Cara berbicara bahasa Inggris dengan lebih baik dalam 10 langkah mudah

Mempelajari cara berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri sangat penting bagi siapa pun yang belajar bahasa ini. Tidak ada pengganti selain menggunakannya untuk berkomunikasi secara langsung dan dalam kehidupan nyata – dan tidak ada yang lebih seru. Apa pun level Anda, berikut merupakan cara berbicara bahasa Inggris dengan lebih baik dalam 10 langkah mudah:

  1. Tirukan

Ketika sebagian besar orang bepikir tentang belajar bahasa Inggris, mereka berpikir tentang tumpukan buku, menghafalkan daftar kata dan belajar dengan kartu. Semua hal ini membantu dengan caranya sendiri dan tidak boleh diabaikan. Namun, banyak orang lupa – atau menghindari – sisi aktif pembelajaran bahasa – mengeksplorasi, bermain, mendengarkan, mendengarkan, dan mengulang kembali.

Studi menunjukkan bahwa menirukan adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan keterampilan bahasa Anda. Mendengarkan orang lain dan mengulangi apa yang mereka katakan dan bagaimana mereka mengatakannya – bahkan intonasi, emosi dan pilihan kata – merupakan salah satu cara terkuat dan menyenangkan untuk membuat kemajuan.

  1. Hindari belajar kata demi kata

Apakah Anda bosan menghafalkan daftar kata kerja dan merasa Anda masih tidak bisa berbicara dengan percaya diri? Inilah saatnya untuk mengganti strategi Anda. Kali ini, pelajari kalimat penuh – hal ini disebut pembelajaran berbasis chunk.

Pikirkan ekspresi baru sebagai unit yang tidak bisa dipisahkan. Dengarkan dan ulangi. Untuk sementara, lupakan tata bahasa atau arti dari setiap kata sampai ekspresi ini terasa alami.

Berpikir secara praktis dan “copy paste” apa yang Anda dengar. Ini berarti belajar ekspresi seperti “I need water” secara keseluruhan, dan tidak menerjemahkan kata demi kata dan mempelajari cara mengkonjugasikan kata kerja “to need” sebelum Anda melakukannya.

  1. Gunakan segera apa yang Anda pelajari

Jika ada satu hal yang dinikmati otak Anda, itu adalah merasa bermanfaat. Otak kita tidak suka membuang waktu dengan informasi yang tidak kita gunakan. (Mungkin inilah mengapa Anda terus melupakan kata-kata bahasa Inggris yang Anda coba pelajari kemarin!)

Berikut adalah tip: bahkan saat Anda sendirian di kamar, hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika melihat ekspresi atau frase baru di depan Anda adalah segera membacanya dengan keras. Ulangi beberapa kali sampai Anda bisa mengucapkannya tanpa melihat kertas. Jika Anda menuliskan tiga kalimat dengan kata tersebut, lebih baik lagi.Inilah saat ketika Anda berhenti menghafal dan mulai menggunakan bahasa Inggris!

  1. Jadi seorang aktor

Aktor memiliki satu misi: mempelajari teks lalu membuat orang-orang percaya bahwa teks itu nyata. Mereka melakukannya dengan emosi,pengulangan, dan latihan. Jadi, mengapa Amda tidak terinspirasi oleh aktor favorit Anda dan melakukan hal yang sama?

Ada satu permainan. Ketika Anda sendirian, ambil selembar kertas dan tulis satu ekspresi bahasa Inggris – ekspresi apa saja yang ingin Anda pelajari. Sekarang, cobalah membacanya sampai Anda bisa mengucapkannya tanpa melihat kertas tersebut. Langkah berikutnya adalah mencoba mengucapkan ekspresi tersebut dengan emosi yang berbeda. Jangan takut untuk melebih-lebihkan! Setelah beberapa saat, Anda akan terbiasa dengan ekspresi tersebut tanpa harus memikirkannya.

  1. Dengarkan orang lain sebanyak Anda berbicara

Banyak pelajar bahasa Inggris yang merasa kesulitan berbicara karena tiga alasan: mereka malu dengan aksen asing mereka, mereka tidak mengingat kata-kata kunci ketika mereka membutuhkannya, dan mereka tidak begitu paham ketika orang-orang merespon mereka, yang lalu mengarah ke situasi yang canggung.

Solusi: ekspos diri Anda ke sebanyak mungkin lagu, tayangan seri, dokumentari, aksen dan percakapan. Ini akan membantu Anda memahami bagaimana bahasa Inggris terdengar di negara-negara yang berbeda dan bagaimana bahasa Inggris diucapkan oleh orang-orang yang berbeda.

Bonus – dengan melakukan ini, Anda akan menyadari bahwa banyak orang asing di seluruh dunia yang memiliki aksen namun mereka masih mudah dipahami oleh penduduk setempat dan dapat berkomunikasi secara efektif. Jadi…mengapa Anda tidak? Aksen asing bukanlah akhir dunia – ini hanyalah bukti bahwa Anda berani untuk mempelajari sesuatu yang baru!

  1. Dengarkan diri Anda sendiri dan dapatkan umpan balik dari penutur asliListen to yourself and get feedback from native speakers

Beberapa siswa bahasa Inggris sangatlah pemalu dan gugup sehingga mereka menunda berbicara tanpa batas waktu. Setelah berbulan-bulan belajar, mereka menyadari bahwa mereka tidak pernah mendengarkan mereka sendiri berbicara!After months of study, they realize they have never actually heard themselves speak! Penting untuk Anda mulai berlatih kalimat dasar dari hari pertama – dengan keras. Dengarkan diri Anda sendiri. Dengarkan bagaimana bahasa Inggris terdengar ketika Anda mengucapkannya.

Cara yang baik untuk memulai adalah mereka diri Anda membaca teks sederhana. Ini akan membantu Anda dalam dua cara. Pertama, Anda akan mulai merasa nyaman dengan suara bahasa Inggris yang keluar dari mulut Anda. Kedua, Anda dapat menyimpan rekaman tersebut untuk melihat kemajuan Anda ke depannya dan mengetahui betapa fantastisnya kemajuan Anda!

It’s essential that you find somebody to give you feedback on your speaking – ideally a native speaker. One of the most powerful ways to do this is to study English in an English-speaking country where you get continuous feedback – in class, while you’re shopping, out on the town and even from your host family. Belajar melalui imersi sangatlah kuat karena ini menjadikan seluruh hidup Anda kesempatan belajar – dan semakin banyak Anda menggunakan bahasa Inggris di suasana natural dengan penutur asli, semakin cepat kemajuan Anda.

Jika ini bukanlah pilihan, minta umpan balik terus-menerus dari guru lokal Anda, tutor atau penutur asli bahasa Inggris mana pun yang Anda kenal.

  1. Menjadi visual

Pembelajaran visual sangatlah kuat – dan semakin populer. Penelitian menunjukkan bahwa gambar yang berkaitan dengan kata-kata membantu kita mengingat kembali dengan lebih efisien, dan ini berarti lebih sedikit kesulitan berbicara.

Lain kali ketika Anda ingin mengingat ekspresi baru, gunakan gambar Anda sendiri atau gambar yang Anda temukan di Google Images untuk merepresentasikan kosakata ini. Memilih gambar Anda sendiri untuk flashcard atau buku catatan merupakan kunci untuk mengingat kata-kata ini di kemudian hari!

  1. Narasikan kehidupan Anda

Otak Anda cenderung lebih mengingat kosa kata baru jika Anda menerapkannya pada kehidupan Anda sendiri dan membuatnya sepribadi mungkin. Untuk alasan ini, cara yang cerdas adalah dengan menggunakan ekspresi yang baru saja Anda pelajari dan bertanya pada diri Anda sendiri “Bagaimana saya menerapkannya dalam situasi pribadi saya? Dalam konteks apa saya bisa melihat diri saya menggunakannya?”

Cara ini memiliki dua manfaat: pertama, Anda akan merasa pembelajaran Anda berguna dan mencegah rasa frustrasi. Kedua, Anda membuat hidup Anda lebih mudah karena ketika Anda perlu berbicara mengenai diri Anda, ingatan Anda dan pengalaman Anda, Anda akan siap karena Anda telah berlatih!

  1. Mulai bernyanyi

Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa bagian otak kita yang mengolah musik juga aktif ketika kita memproses bahasa. Siswa bahasa Inggris yang sering mendengarkan lagu berbahasa Inggris biasanya memiliki kemampuan pengucapan yang lebih baik dan lebih mudah dipahami penutur lain – bahasa Inggris dipahami dengan lebih natural. Berikut adalah daftar artis yang sebaiknya Anda dengarkan untuk memulainya.

Bernyanyi adalah cara yang fantastis untuk mendapatkan suasana hati yang baik dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda pada saat yang sama. Lain kali ketika Anda menemukan lagu yang Anda sukai, cari lirik (teks) lagu tersebut di internet dan baca saat Anda mendengarkannya. Lalu, nyanyikan lagu tersebut. Perhatikan cara kata-kata tersebut diucapkan dan tirukan apa yang Anda dengar. Usahakan untuk semirip mungkin. Anda akan segera mendapati diri Anda tanpa sengaja menyanyikannya tanpa membutuhkan lirik.

  1. Ketahui prioritas Anda

Tanyakan siapa saja: “Mengapa Anda belajar bahasa Inggris?” Jawabannya akan berbeda-beda, namun kebanyakan orang akan menjawab: “karena ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik”, “karena saya ingin pindah ke London”, “karena pasangan saya berbicara bahasa Inggris”, atau “karena saya suka bahasa Inggris”.

Namun, apakah Anda akan mendengar seseorang berkata, “saya ingin berbicara bahasa Inggris karena saya ingin menjadi sempurna”? Mungkin tidak! Selalu ingat bahwa prioritas Anda haruslah komunikasi yang efisien, bukan kesempurnaan. Fokuslah untuk menyampaikan pesan Anda, dan ini berarti berbicara sesegera mungkin dan sebanyak mungkin.

3 cara menipu otak Anda untuk mempelajari bahasa baru

Mempelajari bahasa baru sangatlah bermanfaat dan menyenangkan, tetapi ada kalanya otak kita tampaknya menolak niat kita.

Sebagai seseorang yang belajar empat bahasa baru dari awal, saya tahu ada langkah konkret yang bisa Anda ambil untuk mengatasi hambatan belajar dan untuk meningkatkan pembelajaran Anda.

Berikut adalah tiga cara teratas saya untuk menipu otak belajar bahasa baru dengan lebih cepat:

  1. Ciptakan rasa urgensi

Keluhan umum saat mempelajari bahasa baru? Kurangnya waktu.

Setelah sehari pernuh di tempat kerja atau di sekolah, mengekspos otak Anda ke sejumlah besar informasi, otak Anda mungkin menolak untuk mempelajari bahasa baru dengan segala cara karena alasan sederhana – ia tidak ingin menghabiskan tenaga ekstra!

Jadi, bagaimana Anda melawannya?

Bergabunglah dengan kelas (dengan orang lain)

Kelas apa saja. Kelas online, kelas tatap muka atau workshop di hari Sabtu. Tujuannya adalah agar seseorang membuat Anda memiliki tanggung jawab. Berkomitmen untuk muncul bersama orang lain, terutama  dengan kelas dan pengajar, akan memberikan tingkat tekanan yang sehat.

Catat kemajuan Anda …dan bagikan

Pernahkah Anda berpikir untuk merekan diri Anda dalam audi atau video untuk mencatat kemajuan Anda? Bagaimana dengan membagikan esai terbaru Anda, surat terbaru ataupun ekspresi favorit Anda di media sosial? Anda banyak komunitas pembelajaran bahasa yang besar di Twitter dan beberapa grup Facebook akan membuat Anda terus kembali dan berbagi.

Jangan berikan otak Anda kesempatan untuk keluar dari bahasa target Anda

Mendengarkan musik dalam perjalanan Anda ke sekolah atau bekerja, menonton film atau acara Netflix pada akhir pekan, membaca majalah saat sarapan atau memposting di media sosial dalam bahasa target Anda merupakan cara yang baik untuk memulai pembelajaran nyata Anda.

Anda bahkan bisa memberi label obyek di sekitar rumah dengan catatan post-it dalam bahasa target Anda. Dengan begitu Anda terekspos pada kosa kata baru sepanjang hari. Tujuannya adalah mengirimkan pesan pada otak Anda bahwa Anda harus menggunakan bahasa ini …karena ada di sekitar Anda.

  1. Jadikan pembelajaran Anda sepribadi mungkin

Otak kita cenderung melupakan hal-hal yang tidak kita butuhkan. Atau hal-hal yang menurut kita tidak menarik. Faktanya, kebanyakan dari kita mengeluh memiliki ingatan yang buruk dan tidak bisa mengingat kosa kata yang baru, misalnya, namun hal ini wajar mengingat otak kita dibombardir oleh banyaknya informasi setiap harinya.

Misi Anda? Menipu otak Anda untuk percaya bahwa kata-kata asing ini bermakna, diperlukan dan pribadi.

Gunakan foto Anda sendiri

Lain kali Anda membuat flashcard untuk kata “anjing” dalam bahasa Spanyol, Perancis atau Jerman, ketahuilah bahwa otak Anda cenderung lebih mengingat kata tersebut jika Anda menggunakan foto anjing Anda sendiri untuk flashcard, dibandingkan terjemahan bahasa Inggris, misalnya.

Dan melakukan ini di ponsel Anda sangatlah mudah – unduh aplikasi flashcard gratis seperti Quizlet atau AnkiApp dan unggah foto Anda sendiri.

Pilih ekspresi kunci dari daftar

Daripada menghafalkan daftar kosa kata, pilihlah kata-kata yang relevan dengan pengalaman hidup, rutinitas, dan hubungan Anda sendiri.

Sebagai contoh, wajar untuk mempelajari kata-kata untuk pekerjaan yang berbeda ketika Anda mulai belajar bahasa baru. Daripada menghafalkan begitu banyak daftar pekerjaan, mulailah dari pekerjaan Anda sendiri, pasangan, orang tua, atau teman Anda! Anda akan lebih mungkin menggunakan apa yang Anda pelajari dan karenanya dapat mengingat dengan lebih lama.

Tulis tentang diri Anda sesegera mungkin

Gunakan kosa kata baru untuk berbicara tentang kehidupan Anda sendiri dan untuk menjelaskan perasaan, pendapat dan cerita pribadi Anda, daripada berpegang pada contoh-contoh di buku teks. Apa yang Anda lihat di buku teks adalah titik awal pembelajaran Anda, bukanlah titik akhir – titik akhir yang sebenarnya adalah menggunakan bahasa dalam kehidupan nyata dan dengan cara yang natural dan bermanfaat.

  1. Belajar untuk mengulang kembali dengan cara yang cocok untuk Anda

Beberapa orang dapat mengingat dengan jelas seluruh table kata kerja bahasa Inggris atau Spanyol yang mereka pelajari di sekolah menengah. Namun, mintalah mereka mengkonjugasikannya, menggunakannya dalam konteks atau menerapkannya saat bercerita…dan Anda akan mengetahui mengapa pengulangan bukanlah selalu merupakan cara terbaik.

Meskipun belajar melalui pengulangan memiliki manfaatnya sendiri, rahasianya bukanlah ini, namun mengulang kembali dengan cara yang efektif.

Biasakan diri Anda dengan pengulangan berjarak

Dalam bukunya Fluent Forever: How to Learn Any Language and Never Forget It, Gabriel Wyner mengenalkan kita teknik pengulangan berjarak untuk belajar bahasa kedua. Daripada belajar lalu tidak pernah melihat materi Anda lagi, tujuannya adalah mengulang kembali kosa kata dari waktu ke waktu, selama periode yang lebih lama dan dengan interval yang lebih lama.

Tujuannya adalah mengekspos otak Anda ke bahasa target tepat ketika Anda akan melupakannya. Seperti yang Wyner katakan, “Dalam jangka waktu empat bulan, berlatilah 30 menit sehari, Anda akan bisa belajar dan mengingat 3600 flashcard dengan akurasi 90 hingga 95 persen.”

Jadi lebih visual

Inga tapa yang kami katakana sebelumnya mengenai pembelajaran menggunakan foto Anda sendiri di flashcard?

Bukan hanya membantu otak Anda menghafal dengan lebih baik, namun tindakan mencari kata asing di Google Images dan menyimpan salah satunya di ponsel Anda untuk digunakan di flashcard benar-benar dapat membantu menghafal. Cobalah untuk menggunakan flashcard dengan gambar seru, tempat-tempat yang Anda ketahui, liburan keluarga atau wajah orang yang Anda cintai. Tentunya Anda akan mengingatnya dengan lebih baik setelah beberapa pengulangan dibandingkan hanya menggunakan tulisan!

Ulangi dan segera terapkan apa yang Anda pelajari

Mengingat kembali seluruh daftar kata kerja tidak sama dengan mengetahui cara menerapkannya, dan otak kita cenderung lebih mengingat hal-hal setelah digunakan dalam percakapan di kehidupan nyata.

Menerapkan apa yng telah Anda pelajari dengan berbicara dengan pengajar, teman sekelas atau kelompok sangatlah penting. Anda juga bisa berlatih menulis kata yang sama dalam sepuluh kalimat berbeda, langsung setelah Anda mempelajarinya – mengulanginya dalam konteks bukan hanya membantu Adna dalam mengingat, tetapi juga membantu Anda memahami apa yang baru saja Anda pelajari.

Kalimat yang berguna saat wawancara kerja

Beberapa prospek membuat jantung Anda berdetak lebih kencang saat wawancara kerja. Menakutkan meskipun tampaknya duduk dan mendiskusikan diri Anda dengan manajer perekrutan, itu adalah sesuatu yang 99% orang telah lalui. Tapi jangan khawatir! Dengan sedikit latihan (dan beberapa kalimat yang tidak akan gagal), Anda akan berjalan menuju wawancara kerja dengan penampilan yang menarik seperti es krim di musim panas. Untuk membantu Anda mempersiapkan diri, kami telah mengumpulkan beberapa kalimat mudah yang mencakup apa yang biasanya Anda diskusikan dalam wawancara kerja: kepribadian Anda, kelebihan, pengalaman, dan mengapa Anda menginginkan pekerjaan itu, tentu saja.

Menggambarkan kepribadian Anda

Saat mereka duduk dengan kandidat, pewawancara (calon bos Anda) mencari tahu apakah orang yang diwawancarai (Anda) akan cocok atau tidak cocok dengan tim mereka yang ada. Jadi sekaranglah saatnya untuk menunjukkan kepada mereka siapa Anda dan mengapa Anda adalah orang yang hebat untuk diajak bekerja sama. Berikut adalah beberapa kata sifat untuk digunakan:

  • Santai: orang yang santai dan mudah bergaul
  • Pekerja keras: seseorang yang bekerja dengan baik dan tidak malas
  • Berkomitmen: seseorang yang setia pada proyek atau orang
  • Dapat dipercaya: seseorang yang dapat Anda andalkan
  • Jujur: seseorang yang mengatakan yang sebenarnya
  • Fokus: seseorang yang tidak mudah terganggu
  • Sistematis: seseorang yang memperhatikan detail dan bekerja dengan cara yang logis
  • Proaktif: seseorang yang mengambil langkah untuk menyelesaikan tugas tanpa pengawasan

Anda dapat mengatakan: Saya (santai), atau saya adalah orang / karyawan / pekerja yang santai.

Jika Anda ingin menambahkan tekanan, gunakan intensifier seperti sangat, sangat, sungguh. (“Saya sangat dapat dipercaya,” “Saya adalah karyawan yang sangat fokus.”)

Menggambarkan kelebihan Anda

Pewawancara Anda juga ingin tahu apa yang Anda kuasai. Mengapa? Karena pekerjaan yang Anda lamar membutuhkan keterampilan tertentu – jadi sekarang saatnya untuk menjelaskan apa yang dapat Anda lakukan dengan baik!

Beberapa sifat positif dan keterampilan yang dicari manajer meliputi:

  • Organisasi
  • Kemampuan untuk melakukan banyak tugas
  • Melakukan sampai tenggat waktu
  • Menyelesaikan masalah
  • Berkomunikasi dengan baik
  • Bekerja di lingkungan internasional dan dengan orang-orang dari seluruh dunia
  • Berbicara bahasa asing
  • Bersemangat

Anda dapat menggunakan kalimat seperti: Saya pandai/saya ahli dalam multitasking/bekerja di bawah tekanan/bekerja dengan tenggat waktu, atau Kekuatan saya adalah/apakah kemampuan saya untuk memecahkan masalah/bersemangat/berbahasa inggris dengan lancar, dll.

Menggambarkan pengalaman Anda

Jika Anda pernah memiliki pekerjaan sebelumnya, Anda memiliki pengalaman berharga untuk dibawa ke posisi baru ini. Bergantung pada jenis pekerjaan yang Anda lamar, pendidikan Anda mungkin juga penting untuk disorot. Berikut adalah beberapa kalimat untuk digunakan:

  • Saya memiliki pengalaman lima tahun sebagai pramusaji (pelayan)/sebagai guru
  • Saya bekerja di ritel selama tujuh tahun dan dipromosikan menjadi manajer di tahun kedua saya
  • Saya belajar di University of Queensland
  • Saya bekerja untuk Anderson dan Assoc, sebagai pengacara

Bersiaplah untuk menjalankan dan menjelaskan poin-poin utama dalam CV Anda. Gunakan kesempatan untuk menguraikan apa yang ada di CV Anda dan berikan rincian lebih lanjut.

Menggambarkan tujuan Anda untuk masa depan dan mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini

Inilah saatnya Anda untuk memberi tahu pewawancara mengapa Anda menginginkan posisi yang diiklankan. Mungkin Anda ingin mendapatkan pengalaman di bidang Anda, mempelajari keterampilan tertentu, percaya bahwa Anda sangat cocok untuk perusahaan atau terutama menghormati mereka di industri mereka. Kalimat ini dapat membantu:

  • Saya ingin meningkatkan keterampilan saya sebagai barista/perhotelan, sebagai pekerja penitipan anak/pendidikan anak usia dini
  • Saya ingin melanjutkan karir saya di fisioterapi/sebagai fisioterapis, dalam administrasi/sebagai administrator, di ritel/sebagai manajer cabang
  • Saya percaya perusahaan Anda adalah pemain penting dalam industrinya.
  • Saya merasa keahlian saya sangat cocok untuk tim Anda dan saya dapat berkontribusi dengan …

Sangat penting untuk menekankan poin terakhir – pewawancara Anda ingin diyakinkan bahwa Anda benar-benar menginginkan peran tersebut. Jangan berlebihan, tentu saja, tetapi pastikan Anda memperjelas poin ini.

7 hal yang perlu diketahui mengenai keluarga kerajaan Inggris

Siapapun yang pernah tinggal di Inggris tahu bahwa keluarga kerajaan memiliki tempat khusus dalam sejarah Inggris, dan juga budaya modern. Anda mungkin pernah mengambil gambar di luar Istana Buckingham, berharap untuk melihat Ratu, atau menonton The Crown di Netflix dan berpikir Anda cocok dengan drama keluarga mereka. Singkatnya, para bangsawan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari di Inggris.

Jika Anda berencana tinggal di Inggris untuk sementara dan ingin tahu apa yang bisa Anda bicarakan mengenai Ratu dan pagar betisnya, inilah yang perlu Anda ketahui.

  1. Orang-orang mencintai mereka (kebanyakan)

Pergilah ke Inggris dan Anda akan menemukan orang-orang yang tidak terlalu menyukai monarki – namun survei yang dilakukan di seluruh Inggris tidak setuju dengan mereka. Rupanya, 7 dari 10 orang Inggris suka memiliki bangsawan di sekitar mereka. Mungkin rasanya menyenangkan memiliki lapisan otoritas di antara rakyat dan pemerintah? Atau, seperti saya, karena sang Ratu mengingatkan saya pada nenek saya – dan tidak ada yang boleh menghina nenek saya. TIDAK SEORANGPUN.

  1. Mereka memiliki banyak tempat tinggal

“Mengapa Ratu tidak pernah menginjakkan kaki keluar dari Istana Buckingham untuk menyapa kita?” Saya sering mendengar orang-orang mengeluh. Sebenarnya, ia tidak pernah benar-benar berada di sana. Semua bangsawan dan kerabat memiliki banyak tempat tinggal, namun Ratu dan suaminya, Duke of Edinburgh, memiliki tidak kurang dari delapan, yang mereka selaraskan berdasarkan waktu mereka dibutuhkan untuk acara kerajaan atau hanya untuk menikmati waktu luang: Istana Buckingham Palace, Istana Windsor, Istana Rumah Holyrood, Istana Hillsboroug, Rumah Sandringham, Istana Balmor, Penginapan Craigowan dan Penginapan Delnadamph. Separuh dari mereka terletak di Skotlandia – sekitar 400 mil jauhnya dari London – masuk akal ketika Anda membayangkan betapa lelahnya Ratu mendapati wisatawan berdiri di luar istananya sepanjang waktu.

  1. Mereka bukan ‘orang Inggris’

Pihak keluarga Ratu berasal dari Jerman, dan dari Duke of Edinburgh, para bangsawan memiliki darah Denmark dan Yunani. Kini Pangeran Harry telah menikah dengan aktris Amerika Meghan Markle. Anggota baru keluarga juga akan memiliki darah Afrika-Amerika. Dalam banyak hal, bangsawan merupakan metafora untuk sifat eklektif rakyat Inggris dan latar belakang genetik mereka yang beragam.

  1. Mereka masih memiliki kekuatan tertinggi (atau semacamnya)

Otoritas kerajaan tidak seperti dulu: di masa lalu,monarkilah yang memberi keputusan, seperti kapan negara pergi berperang dan hukum mana yang harus disahkan. Kini banyak kekuasaan yang telah diserahkan pada pemerintah dan pemerintah diperbolehkan untuk membuat keputusan atas nama Ratu. Namun, ada celah yang memungkinkan beberapa keputusan dibuat tanpa harus dibawa ke parlemen (di mana perwakilan yang terpilih memberikan suara atas nama publik) dan di masa lalu, beberapa perdana menteri menggunakan hal ini untuk keuntungan pribadi mereka, melewati mosi tanpa bertanya pada anggota parlemen lainnya.

  1. Hanya Ratu yang diperbolehkan mengkonsumsi angsa

Setiap negara dengan keluarga kerajaan memiliki beberapa peraturan aneh dari masa lalu yang tidak masuk akal jika diterapkan di dunia modern. Sebagai contoh, menangkap ikan paus maupun lumba-lumba dalam jarak tiga mil dari garis pantai Inggris merupakan tindakan ilegal, dan semua bangkai hewan mati dalam jarak tersebut secara alami menjadi milik Ratu. Beliau juga secara otomatis memiliki angsa yang tidak dapat bersuara (mungkin salah satu peraturan teraneh yang pernah didengar). Yang lebih aneh lagi, hanya keluarga kerajaan yang dapat mengkonsumsi angsa – ini berarti Anda tidak bisa menangkap dan membunuh angsa, dan hal ini menjelaskan mengapa penduduk Inggris memiliki rasa hormat/takut pada burung putih ini. Untuk tambahan, angsa juga dapat mematahkan lengan Anda hanya dengan sayap mereka, jadi saya tidak akan mencari keributan bahkan jika saya diizinkan untuk melakukannya.

  1. Sang Ratu merupakan yang pertama dan kedua

Terdengar rumit namun sebenarnya cukup sederhana. Ratu Elizabeth merupakan yang kedua di Inggris, membuat beliau secara resmi menjadi Ratu Elizabeth II. Namun, di Skotlandia, beliau merupakan yang pertama karena Ratu Elizabeth I tidak pernah memerintah di sana. Jadi, beliau merupakan Ratu Elizabeth I dan II bersamaan. Beruntungnya beliau.

  1. Pangeran Philip bukanlah Raja

Mungkin yang merupakan salah satu hal yang paling mengejutkan tentang keluarga kerajaan adalah, sementara Ratu merupakan sang ratu, suami beliau Pangeran Philip/Duke of Edinburgh bukanlah sang raja. Ini karena seorang wanita menjadi ratu ketika menikahi seorang pangeran yang kelak menjadi raja, namun peraturan yang sama tidak berlaku untuk pria yang menikahi putri yang kelak menjadi ratu. Pangeran Philip mendapat gelarnya ketika menikah dengan Elizabeth (walaupun harus melepaskan warisan royal Yunani beliau untuk dapat menikah dengannya) namun beliau tidak pernah memiliki hak untuk menjadi raja. Sebuah peraturan yang menarik – dan mungkin akan berubah di kemudian hari, jika peraturan kerajaan ingin tetap seprogresif keluarga kerajaan akhir-akhir ini.

Tantangan ketika menjadi host siswa internasional dan cara mengatasinya

Menjadi host siswa internasional bermanfaat di berbagai bidang – mulai dari kesempatan untuk bertukar budaya hingga kesempatan untuk mengubah kehidupan seorang muda – tetapi Anda mungkin akan menghadapi beberapa tantangan. Kami ada untuk membantu Anda melakukannya.

Siswa Anda merasa homesick

Pertama, ingatlah bahwa merupakan hal yang normal untuk siswa merasa homesick dan pastikan Anda tidak tersinggung! Jika mereka merasa sangat homesick dan sedih, ingatkan mereka bahwa merupakan hal yang wajar untuk merasakannya dan bahwa mereka boleh merasa sedih untuk sementara. Cobalah untuk duduk bersama dan tanyakan apa yang mereka sukai dari rumah mereka. Biarkan mereka berbicara tentang rumah dan keluarga, dan pastikan mereka menghubungi rumah secara teratur.

Selanjutnya, sarankan sesuatu yang menyenangkan dan baru yang dapat mereka lakukan, baik bersama atau sendiri, yang dapat mengingatkan mereka tentang hal menyenangkan dan menakjubkan tentang berada di tempat yang begitu jauh dari rumah: perjalanan sehari ke landmark lokal, berjalan-jalan di pedesaan, atau menyarankan mereka mengundang teman sekolah.

Dan ingatkan mereka untuk mengambil banyak foto untuk dibagikan dengan keluarga dan teman – ini akan membantu mengembalikan fokus mereka pada hal-hal baru yang mereka alami, bukan hal-hal yang mereka rindukan di rumah.

Siswa Anda tidak menyukai hidangan yang Anda masak

Terkadang salah satu gegar budaya dapat berasal dari makan di negara lain yang terlalu berbeda dengan yang biasanya Anda konsumsi di rumah. Jika mereka tidak menyukai hidangan yang Anda masak, jangan tersinggung – ini hanyalah sesuatu yang harus mereka biasakan.

Bagaimana cara Anda membantu mereka agar terbiasa dengan masakan yang ada? Pertama, akan membantu jika Anda memasak hidangan yang sama untuk mereka dan untuk mereka sendiri. Makan bersama, jika memungkinkan, juga membantu karena akan menunjukkan bahwa makan bersama merupakan hal yang normal di budaya dan tradisi keluarga Anda. Anda dapat melihat post kami mengenai hidangan simpel untuk keluarga host untuk lebih banyak ide dan tips.

Jika mereka menyisakan banyak makanan di piring mereka, tanyakan apakah ukuran porsinya terlalu besar. Jika Anda berpikir mereka mungkin terlalu sopan untuk mengatakan bahwa mereka tidak menyukainya, mulai percakapan dengan bertanya tentang makanan favorit mereka di rumah dan bagaimana mereka membandingkannya dengan makanan di negara Anda.

Jika Anda masih tidak yakin, ajak mereka membantu Anda di dapur saat memasak agar mereka dapat mengetahui apa yang sebenarnya Anda masak, dan juga agar mereka bisa menambahkan selera kuliner mereka sendiri. Anda dapat memasak makanan favorit mereka di negara asal bersama-sama, misalnya. Ini juga merupakan cara yang baik untuk mengenal satu sama lain dengan lebih baik dan juga Anda tidak perlu memasak sendirian!

Ingat, alergi makanan ataupun diet tidaklah sama dengan siswa yang hanya tidak menyukai makanannya, dan harus dianggap serius. Pastikan Anda mengetahui hal ini di awal perjalanan hosting Anda.

Adanya hambatan bahasa

Jika tidak ada hambatan bahasa, mereka tidak akan mengikuti kursus bahasa, jadi jangan heran jika pada awalnya akan ada sedikit kesulitan dalam berkomunikasi!

Jika siswa Anda pemalu/pendiam ketika mereka pertama kali datang, bukan berarti mereka tidak memahami Anda, namun mereka mungkin tidak memiliki cukup kepercayaan diri untuk berbicara dalam bahasa lain. Biasanya, host menemukan bahwa semakin banyak host dan siswa mengobrol, semakin banyak percaya diri yang dibangun dan mereka akan lebih nyaman bergabung dalam percakapan. Ingatlah untuk selalu terbuka dan menyambut mereka dengan segala cara yang tidak memerlukan terjemahan: tersenyum, menunjuk kamar dan kamar mandi mereka dengan jelas, menunjukkan mereka foto/buku panduan, dll.

Jika ada peraturan di rumah ataupun instruksi (seperti cara menggunakan mesin cuci/letak kotak P3K), cobalah untuk menuliskannya dan menempelkannya di suatu tempat yang mudah terlihat. Dengan begini, siswa dapat menerjemahkannya dengan lebih mudah dengan aplikasi, daripada harus mengingat dan memahai setiap aturan/petunjuk saat Anda berbicara pada mereka.

Jika siswa Anda mencoba untuk berbicara dengan Anda dan Anda kesulitan memahami – jangan panik. Tetap tenang dan yakinkan mereka serta sarankan mereka untuk berbicara dengan perlahan atau mencoba untuk menuliskannya.

Keluarga host selalu mengatakan pada kami bahwa mereka kagum dengan kemajuan yang dibuat siswa selama tinggal bersama mereka – mulai dari tiba dan tidak mengucapkan sepatah kata pun, hingga bercerita tanpa henti mengenai hari yang mereka lalui saat makan malam di akhir masa tinggal mereka. Jadi jangan biarkan diri Anda ataupun siwa Anda merasa tertekan, dan belajarlah untuk tertawa ketika ada kesulitan berkomunikasi – ini semua adalah bagian dari pengalaman.

Jika Anda dalam keadaan darurat atau ada sesuatu yang perlu dijelaskan dengan sangat jelas, aplikasi Google Translate App dapat mendeteksi kata-kata dan menerjemahkannya untuk Anda secara real time.

Mengenai aturan di rumah

Ini akan selalu menjadi sesuatu yang paling mengkhawatirkan bagi tuan rumah: bagaimana menjelaskan aturan tersebut ke siswa Anda. Dalam banyak kasus, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dan bersikap sopan serta saling menghargai ditambah beberapa aturan dasar akan memastikan segalanya berjalan dengan lancar.

Selain aturan dasar yang berlaku, hal-hal ini juga biasanya berguna: selalu mengunci pintu ketika meninggalkan rumah dan kembali ke rumah; meninggalkan ruang yang digunakan bersama dalam keadaan bersih dan rapi; tidak berisik saat malam hari; dan selalu memberitahu jika ada yang memiliki jadwal yang berbeda dari rutinitas (seperti pulang lebih larut dari biasanya atau pergi pada akhir pekan).

Biasanya, aturan yang tersulit adalah menentukan waktu terlarut di mana Anda mengharapkan mereka akan telah berada di rumah (tip: jangan gunakan kata “jam malam”!). Ini harus masuk akal dan mungkin akan bergantung pada usia siswa Anda. Bersiaplah untuk bernegosiasi dengan siswa Anda, dan bertanyalah pada host homestay lainnya di jaringan kami untuk mengetahui cara mereka memutuskan waktu tersebut.

Jika Anda menemukan mereka melanggar aturan, atau melakukan sesuatu yang beresiko terhadap keamanan atau keselamatan rumah, atau anggota keluarga yang lain, jelaskan mengapa hal itu tidak seharusnya dilakukan. Tulis dan pastikan mereka memahaminya, sehingga Anda berdua bisa merujuk kembali jika masalah ini berlanjut.

Amatlah jarang siswa tidak mengikuti aturan yang ditetapkan, atau mereka kurang menghargai, namun hal ini bisa saja terjadi. Pertama, cobalah untuk menyarankan tips untuk membantu mereka mengingat dan tulis di post-it notes yang ditempel di dalam rumah (misalnya. ‘jangan lupa mengunci pintu saat pergi’).

Jika menurut Anda siswa tersebut sama sekali tidak menghargai Anda maupun rumah Anda, Anda dapat menghubungi sekolah mereka sehingga kami dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Dan ingatlah untuk menggunakan jaringan kami dalam mendapatkan tips dan dukungan dari keluarga host lainnya.

Pertanyaan yang dimiliki hampir setiap siswa yang belajar di luar negeri untuk pertama kalinya

Hore, Anda tiba di tujuan Anda! Kami harap semuanya berjalan dengan lancar dan rumah baru Anda yang jauh dari rumah sama mengagumkannya dengan yang Anda bayangkan. Namun, mungkin masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab, seperti: Bagaimana saya pergi ke sekolah pada hari pertama? Apa yang harus saya lakukan ketika saya mengalami jetlag? Dan bisakah orang tua saya datang untuk berkunjung? Untuk memastikan Anda bisa fokus pada hal-hal yang seru dari perjalanan ini – seperti memperluas kosakata, bersenang-senang dengan teman, dan menggunakan hashtag #EFMoment – kami mengumpulkan beberapa pertanyaan yang dimiliki banyak siswa ketika mereka berada di luar negeri. Lalu, kami bertanya pada para ahli studi di luar negeri untuk menjawab semua jawaban dan menyusun daftar tanya jawab yang akan bermanfaat untuk Anda. Nikmati bagian 2 dan pelajari semua cara memaksimalkan perjalanan Anda di luar negeri:

1. BAGAIMANA SAYA PERGI KE SEKOLAH PADA HARI PERTAMA?

Salah satu hal pertama yang harus Anda tanyakan pada orang tua homestay, teman sekamar, atau staf kediaman Anda. Mereka bisa memberitahu Anda perlu naik bus atau kereta mana, turun di mana, dan cara menuju ke gedung. Jika Anda tidak bisa langsung mendapatkan kartu SIM dan tidak yakin kapan Anda bisa mendapat Wi-Fi, Anda bisa menyimpan print screen atau mencetak peta tersebut. Untuk hari pertama sekolah, kami menyarankan Anda untuk berangkat lebih awal – semua hal baru bagi Anda dan mungkin membutuhkan waktu leebih banyak. Jika Anda punya kesempatan, mengapa tidak mencoba pergi sebelum hari pertama sekolah? Anda bisa mengecek rute dan mempraktikkan commuting.

2. APA YANG AKAN TERJADI JIKA SAYA TIDAK TAHU APA-APA?

Tergantung tingkat bahasa awal Anda, mungkin perlu beberapa waktu untuk terbiasa dengan tidak mendengar apapun sepanjang hari kecuali bahasa asing – tetapi itulah yang akan membantu Anda dalam belajar. Memiliki kamus praktis dapat membantu di awal. Keluarga host dan staf di sekolah terbiasa dikelilingi oleh orang-orang dengan segala tingkat bahasa, jadi mereka akan mampu berbicara lebih lambat dan menggunakan kosakata dasar jika diperlukan.

3. BAGAIMANA SAYA MENDAPATKAN KONEKSI INTERNET?

Semua sekolah memiliki Wi-Fi gratis, dan Anda akan mendapatkan informasi login pada hari pertama Anda masuk. Di luar sekolah, di akomodasi Anda, Anda perlu memastikan dengan keluarga homestay atau staf kediaman untuk mendapatkan jaringan Wi-Fi dan kata sandinya. Beberapa keluarga homestay membebankan biaya untuk internet, jadi pastikan hal ini sebelumnya. Di banyak destinasi, akan ada kedai kopi atau ruang publik lainnya dengan Wi-Fi gratis. Tanyakan pada anggota staf atau sesama siswa tentang cara terhubung.

4. BAGAIMANA SAY TETAP TERHUBUNG DENGAN KELUARGA SAYA DI RUMAH?

Sebagian besar aplikasi dan layanan yang Anda gunakan di ponsel Anda – WhatsApp, Snapchat, Skype, email, layanan messenger, dan lainnya – dapat digunakan hanya dengan Wi-Fi, yang berarti Anda dapat menggunakannya di sekolah atau tempat lainnya yang menawarkan Wi-Fi gratis. Pastikan untuk mengecek provider Anda, apakah mereka punya penawaran untuk Anda menggunakan ponsel Anda di luar negeri tanpa tagihan yang terlalu banyak – jika tidak, tagihan dapat dengan cepat melonjak. Disarankan untuk mengatur ponsel Anda dalam mode pesawat jika Anda hanya menggunakan Wi-Fi sehingga Anda tidak akan ditagih jika ponsel Anda mencoba untuk mencari sinyal di luar negeri. Pertimbangkan untuk membeli ponsel atau kartu SIM di destinasi Anda – Anda bisa membeli kartu prabayar dan mengontrol pengeluaran Anda. Ingat bahwa Anda juga dapat menggunakan komputer Anda untuk mengirim email, Skype, atau mengobrol.

5. BAGAIMANA JIKA SAYA TIDAK MENYUKAI MAKANANNYA?

Kami paham mungkin sedikit aneh untuk makan hidangan yang berbeda dengan yang biasa Anda konsumsi, tetapi ini merupakan bagian dari pengalaman. Siapa tahu, mungkin Anda akan menemukan menu lokal yang luar biasa hingga Anda tidak bisa hidup tanpanya? Tip kami adalah untuk mencoba segalanya sebelum mengatakan Anda tidak menyukainya. Keluarga host biasanya berpengalaman dalam mengakomodasi selera yang berbeda sambil memastikan siswa merasakan menu-menu lokal. Kafetaria selalu memiliki beragam menu, namun kami menyarankan untuk mencoba sebanyak mungkin menu lokal. Menikmati hidangan dengan teman adalah salah satu cara terbaik untuk menngeksplorasi budaya baru. Jika Anda memiliki alergi, pastikan untuk bertanya tentang bahan dan tanyakan pada pengajar agar mereka dapat mengajari Anda kata-kata yang Anda butuhkan untuk pengalaman kuliner yang aman.

6. BAGAIMANA SAYA MENDAPATKAN TEMAN-TEMAN BARU?

Hal yang baik dari belajar di luar negeri adalah hampir semua orang di sekolah juga mengalami hal yang sama: Semua orang datang di negara baru di mana mereka tidak mengenal siapa pun, jadi teman-teman siswa Anda juga mungkin merasa sedikit guguk dalam mencari teman. Namun mendapatkan teman baru sebenarnya lebih mudah dari yang Anda kira – Anda hanya perlu mulai berbicara dengan orang lain, bergabung dengan mereka dalam kegiatan, dan jadi diri Anda sendiri yang keren, lucu dan berpikiran terbuka. Jika Anda masih ragu: Teman sekelas Anda merupakan awal yang baik untuk persahabatan baru – karena Anda menghabiskan beberapa jam bersama mereka, dan PR merupakan pengalaman ‘bonding’ yang baik. (Dan akan jauh lebih seru jika Anda tidak perlu mengerjakannya sendirian.)

7. APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN KETIKA SAYA MENGALAMI JET LAG?

Coba tebak, kami punya postingan blog yang bisa Anda baca ketika jet lag membuat Anda terjaga di malam hari. Cobalah untuk masuk ke dalam ritme baru Anda sesegera mungkin – jika Anda tiba tiba pada siang hari, cobalah untuk tidak langsung tidur tetapi berjalan-jalan dahulu. Matahari dan udara segar akan membantu tubuh Anda menyesuaikan diri. Banyak minum air dan jangan makan terlalu banyak. Dan jangan terlalu stress karena jet lag – dikatakan butuh sekitar satu hari per satu jam perbedaan waktu untuk dapat menyesuaikan dengan zona waktu yang baru.

8. BAGAIMANA JIKA DOKUMEN PERJALANAN SAYA HILANG?

Sebelum Anda berangkat, pastikan untuk memiliki salinan elektronik dari semua dokumen penting Anda – Anda dapat memindai atau mengambil gambar dengan ponsel Anda, lalu mengirimnya ke alamat email Anda sendiri maupun seseorang yang tinggal serumah dengan Anda. Dengan begitu, mereka dapat membantu Anda jika And atidak dapat mengakses dokumen Anda. Jika Anda kehilangan paspor Anda, hubungi kedutaan atau konsulat di destinasi Anda sehingga mereka dapat membantu Anda mendapatkan paspor baru ataupun dalam masalah visa lainnya. Jika Anda kehilangan tiket pesawat Anda (yang biasanya dalam bentuk digital), hubungi kantor penjualan ataupun maskapai penerbangan.

9. BAGAIMANA JIKA SAYA MERASA HOMESICK?

Merasa homesick merupakan hal yang wajar. Terkadang, kita hanya ingin tidur di ranjang kita sendiri dan makan hidangan yang selalu kita nikmati. Hal ini biasanya mengurangi sedikit kerinduan Anda – membeli sekotak es krim dan menonton film favorit Anda bersama teman-teman melalui Skype, misalnya. Namun, Anda juga perlu mengalihkan perhatian Anda: Tetap sibuk membantu mengurangi homesick, jadi pastikan untuk aktif mengikuti kegiatan dan jelajahi kota baru Anda dengan teman-teman baru.

10. BISAKAH TEMAN DAN KELUARGA SAYA DATANG BERKUNJUNG?

Ya, keluarga dan teman-teman Anda dapat datang dan mengunjungi Anda di luar negeri. Mereka mungkin tidak bisa tinggal di rumah keluarga homestay atau kediaman Anda, namun ada banyak pilihan akomodasi di destinasi Anda.

11. BAGAIMANA JIKA SAYA TERLALU SUKA TINGGAL DI LUAR NEGERI DAN TIDAK INGIN KEMBALI KE RUMAH?

Anda bisa menambahkan beberapa minggu untuk perjalanan studi di luar negeri. Atau kembali ke destinasi impian Anda sesegera mungkin.

Pertanyaan yang dimiliki hampir setiap siswa yang belajar di luar negeri untuk pertama kalinya

Bersiap untuk belajar di luar negeri untuk pertama kalinya itu menyenangkan, tetapi Anda mungkin memiliki satu atau tiga pertanyaan: Apa yang harus saya kemas dan berapa banyak? Apakah saya memerlukan kartu kredit? Dan mengapa lama penerbangan punya durasi yang berbeda? Untuk memastikan Anda dapat berfokus pada semua keseruan dari persiapan – seperti menari bahagia dan memberitahu semua orang mengenai waktu Anda di luar negeri nanti – kami telah mengumpulkan pertanyaan yang banyak dimiliki siswa sebelum mereka memulai petualangan mereka. Kami juga telah bertanya pada para ahli studi di luar negeri untuk semua jawaban dan menyusun daftar tanya jawab yang akan bermanfaat untuk Anda. Nikmati bagian pertama dan pelajari tentang bagaimana cara mempersiapkan perjalanan besar:

  1. SAYA TIDAK PERNAH BEPERGIAN SENDIRIAN – APAKAH ADA TIPS?

Bepergian sendirian untuk pertama kalinya mungkin sedikit mengintimidasi, tetapi ada beberapa trik: Tiba ke bandara lebih awal sehingga Anda punya cukup waktu untuk tiba ke gerbang tanpa harus terburu-buru. Akan membantu jika Anda mengatur transfer bandara sebelumnya – dengan begitu Anda tidak perlu khawatir tentang bagaimana menemukan keluarga host atau tempat tinggal Anda setelah penerbangan (lama) Anda. Jika Anda memesan layanan transfer, akan ada seseorang yang menanti Anda di bandara, tepat setelah Anda melewati bagian imigrasi dan mengambil koper Anda. Mereka akan membawa papan bertuliskan nama Anda jadi seharusnya cukup mudah untuk menemukan mereka – dan mereka tidak akan kembali tanpa Anda. (Jika Anda tidak bisa segera menemukan mereka, Anda bisa mengecek dokumen perjalanan Anda untuk mendapatkan nomor telepon mereka.)

  1. HARUSKAH SAYA MENGHUBUNGI KELUARGA HOMESTAY SAYA TERLEBIH DAHULU?

Ya! Bagaimanapun, Anda akan menjadi bagian dari keluarga mereka, jadi mereka mungkin akan sama ingin tahunya seperti Anda. Anda dapat mengirimkan mereka email, memperkenalkan diri Anda, mengajukan satu atau dua pertanyaan, dan beritahu mereka betapa senangnya Anda akan belajar di luar negeri. Jangan menyerang mereka dengan banyak email atau panggilan telepon, namun menyapa mereka selalu merupakan ide yang bagus.

  1. APA YANG SEBAIKNYA SAYA KEMAS?

Hal ini tergantung pada di mana dan berapa lama Anda pergi – pastikan Anda mencari di Google mengenai rata-rata suhu di sana selama Anda tinggal. Anda dapat mencuci pakaian di destinasi Anda, jadi tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian. Ditambah lagi, Anda juga mungkin akan berbelanja di sana, jadi pastikan Anda memperhitungkannya (dan kosongkan sedikit ruang di koper Anda). Setelah Anda mengetahui cuaca, kemas pakaian yang dapat digunakan berlapis. Pastikan Anda membawa sneakers, karena mungkin akan ada kegiatan dan wisata yang paling nyaman dilakukan dengan sepatu yang memudahkan Anda bergerak. Jangan lupa untuk membawa charger dan adapter! Jika Anda lupa sesuatu: Selama bukan sweater favorit Anda, Anda bisa membeli apa saja di destinasi Anda. (Bahkan sweater favorit yang baru.) Perlengkapan mandi juga bisa dibeli di sana, jadi kami menyarankan sampo atau sabun kecil untuk beberapa hari pertama. Dan ya, tentu saja tidak masalah untuk mengemas sesuatu yang mengingatkan Anda pada rumah, bahkan jika itu dalam bentuk boneka binatang.

  1. JENIS KOPER APA YANG SEBAIKNYA SAYA BAWA?

Koper dengan roda mudah dibawa ke mana-mana.Jika Anda akan sering bepergian di destinasi Anda, tas ransel besar mungkin merupakan ide yang bagus. Jangan lupa untuk konfirmasi ke pihak maskapai penerbangan mengenai batas berat dan ukuran untuk bagasi check-in dan carry-on. Kami menyarankan Anda memasukkan semua barang yang harus selalu Anda bawa, barang-barang berharga (laptop, kamera, charger), dan pakaian ganti (seandainya koper Anda tidak tiba bersamaan dengan Anda) di tas carry-on Anda. Jika Anda berencana untuk melakukan perjalanan akhir pekan (dan kami harap begitu), pastikan Anda punya tas lebih kecil yang dapat Anda gunakan.

  1. APAKAH SAYA PERLU MEMBAWA HADIAH UNTUK KELUARGA HOST ATAU TEMAN SEKAMAR?

Semua orang menyukai hadiah, tidak terkecuali keluarga host atau teman sekamar. Sebuah oleh-oleh kecil dari negara atau kota asal merupakan pembuka percakapan yang baik dan menunjukkan ke mereka bahwa Anda adalah orang yang keren.

  1. BAGAIMANA SAYA SEHARUSNYA MELAKUKAN PERSIAPAN UNTUK PERJALANAN SAYA?

Selain berkemas, membeli hadiah untuk keluarga homestay atau teman sekamar, dan tiba di bandara tepat waktu, Anda harus mulai mencari tahu tentang sekolah Anda dan terhubung dengan teman-teman siswa lainnya. Anda juga sebaiknya mengambil tes bahasa online untuk membantu menemukan level yang sempurna bagi Anda. Kami tidak ingin membunyikan klakson kami sendiri, tetapi blog kami meiliki beberapa artikel yang bermanfaat mengenai semua destinasi, jadi ini mungkin bisa menjadi cara seru lain untuk melakukan persiapan. Jika Anda ingin melangkah lebih jauh lagi, google destinasi Anda dan bersiaplah untuk semua hal yang dapat Anda lakukan di sana.

  1. MENGAPA LAMA PENERBANGAN SAYA BERBEDA?

Kami tidak akan membahas terlalu banyak mengenai Bumi yang berbentu bola, aerodinamis, dan zona waktu (yang akan berujung pada jet lag dan jet stream). Jadi, jika Anda terbang dari Wina ke London, salah satunya akan lebih pendek dari yang lainnya karena salah satu harus melawan  angin dari arah depan (dibandingkan angin dari arah belakang). Lalu, ada juga zona waktu: Jika Anda meninggalkan Wina pada pukul 1 siang dan penerbangan Anda ke London adalah 2 jam, Anda tidak tiba di London pada pukul 3 sore, namun 2 sore – karena London memiliki zona waktu yang berbeda (satu jam di belakang Wina), secara teknis Anda berangkat pada pukul 12 siang waktu London, dan tiba dua jam kemudian. Jika Anda pergi pada pukul 1 siang untuk penerbangan Anda kembali, penerbangan ke Wina selama dua jam berarti Anda tiba pukul 4 sore waktu Wina karena Anda perlu menambahkan zona waktu tambahan. Singkat cerita: Tidak masalah jika penerbangan Anda memiliki durasi berbeda.

  1. APAKAH SAYA MEMILIKI KARTU KREDIT?

Ya, kami menyarankan Anda untuk memiliki kartu kredit, terutama jika Anda pergi ke Amerika Serikat. Jika Anda atau orang tua Anda khawatir akan menghabiskan terlalu banyak uang, hubungi pihak bank mengenai limit kartu. Salah satu cara lainnya untuk memastikan pengeluaran tidak lepas kendali adalah dengan menggunakan kartu kredit prabayar: Anda atau orang tua Anda mengisi sejumlah uang pada kartu, dan hanya nominal tersebut yang dapat Anda belanjakan (hingga kartu diisi ulang). Yang terbaik adalah mengubungi bank mengenai cara menangani pengeluaran di luar negeri.

  1. KAPAN SAYA PERLU TIBA DI BANDARA?

Penerbangan berbeda dengan kereta, Anda tidak bisa baru muncul lima menit sebelumnya. Waktu kedatangan Anda tergantung tujuan Anda terbang, dan yang terbaik Anda memastikannya dengan maskapai penerbangan. Sebagai aturan umum: Untuk penerbangan antar benua, biasanya Anda perlu berada di bandara sekitar dua jam sebelum penerbangan; jika Anda terbang di atas lautan atau benua lain, sekitar dua hingga tiga jam sebelumnya. Lebih baik berada di bandara terlalu awal untuk pemeriksaan semua barang bawaan Anda, melewati keamanan, dan tiba di gerbang dengan senyuman (dan berkeringan dan tidak kehabisan napas).

  1. BERAPA BANYAK UANG YANG SEBAIKNYA SAYA BAWA?

Hal ini tergantung ke mana Anda akan pergi, berapa lama Anda akan tinggal, dan seberapa suka Anda berbelanja. Kami menyarankan untuk hanya membawa uang tunai untuk minggu pertama dan setelahnya menggunakan kartu kredit atau kartu tunai perjalanan. Terkadang, Anda juga bisa membeli voucher untuk kegiatan atau acara sebelum Anda berangkat – dengan begitu, Anda akan siap untuk bersenang-senang dengan teman-teman siswa tanpa terlalu mengkhawatirkan uang.

  1. APAKAH SAYA MEMERLUKAN ASURANSI KHUSUS UNTUK PERJALANAN STUDI KE LUAR NEGERI?

Kami menyarankan Anda mendapatkan asuransi perjalanan yang juga mencakup kewajiban dan hukum. Anda bisa mendapatkannya sendiri, agen asuransi, atau bertanya pada ahli studi di luar negeri jika mereka menyediakan asuransi untuk perjalanan Anda.

  1. APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN JIKA KARTU TANDA PENGENAL SAYA TELAH KADALUWARSA?

Jika KTP atau paspor Anda kadaluwarsa, Anda perlu mendapatkan yang baru secepatnya. Jika Anda mengajukan permohonan visa, pastikan untuk mengecek tanggal kadaluwarsa di paspor, karena ini akan mempengaruhi visa yang akan dikeluarkan. (Ditambah lagi, visa akan terikat dengan paspor Anda, jadi jika Anda mendapatkan paspor yang baru, visa Anda tidak akan cocok.) Harap diperhatikan bahwa banyak negara memerlukan paspor yang valid hingga beberapa bulan setelah penerbangan kembali.

Memilih Universitas Luar Negeri: Tips Teratas untuk Sukses

Memilih untuk mendaftar program universitas – baik untuk studi sarjana maupun pascasarjana – merupakan pengalaman yang mengubah hidup, terlebih lagi jika Anda memutuskan untuk belajar di luar negeri. Bukan hanya akan membantu Anda mewujudkan keinginan untuk belajar dan untuk masa depan jalur karir Anda, namun melakukan semua ini di negara asing akan sepenuhnya mengubah cara Anda melihat dunia. Tetapi, ada sejulah besar perencanaan dan persiapan yang harus Anda lakukan sebelum hari pertama masuk di universitas impian Anda di luar negeri.

Poles Kemampuan Bahasa Anda:

Belajar di universitas di negara asing tentunya akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda, karena Anda akan menggunakannya setiap hari untuk menyelesaikan tugas akademik dan juga berkomunikasi dengan orang lain. Namun, untuk memastikan Anda dapat menghadapi tantangan besar ini, penting bagi Anda untuk melakukan persiapan yang matang. Mengambil kursus bahasa Inggris intensif di luar negeri merupakan cara yang sempurna untuk memperkuat kemampuan bahasa Anda dan juga melatih penggunaannya dengan penduduk setempat dan sesama siswa internasional. Jenis kursus ini juga sangat membantu untuk ujian kemahiran berbahasa Inggris seperti IELTS dan TOEFL, yang harus Anda ambil jika ingin mendaftar di universitas yang menggunakan bahasa Inggris. Cari tahu cara untuk terlibat dengan lebih banyak materi bahasa Inggris yang otentik, baik melalui tontonan serial TV, film maupun musik berbahasa Inggris. Ini merupakan cara yang baik untuk mempelajari frase sehari-hari yang mungkin tidak diajarkan dalam buku teks. Selain itu, menemukan pasangan bahasa di area lokal Anda akan benar-benar membantu Anda meningkatkan kemampuan berbicara. Pada akhirnya, belajar sebuah bahasa adalah sebuah perjalanan dan Anda perlu melakukan berbagai kegiatan untuk mengembangkan keempat keterampilan bahasa utama.

Pemahaman Budaya:

Saat pindah ke negara baru, bukan hanya harus terbiasa dalam menggunakan bahasa asing, namun Anda juga perlu beradaptasi dengan budaya dan masyarakat yang baru. Cara terbaik untuk membiasakan diri dengan hal ini adalah dengan pergi ke negara di mana Anda ingin belajar – ini akan memberi Anda kesan yang baik mengenai negara tersebut. Banyak universitas menyelenggarakan Open Days selama musim panas, di mana Anda mendapat kesempatan untuk melihat-lihat kampus universitas dan berbicara pada siswa universitas. Anda juga harus mencoba mengikuti perkembangan terkini mengenai negara tempat Anda akan belajar, sehingga Anda tidak merasa bingung ketika para siswa mulai membahas situasi politik dan ekonomi. Mengetahui kebiasaan sehari-hari sebelum Anda berangkat juga penting. Hal-hal seperti mengetahui berapa banyak tip di negara tertentu mungkin tampak seperti masalah kecil, namun memahami hal ini akan membantu Anda berintegrasi lebih cepat ke dalam masyarakat lokal.

Kembangkan Minat Akademik Anda:

Jelas, bagian besar dari belajar di luar negeri adalah studi itu sendiri, jadi penting bagi Anda untuk mendapatkan gambaran mengenai arah yang ingin Anda tuju. Jika di sekolah Anda kemungkinan besar perlu mempelajari berbagai mata pelajaran – yang sebagian besar diwajibkan – universitas lebih pada mengejar minat akademik Anda. Sebagai contoh, di Inggris, siswa fokus dengan satu atau dua mata pelajaran sepanjang kuliah. Lihat-lihat toko buku atau perpustakaan setempat dan temukan topik yang menarik untuk Anda, atau coba hadiri beberapa kuliah akademik di dekat tempat Anda tinggal. Anda perlu menyampaikan hasrat Anda secara persuasif mengenai jurusan yang ingin Anda ambil dalam pendaftaran, jadi Anda perlu mencari banyak contoh yang dapat Anda gunakan. Hal ini penting ketika Anda perlu menuliis esai untuk pendaftaran universitas di Amerika Serikat dan UCAS Personal Statement (Pernyataan Pribadi Seleksi Masuk Universitas) di Inggris.

Lakukan riset dengan cermat:

Menyusun berkas pendaftaran universitas yang kuat adalah proses yang menghabiskan waktu, jadi Anda harus mulai memikirkan pendaftaran setidaknya satu setengah tahun sebelum mulai, untuk memastikan Anda menyerahkan semua syarat pendaftaran yang diperlukan tepat waktu. Ada sejumlah besar faktor yang perlu Anda pertimbangkan dengan hati-hati ketika memilih universitas, seperti lokasi, biaya, isi kursus, prospek karir dan sebagainya. Terlebih lagi, untuk beberapa program universitas Anda perlu menyelesaikan ujian tambahan yang membutuhkan waktu dan energi untuk mempersiapkan diri. Misalnya, jika Anda mendaftar untuk studi sarjana di Amerika Serikat, Anda harus menyelesaikan ujian SAT atau ACT, mungkin lebih dari satu kali untuk membantu Anda mendapatkan nilai terbaik. Banyak universitas juga mengharuskan Anda menghadiri wawancara, yang akan menguji kemampuan Anda berpikir spontan dan menunjukkan pemahaman Anda mengenai jurusan yang Anda daftar. Mungkin merupakan hal yang baik untuk mempertimbangkan kembali apakah langsung melanjutkan universitas adalah pilihan terbaik bagi Anda.  Sekitar 45% dari mahasiswa universitas di Amerika Serikat menghabiskan 2 tahun di community college sebelum mereka masuk universitas. Untuk siswa internasional, belajar di institusi akademik semacam ini merupakan cara yang baik untuk mengembangkan keterampilan akademik dan juga bahasa Inggris dalam persiapan untuk studi yang lebih tinggi.

Mendaftar universitas seringkali terasa seperti perjalanan yang panjang dan memusingkan, namun ingat apa yang akan Anda dapatkan! Belajar di universitas di luar negeri akan mengajarkan Anda banyak hal – baik akademik maupun non-akademik – yang akan membentuk jalan Anda untuk seumur hidup.

Mengapa memilih keluarga angkat ketika belajar bahasa di luar negeri

Berbicara tentang melakukan perjalanan, banyak dari kita yang yakin bahwa merupakan hal yang sulit untuk bepergian seorang diri. Kita banyak berkamui-kamui: Bagaimana jika saya tidak bertemu seseorang untuk berbagi pengalaman? Bagaimana jika saya tersesat di kota baru yang luas dan tidak tahu cukup bahasa lokal untuk menanyakan arah? Bagaimana jika saya tidak menyukai makanan lokal?

Nah, bagaimana jika kamu bisa tinggal di rumah dengan keluarga yang mendukung kamu selama perjalanan di luar negeri? Walaupun kami yakin kamu akan menemukan teman-teman baik selama program belajar kamu, keluarga angkat yang suportif merupakan faktor yang penting dalam membuat kamu merasa nyaman di negara baru dan juga budaya baru, dan juga mempercepat kemajuan kamu dalam belajar bahasa.

Ini adalah beberapa alasan teratas mengapa kamu sebaiknya tinggal bersama keluarga angkat saat belajar bahasa di luar negeri.

Sambutan yang hangat

Salah satu bagian terbaik dari melakukan perjalanan adalah kembali ke rumah dan menerima pelukan dari anggota keluarga atau teman. Bayangkan jika kamu dapat menemukan perlakuan serupa setiba di tempat tujuan perjalanan kamu? Kerinduan kamu pada rumah akan disembuhkan oleh waktu berkualitas yang kamu habiskan bersama keluarga angkat kamu dari hari pertama. Bercakap-cakap, mencoba hobi satu sama lain atau menonton film bersama di sore hari dapat menumbuhkan ikatan dan persahabatan yang bertahan seumur hidup.

Tingkatkan kemampuan bahasa kamu 24/7

Ketika tinggal dengan keluarga lokal di tempat yang telah kamu kunjungi, kamu dapat  melakukan percakapan sehari-hari dengan santai. Menghabiskan waktu dengan penutur bahasa asli mendorong kamu mempelajari kata-kata baru dengan cara lain yang mungkin tidak kamu temukan di kelas. Kamu akan membuat kemajuan yang lebih cepat sementara kamu menggunakan keterampilan kamu di luar kelas dan dengan penutur asli dari segala usia.

Makan seperti penduduk lokal

Pernah bertanya-tanya apakah yang orang-orang makan nikmati untuk makan malam di Portugal? Mungkin kamu ingin menikmati waktu minum teh Inggris dengan teh, roti dan krim? Ketika tinggal dengan keluarga angkat, kamu akan makan kuliner lokal dan mengetahui karakter sebenarnya dari budaya kuliner lokal. Walaupun setiap keluarga melakukannya dengan cara yang berbeda, kamu akan mendapat tambahan wawasan mengenai kehidupan lokal. Kamu bahkan juga dapat belajar beberapa resep keluarga yang lezat dan membagikan resep keluarga kamu pada mereka. Keluarga angkat kamu tentunya juga akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan diet kamu.

Bepergian seperti penduduk lokal

Ketika menjelajahi jalur yang tak diketahui dan naik bus dengan jurusan yang salah dapat menjadi petualangan yang seru dan terkadang merupakan cara Kamu menemukan pertama tersembunyi. Terkadang kita hanya perlu tiba di suatu tempat tepat waktu. Tinggal dengan keluarga angkat akan mengajarkan Kamu bepergian seperti penduduk lokal; naik kereta bawah tanah London seperti seorang yang pro dan membaca jadwal kereta dengan begitu percaya diri hingga penduduk asli meminta Kamu menunjukkan arah.

Tantangan budaya

Kehidupan sehari-hari dengan keluarga angkat akan mengajarkan Kamu banyak hal mengenai budaya dan tradisi negara di mana Kamu tinggal. Kamu juga akan belajar bernegosiasi, menjelaskan dan merangkul perbedaan budaya. Kamu akan segera menyadari melalui perbedaan bahwa Kamu memiliki lebih banyak persamaan dari yang Kamu kira sebelumnya. Tidak hanya kembali ke rumah dengan kemampuan bahasa yang baru, namun Kamu diharapkan juga kembali dengan keluarga kedua di luar negeri: rumah di saat Kamu jauh dari rumah.

10 Kata-Kata Aneh dan Relatable Dalam 10 Bahasa

Sebagian dari keajaiban belajar bahasa baru terletak pada menemukan kata-kata aneh, baru dan tentunya unik. Tidak peduli rumitnya sebuah situasi, mungkin ada istilah untuk itu di suatu tepat – bahkan jika tidak ada dalam bahasa asli Anda.

Bersiaplah untuk mempelajari sepuluh kata baru yang luar biasa spesifik. Gunakan di pertemuan sosial dan pesta makan malam, dan bersiaplah untuk mengejutkan lawan bicara Anda dengan pengetahuan linguistik Anda.

  1. Kummerspeck – Jerman

Sebagian dari kita familiar dengan berat badan yang naik saat kita merasa stres.  Orang Jerman menyebutnya “Kummerspeck,” yang secara harfiah berarti “daging yang menyedihkan.” Benar-benar sangat pas.

  1. Shemomedjamo – Georgia

Kita semua tahu rasanya duduk-duduk setelah makan makanan yang mengenyangkan, menggelengkan kepala dan mencengkeram perut, bersikeras bahwa kita tidak mampu makan satu gigitan lagi – sebelum mengisi mulut kita dengan sisa makanan tersebut. “Shemomedjamo” pada dasarnya berarti, “Saya tidak sengaja memakan semuanya.” Sangat relatable, bukan?

  1. Lupa Daratan – Indonesia

Terkadang dalam satu waktu, orang Indonesia suka memberikan sebutan kepada seseorang yang melampaui batas dalam melakukan sesuatu hal atau bahkan bisa sama artinya dengan sombong. Lupa daratan tetap bermakna melampaui batas; sombong ataupun berlebihan meskipun dua kata itu disebutkan ketika seseorang sedang berada diatas sebuah kapal.

  1. Seigneur-terraces – Perancis

Istilah ini kemungkinan ditujukan untuk para “global nomads” yang berkelana dari satu kafe kopi ke kafe yang lain di seluruh belahan dunia. “Seigneur-terraces” mengacu pada pengunjung kafe yang menempati meja selama berjam-jam tanpa menghabiskan uang sepeser pun.

  1. Tingo – Pascunese (Pulau Paskah)

Kata ini menggambarkan tindakan mengambil barang yang Anda inginkan dari rumah seorang teman – secara bertahap “meminjam” semuanya dan tidak mengembalikannya. Meskipun ini merupakan istilah yang menarik, disarankan untuk berteman dengan teman-teman yang tidak memiliki kebiasaan merampok Anda.

  1. Badruka – Swedia

Orang Swedia memiliki sebuah kata untuk menggambarkan seseorang yang ragu dan membutuhkan waktu lama untuk masuk ke dalam air.  Perlu diketahui bahwa orang Swedia gemar berenang di danau sedingin es saat musim dingin, dan jika Anda bertingkah seperti seorang “badruka,” Anda kemungkinan besar akan didorong oleh teman-teman Anda karena mereka sudah tidak sabar.

  1. Chingada – Spanyol (Meksiko)

Di Meksiko, orang-orang punya lokasi yang spesifik tempat di mana mereka menginginkan musuh mereka berada. “Chingada” diterjemahkan sebagai “tempat seperti neraka yang amat jauh di mana Anda membuang mereka semua yang membuat Anda kesal”.  Agak mengkhawatirkan namun sepenuhnya dapat dimengerti.