc ialah seorang salesman keliling yang gagal menjual mixer milkshake merk Prince Castle.

Meskipun dia memiliki istri yang suportif, Ethel, dan telah menabung cukup banyak untuk menjalani kehidupan yang sederhana dan nyaman di Arlington Heights, Illinois, namun dia mendambakan lebih banyak hal lain.

Ray juga mengamati banyak restoran drive-in yang dia coba jual berjalan tidak efisien, dengan waktu tunggu yang lama untuk pesanan.

Setelah mengetahui bahwa drive-in di San Bernardino memesan mixer milkshake dalam jumlah yang luar biasa banyak, Ray berkendara ke California untuk melihatnya.

Dan yang ai temukan adalah McDonald’s, sebuah restoran kaki lima yang sangat populer dengan layanan cepat, makanan berkualitas tinggi, kemasan sekali pakai, dan suasana yang ramah keluarga.

Lalu, Ray bertemu dengan pemilik stand, Mac McDonald (John Carroll Lynch) dan Dick McDonald (Nick Offerman).

Mac dengan bersemangat menunjukkan Ray di sekitar stan kecil, menjelaskan standar ketat yang mereka gunakan untuk menyiapkan item, alat penyajian yang dibuat khusus untuk membantu mereka mencapai “Sistem Layanan Speedee”.

Saat makan malam, saudara-saudara menjelaskan sejarah mereka kepada Ray.

Awalnya datang ke Hollywood untuk bekerja di film, mereka akhirnya membuka bioskop yang kemudian gagal.

Selanjutnya, membuka kedai makanan di Monrovia, yang akhirnya dipindahkan ke San Bernardino (tempat gerai makanan mereka saat ini).

Menyadari bahwa sebagian besar keuntungan mereka berasal dari penjualan hamburger, kentang goreng, dan milkshake, saudara-saudara ini berfokus untuk menjadikan ini satu-satunya barang yang dijual di gerai mereka.

Kemudian, menjadikannya hanya kedai makanan sederhana, menghilangkan remaja berkeliaran seperti yang terlihat di restoran drive-in, dan kemasan makanan sekali pakai mengurangi biaya piring dan peralatan makan.

Semua informasi ini membuat Ray terpesona, dan tak lama kemudian, dia mengusulkan agar saudara-saudara mewaralabakan restoran mereka.

Mereka berdua mengklaim telah mencobanya di beberapa area, tetapi menemui masalah dalam mempertahankan standar kualitas di luar tempat mereka sendiri.

Kemudian, Ray melanjutkan usahanya untuk menjual multimixers, tetapi masih menemui kegagalan.

Singkat cerita, Kroc pun mengajak Mac dan Dick untuk mengembangkan franchise (waralaba) Mc Donald.

Hingga suatu saat, Kroc berhasil membawa Mc Donald dikenal di lingkup nasional. Media pun meliput dan mencatat Kroc sebagai Founder Mc Donald. Hal ini karena Kroc lah yang mengembangkan bisnis Mc Doanld sedangkan Dick dan Mac malah fokus pada satu toko saja.

Hingga salah satu dari mereka harus dibawa ke rumah sakit karena tidak terima atas hal itu. Lalu, Kroc pun datang menjenguk dan memberikan check yang bisa diisi oleh Mac dan Dick. Dari itu, Kroc berhasil memberi Mc Donald sekitar 2.7 miliar.

Kroc pun berhak atas semua aset Mc Donald termasuk nama brand-nya karena sudah membeli semuanya. Mac dan Dick akhirnya dilarang menggunakan nama Mc Donald di tokonya dan mereka hidup dalam penyesalan karena Mc Donald terus berkembang dibawah pimpinan Kroc.

Deskripsi Film The Founder

Judul: The Founder

Sutradara: John Lee Hancock

Genre: drama biografi

Tayang perdana: 20 Januari 2017 di Amerika Serikat.

Daftar pemain:

Michael Keaton sebagai Ray Kroc

Laura Dern sebagai Ethel Kroc

Nick Offerman sebagai Richard “Dick” McDonald

John Carroll Lynch sebagai Maurice “Mac” McDonald

Patrick Wilson sebagai Rollie Smith

B. J. Novak sebagai Harry J. Sonneborn

Wilbur Fitzgerald sebagai Jerry Cullen

Linda Cardellini sebagai Joan Kroc

Justin Randell Brooke sebagai Fred Turner

Kate Kneeland sebagai June Martino

Cara Meningkatkan Listening Skills dengan Cepat

Kemampuan mendengarkan atau listening skills menjadi hal yang sering ditakutkan mereka yang sedang belajar bahasa Inggris. Alasannya adalah keterbatasan vocabulary dan aksen si pembicara yang membuat perkataannya sulit didengar.

Walaupun begitu, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan listening skills dengan cepat. Simak penjelasannya.

Apa itu Listening Skills?

Listening skills adalah kemampuan menerima dan menginterpretasi pesan yang disampaikan dalam proses komunikasi secara tepat.

Listening adalah kunci komunikasi yang efektif. Tanpa kemampuan ini, pesan yang disampaikan bisa jadi disalahpahami. Maka dari itu, listening menjadi salah satu skills paling penting yang harus kamu miliki.

Cara Meningkatkan Listening Skills

1. Tetapkan Tujuanmu: Menjadi Ahli dalam Berbahasa Inggris

Sebelum mulai, posisikan pikiranmu pada keinginan belajar. Fokuslah pada tujuanmu.

2. Sukai Apa yang Kamu Pelajari: Gunakanlah Bahasa Inggris Sesering Mungkin

Jika kamu menyukai bahasa Inggris, kamu akan lebih mudah mempelajarinya. Kamu bisa melakukannya dengan mendengarkan lagu atau menonton film berbahasa Inggris.

Buatlah pikiranmu terbiasa mendengarkan bahasa Inggris.

3. Lakukan Sesuatu yang Menyenangkan dengan Bahasa Inggris: Menonton Film dan Mendengarkan Lagu

Buatlah pelajaran bahasa Inggris menjadi sesuatu yang menyenangkan. Pilih film yang kamu sukai. Lalu tonton, dengarkan dialognya, dan ulangi hal ini lebih dari satu kali.

Tanpa disadari, kamu akan merasakan dialognya tertanam di kepala dan menambah vocabulary-mu.

4. Ulangi Kembali Lagu atau Film yang Kamu Tonton

Pada tahap ini, kamu tidak hanya meningkatkan kemampuan mendengarkan, tetapi juga kemampuan berbicara. Sementara itu, catatlah vocabulary yang menarik bagimu. Ulangi kembali dialog yang kamu sukai.

5. Jangan Terburu-Buru: Tingkatkan Kemampuanmu Perlahan-Lahan

Menjadi mahir berbahasa Inggris membutuhkan waktu, mulai dari percakapan yang singkat dan sederhana sampai yang rumit dan panjang.

Jangan terburu-buru dalam mempelajarinya, karena hanya akan membuatmu tertekan. Belajarlah dengan senang hati agar kamu sendiri tidak mudah menyerah.

Contoh Subordinate Clause dalam Complex Sentences

Complex sentence adalah kalimat yang terbentuk atas dua klausa, yakni klausa utama (main clause) dan klausa subordinat (subordinate clause). Pengertian klausa sendiri adalah sekelompok kata yang mengandung subjek dan predikat, serta memiliki potensi menjadi kalimat yang mandiri.

Main clause disebut juga independent clause, sedangkan subordinate clause juga disebut dependent clause.

Berikut pengertian serta contoh kalimat subordinate clause.

Apa itu Main Clause?

Main clause terdiri dari subjek dan predikat yang membentuk satu kesatuan. Main clause dapat berdiri sendiri, maupun terhubung menggunakan konjungsi menjadi kalimat majemuk (complex sentence).

Apa itu Subordinate Clause?

Sementara itu subordinate clause juga terdiri atas subjek dan predikat, tetapi tidak dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat. Subordinate clause diawali dengan kata atau frasa singkat yang disebut subordinating words.

Jika sebuah klausa diawali dengan subordinating word, maka klausa tersebut adalah klausa subordinat dan tidak dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat.

Berikut ini berbagai subordinating conjunctions:

after

if

what

although

in order that

whatever

as

provided that

when

as if

since

whenever

as long as

so that

where

because

than

whereas

before

that

wherever

even if

though

whether

even though

unless

ever since

until

Relative pronouns juga dapat menjadi subordinating words, yaitu:

who

whom

whose

which

that

whoever

whomever

whichever

Berikut ini contoh subordinate clauses.

Although the weather didn’t cooperate

As he was in a hurry

If you really want to go

who led the Metis in the North West rebellions

Contoh Kalimat dengan Subordinate Clause

Subordinate clause membentuk kalimat majemuk (complex sentence). Berikut ini beberapa contoh kalimat yang mengandung subordinate clause.

If I can find my wallet, we can all go for ice cream.

I enjoy watching movies that employ lots of special effects.

Watching Star Wars, which has lots of special effects, is my favorite thing to do.

Itu tadi penjelasan tentang subordinate clause. Bagi kamu yang ingin memperdalam kemampuan bahasa Inggris, termasuk dalam hal grammar, kamu bisa mengambil kursus di CEC Kampoeng Pare Mataram.

Contoh Kalimat Independent dan Dependent Clause Terlengkap

Berbicara mengenai kalimat dan klausa dalam bahasa Inggris pasti selalu ada topik bahasannya, karena memang tidak pernah habis.

Apalagi jika klausa dan kalimat bisa dikatakan sesuatu yang tidak dapat terpisahkan. Kamu sudah tau belum, dalam bahasa Inggris, kita mengenal istilah Independent clause dan Dependent clause. Keduanya sangat berbeda lho dan wajib dikuasai untuk memudahkan kamu menyusun kalimat bahasa Inggris.

Pengertian Independent Clause

Independent clause ialah klausa yang sudah memiliki suatu gagasan utuh, atau bisa dikatakan sebagai kalimat lengkap.

Note: Sebuah kalusa terdiri dari sebuah subjek dan sebuah kata kerja.

Contohnya: The secret of life is honesty (Independent clause)

If you can fake that, you’ve got it made.

(Dependent clause), (independent clause)

Perbedaan Independent Clauses dan Dependent Clauses

The patrol had spotted the sniper, who was hiding in an attic. (Kalimat yang bisa berdiri sendiri)

When it rains, the daffodils bow their heads. (Kalimat yang tidak bisa berdiri sendiri)

Contoh Kalimat Independent Clause dan Dependent Clauses

Contoh Dependent Clause:

  • Damian won’t be able to play in the game because he injured his foot.
  • After Aidan returned from his fishing trip, he took a long nap.
  • When Maya entered the photography contest, she didn’t expect to get first place.
  • I forgot where I put the car keys.
  • If Charlotte decides to join the softball team, then we will have enough members.
  • I can’t wait until the pizza gets here!

Contoh Independent Clause:

  • I enjoy sitting by the fireplace and reading.
  • Waiting to have my car’s oil changed is boring.
  • She wants to travel the world and see wonderful sights.
  • Our planets revolve around the sun.
  • The professor always comes to class fully prepared.
  • Hurricanes strengthen over warm waters.

Apa itu Noun Phrase? Ini Berbagai Pola dan Penggunaannya

Dalam tata bahasa Inggris, kita mengenal adanya noun phrase atau nominal phrase. Pengertian phrase sendiri berarti sekelompok kata yang menduduki fungsi tertentu dalam kalimat.

Lalu apa pengertian noun phrase? Simak penjelasan berikut.

Apa itu Noun Phrase?

Noun phrase adalah frasa yang memiliki noun (atau indefinite noun) di bagian awalnya dan menduduki fungsi yang sama sebagai kata benda dalam kalimat. Noun phrase adalah hal yang umum ditemukan di berbagai bahasa.

Noun phrase biasanya berfungsi sebagai subjek dan objek, ekspresi predikatif, dan melengkapi preposisi.

Noun phrase juga bisa mengandung premodifiers, terdiri dari:

a. determiners, contohnya Those houses are very expensive.

b. quantifiers, contohnya I’ve lived in a lot of houses.

c. numbers, contohnya My brother owns two houses.

d. adjectives, contohnya I love old houses.

Selain itu, noun phrase juga bisa mengandung postmodifiers, yakni kata penjelas setelah noun utama. Postmodifiers dapat berbentuk:

a. prepositional phrases, contohnya the house on the corner.

b. -ing phrases, contohnya the boy talking to Angela.

c. relative clauses, contohnya the man we met yesterday.

d. that clauses, contohnya He’s still very fit, in spite of the fact that he’s over eighty.

e. to infinitives, contohnya I’ve got no decent shoes to wear.

Pola Kalimat Noun Phrase

Ada rumus tersendiri yang digunakan untuk membentuk noun phrase. Perhatikan penjelasan berikut.

Noun + noun

Kata yang membentuk frasa ini adalah sama-sama kata benda. Contohnya school bag digabung menjadi school bag.

Kedua kata tersebut jika digabungkan menjadi frasa yang merujuk ke satu benda, yakni tas. Tas tersebut fungsinya sebagai tas sekolah.

Noun + of + noun

Kata yang membentuk frasa ini adalah kata benda dan disisipkan of di antaranya. Contohnya book of secrets.

Kata of menunjukkan arti benda yang disebut di awal frasa. Contohnya pada book of secrets, kata secrets menjelaskan bahwa kata pertama, buku (book), mengandung rahasia (secrets).

Determiner + adverb + adjective + noun

Pada pola ini, adverb dan adjective ditambahkan untuk menerangkan noun. Contohnya pada frasa extremely dangerous sport.

Di sini ada kata extremely dan dangerous yang menerangkan olah raga (sport) yang disebut.

V-ing + noun (Gerund)

Noun juga dapat dipakai sebagai gerund. Contohnya adalah smoking room.

Penambahan v-ing tujuannya untuk menandai kata benda yang disebutkan di belakang. Contohnya pada smoking room, kata smoking menjelaskan fungsi kata room. Artinya, ruangan (room) yang digunakan untuk merokok (smoking).

V-ing + noun (Participle)

Noun juga dapat berfungsi sebagai participle. Contohnya pada frasa smoking man.

Noun di sini berfungsi sebagai participle yang menjelaskan bentuk apa dan siapa. Dalam contoh di atas, dijelaskan bahwa pria (man) yang dibicarakan merokok (smoking).

V3 + Noun (Participle)

Dalam pembentukan noun phrase participle, dapat digunakan v-ing. Contohnya adalah forbidden city.

V3 berfungsi sebagai bentuk participle atau keterangan yang menjelaskan noun di belakangnya. Sebagai contoh, frasa forbidden city jika dipecah menjadi sebuah kota (city) yang terlarang (forbidden).

Possessive Determiner: Perbedaan My, Yours, His, Her, Their, Our

Dalam tata bahasa Inggris, terdapat possessive determiner yang artinya kata yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan. Definisi determiner sendiri adalah kata sandang yang ditempatkan sebelum kata benda, fungsinya untuk memperjelas kata benda tersebut.

Contoh possessive determiner adalah myyourhisheritsour, dan their. Berikut penjelasannya.

Possessive Adjectives

Possessive adjectives digunakan untuk mendeskripsikan kata benda dalam sebuah kalimat. Lebih spesifik lagi, possessive adjectives mendeskripsikan kepemilikan dari kata benda tersebut.

Dalam possessive adjectives, berubah menjadi myyou menjadi yourhe menjadi hisshe menjadi herit menjadi itswe menjadi our, dan they menjadi their.

Kata possessive adjective diletakkan sebelum kata benda. Berikut beberapa contohnya.

My favourite colour is red.

Our holiday was cancelled.

He ate her food by mistake.

Sebagai catatan, adjektiva ini tidak memiliki versi tunggal atau jamak. Keduanya dapat digunakan sama-sama untuk menggambarkan kata benda yang dideskripsikan.

Sebagai contoh, Those are my books dan This is my book sama-sama menggunakan my.

Possessive Pronouns

Possessive pronouns sekilas mirip dengan possessive adjectives. Namun possessive pronouns memiliki makna yang berbeda dan digunakan secara berbeda.

Selain menunjukkan kepemilikan, possessive pronouns juga dapat digunakan sebagai kata benda. Dalam possessive adjectives, berubah menjadi mineyou menjadi yourshe menjadi hisshe menjadi hersit menjadi itswe menjadi ours, dan they menjadi theirs.

Berikut contoh penggunaannya.

This book is mine.

The tickets they took were actually ours.

The test results are hers.

Possessive pronouns juga dapat digunakan pada bentuk tunggal maupun jamak.

Perbedaan Demonstratives Determiner: This, That, These, Those

Thisthatthese, dan those termasuk dalam kata demonstratives determiner. Definisi determiner sendiri adalah kata sandang yang ditempatkan sebelum kata benda, fungsinya untuk memperjelas kata benda tersebut.

Sudahkah kamu tahu perbedaan thisthesethat, dan those? Simak penjelasannya berikut ini.

This

Untuk menunjuk suatu hal yang ada di dekatmu, kamu dapat menggunakan kata this yang artinya adalah “ini”. Kata ini digunakan untuk menunjuk benda satuan (tunggal) yang terletak di dekat kamu atau lawan bicaramu.

Berikut contoh penggunaannya.

What does this music make you think of?

This music really gets my mood.

This bottle is really heavy.

These

These juga berarti (ini). Namun kata these digunakan untuk menunjuk benda jamak atau lebih dari satu.

Perhatikan contoh berikut.

These cookies were made by my grandmother.

You can use any one of these computers.

These stamps were collected by my father.

That

That berarti “itu”. Kata ini menjadi penunjuk kata benda berbentuk tunggal yang posisinya jauh dari si pembicara.

Perhatikan contoh berikut.

That car is brand new.

Can I have some of that juice, please?

I’ve never been to that part of France.

Those

Those juga berarti “itu”. Fungsinya adalah menunjuk kata benda berbentuk jamak yang posisinya jauh dari si pembicara.

Perhatikan contoh berikut.

I need to paint those windows.

Those people were looking at us.

I’ll bring those.

Ikhtisar: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

Ikhtisar bisa dikatakan sebagai penyajian singkat dari sebuah karangan asli yang tidak perlu memberikan seluruh isi dari karangan asli tersebut dengan secara proporsional. Dengan kata lain, ikhtisar merupakan bagian yang sangat penting setelah membuat kesimpulan dan rekomendasi. Jadi siap untuk memahami ikhtisar lebih dalam lagi? Simak selengkapnya di bawah ini!

Pengertian Ikhtisar

Ikhtisar adalah sebuah penulisan dari pokok-pokok masalah penulisan tidak diharuskan berurutan, boleh dengan secara acak atau juga disajikan dalam bahasa pembuat ikhtisar tanpa mengubah tema dari sebuah wacana. 

Struktur Ikhtisar

  1. Tidak mempertahankan gagasan
  2. Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak menyimpan dari inti
  3. Tujuannya untuk mengambil inti

Contoh Ikhtisar

Di bawah ini contoh sebuah ikhtisar yang bisa kamu jadikan referensi ya fellas!

Pada tanggal 6 Agustus 1945 terjadi peristiwa bom di Kota Hiroshima, Jepang. Keesokan harinya di tanggal 7 Agustus 1945, dibentuklah PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ) atau Dokuritsu Junbi Inkai. Kemudian di tanggal 8 Agustus 1945 muncul Peristiwa di bomnya Kota Nagasaki di Jepang. Setelah tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada Sekutu, kemudian di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan, yang dikenal dengan sebutan Vocum of Power. Pada tanggal 15 Agustus 1945 diadakan rapat golongan muda dan golongan tua pukul 20.00 berlokasi di Lembaga Bakteriologi, Jl Pegangsaan timur, Jakarta, yang dipimpin oleh Chaerul Shaleh.

Golongan Muda itu terdiri dari Yusuf Kunto, Wikana, Darwis, Shodanco Latief Singgih Hendraningrat, Suhud, Sutan Sjahrir, Chaerul Shaleh. Sedangkan golongan tua terdiri dari Ir Soekarno, Moh Hatta, Ahmad Subardjo, dr Iwa Kusumantri, dr Samsi, dr Buntaran. Setelah itu golongan muda mendesak pada golongan tua agar melaksanakan proklamasi kemerdekaan yang diumumkan langsung pada tanggal 16 Agustus 1945.

Mereka menginginkan untuk rapat PPKI terlebih dahulu. Pada tanggal 16 Agustus 1945, pukul 04.00, golongan muda membawa Ir Soekarno, Moh Hatta, Fatmawati dan Guntur ke Rengasdengklok di daerah Karawang, hingga peristiwa Proklamasi tersebut dikenal Peristiwa Rengasdengklok.

Pada tanggal 16 Agustus 1945 akhirnya dilaksanakan perumusan proklamasi kemerdekaan di rumah TNI AL Jepang, Laksamana Tadashi Maeda, di Jl Imam Bonjol No 1 Jakarta.

Sayuti Malik adalah pengetik naskah proklamasi, pada tanggal 17 Agustus 1945. Pembacaan teks proklamasi yang awalnya akan dilaksanakan di lapangan IKADA, namun diganti karena takut terjadi pertumpahan darah. Teks Proklamasi tersebut kemudian dibacakan di halaman rumah Ir Soekarno, di Jl Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.  Proklamasi tersebut dibacakan pada tahun 05, yang artinya tahun Showa/Jepang (2605), Apabila di Indonesia sama dengan tahun Masehi yakni tahun 1945.